• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V PENUTUP : Bab ini membahas kesimpulan dan saran yang

DAFTAR PERTANYAAN

1. Apakah tujuan program TPST di bangun? 2. Apa saja tujuan program yang sudah tercapai?

3. Bagaimana cara melihat indikator dari tujuan program?

4. Siapa sajakah yang ikut serta dalam pembuatan kompos daur ulang sampah?

5. Kenapa didalam pembuatan kompos daur ulang sampah ini menggunakan 3R (reduce, resuce, recycly)?

6. Sumber daya apa saja yang dibutuhkan dalam program pembuatan kompos daur ulang sampah?

7. Kapankah evaluasi program di laksanakan?

8. Kenapa evaluasi penting dan harus dilakukan dalam pembuatan kompos daur ulang sampah?

9. Apakah tahapan evaluasi program pembuatan kompos sudah berjalan dengan benar?

10. Metode apa yang digunakan dalam menjalankan 3R untuk program pembuatan kompos daur ulang sampah?

11. Apa dampak program pembuatan kompos daur ulang sampah di tinjau dari segi sosial dan ekonomi di masyarakat?

12. Sejak kapankah di mulainya program 3R?

13. Siapakah yang diuntungkan dalam program 3r ini?

14. Sejak kapan pembuatan kompos daur ulang sampah ini dilaksanakan? 15. Apakah program pembuatan kompos ini penting?

16. Bagaimana pola perubahana masyarakat sebelum dan sesudah adanya program 3R?

17. Kenapa di dalam pembuatan kompos daur ulang ini menggunakan mesin? 18. Bagaiamana keterlibatan dinas kebersihan kota tangerang selatan dalam

Nama : Tarmidzi Umur : 63 Tahun

Tanggal : 12 Agustus 2015 Jabatan : Wakil Ketua TPST

1. Apa tujuan program TPST di bangun?

Jawaban : tujuannya untuk menguranginya penumpukan sampah di TPA (Tempat Pembuangan Akhir), untuk meningkatakan kesehatan masyarakat dan merubah paradigma masyarakat tentang sampah. 2. Tujuan program apa saja yang telah tercapai?

Jawaban : Alhamdulillah mas, untuk sejauh ini tujuan program yang sudah tercapai meskipun belum begitu maksimal, yaitu menguranginya penumpukan sampah di TPA (Tempat Pembuangan Akhir), untuk meningkatakan kesehatan masyarakat dan merubah paradigma masyarakat tentang sampah.

3. Bagaimana cara melihat indikator dari tujuan program?

Jawaban : Alhamdulillah mas, untuk saat ini yang sudah tercapai mungkin hampir semua nya yaahh. Dari 3 tujuan itu kita yang saya katakana memiliki indikator, seperti:

a. Mengurangi penumpukan sampah indikatornya.

• Berkurangnya penumpukan sampah, adanya tong sampah organik anorganik dan lingkungan menjadi bersih. Nah sebelum tahun 1998 penumpukan sampah begitu menghawatirkn menumpuk di pinggir jalan namun sejak adanya TPS (Tempat Pembuangan Sampah) sekarang jalanan kelihatan rapih dan bersih karena perubahan pola pikir masyarakat sehingga tidak adanya yang membuang sampah ke jalanan dan begitu juga mengurangi penumpukan sampah di TPA (Tempat Pembuangan Akhir). TPST menaroh dua tong

sampah yaitu tong sampah organik dan anorganik dimana tong sampah ini di letakkan didelapan RT (Rukun Tetangga) jadi total tong sampah organik anorganik terdapat enam belas tong sampah, yang bertujuan masyarakat tidak membuang sampah sembarang dan untuk mengajarkan masyarakat membedakan sampah organik dan organik.

b. Meningkatnya Kesehatan Masyarakat

• Tidak adanya pembakaran Sampah, terciptanya kualitas air bersih dan adanya penanaman pohon di taman warga

c. Merubah Paradigma Tentang Sampah

• Adanya kompos padat dan adanya kompos cair (Komposter). Dimana sampah dijadikan barang yang bernilai sehingga menambah penghasilan.

4. Siapa sajakah yang ikut serta dalam pembuatan kompos daur ulang sampah?

Jawaban : Alhamdulillah sekali mas, sekarang semakin banyak orang yang tau mengenali TPST, yang awalnya cuek sekarang ikut berpartisipasi dalam pembuatan kompos daur ulang sampah, setidaknya mereka berpartisipasi memilah sampah sebelum dibuang ke TPST.”

“dalam kurun waktu 5 tahun kita penuh perjuangan yang tidak mudah

mas, pembuatan kompos daur ualng sampah mungkin awalnya tidak menarik untuk di perbincangkan karena belum mengetahui dampak negatif dari adanya sampah dan manfaat sampah yang dihasilkan dari sampah, dalam pembuatan kompos padat harus memiliki lahan kosong. Dengan adanya lahan kosong jadi kita bisa memanfaatkan lahan untuk pembuatan kompos padat, dulu kami membuat kompos padat bareng dengan warga setempat. Namun sejak tahun 2014 akhir sesetelah lahan semakin menyempit kita pun mulai kebingungan mas, mencoba dengan mesin incinator (mesin penguraian) mesin yang mempercepat pembuatan kompos, yang tadinya tiga bulan sekali menjadi kompos

sampah yang terbuang ke TPA Kalau untuk pembuatan kompos padat kita kelola di TPST sendiri setalah adanya mesin incinalator (mesin pembakaran) namun sebelum ada mesin kita masih mengunakan lahan yang kosong dan partisifasi masyarakat RW 06. untuk pembuatan kompos cair itu masyarakat karena kompos cair tidak memerlukan lahan luas.

5. Kenapa didalam pembuatan kompos daur ulang sampah ini menggunakan 3R (reduce, resuce, recycly)?

Jawaban : Karena menurut Bapa pribadi 3R ini merupakan langkah nyata upaya pengendalian dan pencemaran lingkungan, dimana kita dapat mencegah penumpukan sampah, bisa menggunakan kembali sampah yang tidak terpakai dan mendaur ulang sampah. karena sampah juga bisa bermanfaat untuk kita.

6. Sumber daya apa saja yang dibutuhkan dalam program pembuatan kompos daur ulang sampah?

Jawaban: Mungkin SDM dan materil kali yaa soalnya kita masih banyak sekali perubahan-perubahan setiap tahunnya.

7. Kapankah evaluasi program di laksanakan?

Jawaban: Kalau untuk evaluasi tertulis itu kita setiap setahun sekali namun kita sering diskusi mengenai kekurangan atau keluhan setiap sebulan sekali.

8. Kenapa evaluasi penting dan harus dilakukan dalam pembuatan kompos daur ulang sampah?

Jawaban: Sangatlah penting mas evaluasi itu, karena TPST ini memiliki tujuan dan melihat apakah tujuannya sudah tercapai apa belum. Jadi dengan adanya evaluasi kita bisa merubah lebih baik lagi dan Dan yang paling terpenting dari hasil program evaluasi dalam kasus ini adalah kegiatan TPST bukanlah hasil materi yang diingikan,

melainkan proses belajar masyarakat dengan tujuan perubahan sikap dan masyarakat terhadap lingkungan sendiri.

9. Apakah tahapan evaluasi program pembuatan kompos sudah berjalan dengan benar?

Jawaban: Tahapan evaluasi ini sudah benar karena kita mengevaluasi TPST ini diakhir, kita melaksanakan evaluasi hanya setahun sekali 10. Metode apa yang digunakan dalam menjalankan 3R program pembuatan

kompos daur ulang sampah di TPST?

Jawaban: Permasalahan mengenai sampah mungkin merupakan hal yang membutuhkan perhatian yang khusus, karena menjadi persoalan nasioanal. Kegagalan dalam pengelolaan sampah berlimbas pada menurunnya kualitas kehidupan warga masyarakat. Tahapan pengelolaan karyawan mengambil sampah ke rumah warga lalu sampah organik dan anorganik di pilah kembali di TPST, selanjutkan dihancurkan memakai mesin incinalator saat ini kita hanya memasukan sampah organik ke dalam mesin incinalator dengan mesin berjalan otomatis keluarlah hasil pembakaran dan pencacahan di dalam mesin tersebut, jadi tidak perlu proses lama berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan

11. Apa dampak program pembuatan kompos daur ulang sampah di tinjau dari segi sosial dan ekonomi di masyarakat?

Jawaban: Dilihat dari segi sosialnya kita dapat merubah pola pikir mereka tentang sampah dan dengan adanya partisifasi masyarakat sendiri lingkungan di Vila Pamulang Mas ini menjadi lebih bersih. Kalau di lihat dari segi ekonominya mungkin masyarakat bisa memanfaatkan sampah anorganik dengan dijual juga kan bisaa terkadang sampah

maupun padat.

12. Sejak kapankah di mulainya program 3R?

Jawaban: Dulu sejak tahun 1998 di TPST ini awalnya tempat pembuangan sampah tpi belum terpadu, pembangunan TPST ini dimulai sejak tahun 2010 sejak pemerintah mengeluarkan undang-undang pengelolaan sampah tahun 2008.

13. Siapakah yang diuntungkan dalam program 3R ini?

Jawab: Sebenarnya masalah siapa yang di untungkan ya kita semua masyarakat Vila Pamulang Mas, selain lignkungan kita bersih terus memiliki kesadaran tentang dampak negative dan posititif dari sampah 14. Sejak kapan pembuatan kompos daur ulang sampah ini dilaksanakan?

Jawaban: pembuatan kompos ini berjalan bareng dengan pembanguan TPST yaitu sejak tahun 2010.

15. apakah program pembuatan kompos ini penting?

Jawaban: Penting sekali mas, soalnya tahun ketahun penduduk tangsel umumnya semakin meningkat dan yang pasti terjadi penyempitan lahan. Dengan pembuatan kompos ini masyarakat bisa menanam pohon di rumah dengan kompos buatan sendiri.

16. Bagaimana pola perubahana masyarakat sebelum dan sesudah adanya program 3r?

Jawaban: Tentu saja perubahan itu pasti ada, yang tadinya masyarakat membuang sampah sembarang sekarang Alhamdulillah tidak ada mas. Selain itu merasakan sejuk nya udara di perumahan dan tidak bau sampah di pingiran jalan.

17. Kenapa di dalam pembuatan kompos daur ulang ini menggunakan mesin? Jawaban: Karena kita mencontoh ke Negara maju seperti singapor

mungkin disana itu tidak ada tumpukan samapah seperti di kita, semua sampah mereka bakar dengan mesin agar tumpukan sampah tersebut

cepat di daur ulang jadi semakin hari sampah tidak semakin banyak menumpuk

18. Bagaiamana keterlibatan dinas kebersihan kota tangerang selatan dalam program 3r?

Jawaban: Allhamdulillah untuk saat ini pemerintah daerah sangat menyuport namun dari segi pemberian alat-alat dalam pengelola sampah (hangar, kantor, pgar, motor gerobag dan mesin pencacah) namun Permasalahan sampah bukanlah tanggungjawabnya milik pemerintah kota semata, tapi milik kita bersama. Contohnya warga perumahan Vila Pamulang Mas RW (Rukun Tetangga) 06, sejak tahun 1998 kebelakang dimana warga belum sadar akan dampak negatif membuang sampah sembarangan sehingga menimbulkan penumpukan sampah. Namun sejak tahun 1998 ke depan sampai saat ini, masyarakat di lingkungan Vila Pamulang Mas ini mulai sadar akan dampak negatif dari pembuangan sampah sembarangan sehingga mengakibatkan penumupukan sampah dan bau tidak enak.

Tanggal : 2 Oktober 2015 Jabatan : BendaharaTPST

1. Apakah tujuan program TPST di bangun?

Jawaban: tujuan program di TPST ini ada 3 mas. Pertama, untuk mengurangi penumpukan sampah di perumahan Vila Pamulang Mas.

Kedua, meningkatkan kesehatan masyarakat. Ketiga, menguba paradigma masyarakat tentang sampah.

2. Apasaja tujuan program yang sudah tercapai?

Jawaban: dalam tujuan program ini mungkin hampir semua nya sudah tercapai mas. Soalnya masih ada dalam proses mas seperti menanam pohon dipekarangan rumah 25% warga RW 06 masyarakat berpartisifasi namun baru 30 rumah warga yang menanam pohon sedangkan jumlah penduduk 400 Kepala Keluarga , ada juga yang sudah lama tercapai sampai sampai saat ini masih di jalani. Dan Alhamdulillah mas, Meskipun dari 400 Kepala Keluarga namun komposter ini hanya dibuat 8 komposter dan diletakkan 1 (satu) komposter di setiap RT (Rukun Tetangga) masing-masing dikarenakan lahan rumah mereka yang sempit, jadi setidaknya setiap RT memiliki komposter. Untuk pengambilan kompos tersebut bisa dilakukan satu bulan dua kali dan yang mengambil kompos hanya warga yang suka membuang sampah kedalam tabung komposter tersebut.

3. Bagaimana cara melihat indikator dari tujuan program?

Jawaban: untuk melihat indikator keberhasilan dari tujuan program contohnya ini mas pembuatan kompos padat dan cair, trus tidak adanya penumpukan sampah lagi di perumahan vila pamulang mas, dulu waktu belum menjadi tpst mas air cepet berubah warna kaya berminyaak jadi saya sering banget yang namanya bersihin kamar mandi.

4. Siapa sajakah yang ikut serta dalam pembuatan kompos daur ulang sampah?

Jawaban: warga sini RW 06 mas dulu kita memanfaatkan pekarangan kosong yang ada disini tapi sekarang mah tidak lagi mas, pembuatan kompos padat sekarang di TPST nya langsung terkecuali pembuatan kompos cair kita bisa mengelola di rumah kita sendiri karena tidak perlu lahan yang luas cukup di tong sampah gede kita olahnya. Bahkan kita keterbatasan anggaran kita hanya menaruh tong sampah gede di setiap RT masing-masing mas. Ada juga yang membuatnya di rumah pribadinya.

5. Kenapa didalam pembuatan kompos daur ulang sampah ini menggunakan 3R (reduce, resuce, recycly)?

Jawaban: iya mas, mungkin kenapa harus 3R karena kita belajar memilah sampah organik dan anorganik. Selain itu sampah anorganik kita kumpulkan untuk uang tambahan gaji karyawan selain itu sampah organik kita olah menjadi kompos padat. Yang nantinya kita jual dapat menghasilkan uang lagi. Sehinga tidak ada sampah yang tersisa nantinya di buang ke TPA.

6. Sumber daya apa saja yang dibutuhkan dalam program pembuatan kompos daur ulang sampah?

Jawaban: mungkin materiil kali yaa, pendanaan untuk beli ini itu masih suka bingung mas, sepertii pembuatan tong sampah aja harus pake uang sendiri mas.

7. Kapankah evaluasi program di laksanakan?

Jawaban: evaluasi dilakukan setahun sekali mas kalau disini, cuma setiap sebulan sekali kita suka diskusi tentang TPST.

8. Kenapa evaluasi penting dan harus dilakukan dalam pembuatan kompos daur ulang sampah?

Jawaban: sangat penting sekali ma situ mah karena itu merupakn penilaian terhadap apa yang kita lakukan apa kita ada perubahan atau tidak atau mungkin berhasil apa tidaknya bisa ketahui dari evaluasi.

Jawaban: kalau untuk tahunan mungkin berjalan dengan baik mas, soalnya setiap tahun ada agendanya evaluasi program tpst tpi kalau untuk bulanan kita free mas bisa kapaan saja.

10. Metode apa yang digunakan dalam menjalankan 3R untuk program pembuatan kompos daur ulang sampah?

Jawaban: sebenarnya metodenya simple, metode lama seperti penumpukan bergaris untuk membuat kompos itu sudah tidak mungkin karena tidak adanya lahan kosong dan proses nya lama. Namun untuk saat ini proses pembuatan tidak ribet dan cepat lagii, kita memilah sampah dari rumah warga vila pamulang mas dan sekitarnya setelah itu pemilihan sampah organik anorganik trus sampah organik kita masukan kedalam mesin incinalator yaitu mesin pembakar yang tidak mengeluarkan asap berbahaya dan mesin itu pun sudah ada suratnya loh mas,,udah dimasukin ke mesin secara otomatis berjalan sendiri dan keluar seperti pengilingan padi hasil sampah organik itu di cacah tidak begtitu lembut habis itu di tumpukan dan siaap dimasukn ke dalam karung kecil siap untuk di pasarkan.

11. Apa dampak program pembuatan kompos daur ulang sampah di tinjau dari segi sosial dan ekonomi di masyarakat?

Jawab: dari segi sosial adanya perubahan kepribadian yang biasanya membuang sampah dipinggiran jalan sekarang tidak lagi, terus dengan adanya penanaman pohon kita semakin peduli lingkungan karena penanaman pohon ditaman warga ini merupakan salah satu cara untuk mendapatkan udara sehat dan berkumpul-kumpul warga RW 06. Sedangkan dari segi ekonomi utnuk warga sini mungkin menambah pengahasilan bagi yang penganggurana dan bagi masyarakat vila pamulang mas dapat menghemat dalam pembelian kompos dengan harga murah.

12. Sejak kapankah di mulainya program 3R?

Jawab: 3R ini dimulai sejalan dengan pembangunan tempat pembuangan sampah terpadu tahun 2010 mas.

13. Siapakah yang diuntungkan dalam program 3r ini?

Jawab: yaa mas, kalau masalah siapa yang diuntungin ya vila pamulang mas dan masyarakat sekitarny karena tidak adanya sampah menumpuk di pingir jalan lgi shingga tidak dapat menghirup udara yang bau. Karena kesehatan adalah harta yang tak ternilai harganya.

14. Sejak kapan pembuatan kompos daur ulang sampah ini dilaksanakan? Jawaban: pembuatan kompos daur ulang sampah ini juga sama mas,

berbarengan dengan pembangun TPST sejak tahun 2010. 15. apakah program pembuatan kompos ini penting?

Jawaban: penting banget mas, dari pada kita membuang sampah ke tempat pembuangan akhir ya mending kita manfaatkan sampah organik mas. Kasihan seandainya kita buang ke TPA kita tau sendiri kota berkembang semakin banyak pembangunan dan semakin menyempit lahan kosong udah gtu di lihat dari dampak nya mas bagi warga yang dekat dengan TPA bisa terjadi longsor sampah dan banjir karena sampah menumpuk.

16. Bagaimana pola perubahana masyarakat sebelum dan sesudah adanya program 3R?

Jawaban: sebelum adanya tpst perumahan vila pamulang mas ini terlihat kumuh dan tidak nyaman dengan bau sampah. Sering sekali masyarakat beranggapan “Penumpukan sampah merupakan

menumpuknya sampah-sampah yang dibuang atau dengan sendirinya menumpuk dari sumber hasil aktifitas manusia maupun alam yang belum memiliki nilai ekonominya.” Tapi alhamdulillah mas perubahan

pasti ada, namanya juga mengajak itu tidak mudah seperti membalikan telapak tangan perlu perjuangan keras, seperti bersosialisasi tentang

jauh lebih baik dengan partisifasi warga 06 ini sehingga sekarang ini vila pamulang mas dan sekitarnya menjadi lebih bersih dan mendapatkan udara yang segar tidak bau sampah.

17. Kenapa di dalam pembuatan kompos daur ulang ini menggunakan mesin? Jawaban: iya mas ini juga mesinnya sudah layak uji dimana asapnya tidak

membuat pemcemaran di lingkungan sekitar, soalnya kebutuhan orang setiap harinya berbeda mas jadi sampah tidak bisa di prediksi setiap hari semakin banyak jika pembuatan kompos melalui system penumpukan itu membuthkan waktu lama apalagi sampah setiap harinya ada terus jadi alasanya kenapa pake mesin karena untuk mempercepata pembuatan kompos saja dan sampah tidak menumpuk setiap harinya di tpst.

18. Bagaiamana keterlibatan dinas kebersihan kota tangerang selatan dalam program 3r?

Jawaban: keterlibatan pemerintahan daerah Alhamdulillah sangat mendukung sekali sampai saat ini kebutuhan-kebutuhan tpst seperti mesin incinalator, grobak motor, hangar, kantor, pagar keliling, dan mesin pencacah.

Nama : Bapak Kusmardiono Umur : 64 Tahun

Tanggal : 5 September 2015 Jabatan : Karyawan TPST

1. Apakah tujuan program TPST di bangun?

Jawaban: kalau saya ketahui ya mas yaitu untuk mengurangi tumpukan sampah dan merubah pola pikir masyarakat tentang sampah.

2. Apasaja tujuan program yang sudah tercapai? Jawaban: ya mungkin semuanya sudah mas

3. Bagaimana cara melihat indikator dari tujuan program?

Jawaban: mungkin tidak ada tumpakan sampah kali ya mas di pinggir jalan truss sama warga perumahan vila pamulang mas ini membedakan sampah organik sama anorganik tapi masih ada juga yang mencampurkan sampahnya mas jadi saya di tpst harus memilah sampah lagi.

4. Siapa sajakah yang ikut serta dalam pembuatan kompos daur ulang sampah?

Jawaban: yang ikut serta kalau disini iya paling kita yang ada di tpst itu untuk pembuatan kompos padat ya mas, tapi ada juga kompos yang cair itu itu warga RW 06 mas tpi itu juga kita masih menarohnya di setiap RT masing-masing mas.

5. Kenapa di dalam pembuatan kompos daur ulang sampah ini menggunakan 3R (reduce, resuce, recycly)?

Jawaban: karena kita belajar memilah sampah mas dimana sampah organik dan anorganik mas dimana kita belajar sampah mana yang bisa di daur ulang atau tidaknya.

6. Sumber daya apa saja yang dibutuhkan dalam program pembuatan kompos daur ulang sampah?

Jawaban: mungkin SDM nya yam as soalnya disini masih kurang karyawan yang ngangkut sampah soalnya kita ngambil sampah itu

7. Kapankah evaluasi program di laksanakan?

Jawaban: evaluasi paling sebulan sekali mas situ klau orangnya ada. 8. Kenapa evaluasi penting dan harus dilakukan dalam pembuatan kompos

daur ulang sampah?

Jawaban: penting karena menentukan kualitas kompos mas.

9. Apakah tahapan evaluasi program pembuatan kompos sudah berjalan dengan benar?

Jawaban: iya mas, soalnya kalau kita sebulan sekali diskusi apa aja keluhannya dari TPST.

10. Metode apa yang digunakan dalam menjalankan 3R untuk program pembuatan kompos daur ulang sampah?

Jawaban: Yang pertama pengambilan sampah yang sudah dipisah sampah organik dan organik dari setiap rumah warga RW 06 dengan grobak motor. Setelah pengambilan sampah di rumah warga kemudian tahap jeuda pemilahan, kembali di TPST (Tempat Pembuangan Sampah Terpadu) tahap pemilahan ini adalah tanggung jawab semua warga RW 06, tahap ketiga mencacah dan pembakaran sampah organik dengan mesin incinalator dan tahap ke empat di bungkus pake kantong plastik”

11. Apa dampak program pembuatan kompos daur ulang sampah di tinjau dari segi sosial dan ekonomi di masyarakat?

Jawaban: adanya kesadaraan masyarakat lingkungan jadi bersih, karna saya Pada awalnya jujur saja saya juga cuek tidak mau tau mengenai sampah di jalanan ini, namun setelah adanya TPST ini banyak banget perubahan yang saya rasakan, ya meskipun saya bukan orang

perumahan disini tapi dampaknya terasa banget mas. Saya hanya petugas pengambil sampah disini jadi sampah anorganik itu seperti plastik, botol, dll. Itu kami jual untuk uang tambahan lumayanlaahh. 12. Sejak kapankah di mulainya program 3R?

Jawaban: program 3R ini dimulai sejak tahun 2010 13. Siapakah yang diuntungkan dalam program 3r ini?

Jawaaban: yang diuntungkan di program ini adalah warga vila pamulang mas dan masyarakat sekitar yang bisa menghirup udara tanpa bau sampah. 14. Sejak kapan pembuatan kompos daur ulang sampah ini dilaksanakan?

Jawaban: sejak tahun 2010 juga mas.

15. apakah program pembuatan kompos ini penting?

Jawaban: penting mas, setidaknya mengurangi penumpukan sampah yang akan di buang ke TPA

16. Bagaimana pola perubahana masyarakat sebelum dan sesudah adanya program 3R?

Jawaban: perubahannya mungkin menjadi bersih lebih indah saja di lihatnya karena tidak membuang sampah sembarangan, dulu mah saya ngambilin sampah dimana berserakan di pinggir jalan mas.

17. Kenapa di dalam pembuatan kompos daur ulang ini menggunakan mesin? Jawaban: iya karena mempercepat dan mempermudah proses pembuatan sampah

18. Bagaiamana keterlibatan dinas kebersihan kota tangerang selatan dalam program 3r?

Jawaban: Alhamdulillah mas, sampai saat ini pemerintah membantu dari segi barang-barang kebutuhan di tpst seperti motor grobag, mesin incinalator, dll.

Tanggal : 5 September 2015 Jabatan : Operator Mesin

1. Apakah tujuan program TPST di bangun?

Jawaban: Untuk mengurangi tumpukan sampah, meningkatkan kesehatan masyarakat dan merubah pola pikir masyarakat tentang sampah. Kurang lebihnya begitu mas

2. Tujuan program apa saja yang telah tercapai?

Jawaban: Mungkin sudah semuanya tercapai mas, tapi kita itu sebenarnya masih butuuh tong sampah orgnik dan anorganik mas di setiap rumah

Dokumen terkait