Anderson RL, Burkman WG, Millers I, Hoffard WH. 1992. Visual Crown Rating Model for Canopy Trees in The Eastern United States.
Badan Informasi dan Komunikasi Sumatera Utara. 2019. Sumatera Utara.
Badan Penelitian dan Pengembangan Kehutanan. 2014. Sintesis Penelitian Integratif Pengembangan Hutan Kota Pada Lanskap Perkotaan. Buku.
Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Bogor
Batubara HN. 2012. Kerusakan Pohon Peneduh Di Wilayah Jakarta Selatan.
Skripsi. Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Cline SP. 1995. FHM: Environmental Monitoring and Assessment Program.
Washington DC : U.S. Environmental Protection Agency, Office of Research and Developmenet.
Dahlan EN. 1992. Hutan Kota Untuk Pengelolaan dan Peningkatan Kualitas Lingkungan. Buku. APHI. Jakarta.
Dahlan EN. 2006. Studi Kemampuan Tanaman dalam Menyerap Timbal Emisi dari Kendaraan Bermotor. Fakultas Pasca Sarjana. IPB. Bogor.
Departemen Kehutanan. 2002. Peraturan Pemerintah No. 63 Tahun 2002.
Departemen Kehutanan. Jakarta.
Direktorat Jenderal Pekerjaan Umum. 2006. Ruang Terbuka Hijau Sebagai Unsur Utama Tata Ruang Kota. Hal: 6. Jakarta.
Djafaruddin. 1996. Dasar-dasar Perlindungan Tanaman . PT Bumi Aksara.
Jakarta
Duryat, GitosaputroS, Riniarti M. 2014. Analisis Status Dan Pemetaan Kondisi Kesehatan Pohon Penghijauan Di Kota Bandar Lampung. Universitas Lampung. Bandar Lampung.
Ebbels DL. 2003. Principles of Plant Health and Quarantine. CABI Publishing.
USA.
Huntingford C, Harris PP, Gedney N, Cox PM, Betts RA, Marengo JA, Gash JHC. 2004. Using a GCM Analogue Model to Investigate The Potential for Amazonian Forest Dieback. Theoretical and Applied Climatology 78.(1-3):177-185.
Imansari N, Khadiyanta P. 2015 . Provision of Urban Forests and Urban Park as Public Green Open Space According to People’s Preference in Downtown Area of Tangerang City. Ruang 1(3):101-110.
Kasno, Haneda NF, Syaufina L, Putra EI. 2007. Pengembangan Metode Penilaian Kesehatan Hutan Lindung dan Hutan Tanaman. IPB. Bogor.
Lussetyowati. 2011. Analisa Penyediaan Ruang Terbuka Hijau Perkotaan Studi, Kasus Kota Martapura. Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya. Martapura Mangold R. 1997. Forest Health Monitoring: Field Methods Guide. Buku.
USDA Forest Service General Technical Report. USA.
Martoredjo T. 1989. Pengantar Ilmu Penyakit Tumbuhan Bagian dari Perlindungan Tanaman. Yogyakarta.
Miardini, Arina. 2006. Analisis Kesehatan Pohon Di Kebun Raya Bogor.
Departemen Konservasi Sumberdaya Hutan Dan Ekowisata Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor. Bogor
Noviady I, Rivai RR. 2015. Identifikasi Kondisi Kesehatan Pohon Peneduh di Kawasan Ecopark, Cibinong Science Center-Botanic Gardens. Jurnal Penelitian Pros Sem Nas Masy Biodiv Indon 1 (6), September 2015.
Nuhamara, ST, Kasno. 2001. Present Status of Crown Indicator. Technical report No 6. Dalam Forest Health Monitoring To Monitor the Sustainability of Indonesian Tropical Rain Forest Volume 1. Japan: ITTO dan Bogor:
SEAMEO-BIOTROP.
Nurlaili. 2010. Peranan Hutan Kota Dalam Peningkatan Kualitas Lingkungan Hidup. Fakultas Teknik Mesin. Politeknik Negeri Lhoksumawe. Aceh.
Peraturan Menteri No. 5 Tahun 2008 Hal : 5-6 . Fungsi Ruang Terbuka Hijau Pada Kawasan Perkotaan.
Peraturan Perundang-Undang. 2007. Lampiran Peraturan Pemerintah Republik Indonesia nomor 26 tahun 2007. Biro Peraturan Perundang-Undangan.
Jakarta.
Pracaya. 2003. Hama dan Penyakit Tanaman. Penebar Swadaya. Jakarta.
Pribadi, A. (2010). Serangan hama dan tingkat kerusakan daun akibat hama Defoliator pada tegakan Jabon (Anthocephalus cadamba Miq.). Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam, 7(4):451-458.
Putra E I. 2004. Pengembangan Metode Penilaian Kesehatan Hutan Alam Produksi. Tesis. Institut Pertanian Bogor. Bogor.
44
Rahayu S. 1999. Penyakit Tanaman Hutan di Indonesia : Gejala, Penyebab, dan Teknik Pengendaliannya. Penerbit Kanisius. Yogyakarta.
Rimbawanto A. 2005. Busuk Hati di Hutan Tanaman: Latar Belakang Dari Proyek. Lokakarya Busuk Hati dan Busuk Akar Pada Hutan Tanaman Akasia. Yogyakarta.
Safe’I R. 2005. Penilaian Areal Hutan Bekas Terbakar Berdasarkan Metode Fire Severity dan Forest Health Monitoring. Tesis. Program Pasca Sarjana.
IPB. Bogor.
Safe’I R., Hardjanto, Supriyanto, Sundawati L. 2015. Pengembangan Metode Penilaian Kesehatan Hutan Rakyat Sengon. Jurnal Penelitian Hutan Tanaman 12(3):175-187.
Safe’I R. Tsani MK. 2016. Kesehatan Hutan : Penilaian Kesehatan Hutan Menggunakan Teknik Forest Health Monitoring. Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Lampung. Bandar Lampung.
SitinjakE. 2016. Status Kesehatan Pohon Pada Jalur Hijau Dan Halaman Parkir Universitas Lampung. Fakultas Pertanian Universitas Lampung. Lampung.
Stalin.2011. Analisis Kerusakan Pohon Di Jalan Ahmad Yani Kota Pontianak.
Jurnal Hutan Lestari 1.2.
Sumardi. Widyastuti, S. M. 1998. Pengendalian Hayati Penyakit Akar Merah Pada Akasia dan Trichoderma. Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia 4(2) : 65-72.
Sundari, E. S. 2010. Studi Untuk Menentukan Fungsi Hutan Kota Dalam Masalah Lingkungan Perkotaan. Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota 6.2.
UNISBA.
Supriyanto, Soektjo, Justianto , A. 2001. Asessment of Production Indicator in Forest Health Monitoring to Monitor the Sustainability of Indonesian Tropical Rain Forest. Dalam : Forest Health Monitoring to Monitor The Sustainability of Indonesian Tropical Rain Forest. Volume II. Bogor:
ITTO, Japan and SEAMEO-BIOTROP.
Tauhid. 2008. Kajian Jarak Jangkau Efek Vegetasi Pohon Terhadap Suhu Udara Pada Siang Hari Di Perkotaan (Studi Kasus: Kawasan Simpang Lima Kota Semarang). Tesis. Program Studi Ilmu Lingkungan Program Pasca Sarjana. Universitas Diponegoro. Semarang.
Widyastuti SM. Sumardi. 2004. Dasar-Dasar Perlindungan Hutan. Gadjahmada University Press. Yogyakarta.
Winarni E, Payung D, Naemah D. 2012. Monitoring Kesehatan Tiga Jenis Tanaman Pada Areal Hutan Tanaman Rakyat. Fakultas Kehutanan Universitas Lambung Mangkurat. Banjarbaru.
Zoer’aini JI. 2007. Tantangan Lingkungan dan Lansekap Hutan Kota. Bumi Aksara. Jakarta.
LAMPIRAN
Lampiran 1. Inventarisasi Pohon di Taman Kota Tebing Tinggi
No Jenis Pohon Jumlah
Lampiran 2. Data Tinggi dan Diameter Pohon di Taman Kota Tebing Tinggi
No Jenis Pohon Tinggi
22 Tanjung ( Mimusops elengi ) 11 24
48
Lampiran 3. Luas Bidang Dasar Pohon di Taman Kota Tebing Tinggi
No Jenis Pohon LBDS
1 Angsana ( Pterocarpus indicus ) 379.94
2 Angsana ( Pterocarpus indicus ) 907.46
3 Angsana ( Pterocarpus indicus ) 660.185
4 Angsana ( Pterocarpus indicus ) 1133.54
5 Angsana ( Pterocarpus indicus ) 452.16
6 Tanjung ( Mimusops elengi ) 2205.065
7 Karet Kebo ( Ficus elastica ) 2550.465
8 Angsana ( Pterocarpus indicus ) 4298.66
9 Tanjung ( Mimusops elengi ) 1519.76
10 Tanjung ( Mimusops elengi ) 415.265
11 Lamtoro ( Leucaena leucocephala ) 1256
12 Tanjung ( Mimusops elengi ) 1256
13 Mahoni ( Swietenia macrophylla ) 7234.56
14 Tanjung ( Mimusops elengi ) 907.46
15 Mahoni ( Swietenia macrophylla ) 3215.36
16 Kerai Payung ( Filicium decipiens ) 660.185
17 Tanjung ( Mimusops elengi ) 854.865
18 Tanjung ( Mimusops elengi ) 615.44
19 Pulai ( Alstonia scholaris ) 1193.985
20 Lamtoro ( Leucaena leucocephala ) 1519.76
21 Angsana ( Pterocarpus indicus ) 706.5
22 Tanjung ( Mimusops elengi ) 452.16
23 Tanjung ( Mimusops elengi ) 660.185
24 Lamtoro ( Leucaena leucocephala ) 907.46
25 Tanjung ( Mimusops elengi ) 530.66
26 Mahoni ( Swietenia macrophylla ) 4183.265
27 Lamtoro ( Leucaena leucocephala ) 530.66
28 Pulai ( Alstonia scholaris ) 490.625
29 Tanjung ( Mimusops elengi ) 379.94
30 Mahoni ( Swietenia macrophylla ) 5278.34
31 Mahoni ( Swietenia macrophylla ) 1017.36
32 Kapuk ( Ceiba pentandra ) 706.5
33 Jati ( Tectona grandis ) 415.265
34 Mahoni ( Swietenia macrophylla ) 2550.465
35 Lamtoro ( Leucaena leucocephala ) 1193.985
36 Lamtoro ( Leucaena leucocephala ) 1074.665
37 Lamtoro ( Leucaena leucocephala ) 854.865
38 Jati ( Tectona grandis ) 452.16
39 Lamtoro ( Leucaena leucocephala ) 1384.74
40 Mahoni ( Swietenia macrophylla ) 3017.54
41 Angsana ( Pterocarpus indicus ) 1661.06
42 Pulai ( Alstonia scholaris ) 415.265
43 Pulai ( Alstonia scholaris ) 530.66
44 Mahoni ( Swietenia macrophylla ) 854.865
45 Angsana ( Pterocarpus indicus ) 1319.585
46 Trembesi ( Samanea saman ) 961.625
47 Trembesi ( Samanea saman ) 530.66
48 Glodokan ( Polyalthia longifolia ) 572.265
49 Mahoni ( Swietenia macrophylla ) 1017.36
50 Mahoni ( Swietenia macrophylla ) 706.5
51 Mahoni ( Swietenia macrophylla ) 1133.54
52 Mahoni ( Swietenia macrophylla ) 1589.625
53 Mahoni ( Swietenia macrophylla ) 1133.54
54 Mangga ( Mangifera indica ) 660.185
55 Mahoni ( Swietenia macrophylla ) 1884.785
56 Lamtoro ( Leucaena leucocephala ) 1661.06
57 Pulai ( Alstonia scholaris ) 415.265
58 Pulai ( Alstonia scholaris ) 615.44
59 Mahoni ( Swietenia macrophylla ) 907.46
60 Mahoni ( Swietenia macrophylla ) 3017.54
61 Pulai ( Alstonia scholaris ) 1017.36
62 Pulai ( Alstonia scholaris ) 1193.985
63 Mahoni ( Swietenia macrophylla ) 1074.665
64 Mahoni ( Swietenia macrophylla ) 854.865
65 Pulai ( Alstonia scholaris ) 346.185
66 Ketapang ( Terminalia catappa ) 346.185
67 Lamtoro ( Leucaena leucocephala ) 2461.76
68 Lamtoro ( Leucaena leucocephala ) 2920.985
69 Lamtoro ( Leucaena leucocephala ) 3419.46
70 Lamtoro ( Leucaena leucocephala ) 2732.585
71 Pulai ( Alstonia scholaris ) 2550.465
72 Mahoni ( Swietenia macrophylla ) 961.625
73 Mahoni ( Swietenia macrophylla ) 3523.865
74 Tanjung ( Mimusops elengi ) 346.185
75 Pulai ( Alstonia scholaris ) 379.94
76 Pulai ( Alstonia scholaris ) 615.44
77 Beringin ( Ficus benjamina ) 1808.64
78 Melinjo ( Gnetum gnemon ) 346.185
79 Beringin ( Ficus benjamina ) 1017.36
50
Lampiran 4. Nilai Indeks Kerusakan Berdasarkan Indikator Kerusakan Pohon di Taman Kota Tebing Tinggi
53 Mahoni 4,94 2,64 1,1 7,692 4 Sakit
Lampiran 5. Skoring Indikator Tajuk di Semua Parameter Tajuk
No Jenis Pohon LCR C.den FT CDW CDB VCR
52
Lampiran 6. Status Kesehatan Pohon Berdasarkan Indikator Tajuk di Taman Kota
13 Mahoni Swietenia macrophylla 4 10 Sangat Sehat
14 Tanjung Mimusops elengi 4 10 Sangat Sehat
54
15 Mahoni Swietenia macrophylla 4 10 Sangat Sehat 16 Kerai
26 Mahoni Swietenia macrophylla 4 10 Sangat Sehat
27 Lamtoro Leucaena leucocephala 2 4 Sakit
34 Mahoni Swietenia macrophylla 4 10 Sangat Sehat
35 Lamtoro Leucaena leucocephala 3 7 Sehat
36 Lamtoro Leucaena leucocephala 3 7 Sehat
37 Lamtoro Leucaena leucocephala 3 7 Sehat
38 Jati Tectona grandis 3 7 Sehat
39 Lamtoro Leucaena leucocephala 4 10 Sangat Sehat 40 Mahoni Swietenia macrophylla 4 10 Sangat Sehat 41 Angsana Pterocarpus indicus 4 10 Sangat Sehat
49 Mahoni Swietenia macrophylla 4 10 Sangat Sehat 50 Mahoni Swietenia macrophylla 4 10 Sangat Sehat
51 Mahoni Swietenia macrophylla 3 7 Sehat
60 Mahoni Swietenia macrophylla 4 10 Sangat Sehat
61 Pulai Alstonia scholaris 2 4 Sakit
62 Pulai Alstonia scholaris 4 10 Sangat Sehat
63 Mahoni Swietenia macrophylla 2 4 Sakit
64 Mahoni Swietenia macrophylla 2 4 Sakit
65 Pulai Alstonia scholaris 3 7 Sehat
66 Ketapang Terminalia catappa 3 7 Sehat 67 Lamtoro Leucaena leucocephala 4 10 Sangat Sehat 68 Lamtoro Leucaena leucocephala 4 10 Sangat Sehat
69 Lamtoro Leucaena leucocephala 2 4 Sakit
70 Lamtoro Leucaena leucocephala 4 10 Sangat Sehat
71 Pulai Alstonia scholaris 3 7 Sehat
72 Mahoni Swietenia macrophylla 3 7 Sehat
73 Mahoni Swietenia macrophylla 4 10 Sangat Sehat
74 Tanjung Mimusops elengi 4 10 Sangat Sehat
Lampiran 7. Penilaian Status Kesehatan Pohon di Taman Kota Tebing Tinggi Nama Pohon Kerusakan Tajuk ∑ Skoring Status Kesehatan
Angsana 2 10 12 Kurang Sehat
56