• Tidak ada hasil yang ditemukan

Abidin, Z, Harahab, N, Asmarawati, L. 2017. Pemasaran Hasil Perikanan.

UBPress: Malang.

Abidin, Z, dan Primyastanto, M. 2017. Analisis Sistem Pemasaran Ikan Laut dengan Pendekatan SCP (Structur, Conduct and Performance) di Sendang Biru, Malang Selatan. Laporan Akhir Hibah Peneliti Pemula (HPP). Malang.

Akbar P.S dan Usman. 2008. Pengantar Statistika. Jakarta: Bumi Aksara.

Anindita, R. 2004. Pemasaran Hasil Pertanian. Papyrus. Surabaya. (241:p.3).

Ayu, Made, Gede, Nyoman, dan Sawitri, Wulandira. 2016. Analisis Struktur, Perilaku, dan Kinerja Pasar Cabai di Desa Bayung Gede, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli. E-Jurnal Agribisnis dan Agrowisata ISSN:

2301-6523. Vol.5, No.1, Januari 2016.

Azzaino, Z. 1982. Pengantar Tataniaga Pertanian. Departemen Ilmu-Ilmu Sosial Ekonomi. Fakultas Pertanian. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Azhara, Dina. 2016. Struktur, Perilaku dan Kinerja Pemasaran Ikan Bandeng di Jawa Barat. IPB: Bogor.

Azwar, Saiffudin. 2003. Metode Penelitian Cetakan Ke-enam. Yogyakarta:

Pustaka Pelajar.

Baladina, Nur. 2012. Analisis Struktur, Perilaku, dan Penampilan Pasar Wortel di Sub Terminal Agribisnis (STA) Mantung. Jurnal Agrise Vol. XII No. 2 Bulan Mei 2012. Universitas Brawijaya: Malang.

[BIG] Badan Informasi Geospasial. 2017. Kekayaan Sumberdaya Alam Indonesia.

Jakarta (ID): BIG.

[BPS] Badan Pusat Statistik. 2017. Data Hasil Perikanan Tangkap Indonesia di Tempat Pelelangan Ikan. Jakarta (ID); BPS.

Chandra, Gregorius. Pemanasan Global, edisi pertama. Yogyakarta: Andi, 2001.

Daymon, Christine, dan Immy Holloway. 2008. Metode – metode Riset Kualitatif:

dalam Public Relations dan Marketing Communications. Yogyakarta:

Penerbit Bintang.

Desvi, Mikhen. 2014. Analisis Efisiensi Pemasaran Hasil Perikanan Tangkap di Pangkalan Pendaratn Ikan Muara Angke, DKI Jakarta. IPB: Bogor.

Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia. 2017. Undang – undang no.45/2009. Jakarta.

Dianto, MW, Harahab, N, Ismadi. 2015. Evalusi Kinerja Tempat Pelelangan Ikan (TPI) dalam Menunjang Kesejahteraan Nelayan. UNDIP: Semarang.

Djaelani, Aunu Rofiq. 2013. Teknik Pengumpulan Data Dalam Penelitian Kualitatif.

Jurnal Majalah Ilmiah Pawitatan Vol. 20 No.1. FPTK IKIP Veteran:

Semarang.

Dyanasari, Wahyunindyawati, Asnah, Kasijati, F. 2010. Pendekatan SCP (Structure, Conduct, and Performance) pada Pengukuran Efisiensi Pemasaran Bawang Merah di Kabupaten Probolinggo. Buana Sains Vol.10/ No.1:57-66: Malang.

Hanafiah, H.M, dan A. Saefudin. 2006. Tataniaga Hasil Perikanan. UI Press:

Jakarta.

Harahab, Pratama, dan Abidin. 2016. Structure, Conduct and Performance the Seaweed (Gracilaria sp) marketing in Sidoarjo Regency East Java, Indonesia. Faculty of Fisheries and Marine Science, University of Brawijaya, Indonesia. Eco. Env. & Cons. 22 (2) : 2016; pp. (583-589) Copyright@ EM International ISSN 0971–765X.

Haris, Amelira, Winandi, Ratna, dan Baga, Lukman. 2015. Efisiensi Pemasaran Gambir di Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat. Buletin Ilmiah Litbang Perdagangan: Vol.9 No.2, Desember 2015.

Irianto, Agus. 2007. Statistik Konsep Dasar dan Aplikasinya. Jakarta: Kencana.

Jaya, W.K. 2001. Ekonomi Industri. PT BPFE : Yogyakarta

[KKP] Kementrian Kelautan dan Perikanan. 2016. Laporan Tahunan Kementrian Kelautan Perikanan 2016. Jakarta (ID): KKP.

Keputusan Bersama Menteri Dalam Negeri, Mentri Pertanian dan Menteri Koperasi dan Pembinaan Pengusaha Kecil Nomor 139 Tahun 1997, 902/

KPTS/ PL 420/ 9/ 97, 03/SKB/ M/ IX/ 1997 Tentang Penyelenggaraan Tempat Pelelangan Ikan.

Kharisma, Dimas, Siti, Endang, dan, Setyowati. 2013. Analisis Efisiensi Pemasaran Jagung (Zea Mays) Di Kabupaten Grobogan (Studi Kasus Di Kecamatan Geyer). Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian.

Universitas Sebelas Maret: Surakarta.

Kotler, Philip. 2002,. Manajemen Pemasaran. Jilid 1, Edisi Milenium. Jakarta:

Prehallindo.

Limbong, W. H., Sitorus, P., 1987. Pengantar Tataniaga Pertanian. Jurusan Ilmu- Ilmu Sosial Ekonomi Pertanian. Fakultas Pertanian. Institut Pertanian Bogor.

96

Maulidah. 2010. Struktur Minyak Kayu Putih (Melaleuca leucadendron oil). Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Universitas Brawijaya Malang: Malang. Jurnal Manajemen Pemasaran, Vol. 5, No. 1, April 2010: 9-13.

Menteri Kelautan dan Perikanan RI. 2012. Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan RI Nomor 08 Tahun 2012 tentang Kepelabuhan.

[PIPP] Pusat Informasi Pelabuhan Perikanan. 2018. Profil Pelabuhan. Jakarta (ID):

PIPP.

Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Muara Angke. 2017. Laporan Tahunan 2017. Jakarta.

Pramitasari, S, D. 2005. Analisis Efisiensi TPI (Tempat Pelelangan Ikan) Kelas 1,2 dan 3 di Jawa Tengah dan Pengembangannya untuk Peningkatan Kesejahteraan Nelayan. UNDIP: Semarang.

Puspitawati, IR, Wardhani, RM. 2016. Analisis Efisiensi Pemasaran Kentang (Solanum tuberosum L.) di Kabupaten Magetan. Jurnal Ilmu Pertanian, Kehutanan dan Agroteknologi Volume 17 Nomor 1. UMN: Madiun.

Rekarti, E, dan Nurhayati, M. 2016. Analisis Structure Conduct and Performance (SCP) Jika Terjadi Merger Bank Pembangunan Daerah dan Bank BUMN Persero Berdasarkan Nilai Aset dan Nilai Dana. Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis Volume 2, Nomor 1. Indonesia.

Republik Indonesia. 2009. Undang – Undang No.45 Tahun 2009 tentang Pelabuhan. Lembaga Negara RI Tahun 2009, No. 45. Sekretariat Negara:

Jakarta.

Sarjono, H, dan Julianita, W. (2015). Structural Equation Modeling (SEM). Jakarta:

Salemba Empat.

Soekartawi, 2002. Prinsip Dasar Manajemen Pemasaran Hasil-hasil Pertanian.

PT. Raja Grafindo. Jakarta.

Sugiyono. 2009. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&B. Bandung:

Alfabeta.

Sugiyono. 2011. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&B. Bandung:

Alfabeta.

Sugiyono. 2012. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&B. Bandung:

Alfabeta.

Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&B. Bandung:

Alfabeta.

Sugiyono. 2015. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&B. Bandung:

Alfabeta.

and par.

Sukmadinata. 2006. Metode Penelitian Pendidikan. Remaja Rosdakarya:

Bandung.

Supardi, M, D. 2006. Metodologi Penelitian. Mataram: Yayasan Cerdas Press.

Suyono. 2015. Analisis Regresi Untuk Penelitian. Yogyakarta: Deepublish.

Riduwan, 2008. Dasar-dasar Statistika. Bandung: Alfa Beta.

Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Muara Angke. 2018. Data Produksi Ikan Armada Serta Alat Tangkap. Jakarta.

Wati, W, Dewi, N, Yusri, J. 2015. Analisis SCP (Structure, Conduct,

Performance) Pasar Ojol di Kecamatan Kampar Kiri Kabupaten Kam JomFaperta Vol.2/No.2. Riau.

Wijaya, Tony. 2013. Metodologi Penelitian Ekonomi dan Bisnis. Yogyakarta: Graha Ilmu.

98

No. Nama

Pedagang Besar

Jumlah

Pembelian (Kg) Market Share Konsentrasi rasio Konsentrasi rasio Kumulatif

1. Sumarli 39.061 39.061 / 212.615 = 0,18 0,18 x 100 = 18,37 18,37

2. Asnawi 21.446 21.446 / 212.615 = 0,10 0,10 x 100 = 10,09 18,37 + 10,09 = 28,46 3. Mulyadi 16.977 16.977 / 212.615 = 0,08 0,08 x 100 = 7,98 28,46 + 7,98 = 36,44 4. Anita 14.408 14.408 / 212.615 = 0,07 0,07 x 100 = 6,78 36,44 + 6,78 = 43,22 5. Jafar 13.569 13.569 / 212.615 = 0,06 0,06 x 100 = 6,38 43,22 + 6,38 = 49,60 6. Tasmin 13.564 13.564 / 212.615 = 0,06 0,06 x 100 = 6,38 49,60 + 6,38 = 55,98 7. Candrakasih 12.945 12.945 / 212.615 = 0,06 0,06 x 100 = 6,09 55,98 + 6,09 = 62,07 8. Wardi 11.078 11.087 / 212.615 = 0,05 0,05 x 100 = 5,21 62,07 + 5,21 = 67,28 9. Sumawi 10.122 10.122 / 212.615 = 0,05 0,04 x 100 = 4,76 67,28 + 4,76 = 72,04 10. Mansyur 9.369 9.369 / 212.615 = 0,04 0,04 x 100 = 4,41 72,04 + 4,41 = 76,45 11. Tasman 8.757 8.757 / 212.615 = 0,04 0,04 x 100 = 4,12 76,45 + 4,12 = 80,57 12. Sudarmono 8.588 8.588 / 212.615 = 0,04 0,04 x 100 = 4,04 80,57 + 4,04 = 84,61 13. Daryuni 8.076 8.076 / 212.615 = 0,04 0,04 x 100 = 3,80 84,61 + 3,80 = 88,40 14. Nana 5.038 5.038 / 212.615 = 0,02 0,02 x 100 = 2,37 88,40 + 2,37 = 90,77 15. Bulyani 4.654 4.654 / 212.615 = 0,02 0,02 x 100 = 2,19 90,77 + 2,19 = 92,96 16. Sarkiman 4.556 4.556 / 212.615 = 0,02 0,02 x 100 = 2,14 92,96 + 2,14 = 95,11 17. Hasan 3.803 3.803 / 212.615 = 0,02 0,02 x 100 = 1,79 95,11 + 1,79 = 96,89 18. Warmi 3.564 3.564 / 212.615 = 0,02 0,02 x 100 = 1,68 96,89 + 1,68 = 98,57 19. Wahyudi 1.553 1.553 / 212.615 = 0,01 0,01 x 100 = 0,73 98,57 + 0,73 = 99,30 20. Ali Mudin 1.487 1.487 / 212.615 = 0,01 0,01 x 100 = 0,70 99,30 + 0,70 = 100,00

Total 212.615 1,00 100

LAMPIRAN

Lampiran 1. Perhitungan Pangsa Pasar dan Konsentrasi Rasio Ikan Laut di Muara Angke

Pangsa Pasar Pedagang Besar

Pengolah (PHPT)

No. Nama

Pengolah

Jumlah

Pembelian (Kg) Market Share Konsentrasi rasio Konsentrasi rasio Kumulatif

1. Kusnarih 12.476 12.476 / 86.031= 0,15 0,15 x 100 = 14,50 14,50

2. Karyan 11.078 11.078 / 86.031= 0,13 0,13 x 100 = 12,88 14,50 + 12,88 = 27,38 3. Ali mujib 10.857 10.857 / 86.031= 0,13 0,13 x 100 = 12,62 27,38 + 12,62 = 40,00 4. Sunetin 10.206 10.206 / 86.031= 0,12 0,12 x 100 = 11,86 40,00 + 11,86 = 51,86 5. H. Carwi 9.884 9.884 / 86.031= 0,11 0,11 x 100 = 11,49 51,86 + 11,49 = 63,35 6. Sadini 8.793 8.793 / 86.031= 0,10 0,15 x 100 = 10,22 63,35 + 10,22 = 73,57 7. Saety 7.392 7.392 / 86.031= 0,09 0,09 x 100 = 8,59 73,57 + 8,59 = 82,16 8. Halam kata 6.175 6.175 / 86.031= 0,07 0,07 x 100 = 7,18 82,16 + 7,18 = 89,34 9. H. Suwandi 5.411 5.411 / 86.031= 0,06 0,06 x 100 = 6,29 89,34 + 6,29 = 95,63 10. Satini 3.759 3.759 / 86.031= 0,04 0,04 x 100 = 4,37 95,63 + 4,37 = 100,00

Total 86.031 1,00 100

Pedagang Grosir

No. Nama

Pedagang Grosir

Jumlah

Pembelian (Kg) Market Share Konsentrasi rasio Konsentrasi rasio Kumulatif

1. Agus Yanto 12.513 12.513 / 35.342 = 0,35 0,35 x 100 = 35,41 35,41

2. M. Badri 11.603 11. 603 / 35.342 = 0,33 0,33 x 100 = 32,83 35,41 + 32,83 = 68,24 3. Rahmat 6.147 6.147 / 35.342 = 0,17 0,17 x 100 = 17,39 68,24 + 17,39 = 85,63 4. Mad Kusen 2.744 2.744 / 35.342 = 0,08 0,08 x 100 = 7,76 85,63 + 7,76 = 93,39 5. Warna Tasman 1.268 1.268 / 35.342 = 0,04 0,04 x 100 = 3,59 93,39 + 3,02 = 96,98

6. Nimin 1.067 1.067 / 35.342 = 0,03 0,03 x 100 = 3,02 100,00

Total 35.342 1,00 100

99

100

Pedagang Pengecer

No. Nama

Pengecer

Jumlah

Pembelian (Kg) Market Share Konsentrasi rasio Konsentrasi rasio Kumulatif

1. Makmun 1.836 1.836 / 5.789 = 0,32 0,32 x 100 = 31,72 31,72

2. Sudirman 1.225 1.225 / 5.789 = 0,21 0,21 x 100 = 21,16 31,72 + 21,16 = 52,88 3. Sepiyani 951 951 / 5.789 = 0,16 0,16 x 100 = 16,43 52,88 + 16,43 = 69,30 4. Mawi 781 781 / 5.789 = 0,13 0,13x 100 = 13,49 69,30 + 13,49 = 82,79 5. Sahrani 514 514 / 5.789 = 0,09 0,09 x 100 = 8,88 82,79 + 8,88 = 91,67 6. Dyariyadi 482 482 / 5789 = 0,08 0,08 x 100 = 8,33 91,67 + 8,33 = 100,00

Total 5.789 1 100

100

IHH = (Kr1)2 + (Kr2)2 + …. + (Krn)2

Lampiran 2. Perhitungan Indeks Hirsman Herfindahl (IHH)

Keterangan:

IHH = Indeks Hirscman-Herfindahl

n = Jumlah pedagang disuatu wilayah pasar produk Kri-n = pangsa pasar (penjualan) pedagang ke-I hingga ke-n (i= 1,2,3,……n) yang didapatkan dari hasil market share pada lampiran 2

Jenis Jumlah Perhitungan Indeks Herfindahl IHH Struktur

Pedagang Pedagang Pasar

Pedagang Besar

20 (0.183)2 + (0.100)2 + (0.079)2 + (0.067) 2+ (0.063)2 + (0.063)2 + (0.060)2 + (0.052)2 + (0.047)2 + (0.044)2 + (0.041)2 + (0.040)2 + (0.038)2 + (0.023)2 + (0.021)2 + (0.021)2 + (0.017)2 + (0.016)2 + (0.007)2 + (0.007)2

0,08 Oligopoli

Pengolah 10 (0.145)2 + (0.128)2 + (0.126)2 + (0.118)2 + (0.114)2 + (0.102)2 + (0.08)2 + (0.07)2 + (0.06)2 + (0.04)2

0,11 Oligopoli Pedagang

Grosir Pedagang

6 (0.35)2 + (0.32)2 + (0.17)2 + (0.07)2 + (0.035)2 + (0.0302)2 0,27 Oligopoli 6 (0.31)2 + (0.21)2 + (0.16)2 + (0.13)2 + (0.088)2 + (0.083)2 0,21 Oligopoli Pengecer

101

100

1 0 2 Lampiran 3. Hasil Perhitungan Margin Pemasaran, Biaya Pemasaran, Keuntungan dan Efisiensi Pemasaran

Ikan Lembaga

Pemasaran

Harga (Rp)

Margin (Rp) BP (Rp) Π (Rp) EP (%)

Tenggiri Nelayan 34.000 - 160 34.000 – 160 = 33.840 160 / 34.000 = 0,47

Pedagang Besar 39.000 39.000 – 34.000 = 5.000 89 5.000 – 89 = 4.911 89 / 39.000 = 0,23 Pengolah 54.000 54.000 – 34.000 = 20.000 1.136 20.000 – 1.136 = 18.864 1.136 / 54.000 = 2,10 Pedagang Grosir 39.000 39.000 – 34.000 = 5.000 42,7 5.000 – 42,7 = 4.957 42,7 / 39.000 = 0,11

Pengecer 44.000 44.000 – 34.000 = 10.000 540 10.000 – 540 = 9.460 540 / 44.000 = 1,23

Tongkol Nelayan 17.000 - 160 17.000 – 160 = 16.840 160 / 17.000 = 0,94

Pedagang Besar 18.000 18.000 – 17.000 = 1.000 89 1.000 – 89 = 911 89 / 18.000 = 0,49 Pengolah 37.000 37.000 – 17.000 = 20.000 1.136 20.000 – 1.136 = 18.864 1.136 / 37.000 = 3,07 Pedagang Grosir 18.000 18.000 – 17.0000 = 1.000 42,7 1.000 – 42,7 = 957 42,7 / 18.000 = 0,24

Pengecer 19.000 19.000 – 17.000 = 2.000 540 2.000 – 540 = 1.460 540 / 19.000 = 2,84

Kembung Nelayan 21.000 - 160 21.000 – 160 = 20.840 160 / 21.000 = 0,76

Pedagang Besar 23.000 23.000 – 21.000 = 2.000 89 2.000 – 89 = 1.911 89 / 23.000 = 0,39 Pengolah 41.000 41.000 – 21.000 = 20.000 1.136 20.000 – 1.136 = 18.864 1.136 / 41.000 = 2,77 Pedagang Grosir 23.000 23.000 – 21.000 = 2.000 42,7 2.000 – 42,7 = 1.957 42,7/ 23.000 = 0,19 Pengecer 26.000 26.000 – 21.000 = 5.000 540 5.000 – 540 = 4.460 540 / 26.000 = 2,08

102

Lanjutan Lampiran 3. Hasil Perhitungan Margin Pemasaran, Biaya Pemasaran, Keuntungan dan Efisiensi Pemasaran

Selar Nelayan 8.000 - 160 8.000 – 160 = 7.840 160 / 8.000 = 2,00

Pedagang Besar 9.000 9.000 – 8.000 = 1.000 89 1.000 – 89 = 911 89 / 9.000 = 0,99 Pengolah 28.000 28.000 – 8.000 = 20.000 1.136 20.000 – 1.136 = 18.864 1.136 / 28.000 = 4,06 Pedagang Grosir 9.000 9.000 – 8.000 = 1.000 42,7 1.000 – 42,7 = 957,3 42,7 / 9.000 = 0,47 Pengecer 10.000 10.000 – 8.000 = 2.000 540 2.000 – 540 = 1.460 540 / 10.000 = 5,40

Tembang Nelayan 4.000 - 160 4.000 – 160 = 3.840 160 / 4.000 = 4,00

Pedagang Besar 4.500 4.500 – 4000 = 500 89 500 – 89 = 411 89 / 4.500 = 1,98 Pengolah 24.000 24.000 – 4.000 = 20.000 1.136 20.000 – 1.136 = 18.864 1.136 / 24.000 = 4,73 Pedagang Grosir 4.500 4.500 – 4.000 = 500 42,7 500 – 42,7 = 457 42,7 / 4.500 = 0,95 Pengecer 5.000 5.000 – 4.000 = 1.000 540 1000 – 540 = 460 540 / 5.000 = 10,80

Keterangan:

BP = Biaya Pemasaran Π = Keuntungan

EP = Efisiensi Pemasaran

103

Dokumen terkait