• Tidak ada hasil yang ditemukan

Asngari PS. 2001. Peranan agen pembaruan/penyuluh dalam usaha memberdayakan (empowerment) sumberdaya manusia pengelola agribisnis. Di dalam: Orasi Ilmiah Guru Besar Tetap Ilmu Sosial Ekonomi. Bogor: Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor.

Bungin B. 2003. Analisis Data Penelitian Kualitatif: Pemahaman Filosofis dan Metodologis ke Arah Penguasaan Model Aplikasi. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada.

Borrini-Feyerabend G, Farvar MT, Nguinguiri JC, Ndangang VA. 2000. Co- management of Natural Resources: Organising, Negotiating and Learning by-Doing. Germany: GTZ and IUCN.

Borrini-Feyerabend G, Pimbert M, Farvar MT, Kothari A, Renard Y. 2004. Sharing Power: Learning-by-Doing in Co-Management of Natural Resources throughout the World. Tehran: IIED and IUCN/CEESP.

Bryson JM. 2004. What to do when stakeholders matter: stakeholder identification and analysis techniques. Public Management Review 6 (1): 21-53.

Colfer CJP, Prabhu R, Gunter M, McDougall C, Porro NM, Porro R. 1999. Who Counts Most? Assesing Human Well-Being in Sustainable Forest Management. Volume ke-8, The Criteria & Indicators Toolbox Series. Bogor: Center for International Forestry Research.

[Dephut] Departemen Kehutanan. 2006. Pedoman penyusunan master plan pemberdayaan masyarakat di sekitar hutan konservasi. Bogor: Direktorat Pemanfaatan Jasa Lingkungan dan Wisata Alam Direktorat Jendereal Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam.

Groenendijk L. 2003. Planning and Management Tools. Enschede, Netherlands: The International Institute for Geo-Information Science and Earth Observation (ITC).

de Groot RS, Wilson MA, Bournans RMJ. 2002. A typology for the classification, description and valuation of ecosystem functions, goods and services. Ecological Economics 41 (2002): 393 – 408.

Hartisari. 2007. Sistem Dinamik: Konsep Sistem dan Pemodelan untuk Industri dan Lingkungan. Bogor: SEAMEO BIOTROP.

Kassa S. 2009. Konsep pengembangan co-management untuk melestarikan Taman Nasional Lore Lindu [disertasi]. Bogor: Sekolah Pascasarjana, Institut Pertanian Bogor.

Kusumanto T, Elizabeth LY, Phil M, Yayan I, Hasantoha A. 2006. Belajar Beradaptasi : Bersama-sama Mengelola Hutan di Indonesia. Irfani R, Paus NS, Rianingsih D, penerjemah; Wan M, editor. CIFOR. Bogor: Press Yogyakarta.

[LIPI] Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia. 2008a. Laporan akhir kerjasama LIPI-PT Arara Abadi : kajian keanekaragaman hayati di kawasan Giam Siak Kecil-Bukit Batu, Riau. Cibinong, Bogor.

______. 2008b. Laporan akhir kerjasama LIPI-PT Arara Abadi : kajian sosial, ekonomi dan budaya di kawasan Giam Siak Kecil-Bukit Batu, Riau. Cibinong, Bogor.

[MAB] Man and Biosphere-Indonesia. 2008. Proposal Management Plan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil-Bukit Batu, Provinsi Riau, Sumatra, Indonesia. Mayers J. 2005. Power Tools: The Four Rs. International Institute for

Environment and Development.

Mitchell B, Setiawan B, Dwita HR. 2000. Pengelolaan Sumberdaya dan Lingkungan. Yogyakarta : Gadjah Mada University Press.

Nasution S. 2003. Metode Research (Penelitian Ilmiah). Jakarta: PT Bumi Aksara.

Nistyantara LA. 2011. Strategi pengelolaan Taman Nasional Kelimutu melalui pendekatan Co-Management [tesis]. Bogor: Sekolah Pascasarjana, Institut Pertanian Bogor.

Purwanti F. 2008. Konsep co-management Taman Nasional Karimunjawa [disertasi]. Bogor: Sekolah Pascasarjana, Institut Pertanian Bogor.

Reed MS, Graves A, Dandy N, Posthumus H, Hubacek K, Morris J, Prell C, Quinn CH, Stringer LC. 2009. Who’s in and why? A typology of stakeholder analysis methods for natural resource management. Journal of Environmental Management XXX: 1-17.

Sitorus MTF. 1998. Penelitian Kualitatif: Suatu Perkenalan. Bogor: Kelompok Dokumentasi Ilmu Sosial.

Slamet M. 2003. Membentuk Pola Perilaku Manusia Pembangunan. Bogor: IPB Press.

Suharjito D. 2006. Berbagi pengalaman pendampingan masyarakat desa hutan dalam pengelolaan sumberdaya hutan. Program Penelitian dan Pengembangan Kehutanan Masyarakat. Bogor: Press Yogyakarta.

Sugiyono. 2009. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suporahardjo. 2005. Manajemen Kolaborasi: Memahami Pluralisme Membangun Konsensus. Bogor: Pustaka LATIN.

Tadjudin D. 2000. Manajemen Kolaborasi. Bogor: Pustaka LATIN.

Wiratno, Indriyo D, Syarifudin A, Kartikasari A. 2004. Berkaca di Cermin Retak: Refleksi Konservasi dan Implikasi bagi Pengelolaan Taman Nasional. Jakarta: FOReST Press, The Gibbon Foundation Indonesia, Departemen Kehutanan, PILI-NGO Movement.

BENTUK DAN TINGKAT PARTISIPASI STAKEHOLDERS

DALAM PENGELOLAAN CAGAR BIOSFER GIAM SIAK

KECIL-BUKIT BATU (CB-GSK-BB), PROVINSI RIAU

YASSER PRAMANA

DEPARTEMEN

KONSERVASI SUMBERDAYA HUTAN DAN EKOWISATA

FAKULTAS KEHUTANAN

INSTITUT PERTANIAN BOGOR

2012

KECIL-BUKIT BATU (CB-GSK-BB), PROVINSI RIAU

YASSER PRAMANA

Skripsi

Sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Kehutanan pada Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor

DEPARTEMEN

KONSERVASI SUMBERDAYA HUTAN DAN EKOWISATA

FAKULTAS KEHUTANAN

INSTITUT PERTANIAN BOGOR

2012

YASSER PRAMANA. Bentuk dan Tingkat Partisipasi Stakeholders dalam Pengelolaan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil-Bukit Batu (CB-GSK-BB), Provinsi Riau. Dibimbing oleh SAMBAS BASUNI dan Y. PURWANTO.

Cagar Biosfer Giam Siak Kecil-Bukit Batu Riau (CB-GSK-BB) merupakan ekosistem hutan rawa gambut (peat-swamp forest) wilayah Sumatera yang terletak di Kabupaten Bengkalis dan Kabupaten Siak di Propinsi Riau. CB-GSK- BB ini diprakarsai oleh pihak swasta, yaitu Sinarmas Forestry dan didukung banyak pihak seperti Balai Besar Konservasi Sumberdaya Alam (BBKSDA) Riau, Pemerintah Provinsi Riau dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Adanya Usulan Rencana Pengelolaan CB-GSK-BB tahun 2009-2013 dimaksudkan untuk memberikan panduan, kerangka dan acuan pengelolaan didasarkan pada prinsip multistakeholders management (pengelolaan kolaboratif), mengingat bervariasinya lansekap dan pemangkunya. Partisipasi stakeholders menjadi komponen penentu keberhasilan pengelolaan kolaboratif.

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi serta menganalisis kepentingan dan pengaruh stakeholders dalam pengelolaan CB-GSK-BB, mengklasifikasi stakeholders dalam pengelolaan CB-GSK-BB serta mengidentifikasi bentuk dan menentukan tingkat partisipasi stakeholders dalam pengelolaan CB-GSK-BB. Penelitian dilakukan di Cagar Biosfer Giam Siak Kecil dan Bukit Batu pada bulan Juli-September 2011. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam terhadap informan kunci yang dipilih secara purposive sampling, dengan mempertimbangkan keterlibatannya dalam pengelolaan dan dianggap banyak mengetahui hal-hal yang berhubungan dengan penelitian.

Secara umum kepentingan (interest) stakeholders sinergi dengan fungsi ekosistem dan tujuan pengelolaan CB-GSK-BB. Pada penelitian ini terdapat 31 stakeholders CB-GSK-BB. Sebagian besar stakeholders berpartisipasi sampai pada tingkat kemitraan kecuali masyarakat, masih pada tingkat informasi.

Kata Kunci: CB-GSK-BB Riau, Stakeholders, Pengelolaan Kolaboratif, Partisipasi

YASSER PRAMANA. Model and Level Stakeholders Participation in Management of Giam Siak Kecil-Bukit Batu Biosphere Reserve (GSK-BB- BR), Riau Province. Under supervision of SAMBAS BASUNI and Y. PURWANTO.

Giam Siak Kecil-Bukit Batu Biosphere Reserve (GSK-BB-BR) represents the tropical peat swamp forest Sumatera region that located in Bengkalis and Siak Regencies, Province of Riau. Giam Siak Kecil Bukit Batu Biosphere Reserve (GSK-BB-BR) was initiated by private sector, Sinarmas Forestry and supported by The Hall of Natural Resources Conservation (BBKSDA) Riau, Government of Riau Province and Indonesian Institute of Sciences (LIPI). Proposed Management Plan GSK-BB-BR 2009-2013 intended to give information based on the principle of multistakeholders management or collaborative management. Stakeholders participation is determiner components in collaborative management.

The aims of this research were identification and analysis of the stakeholders interest and power in the management of GSK-BB-BR, classification of the stakeholders in the management of GSK-BB BR and identification of the stakeholders model and participation level in the management of GSK-BB-BR. The research was conducted in GSK-BB-BR, Province of Riau on July until September 2011. Materials were collected by indepth interview to key informan from stakeholders, selected by purposive sampling that considered their role in the management GSK-BB-BR and their knowledge about the research topic.

Generally the interest of stakeholders are synergy with the function of ecosystems and the aim of the management in GSK-BB-BR. The results of identification are 31 stakeholders of GSK-BB-BR. Most of stakeholders are participate at level of partnership except the local community, still at level of information.

Keywords: GSK-BB-BR Riau, Stakeholders, Collaborative Management, Participation

Dengan ini saya menyatakan bahwa skripsi yang berjudul “Bentuk dan Tingkat Partisipasi Stakeholders dalam Pengelolaan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil-Bukit Batu (CB-GSK-BB), Provinsi Riau” adalah benar- benar hasil kerja saya sendiri dengan bimbingan dosen pembimbing dan belum pernah digunakan sebagai karya ilmiah pada perguruan tinggi atau lembaga manapun. Sumber informasi yang berasal atau dikutip dari karya yang diterbitkan maupun tidak diterbitkan dari penulis lain telah disebutkan dalam teks dan dicantumkan dalam daftar pustaka di bagian akhir skripsi ini.

Bogor, Maret 2012

Yasser Pramana

(CB-GSK-BB), Provinsi Riau. Nama : Yasser Pramana

NIM : E34070080

Menyetujui :

Pembimbing I Pembimbing II

Prof. Dr. Ir. Sambas Basuni, MS Prof. Dr. Ir. Y. Purwanto, DEA NIP. 1950915 198403 1 003 NIP. 19610218 198503 1 003

Mengetahui :

Ketua Departemen Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata Fakultas Kehutanan IPB

Prof. Dr. Ir. Sambas Basuni, MS NIP. 1950915 198403 1 003

KATA PENGANTAR

Alhamdulillah puji syukur penulis panjatkan kehadirat Alloh SWT dan Nabi Muhammad SAW atas limpahan rahmat dan karunia-Nya sehingga dapat

menyelesaikan skripsi berjudul “Bentuk dan Tingkat Partisipasi Stakeholders

dalam Pengelolaan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil-Bukit Batu (CB-GSK- BB), Provinsi Riau” sebagai hasil penelitian yang dilaksanakan sejak bulan Juli sampai September 2011.

Skripsi ini disusun sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Kehutanan pada Departemen Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata, Fakultas Kehutanan, Institut Pertanian Bogor. Penulis menyadari bahwa masih terdapat kekurangan maka penulis mengharapkan saran dan kritik yang membangun dari pembaca untuk menyempurnakannya.

Akhirnya, semoga Alloh SWT memberkahi dan membalas kebaikan semua pihak yang telah mendukung dan memberikan bantuan kepada penulis. Semoga skripsi ini dapat bermanfaat, terkhusus bagi stakeholders yang membutuhkan.

Bogor, Maret 2012

Dokumen terkait