Adi, M Kwartono. 2007. Analisis Usaha Kecil dan Menengah. Andi : Yogyakarta. Agung, Juda dan Kusmiarso, Bambang. 2001. Credit Crunch di Indonesia Setelah
Krisis : Fakta, Penyebab dan Implikasi Kebijakan. Direktorat Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter Bank Indonesia : Jakarta.
Ashari. 2006. Potensi Lembaga Keuangan Mikro (LKM) dalam Pembangunan Ekonomi Pedesaan dan Kebijakan Pengembangannya. Analisis Kebijakan Pertanian, Vol. 4 No. 2, Juni 2006 : 146-164.
Badan Pusat Statistik. (2008). Kontribusi Perempuan sebagai Pelaku UKM. Jakarta.
Badan Pusat Statistik. (2009). Kontribusi Perempuan di Sektor Non Pertanian. Jakarta.
Badan Pusat Statistik. (2010). Kabupaten Lebak Dalam Angka. BPS Kabupaten Lebak.
Badan Pusat Statistik. (2011). Kecamatan Cimarga Dalam Angka. BPS Kabupaten Lebak.
Badan Pusat Statistik. (2012). Perkembangan Angka Kemiskinan di Indonesia Tahun 2011. Jakarta.
Deputi Bidang Pengembangan dan Informasi, Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan. (2001). Informasi Pemberdayaan Perempuan. Jakarta.
Dirjen Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Departemen Dalam Negeri. (2008). Petunjuk Teknis Operasional PNPM Mandiri Perdesaan. Jakarta.
Info UMKM, Bank Indonesia. Skim Kredit Program yang Dikeluarkan Pemerintah. [terhubung berkala] www.bi.go.id. [ 23 Februari 2012]
Ismawan, Indra. 2001. Sukses Di Era Ekonomi Liberal Bagi Koperasi dan Perusahaan Kecil-Menengah. Grasindo : Jakarta.
Juanda, Bambang. 2009. Metodologi Penelitian Ekonomi dan Bisnis. IPB Press : Bogor.
Kementerian Koperasi dan UMKM. (2010). Perkembangan Komposisi PDB Menurut Skala Usaha Berdasarkan Harga Konstan 2000. [terhubung berkala] www.depkop.go.id [31 Januari 2012]
Kusmuljono, B.S. 2009. Menciptakan Kesempatan Rakyat Berusaha : Sebuah Konsep Baru Tentang Hybrid Microfinancing. IPB Press : Bogor.
Lembaga Pengkajian Koperasi dan UKM. 2006. Kajian Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Perkembangan Usaha UKM di Provinsi Sumatera Utara. Jurnal Pengkajian Koperasi dan UKM Nomor 1 Tahun I-2006.
Muttaqien, Imam. 2007. Evaluasi Efek Program Ikhtiar Baytul Maal Bogor terhadap Kesejahteraan Masyarakat (Studi Kasus Desa Sukaluyu Kecamatan Taman Sari kabupaten Bogor).[Skripsi]. IPB, Bogor.
Osa, Irfan K. 2010. Analisis Dampak Keberadaan LKM terhadap Perkembangan UMKM dan Penyebab Kendala Akses UMKM terhadap Lembaga Keuangan Formal (Studi Kasus BRI Unit Kramat Jati Induk di Provinsi DKI Jakarta). [Skripsi]. IPB, Bogor.
PNPM Mandiri Perdesaan. Perkembangan Pembiayaan Mikro Kegiatan Simpan Pinjam Kelompok Perempuan (SPP) Desember 2009. [terhubung berkala]
www.pnpm-perdesaan.or.id. [6 Mei 2011]
PNPM Mandiri Perdesaan. Rekapitulasi Hasil PNPM Mandiri-Perdesaan Tahun 2008. [terhubung berkala] www.pnpm-perdesaan.or.id. [6 Mei 2011]
Ramadhini, Suci M. 2008. Efektivitas Penyaluran Kredit Usaha Rumah Tangga (KRISTA) Perum Pegadaian Bagi Pendapatan Usaha MIkro Kaum Perempuan (Studi Kasus Nasabah Perum Pegadaian Cabang Bogor). [Skripsi]. IPB, Bogor.
Respita, Elsha S. 2010. Analisis Dampak Penyaluran Kedit Usaha Rakyat (KUR) terhadap Perkembangan UMKM dan Penyebab Kendala UMKM dalam Mengakses KUR (Studi Kasus BRI Unit Margonda Depok). [Skripsi]. IPB, Bogor.
Santoso, Singgih. 2003. Statistik Deskriptif : Konsep dan Aplikasi dengan Microsoft Excel dan SPSS. Andi : Yogyakarta.
Simtowe, Franklin dan Zeller, Manfred. 2006. Determinants of Moral Hazard in Microfinance : Empirical Evidence from Joint Liability Lending Programs in Malawi. MPRA Paper No. 461.
Suman, Agus. 2007. Pemberdayaan Perempuan, Kredit Mikro, dan Kemiskinan : Sebuah Studi Empiris. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, Vol. 9, No. 1, hal.62-72.
Suwarni. 2009. Peningkatan Pendapatan Anggota Arisan Mekar Jaya Melalui Pengembangan Kredit Mikro (Studi Kasus Kelurahan Cimahi Kota Cimahi). [Tesis]. IPB, Bogor.
Suyatno, Thomas, Pramono, Bambang dan Hutapea, Erwin. 2007. Dasar – Dasar Perkreditan. Edisi Keempat. Gramedia Pustaka Utama : Jakarta.
Tambunan, Tulus T.H. 2009. UMKM di Indonesia. Ghalia Indonesia : Bogor Tim Koordinasi Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri
Perdesaan. 2008. Petunjuk Teknis Operasional (PTO) PNPM Mandiri Perdesaan. Departemen Dalam Negeri Republik Indonesia.
Tim Peneliti SMERU. 2003. Upaya Penguatan Usaha Mikro dalam Rangka Peningkatan Ekonomi Perempuan. Kerjasama Lembaga Penelitian SMERU dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan. Jakarta.
Untung, Budi. 2000. Kredit Perbankan di Indonesia. Andi : Yogyakarta.
Wiasti, Ika A. 2008. Keandalan Prosedur dan Efektivitas Penyaluran Kredit pada Wanita Pedesaan Melalui Pendekatan Berkelompok (Studi Kasus KUM Cabang Nanggung, Bogor). [Skripsi]. IPB, Bogor.
Yunus, Muhammad. 2007. Bank Kaum Miskin. Marjin Kiri : Depok.
Zeller, Manfred. dan L.M. Richard. 2002. The Triangle of Microfinance : Financial Sustainability, Outreach, and Impact. IFPRI Food Policy Statement. Number 40, November 2002. www.ifpri.org [ 4 Maret 2012]
PERKEMBANGAN UMKM : STUDI KASUS KECAMATAN CIMARGA KABUPATEN LEBAK PROVINSI BANTEN
OLEH
FIKANTI ZULIASTRI H14080047
DEPARTEMEN ILMU EKONOMI FAKULTAS EKONOMI DAN MANAJEMEN
INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2012
FIKANTI ZULIASTRI. Dampak Perguliran Dana Simpan Pinjam Khusus Perempuan (SPP) PNPM Mandiri Perdesaan Terhadap Perkembangan UMKM : Studi Kasus Kecamatan Cimarga Kabupaten Lebak Provinsi Banten (dibimbing oleh LUKYTAWATI ANGGRAENI)
Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peranan penting terhadap perekonomian Indonesia terutama sebagai sumber pertumbuhan kesempatan kerja dengan menyerap 99,40 juta tenaga kerja atau sebesar 99,72 persen tenaga kerja bergerak pada sektor UMKM sehingga pada akhirnya dapat menanggulangi kemiskinan. Besarnya potensi UMKM harus didukung pula oleh penguatan terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi UMKM terutama permasalahan modal dan keterbatasan akses UMKM pada lembaga keuangan formal. Program pinjaman bergulir Simpan Pinjam khusus Perempuan (SPP) merupakan salah satu kegiatan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perdesaan yang bergerak di bidang pengembangan ekonomi. Program SPP dianggap sebagai tindakan khusus yang dilakukan pemerintah sebagai alternatif solusi dengan memberikan fasilitas pinjaman yang mudah dan tanpa agunan.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak perguliran dana Simpan Pinjam khusus Perempuan (SPP) terhadap perkembangan UMKM yang dilihat berdasarkan indikator omset usaha, keuntungan dan penyerapan tenaga kerja. Penelitian ini mengambil studi kasus di Kecamatan Cimarga yaitu Desa Margajaya, Desa Girimukti dan Desa Cimarga yang dilakukan melalui wawancara dengan pelaku usaha perempuan anggota SPP sebanyak 30 responden. Metode pengambilan contoh menggunakan teknik purposive sampling, yaitu prosedur pemilihan responden berdasarkan pertimbangan tujuan penelitian. Pertimbangan dalam pengambilan sampel yaitu berdasarkan tahun penerimaan dana SPP. Responden yang dipilih yaitu yang menerima dana pinjaman SPP pada dua tahun terakhir yaitu tahun 2010 dan 2011. Metode analisis yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif untuk melihat keragaan penyaluran pinjaman bergulir SPP di Kecamatan Cimarga. Selain itu, analisis juga dilakukan menggunakan metode regresi linear berganda dengan menggunakan persamaan simultan untuk mengukur dampak perguliran dana SPP terhadap perkembangan UMKM. Metode yang digunakan untuk menduga parameter regresi yaitu Two-Stage Least Squares (2SLS) dengan pengujian signifikansi menggunakan aplikasi software SAS 9.1.
Dilihat berdasarkan keragaan pinjaman, sebagian besar responden yaitu 36,67 persen sudah mencapai guliran keempat dengan besar pinjaman rata-rata
menunjukkan bahwa program pinjaman bergulir SPP berhasil meningkatkan pendapatan pelaku usaha dengan meningkatkan omset usaha sebesar 36,05 persen dari omset usaha rata-rata 43,64 juta rupiah per tahun menjadi 60,06 juta rupiah per tahun. Selain omset, keuntungan usaha juga mengalami peningkatan sebesar 2,98 juta rupiah (36,08 %) dari keuntungan rata-rata per tahun 7,91 juta rupiah menjadi 10,90 juta rupiah per tahun.
Berdasarkan analisis dengan persamaan simultan, pinjaman dana bergulir SPP berpengaruh positif dan signifikan pada taraf nyata 5 persen terhadap nilai omset usaha. Besarnya jumlah pinjaman yang diperoleh UMKM dipengaruhi oleh jumlah guliran dan omset usaha. Variabel omset usaha setelah memperoleh pinjaman berpengaruh positif dan signifikan terhadap keuntungan yang diperoleh. Ini menunjukkan semakin besar nilai omset yang diperoleh, maka semakin besar pula keuntungan usaha. Variabel keuntungan usaha selanjutnya berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja. Adapun besar pinjaman juga berpengaruh positif dan signifikan pada taraf nyata 10 persen terhadap penyerapan tenaga kerja. Secara keseluruhan, jika dilihat dari keterkaitan antar variabel maka besarnya pinjaman berpengaruh positif dan nyata terhadap omset usaha. Omset usaha selanjutnya berpengaruh nyata terhadap keuntungan yang diperoleh dan keuntungan usaha berpengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja.
PERKEMBANGAN UMKM : STUDI KASUS KECAMATAN CIMARGA KABUPATEN LEBAK PROVINSI BANTEN
OLEH
FIKANTI ZULIASTRI H14080047
Skripsi
Sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Ekonomi pada Departemen Ilmu Ekonomi
DEPARTEMEN ILMU EKONOMI FAKULTAS EKONOMI DAN MANAJEMEN
INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2012
Studi Kasus Kecamatan Cimarga Kabupaten Lebak Provinsi Banten
Nama Mahasiswa : Fikanti Zuliastri Nomor Registrasi Pokok : H14080047
Menyetujui, Dosen Pembimbing
Lukytawati Anggraeni, Ph.D NIP. 19771213 2005 2 002
Mengetahui,
Ketua Departemen Ilmu Ekonomi
Dr. Ir. Dedi Budiman Hakim, M. Ec NIP. 19641022 198903 1 003
DENGAN INI SAYA MENYATAKAN BAHWA SKRIPSI INI ADALAH BENAR-BENAR HASIL KARYA SENDIRI YANG BELUM PERNAH DIGUNAKAN SEBAGAI SKRIPSI ATAU KARYA ILMIAH PADA PERGURUAN TINGGI ATAU LEMBAGA MANAPUN.
Bogor, Juni 2012
Fikanti Zuliastri H14080047
Rangkasbitung. Penulis merupakan anak pertama dari dua bersaudara dari pasangan Bapak Fin Rian dan Ibu Tati Kania Hartati. Penulis memulai pendidikan pada tahun 1994 di TK PGRI 4 Rangkasbitung, kemudian pada tahun 1996 melanjutkan pendidikan dasar di SD Negeri Kejaksaan Rangkasbitung Barat 7 dan lulus pada tahun 2002. Semasa pendidikan sekolah dasar, penulis juga melaksanakan pendidikan agama di Madrasah Ibtidaiyah Al-Muhajirin yang lulus pada tahun 2002. Penulis kemudian melanjutkan pendidikan di SMP Negeri 4 Rangkasbitung yang lulus pada tahun 2005 dan melanjutkan pendidikan di SMA Negeri 1 Rangkasbitung yang lulus pada tahun 2008.
Penulis diterima di Institut Pertanian Bogor (IPB) pada tahun 2008 melalui jalur Undangan Seleksi Masuk IPB (USMI). Penulis diterima sebagai mahasiswa IPB dengan mayor Ilmu Ekonomi di Fakultas Ekonomi dan Manajemen. Penulis aktif dalam berbagai organisasi dan kepanitian selama menjadi mahasiswa. Penulis aktif dalam Himpunan Profesi dan Peminat Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan (HIPOTESA) pada periode tahun 2009-2010 sebagai staf divisi pendidikan dan kehidupan akademik (LABLE). Selain itu, penulis juga aktif dalam organisasi kampus yaitu Sharia Economics Student Club (SES-C) sebagai staf divisi Sumberdaya Insani pada periode tahun 2010-2011. Penulis juga aktif sebagai asisten dosen Ekonomi Umum untuk mahasiswa TPB pada tahun 2010- 2011. Kepanitiaan yang pernah diikuti antara lain, Penanggung Jawab Anggota Kelompok (PJAK) MPF ORANGE FEM 2010 dan MPD Ilmu Ekonomi 2010, divisi publikasi, dekorasi dan dokumentasi Banking Goes To Campus (BGTC) tahun 2010, divisi konsumsi HIPOTEX-R tahun 2010, divisi acara Hipotesa Goes To School (HGTS) 2010 dan berbagai acara kepanitiaan lainnya.
Puji dan syukur kehadirat Allah SWT karena berkat rahmat serta karunia- Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas akhir skripsi yang berjudul “Dampak Perguliran Dana Simpan Pinjam Khusus Perempuan (SPP) PNPM Mandiri Perdesaan terhadap Perkembangan UMKM : Studi Kasus Kecamatan Cimarga Kabupaten Lebak Provinsi Banten”. Perguliran dana SPP merupakan topik yang menarik karena diharapkan dapat memberikan dampak yang positif terhadap perkembangan usaha khususnya yang berada di daerah perdesaan. Oleh karena itu, penulis tertarik melakukan penelitian tersebut khususnya di daerah Kecamatan Cimarga sebagai pelaksana PNPM Mandiri Perdesaan.
Skripsi ini disusun sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Ekonomi pada Departemen Ilmu Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak perguliran dana Simpan Pinjam khusus Perempuan (SPP) terhadap perkembangan UMKM yang dilihat berdasarkan indikator omset usaha, keuntungan dan penyerapan tenaga kerja.
Pada kesempatan ini, penulis mengucapkan terima kasih kepada :
1. Lukytawati Anggraeni, Ph.D selaku dosen pembimbing yang telah memberikan arahan dan motivasi sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini.
2. Dr. M. Parulian Hutagaol selaku dosen penguji utama yang telah banyak memberikan saran dan kritik untuk perbaikan skripsi ini.
3. Tanti Novianti, M.Si selaku dosen penguji dari komisi pendidikan yang telah memberikan saran terkait dengan tata cara penulisan dan bahasa dalam penulisan skripsi ini.
4. Seluruh staf Departemen Ilmu Ekonomi atas bantuan dan kerjasamanya. 5. Bapak, ibu dan saudara tercinta (Fin Rian, Tati Kania Hartati, dan Rianti
penyusunan skripsi ini.
7. Teman satu bimbingan, Herdiana Puspitasari, Farida Ayu Briliyanti, Puspasari Aisyah Prayitno dan Chrisgerson Rudor yang telah banyak memberikan saran, kritik, motivasi dan dukungan dalam penyelesaian penelitian ini.
8. Seluruh keluarga IE 45 khususnya Rizky, Alika, Chaerunisa, Erma, Mega, Mutiara atas kebersamaan dan dukungan dalam menyelesaikan skripsi ini. 9. Teman-teman Wisma Dhea (Ita, Nonie, Rahmi dan Mba Anti) yang telah
memberikan dukungan, bantuan dan kasih sayang dalam penyusunan skripsi ini.
10.Kepada semua pihak yang tidak bisa disebutkan satu per satu atas segala dukungan, bantuan, dan kerjasama baik secara langsung maupun tidak langsung.
Bogor, Juni 2012
Fikanti Zuliastri H14080047
DAFTAR ISI
Halaman DAFTAR ISI ……… i DAFTAR TABEL ……… iii DAFTAR GAMBAR ………... iv DAFTAR LAMPIRAN ……… v I. PENDAHULUAN ……….... 1 1.1 Latar Belakang ……….... 1 1.2 Perumusan Masalah ……….... 6 1.3 Tujuan Penelitian ……….... 8 1.4 Manfaat Penelitian ……….. 8 1.5 Ruang Lingkup Penelitian ………... 9 II. TINJAUAN PUSTAKA DAN KERANGKA PEMIKIRAN ………... 10 2.1 Konsep Kredit ………. 10 2.1.1 Kredit Mikro ……… 11 2.1.2 Teori Permintaan dan Penawaran Kredit ……… 13 2.1.3 Asymmetry Information di Pasar Kredit ………. 15 2.1.4 Teori Group Lending ………... 17 2.1.5 Skim Kredit Program Pemerintah ………... 18 2.1.6 Konsep Lembaga Keuangan Mikro (LKM) ……… 19 2.2 Konsep Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) ……….. 20 2.2.1 Perkembangan UMKM ………... 22 2.2.2 Permasalahan UMKM ………. 23 2.3 Pemberdayaan Perempuan ……….. 24 2.3.1 Pengusaha Perempuan di UMKM ………... 25 2.3.2 Pembiayaan Bagi Pengusaha UMKM Perempuan ……….. 26 2.4 Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri
Perdesaan ……… 27 2.4.1 Prinsip PNPM Mandiri Perdesaan ………... 29 2.4.2 Konsep Pengelolaan PNPM Mandiri Perdesaan ………. 30 2.4.3 Konsep Cara Kerja PNPM Mandiri Perdesaan ………... 32 2.4.4 Konsep Perguliran Dana Simpan Pinjam Perempuan (SPP) …... 33 2.4.5 Konsep Pemberdayaan Masyarakat ………. 34 2.5 Kerangka Pemikiran Konseptual ………. 35 2.6 Penelitian Terdahulu ………... 38 III. METODE PENELITIAN ………. 43 3.1 Lokasi dan Waktu Pelaksanaan Penelitian ……….. 43 3.2 Jenis dan Sumber Data ……… 43 3.3 Metode Pengumpulan Data ………. 44 3.4 Metode Pengambilan Data ………... 45 3.5 Metode Analisis ………... 45 3.5.1 Besar Pinjaman UMKM ……….. 46
3.5.2 Nilai Penjualan (Omset) UMKM ……… 47 3.5.3 Nilai Keuntungan Usaha ……….. 47 3.5.4 Tenaga Kerja ………... 48 3.6 Definisi Operasional ……… 48 IV. GAMBARAN UMUM ……….. 51 4.1 Gambaran Umum Kabupaten Lebak ………... 51 4.1.1 Letak Geografis ………... 51 4.1.2 Pembagian Wilayah Menurut Wilayah Pembangunan ………… 52 4.1.3 Perekonomian Kabupaten Lebak ………. 53 4.2 Gambaran Umum Kecamatan Cimarga ……….. 55 4.2.1 Kondisi Perekonomian Kecamatan Cimarga ………... 56 4.3 Gambaran Umum Simpan Pinjam Perempuan (SPP) ………. 56 4.3.1 Mekanisme Pelaksanaan Simpan Pinjam Perempuan (SPP) …... 58 4.3.2 Ketentuan dan Pelaksanaan Pencairan Dana ………... 60 4.3.3 Pelaksanaan Sistem Tanggung Renteng SPP ……….. 61 4.3.4 Sanksi Tunggakan Pembayaran Pinjaman ………... 62 4.3.5 Pelaksanaan SPP dalam Tiap Kelompok ………. 62 V. DAMPAK PERGULIRAN DANA SPP TERHADAP UMKM ………. 65 5.1 Keragaan Penyaluran Pinjaman Dana Bergulir SPP ………... 65 5.2 Karakteristik Responden ………. 69 5.2.1 Status Responden dalam Keluarga ……….. 72 5.2.2 Jenis Pekerjaan ……… 73 5.3 Karakteristik Usaha Responden ……….. 74 5.3.1 Jenis Usaha UMKM Responden ………. 74 5.3.2 Lama Usaha Responden ……….. 75 5.3.3 Besar Modal Awal Usaha ……… 76 5.3.4 Sumber Modal Awal Usaha ………. 76 5.4 Penguasaan Aset Responden ………... 77 5.5 Akses Rumah Tangga pada Lembaga Keuangan ……… 78 5.5.1 Akses Simpanan Rumah Tangga pada Lembaga Keuangan …... 78 5.5.2 Akses Pinjaman Rumah Tangga pada Lembaga Keuangan …… 80 5.6 Pendapatan Rumah Tangga ………. 84 5.6.1 Struktur Pendapatan Rumah Tangga ………... 84 5.6.2 Dampak Pinjaman Bergulir SPP terhadap Pendapatan ………... 85 5.7 Dampak Perguliran SPP terhadap UMKM dengan Persamaan
Simultan ………. 89 VI. KESIMPULAN DAN SARAN ……… 95 6.1 Kesimpulan ………. 97 6.2 Saran ……… 98 DAFTAR PUSTAKA ……….. 99 LAMPIRAN ………. 102