Adisasmita, R. (2005). Pembangunan Ekonomi Perkotaan. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Adisasmita, S. A. (2010). Perencanaan Jalan dan Jaringan Jalan.
Al Gore. (2007). An Incoveinet Truth: The Crisis of Global Warming, London:
Bloomsbury Publishing Plc, Great Britain, London.
Arikunto, Suharsimi (2002). Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
Aulia, Dwira N., & Bahri, S. (2011). Perumahan dan Permukiman. Magister Teknik Arsitektur, Universitas Sumatera Utara.
Badan Pusat Statistik. (2016). Jumlah Penduduk di Kecamatan Gunungsitoli Menurut Desa dan Jenis Kelamin (Jiwa) 2010-2016, diakses dari https: //
gunungsitolikota.bps.go.id/dynamictable/2017/07/03/15/jumlah-penduduk-di-
kecamatan-gunungsitoli-menurut-desa-dan-jenis-kelamin-jiwa-2010-2016.html, pada 1 Juni 2019.
Badan Standarisasi Nasional. (2004). Standar Nasional Indonesia: Tata Cara Perencanaan Lingkungan Perumahan di Perkotaan. SNI 03-1733-2004 Christiani, C., Tedjo, P., & Martono, B. (2014). Analisis Dampak Kepadatan
Penduduk Terhadap Kualitas Hidup Masyarakat Provinsi Jawa Tengah. Serat Acitya, 3(1), 102.
Clay. (1979). Neighborhood Renewal, Toronto: Lexington Books, DC Health & Co.
Clark, J. (1996). Coastal Zone Managemen: Handbook. United States of America:
Lewis Publishers.
Conyers, D. and P. Hills, (1984). An Introduction to Development Planning in theThird World. Chichester: John Wiley and Sons.
Conyers, D., & Hills, P. (1984). Introduction to development planning in the Third World. Wiley.
Crawford, John., (2000). Evaluation of Libraries and Information Services, the association for information management and information management international, Edisi 2, Aslib, London.
Dahuri, Dkk (2001). Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir dan Lautan Secara terpadu. PT. Pradnya Paramita. Jakarta.
Direktorat Jenderal Cipta Karya Bidang Pengembangan Permukiman. (2006).
Tentang Identifikasi Kawasan Permukiman Kumuh Penyangga Kota Metropolitan. Departemen Pekerjaan Umum, Jakarta.
Diraputra, Suparman A. (2001). Sistem Hukum dan Kelembagaan dalam Pengelolaan Wilayah Pesisir secara Terpadu. Prosiding Pengelolaan Wilayah Pesisir Terpadu. Bogor: PKSPL IPB.
Doxiadis, Constantinos A. (1968). Ekistics An Introduction To The Science Of Human Settlements. London: Hutchinson Of London
Dunn, William N. (2000). Pengantar Analisa Kebijakan Publik. Yogyakarta: Gadjah Mada Press
Frick, Heinz dan Mulyani, Tri Hesti. (2006). Arsitektur Ekologis. seri eko-arsitektur 2. Yogyakarta: Kanisius
Fairizi, D. (2015). Analisis dan Evaluasi Saluran Drainase pada Kawasan Perumnas Talang Kelapa di Sub DAS Lambidaro Kota Palembang. Journal of Civil and Environmental Engineering, 3(1).
Farizki, M., & Anurogo, W. (2017). Pemetaan kualitas permukiman dengan menggunakan penginderaan jauh dan SIG di kecamatan Batam kota, Batam. Majalah Geografi Indonesia, 31(1), 39-45.
Hartono, E. (2006). Peningkatan pelayanan pengelolaan sampah di Kota Brebes melalui peningkatan kemampuan pembiayaan (Doctoral dissertation, program Pascasarjana Universitas Diponegoro).
Ida Bagoes. Mantra, (2007). Demografi Umum. Yogyakarta: BPFE.
Kamus Besar Bahasa Indonesia. (2019). Arti Kata Kebijakan, diakses dari https://kbbi.web.id/bijak, pada tanggal 6 juni 2019
Khomarudin. (1997). Menelusuri Pembangunan Perumahan dan Permukiman, Jakarta: Yayasan Real Estate Indonesia, PT. Rakasindo, Jakarta.
Krieger J and Higgins DL. (2002). Housing and Health : Time Again for Public Action. Am J Public Health 92:5, 758-759.
Kusumo, W., & Kurnia, W. A. (2009). Penanganan Sistem Drainase Kecamatan Jati Kabupaten Kudus (Improvement Of Drainage System At Jati Region, Kudus Regency) (Doctoral Dissertation, F. Teknik Undip).
Kurniasih, S. (2007). Usaha Perbaikan Pemukiman Kumuh di Pertukangan Utara-Jakarta Selatan. Universitas Budi Luhur.
Kwanda, T., Rahardjo, J., & Wardani, M. K. (2004). Analisis Kepuasan Penghuni Perumahan Sederhana Di Denpasar Berdasarkan Faktor Lokasi Prasarana Sarana Kualitas Bangunan Desain Dan Harga. Dimensi (Journal of Architecture and Built Environment), 29(2).
Luhst, K.M., (1997). Real Estate Evaluation, Principles Aplication Press, USA.
Masduqi, A. (2007). Capaian Pelayanan Air Bersih Perdesaan Sesuai Millennium Development Goals–Studi Kasus Di Wilayah DAS Brantas. Jurnal Purifikasi, 8(2), 115-120.
Makarauw, V. (2012). Penduduk, Perumahan Pemukiman Perkotaan dan Pendekatan Kebijakan. SABUA, 3(1).
Massikki, M. N. (2005). Analisis Ketersediaan Sarana dan Prasarana pada Lingkungan Permukiman. Mektrik, 7(3).
Mustopadidjaja, AR. (2003). Manajemen Proses Kebijakan Publik, Formulasi, Implementasi dan Evaluasi Kinerja. Jakarta: Penerbit LAN.
Niracanti, Galuh Aji. (2001). Studi Perubahan Penggunaan Ruang Permukiman Kampung Kauman Semarang. Universitas Diponegoro.
Nugroho, D, Riant. (2003). Kebijakan Publik: Formulasi, Implementasi, dan Evaluasi. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo
Nur Yuwono. (1997). Pengelolaan Daerah Pantai Terpadu (Integrated Coastal Zone Management), Pusat Antar Universitas – Ilmu Teknik, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta
Pemerintah Indonesia. (1992). Undang-Undang Nomor 4 Pasal 22 Tahun 1992 Tentang Perumahan dan Permukiman, Jakarta.
Pemerintah Indonesia. (1990). Undang-Undang Pokok Agraria Nomor 5 Tahun 1990 Tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati Dan Ekosistemnya, Jakarta.
Pemerintah Indonesia. (2007). Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang, Jakarta.
Pemerintah Indonesia. (2008). Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 Tentang Pengelolaan Sampah, Jakarta.
Pemerintah Indonesia. (2011). Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011 Tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman, Jakarta.
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum. (2014). Nomor 01/PRT/M/2014 Tentang Standar Pelayanan Minimal Bidang Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang, Jakarta
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum (2018). Nomor 13/PRT/M/2011 Tentang Tata Cara Pemeliharaan dan Penilikan Jalan, Jakarta
Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup (2007). Nomor 04 Tahun 2007 Tentang Baku Mutu Air Limbah Bagi Usaha Dan/Atau Kegiatan Minyak Dan Gas Serta Panas Bumi, Jakarta
Peraturan Kelautan dan Perikanan. (2017). Nomor 56 tahun 2017 Tentang Petunjuk Teknis Penggunaan Dana Alokasi Khusus Bidang Kelautan Dan Perikanan Tahun 2017, Jakarta
Peraturan Kelautan dan Perikanan. (2018). Nomor 21 tahun 2017 Tentang Tata Cara Penghitungan Batas Sempadan Pantai, Jakarta
Peraturan Daerah Kota Gunungsitoli. (2012). Rencana Tata Ruang dan Wilayah Nomor 12 Tahun 2012, Gunungsitoli
Pemerintah Kota Gunungsitoli. (2014) Profil Kelurahan Ilir Tahun 2014.
Gunungsitoli.
Poernomosidhi (2007). Kebijakan Pengelolaan Ruang Wilayah Kawasan Pesisir di Indonesia Sebagai Antisipasi Risiko Bencana; Materi Seminar Nasional:
Pengelolaan Ruang Wilayah Pesisir di Indonesia sebagai Antisipasi Risiko Bencana. Bandung.
Parwata. (2004). Elemen Permukiman. University Press
Rapoport. Amos, (1977). Human Aspects of Urban Form: Towards a Sebagai Pengembangan Kawasan Pariwisata. Bandung: Fakultas Teknik Universitas Pasundan
Rustiadi, E. (2015). Potensi Dan Permasalahan Kawasan Pesisir Berbasis Sumberdaya Perikanan Dan Kelautan1.
Rudiyantono, (2000). Model Program Intervensi dalam Penanggulangan Permukiman Kumuh Perkotaan: Studi Kasus Permikiman Penerima Program Intrvensi di Surabaya. Surabaya : Program Pasca Sarjana Teknik Arsitektur Institut Teknologi Sepuluh November.
Sastra M, Suparno dan Endy Marlina. (2006). Perencanaan & Pengembangan Perumahan. Yogyakarta: Andi.
Setiadi, A. (2015). Studi pengelolaan sampah berbasis komunitas pada kawasan permukiman perkotaan di Yogyakarta. Jurnal Wilayah dan Lingkungan, 3(1), 27-38.
Sudahnan, S. (2006). Status Penguasaan Tanah Tepi Pantai (Studi Di Kabupaten Pamekasan). Perspektif, 11(3), 282-295.
Sueca, N. P. (2004). Transformasi rumah: Prospeknya untuk memperbaiki keadaan rumah di Indonesia (Suatu Studi Pendahuluan). Jurnal Permukiman Natah, 2(1), 1-55.
Sugiyono, (2013). Metodelogi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D. Bandung:
alfabeta.
Sugandi, D., & Trianawati, N. (2008). Jupri, Utilization of Landsat Satellite Image in the Management and Spatial Aspects of Border Delta in Laguna Segara Anakan. Geography FPIPS UPI, Bandung, 8-17.
Suharno. (2010). Dasar-Dasar Kebijakan Publik. Yogyakarta: UNY Press.
Siahaan, N. (2012). Model Pengendalian Perumahan Sederhana Dalam Sistem Perumahan Berkelanjutan Perkotaan Berbasis Rendah Emisi CO2.
Sinulingga, B.D. (2005). Pembangunan Kota. Tinjauan Regional dan Lokal. Jakarta:
Pustaka Sinar Harapan.
Soemadi. (1990). Kebijaksanaan Pembangunan Pemukiman di Perkotaan dan Peremajaan Pemukiman Kumuh. Kantor Menteri Perumahan Rakyat, Jakarta.
Supriyatno, B. (2011). Pengelolaan Air Limbah Yang Berwawasan Lingkungan Suatu Strategi Dan Langkah Penanganannya. Jurnal Teknologi Lingkungan, 1(1).
Suripin. (2004). Sistem Drainase Perkotaan yang Berkelanjutan. Andi.
Syafiie, Inu Kencana. (2006). Ilmu Administrasi Publik. Jakarta: PT. Rineka Cipta.
Titisari, Ema Yunita dan Farid Kurniawan. (1999). Kajian Permukiman Desa Pinggiran Kota; mengukur tingkat kekumuhan Kampung. Institut Teknologi Sepuluh November, Surabaya.
Todaro, Michael P. (2000). Pembangunan Ekonomi di Dunia Ketiga. Erlangga.
Jakarta.
Wasito. S. (1970). Sanitasi Pembuangan Sampah Dalam Container. Jakarta.
Wikipedia (2019). Pengertian Evaluasi, diakses dari https://id.wikipedia.org/wiki/Evaluasi, pada 6 juni 2019
Yunanda, M. (2009). Evaluasi Pendidikan. Jakarta : Balai Pustaka.
Yudohusodo, S. (1991). Rumah Untuk Seluruh Rakyat, Jakarta ; Yayasan Padamu Negeri
Zikra, M. (2009). Kegiatan Survey Lapangan Untuk Inventarisasi Permasalahan Kerusakan Pesisir Pantai di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Jurnal Kelautan, 2(1), 20–26.