Adawiyyah RA. 2012. Analisis Hubungan antara Kecukupan Gizi dan Status Gizi dengan Tingkat Kebugaran Mahasiswa IPB [skripsi]. Bogor: Fakultas Ekologi Manusia, Institut Pertanian Bogor.
Almatsier S. 2001. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta: Gramedia Pustaka utama. _________, Soetardjo S, Soekatri M. 2011. Gizi Seimbang dalam Daur
Kehidupan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Anggraeni AC. 2012. Asuhan Gizi-Nutritional Care Process. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Apriadji WH. 1986. Gizi Keluarga. Seri: Kesejahteraan Keluarga-XII/93/86. Penerbit Penebar Swadaya.
Berg A. 1986. Peranan Gizi dalam Pembangunan Nasional. Jakarta: CV.Rajawali.
[BPS] Badan Pusat Statistik. Indikator Kesejahteraan Rakyat 2004. Jakarta: Biro Pusat Statistik.
Dasuki. 2002. Konsumsi Lemak dan Status Gizi Remaja di Bogor [skripsi]. Bogor: Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor.
[Depkes] Departemen Kesehatan RI. 1996. Mempertahankan Berat Badan Normal Berdasarkan IMT dengan Gizi Seimbang. Jakarta: Direktorat Bina Gizi Masyarakat, Direktorat Jendral Pembinaan Kesehatan Masyarakat. _______________________________. 2010. Laporan Riset Kesehatan Dasar
[Riskesdas] 2010. Jakarta: Badan Penilaian dan Pengembangan Kesehatan, Kementrian Kesehatan RI.
Faisal F, Riyadi H. 1994. Zat Gizi Makanan Siap Santap di Jakarta dan Bogor. Majalah Gizi dan Keluarga 18(1).
Fotso JC. 2008. Urban-rural differentials in child malnutrition: trends and socioeconomic correlates in sub-saharan africa. Social Science and Medicine. 44:7.
Gallagher et al. 2000. Healthy percentage body fat ranges: an approach for developing guidelines based on body mass index. Am J Clin Nutr. 72:694-701.
Gibson R. 2005. Principles of Nutrition Assesment Second Edition. New York: Oxford University.
Gurr MI. 1992. Role of Fats in Food and Nutrition. Elsevier Applied Science, London.
Hardinsyah, Briawan D. 1994. Penilaian dan perencanaan asupan pangan.Bogor: Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor.
_________, Tambunan V. 2004. Angka Kecukupan Energi, Protein, Lemak, dan Serat Makanan. Jakarta: Widya Karya Nasional Pangan dan Gizi VIII. Hurlock. 1998. Perkembangan Anak Edisi ke-6. M. Tjandra dan Zarkasih,
penerjemah. Jakarta: Erlangga.
Judd JT et al. 1994. Dietary trans fatty acids : effects on plasma lipids and lipoproteins of healthy men and women. Am J Clin Nutr. 59:861-868.
Karyadi D, Muhilal. 1990. Kecukupan Gizi yang Dianjurkan. Jakarta : Gramedia. Latief D, Atmarita, Minarto, Basuni A, Tiden R. 2000. Konsumsi Pangan Tingkat
Rumah Tangga Sebelum dan Sesudah Krisis Ekonomi dalam Widyakarya Nasional Pangan dan Gizi VII, Jakarta 29 Februari-2 Maret.
Lichtenstein et al. 1999. Effect of different form of detary hydrogenated fats on serum lipoprotein cholesterol levels. N Eng J Med. 340(25):1933-1940. Oomen et al. 2001. Association between trans fatty acid intake and 10-year risk
of coronary heart disease in the zutphen elderly study : a prospective population-based study. Lancet. 57, March 10:746-751.
Ovesen L, Leth T, Hansen K. 1998. Fatty acid composition and contents of trans
monounsaturated fatty acids in frying fats, and in margarines and shortenigns marketed in Denmark. J Am Oil Chem Soc. 75(9):1079-1083. Owen KJH. 1988. Nutrition and Metabolism in Patient Care. London: W.
Sounders Company.
Papalia DE and SW Old. 1986. Human Development. USA: Mac Graw-Hill. Paramita L. 2002. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Konsumsi Pangan dan
Status Gizi Peragawati [skripsi]. Bogor: Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor.
Pribis et al. 2010. Trends in Body Fat, Body Mass Index and Physical Fitness Among Male and Female College Students. Nutrients (2):1075-1085. Puspitasari NL, Nienaber. 1996. Asam lemak trans dalam makanan: mekanisme
pembentukan dan metabolisme dalam tubuh. Jurnal Teknologi dan Industri Pangan Vol 7(2):84-94.
Riyadi H. 1995. Prinsip dan Petunjuk Penilaian Status Gizi. Jurusan Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor.
_______. 2003. Metode Penilaian Gizi. Jurusan Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor.
Sanjur D. 1982. Social and Cultural Perspective in Nutrition. New Jersey: Prentice Hall.
_______, Radriquez M. 1997. Assesing Food Consumption-Selected Issues in Data Collection and Analysis. Cornel University.
Sastoasmoro S, Ismael S. 2008. Dasar Dasar Metodologi Penelitian Klinis. Ed ke-3. Jakarta: CV. Sagung Seto.
Schmidt CMC. 1992. Fatty acis isomers in foods. New York: Marcel Dekker International.
Sebedio JL, Chardigny JM. 1996. Physiological Effect of Trans and Cyclic Fatty Acid. In : Perkins, E.G. and Erickson, M.D (eds). Deep Frying : Chemistry, Nutrition, and Practical Applications. P 181-209. AOCS Press. Campaign, Illionis.
Sediaoetama AD. 1991. Ilmu Gizi. Jakarta: Dian Rakyat.
Silalahi J. 2002. Komponen bioaktif dalam makanan dan pengaruhnya terhadap kesehatan; makalah seminar nasional MIPA. Medan: Fakultas MIPA Universitas Negeri Medan.
Silalahi J, Tampubolon SDR. 2002. Asam lemak trans dalam makanan dan pengaruhnya terhadap kesehatan. Jurnal Teknologi dan Industri Pangan Vol 13(2):184-188.
Soehardjo. 1989. Sosio Budaya Gizi. Bogor: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi-Pusat Antar Universitas Pangan dan Gizi-Institut Pertanian Bogor.
Subbaibah PV, Subramaian VS, Liu. 1998. Trans unsaturated fatty acids inhibit lecithin; cholesterol acyl transferase and alter its positional specifity. J Lipid Res. 39:1438-1447.
Sudibjo P. 2000. Penilaian Persentase Lemak Badan pada Populasi Indonesia dengan Metode Anthropometris.
Sugianti E. 2009. Faktor risiko obesitas sentral pada orang dewasa di Sulawesi Utara, Gorontalo, dan DKI Jakarta [skripsi]. Bogor: Fakultas Ekologi Manusia, Institut Pertanian Bogor.
_______. 2003. Berbagai Cara Pendidikan Gizi. Jakarta: Bumi Aksara.
Sujarweni VW, Poly Endrayanto. 2012. Statistika untuk Penelitian. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Sukandar D. 2007. Studi Sosial Ekonomi Aspek Pangan, Gizi dan Sanitasi Petani Sawah Beririgasi di Banjar Jawa Barat. Bogor: Departemen Gizi Masyarakat, IPB.
Sumarwan U. 2003. Perilaku Konsumen : Teori dan Penerapannya dalam Pemasaran. Jakarta: Ghalia Indonesia.
Supariasa IDN, Bakri B, Fajar I. 2002. Penilaian Status Gizi. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.
Syafiq et al. 2009. Gizi dan Kesehatan Masyarakat. Jakarta: Rajawali Pers. [WHO] World Health Organization. 2004. Mean Body Mass Index (BMI).
http://www.who.int.
______________________________. 2008. Prevalence of stunting among children under five years of age. Geneva: World Health Organization, United Nations.
______________________________. 2008. Interim Summary of Conclusions and Dietary Recommendations on Total Fat & Fatty Acids. Geneva:
FAO/WHO Expert Consultation on Fats and Fatty Acids in Human Nutrition. Wardlaw GM, Kessel MW. 2002. Perspective in Nutrition. Sydney: Mc Graw Hill. Vol 5:226-227.
Winarno FG. 1997. Kimia Pangan dan Gizi. Jakarta: PT Gramedia Pusaka Utama.
Winarno FG. 2008. Kimia Pangan dan Gizi. Jakarta: PT Gramedia Pusaka Utama.
[WNPG] Widyakarya Nasional Pangan dan Gizi. 2004. Ketahanan Pangan dan Gizi di Era Otonomi Daerah dan Globalisasi. LIPI, Jakarta.
Worhington BS, Roberts S, Williams R. 2000. Nutrition throughtout the Life Cycle, ed. 4. Singapore: McGraw-Hill International Ed.
Lampiran 1 Jadwal penelitian
Kegiatan penilitian ini dilakukan selama 6 bulan dengan rincian kegiatan sebagai berikut:
No. Kegiatan Bulan ke-
1 2 3 4 5 6 1 Penyusunan Proposal Penelitian dan Pengurusan Surat Perijinan 2
Turun Lapang dan Pengumpulan
data 3 Entry dan
Pengolahan Data 4 Analisis Data dan Penyajian Akhir 5 Penulisan Skripsi 6 Seminar dan Sidang 7 Perbaikan dan Penyusunan Laporan Akhir
Lampiran 2 Kuisioner Penelitian