Aji, B.B. 2012. Pengaruh Corporate Governance terhadap Manajemen Laba pada Perusahaan Manufaktur di Bursa Efek Indonesia.Jurnal Skripsi Universitas Diponegoro, Semarang.
Cahan, Steven F., Guoping Liu, & Jerry Sun. 2008.Investor Protection, Income Smoothing, and EarningsInformativeness. Journal of International Accounting Research.
Dahlan, 2009.Analisis Hubungan Antara Kualitas Audit Dengan Diskresionary Akrual Dan KebebasanAuditor. Jurnal Akuntansi dan Keuangan.
Dimitropoulos, P.A. & Asteriou, D. 2010. The Effect of Board Composition on The Informativeness andQuality of Annual Earning: Empirical Evidence from Greece.Research in International Business and Finance.Vol 24, p110-205.
Dwimulyani, S. & Abraham, Y. 2009. Analisis Perataan Penghasilan (Income Smoothing): Faktor-Faktor yang Mempengaruhi dan Kaitannya dengan Kinerja Saham Perusahaan Publik di Indonesia. Jurnal Informasi, Perpajakan, Akuntansi dan Keuangan Publik, Vol 1, No. 1, p01-14.
Farina, K., & Hermawan, A. 2013.Pengaruh Efektivitas Dewan Komisaris dan Komite Audit, Struktur Kepemilikan Perusahaan, dan Kualitas Audit terhadap Perataan Laba.Simposium Nasional Akuntansi XVI, Vol 2, p1576-1608.
Guna, W.I., & Herawaty, A. 2010. Pengaruh Mekanisme Good Corporate Governance, Independensi Auditor, Kualitas Audit dan Faktor Lainnya Terhadap Manajemen Laba. Jurnal Bisnis dan Akuntansi.Vol 12, No. 1, p53-68.
Iqbal, S., & Fachriyah, N. 2007.Corporate Governance sebagai Alat Pereda Praktik Manajemen Laba (Earnings Management). Jurnal Akuntansi Ilmiah, Universitas Brawijaya Malang.
Jensen, M.C., & Mecklin, W.H. 1976. Theory of the Firm: Managerial Behavior, Agency Costs and Ownership Structure. Journal of Financial Economics, Vol 3, No. 4, p305-360.
Juniarti.,& Corolina. 2008. Analisa Faktor-faktor yang Berpengaruh Terhadap Perataan Laba. Jurnal Akuntansidan Keuangan.Vol 72, p148-162.
Leuz, Christian., Nanda, Dhananjay & P.D. Wysocki. 2010. Investor Protectionand Earnings Management: An International Comparison.
Journal of Financial Economic 69, p505-527.
Komite Nasional Kebijakan Corporate Governance. 2013. Pedoman Good Corporate Governance.
Purwanti, L., Sulistyani, E., Zulhasni. Fatagar, R., Zainuddin E., Boer, Y., Sidik, A., Pratama, A.Y., Rambe, G., Wita, W.S., & Lutfi, M. 2010.Kajian Tentang Pedoman Good Corporate Governance di Negara-Negara Anggota ACMF.Kementrian Keuangan Republik Indonesia Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan.
Puspitasari, F., & Ernawati, E. 2010.Pengaruh Mekanisme Corporate Governance Terhadap Kinerja Keuangan Badan Usaha.Jurnal Manajemen Teori dan Terapan, Tahun 3, No. 2.
Putri, I.G.A.M.A.D, 2012. Pengaruh Kebujakan Dividend dan Good Corporate Governance terhadap Manajemen Laba.Buletin Studi Ekonomi Universitas Udayana, Vol 17 No. 2.
Ratnaningsih, S.Y., & Hidayati, C. 2012. Pengaruh Corporate Governance terhadap Manajemen Laba pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia.Media Mahardhika Vol. 10, No. 3.
Rohaeni, D., & Aryati, T. 2012.Pengaruh Konvergensi IFRS Terhadap Income Smoothing dengan Kualitas Audit sebagai Variabel Moderasi. Jurnal Simposium Nasional Akuntansi XV.
Simanjuntak, L. 2005. Pengaruh Praktik Perataan Laba Terhadap Koefisien Respon Laba. Jurnal Skripsi Universitas Katolik Soegijapranata, Semarang.
Siswantaya, I.G. 2007. Mekanisme Corporate Governance dan Manajemen Laba Studi pada Perusahaan-Perusahaan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia.Jurnal Thesis Akuntansi Universitas Diponegoro, Semarang.
Suryani, I.D. 2010. Pengaruh Mekanisme Corporate Governance dan Ukuran Perusahaan Terhadap Manajemen Laba pada Perusahaan Manufaktur
yang Terdaftar di BEI. Jurnal Skripsi Fakultas Ekonomi Universitas Diponegoro, Semarang.
Verawati, D. 2012.Pengaruh Diversifikasi Operasi, Diversifikasi Geografis, Leverage dan Struktur Kepemilikan terhadap Manajemen Laba. Jurnal Skripsi Fakultas Ekonomi Universitas Diponegoro, Semarang.
Widodo, Sri. 2011. Analisis Perataan Laba dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi pada Perusahaan Manufaktur di Bursa Efek Jakarta.
Jurnal Akmenika UPY, Vol 7.
Yusuf, M., & Soraya. (2004). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Praktik Perataan Laba Pada Perusahaan Asing dan Non asing di Indonesia.Jurnal Akuntansi dan Auditing Indonesia. Volume 8. No.1.
LAMPIRAN
Lampiran 1 Populasi dan Sampel
Perusahaan yang menjadi populasi 136 Perusahaan
Perusahaan yang baru melakukan IPO antara tahun 2011, 2012 atau 2013 Perusahaan yang tidak menerbitkan laporan keuangan lengkap
(18 Perusahaan) (6 Perusahaan)
Perusahaan yang mengalami kerugian (42 Perusahaan)
Perusahaan yang menjadi sampel 70 Perusahaan
Sumber: Data Sekunder Diolah, 2015.
Lampiran 2
Perhitungan Indeks Eckel
Kode
Perusahaan IPO Nama Perusahaan
Indeks Eckel
BIMA 30-‐Aug-‐94 PT PRIMARINDO ASIA INFRASTRUCTURE Tbk -‐1.75 -‐3.41 -‐1.24
BRAM 5-‐Sep-‐90 PT. INDO KORDSA TbK -‐2.82 -‐1.44 -‐1.23
BRNA 6-‐Nov-‐89 PT BERLINA Tbk -‐5.69 -‐9.62 -‐9.63
BTON 18-‐Jul-‐01 PT. BETONJAYA MANUNGGAL TbK -‐0.14 -‐0.03 -‐0.11
BUDI 8-‐May-‐95 PT BUDI ACID JAYA Tbk -‐6.56 -‐9.78 -‐9.41
CEKA 9-‐Jul-‐96 PT CAHAYA KALBAR Tbk 3.38 3.55 0.33
CPIN 18-‐Mar-‐91 PT CHAROEN POKPHAND INDONESIA Tbk 2.36 4.21 1.43
CTBN 28-‐Nov-‐89 PT CITRA TUBINDO Tbk 1.88 2.51 0.14
DLTA 12-‐Feb-‐84 PT DELTA DJAKARTA TbK 2.50 1.82 5.02
DVLA 11-‐Nov-‐94 PT DARYA-‐VARIA LABORATORIA Tbk 4.07 4.62 7.52
EKAD 14-‐Aug-‐90 PT EKADHARMA INTERNATIONAL Tbk 1.80 3.14 1.98
ETWA 16-‐May-‐97 PT ETERINDO WAHANATAMA Tbk -‐5.29 -‐9.40 -‐3.73
GDST 23-‐Dec-‐00 PT GUNAWAN DIANJAYA STEEL Tbk 0.35 0.28 1.92
GDYR 1-‐Dec-‐80 PT GOODYEAR INDONESIA Tbk 0.83 1.33 0.22
GGRM 27-‐Aug-‐90 PT GUDANG GARAM Tbk 1.76 5.83 5.72
GJTL 8-‐May-‐90 PT. GAJAH TUNGGAL Tbk -‐1.07 -‐9.53 -‐2.58
HMSP 15-‐Aug-‐90 PT HANJAYA MANDALA SAMPOERNA Tbk 1.13 0.65 1.54
IGAR 5-‐Nov-‐90 PT CHAMPION PACIFIC INDONESIA Tbk 3.99 5.34 7.59
INDF 14-‐Jul-‐94 PT INDOFOOD SUKSES MAKMUR Tbk 5.78 7.54 5.43
KDSI 29-‐Jul-‐96 PT KEDAWUNG SETIA INDUSTRIAL Tbk 0.17 2.85 5.79
KICI 28-‐Oct-‐93 PT KEDAUNG INDAH CAN Tbk 2.04 1.90 8.00
SCCO 20-‐Jul-‐82 PT SUPREME CABLE MANUFACTURING & COMMERCE Tbk 1.86 4.69 7.03
SIPD 27-‐Dec-‐96 PT SIERAD PRODUCE Tbk -‐0.26 -‐0.14 -‐0.08
ULTJ 2-‐Jul-‐90 PT ULTRAJAYA MILK INDUSTRY & TRADING COMPANY Tbk 1.87 7.19 5.91
UNIC 6-‐Nov-‐89 PT UNGGUL INDAH CAHAYA Tbk 0.29 4.09 1.92
UNIT 18-‐Apr-‐02 PT. NUSANTARA INTI CORPORA Tbk 4.08 3.67 0.84
UNVR 11-‐Jan-‐82 PT UNILEVER INDONESIA Tbk 7.73 0.73 3.41
VOKS 20-‐Dec-‐90 PT VOKSEL ELECTRIC TbK 2.41 6.14 3.10
YPAS 15-‐Mar-‐08 PT YANAPRIMA HASTAPERSADA Tbk -‐0.45 -‐2.86 -‐7.01 Sumber: Data Sekunder Diolah, 2015.
Lampiran 3 Statistik Deskriptif
Minimal Maksimal Rata-Rata
Perataan Laba -9,78 8,24 0,75
Jumlah Dewan Komisaris Independen 1 7 3,01
Jumlah Komite Audit 2 5 2,71
Kepemilikan Asing 0 0,93 0,34
Kepemilikan Manajerial 0 0,32 0,03
Kepemilikan Institusional 0 0,90 0,02
Kualitas Auditor KAP Big Four 108 Perusahaan 51.43%
KAP Non Big Four 102 Perusahaan 48.57%
Sumber: Data Sekunder Diolah, 2015.
Nominal by Nominal Contingency Coefficient .691 .571
N of Valid Cases 210
Lampiran 5
Mann-Whitney U 5403.500 2292.000 5297.000 5259.000 3087.500 1315.500
Wilcoxon W 12189.500 18945.000 10550.000 10615.000 18138.500 19843.500
Z -.912 -855 -.632 -.571 -.736 -1.571
Asymp. Sig. (2-tailed) .111 .392 .479 .568 .337 .009
Sumber: Data Sekunder Diolah, 2015.
Lampiran 7
Rata-Rata Perataan Laba Berdasarkan Jumlah Dewan Komisaris Independen, Jumlah Komite Audit, Kualitas Auditor dan Struktur
Kepemilikan
Variabel Rata-Rata Perataan
Laba
Jumlah Dewan Komisaris Independen Tinggi 0.76 116 Perusahaan Rendah 0.74 94 Perusahaan
Jumlah Komite Audit Tinggi 0.74 182 Perusahaan
Rendah 0.86 28 Perusahaan
Kualitas Auditor Big Four 0.73 108 Perusahaan
Non Big Four 0.78 102 Perusahaan
Kepemilikan Asing Tinggi 0.80 107 Perusahaan
Rendah 0.70 103 Perusahaan Kepemilikan Manajerial Tinggi 0.73 37 Perusahaan Rendah 0.76 173 Perusahaan Kepemilikan Institusional Tinggi 2.16 18 Perusahaan Rendah 0.62 192 Perusahaan
Sumber: Data Sekunder Diolah, 2015.