[Anonim]. 2004. Pia Kacang Hijau. Majalah SAJI ed 26/II/Agustus/2004. Jakarta.
________. 2006. Cara membuat bakpia pathuk Yogyakarta. http://carapedia .com/bakpia_pathuk_yogyakarta_info350.html [23 Juli 2012]
Alice AO, Ashudahuni OF, Rahman A, and Kayode A. 2012. Proximate composition and sensory qualities of snacks produces from breadfruit flour. Global Journal of Science Frontier Research Biological Science 12 (7) : 310-319
Ankaru T. 2010. Study on carbohydrate profile of samoan bread study. Penelitian. Hokaaido: Obihiro University of Agriculture and Veterinary Medicine.
Anna. 1991. Sukun “raksasa‟ dari Cilacap, Buah Lebih Besar, Gampang Dibiakkan. [Kliping] (hlm. 16-18). Jakarta: PIP (Pusat Informasi Pertanian Trubus).
Balya John D. Warna dalam bahan pangan. http://fppb.ubb.ac.id [22 Juli 2012] Beard J. 2011. Eat World Croquettes.
http://www.jamesbeard.org/blog/eat-word-croquettes [20 Oktober 2012]
Belitz HD, W Grosch. 1999. Food Chemistry. Springer Verlag. Berlin.
Berenbaum RL. 2003. The Bread Bibble. New York: W. W Norton & Company. Buckle KA, Edwards RA, Fleet GH, Wotton M. 1981. Ilmu Pangan. Purnomo H,
Adlono, penerjemah. Jakarta: UI Press.
Cahyono TW. 2006. Sukun sumber karbohidrat pengganti beras. http://twc- sp.co.cc/index.php?option=com_content&view=article&id=64:sukun-sumber-karbohidrat-pengganti-beras-&catid=1:latest-news&Itemid=50 [01 Juni 2012]
Considine DM dan GD Considine. 1982. Food and Food Production Encyclopedia. New York: Van Nostrand Reinhold.
Departemen Kesehatan. 1997. Inventaris Tanaman Obat Indonesia (IV). Jakarta: Departemen Kesehatan, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.
Fardiaz S dan D Fardiaz. 1992. Makanan Jajanan dan Peluang Peningkatannya. Jakarta: Persagi.
Febrial E. 2009. Pengembangan Produk Pangan Fungsional Browbies Kukus dari Tepung Kecambah dan Tepung Tempe Kacang Komak. [Skripsi]. Bogor: Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor.
Golden KD and Williams OJ. 2010. The amino acid, fatty acid, and carbohydrate content of Artocarpus altilis (breadfruit); the white cultivar from the west indies. ISHS Acta Horticultture 757: 251-262
Guhardja S. 1994. Buletin Sadar Pangan dan Gizi 3(2)
Haerah A. 1993. Masalah Pengembangan Bahan Pangan Tradisional dalam Penganekaragaman Penyediaan Pangan. Jakarta: Dirjen Pertanian Tanaman
Hariyadi P, Budijanto S, Kitu NE. 2000. Utilization of coconut fatty acid destilate for the production of mono- and diacylglycerols by lipase- catalyzed reaction [Paper]. Dallas, USA: Institute of Food Technologist Annual Meeting.
Jalal F dan Sumali M. 1998. Gizi dan Kualitas Hidup: Agenda perumusan program gizi Repelita VIII untuk mendukung pengembangan sumberdaya manusia yang berkualitas dalam Widyakarya Pangan dan Gizi VI 1998. Jakarta: LIPI
Komalasari Y. 1991. Pengetahuan gizi terhadap sikap dan kebiasaan jajan serta sumbangan terhadap kecukupan zat gizi pada makasiswa IPB [Skripsi]. Bogor: Jurusan Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga, Institut Pertanian Bogor.
Kushargina R. 2012. Daya Terima Dan Asupan Energi, Protein, serta Vitamin A Balita pada Produk Olahan Mi Ubi Jalar Merah. [Skripsi]. Bogor: fakultas Ekologi Manusia, Institut Pertanian Bogor.
Kusnandar F, Nuraida L, Palupi N S. 2007. Pemanfaatan talas, garut, dan sukun sebagai prebiotik dan formulasi sinbiotik sebagai suplemen makanan. Penelitian Hibah Bersaing. Bogor: Institut Pertanian Bogor
Manik L. 2001. Identifikasi kelayakan makanan kudapan sekolah sebagai makanan PMT-AS menurut aspek gizi, biaya, dan keamanan pangan [Skripsi]. Bogor: Jurusan Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga, Institut Pertanian Bogor.
Martinus. 2008. Ingredient of Bakery. http://indonesianbakeryrecipes.blogspot. com/2008 08 17archive.html [21 Nov 2012]
Matz S dan TD Matz. 1992. Bakery Technology and Engineering 3rd Ed. New York:Van Nostrand Reinhold.
Megawangi R. 1984. Studi Pendahuluan Mengenai Aplikasi Fortifikasi Makanan Jajanan di Kota Bogor. Bogor: Equality Policy Centre.
Meilani V. 2002. Mempelajari Penggunaan Tepung Sukun (Artocarpus altilis
(Park.)Fsb) sebagai Bahan Subtitusi Tepung Terigu dalam Pembuatan
Cookies [Skripsi]. Bogor: Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor.
Praja A. 2006. Kebiasaan konsumsi makanan kudapan dan kontribusinya terhadap kecukupan energi dan protein pada mahasiswa putra putri TPB IPB dengan status gizi kurang [Skripsi]. Bogor: Program Studi Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor.
Prabawati S, Suismono. 2009. Sukun: Bisakah menjadi bahan baku produk pangan?. Warta Penelitian dan Pengembangan Pertanian 31(1): 5-7.
Potter N. 1973. Food Science 2nd Ed. Westport: The AVI Publ., Co., Inc.
Ragone D. 2006. Species Profiles for Pacific Island Agroforestry : Artocarpus altilis (breadfruit). Http://www.traditionaltree.org [20 Oktober 2012]
Riwan. 2011. Sifat-sifat Organoleptik dalam Pengujian Terhadap Bahan Makanan. http://fppb.ubb.ac.id [22 Juli 2012]
Suhardjo. 1989. Sosio Budaya Gizi. Depatemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Pusat antar Universitas Pangan dan Gizi. Bogor: Institut Pertanian Bogor.
Sunarto. 1988. Sukun. Kumpulan Kliping Sukun, Mengenal Sukun, Jenis Sukun, Budidaya Sukun, Pengolahan Pasca Panen, Sentra Produksi (hlm. 1-4). Jakarta: PIP (Pusat Informasi Pertanian Trubus).
Sunaryo E. 1985. Pengolahan Produk Serealia dan Biji-bijian. Bogor : Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor.
Suprapti M L. 2002. Tepung Sukun. Yogyakarta : Kanisisus.
Sutardi dan Supriyanto. 1996. Sifat Tepung Sukun dan Kesesuaiannya untuk Diolah Menjadi berbagai Produk Olahan Makanan Kecil. Media Komunikasi dan Informasi Pangan, 7(25), 61-61.
Tim Koordinasi PMT-AS Pusat. 2010. Pedoman Pelaksanaan Penyediaan Makanan Tambahan Anak Sekolah Tahun 2010. Jakarta: Tim Koordinasi PMT-AS Pusat.
Tim Koordinasi PMT-AS Pusat. 2010. Kroket isi daging ayam. http://pmtas. ditptksd.go.id/index.php?module=content&func=view&page=kudapan_ 2011_gurih/kroket_kentang&menu=produk [20 Agustus 2012]
Tireki S. 2007. Technology of Cake Production. Dalam Food Engineering Aspects of Baking Sweet Goods. Servet Gulum Sumnu (ed). London : CRC Press.
Vania A. 2010. Mutu dan potensi brownies kukus sebagai pangan fungsional ddengan subtitusi tepung pisang modifikasi [Skripsi]. Bogor : Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor.
Verheij EW dan Coronel RE. 1997. Prosea, Sumberdaya Nabati Asia Tenggara 2, Buah-Buahan yang dapat dimakan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Widowati S dan DS Damardjati. 2001. Menggali Sumberdaya Pangan Lokal dalam Rangka Ketahanan Pangan. Majalah PANGAN No 36/X/Jan /2001. Jakarta.: BULOG.
Widowati S. 2003. Prospek tepung sukun untuk berbagai produk makanan olahan dalam upaya menunjang diversifikasi pangan [makalah]. Bogor: Program Pasca Sarjana, Institut Pertanian Bogor.
Widyanti L. 1989. Alokasi uang saku untuk konsumsi makanan jajanan dan sumbangannya terhadap konsumsi zat gizi anak SMA [Skripsi]. Bogor: Jurusan Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga, Institut Pertanian Bogor.
Winarno FG. 1997. Kimia Pangan dan Gizi. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama
Winarno FG, 2000. Potensi dan Peran tepung-tepungan bagi Industri Pangan dan Program Perbaikan Gizi. [Makalah] Seminar Nasional Interaktif: Penganekaragaman Makanan untuk Memantapkan ketersediaan pangan.
Yohani. 1995. Ekstraksi dan analisa polisakarida buah sukun (Artocarpus altilis) [Skripsi]. Bogor: Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor.
Lampiran 1 Kuisioner Mutu Hedonik Produk