• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGOLAHAN LIMBAH RUMAH TANGGA

DAFTAR PUSTAKA

1. Dept. Pekerjaan Umum, Dirjen Cipta Karya, Petunjuk Teknis Sistem Penyediaan Sarana PLP, Jakarta, 1995

2. Damanhuri T., Teknik Pembuangan Akhir, Bandung, 1995 3. Damanhuri T. dkk., Limbah Padat, Bandung, 1995

4. Dept. Pekerjaan Umum, Dirjen Cipta Karya, Tata Cara Penyaluran Sampah Perkotaan, Badan Penerbit PU, Jakarta, 1990

5. Eddy and Metcalf, Waste Water Engineering, Mc. Graw Hill, New York, 1991 6. Ismar G. Buku Seri Ikhtisar Teknik

7. PEDC, Penyediaan Air Bersih, Bandung

8. Kawanura, Susunu, Itegred Design of Water Treatment Facilities 9. Sugiharto, Dasar-Dasar Pengelolaan Air Limbah, UIP, 1987

10.Sosrodarsono, Suyono, Hidrologi untuk Pengairan, Pradnya Paramita, Jakarta

No. Judul Standar Nomor Standar Ruang Lingkup D Pemukiman (Cipta Karya)

4. Air Bersih/ Air Minum

Metode ini digunakan untuk pengujian meter air dengan ukuran 13 mm - 40 mm

SNI 05-2418-1991 1. Metode Pengujian

Meter Air Bersih (Ukuran 13 mm sampai dengan 40 mm).

2. Metode Pengambilan Contoh Meter Air Bersih (Ukuran 13 mm sampai dengan 40 mm)

SNI 05-2419-1991 Metode ini digunakan untuk pengambilan contoh meter air dengan ukuran 13 mm - 40 mm

3. Metode Pengujian Diameter Luar Pipa PVC Untuk Air Minum Dengan Jangka Sorong.

SNI 06-2548-1991 Metode ini digunakan untuk menentukan diameter pipa PVC menggunakan jangka sorong

4. Metode Pengujian Kekuatan Pipa PVC Untuk Air Minum Terhadap Tekanan Hidrostatik.

SNI 06-2549-1991 Metode ini digunakan untuk menentukan kekuatan pipa PVC terhadap tekanan hidrostatik

5. Metode Pengujian Ketebalan Dinding Pipa PVC Untuk Air Minum

SNI 06-2550-1991 Metode ini digunakan untuk menentukan ketebalan dinding pipa PVC

6. Metode Pengujian Bentuk dan Sifat Tampak Pipa PVC Untuk Air Minum

SNI 06-2551-1991 Metode ini digunakan untuk menguji bentuk dan sifat tampak pipa PVC untuk air minum

7. Metode Pengambilan Contoh Uji Pipa PVC Untuk Air Minum

SNI 06-2552-1991 Metode ini digunakan untuk memperoleh contoh uji yang dapat mewakili

8. Metode Pengujian Perubahan Panjang Pipa PVC Untuk Air Minum Dengan Uji Tungku.

SNI 06-2553-1991 Metode ini digunakan untuk menentukan besarnya perubahan panjang pipa PVC dengan uji tungku

9. Metode Pengujian Ketahanan Pipa PVC Untuk Air Minum Terhadap Metilen Khlorida

SNI 06-2554-1991 Metode ini digunakan untuk menentukan ketahanan pipa PVC terhadap metilen klorida

10. Metode Pengujian Kadar PVC Pada Pipa PVC Untuk Air Minum Dengan THF

SNI 06-2555-1991 Metode ini digunakan untuk menentukan kadar PVC pada pipa PVC dengan THF

11. Metode Pengujian Diameter Luar Pipa PVC Untuk Air Minum Dengan Pita Meter

SNI 06-2556-1991 Metode ini digunakan untuk menentukan diameter luar rata-rata pipa PVC

12. Metode Pengujian Dimensi Pipa Polietilen (PE) Untuk

SNI 06-4821-1998 Metode ini membahas cara uji untuk menentukan diameter luar dan tebal dinding pipa PE

No. Judul Standar Nomor Standar Ruang Lingkup Air Minum 13. Metode Pengujian Kinerja Pompa dengan menggunakan Model

SNI 05-6437-2000 Metode ini digunakan untuk uji kinerja (termasuk uji kavitasi) menggunakan model pompa prototip dan untuk penentuan klasifikasi pompa sentrifugal berukuran besar, pompa aliran campur, pompa aliran aksial kecuali pompa untuk pembangkit tenaga.

14. Metode Pengujian Koagulasi Flokulasi dengan Cara jar

SNI 19-6449-2000 Metode ini digunakan untuk mengevaluasi pengolahan dalam rangka mengurangi bahan-bahan terlarut, koloid dan yang tidak dapat mengendap dalam air dengan memakai bahan kimia dalam proses koagulasi flokulasi yang dilanjutkan pengendapan secara gravitasi

15. Metode Pengujian Kinerja Unit Paket Instalasi Penjernihan Air Kapasitas di Bawah 5 Liter/ detik

SNI 19-6777-2002 Metode ini digunakan untuk menentukan mutu dari Paket Unit Instalasi Penjernihan Air

16. Metode Pengujian Tekanan Internal Rendah Sambun-gan Mekanik Pipa

Polietilena (PE)

SNI 19-6778-2002 Cara pengujian ini pada sambungan fiting berulir dan pipa PE bertekanan dengan diameter nominal maksimal 63 mm dilaksanakan dua tahap yang berbeda antara tekanan external dan internal 0,01 Mpa dan 0,08 Mpa minimal 1 jam tidak bocor.

17. Metode Pengujian Perubahan Panjang Pipa Polietilena (PE)

SNI 19-6779-2002 Metode ini mencakup : Menentukan perubahan panjang dari pipa polietilena baik low density (LDPE), medium density (MDPE), dan high density (HDPE) dengan uji rendam maupun uji oven dan menetapkan nilai maksimum perubahan panjang untuk semua pipa polietilena.

18. Metode Penentuan Densitas Referensi Polietilena (PE) Hitam dan PE tidak

berwarna pada Pipa PE dan Sambungan

SNI 19-6780-2002 Metode ini mencakup : Cara pengujian menentukan densitas referensi pipa PE serta sambungannya yang mengandung anti oksida atau stabiliser, juga dengan penambahan karbon hitam serta menentukan densitas nominal.

19. Metode Pengujian Kehilangan Tekanan pada Sistem

Sambungan Mekanik Pipa Polietilena (PE)

SNI 19-6781-2002 Metode Pengujian ini mencakup tentang :

Cara pengujian turunnya tekanan pada sistem pengembangan pipa PE secara mekanik dan persyaratan kehilangan tekanan maksimum yang diperbolehkan pada sistem sambungan Pipa PE. 20. Metode Pengujian

Koagulasi Flokulasi dan Filtrasi

Bertekanan

SNI 19-6784-2002 Metode ini meliputi prosedur yang digunakan untuk melaksanakan prakiraan tekanan dalam rangkaian koagulasi flokulasi filtrasi air baku dan air limbah dalam pipa yang bertekanan, yang mengandung padatan terlarut relatif rendah (< 30mg/l), untuk setiap ukuran diameter filter lebih besar dari 100 mm. Metode ini digunakan untuk menentukan efektifitas flokulasi atau koagulasi, dan atau keduanya serta media filter dalam memisahkan padatan terlarut dan koloid dari air baku dan air limbah

Spesifikasi 21. Spesifikasi Meter Air

Bersih (Ukuran 13 mm sampai dengan 40 mm)

SNI 05-2547-1991 Spesifikasi ini digunakan dalam menilai mutu meter air yang digunakan untuk keperluan air bersih.

22. Spesifikasi Sumur Gali Untuk Sumber Air Bersih

SNI 03-2916-1992 Spesifikasi ini bertujuan memberikan persyaratan teknis sumur gali sebagai sumber air baku untuk air bersih yang terlindung dari pencemaran

Cikapayang 5 24. Spesifikasi Cincin

Karet Sambungan Pipa Air Minum, Air Limbah dan Air Hujan

SNI 06-4828-1998 Spesifikasi ini membahas persyaratan teknis tentang bentuk dasar, ukuran, bahan dan kekuatan

25. Spesifikasi Pipa Polietilen (PE) dan Sambungannya Untuk Air Minum

SNI 06-4829-1998 Spesifikasi ini membahas persyaratan teknis tentang bahan, ukuran, kekuatan hidrostatik, perubahan panjang dan densitas

26. Spesifikasi Poli-Aluminium Khlo-rida Cair untuk

Pengolahan Air

SNI 06-3822.1-2000 Spesifikasi ini menjelaskan polialumunium klorida cair untuk pengelolaan air beserta cara pengujian yang berkaitan

27. Spesifikasi Soda Abu untuk Pengolahan Air Bersih

SNI 06-6396-2000 Standar ini meliputi penggunaan soda abu untuk pengolahan air dalam penyediaan air bersih dan air industri ini mencakup persyaratan umum, spesifikasi bahan, pengambilan contoh, pengemasan, pengiriman dan penandaan serta pengujian

28. Spesifikasi Flensa Pipa Baja untuk Penyediaan Air Bersih Ukuran (110-366) mm

SNI 07-6404-2000 Spesifikasi ini mencakup dua tipe flensa yang dapat digunakan saling tukar bila dimensi yang digunakan sesuai standar yang ditentukan

29. Spesifikasi Pipa PVC Bertekanan

Berdiameter 110-315 mm untuk Air Bersih

SNI 03-6419-2000 Standar ini mencakup pipa PVC diameter 110 mm sampai 315 mm untuk air bersih, yang dibuat sesuai dengan ketentuan pada SNI yang berlaku.

30. Sistem Plambing SNI 03-6481-2000 Standar sistem plambing ini berlaku bagi sistem plambing yang baru dan bagian dari padanya yang dipasang setelah standar ini dinyatakan efektif berlaku.

31. Spesifikasi pipa baja bergelom-bang dengan lapis

pelindung logam untuk pembuangan air dan drainase bawah tanah

SNI 03-6719-2002 Spesifikasi ini berlaku untuk pipa pembuangan air, drainase bawah tanah, gorong-gorong dan bukan untuk pipa air limbah rumah tangga atau pembuangan limbah industri; lembaran baja yang digunakan dalam pembuatan pipa memiliki lapis pelindung seng galvanis, aluminium atau campuran logam seng-alumunium. Spesifikasi ini tidaktermasuk ketentuan untuk dudukan pipa, timbunan kembali atau hubungan antara beban timbunan dan tebal lembaran pipa baja. 32. Spesifikasi Unit Paket

Instalasi Penjernihan Air Sistem Konven-sional Dengan Struktur Baja

SNI 19-6773-2002 Spesifikasi ini berisikan penjelasan mengenai persyaratan teknis dari unit Paket Instalasi Penjernihan Air dengan sistem konvensional.

33. Spesifikasi Desinfeksi

Perpi-paan Air Bersih SNI 19-6783-2002 Standar ini meliputi prosedur untuk desinfeksi pipaPVC yang baru dan yang perlu diperbaiki. Semua perpipaan baru harus didesinfeksi sebelum dipasang. 34. Spesifikasi Pipa

Resin Termoseting Bertekanan Berpenguat Fiber-Glass

SNI 03-6785-2002 Spesifikasi ini meliputi pembuatan dan pengujian pipa resin termoseting bertekanan berpenguat fiberglass (RTRP) diameter 1 inch (25 mm) sampai 144 inch (3700 mm), pipa adukan plastik berpenguat fiberglass (RPMP) dan sistem penyambungannya untuk penggunaan dalam jaringan air baik di atas maupun di bawah permukaan tanah.

35. Spesifikasi Simbol

No. Judul Standar Nomor Standar Ruang Lingkup Penyediaan Air dan

Sistem Drainase di dalam Tanah

simbol-simbol bagian dan peralatan yang dibuat dipabrik untuk dipergunakan pada gambar dan perencanaan sistem penyediaan air dan sistem drainase. Untuk suatu gambar yang lebih detail, simbol-simbol dasar ini dapat dilengkapi dengan petunjuk-petunjuk yang disyaratkan dalam satu sistem simbol-simbol yang lebih rinci pada penggambaran atau pada penjelasan yang diuraikan secara terpisah simbol-simbol digambarkan pada potongan-potongan galian dan elevasi.

Tata Cara 36. Tata Cara

Perencanaan Instalasi Saringan Pasir Lambat.

SNI 03-3981-1995 Tata cara ini digunakan untuk men-dapatkan Instalasi Saringan Pasir Lambat yang dapat mengolah air baku menjadi air bersih.

37. Tata Cara

Pengoperasian dan Perawatan Instalasi Saringan Pasir Lambat.

SNI 03-3982-1995 Tata cara ini digunakan untuk memperoleh lama masa operasi saringan yang optimum, kuantitas dan kualitas air olahan sesuai perencanaan

38. Tata Cara Pengelasan Pipa Baja untuk Air di Lapangan

SNI 03-6405-2000 Tata cara ini memuat pengelasan di lapangan secara manual, semi otomatik dan otomatik dengan proses pengelasan busur logam pada pipa baja yang dibuat di pabrik

39. Tata Cara

Pengambilan Contoh Air dari Saluran Tertutup

SNI 05-6375-2000 Tata cara ini mencakup tentang peralatan dan cara pengambilan contoh air dari saluran tertutup seperti aliran pada stasiun pembangkit, untuk analisis kimia, fisika, mikrobiologi dan radiology.

40. Tata Cara Pelapisan Epoksi Cair untuk Bagian dalam dan Luar pada Perpipaan air dari Baja

SNI 07-6398-2000 Standar ini mencakup bahan dan persyaratan pelaksanaan pada sisitem pelapisan epoksi cair, hal ini sesuai untuk digunakan pada air bersih dan akan melindungi perpipaan terhadap korosi pada bagian dalam dan luar pada pipa baja, bagian khusus, sambungan las, dan sambungan yang dipasang di bawah tanah atau atau terendam air, pada kondisi konstruksi normal. Sistem Pelapisan ini tidak digunakan bagi pipa yang belum ditekuk dan terpasang. Sistem pelapisan terdiri dari satu lapisan dasar berupa dua lapisan epoksi, dan satu atau lebih lapisan penutup berupa dua lapis epoksi. Lapisan penutup ini dapat menggunakan ter batu bara sebagai pelapis epoksi, atau menggunakan pelapis epoksi yang tidak mengandung terbatu bara, tetapi memenuhi persyaratan standar ini. Sistem pelapisan dapat terdiri dari dua atau lebih lapisan epoksi yang sama tanpa menggunakan lapisan daasar. Sisitem pelapisam harus disesuai kan dengan persyaratan kinerja dalam standar ini. Sistem pelapisan dapat dilakukan di pabrik atau di lapangan, sedangkan untuk pengelasan sambungan dan kerusakan permukaan dilakukan di lapangan. Sistem pelapisan ini pada umumnya dilakukan untuk perpipaan air bersih

41. Tata Cara Pemilihan dan Pemasanagan Ven pada Sistim Plumbing

SNI 03-6373-2000 Tata cara ini mengatur mengenai pemilihan dan pemasangan perpipaan, pipa dan perlengkapan untuk sistem ven. Juga mengatur diameter minimum pipa ven, ven individu, ven pelepas, ukuran pipa ven, panjang ven, macam-macam pipa tegak ven dan ven

diatas alat plambing, ven pelepas untuk pipa tegak, peralatan perangkap, ven pembuangan dari sumur-sumur pengumpul dan saluran-saluran pembuangan. 42. Tata Cara

Perencanaan Unit Paket Instalasi Penjernihan Air

SNI 19-6774-2002 Tata cara ini digunakan untuk meren-canakan suatu unit paket Instalasi Penjernihan Air yang optimal 43. Tata Cara

Pengoperasian dan Pemeliharaan Unit Paket Instalasi Penjernihan Air Kapasitas 5 Liter/ detik Ke atas.

SNI 19-6775-2002 Tata cara ini digunakan untuk peng-operasian dan pemeliharaan unit paket IPA agar diperoleh kontinuitas, kualitas dan kuantitas air hasil olahan yang sesuai dengan perencanaan

44. Tata Cara Pengawasan Pemasan-gan Unit Paket Instalasi Penjernihan Air

SNI 19-6776-2002 Tata cara ini digunakan untuk pengawasan pelaksanaan pemasangan unit Instalasi Penjernihan Air yang sesuai dengan perencanaan

45. Tata Cara Pemasangan

Perpipaan Besi Daktil dan

Perlengkapannya.

SNI 19-6782-2002 Tata cara ini mencakup cara pemasangan perpipaan besi daktail dan perlengkapannya untuk pelayanan air bersih.

16 GARIS-GARIS BESAR RENCANA PENGAJARAN (GBRP)

Jurusan/Program Studi : Teknik Sipil / Konstruksi Gedung

Mata Kuliah : Perencanaan Instalsi Air Bersih Dan Limbah

Kode / SKS/ jam : SG367533 / 3 / (16 x 50)

Semester : Ganjil (Tiga)

Deskripsi Singkat : Mata kuliah ini mempelajari tentang sistem penyediaan air bersih untuk sebuah gedung dan menjelaskan tentang perencanaan jaringan air bersih pada sebuah gedung bertingkat.

Standar Kompetensi : Setelah menyelesaikan mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan mampu merencanakan jaringan air bersih dan limbah pada sebuah gedung bertingkat

No. Kompetensi Dasar Indikator PengalamanBelajar Materi Pokok AlokasiWaktu SumberBahan Hasil BelajarPenilaian

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)

1.

Setelah mengikuti mata kuliah ini,mahasiswa diharapkan akan dapat:

Menjelaskan sistem pengelolaan air bersih dan instansi yang terkait di dalamnya.

Mahasiswa mampu menjelaskan tentang sistem pengelolaan air bersih dan instansi terkait di dalamnya

Mengkaji substansi sistem pengelolaan air bersih dan instansi terkait

Pendahuluan : 1. Latar belakang

penyediaan air bersih 2. Air di bumi 3. Sifat-sifat Air 4. Sistem penyediaan air bersih 5. Perencanaan air 4x 3 x 50 Buku pustaka 1, hal 31-35,Laptop, LCD, White board Tes uraian Terbatas

17

7. Standar kulaitas air minum

8. Aggresivitas air terhadap bahan bangunan

2. Menyebutkan fungsi-fungsi data hidrologi dalam perencanaan air bersih dan limbah

Mahasiswa mampu menyebutkan fungsi-fungsi data hidrologi dalam perencanaan air bersih dan limbah

Mengkaji materi tentang fungsi-fungsi data hidrologi Data Hidrologi 1. Siklus hidrologi 2. Neraca air 3. Curah hujan 2x3x50 Buku pustaka 5, hal 48-64, Laptop, LCD, White board Tes lisan

5 Merencanakan fasilitas dan jaringan untuk sarana penyediaan air bersih pada sebuah gedung bertingkat

Mahasiswa mampu merencanakan fasilitas dan jaringan untuk sarana penyediaan air bersih pada sebuah gedung bertingkat

Merancang fasilitas dan jaringan untuk sarana penyediaan air bersih pada sebuah gedung bertingkat

Perencanaan

1. Penyediaan air dingin 2. Penyediaan air panas 3. Jaringan distribusi 4. Analisa tekanan 5. Diameter pipa 6. Bak penampungan 7. Pompa 3x3x50 Buku pustaka 4, hal 44-58, Laptop, LCD, White board Tugas perencanaan

7 Menyebutkan jenis-jenis limbah rumah tangga serta pengelolaannya

Menjelaskan fungsi dan manfaat serta cara pengelolaan air limbah

Mengkaji materi tentang jenis-jenis limbah rumah tangga serta pengelolaannya Dasar-dasar pengelolaan limbah rumah tangga 1. Pengertian umum 2. Limbah cair 2x3x50 Buku pustaka 3, hal 53-68, Laptop, LCD, White Tes lisan

18 Daftar Pustaka:

Dept. Pekerjaan Umum, Dirjen Cipta Karya, Petunjuk Teknis Sistem Penyediaan Sarana PLP, Jakarta, 1995 Damanhuri T., Teknik Pembuangan Akhir, Bandung, 1995

Damanhuri T. dkk., Limbah Padat, Bandung, 1995

Dept. Pekerjaan Umum, Dirjen Cipta Karya, Tata Cara Penyaluran Sampah Perkotaan, Badan Penerbit PU, Jakarta, 1990

Eddy and Metcalf, Waste Water Engineering, Mc. Graw Hill, New York, 1991 Ismar G. Buku Seri Ikhtisar Teknik

PEDC, Penyediaan Air Bersih, Bandung

Kawanura, Susunu, Itegred Design of Water Treatment Facilities Sugiharto, Dasar-Dasar Pengelolaan Air Limbah, UIP, 1987

Sosrodarsono, Suyono, Hidrologi untuk Pengairan, Pradnya Paramita, Jakarta Subarkah, Imam, Hidrology untuk Bangunan Air

3. Limbah padat board 8 Merencanakan pengolahan limbah

rumah tangga Mahasiswa mampu merencanakan pengolahan limbah rumah tangga Merancang model pengolahan limbah rumah tangga Dasar-dasar perencanaan pengelolaan limbah 1. Cubluk 2. Septick tank 3. Jamban 4. Peresapan 5. Instalasi pengolahan lumpur tinja 6. Tempat pembuangan sampah 4x3x50 Buku pustaka 4, hal 25-36, Laptop, LCD, White board Tugas perencanaan

SATUAN ACARA PENGAJARAN (SAP)