A'yuna, Qurrata. 2015. “Kontribusi Peran Orangtua Dan Guru Mata Pelajaran Terhadap Pengembangan Kreativitas Siswa.” JURNAL EDUKASI: Jurnal Bimbingan Konseling 1(1): 1.
Andiyana, Muhamad Arfan, Rippi Maya, and Wahyu Hidayat. 2018. “Analisis Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa Smp Pada Materi Bangun Ruang.” 1(3): 239–48.
Anggoro, Bambang Sri. 2015. “Pengembangan Modul Matematika Dengan Strategi Problem Solvin Guntuk Mengukur Tingkat Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa.” Al-Jabar : Jurnal Pendidikan Matematika 6(2):
121–30.
Appulembang, Yeni Anna. 2017. “Norma Kreativitas Menggunakan Torrance Test of Creativity Thinking Untuk Anak Usia 6-12 Tahun.” Provitae: Jurnal psikologi pendidikan 9(1): 41–57.
Arda, Fita Nofiana, and Heni Pujiastuti. 2020. “ANALISIS TINGKAT KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIKA SISWA SMA NEGERI 1 CIRUAS KOTA SERANG PADA MATERI GEOMETRI.”
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan 18(3): 270.
Ardiansyah, Adi Satrio, Iwan Junaedi, and Mohmmad Asikin. 2015. “Eksplorasi Tingkat Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Kelas VIII Pada Pembelajaran Matematika Setting Problem Based Learning.” Prosiding Seminar Nasional Matematika IX: 336–45.
Danang Kuswoyo. 2019. Analisis Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa dalam Pemecahan Masalah Matematika Materi Pokok Sistem Persamaan Linier Siswa Kelas VIII SMPN 3 Munjungan. Skripsi. Tulungagung. Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan. Institut Agama Islam Negeri Tulungagung.
Defitriani Eni. 2014. Profil Berpikir Kreatif Siswa Kelas Akselerasi dalam Memecahkan Masalah Matematika Terbuka. (Online). Vol. 6, No. 2, Desember 2014:65-76.
Direktorat Pembinaan SMP. 2017. Panduan Penilaian oleh Pendidik dan Satuan Pendidikan Sekolah Menengah Pertama. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Harwati, R. 2018. Peningkatan Kemampuan Memahami Teks Deskripsi Dengan Metode SQ3R Siswa MTs Negeri 7 Bantul Tahun pelajaran 2017/2018, (Online), (https://www.pergumapi.or.id/2018/11/peningkatan-kemampuan-memahami-teks.html, diakses 29 November 2018)
Herdani, Pendawi Dwi, and Novisita Ratu. 2018. “Analisis Tingkat Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa SMP Dalam Menyelesaikan Open – Ended
Problem Pada Materi Bangun Datar Segi Empat.” 2(1): 9–16.
Maxrizal. 2016. Jago Konsep Aljabar SMP Kelas 7, 8 & 9.Yogyakarta: Penerbit ANDI.
Novianti, F., &, and T. N. H. Yunianta. 2018. “Analisis Kemampuan Berfikir Kreatif Siswa SMP Dalam Menyelesaikan Soal Matematika Pada Materi Bentuk Aljabar Yang Ditinjau Dari Perbedaan Gender.” Jurnal Maju 5(1):
120–32.
Rahmazatullaili, Cut Morina Zubainur, and Said Munzir. 2017. “Kemampuan Berpikir Kreatif Dan Pemecahan Masalah Siswa Melalui Penerapan Model Project Based Learning.” Beta: Jurnal Tadris Matematika 10(2): 166–83.
Saffawati Diyana. 2019. Proses berpikir Kreatif Siswa dalam Menyelesaikan Soal Open-Ended pada Materi Kubus dan Balok Kelas VIII di MTs Al Ma'rif Tulungagung Tahun Ajaran 2017/2018. Tulungagung:IAIN Tulungagung Siswono, T. Y. E. 2018. Pembelajaran Matematika Berbasis Pengajuan dan
Pemecahan Masalah.Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Sita, R. S. 2019. Analisis Berpikir Kreatif Siswa dalam Menyelesaikan Soal Cerita Berdasarkan Kemampuan Matematika Materi Fungsi Kelas X IIS 3 MA Ma’arif Udanawu Blitar. Skripsi. Tulungagung. Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan. Institut Agama Islam Negeri Tulungagung.
Sugiyono. 2018. Metode Penelitian Kualitatif.Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. 2020. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D.Bandung:
Alfabeta.
Sulestry, Andi Indra, and Sitti Marsyitah Meliyana. 2016. “Analisis Kemampuan Menyelesaikan Soal Cerita Matematika Siswa Kelas Viii Smp Negeri 1 Bulukumba.” Prosiding Seminar Nasional 03: 212–20.
Zulkarnaini. 2011. Model Kooperatif Tipe Think Talk Write (TTW) Untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Karangan Deskripsi dan Berpikir Kritis. Jurnal Penelitian Pendidikan, 2:144-153.
66 LAMPIRAN
67 LAMPIRAN 1
INSTRUMEN PENELITIAN
68
Lampiran 1
Kisi-kisi Soal Tes Kemampuan Awal
Nama Sekolah : SMP Negeri 23 Sinjai
Materi : Bentuk Aljabar
Alokasi Waktu : 45 Menit
Soal Tes Kemampuan Awal
Sekolah : SMP Negeri 23 Sinjai Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : VII/Ganjil
Waktu : 45 Menit
Petunjuk Pengerjaan Soal:
1. Tulis identitas dan kelas anda pada lembar jawaban.
2. Periksa dan bacalah soal di bawah ini dengan cermat dan teliti.
3. Kerjakan secara individu dan dahulukan menjawab soal yang dianggap mudah.
4. Harap memeriksa kembali jawaban anda sebelum dikumpulkan.
1. Tuliskan pengertian konstanta dan tentukan konstanta dari bentuk aljabar !
2. Hasil pengurangan dari dan adalah …
3. Bentuk paling sederhana dari ( ) ( ) adalah … 4. Jika dan , nilai dari adalah …
5. Suatu bus memuat 40 orang penumpang, 1 orang sopir, dan 1 orang kernet dengan berat rata-rata kg. Bus tersebut juga memuat bagasi seberat ( ) kg. tentukan berat muatan bus seluruhnya!
70
Alternatif Penyelesaian Soal Tes Kemampuan Awal
No. Penyelesaian Skor
1 Konstanta adalah suku dari bentuk aljabar yang berupa bilangan dan tidak memuat variabel. Jadi, konstanta dari bentuk aljabar adalah 7
kernet
bagasi
Dit : Berat keseluruhan muatan ? Peny :
Berat Muatan
Keterangan Kriteria Penskoran
2 Jawaban benar dan langkah-langkah lengkap
1 Jawaban benar dan langkah-langkah kurang lengkap 0 Jawaban salah
Teknik Penilaian
Nilai Perolehan =
72
Kisi-kisi Soal Tes Kemampuan Berpikir Kreatif
Nama Sekolah : SMP Negeri 23 Sinjai
Materi : Bentuk Aljabar
Alokasi Waktu : 45 Menit
Soal Tes Kemampuan Berpikir Kreatif
Sekolah : SMP Negeri 23 Sinjai Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : VII/Ganjil
Waktu : 45 Menit
Petunjuk Umum Pengerjaan Soal:
1. Tulis identitas dan kelas anda pada lembar jawaban.
2. Periksa dan bacalah soal di bawah ini dengan cermat dan teliti.
3. Kerjakan secara individu dan dahulukan menjawab soal yang dianggap mudah.
4. Harap memeriksa kembali jawaban anda sebelum dikumpulkan.
Petunjuk Khusus :
1. Untuk soal nomor 1 siswa diharapkan untuk mengerjakan soal dengan banyak kemungkinan jawaban yang bernilai benar.
2. Untuk soal nomor 2 siswa diharapkan untuk mengerjakan soal dengan banyak cara kerja serta menggunakan cara kerja baru .
1. Caca menyisihkan uang dari gajinya sebanyak Rp. 120.000 untuk membeli persediaan beras dan gula di rumahnya. Harga 1 liter beras adalah Rp. 8000 dan harga 1 liter gula adalah Rp. 12.000. Carilah minimal 2 kemungkinan berapa liter beras dan gula yang dapat dibeli oleh caca sehingga uangnya habis!
2. Adik memiliki kotak mainan berbentuk persegi panjang yang panjangnya dan lebarnya . Tentukanlah luas kotak mainan adik!
74
Alternatif Penyelesaian Soal Tes Kemampuan Berpikir Kreatif
No. Penyelesaian Indikator
1 Dik : Misal. Beras adalah x dan gula adalah y
Uang Caca Dit : Kemungkinan yang terjadi ? Peny :
Kemungkinan 1
Apabila Caca membeli 9 liter beras dan 4 liter gula Maka :
( ) ( )
Jadi, kemungkinan uang Caca habis untuk membeli 9 liter beras dan 4 liter gula.
Kemungkinan 2
Apabila Caca membeli 12 liter beras dan 2 liter gula Maka :
( ) ( )
Jadi, kemungkinan uang Caca habis untuk membeli 12 liter beras dan 2 liter gula.
Kemungkinan 3
Apabila Caca membeli 6 liter beras dan 6 liter gula Maka :
( ) ( )
Jadi, kemungkinan uang Caca habis untuk membeli 6 liter beras dan 6 liter gula.
2 Dik : Luas persegi panjang
76
Pedoman Wawancara
Tujuan : Untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif siswa dalam menyelesaikan soal cerita operasi hitung bentuk aljabar
Metode : Wawancara semi terstruktur
Langkah Pelaksanaan
1. Wawancara dilakukan secara face to face. (disesuaikan dengan kondisi saat ini)
2. Wawancara dilakukan setelah terjadi kesepakatan waktu dan tempat pelaksanaan antara peneliti dan subjek.
3. Pertanyaan yang diberikan tidak harus sama, tetapi memuat pokok permasalahan yang sama.
4. Apabila siswa mengalami kesulitan dengan pertanyaan tertentu, siswa akan diberikan pertanyaan yang lebih sederhana tanpa menghilangkan inti permasalahan.
Petunjuk Wawancara
1. Wawancara dilakukan setelah pengerjaan soal tes kemampuan berpikir kreatif.
2. Narasumber yang diwawancarai adalah siswa kelas VII SMP Negeri 23 Sinjai.
3. Proses wawancara didokumentasikan dengan menggunakan media audio/dicatat.
78
Indikator 1. Kefasihan
Siswa dikatakan fasih ketika dapat menyelesaikan soal dengan bermacam-macam jawaban.
2. Fleksibilitas
Siswa dikatakan fleksibel ketika dapat menyelesaikan soal tidak dengan satu cara tetapi bisa memberikan cara lain.
3. Kebaruan
Siswa dikatakan memenuhi indikator kebaruan ketika dapat menyelesaikan soal dengan cara lain yang baru dan tidak biasa digunakan.
Pertanyaan Pokok
1. Dari soal yang anda pahami, bagaimana cara menemukan kemungkinan-kemungkinan dari soal tersebut?
2. Bisa anda jelaskan perbedaan dari kemungkinan-kemungkinan soal tersebut?
3. Berapa cara yang anda gunakan untuk menyelesaikan soal tersebut?
4. Bisa anda jelaskan perbedaan dari cara-cara yang anda gunakan pada soal tersebut?
5. Dari mana anda menemukan ide dalam menyelesaikan soal tersebut?
6. Apa perbedaan metode yang anda gunakan dalam menyelesaikan soal tersebut dengan metode umum lainnya?
Kategori Penilaian Indikator Kemampuan Berpikir Kreatif
Indikator Penilaian Kategori
Kefasihan Jawaban benar, sesuai prosedur matematis dan memberikan alasan yang lengkap.
Fasih
Jawaban benar, tidak sesuai prosedur
matematis dan tidak memberikan alasan yang lengkap.
Kurang Fasih
Jawaban salah/tidak ada jawaban. Tidak Fasih Fleksibilitas Menemukan lebih dari satu cara dalam
menyelesaikan masalah dan menggunakan prosedur matematis yang sesuai serta dengan alasan yang lengkap.
Fleksibel
Menemukan lebih dari satu cara dalam menyelesaikan masalah, namun tidak menggunakan prosedur matematis yang sesuai dan tidak disertai alasan yang lengkap.
Kurang Fleksibel
Jawaban salah/tidak ada jawaban. Tidak Fleksibel Kebaruan Menggambarkan penyelesaian masalah yang
diberikan dengan cara yang berbeda dari orang lain serta sesuai dengan konsep yang dimaksud secara lengkap, tepat dan disertai
Baru
80
alasan.
Menggambarkan penyelesaian dari masalah yang diberikan dengan cara yang berbeda dengan orang lain tanpa disertai alasan.
Kurang Baru
Jawaban salah/tidak ada jawaban. Tidak Baru
Pengelompokan Level TKBK
a. Tingkat ke-4 (sangat kreatif) yaitu siswa mampu menunjukkan aspek kefasihan, aspek fleksibilitas, dan aspek kebaruan dalam menyelesaikan suatu masalah.
b. Tingkat ke-3 (kreatif) yaitu siswa mampu menunjukkan aspek kefasihan dan aspek fleksibilitas atau aspek kefasihan dan kebaruan dalam menyelesaikan suatu masalah.
c. Tingkat ke-2 (cukup kreatif) yaitu siswa mampu menunjukkan aspek fleksibilitas atau aspek kebaruan dalam menyelesaikan suatu masalah.
d. Tingkat ke-1 (kurang kreatif) yaitu siswa hanya mampu menunjukkan aspek kefasihan dalam menyelesaikan suatu masalah.
e. Tingkat ke-0 (tidak kreatif) yaitu siswa tidak mampu menunjukkan ketiga aspek berpikir kreatif dalam menyelesaikan suatu masalah.
82 LAMPIRAN 2