• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAFTAR PUSTAKA

Dalam dokumen UJI BEBAN KERJA ALAT PENGUPAS PINANG TUA (Halaman 41-84)

Aoac, 2005. Official Methods Of Analysis. Association Of Oficial Analytical Chimisis. Benjamin Franklin Stasion. Washington.

Arisandi, Y. dan Andriani, Y. 2008. Khasiat Tanaman Obat. Pustaka Buku Murah.

Jakarta

Dalimartha, S. 2009. Atlas Tumbuhan Obat Indonesia. Jilid Keenam. Cetakan pertama. Jakarta: Pustaka Bunda. Halaman 127-129.

Daywin, F. J., dkk., 2008. Mesin-mesin Budidaya Pertanian di Lahan Kering.

Graha Ilmu, Jakarta

Disperindagsu, 2009. Penyebaran dan Produksi Pinang. Diakses dari:

http://repository.usu.ac.id [14 Desember 2015].

Ferry, Y. 1992. Bertanam Pinang (area catechu). Kebun Percobaan Paya Gajah.

Aceh Timur.

Giatman, M., 2006. Ekonomi Teknik. Raja Grafindo Persada, Jakarta.

Hardjosentono, M., Wijato, R. Elon, I. W. Badradan R. Dadang, 2000. Mesin-Mesin Pertanian. Bumi Aksara, Jakarta.

Kastaman, R. 2006. Analisis Kelayakan Ekonomi Suatu Investasi. Prosiding Bimbingan Teknis IKM Kota Tasikmalaya. Jurnal. Universitas padjajaran.

Lakitan, B. 1995. Fisiologi Pertumbuhan dan Perkembangan Tanaman. PT Raja Grafindo Persada, Jakarta

Lutony, T.L dan Rahmawati Y., 2002. Produksi dan Perdagangan Minyak Astri.

Balai pustaka, Jakarta.

Miftahorrachman, Matana, Y.R dan Salim., 2015. Teknologi Budidaya dan Pascapanen Pinang. Balai Penelitian Tanaman Palma, Manado.

Natalini, N.K., dan Siti Fatimah Syahid. 2007. Penggunaan tanaman kelapa (Cocos nucifera), pinang (Areca catechu) dan aren (Arenga pinnata) sebagai tanaman obat. Warta Penelitian dan Pengembangan Tanaman Industri. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan. Vol.13. No.2, Agustus 2007.

Hal.15-16.

Novarianto, T.L dan Rahmawati Y., 2002. Produksi dan Perdagangan Minyak Astri. Balai Pustaka, Jakarta.

34

Pandin dan Rompus, 1994. Penyebaran dan Produksi Pinang. Diakses dari:

http://repository.usu.ac.id [14 Desember 2015].

Satria, 2010. Botani Tanaman Pinang. Diakses dari:http://eprints.ung.ac.id [10 Desember 2015].

Sihombing, T., 2000. Pinang Budidaya & Prospek Bisnis. Penebar Surabaya, Jakarta.

Smith, H. P. dan L. H. Wilkes, 1990. Mesin dan Peralatan Usaha Tani.

UGM-Press, Yogyakarta.

Soeharno, 2007. Teori Mikroekonomi. Penerbit Andi, Yogyakarta.

Soekartiwi, 1995. Analisis Usahatani. UI Press, jakarta.

Syahid, 2007. Tanaman pinang Sebagai Tanaman Obat. Tersedia di http://artikel kesehatan masyarakat.com/2010. [14 desember 2015]

Syamsuhidayat, S.S., Hutapea, J.R., 1991. Inventaris Tanaman Obat Indonesia.

Balitang Departemen Kesehatan, Vol 1 : 64-65.

Waldiyono. 2008. Ekonomi Teknik (Konsep, Teori dan Aplikasi). Pustaka Pelajar, Yogyakarta.

Lampiran 1. Flow chart pengerjaan penelitian

MULAI

Pemilihan dan persiapan bahan dan alat

Pelaksanaan penelitian di Laboratorium

Pengujian alat

Dianalisis data yang diperoleh

-Kapasitas Efektif Alat -Rendemen

-Persentase Pinang Terkupas Tidak Sempurna

-Analisis Ekonomi

SELESAI

36

Lampiran 2. Kadar air pinang tua Tabel data kadar air pinang tua

Sampel Berat awal (kg) Berat akhir (kg) Kadar air (%)

= 100% - (

)

= 38%

Sampel v = 100% - ( ( ) ( )

( ) )

= 100% - ( )

= 40%

Rata-rata =

=

= 39,6 %

38

Lampiran 3. Kapasitas efektif alat pengupas pinang tua

Tabel data kapasitas efektif alat pengupas pinang tua pada beban 5 kg

Ulangan Berat awal (kg) Waktu (jam) Kapasitas (kg/jam)

I 5 0,0367 136,24

Tabel data kapasitas efektif alat pengupas pinang tua pada beban 10 kg Ulangan Berat awal (kg) Waktu (jam) Kapasitas (kg/jam)

I 10 0,071 163,93

40

Tabel data kapasitas efektif alat pengupas pinang tua pada beban 15 kg Ulangan Berat awal (kg) Waktu (jam) Kapasitas (kg/jam)

I 15 0,105 160,77

Lampiran 4. Persentase pinang terkupas tidak sempuran

Tabel data persentase pinang terkupas tidak sempurna pada beban 5 kg Ulangan Berat awal (kg) Berat pinang terkupas

tidak sempurna (kg)

42

Tabel data persentase pinang terkupas tidak sempurna pada beban 10 kg Ulangan Berat awal

Tabel data persentase pinang terkupas tidak sempurna pada beban 15 kg

44

Lampiran 5. Rendemen Pinang (%)

Tabel data rendemen pinang pada beban 5 kg Ulangan Berat awal (Kg) Berat yang

dihasilkan (Kg) Rendemen pinang (%)

I 5 4,26 85,2

Rata Rata Ulangan Ulangan Ulangan

=88,60%

Tabel data rendemen pinang pada beban 10 kg Ulangan Berat awal (Kg) Berat yang

dihasilkan (Kg) Rendemen pinang (%)

I 10 8,4 84

46

Tabel data rendemen pinang pada beban 15 kg Ulangan Berat awal (Kg) Berat yang

dihasilkan (Kg) Rendemen pinang (%)

I 15 12,15 81

= 87%

Ulangan Berat pinang ang di asilkan Kg

Berat a al Kg 00

Kg

Kg 00

= 89%

Rata Rata Ulangan Ulangan Ulangan

=85,67%

48

Lampiran 6. Data Pengamatan dan data analisis sidik ragam kapasitas alat Data pengamatan kapasitas alat

Perlakuan Ulangan

Total Rataan

1 2 3

B1 136,24 163,93 160,77 460,94 153,65

B2 140,85 169,49 164,75 475,09 158,36

B3 142,86 172,41 170,45 485,72 161,91

Total 419,95 505,83 495,97 1.421,75

Rataan 139,98 168,61 165,32 157,97 157,97

Data analisis sidik ragam kapasitas alat

SK dB JK KT Fhitung F0,05 F0,01

Perlakuan 2 103,030 51,515 0,209 tn 5,143 10,925 Galat 6 1476,874 246,146

Total 8 1579,904 Keterangan :

** = sangat nyata

* = nyata tn = tidak nyata

Lampiran 7. Data Pengamatan dan data analisis sidik ragam persentase pinang terkupas tidak sempurna

Data pengamatan persentase pinang terkupas tidak sempurna

Perlakuan Ulangan

Total Rataan

1 2 3

B1 14,80 11,00 8,40 34,20 11,40

B2 16,00 11,50 9,00 36,50 12,17

B3 19,00 13,00 11,00 43,00 14,33

Total 49,80 35,5 28,40 113,70

Rataan 16,60 11,83 9,47 12,63 12,63

Data analisis sidik ragam persentase pinang terkupas tidak sempurna

SK dB JK KT Fhitung F0,05 F0,01

Perlakuan 2 13,887 6,943 0,517 tn 5,143 10,925

Galat 6 80,553 13,426

Total 8 94,440

Keterangan :

** = sangat nyata

* = nyata tn = tidak nyata

50

Lampiran 8. Data Pengamatan dan data analisis sidik ragam rendemen pinang Data pengamatan rendemen pinang

Perlakuan Ulangan

Total Rataan

1 2 3

B1 85,20 89,00 91,60 265,80 88,60

B2 84,00 88,50 91,00 263,50 87,83

B3 81,00 87,00 89,00 257,00 85,67

Total 250,20 264,5 271,60 786,30

Rataan 83,40 88,17 90,53 87,37 87,37

Data analisis sidik ragam rendemen pinang

SK dB JK KT Fhitung F0,05 F0,01

Perlakuan 2 13,887 6,943 0,517 tn 5,143 10,925

Galat 6 80,553 13,426

Total 8 94,440

Keterangan :

** = sangat nyata

* = nyata tn = tidak nyata

Lampiran 9. Analisis ekonomi 9. Bunga modal dan suransi = Rp.243.750/tahun 10. Biaya sewa gedung = Rp.65.000/tahun

11. Pajak = Rp. 130.00/tahun

12. Jam kerja alat = Rp.2336 jam/tahun (asumsi 292 hari berdasarkan tahun 2018) b) Perhitungan biaya produksi

1. Biaya tetap (Bt)

a. Biaya penyusutan (Dn)

Dn = (P-S) (A/F, i%, n) (F/A, i%, n-1)

Tabel data perhitungan biaya penyusutan dengan metode sinking fund Akhir tahun ke (p-s) (Rp) (A/F, 6,75%, n) (F/P, 6,75%, n-1) Dt

52

b. Bunga modal dan asuransi (I)

Bunga modal pada tahun 2019 4,25% dan asuransi 2%

I = ( )( ) Tabel perhitungan biaya tetap alat tiap tahun

Tahun Dt (Rp) I (Rp)/tahun Biaya tetap (Rp)/tahun

1 1.091.448,03 243750 3.073.365,700

2 1.165.139,94 243750 3.193.624,419

3 1.243.790,66 243750 3.318.976,397

4 1.327.834,71 243750 3.449.846,126

5 1.417.604,39 243750 5.371.013,739

2. Biaya tidak tetap (Btt)

a. Biaya perbaikan (reparasi) Biaya reparasi = ( )

= ( )

= Rp. 30,05/jam

= Rp.70.200/tahun b. Biaya operator

Diperkirakan upah operator untuk mengupas buah pinang dalam 1 jam adalah sebesar Rp.11.454. Sehingga diperoleh biaya operator Rp.

91.635/hari(Rp. 26.757.420/tahun).

c. Biaya bahan bakar

1 jam = 3,254 liter/jam 1 liter = Rp. 5.150/liter Maka,

Biaya Bahan bakar = kebutuhan bahan bakar/jam X harga bahan bakar

= 3,254 liter/jam X Rp. 5.150/liter

= Rp. 16.758,1/jam

= Rp. 39.146.921,6/jam Total biaya tidak tetap = Rp. 65.974.541,6/tahun

3. Biaya Total (BT) 1 3.073.365,75 65.974.541,6 69.047.907,35 2 3.193.624,419 65.974.541,6 69.168.166,02 3 3.318.976,397 65.974.541,6 69.293.518 4 3.449.846,126 65.974.541,6 69.424.387,73 5 5.371.013,739 65.974.541,6 71.345.555,34

54 1 3.073.365,75 2336 28.242,525 0,006511 192,4532979 2 3.193.624,419 2336 28.242,525 0,006511 192,7884881 3 3.318.976,397 2336 28.242,525 0,006511 193,1378745 4 3.449.846,126 2336 28.242,525 0,006511 193,5026403 5 5.371.013,739 2336 28.242,525 0,006511 198,6675834 Untuk produksi 10 kg

Tahun Bt (Rp/tahun) X

(jam/tahun) Btt (Rp/jam) C

(jam/kg) BP (Rp/kg) 1 3.073.365,75 2336 28.242,525 0,006314 186,6303368 2 3.193.624,419 2336 28.242,525 0,006314 186,9553853 3 3.318.976,397 2336 28.242,525 0,006314 187,2942005 4 3.449.846,126 2336 28.242,525 0,006314 187,6479298 5 5.371.013,739 2336 28.242,525 0,006314 192,8406747 Untuk produksi `15 kg 1 3.073.365,75 2336 28.242,525 0,006176 182,5513082 2 3.193.624,419 2336 28.242,525 0,006176 182,8692524 3 3.318.976,397 2336 28.242,525 0,006176 183,2006624 4 3.449.846,126 2336 28.242,525 0,006176 183,5466605 5 5.371.013,739 2336 28.242,525 0,006176 188,6259118

Lampiran 10. Break even point

Penerimaan setiap produksi (R) = Rp. 10.000/kg Tabel Perhitungan Break Even Point

Untuk produksi 5 kg

56

Untuk produksi 15 kg

Tahun F(Rp/tahun) R(Rp/kg) V (Rp/kg) N (kg/tahun)

1 3.073.365,750 10.000 174,435 312,729

2 3.193.624,419 10.000 174,435 325,032

3 3.318.976,397 10.000 174,435 337,789

4 3.449.846,126 10.000 174,435 351,109

5 5.371.013,739 10.000 174,435 546,636

Lampiran 11. Net present value NPV = PWB – PWC

Dimana:

PWB = Present worth of benefit PWC = Present worth of cost

NPV > 0 artinya alat menguntungkan untuk digunakan/layak NPV < 0 artinya alat tidak menguntungkan untuk digunakan Maka,

Harga jual produk = Rp.10.000/kg Kapasitas alat

Untuk produksi 5 kg = 153,571327 kg/jam Untuk prouksi 10 kg = 158,38 kg/jam Untuk produksi 15 kg = 161,908 kg/jam Penjualan

unit produksi 5 kg = 153,571327 kg/jam x Rp.10.000/kg

= Rp. 1.535.713,27/jam

Unit produksi 10 kg = 158,38 kg/jam x Rp. 10.000/kg

= Rp. 1.583.800/jam

Unit produksi 15 kg = 161,908 kg/jam x Rp.10.000/kg

58

= Rp. 1.619.080/jam Pendapatan

Untuk produksi 5 kg = Penjualan x jam kerja pertahun

= Rp. 1.535.713,27/jam x 2336 jam/tahun

= Rp. 3.587.426,199/tahun Untuk produksi 10 kg = Penjualan x jam kerja pertahun

= Rp. 1.583.800/jam x 2336 jam/tahun

= Rp. 3.699.756,800/tahun Untuk produksi 15 kg = Penjualanx jam kerja pertahun

= Rp. 1.619.080/jam x 2336 jam/tahun

= Rp. 3.782.170,880/tahun Pembiayaan = BTT x jam kerja pertahun

= Rp. 28.242,525/jam x 2336 jam/tahun

= Rp. 65.974.583,4/tahun PWB (Present worth of benefit) 4,25%

Pendapatan

Untuk produksi 5 kg = Rp. 3.587.426.199/tahun (P/A, 4,25%,5)

= Rp. 3.587.426.199/tahun (4,421125)

= Rp. 15.860.459,650

Untuk produksi 10 kg = Rp. 3.699.756.800/tahun (P/A, 4,25%,5)

= Rp. 3.699.756.800/tahun (4,421125)

= Rp. 16.357.087.280/tahun

Untuk produksi 15 kg = Rp. 3.782.170.880/tahun (P/A, 4,25%,5)

= Rp. 3.782.170.880/tahun (4, 421125)

Untuk produksi 5 kg = Rp. 15.860.459,650/tahun + Rp. 528.014,5/tahun

= Rp. 15.860.987.667,5/tahun

Untuk produksi 10 kg = Rp. 16.357.087.280/tahun + Rp. 528.014,5/tahun

= Rp. 16.357.615.294,5/tahun

Untuk produksi 15 kg = Rp. 16.721.450.230/tahun + Rp. 528.014,5/tahun

= Rp. 16.721.978.244,5/tahun PWC (present worth of cost) 4,25%

Investasi = Rp.6.500.000 PWB (present worth of benefit) 6%

Pendapatan

Untuk produksi 5 kg = Rp. 3.587.426.199/tahun (P/A, 6%, 5)

= Rp. 3.587.426.199/tahun (4,2123)

= Rp.15.111.315.280/tahun

60

Untuk produksi 10 kg = Rp. 3.699.756.800/tahun (P/A, 6%, 5)

= Rp. 3.699.756.800/tahun (4,2123)

= Rp. 15.584.485.570/tahun

Untuk produksi 15 kg = Rp. 3.782.180.880/tahun (P/A, 6%,5)

= Rp. 3.782.180.880/tahun (4,2123)

Untuk produksi 5 kg = Rp. 15.111.315.380/tahun + Rp. 485.719/tahun

= Rp. 15.111.801.099/tahun

Untuk produksi 10 kg = Rp. 15.584.485.570/tahun + Rp. 485.719/tahun

= Rp. 15.584.970.289/tahun

Untuk produksi 15 kg = Rp. 15.931.680.520/tahun + Rp. 485.719/tahun

= Rp. 15.932.166.239/tahun

NPV 4,25%

Untuk produksi 5 kg = PWB – PWC

= Rp. 15.860.987.664,5/thn – Rp. 298.181.681,1/thn

= Rp. 15.562.805.983,4/thn

Untuk produksi 10 kg = Rp. 16.357.615.294,5/thn – Rp. 298.181.681,1/thn

= Rp. 16.059.433.613,4/thn

Untuk produksi 15 kg = Rp. 16.721.978.244,5/thn – Rp. 298.181.681,1/thn

= Rp. 16.423.796.563,4/thn NPV 6 %

Untuk produksi 5 kg = Rp. 15.111.801.099/thn – Rp. 284.404.548,1/thn

= Rp. 14.827.396.550,9/thn

Untuk produksi 10 kg = Rp. 15.584.970.289/thn - Rp. 284.404.548,1/thn

= Rp. 15.300.565.740,9/thn

Untuk produksi 15 kg = Rp. 15.932.166.239/thn - Rp. 284.404.548,1/thn

= Rp. 15.647.761.690,9/thn

62

Lampiran 12. Internal rute of return

IRR = i, -

( )( ) Suku bunga bank ( i1) = 4,15%

Suku bunga coba-coba (i2) = 6%

Karena keduanya positif, maka digunakan persamaan IRR untuk produksi 5 kg

= i2

IRR untuk produksi 10 kg

= i2 ( ) ( )

= 6% -

( )

= 6% - ( Rp.-21,16)(- 1,75%)

= 43,03%

IRR untuk produksi 15 kg

= i2

Lampiran 13. Gambar buah pinang

Pinang tua sebelum dijemur

Pinang tua setelah dijemur

Pinang tua setelah dikupas

64

Pinang tua yang tidak terkupas sempurna

Sabut hasil kupasan pinang tua

Lampiran 14. Gambar alat pengupas pinang tua

Tampak depan

Tampak belakang

66

Tampak samping

Tampak atas

Lampiran 15. Gambar teknik alat pengupas pinang tua

68

70

72

74

76

Dalam dokumen UJI BEBAN KERJA ALAT PENGUPAS PINANG TUA (Halaman 41-84)

Dokumen terkait