Nomor Tabel Nama Tabel Hal
Tabel 1.1. Indikator Riskesdas dan Tingkat Keterwakilan Sampel 2 Tabel 2.1 Jumlah Blok Sensus (BS) menurut Susenas 2007 dan Riskesdas
2007 menurut Susenas 2007 dan Riskesdas, 2007
12
Tabel 2.4. Jumlah Kabupaten menurut Persen Sampel Teranalisis dari Variabel Hasil Pengukuran/Pemeriksaan, Riskesdas 2007
21
Tabel 2.5. Sebaran Kabupaten/Kota menurut Persen sampel Balita hasil Pengukuran BB/U dari Riskesdas 2007 terhadap Susenas 2007
22
Tabel 2.6 Sebaran Kabupaten/Kota menurut Persen Sampel Balita hasil Pengukuran TB/U dan Provinsi dari Riskesdas 2007 terhadap Susenas 2007
23
Tabel 2.7. Sebaran Kabupaten/Kota menurut Persen Sampel Balita hasilPengukuran TB/U dan Provinsi dari Riskesdas 2007 terhadap Susenas 2007
24
Tabel 2.8 Sebaran Kabupaten/Kota menurut Persen Sampel Anak ≥ 6 tahun hasil Pemeriksaan Visus Mata dan Provinsi dari Riskesdas 2007 terhadap Susenas 2007
25
Tabel 2.9 Sebaran Kabupaten/Kota menurut Persen Sampel Anak 6-14 tahun hasil Pengukuran BB/TB dan Provinsi dari Riskesdas 2007 terhadap Susenas 2007
26
Tabel 2.10 Sebaran Kabupaten/Kota menurut Persen Sampel Dewasa ≥ 15Tahun Pengukuran IMT dan Provinsi dari Riskesdas 2007 terhadap Susenas 2007
27
Tabel 2.11 Sebaran Kabupaten/Kota menurut Persen Sampel Dewasa ≥ 15Tahun hasil Pengukuran Lingkar Perut dan Provinsi dari Riskesdas 2007 terhadap Susenas 2007
28
Tabel 2.12 Sebaran Kabupaten/Kota menurut Persen Sampel Wanita Usia 15-45 Tahun hasil Pengukuran Lingkar Lengan Atas (LILA) dan Provinsi dari Riskesdas 2007 terhadap Susenas 2007
29
Tabel 2.13. Sebaran Kabupaten/Kota menurut Persen Sampel Dewasa Usia ≥ 18 Tahun hasil Pengukuran Tensi Darah dan Provinsi dari Riskesdas 2007 terhadap Susenas 2007
30
Tabel 2.14 Sebaran Kabupaten/Kota menurut Persen Sampel Dewasa Usia ≥ 30 Tahun hasil Pemeriksaan Katarak dan Provinsi dari Riskesdas 2007 terhadap Susenas 2007
31
Tabel 2.15 Sebaran Kabupaten/Kota menurut Persen Sampel Rumah Tangga hasil Penilaian Konsumsi Energi dan Protein dan Provinsi dari Riskesdas 2007 terhadap Susenas 2007
32
Tabel 2.16 Sebaran Kabupaten/Kota menurut Persen Sampel Rumah Tangga Hasil Penilaian Konsumsi Garam Iodium dan Provinsi dari Riskesdas 2007 terhadap Susenas 2007
Tabel 3.4. Persentase Balita menurut Status Gizi (BB/U)*dan Karakteristik Responden, Riskesdas 2007
39
Tabel 3.5 Persentase Balita menurut Status Gizi (TB/U)*dan Karakteristik Responden, Riskesdas 2007
41
Tabel 3.6 Persentase Balita menurut Status Gizi (BB/TB)*dan Karakteristik Responden, Riskesdas 2007
42
Tabel 3.7 Prevalensi Balita menurut Tiga Indikator Status Gizi dan Provinsi, Riskesdas 2007
43
Tabel 3.8 Standar Penentuan Kurus dan Berat Badan (BB) Lebih menurut Nilai Rerata IMT, Umur dan Jenis Kelamin, WHO 2007
45
Tabel 3.9 Prevalensi Kurus dan BB Lebih Anak Umur 6-14 tahun menurut Jenis Kelamin dan Provinsi, Riskesdas 2007
46
Tabel 3.10 Prevalensi Kurus dan BB Lebih Anak Umur 6-14 Tahun menurut Karakteristik, Riskesdas 2007
47
Tabel 3.11 Persentase Status Gizi Penduduk Dewasa (15 Tahun Ke Atas) Menurut IMT dan Provinsi, Riskesdas 2007
49
Tabel 3.12 Prevalensi Obesitas Umum Penduduk Dewasa (15 Tahun Ke Atas) Menurut Jenis Kelamin dan Provinsi, Riskesdas 2007
50
Tabel 3.13 Persentase Status Gizi Dewasa (15 Tahun Ke Atas) Menurut IMT dan Karakteristik Responden, Riskesdas 2007 Atas menurut Karakteristik Responden, Riskesdas 2007
53
Tabel 3.16 Nilai Rerata LILA Wanita Umur 15-45 tahun, Riskesdas 2007 54 Tabel 3.17 Prevalensi Risiko KEK Penduduk Wanita Umur 15-45 Tahun
Menurut Provinsi, Riskesdas 2007
55
Tabel 3.18 Prevalensi Risiko KEK Penduduk Perempuan Umur 15-45 Tahun menurut Karakteristik Responden, Riskesdas 2007
56
Tabel 3.19 Konsumsi Energi dan Protein Per Kapita per Hari menurut Provinsi, Riskesdas 2007
58
Tabel 3.20 Persentase RT dengan Konsumsi Energi dan Protein Lebih Rendah dari Rerata Nasional, Riskesdas 2007
59
Tabel 3.21 Persentase RT dengan Konsumsi Energi dan Protein Lebih Rendah dari Rerata Nasional menurut Tipe Daerah dan Tingkat Pengeluaran Rumah Tangga per Kapita , Riskesdas 2007.
60
Tabel 3.22 Persentase Rumah Tangga yang Mempunyai Garam Cukup Iodium menurut Provinsi, Riskesdas 2007
61
Tabel 3.23 Persentase Rumah-Tangga Mempunyai Garam Cukup Iodium Menurut Karakteristik Responden, Riskesdas 2007
62
Tabel 3.24 Persentase Rumah Tangga yang mempunyai Garam mengandung Iodium < 30 ppm (part per million) di 30 Kabupaten/
Kota, Riskesdas 2007
63
Tabel 3.25 Persentase Anak 6-12 Tahun Dengan Ekskresi Iodium Dalam Urine < 100 µg/L Di 30 Kabupaten/Kota, Riskesdas 2007
64
Tabel 3.26 Nilai Median Ekskresi Iodium dalam Urin Anak Sekolah 6-12 Tahun di 30 Kabupaten/ Kota, Riskesdas 2007
65
Tabel 3.27 Persentase Anak Umur 12-23 Bulan yang Mendapatkan Imunisasi Dasar menurut Provinsi, Riskesdas 2007
67
Tabel 3.28 Persentase Anak Umur 12-23 Bulan yang Mendapatkan Imunisasi Dasar menurut Karakteristik Responden, Riskesdas 2007
69
Tabel 3.29 Persentase Anak Umur 12-23 Bulan yang Mendapatkan Imunisasi Dasar menurut Provinsi, Riskesdas 2007
70
Tabel 3.30 Persentase Anak Umur 12-23 Bulan yang Mendapatkan Imunisasi Dasar menurut Karakteristik Responden, Riskesdas 2007
71
Tabel 3.31 Persentase Balita menurut Frekuensi Penimbangan Enam Bulan Terakhir dan Provinsi, Riskesdas 2007
72
Tabel 3.32 Persentase Balita menurut Frekuensi Penimbangan Enam Bulan Terakhir dan Karakteristik Responden, Riskesdas 2007
73
Tabel 3.33 Persentase Balita menurut Tempat Penimbangan Enam Bulan Terakhir dan Provinsi, Riskesdas 2007
74
Tabel 3.34 Persentase Balita menurut Tempat Penimbangan Enam Bulan Terakhir dan Karakteristik Responden, Riskesdas 2007
75
Tabel 3.35 Persentase Balita Menurut Kepemilikan KMS dan Provinsi, Riskesdas 2007
76
Tabel 3.36 Persentase Balita Menurut Kepemilikan KMS dan Karakteristik Responden, Riskesdas 2007
77
Tabel 3.37 Persentase Kepemilikan Buku KIA pada Balita Menurut Provinsi, Riskesdas 2007
78
Tabel 3.38 Sebaran Balita Menurut Kepemilikan Buku KIA dan Karakteristik Responden, Riskesdas 2007
79
Tabel 3.39 Persentase Anak Umur 6-59 Bulan yang Menerima Kapsul Vitamin A menurut Provinsi, Riskesdas 2007
80
Tabel 3.40 Persentase Anak Umur 6-59 Bulan yang Menerima Kapsul Vitamin A menurut Karakteristik Responden, Riskesdas 2007
81
Tabel 3.45 Cakupan Pemeriksaan Kehamilan Ibu yang Mempunyai Bayi menurut Provinsi, Riskesdas 2007
86
Tabel 3.46 Cakupan Pemeriksaan Kehamilan Ibu yang Mempunyai Bayi menurut Karakteristik Responden, Riskesdas 2007
87
Tabel 3.47 Persentase Ibu yang Mempunyai Bayi menurut Jenis Pemeriksaan Kehamilan dan Provinsi, Riskesdas 2007
88
Tabel 3.48 Persentase Ibu yang Mempunyai Bayi menurut Jenis Pemeriksaan Kehamilan dan Karakteristik Responden, Riskesdas 2007
89
Tabel 3.49 Persentase Ibu Mempunyai Bayi yang Memeriksakan Kehamilan menurut Banyak Jenis Pemeriksaan yang Diterima dan Provinsi, Riskesdas 2007
90
Tabel 3.50 Persentase Ibu Mempunyai Bayi yang Memeriksakan Kehamilan menurut Banyak Jenis Pemeriksaan yang Diterima dan Karakteristik Responden, Riskesdas 2007
91
Tabel 3.51 Cakupan Pemeriksaan Neonatus menurut Provinsi, Riskesdas 2007
92
Tabel 3.52 Cakupan Pemeriksaan Neonatus menurut Karakteristik Responden, Riskesdas 2007
93
Tabel 3.53 Persentase Ibu Mempunyai Bayi menurut Tempat Melahirkan dan Provinsi, Riskesdas 2007
94
Tabel 3.54 Persentase Ibu Mempunyai Bayi menurut Tempat Melahirkan dan Karakteristik Responden, Riskesdas 2007
95
Tabel 3.55 Persentase Ibu Mempunyai Bayi menurut Frekuensi Pemeriksaan Kehamilan dan Karakteristik Responden di Lima Provinsi, Riskesdas 2007
96
Tabel 3.56 Persentase Ibu Mempunyai Bayi menurut Penolong Persalinan dan Provinsi, Riskesdas 2007
97
Tabel 3.57 Persentase Ibu Mempunyai Bayi menurut Penolong Persalinan dan Karakteristik Responden di Lima Provinsi, Riskesdas 2007
98
Tabel 3.58 Prevalensi Filariasis, Demam Berdarah Dengue, Malaria dan Pemakaian Obat Program Malaria menurut Provinsi, Riskesdas 2007
101
Tabel 3.59 Prevalensi Filariasis, Demam Berdarah Dengue, Malaria dan Pemakaian Obat Program Malaria menurut Karakteristik Responden, Riskesdas 2007
Tabel 3.62 Prevalensi Tifoid, Hepatitis, Diare menurut Provinsi, Riskesdas 2007
108
Tabel 3.62 Prevalensi Tifoid, Hepatitis, Diare menurut Karakteristik Responden, Riskesdas 2007
109
Tabel 3.63 Prevalensi Penyakit Persendian, Hipertensi, dan Strok menurut Provinsi, Riskesdas 2007
111
Tabel 3.64 Prevalensi Penyakit Persendian, Hipertensi, dan Strok menurut Karakteristik Responden, Riskesdas 2007
113
Tabel 3.65 Prevalensi Penyakit Asma*, Jantung*, Diabetes* Dan Tumor**
menurut Provinsi, Riskesdas 2007
115
Tabel 3.66 Prevalensi Penyakit Asma, Jantung, Diabetes Mellitus, Dan Tumor menurut Karakteristik Responden, Riskesdas 2007
116
Tabel 3.67 Prevalensi Penyakit Keturunan*:Gangguan Jiwa Berat, Buta Warna, Glaukoma, Sumbing, Dermatitis, Rhinitis, Talasemi, Hemofili (Permil)
Menurut Provinsi, Riskesdas 2007
118
Tabel 3.68 Prevalensi Gangguan Mental Emosional pada Penduduk Berumur 15 Tahun Ke Atas (berdasarkan Self Reporting Questionnaire-20)* menurut Provinsi
120
Tabel 3.69 Prevalensi Gangguan Mental Emosional pada Penduduk berumur 15 Tahun Ke Atas (berdasarkan Self Reporting Questionnaire-20)* menurut Karakteristik Responden
121
Tabel 3.70 Proporsi Penduduk Usia 6 Tahun Ke Atas menurut Low Vision, Kebutaan (Dengan Atau Tanpa Koreksi Kacamata Maksimal) dan Provinsi Riskesdas 2007
123
Tabel 3.71 Proporsi Penduduk Umur 6 Tahun Ke Atas menurut Low Vision, Kebutaan (Dengan Atau Tanpa Koreksi Kacamata Maksimal) dan Karakteristik Responden Riskesdas 2007 yang Pernah Menjalani Operasi Katarak dan Memakai Kacamata Pasca Operasi menurut Provinsi, Riskesdas 2007
128
Tabel 3.75 Persentase Penduduk Umur 30 Tahun Ke Atas dengan Katarak yang Pernah Menjalani Operasi Katarak dan Memakai Kacamata Pasca Operasi menurut Karakteristik Responden, Riskesdas 2007
129
Tabel 3.76 Prevalensi Penduduk Bermasalah Gigi-Mulut menurut Provinsi,Riskesdas 2007
131
Tabel 3.77 Prevalensi Penduduk Bermasalah Gigi-Mulut menurut Karakteristik Responden, Riskesdas 2007
133
Tabel 3.78 Persentase Penduduk yang Menerima Perawatan/Pengobatan Gigi menurut Jenis Perawatan dan Provinsi, Riskesdas 2007
134
Tabel 3.79
Persentase Penduduk yang Menerima Perawatan/Pengobatan Gigi menurut Jenis Perawatan dan Karakteristik Responden, Riskesdas 2007
135
Tabel 3.80 Persentase Penduduk Sepuluh Tahun ke Atas yang Menggosok Gigi Setiap Hari dan Berperilaku Benar Menyikat Gigi menurut Provinsi, Riskesdas 2007
136
Tabel 3.81 Persentase Penduduk Sepuluh Tahun ke Atas yang Menggosok Gigi Setiap Hari dan Berperilaku Benar Menyikat Gigi menurut Karakteristik Responden, Riskesdas 2007
137
Tabel 3.82 Persentase Penduduk Sepuluh Tahun ke Atas yang Berperilaku Benar Menggosok Gigi menurut Provinsi, Riskesdas 2007
138
Tabel 3.83 Persentase Penduduk Sepuluh Tahun ke Atas yang Berperilaku Benar Menggosok Gigi menurut Karakteristik Responden, Riskesdas 2007
Tabel 3.86 Prevalensi Karies Aktif dan Pengalaman Karies Penduduk Umur 12 Tahun ke Atas menurut Provinsi, Riskesdas 2007
142
Tabel 3.87 Prevalensi Karies Aktif dan Pengalaman Karies menurut Karakteristik Responden, Riskesdas 2007 Normal Gigi, Edentulous, Protesa dan Provinsi, Riskesdas 2007
146
Tabel 3.91 Proporsi Penduduk Umur 12 Tahun ke Atas menurut Fungsi Normal Gigi, Edentulous, Protesa dan Provinsi, Riskesdas 2007
147
Tabel 3.92 Nilai Rerata Kadar Hemoglobin Penduduk Perkotaan menurut Provinsi Riskesdas 2007
149
Tabel 3.93 Rentang Nilai Normal Kadar Hemoglobin Perempuan dan Laki-laki Dewasa, Anak-anak dan Ibu Hamil, Riskesdas 2007
150
Tabel 3.94 Prevalensi Anemia Penduduk Dewasa Perkotaan Menurut Provinsi, Riskesdas 2007
151
Tabel 3.95 Prevalensi Anemia Penduduk Dewasa PerkotaanMenurut Provinsi, Riskesdas 2007
152
Tabel 3.96 Proporsi Berbagai Jenis Anemia Pada Orang Dewasa Dan Anak-Anak
154
Tabel 3.97 Nilai Rerata ± 1SD Hasil Pemeriksaan Hematologi Lain Riskesdas 2007
154
Tabel 3.98 Prevalensi Anemia Menurut Karakteristik Responden Riskesdas 2007
155
Tabel 3.99 Prevalensi TGT, DM, DDM dan UDDM pada penduduk perkotaan di Indonesia Riskesdas 2007
156
Tabel 3.100 Prevalensi Toleransi Glukosa Terganggu dan Diabetes Mellitus menurut Provinsi di Daerah Perkotaan, Riskesdas 2007
157
Tabel 3.101 Prevalensi TGT dan DM Menurut Karakteristik Responden, Riskesdas 2007
158
Tabel 3.102 Persentase Kadar Glukosa Darah Responden DDM Setelah Dua Jam Pemberian Makanan Cair 300 Kalori, Riskesdas 2007
159
Tabel 3.103 Prevalensi TGT dan DM Menurut IMT, Obesitas Abdominal dan Hipertensi
159
Tabel 3.104 Prevalensi DM dan TGT Menurut Kebiasaan Makan Sayur Buah dan Aktifitas
160
Tabel 3.105 Prevalensi Cedera dan Penyebab Cedera Menurut Provinsi, Riskesdas 2007
164
Tabel 3.106 Tabel 3.106. Prevalensi Cedera dan Penyebab Cedera menurut Karakteristik Responden, Riskesdas 2007
165
Tabel 3.107 Prevalensi Cedera Menurut Bagian Tubuh Terkena dan Provinsi, Riskesdas 2007,
166
Tabel 3.108 Prevalensi Cedera Menurut Bagian TubuhTerkena dan Karakteristik Responden, Riskesdas 2007,
167
Tabel 3.109 Prevalensi Jenis Cedera Menurut Provinsi, Riskesdas 2007 168 Tabel 3.110 Prevalensi Jenis Cedera Menurut Karakteristik Responden,
Riskesdas 2007
169
Tabel 3.111 Persentase Penduduk Umur 15 tahun ke Atas Yang Bermasalah Dalam Fungsi Tubuh/Individu/Sosial, Riskesdas 2007
170
Tabel 3.112 Prevalensi Disabilitas Penduduk Umur 15 Tahun KeatasMenurut Status dan Provinsi, Riskesdas 2007
172
Tabel 3.113 Prevalensi Disabilitas Penduduk Umur 15 Tahun Keatas Menurut Status dan Karakteristik Responden, Riskesdas 2007
173
Tabel 3.114 Persentase Penduduk Umur 10 Tahun ke Atas menurut Kebiasaan Merokok dan Provinsi di Indonesia, Riskesdas 2007
175
Tabel 3.115 Persentase Penduduk Umur 10 Tahun ke Atas menurut Kebiasaan Merokok dan Karakteristik Responden, Riskesdas 2007 Dihisap Penduduk Umur 10 Tahun ke Atas menurut Karakteristik Responden, Riskesdas 2007 menurut Usia Pertama Kali Merokok/Mengunyah Tembakau dan Provinsi di Indonesia, Riskesdas 2007
181
Tabel 3.121 Persentase Penduduk Umur 10 Tahun ke Atas yang Merokok menurut Usia Pertama Kali Merokok/ Mengunyah Tembakau dan Karakteristik Responden, Riskesdas 2007
183
Tabel 3.122 Prevalensi Perokok Dalam Rumah Ketika Bersama Anggota Rumah Tangga menurut Provinsi, Riskesdas 2007
184 menurut Jenis Rokok yang Dihisap dan Karakteristik Responden di Indonesia, Riskesdas 2007
186
Tabel 3.125 Prevalensi Kurang Makan Buah dan Sayur Penduduk 10 tahun ke Atas menurut Provinsi, Riskesdas 2007
187
Tabel 3.126 Prevalensi Kurang Makan Buah dan Sayur Penduduk 10 tahun ke Atas menurut Karakteristik Responden, Riskesdas 2007
188
Tabel 3.127 Prevalensi Peminum Alkohol 12 Bulan dan 1 Bulan Terakhir menurut Provinsi, Riskesdas 2007
190
Tabel 3.128 Prevalensi Peminum Alkohol 12 Bulan dan 1 Bulan Terakhir menurut Karakteristik Responden di Indonesia, Riskesdas 2007
191
Tabel 3.129 Prevalensi Kurang Aktifitas Fisik Penduduk 10 tahun ke Atas menurut Provinsi, Riskesdas 2007
193
Tabel 3.130 Prevalensi Kurang Aktifitas Fisik Penduduk 10 tahun ke Atas menurut Karakteristik Responden, Riskesdas 2007
194
Tabel 3.131 Persentase Penduduk 10 tahun ke Atas menurut Pengetahuan dan Sikap tentang Flu Burung dan Provinsi, Riskesdas 2007
195
Tabel 3.132 Persentase Penduduk10 tahun ke Atas menurut Pengetahuan dan Sikap Tentang Flu Burung dan Karakteristik Responden, Riskesdas 2007
196
Tabel 3.133 Persentase Penduduk 10 tahun ke Atas menurut Pengetahuan Tentang HIV/AIDS dan Provinsi, Riskesdas 2007
198
Tabel 3.134 Persentase Penduduk 10 tahun ke Atas menurut Pengetahuan Tentang HIV/AIDS dan Karakteristik Responden, Riskesdas 2007
199
Tabel 3.135 Persentase Penduduk 10 tahun ke Atas menurut Sikap Bila Ada Anggota Keluarga Menderita HIV/AIDS dan Provinsi di Indonesia, Riskesdas 2007
200
Tabel 3.136 Persentase Penduduk 10 tahun ke Atas menurut Sikap Andaikata Ada Anggota Keluarga Menderita HIV/AIDS dan Karakteristik Responden, Riskesdas 2007
201
Tabel 3.137 Persentase Penduduk 10 Tahun ke Atas yang Berperilaku Benar Dalam Buang Air Besar dan Cuci Tangan menurut Provinsi, Riskesdas 2007
203
Tabel 3.138 Persentase Penduduk 10 Tahun ke Atas yang Berperilaku Benar Dalam Buang Air Besar dan Cuci Tangan menurut Karakteristik Makanan Berisiko menurut Karakteristik Responden, Riskesdas 2007
206
Tabel 3.141 Persentase Rumah Tangga yang Memenuhi Kriteria Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Baik menurut Provinsi, Riskesdas 2007
208
Tabel 3.142 Prevalensi Faktor Risiko Penyakit Tidak Menular Utama (Kurang Konsumsi Sayur Buah, Kurang Aktifitas Fisik, dan Merokok) pada Penduduk 10 Tahun ke Atas menurut Provinsi, Riskesdas 2007
209
Tabel 3.143 Prevalensi Faktor Risiko Penyakit Tidak Menular Utama (Kurang Konsumsi Sayur Buah, Kurang Aktifitas Fisik dan Merokok) pada Penduduk 15 Tahun ke Atas menurut Karakteristik Responden, Riskesdas 2007
210
Tabel 3.144 Persentase Rumah Tangga Menurut Jarak Dan Waktu Tempuh Ke Sarana Pelayanan Kesehatan*) Menurut Provinsi, Riskesdas 2007
212
Tabel 3.145 Persentase Rumah Tangga Menurut Jarak dan Waktu Tempuh Ke Sarana Pelayanan Kesehatan*) dan Karakteristik Rumah Tangga, Riskesdas 2007 Ke Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat*) dan Karakteristik Rumah Tangga, Riskesdas 2007
215
Tabel 3.148 Persentase Rumah Tangga Yang Memanfaatkan Posyandu/Poskesdes Menurut Provinsi, Riskesdas 2007
216
Tabel 3.149 Persentase Rumah Tangga Menurut Pemanfaatan Posyandu/Poskesdes dan Karakteristik Rumah Tangga, Riskesdas 2007
217
Tabel 3.150 Persentase Rumah Tangga yang Memanfaatkan Posyandu/Poskesdes menurut Jenis Pelayanan dan Provinsi, Riskesdas 2007
218
Tabel 3.151 Persentase Rumah Tangga yang Memanfaatkan Posyandu/Poskesdes menurut Jenis Pelayanan dan Karakteristik Rumah Tangga, Riskesdas 2007
219
Tabel 3.152 Persentase Rumah Tangga Menurut Alasan Utama Tidak Memanfaatkan Posyandu/Poskesdes (Di Luar Tidak Membutuhkan) dan Provinsi, Riskesdas 2007
220
Tabel 3.153 Persentase Rumah Tangga Menurut Alasan Utama Tidak Memanfaatkan Posyandu/Poskesdes (Di Luar Tidak Membutuhkan) dan Karakteristik Rumah Tangga, Riskesdas 2007
221
Tabel 3.154 Persentase Rumah Tangga Yang Memanfaatkan Polindes/Bidan Di Desa Menurut Provinsi, Riskesdas 2007
222
Tabel 3.155 Persentase Rumah Tangga yang memanfaatkan Polindes/Bidan Di Desa Menurut Karakteristik Rumah Tangga, Riskesdas 2007
223
Tabel 3.156 Persentase Rumah Tangga yang Memanfaatkan Polindes/Bidan di Desa menurut Jenis Pelayanan dan Provinsi, Riskesdas 2007
224
Tabel 3.157 Persentase Rumah Tangga yang Memanfaatkan Polindes/Bidan di Desa menurut Jenis Pelayanan dan Karakteristik Rumah Tangga, Riskesdas 2007
225
Tabel 3.158 Persentase Rumah Tangga yang Tidak Memanfaatkan Polindes/Bidan di Desa Menurut Alasan Lain dan Provinsi, Riskesdas 2007
226
Tabel 3.159 Persentase Rumah Tangga Menurut Alasan Utama Tidak Memanfaatkan Polindes/Bidan di Desa dan Karakteristik Rumah Tangga, Riskesdas 2007
227
Tabel 3.160 Persentase Rumah Tangga menurut Pemanfaatan Pos Obat Desa/Warung Obat Desa dan Provinsi, Riskesdas 2007
228
Tabel 3.161 Persentase Rumah Tangga menurut Pemanfaatan Pos Obat Desa/Warung Obat Desa dan Karakteristik Rumah Tangga, Riskesdas 2007
229
Tabel 3.162 Persentase Rumah Tangga Menurut Alasan Utama Tidak Memanfaatkan Pos Obat Desa/Warung Obat Desa dan Provinsi, Riskesdas 2007
230
Tabel 3.163 Persentase Rumah Tangga Menurut Alasan Utama Tidak Memanfaatkan Pos Obat Desa/Warung Obat Desa dan
Tabel 3.166 Persentase Penduduk Rawat Inap Menurut Sumber Pembiayaan dan Provinsi, Riskesdas 2007
234
Tabel 3.167 Persentase Penduduk Rawat Inap Menurut Sumber Pembiayaan dan Karakteristik Rumah Tangga, Riskesdas 2007
235
Tabel 3.168 Persentase Responden yang Rawat Jalan Satu tahun terakhir Menurut Tempat dan Provinsi, Riskesdas 2007
236
Tabel 3.169 Persentase Penduduk Rawat Jalan Menurut Tempat dan Karakteristik Rumah Tangga, Riskesdas 2007
237
Tabel 3.170 Persentase Penduduk Rawat Jalan Menurut Sumber Biaya dan Provinsi, Riskesdas 2007
238
Tabel 3.171 Persentase Responden Rawat Jalan Menurut Sumber Biaya dan Karakteristik Rumah Tangga, Riskesdas 2007
239
Tabel 3.172 Persentase Penduduk Rawat Inap Menurut Aspek Ketanggapan dan Provinsi, Riskesdas 2007
241
Tabel 3.173 Persentase Penduduk Rawat Inap Menurut Aspek Ketanggapan dan Karakteristik Rumah Tangga, Riskesdas 2007
242
Tabel 3.174 Persentase Penduduk Rawat Jalan Menurut Aspek Ketanggapan dan Provinsi, Riskesdas 2007
243
Tabel 3.175 Persentase Penduduk Rawat Jalan Menurut Aspek Ketanggapan dan Karakteristik Rumah Tangga, Riskesdas 2007
244
Tabel 3.176 Persentase Rumah Tangga menurut Rerata Pemakaian Air Bersih Per Orang Per Hari dan Provinsi di Indonesia, Riskesdas 2007
245
Tabel 3.177 Persentase Rumah Tangga menurut Rerata Pemakaian Air Bersih Per Orang Per Hari dan Karakteristik Rumah Tangga, Sumber Air, Ketersediaan Air Bersih dan Karakteristik Rumah Tangga di Indonesia, Riskesdas 2007
248
Tabel 3.180 Persentase Rumah Tangga menurut Individu yang Biasa Mengambil Air Dalam Rumah Tangga dan Provinsi di Indonesia, Riskesdas 2007
249
Tabel 3.181 Persentase Rumah Tangga menurut Anggota Rumah Tangga yang Biasa Mengambil Air dan Karakteristik Rumah Tangga, Riskesdas 2007
250
Tabel 3.182 Persentase Rumah Tangga menurut Kualitas Fisik Air Minum dan Provinsi di Indonesia, Riskesdas 2007
251
Tabel 3.183 Persentase Rumah Tangga menurut Kualitas Fisik Air Minum dan Karakteristik Rumah Tangga di Indonesia, Riskesdas 2007
252
Tabel 3.184 Persentase Rumah Tangga menurut Jenis Sumber Air Minum dan Provinsi di Indonesia, Susenas 2007
253
Tabel 3.185 Persentase Rumah Tangga menurut Jenis Sumber Air Minum dan Karakteristik Rumah Tangga di Indonesia, Susenas 2007
254
Tabel 3.186 Persentase Rumah Tangga menurut Jenis Tempat Penampungan dan Pengolahan Air Minum Sebelum Digunakan/Diminum dan Provinsi, Riskesdas 2007
255
Tabel 3.187 Persentase Rumah Tangga menurut Jenis Tempat Penampungan dan Pengolahan Air Minum Sebelum Digunakan/Diminum dan Karakteristik Rumah Tangga, Riskesdas 2007
256
Tabel 3.188 Persentase Rumah Tangga menurut Akses Terhadap Air Bersih dan Provinsi, Susenas dan Riskesdas 2007
257
Tabel 3.189 Persentase Rumah Tangga menurut Akses Terhadap Air Bersih dan Karakteristik Rumah Tangga, Susenas dan Riskesdas 2007
258
Tabel 3.190 Persentase Rumah Tangga menurut Penggunaan Fasilitas Buang Air Besar dan Provinsi di Indonesia, Susenas 2007
259
Tabel 3.191 Persentase Rumah Tangga menurut Penggunaan Fasilitas Buang Air Besar dan Karakteristik Rumah Tangga, Susenas dan Provinsi di Indonesia, Susenas 2007
262
Tabel 3.194 Persentase Rumah Tangga menurut Akses Terhadap Sanitasi dan Provinsi, Susenas 2007
263
Tabel 3.195 Persentase Rumah Tangga menurut Akses Terhadap Sanitasi dan Karakteristik Rumah Tangga, Susenas dan Riskesdas 2007
264
Tabel 3.196 Persentase Rumah Tangga menurut Tempat Pembuangan Akhir Tinja dan Provinsi, Susenas 2007
265
Tabel 3.197 Persentase Rumah Tangga menurut Tempat Pembuangan Akhir Tinja dan Karakteristik Rumah Tangga di Indonesia, Susenas 2007
266
Tabel 3.198 Persentase Rumah Tangga menurut Jenis Saluran Pembuangan Air Limbah dan Provinsi, Riskesdas 2007
267
Tabel 3.199 Persentase Rumah Tangga Menurut Jenis Saluran Pembuangan Air Limbah dan Karakteristik Rumah Tangga di Indonesia, Riskesdas 2007
268
Tabel 3.200 Persentase Rumah Tangga menurut Jenis Penampungan Sampah di Dalam dan Luar Rumah dan Provinsi, Riskesdas 2008
269
Tabel 3.201 Persentase Rumah Tangga menurut Jenis Penampungan Sampah di Dalam dan Luar Rumah dan Karakteristik Rumah Tangga, Riskesdas 2007
270
Tabel 3.202 Persentase Rumah Tangga menurut Jenis Lantai Rumah, Kepadatan Hunian dan Provinsi, Susenas 2007
271
Tabel 3.203 Persentase Rumah Tangga Menurut Jenis Lantai Rumah Dan Kepadatan Hunian Dan Karakteristik Rumah Tangga, Susenas 2007
272
Tabel 3.204 Persentase Rumah Tangga menurut Tempat Pemeliharaan Ternak/Hewan Peliharaan dan Provinsi, Riskesdas 2007
273
Tabel 3.205 Persentase Rumah Tangga menurut Tempat Pemeliharaan Ternak/Hewan Peliharaan dan Karakteristik Rumah Tangga, Riskesdas 2007
274
Tabel 3.206 Distribusi Kasus Kematian Menurut Kelompok Umur dan Jenis Kelamin, Riskesdas 2007
275
Tabel 3.207 Distribusi Kasus Kematian menurut Kelompok Umur dan Tipe Daerah, Riskesdas 2007
276
Tabel 3.208 Distribusi Kematian pada Semua Umur menurut Kelompok Penyakit, SKRT 1995-2001 dan Riskesdas 2007
277
Tabel 3.209 Proporsi Penyakit menular dan Tidak Menular pada Semua Umur, Riskesdas 2007
278
Tabel 3.210 Proporsi Penyebab Kematian Kelompok Umur 0-6 hari dan 7-28 ha
Tabel 3.214 Proporsi Penyebab Kematian pada Kelompok Umur 5-14 tahun menurut Tipe Daerah, Riskesdas 2007
281
Tabel 3.215 Proporsi Penyebab Kematian pada Kelompok umur 15-44 Tahun menurut Tipe Daerah, Riskesdas 2007
281
Tabel 3.216 Proporsi penyebab kematian pada kelompok umur 15-44 tahun menurut jenis kelamin, Riskesdas 2007
282
Tabel 3.217 Proporsi Penyebab Kematian pada Kelompok Umur 45-54 tahun menurut Tipe Daerah, Riskesdas 2007
283
Tabel 3.218 Proporsi Penyebab Kematian pada Kelompok Umur 45-54 tahun menurut Jenis Kelamin, Riskesdas 2007
283
Tabel 3.219 Proporsi Penyebab Kematian pada Kelompok Umur 55-64 tahun enurut Tipe Daerah, Riskesdas 2007
284
Tabel 3.220 Proporsi Penyebab Kematian pada Kelompok Umur 55-64 tahun enurut Jenis Kelamin, Riskesdas 2007
284
Tabel 3.221 Proporsi Penyebab Kematian pada Kelompok Umur 65 Tahun ke atas enurut Tipe Daerah, Riskesdas 2007
285
Tabel 3.222 Proporsi Penyebab Kematian pada Umur 65 Tahun ke atas menurut Jenis Kelamin
285
Nomor Gambar Nama Gambar Hal Gambar 1.1 Faktor yang mempengaruhi Status Kesehatan (Blum 1974) 3
Gambar 1.2 Alur Pikir Riskesdas 2007 5
Nomor Grafik Nama Grafik Hal
Grafik 3.1 Distribusi Kematian pada Semua Umur menurut Kelompok Penyakit, SKRT 1995-2001 dan Riskesdas 2007
277