• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V: kesimpulan dan saran, bab ini merupakan bab terakhir yang memuat kesimpulan dan saran atas setiap permasalahan yang

PENJATUHAN SANKSI PIDANA DENDA TERHADAP PELAKU TANPA IZIN MELAKUKAN KEGIATAN INDUSTRI KECIL DALAM

2. Dakwaan Primair :

---perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana pasal 24 ayat (1) Jo pasal 13(1) UU Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP RI No. 5 Tahun 1984 tentang perindustrian.--- ATAU

Subsidair :

---perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana pasal 62 ayat (1) Jo pasal 8 ayat (1) huruf c UU RI. No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.--- 3. Fakta hukum

Menimbang, bahwa untuk membuktikan dakwaannya penuntut umum telah mengajukan saksi-saksi sebagai berikut :

1. NGALAU SURBAKTI, dibawah sumpah/janji pada pokoknya menerangkan sebagai berikut :

- Bahwa semua keterangan yang saksi berikan di Berita Acara Pemeriksaan Penyidik adalah benar ;

- Bahwa saksi hadir dipersidangan sebagai saksi untuk memberikan keterangan sehubungan dengan tindak pidana yang dilakukan oleh Terdakwa ;

- Bahwa saksi melakukan penangkapan terhadap terdakwa bersama dengan rekan saksi dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumatera Utara pada hari Jumat, tanggal 10 Januari 2014, sekira pukul 00.30 wib didalam pekarangan rumah milik terdakwa Antoni Silalahi yang terletak di jalan Tuasan No. 162-B, kel. Sidorejo Hiliir, Kec. Medan Tembung, Kota Medan, Prop. Sumatera Utara ;

- Bahwa saksi melakukan penangkapan (tertangkap tangan) terhadap terdakwa dan saksi antoni silalahi yang sedang melakukan kegiatan pemidahan gas elpiji bersubsidi dari tabung uukuran 3 (tiga) kg kedalam tabung gas elpiji ukuran 12 (dua belas) kg non subsidi untuk dijual kembali kepada konsumen ; - Bahwa adapun dari tangan terdakwa disita barang bukti berupa Tabung gas

berisi ukuran 12 Kg sebanyak 24 Tabung, Tabung gas berisi ukuran 3 Kg sebanyak 141 Tabung, Tabung gas kosong ukuran 12 Kg sebanyak 45 Tabung, Tabung Gas kosong ukuran 12 Kg sebanyak 4 Tabung dan Tabung Gas ukuran 3 Kg sebanyak 3 Tabung, selang plastik yang dimodifikasi memiliki 2 (dua) buah regulator pada masing- masing ujung slang sebagai alat pemindah gas dari tabung ukuran 3 Kg bersubsidi ke tabung gas ukuran 12 Kg ukuran Non subsidi sebanyak 4 set, pipa plastik warna putih sebanyak 4 (empat) buah, tang besi bersarung karet 1 (satu) buah, gergaji besi 1 (satu) buah, kunci pas

14/17 1 (satu) buah, karet gas warna merah 1 (satu) kantong plastik, tutup segel gas elpiji ukuran 3 Kg bersubsidi ± 400 (empat ratus) buah ;

- Bahwa kegiatan usaha yang dilakukan oleh saksi antoni silalahi dan terdakwa tidak memiliki izin ;

- Bahwa selanjutnya terdakwa dan saksi antoni silalahi beserta barang bukti dibawa ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumatera Utara untuk diproses lebih lanjut ;

Terhadap keterangan saksi, terdakwa tidak keberatan dengan keterangan saksi ; 2. Parulian Gultom dibawah sumpah/janji pada pokoknya menerangkan sebagai

berikut :

- Bahwa benar saksi pernah diperiksa oleh penyidik ;

- Bahwa semua keterangan yang saksi berikan di Berita Acara Pemeriksaan Penyidik adalah benar ;

- Bahwa saksi hadir dipersidangan sebagai saksi untuk memberikan keterangan sehubungan dengan tindak pidana yang dilakukan oleh Terdakwa ;

- Bahwa saksi melakukan penangkapan terhadap terdakwa bersama dengan rekan saksi dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumatera Utara pada hari Jumat, tanggal 10 Januari 2014, sekira pukul 00.30 wib didalam pekarangan rumah milik terdakwa Antoni Silalahi yang terletak di jalan Tuasan No. 162-B, kel. Sidorejo Hiliir, Kec. Medan Tembung, Kota Medan, Prop. Sumatera Utara ;

- Bahwa saksi melakukan penangkapan (tertangkap tangan) terhadap terdakwa dan saksi antoni silalahi yang sedang melakukan kegiatan pemidahan gas

elpiji bersubsidi dari tabung uukuran 3 (tiga) kg kedalam tabung gas elpiji ukuran 12 (dua belas) kg non subsidi untuk dijual kembali kepada konsumen ; - Bahwa adapun dari tangan terdakwa disita barang bukti berupa Tabung gas

berisi ukuran 12 Kg sebanyak 24 Tabung, Tabung gas berisi ukuran 3 Kg sebanyak 141 Tabung, Tabung gas kosong ukuran 12 Kg sebanyak 45 Tabung, Tabung Gas kosong ukuran 12 Kg sebanyak 4 Tabung dan Tabung Gas ukuran 3 Kg sebanyak 3 Tabung, selang plastik yang dimodifikasi memiliki 2 (dua) buah regulator pada masing- masing ujung slang sebagai alat pemindah gas dari tabung ukuran 3 Kg bersubsidi ke tabung gas ukuran 12 Kg ukuran Non subsidi sebanyak 4 set, pipa plastik warna putih sebanyak 4 (empat) buah, tang besi bersarung karet 1 (satu) buah, gergaji besi 1 (satu) buah, kunci pas 14/17 1 (satu) buah, karet gas warna merah 1 (satu) kantong plastik, tutup segel gas elpiji ukuran 3 Kg bersubsidi ± 400 (empat ratus) buah ;

- Bahwa kegiatan usaha yang dilakukan oleh saksi antoni silalahi dan terdakwa tidak memiliki izin ;

- Bahwa selanjutnya terdakwa dan saksi antoni silalahi beserta barang bukti dibawa ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumatera Utara untuk diproses lebih lanjut ;

Terhadap keterangan saksi, terdakwa tidak keberatan dengan keterangan saksi ; 3. Mariden Tampubolon dibawah sumpah/janji pada pokoknya menerangkan

sebagai berikut :

- Bahwa semua keterangan yang saksi berikan di Berita Acara Pemeriksaan Penyidik adalah benar ;

- Bahwa saksi hadir dipersidangan sebagai saksi untuk memberikan keterangan sehubungan dengan tindak pidana yang dilakukan oleh Terdakwa dan saksi ; - Bahwa saksi dan terdakwa ditangkap oleh Polisi dari Direktorat Reserse

Kriminal Khusus Polda Sumatera Utara pada hari Jumat sekira pukul 00.30 wib didalam pekarangan rumah milik antoni silalahi yang terletak di jalan Tuasan No. 162-B Kel. Sidorejo Hilir Kec. Medan Tembung Kota Medan prop Sumatera Utara.

- Bahwa saksi dan terdakwa ditangkap karena sedang melakukan kegiatan pemidahan gas elpiji bersubsidi dari tabung uukuran 3 (tiga) kg kedalam tabung gas elpiji ukuran 12 (dua belas) kg non subsidi untuk dijual kembali kepada konsumen ;

- Bahwa adapun dari tangan saksi dan terdakwa disita barang bukti berupa Tabung gas berisi ukuran 12 Kg sebanyak 24 Tabung, Tabung gas berisi ukuran 3 Kg sebanyak 141 Tabung, Tabung gas kosong ukuran 12 Kg sebanyak 45 Tabung, Tabung Gas kosong ukuran 12 Kg sebanyak 4 Tabung dan Tabung Gas ukuran 3 Kg sebanyak 3 Tabung, selang plastik yang dimodifikasi memiliki 2 (dua) buah regulator pada masing- masing ujung slang sebagai alat pemindah gas dari tabung ukuran 3 Kg bersubsidi ke tabung gas ukuran 12 Kg ukuran Non subsidi sebanyak 4 set, pipa plastik warna putih sebanyak 4 (empat) buah, tang besi bersarung karet 1 (satu) buah, gergaji besi 1 (satu) buah, kunci pas 14/17 1 (satu) buah, karet gas warna merah 1 (satu)

kantong plastik, tutup segel gas elpiji ukuran 3 Kg bersubsidi ± 400 (empat ratus) buah ;

- Bahwa cara saksi dan terdakwa melakukan kegiatan memindahkan isi tabung gas dari tabung gas berukuran 3 kg ke tabung gas berukuran 12 kg tanpa izin tersebut adalah pertama sekali terdakwa mengambil tabung gas elpiji ukuran 3 yang berisi, selanjutnya terdakwa mengambil tabung gas yang berisi 12 kg yang dalam keadaan kosong dan meletakkannya ke atas bak yang telah diisi es batu. Selanjutnya terdakwa menyambungkan kedua tabung tersebut dengan menggunakan selang yang terbuat dari plastic yang telah dimodifikasi, dimana pada selang tersebut terdapat keran yang terbuat dari besi. Setelah kedua tabung tersambung dengan rapat, selanjutnya terdakwa membuka keran tersebut agar gas elpiji dari tabung ukuran 3 (tiga) kg pindah ke tabung gas elpiji ukuran 12 (dua belas) kg.

- Bahwa Adapun waktu yang diperlukan untuk memindahkan gas elpiji dari tabung ukuran 3 kg ke tabung gas elpiji ukuran 12 kg adalah selama ± 10 menit ;

- Bahwa Setelah gas dari tabung 3 (tiga) kg habis, selanjutnya terdakwa memindahkan tabung gas ukuran 3 (tiga) kg tersebut dan mengambil kembali tabung gas ukuran 3 (tiga) kg yang berisi dan hal tersebut terdakwa lakukan berulang-ulang, dimana 1 (satu) tabung gas ukuran 12 (dua belas) kg menghabiskan 4 tabung ukuran 3 kg. setelah tabung gas ukuran 12 (dua belas) kg tersebut penuh, selanjutnya terdakwa memindahkannya dan kembali memasukkan tabung gas ukuran 12 kg yang kosong guna iisi kembali. Hal

tersebut terdakwa lakukan berulang-ulang. Selanjutnya terdakwa menyusun tabung gas ukuran 12 yang telah berisi tersebut guna selanjutnya dijual kepada pihak yang membutuhkannya (konsumen) ;

- Bahwa saksi melakukan kegiatan tersebut atas suruhan terdakwa ;

- Bahwa kegiatan usaha yang dilakukan oleh terdakwa dan saksi mariden tampubolon als mariden tidak memiliki izin ;

- Bahwa selanjutnya terdakwa dan saksi antoni silalahi beserta barang bukti dibawa ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumatera Utara untuk diproses lebih lanjut ;

Terhadap keterangan saksi, terdakwa tidak keberatan dengan keterangan saksi ; Menimbang, bahwa penuntut umum telah mengajukan ahli sebagai berikut : 1. Abu Bakar Siddik, SH dibawah sumpah/janji pada pokoknya menerangkan

sebagai berikut :

- Bahwa benar saksi pernah diperiksa oleh penyidik ;

- Bahwa semua keterangan yang saksi berikan di Berita Acara Pemeriksaan Penyidik adalah benar ;

- Bahwa saksi hadir dipersidangan sebagai saksi untuk memberikan keterangan sehubungan dengan tindak pidana yang dilakukan oleh Terdakwa ;

- Bahwa perbuatan yang dilakukan oleh pihak pengusaha dengan cara memindahkan gas elpiji dari tabung ukuran 3 (tiga) kg ke tabung ukuran 12 (dua belas) kg adalah merupakan perbuatan yang merugikan konsu men yang berarti bertentangan dengan UU RI No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen yang secara jelas dapat dikenakan pasal 8 ayat (1) huruf b dan

huruf c, yaitu : pasal 8 ayat (1) = pelaku usaha dilarang memproduksi dan/atau memperdagangkan barang dan/atau jasa yang : huruf b : tidak sesuai dengan berat bersih, isi bersih atau netto, dan jumlah dalam hitungan sebagaimana yang dinyatakan dalam label atau etiket barang tersebut, huruf c : tidak sesuai dengan ukuran, takaran timbangan dan jumlah dalam hitungan menurut ukuran yang sebenarnya ;

- Bahwa karena isi gas elpiji yang berada didalam tabung ukuran 12 (dua belas) kg bersumber dari tabung gas ukuran 3 (tiga) kg tidak pasti ukurannya/volumenya karena dilakukan oleh pelaku usaha sendiri tanpa izin dan tanpa melalui prosedur, sementara pelaku usaha menjual gas isi 12 (dua belas) kg tersebut dengan harga gas yang berukuran 12 (dua belas) kg, sehingga konsumen dirugikan, dan atas perbuatan pelaku usaha tersebut dapat dikenakan sanksi pidana sesuai pasal 62 Jo. Pasal 8 UU RI No. 8 tahun 1999 tentang Pelindungan Konsumen yang ancaman hukuman penjara paling lama 5 (lima) tahun atau pidana denda paling banyak 2 (dua) milyar rupiah ;

- Bahwa pelaku usaha dalam perkara ini adalah pemilik usaha yang bernama terdakwa Antoni Silalahi, yang beralamat di Jalan Tuasan No. 162-B, Kel. Sidorejo Hilir, Kec. Medan Tembung, Kota Medan Prop. Sumatera Utara. - Bahwa Konsumen yang dirugikan dalam perkara ini adalah orang yang

mengkonsumsi gas elpiji yang dilakukan oleh Terdakwa dan saksi Mariden Tampubolon als Mariden ;

Menimbang, bahwa terdakwa di persidangan telah memberikan keterangan yang pada pokoknya sebagai berikut :

- Bahwa benar terdakwa pernah diperiksa oleh Penyidik Bea Cukai ;

- Bahwa semua keterangan yang terdakwa berikan di Berita Acar Pemeriksaan Penyidik adalah benar ;

- Bahwa saksi Mariden Tampubolon Als Mariden dan terdakwa ditangkap oleh Polisi dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumatera Utara pada hari Jumat sekira pukul 00.30 wib didalam pekarangan rumah milik antoni silalahi yang terletak di jalan Tuasan No. 162-B Kel. Sidorejo Hilir Kec. Medan Tembung Kota Medan prop Sumatera Utara.

- Bahwa saksi Mariden Tampubolon als Mariden dan terdakwa ditangkap karena sedang melakukan kegiatan pemidahan gas elpiji bersubsidi dari tabung uukuran 3 (tiga) kg kedalam tabung gas elpiji ukuran 12 (dua belas) kg non subsidi untuk dijual kembali kepada konsumen ;

- Bahwa adapun dari tangan saksi dan terdakwa disita barang bukti berupa Tabung gas berisi ukuran 12 Kg sebanyak 24 Tabung, Tabung gas berisi ukuran 3 Kg sebanyak 141 Tabung, Tabung gas kosong ukuran 12 Kg sebanyak 45 Tabung, Tabung Gas kosong ukuran 12 Kg sebanyak 4 Tabung dan Tabung Gas ukuran 3 Kg sebanyak 3 Tabung, selang plastik yang dimodifikasi memiliki 2 (dua) buah regulator pada masing- masing ujung slang sebagai alat pemindah gas dari tabung ukuran 3 Kg bersubsidi ke tabung gas ukuran 12 Kg ukuran Non subsidi sebanyak 4 set, pipa plastik warna putih sebanyak 4 (empat) buah, tang besi bersarung karet 1 (satu) buah, gergaji besi

1 (satu) buah, kunci pas 14/17 1 (satu) buah, karet gas warna merah 1 (satu) kantong plastik, tutup segel gas elpiji ukuran 3 Kg bersubsidi ± 400 (empat ratus) buah ;

- Bahwa cara saksi Mariden Tampubolon als Mariden melakukan kegiatan memindahkan isi tabung gas dari tabung gas berukuran 3 kg ke tabung gas berukuran 12 kg tanpa izin tersebut adalah pertama sekali terdakwa mengambil tabung gas elpiji ukuran 3 yang berisi, selanjutnya saksi Mariden Tampubolon als Mariden mengambil tabung gas yang berisi 12 kg yang dalam keadaan kosong dan meletakkannya ke atas bak yang telah diisi es batu. Selanjutnya saksi Mariden Tampubolon als Mariden menyambungkan kedua tabung tersebut dengan menggunakan selang yang terbuat dari plastik yang telah dimodifikasi, dimana pada selang tersebut terdapat keran yang terbuat dari besi. Setelah kedua tabung tersambung dengan rapat, selanjutnya saksi Mariden Tampubolon als Mariden membuka keran tersebut agar gas elpiji dari tabung ukuran 3 (tiga) kg pindah ke tabung gas elpiji ukuran 12 (dua belas) kg.

- Bahwa Adapun waktu yang diperlukan untuk memindahkan gas elpiji dari tabung ukuran 3 kg ke tabung gas elpiji ukuran 12 kg adalah selama ± 10 menit ;

- Bahwa Setelah gas dari tabung 3 (tiga) kg habis, selanjutnya terdakwa memindahkan tabung gas ukuran 3 (tiga) kg tersebut dan mengambil kembali tabung gas ukuran 3 (tiga) kg yang berisi dan hal tersebut terdakwa lakukan berulang-ulang, dimana 1 (satu) tabung gas ukuran 12 (dua belas) kg

menghabiskan 4 tabung ukuran 3 kg. setelah tabung gas ukuran 12 (dua belas) kg tersebut penuh, selanjutnya terdakwa memindahkannya dan kembali memasukkan tabung gas ukuran 12 kg yang kosong guna iisi kembali. Hal tersebut terdakwa lakukan berulang-ulang. Selanjutnya terdakwa menyusun tabung gas ukuran 12 yang telah berisi tersebut guna selanjutnya dijual kepada pihak yang membutuhkannya (konsumen) ;

- Bahwa kegiatan usaha yang dilakukan oleh saksi antoni silalahi dan terdak wa tidak memiliki izin ;

- Bahwa terdakwa mengakui dan menyesali perbuatannya dan berjanji tidak akan mengulanhinya lagi serta mohon hukuman yang seringan-ringannya ; - Bahwa terdakwa belum pernah dihukum sebelumnya ;

- Bahwa selanjutnya terdakwa dan saksi antoni silalahi beserta barang bukti dibawa ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumatera Utara untuk diproses lebih lanjut ;

Menimbang, bahwa penuntut umum mengajukan barang bukti sebagai berikut :

1. Tabung gas berisi ukuran 12 kg sebanyak 24 Tabung ; 2. Tabung gas berisi ukuran 3 Kg sebanyak 141 Tabung ; 3. Tabung gas kosong ukuran 12 Kg sebanyak 45 Tabung ;

4. Tabung Gas kosong ukuran 12 Kg sebanyak 4 Tabung dan Tabung Gas ukuran 3 Kg sebanyak 3 Tabung ;

5. selang plastik yang dimodifikasi memiliki 2 (dua) buah regulator pada masing- masing ujung slang sebagai alat pemindah gas dari tabung ukuran 3

Kg bersubsidi ke tabung gas ukuran 12 Kg ukuran Non subsidi sebanyak 4 set ;

6. pipa plastik warna putih sebanyak 4 (empat) buah ;

7. tang besi bersarung karet 1 (satu) buah, gergaji besi 1 (satu) buah ;

8. kunci pas 14/17 1 (satu) buah, karet gas warna merah 1 (satu) kantong plastik ; 9. tutup segel gas elpiji ukuran 3 Kg bersubsidi ± 400 (empat ratus) buah ;

Dokumen terkait