• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II KAJIAN TEORITIS

2.6 AHU (Air Handling Unit)

2.6.5 Damper

Gambar 2.16 Damper

Damper ialah alat yang berfungsi mengatur udara yang masuk ke ruangan, udara yang masuk dapat disesuaikan dengan kapasitas ruangan.

19

BAB III

AKTIVITAS PENUGASAN MAGANG INDUSTRI

3.1 Realisasi Kegiatan Magang Industri

Mekanisme atau proses kerja yang diamati ketika Magang Industri ditampilkan dalam bentuk tabel berikut ini:

Tabel 3.1 Tabel Aktivitas Magang Industri Hari

Ke Tanggal

Jenis Aktivitas Magang

Industri

Tugas yang

Diberikan Pencapaian Tugas

1 17 Juli ranah kerja PT.

Daya Lelaku Taksaka dilapangan, dan dikantor Debu Mesin

 Memantau, dan mengarahkan pekerjaan tukang di PT.

Wings Group

 Mengetahui proses

pekerjaan yang seharusnya dilakukan

20 N6C & N6D

Powder 2

 Berkomunikasi dengan PIC yang bertugas

 Mengawasi, evaluasi hasil pekerjaan

 Memahami tentang

kebersihan dan

K3 dalam

bekerja 3 20 Juli

2020 Meninjau Investaris Wings, &

Pengerjaan Format Job Safety Analysis

 Melakukan pendataan inventaris PT.

Daya Lelaku Taksaka

 Mengerjakan format job safety analysis

 Memahami pentingnya pendataan inventaris PT.

Daya Lelaku Taksaka

 Memahami format job safety analysis 4 21 Juli

2020

Visit Proyek Kolam

 Memantau tukang, dan

berkomunikasi dengan PIC yang bertugas

 Mengevaluasi kinerja tukang, dan

berkomunikasi kepada PIC terkait rencana dengan proses pengerjaan

21 5 22 Juli

2020

Pengerjaan Berita Acara, dan Invoice

 Pembuatan Berita Acara untuk Proyek Fabrikasi Akrilik serta invoice

 Memahami kegunaan berita acara, invoice, dan alur pengajuan ke perusahaan 6 23 Juli

2020

Visit Proyek Grille,

Pemesanan &

Pemasangan Grille

 Melakukan pengukuran ruang untuk Grille yang sesuai

 Melakukan pemesanan Grille kepada pihak produksi, dan

pemasangan

 Memahami carai pengukuran grille sesuai yang

2020 Visit Progess Proyek Wiremesh Kolam Ikan

 Melakukan pengecekan proyek

 Mengawasi pekerjaan dari tukang

 Mengetahui progess pengerjaan

8 27 Juli

2020 Visit Finishing Proyek

Wiremesh Kolam Ikan

 Melakukan penyelesaian proyek dengan tukang

 Melakukan komunikasi

 Menyelesaikan proyek

 Mengetahui kondisi proyek dengan PIC yang bertugas

22 dengan PIC

yang bertugas 9 28 Juli

2020

Rapat Proyek

& Pembuatan Invoice

 Melakukan rapat proyek

 Membuat invoice kepada PT. Wings Group untuk proyek wiremesh

 Melakukan penagihan

 Memahami proses rapat proyek sebelum, dan akan

dilaksanakan

 Menyelesaikan invoice, dan memberikan kepada bagian keuangan PT.

Wings Group 10 29 Juli

2020

Visit PT.

Hutama Karya

 Meninjau proyek di PT.

Hutama Karya

 Memahami proyek di PT.

Hutama Karya 11 30 Juli

2020

Visit PT.

Hutama Karya

 Meninjau proyek di PT.

Hutama Karya

 Memahami tenaga kerja lapangan (Las

& Helper)

 Merekrut tenaga kerja lapangan (Las

& Helper)

 Mendapatkan tenaga kerja sesuai kualifikasi untuk proyek 13 04 Agustus

2020

Visit Proyek Gudang Waste PT. Sayap Mas Utama (Wings Group)

 Melakukan komunikasi dengan PIC

 Melakukan pengawasan tenaga kerja

 Konfirmasi terkait progess pekerjaan kepada PIC yang bertugas

23 dalam

pekerjaan

 Merencanakan kegiatan rencana untuk proyek tersebut

 Memahami progess proyek yang dikerjakan 14 05 Agustus

2020

Pengerjaan Proyek Gudang Waste PT.

Sayap Mas Utama (Wings Group) kepada PIC yang bertugas

 Mengetahui progess pekerjaan

 Mengetahui evaluasi dari PIC yang bertugas untuk ketepatan proyek 15 06 Agustus

2020

Pengerjaan Proyek Gudang Waste PT.

Sayap Mas Utama (Wings Group)

 Melakukan komunikasi dengan PIC

 Melakukan pengawasan terhadap pekerjaan dari tukang

 Mengetahui progess pekerjaan

 Mengetahui evaluasi dari PIC yang bertugas untuk ketepatan proyek 16 07 Agustus

2020 Pengerjaan Proyek Gudang Waste PT.

Sayap Mas

 Melakukan pengawasan terhadap pekerjaan dari tukang

 Mengetahui progess pekerjaan

 Mengetahui evaluasi dari

24 Utama (Wings

Group)

 Melakukan komunikasi kepada PIC untuk memantau kegiatan

PIC yang bertugas untuk ketepatan proyek

17 10 Agustus 2020

Pengerjaan Proyek Gudang Waste PT.

Sayap Mas Utama (Wings Group)

 Membuat berita acara , dan invoice

 Melakukan pengawasan terhadapa pekerja pada proyek ini

 Mengetahui progess pekerjaan

 Mengetahui evaluasi dari PIC yang bertugas untuk ketepatan proyek 18 11 Agustus

2020

Penagihan biaya Proyek

 Melakukan follow up dengan bagian keuangan terkait invoice

 Mendapatkan informasi batas tanggal tagihan di terima perusahaan 19 12 Agustus

2020

Visit Pabrik PT. ITU komponen dari AC Sentral

 Mendampingi direktur untuk rapat

 Memahami proses pembuatan salah satu dari beberapa komponen dari AC Sentral

 Rapat selesai

25 20 13 Agustus

2020

Pengerjaan Proyek Gudang Waste PT.

Sayap Mas Utama (Wings Group)

 Melakukan pengawasan terhadap pekerjaan dari tukang

 Melakukan komunikasi kepada PIC untuk evaluasi dari PIC yang bertugas untuk ketepatan proyek

21 14 Agustus 2020

Pengerjaan Proyek Gudang Waste PT.

Sayap Mas Utama (Wings Group)

 Melakukan pengawasan terhadap pekerjaan dari tukang

 Melakukan komunikasi kepada PIC untuk evaluasi dari PIC yang bertugas untuk ketepatan proyek

22 18 Agustus

2020 Pengerjaan Proyek Gudang Waste PT.

Sayap Mas Utama (Wings Group)

 Melakukan pengawasan terhadap pekerjaan dari tukang

 Melakukan komunikasi kepada PIC

 Mengetahui progess pekerjaan

 Mengetahui evaluasi dari PIC yang bertugas untuk

26 Proyek Gudang Waste PT.

Sayap Mas Utama (Wings Group)

 Melakukan pengawasan terhadap pekerjaan dari tukang

 Melakukan komunikasi kepada PIC untuk evaluasi dari PIC yang bertugas untuk ketepatan proyek

24 24 Agustus 2020

Pengerjaan Proyek Gudang Waste PT.

Sayap Mas Utama (Wings Group)

 Melakukan pengawasan terhadap pekerjaan dari tukang

 Melakukan komunikasi kepada PIC untuk evaluasi dari PIC yang bertugas untuk ketepatan proyek

25 25-27 Agustus

2020

Forum Group Discussion (Work From Home)

 Melakukan diskusi dengan pekerja di PT.

Daya Lelaku Taksaka

 Mengetahui proyek yang ada di PT. Daya Lelaku Taksaka

27 26 28 Agustus

2020 Pembuatan Berita Acara

 Membuat Berita Acara terkait Proyek Lainnya

 Berita acara siap untuk penagihan 27 31 Agustus

2020

Pengerjaan Proyek Gudang Waste PT.

Sayap Mas Utama (Wings Group)

 Melakukan pengawasan terhadap pekerjaan dari tukang

 Melakukan komunikasi kepada PIC untuk evaluasi dari PIC yang bertugas untuk ketepatan Proyek Gudang Waste PT.

Sayap Mas Utama (Wings Group)`

 Melakukan pengawasan terhadap pekerjaan dari tukang

 Melakukan komunikasi kepada PIC untuk evaluasi dari PIC yang bertugas untuk ketepatan Berita Acara Proyek Gudang Waste PT.

 Melakukan pengawasan terhadap

 Berita acara selesai siap untuk di berikan ke PIC, dan

28 Sayap Mas

Utama (Wings Group)

pekerjaan dari tukang

 Melakukan komunikasi kepada PIC untuk memantau kegiatan

digabungkan dengan invoice

 PIC mengetahui progess proyek

30 03

September 2020

Pengerjaan Proyek Gudang Waster PT.

Sayap Mas Utama (Wings Group)

 Melakukan pengawasan terhadap pekerjaan dari tukang

 Melakukan komunikasi kepada PIC untuk evaluasi dari PIC yang bertugas untuk ketepatan

 Mengevaluasi administrasi perusahaan untuk diperbaiki

 Administrasi perusahaan sudah tertata dengan baik

32 07

September 2020

Visit Pabrik PT. ITU AIRCONCO

 Mendampingi Direktur PT.

Daya Lelaku Taksaka untuk rapat

 Rapat selesai

29 33 08-11

September 2020

Forum Group Discussion (Work From Home)

 Melakukan diskusi dengan pekerja di PT.

Daya Lelaku Taksaka

 Mengetahui proyek yang ada di PT. Daya Lelaku Taksaka

34 14

September 2020

Visit PT. Tirta Alam Bekasi

 Mengunjungi PT. Tirta Alam Bekasi

 Mendampingi Direktur PT.

Daya Lelaku Taksaka dalam rapat

 Pembahasan proyek, dan pemberian invoice kepada proyek PT.

Tirta Alam Bekasi 35 15-22

September 2020

Forum Group Discussion (Work From Home)

 Melakukan diskusi dengan pekerja di PT.

Daya Lelaku Taksaka

 Mengetahui proyek yang ada di PT. Daya Lelaku Taksaka

36 23

September 2020

Visit Pabrik PT. ITU AIRCONCO

 Mendampingi Direktur PT.

Daya Lelaku Taksaka untuk rapat

 Rapat selesai

37 24

September-22 Oktober

2020

Forum Group Discussion (Work From Home)

 Melakukan diskusi dengan pekerja di PT.

Daya Lelaku Taksaka

 Mengetahui proyek yang ada di PT. Daya Lelaku Taksaka

30 38 23-28

Oktober 2020

Rekap Data PT. Daya

Daya Lelaku Taksaka 39 29-31

Oktober 2020

Forum Group Discussion (Work From Home)

 Melakukan diskusi dengan pekerja di PT.

Daya Lelaku Taksaka

 Mengetahui proyek yang ada di PT. Daya Lelaku Taksaka

40 1-30

November

Pembuatan Laporan Magang serta Membaca laporan proyek yang sudah diselesaikan oleh PT. Daya Lelaku

Taksaka

 Mendapatkan sebagian dari isi laporan magang indusri

 Mendapatkan sudut pandang baru

 Mendapatkan informasi tentang proyek yang dikerjakan di PT. Daya Lelaku Taksaka

41 1 Forum Group Discussion (Work From Office) serta

 Menyelesaikan, dan

mengumpulkan data untuk dimasukkan di laporan

 Mempersiapkan bahan untuk Laporan Magang Industri

 Mendapatkan informasi yang

31 proyek yang sedang berlangsung dan proses proyek dari awal sampai akhir

belum jelas pada proyek di PT. Daya Lelaku Taksaka

3.2 Relevansi Teori dan Praktek

Menurut Soeharto (1997), kegiatan proyek adalah suatu kegiatan sementara yang berlangsung dalam jangka waktu terbatas, dengan alokasi sumber daya tertentu, dan dimaksudkan untuk melaksanakan tugas yang sasarannya telah digariskan dengan jelas. Suatu proyek merupakan upaya yang mngerahkan sumber daya yang tersedia, yang diorganisasikan untuk mencapai tujuan, sasaran, dan harapan penting tertentu serta harus diselesaikan dalam jangka waktu terbatas sesuai dengan kesepakatan, (Dipohusodo, 1995). Beberapa tujuan yang sudah disepakati memiliki skema pekerjaan yang sudah di analisa, berikut skema dalam menjalankan proyek pada PT. Daya Lelaku Taksaka .

Pada prakteknya di PT. Daya Lelaku Taksaka, pertama-tama pihak dari perusahaan ini melakukan komunikasi dengan beberapa relasi maupun perusahaan.

Yang kemudian menawarkan beberapa produk HVAC, untuk mendapatkan peluang perusahaan melakukan observasi harga produk perusahaan lain. Selanjutnya dengan pengajuan yang telah diberikan ke perusahaan lain, maka perusahaan ini harus menunggu jawaban dari perusahaan lain untuk mendapatkan informasi di approve, Surat Perintah Kerja, dan pemberian Purchasing Order. Di sisi lain ketika

32 perusahaan lagi sudah memberikan hal itu, maka perusahaan menyiapkan tenaga kerja untuk proyek yang akan dilaksanakan, dan menyiapkan bahan kebutuhan yang sesuai dengan proyek, serta adanya penggalangan modal untuk proyek ketika skala nya besar. Manajemen ini dilakukan agar semua berjalan dengan baik, dan sesuai waktu yang telah ditentukan, dan agar tidak mengalami kerugian. Setelah itu dilakukannya proses pengerjaan meliputi : pengiriman bahan, pengarahan kepada mandor serta tukang, pemberian uang operasional, pengiriman alat-alat operasional, dan berkomunikasi dengan PIC yang bertugas. Setelah proses pekerjaan telah selesai makan dibuatlah invoice, dan berita acara, yang mana merupakan manajemen administrasi agar sesuai dengan waktu yang telah direncanakan, dan meminimalisir kerugian terjadi, dan agar dapat diajukan ke bagian finance, perlunya tanda tangan dari PIC serta jajarannya untuk pengarsipan dokumen, dan bukti telah terselesaikan proyek, lalu berkas penagihan dapat diajukan kepada bagian finance. Untuk mendapatkan tagihan sesuai waktu yang tertera pada perusahaan lain, maka perlunya manajemen waktu, kapan saja perusahaan harus menfollow up bagian finance, dan PIC perusahaana lain.

3.3 Permasalahan

Permasalahan yang terdapat pada PT. Daya Lelaku Taksaka adalah kesalahan dalam instalasi (pengelasan) pada pipa ke unit. Dalam keterbatasan pengetahuan Sumber Daya Manusia pada saat di proyek tentang HVAC, sebuah hal yang harus dipertimbangkan sebelum proyek dilaksanakan.

33

BAB IV REKOMENDASI

4.1 Pelatihan Instalasi HVAC

Dengan adanya pelatihan instalasi HVAC kepada Sumber Daya Manusia perusahaan yang belum memahami akan mendapatkan pengetahuan, dan kemampuan untuk pekerjaan proyek selanjutnya. Dan para helper dari proyek juga mampu memahami tentang instalasi HVAC.

4.2 Perbaikan Invoice, dan Berita Acara

Dalam pengelolaan administrasi dibutuhkan ketertiban. Dari proses administrasi saya melihat adanya (Terlampir).

4.3 Pembuatan Papan Informasi Representatif Office

Gambar 4.1 Papan Infromasi Representatif Office

Hal ini dilakukan agar keberadaan kantor diketaui oleh para pelanggan yang akan berkunjung.

4.4 Pembuatan Mindmap Proyek, Dan Aturan Kriteria Perekrutan Pekerja

Ide ini saya dapatkan saat berada dilapangan (perusahaan) yang sedang saya tangani dalam manajemen SDM, dan proses – hasil pekerjaannya. Oleh karena itu dari mindmap proyek ini bisa mengetahui mulai dari mana kita mengerjakan, dan

34 menimilaisir kekurangan dalam proyek tersebut. Contohnya dari desain yang diberikan harus sesuai dengan dilapangan tanpa ada kekurangan. Kemudian dalam perekrutan pekerja masih banyak pelamar yang tidak tepat kualisifikasi perusahaan, alangkah baiknya ada Metode HRD untuk menyeleksi pelamar, dan membuka lowongan secara informatif, kuantitatif, dan kualitatif. Dari analisa permasalahan ini dapat diperbaiki dikemudian hari.

35

BAB V TUGAS KHUSUS

5.1 Observasi Lapangan

Job Description Pekerjaan Mandor :

1. Pemeriksa Budgeting kontrak berapa dikurangi operasional untuk menentukan margin perusahaan

2. Survei Lapangan 3. Survei alat, dan bahan 4. Menerima PO, SPK, RAB

5. Mengarahkan, dan mengawasi kinerja teknisi sesuai dengan Planning 6. Koordinasi dengan Person In Charge (PIC)

7. Membuat Berita Acara, dan Invoice 8. Mendata Invetaris Perusahaan

9. Penagihan dengan mengajukan berkas, dan data usainya pekerjaan 10. Melakukan follow up kepada PIC terkait tagihan

5.1.1 Proyek PT. KALTIM PARNA INDUSTRI

Proyek ini merupakan Pengadaan Material HVAC McQuay untuk MCR lantai 1, dan lantai 2 termasuk seluruh jasa pemasangan, dan garansi.

1. Peluang atau Relasi

Dalam pelakasnaan proyek, pihak perusahaan PT. Daya Lelaku Taksaka melakukan pencarian akses melalui teman dari perusahaan PT. KALTIM PARNA INDUSTRI untuk memasang harga, dan kualisifikasi barang yang sesuai dengan permintaan.

2. Prospek

Prospek atau permintaan ialah hal yang di butuhkan oleh pihak PT.

KALTIM PARNA INDUSTRI. Oleh karena itu PT. Daya Lelaku memberikan solusi kebutuhan mereka seperti penambahan jasa instalasi dengan biaya yang terjangkau.

3. Quotation

36 Quotation atau Surat Penawaran ialah hal yang dikeluarkan oleh PT.

Daya Lelaku Taksaka dalam menawarkan produk, dan jasa untuk proyek PT. KALTIM PARNA INDUSTRI.

4. Negotiation

Negosiasi ialah hal yang umum dilakukan oleh antara kedua belah pihak perusahaan dalam penentuan harga yang di inginkan, dan produk yang menjadi kebutuhan proyek tersebut, agar ada kesepakatan antara kedua belah pihak. Media yang digunakan dalam negosiasi yaitu Sosial media (Whatsapp), dan Email. Hal-hal yang dilakukan dalam negosiasi yaitu tawar-menawar harga terhadap suatu produk maupun jasa sampai mencapai harga yang disepakati, setiap negosiasi dinyatakan harus sah dengan bukti pendukung klaim-nya, negosiasi mengeluarkan pendapat tentang fleksibilitas pilihan dalam tuntutannya (Opsi Realistis), dan dalam negosiasi dapat mencari alternatif lain jika salah satu pihak tidak menyepakati.

5. Purchasing Order

Purchasing order ialah berkas untuk konfirmasi bahwa order yang dibutuhkan PT. KALTIM PARNA INDUSTRI, dan diketahui oleh PT.

Daya Lelaku Taksaka sebagai tanda pelaksanaan proyek bisa dimulai ketika ada konfirmasi ke perusahaan tersebut. (Terlampir)

6. Pelaksanaan

Dalam pelakasanaan proyek SDM PT. Daya Lelaku Taksaka melakukan pegawasan, dan pengarahan kepada tukang/tenaga kerja ahli untuk mengerjakan dengan sesuai. Dalam proses ini perlu ada evaluasi bertahap, dan konfirmasi kepada PIC PT. KALTIM PARNA INDUSTRI yang bertugas untuk pengawasan bertahap dalam proyek ini.

7. Berita Acara Serah Terima

Serah terima ini merupakan hal yang harus dilakukan PT. Daya Lelaku Taksaka kepada PT. KALTIM PARNA INDUSTRI untuk membuktikan bahwa pekerjaan sudah selesai 100% atau barang sudah terpasang/diterima. (Terlampir)

37 8. Invoice

Invoice merupakan penagihan kepada PT. KALTIM PARNA INDUSTRI untuk disegerakan melakukan pembayaran dalam kurun waktu tertentu, waktu yang biasa digunakan untuk perusahaan besar sekitar 30 hari atau lebih. (Terlampir)

9. Pembayaran

Proses terkahir dalam proyek adalah pembayaran oleh PT. KALTIM PARNA INDUSTRI setelah 30 hari invoice telah masuk ke bagian finacne perusahaan, dalam ketepatan waktu pembayaran maka dilakukan follow up oleh PT. Daya Lelaku Taksaka.

Adapun dokumentasi proyek di lokasi PT. KALTIM PARNA INDUSTRI berikut:

Gambar 5.1 Dokumentasi 1 di PT. KALTIM PARNA INDUSTRI (Kondisi sebelum dimulainya proyek)

38 Gambar 5.2 Dokumentasi 2 di PT. KALTIM PARNA INDUSTRI

(Proses pemasangan)

Gambar 5.3 Dokumentasi 3 di PT. KALTIM PARNA INDUSTRI (Penyelesaian proyek, dan pengecekan terakhir)

39 Gambar 5.4 Dokumentasi 4 di PT. KALTIM PARNA INDUSTRI

(Pemakaian berlangsung normal)

5.1.2 Proyek Balai Besar Litbang Vektor dan Reservoir Penyakit (B2P2VRP) Salatiga

Proyek ini merupakan Paket AHU, Airlock, Instalasi, dan Uji Fungsi.

Dalam hal ini Brand AHU menggunakan Daikin., dan pembuatan pintu otomatis utnuk laboratorium/ruang isolasi Covid-19 (Single Swing Door Automatic).

1. Peluang atau Relasi

Dalam pelakasnaan proyek, pihak perusahaan PT. Daya Lelaku Taksaka melakukan pencarian akses melalui relasi dari B2P2VRP Salatiga untuk memasang harga, dan kualisifikasi barang yang sesuai dengan permintaan.

2. Prospek

Prospek atau permintaan ialah hal yang di butuhkan oleh pihak B2P2VRP Salatiga. Oleh karena itu PT. Daya Lelaku memberikan solusi kebutuhan mereka seperti penambahan jasa instalasi dengan biaya yang terjangkau.

40 3. Quotation

Quotation atau Surat Penawaran ialah hal yang dikeluarkan oleh PT.

Daya Lelaku Taksaka dalam menawarkan produk, dan jasa untuk proyek B2P2VRP Salatiga. (Terlampir)

4. Negotiation

Negosiasi ialah hal yang umum dilakukan oleh antara kedua belah pihak perusahaan dalam penentuan harga yang di inginkan, dan kebutuhan proyek tersebut, agar ada kesepakatan antara kedua belah pihak. Media yang digunakan dalam negosiasi yaitu Sosial media (Whatsapp), dan Email. Hal-hal yang dilakukan dalam negosiasi yaitu tawar-menawar harga terhadap suatu produk maupun jasa sampai mencapai harga yang disepakati, setiap negosiasi dinyatakan harus sah dengan bukti pendukung klaim-nya, negosiasi mengeluarkan pendapat tentang fleksibilitas pilihan dalam tuntutannya (Opsi Realistis), negosiasi dapat mencari alternatif lain jika salah satu pihak tidak menyepakati,

5. Purchasing Order

Purchasing order ialah berkas untuk konfirmasi bahwa order yang dibutuhkan B2P2VRP Salatiga, dan diketahui oleh PT. Daya Lelaku Taksaka sebagai tanda pelaksanaan proyek bisa dimulai ketika ada konfirmasi ke perusahaan tersebut. (Terlampir)

6. Pelaksanaan

Dalam pelakasanaan proyek SDM PT. Daya Lelaku Taksaka melakukan pegawasan, dan pengarahan kepada tukang/tenaga kerja ahli untuk mengerjakan dengan sesuai. Dalam proses ini perlu ada evaluasi bertahap, dan konfirmasi kepada PIC B2P2VRP Salatiga yang bertugas untuk pengawasan bertahap dalam proyek ini.

7. Serah Terima Berita Acara

Serah terima ini merupakan hal yang harus dilakukan PT. Daya Lelaku Taksaka kepada B2P2VRP Salatiga untuk membuktikan bahwa pekerjaan sudah selesai atau barang sudah terpasang/diterima.

8. Invoice

41 Invoice merupakan penagihan kepada B2P2VRP Salatiga untuk disegerakan melakukan pembayaran dalam kurun waktu tertentu, waktu yang biasa digunakan untuk perusahaan besar sekitar 30 hari atau lebih.

(Terlampir) 9. Pembayaran

Proses terkahir dalam proyek adalah pembayaran oleh B2P2VRP Salatiga setelah 30 hari invoice telah masuk ke bagian finacne perusahaan, dalam ketepatan waktu pembayaran maka dilakukan follow up oleh PT. Daya Lelaku Taksaka.

Adapun dokumentasi pada proyek ini yang telah dilakukan berikut:

Gambar 5.5 Dokumentasi 1 di B2P2VRP Salatiga

Gambar 5.6 Dokumentasi 2 di B2P2VRP Salatiga

42 Gambar 5.7 Dokumentasi 3 di B2P2VRP Salatiga

Gambar 5.8 Dokumentasi 4 di B2P2VRP Salatiga

43 Gambar 5.9 Dokumentasi di B2P2VRP Salatiga

5.2 Kesimpulan

Setelah melaksanakan kegiatan Magang Industri di Proyek PT. Daya Lelaku Taksaka, Penulis mengambil kesimpulan sebagai berikut: PT. Daya Lelaku Taksaka memiliki visi-misi menjadi perusahaan yang kompetitif, dan kualitatif di Indonesia.

Dan didasari pada kondisi wilayah Indonesia yang merupakan negara agraris, maritim, industri, dan memiliki sumber daya alam yang sangat melimpah sehingga pembangunan perlu di upayakan. Sebagai langkah pembangunan untuk mendirikan, dan emenuhi kebutuhan pembangunan nasional, salah satu diantaranya adalah Kontraktor HVAC dan Sistem tata udara.

5.3 Saran

Saran yang dapat diberikan dalam laporan magang industri ini adalah:

1. Berdasarkan hasil data penulis menyarankan agar pelatihan dapat dilakukan oleh pihak perusahaan. Hal ini dikarenakan agar dapat menunjang kualitas dari Sumber Daya Manusia dalam melakukan instalasi proyek HVAC.

2. Pihak perusahan disarankan untuk melakukan rekap data secara berkelanjutan untuk menjadikan perusahaan yang lebih tertib akan pemberkasannya.

44 3. Pada pelaksanaan kegiatan instalasi pada proyek dapat dilakukan rencana yang

terjadwal jika diperkukan agar dapat melakukan persiapan jauh lebih baik.

45

DAFTAR PUSTAKA

Ade, Didik, & Dede. (2012). Analisa Sistem Otomatis HVAC (heating ventilating air conditioning) pada gedung wisma BCA pondok indah.

Drs. Bambang Pujioyono, M. (t.thn.). Dalam M. Drs. Bambang Pujioyono, Konsep Manajemen Proyek.

Firmansyah, A. (t.thn.). Analisa Sistem Otomatis HVAC (Heating Ventilating Air Conditioning) Pada Gedung Wisma BCA Pondok Indah.

Setyawan, A. (2013). SOP DAN REGULASI HVAC.

Shiddik, A. (2017). RANCANG BANGUN SIMULATOR PENGENDALIAN RUANGAN MENGGUNAKAN AC SENTRAL BERBASIS LOGIKA FUZZY SUGENO.

46 Lampiran I Surat Lamaran Magang Industri

47 Lampiran II Balasan Surat Lamaran Dari Perusahaan

48 Lampiran III Sertifikat, dan Penilaian Magang Industri

49 Lampiran IV Perbaikan Format Invoice, dan Berita Acara

Perbaikan Format Invoice

50 Perbaikan Format Berita Acara

51 Lampiran V PO, Berita Acara Serah Terima, dan Invoice PT. KALTIM PARNA INDUSTRI

52

53

54 Lampiran VI PO, Quotation, dan Invoice B2P2VRP Salatiga

55

56

57

58

59 DOKUMENTASI

Visit PT. ITU AIRCONCO

60

Dokumen terkait