BAB IV DATA DAN ANALISIS
B. Data dan Analisis
Kuisioner penelitian dibagikan kepada 322 siswa XI IPA, dengan alokasi pengisian kuisioner 30 menit. Untuk mendapatkan data yang akurat, maka selain melihat hasil jawaban yang diisi oleh siswa, peneliti juga melakukan wawancara kepada guru fisika dan melakukan pengamatan di lingkungan sekolah sebagai data pendukung.
Sesuai dengan teknik analisis data yang telah diuraikan pada Bab III, data penelitian yang telah terkumpul direkapitulasi sesuai dengan indikator yang sesuai. Interpretasi data dapat dijabarkaan kedalam tabel sebagai berikut.
1. Kesiapan siswa SMA kelas XI IPA terhadap pemanfaatan internet sebagai sumber belajar di kabupaten Sleman secara keseluruhan
Berdasarkan hasil analisis data jawaban siswa secara
keseluruhan (lampiran 4) maka dapat diketahui distribusi frekuensi perolehan skor kesiapan Siswa XI IPA terhadap pemanfaatan internet sebagai sumber belajar di kabupaten Sleman seperti pada tabel 4.2.
Tabel 4.2. Distribusi Frekuensi Skor Kesiapan Siswa XI IPA terhadap Pemanfaatan Internet sebagai Sumber Belajar Fisika
Dari tabel di atas, dapat diketahui persentase tingkat kesiapan siswa SMA kelas XI IPA dalam memanfaatkan internet sebagai sumber belajar fisika di kabupaten Sleman pada kategori siap sebesar 0%, pada kategori kurang siap sebesar 94,1%, dan pada kategori tidak siap sebesar 5,90%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa sebagian besar siswa XI IPA di 7 sekolah yang ada di kabupaten Sleman dikatakan kurang siap untuk dapat memanfaatkan internet sebagai sumber belajar Fisika.
2. Kesiapan siswa SMA kelas XI IPA terhadap pemanfaatan internet sebagai sumber belajar fisika berdasarkan aspek kesiapan
Berdasarkan indikator kesiapan siswa dalam pemanfaatan internet sebagai sumber belajar fisika, persentase skor masing-masing aspek kesiapan ditunjukkan pada tabel 4.3.
Tabel 4.3. Tingkat Kesiapan Siswa XI IPA terhadap Pemanfaatan Internet sebagai Sumber Belajar Fisika berdasarkan
Aspek Kesiapan
KUALIFI KASI
No. ASPEK INDIKATOR
RATA- RATA SKOR (%) KUALIFI KASI RATA-RATA SKOR PER ASPEK (%) Memiliki laptop/notebook/handphone Ketersediaan Sarana
Dari tabel 4.3 dapat dilihat bahwa kesiapan siswa SMA kelas XI IPA dalam memanfaatkan internet sebagai sumber belajar fisika tergolong kurang siap dengan persentase rata-rata aspek ketersediaan sarana dan prasarana sebesar 64,8% termasuk kategori kurang siap, aspek kebiasaan menggunakan internet sebesar 64,47% termasuk kategori kurang siap, aspek kemampuan diri menggunakan internet sebesar 65,55% termasuk kategori kurang siap, dan aspek pandangan terhadap manfaat internet sebesar 67,09% termasuk kategori siap.
Dari 4 aspek kesiapan dalam memanfaatkan internet di atas, aspek kesiapan yang memiliki persentase paling tinggi dan tergolong
siap adalah aspek pandangan terhadap manfaat internet, hal ini
menunjukkan siswa SMA kelas XI IPA di 7 sekolah di kabupaten
Menguasai cara menggunakan internet 72.44 A
4
Pandangan terhadap Manfaat Penggunaan
Internet
Internet memberikan kemudahan untuk
menemukan informasi 73.08 A
67.09 A Internet menyediakan lebih banyak
informasi 64.54 B Internet memungkinkan pengguna
untuk belajar secara mandiri 63.66 B 66.82 A 3 Kemampuan diri Menggunakan Internet 65.55 B Mengetahui situs-situs yang
menyediakan materi Fisika secara lengkap
59.94 B Memiliki kemampuan untuk
mengoprasikan laptop/notebook/handphone/
Tablet/alat komunikasi lain
64.29 B No. ASPEK INDIKATOR
RATA- RATA SKOR (%) KUALIFI KASI RATA-RATA SKOR PER ASPEK (%) KUALIFI KASI 2 Kebiasaan Memanfaatkan Internet
Menggunakan internet untuk berkomunikasi dengan guru dan teman-
teman
63.04 B
64.47 B Menggunakan internet sebagai salah
satu sumber belajar Fisika 61.57 B Teratur mencari pengetahuan Fisika
melalui internet 72.44 A Terbiasa belajar dengan memanfaatkan
konten-konten yang diakses dari internet
58.52 B Memanfaatkan akun media sosial yang
dimiliki untuk mendiskusikan dan membagikan pengetahuan Fisika
didukung oleh banyak dari siswa SMA kelas XI IPA yang setuju dengan pernyataan bahwa internet memberikan kemudahan untuk menemukan informasi. Sedangkan aspek kesiapan yang memiliki persentase paling rendah dan termasuk kategori kurang siap adalah aspek kebiasaan menggunakan internet, hal ini ditunjukan dengan hasil jawaban kuisioner siswa yang merespon tidak setuju bahwa mereka setiap hari mencari pengetahuan fisika di internet, belajar menggunakan konten- konten yang diunduh dari internet, serta mereka tidak terbiasa menggunkan akun media sosial mereka untuk berdiskusi mengenai pelajaran dengan teman-temannya.
3. Kesiapan siswa XI IPA terhadap pemanfaatan internet sebagai sumber belajar fisika setiap sekolah
Berdasarkan hasil analisis data jawaban siswa berdasarkan aspek dan indikator (lampiran 6) maka dapat diketahui kesiapan siswa pada pemanfaatan internet sebagai sumber belajar fisika setiap sekolah pada tabel 4.4 (lampiran 7). Berdasarakan aspek dan indicator kesiapan siswa dalam pemanfaatan internet sebagai sumber belajar fisika, maka dapat diketahui distribusi perolehan skor keselurahan aspek kesiapan siswa SMA kelas XI IPA terhadap pemanfaatan internet sebagai sumber belajar di setiap sekolah seperti pada tabel 4.5.
Tabel 4.5. Distribusi Skor Keseluruhan Indikator Kesiapan Siswa SMA Kelas XI IPA terhadap Pemanfaatan Internet sebagai Sumber
Belajar Fisika Setiap Sekolah
Berdasarkan tabel 4.5 di atas maka kesiapan siswa XI IPA terhadap pemanfaatan internet sebagai sumber belajar setiap sekolah dapat dibuat dalam bentuk histogram seperti pada gambar 1.1 berikut.
Gambar 1.1 Histogram Kesiapan Siswa XI IPA terhadap Pemanfaatan Internet sebagai Sumber Belajar Fisika Setiap Sekolah
1 SMA St. Mikael 23 2 SMA N 1 Prambanan 25 3 SMA N 1 Turi 52 4 SMA N 1 Minggir 59 5 SMA N 1 Cangkringan 42 6 SMA N 1 Ngaglik 82 7 SMA N 1 Tempel 39 59.18 67.15 77.29 72.94 61.59 66.06 69.57 65.09 61.59 62.07 63.62 62.31 63.14 62.97 60.02 60.79 61.08 64.49 71.73 67.87 64.01 70.83 68.84 64.31 60.32 57.24 B A 67.66 65.75 63.77 68.48 60.23 63.4 67.95 66.48 60.51 A B B A B KUALIFIKASI
No. Sekolah N Kemampuan Diri
Menggunakan
Pandangan terhadap Manfaat
SKOR RATA-RATA TIAP ASPEK (%) SKOR RATA-RATA KESELURUHAN (%) Ketersediaan Sarana dan Prasarana Kebiasaan Menggunakan
Berdasarkan hasil analisis data pada gambar 1.11 maka diketahui bahwa siswa SMA kelas XI IPA di 3 sekolah yang ada di kabupaten Sleman dapat dikatakan siap dalam pemanfaatan internet sebagai sumber belajar fisika, yakni SMA St Mikael, SMA N 1 Minggir, SMA N 1 Tempel. Sedangkan SIswa SMA kelas XI IPA di 4 sekolah di kabupaten Sleman dikatakan kurang siap dalam pemanfaatan internet sebagai sumber belajar fisika, yakni SMA N 1 Cangkringan, SMA N 1 Prambanan, SMA N 1 Turi, SMA N 1 Ngaglik. Hal tersebut terlihat pada persentase skor rata-rata keseluruhan indikator kesiapan, yakni SMA St. Mikael dengan persentase skor rata-rata sebesar 67,66%, SMA N 1 Prambanan dengan persentase skor rata-rata sebesar 65,75%, SMA N 1 Turi dengan persentase skor rata-rata sebesar 63,77%, SMA N 1 Minggir dengan persentase skor rata-rata sebesar 68,48%, SMA N 1 Cangkringan dengan persentase skor rata-rata sebesar 60,23%, SMA N 1 Ngaglik dengan persentase skor rata-rata sebesar 63,40%, SMA N 1 Tempel dengan persentase skor rata-rata sebesar 67,95%.