BAB III METODE PENELITIAN
3.6 Data dan Teknik Pengumpulan Data
3.6.1 Sumber Data 3.6.1.1 Siswa
Pada penelitian ini, jumlah siswa yang akan diteliti sebanyak 36 siswa yang terdiri dari 19 siswa laki-laki dan 17 siswa perempuan. Sumber data dari siswa diambil dari hasil observasi terhadap aktivitas siswa serta hasil belajar siswa pada aspek sikap, pengetahuan, maupun keterampilan pada pembelajaran Tema “Indahnya Kebersamaan” dengan menerapkan project based learning berbantuan media mind map.
3.6.1.2 Guru
Pada penelitian ini, sumber data dari guru diambil dari hasil observasi terhadap pelaksanaan keterampilan guru pada pembelajaran Tema “Indahnya
Kebersamaan” dengan menerapkan project based learning berbantuan media mind map.
3.6.1.3 Data dokumen
Data dokumen pada penelitian ini didapat dari data hasil belajar siswa sebelumnya serta foto dan video pada pembelajaran Tema “Indahnya Kebersamaan” dengan menerapkan project based learning berbantuan media mind map.
3.6.1.4 Catatan lapangan
Catatan lapangan merupakan catatan peristiwa-peristiwa yang diperoleh dari catatan guru dan hasil pengamatan observer pada pembelajaran Tema “Indahnya Kebersamaan” dengan menerapkan project based learning berbantuan media mind map.
3.6.2 Jenis Data
3.6.2.1 Data Kuantitatif
Data kuantitatif merupakan data yang berupa angka atau bilangan. Data kuantitatif dapat disajikan dalam bentuk tabel, grafik, phie chart, pictogram, dan sejenisnya (Sugiyono,2010:341). Sedangkan menurut Santoso (2003:14), data kuantitatif adalah hasil observasi (pengamatan) atas sesuatu hal yang bisa dinyatakan dengan angka (numerik). Data kuantitatif diperoleh dari data hasil belajar siswa atau evaluasi. Dengan kata lain, pada penelitian ini data kuantitatif diperoleh dari hasil belajar siswa pada aspek pengetahuan (kognitif) dan keterampilan (psikomotorik) dalam pelaksanaan pembelajaran Tema “Indahnya
Kebersamaan” dengan menerapkan project based learning berbantuan media mind map.
3.6.2.2 Data Kualitatif
Data kualitatif merupakan data yang berupa informasi berbentuk kalimat yang memberi gambaran tentang ekspresi siswa tentang tingkat pemahaman terhadap suatu mata pelajaran (kognitif), pandangan atau sikap siswa terhadap metode belajar yang baru (afektif), aktivitas siswa mengikuti pelajaran, perhatian, antisias dalam belajar, kepercayaan diri, motivasi belajar dan sejenisnya (Supardi, 2008:131). Santoso (2003:15) menyatakan bahwa data kualitatif adalah hasil pengamatan yang outputnya hanya bisa dimasukkan dalam suatu kategori. Pada penelitian ini data kualitatif didapat dari hasil observasi terhadap keterampilan guru, aktivitas siswa, hasil belajar siswa pada aspek sikap dan pengetahuan saat pembelajaran Tema “Indahnya Kebersamaan” dengan menerapkan project based learning berbantuan media mind map.
3.6.3 Teknik Pengumpulan Data
Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik tes dan non tes (observasi, catatan lapangan, dan dokumentasi).
3.6.3.1 Teknik Tes
Tes merupakan seperangkat rangsangan (stimuli) yang diberikan kepada seseorang dengan maskud untuk mendapatkan jawaban-jawaban yang dijadikan penetapan skor angka (Kusumah, 2012:78). Sejalan dengan hal tersebut Arikunto (2006:53) menjelaskan bahwa tes merupakan alat atau prosedur yang digunakan
untuk mengetahui atau mengukur sesuatu dalam suasana dengan cara dan aturan yang sudah ditentukan.
Teknik tes dapat berupa tes tertulis, tes lisan, dan tes praktek atau tes kinerja yang digunakan untuk mengukur proses dan hasil belajar aspek kognitif (Ekawati & Sumaryanta, 2011:9). Menurut Purwanto (2009:23-25), tes hasil belajar hendaknya dapat mengukur secara jelas hasil belajar sesuai tujuan pembelajaran dan digunakan untuk memperbaiki cara belajar siswa dan cara mengajar guru.
Teknik tes dalam penelitian ini digunakan untuk mengetahui hasil belajar siswa pada aspek pengetahuan (kognitif). Jenis tes yang akan dilaksanakan adalah tes tertulis. Teknik tes dilakukan setiap akhir proses pembelajaran.
3.6.3.2 Teknik Non Tes
Pengumpulan data melalui teknik non tes yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah: observasi, catatan lapangan, dan dokumentasi.
3.6.3.2.1 Observasi
Observasi ialah metode atau cara-cara menganalisis dan mengadakan pencatatan secara sistematis mengenai tingkah laku dengan melihat atau mengamati individu atau kelompok secara langsung (Purwanto, 2009:149). Sedangkan Sugiyono (2010:203) menyatakan observasi digunakan bila penelitian berkenaan dengan perilaku manusia, proses kerja, gejala-gejala alam, dan bila responden yang diamati tidak terlalu besar. Pada penelitian ini teknik observasi digunakan untuk mengamati keterampilan guru dan aktivitas siswa serta hasil belajar siswa pada ranah sikap (afektif) dan keterampilan (psikomotorik) selama
proses pembelajaran dengan menerapkan project based learning berbantuan media mind map.
3.6.3.2.2 Catatan Lapangan
Catatan lapangan merupakan deskripsi atau catatan rekaman tentang peristiwa-peristiwa yang berlangsung dalam situasi wajar atau alamiah (Supratiknya, 2012:47). Menurut Kusumah (2012:62), guru secara sistematis membuat catatan tentang situasi kelas, baik selama maupun segera setelah pelajaran usai, mengenai hal-hal penting yang terjadi di kelas. Catatan lapangan dapat digunakan guru untuk menganalisis proses pembelajaran didalam kelas yang melibatkan guru dan siswa serta kondisi/situasi kelas.
3.6.3.2.3 Dokumentasi
Teknik dokumentasi merupakan pengumpulan data mengenai hal-hal atau variabel yang berupa catatan, transkip, buku, surat kabar, majalah, prasasti, notulen rapat, lengger, agenda, dan sebagainya (Arikunto, 2006:232). Lebih lanjut Sugiyono (2010:329) menyatakan bahwa dokumen merupakan catatan peristiwa yang sudah berlalu. Dokumen bisa berbentuk tulisan, gambar, atau karya-karya monumental dari seseorang. Dokumen yang berbentuk tulisan misalnya catatan harian, sejarah kehidupan (life histories), ceritera, biografi, peraturan, dan kebijakan. Dokumen yang berbentuk gambar, misalnya foto, gambar hidup, sketsa, dan lain-lain. Dokumen yang berbentuk karya misalnya karya seni, yang dapat berupa gambar, patung, film dan lain-lain. Pada penelitian ini, dokumentasi yang digunakan berupa foto dan video selama pelaksanaan penerapan project
based learning berbantuan media mind map pada pembelajaran Tema “Indahnya Kebersamaan” .
3.6.4 Validitas Pengumpulan Data 3.6.4.1 Tes
Data tes yang diperoleh diuji validitasnya melalui validitas isi. Sugiyono (2010:182) menyatakan bahwa pengujian validitas isi dapat dilakukan dengan membandingkan antara isi instrumen dengan materi yang telah diajarkan. Kisi-kisi pembuatan soal digunakan dalam pengujian validitas pada data tes, sehingga cakupan ranah pengetahuan yang akan diukur sesuai dengan kompetensi dasar, indikator dan tujuan pembelajaran.
3.6.4.2 Non Tes
Dalam menguji validitas alat pengumpul data non tes, digunakan practical validity. Widihastrini (2012) menjabarkan tentang practical validity yaitu sepanjang anggota kelompok action research memutuskan bahwa instrumen layak untuk digunakan kemudian instrumen dinyatakan valid dan reliable. Maka dalam penelitian ini, sebelum instrumen digunakan dalam penelitian, diajukan terlebih dahulu kepada expert atau yang lebih ahli yaitu dosen pembimbing.