BAB IV. HASIL PENELITIAN
B. Deskripsi Permasalahan Penelitian
1. Data Observasi
1) Kendaraan tidak stabil / bergetar.
Kerusakan ini dialami oleh armada taksi dengan nomor pintu 044 pada tanggal 13 September 2011.Taksi nomor 044 memasuki bengkel pada pukul 08.30 WIB dan dikemudikan oleh anggota KSB 378 atas nama Bambang Priyono . Pengemudi mengeluhkan keadaan kendaraan yang tidak stabil atau bergetar.
Gambar 33. Kerusakan Pada Taksi No 044.
2) Pemakanan ban tidak merata.
Kondisi pemakanan ban yang tidak merata ini dialami oleh armada taksi dengan nomor pintu 062 pada tanggal 13 Sepetember 2011 dan nomor pintu 036 pada tanggal 14 September 2011 . Taksi nomor 062 dikemudikan oleh anggota KSB 320 atas nama Didik Riyanto. Taksi tersebut memasuki bengkel pada pukul 08.45 WIB dengan meminta perbaikan rubber mounting. Namun dari pihak mekanik memutuskan untuk melakukan pengecekan lebih mendalam.
Taksi nomor 036 yang dikemudikan oleh anggota KSB 229 atas nama Sukarman juga mengalami hal yang sama. Taksi tersebut memasuki bengkel pada pukul 10.00 WIB dengan meminta perbaikan berupa spooring.
Gambar 34. Pemakanan Ban Yang Tidak Merata.
3) Roda depan berbunyi.
Kondisi roda depan berbunyi ini dialami oleh armada taksi dengan nomor pintu 047 pada tanggal 19 Sepetember 2011.Taksi nomor 047 ini dikemudikan oleh anggota ALB 336 atas nama Walidi. Taksi ini memasuki bengkel pada pukul 09.30 WIB dengan keluhan roda depan berbunyi dan lampu depan kanan mati. Setelah dilakukan pengecekan yang berbunyi adalah roda depan sebelah kiri.
4) Kemudi membuang ke satu sisi.
Keluhan kemudi membuang ke satu sisi disampaikan oleh sopir taksi dengan nomor pintu 036 dan 048 pada tanggal 20 Sepetember 2011.Pada pukul 09.15 WIB taksi nomor 036 masuk bengkel untuk melakukan perbaikan Taksi yang pada tanggal 14 September 2011 meminta spooring roda depan, kini mengeluhkan kemudi yang membuang ke arah kiri. Hal yang serupa juga dikeluhkan oleh taksi nomor 048yang dikemudikan oleh anggota KSB 339 atas nama Sutopo.
commit to user
Gambar 35. Keluhan Taksi No 036.
b. Faktor Penyebab Kerusakan
1) Penyebab kendaraan tidak stabil / bergetar.
Setelah dilakukan pengecekan oleh mekanik Kosti Solo, Taksi dengan nomor pintu 044 mengalami kerusakan Bush Control Armsebelah kanan. Kerusakan berupa patahan pada karet penahan seperti pada Gambar 36 di bawah ini.
Gambar 36. Bush Control Arm Yang Rusak.
2) Penyebab pemakanan ban tidak merata.
Permasalah ini sudah menjadi kebiasaan dari kendaraan Chevrolet Lova di Kosti Solo. Penyebab yang mengakibatkan pemakanan ban tidak merata menurut mekanik Kosti Solo adalah model karet bantalan suspensi bagian atas (Front Strut Mount). Model ini dianggap tidak memberikan kestabilan pada sistem suspensikarena tidak menempel kuat pada bodi kendaraan.Hal ini juga mengakibatkan kesulitan dalam kegiatan spooring.
Gambar 37.Karet Bantalan Suspensi Depan Bagian Atas (Front Strut Mount).
3) Penyebab roda depan berbunyi.
Ketika roda depan mengeluarkan suara yang buruk,mekanik Kosti Solo melakukan pengecekan pada laker / bearing. Setelah dilakukan pembongkaran, ternyata laker roda depan bagian kiri armada taksi nomor pintu 047 mengalami kerusakan. Kerusakan berupa cacat yang dapat dilihat pada Gambar 38 di bawah ini.
commit to user
Gambar 38. Kerusakan Pada Laker/Bearing Roda Depan.
4) Penyebab kemudi membuang ke satu sisi.
Hal yang menyebabkan kemudi membuang ke satu sisi,menurut koordinator bengkel adalah pemakanan ban yang tidak rata yang disebabkan oleh suspensi yang tidak stabil. Pada kasus armada taksi nomor 036 dan 044 faktor yang menjadi penyebab kemudi membuang ke salah satu sisi adalah permukaan ban yang tidak rata dan kelurusan roda depan yang terganggu.Hal ini disampaikan oleh Koordinator Bengkel yang sering menangani hal yang serupa.
c. Cara Perbaikan
1) Kendaraan tidak stabil / bergetar.
Kerusakan pada Bush Control Armsebelah kanan ini dapat diperbaiki dengan cara mengganti komponen yang rusak dengan komponen yang baru. Prosedur yang dilakukan oleh mekanik Kosti Solo dalam mengganti Bush Control Armarmada taksi nomor 044 adalah:
a) Mengendurkan baut roda depan.
b) Mendongkrak mobil dan memasang jack stand.
c) Melepas baut roda dan roda depan.
d) Melepas baut yang mengikat control arm joint ball dengan steering knuckle.
e) Mengendurkan dan melepas baut pengikat control armseperti yang terlihat pada Gambar 39.
Gambar 39. Baut Pengikat Control Arm.
f) Melepas Bush Control Arm dan mengganti dengan yang baru.
g) Melakukan prosedur pemasangan kembali.
h) Melakukan test drive dan di kembalikan kepada sopir.
2) Pemakanan ban tidak merata.
Prosedur yang dilakukan olek mekanik kosti Solo dalam memperbaiki pemakanan ban yang tidak merata adalah dengan melakukan spooring. Cara mekanik Kosti Solo dalam melakukan spooring pada armada taksi nomor 036 adalah sebagai berikut :
a) Memposisikan mobil di tempat yang datar.
b) Mengecek sudut camber dan kelurusan roda kendaraan dengan menggunakan benang yang ditarik lurus dari roda depan ke roda belakangseperti pada Gambar 40.
commit to user
Gambar 40. Pemeriksaan Kelurusan Roda Dengan Benang.
c) Melakukan perubahan pada kelurusan roda dengan merubah panjang tie rod sampai menemukan toe in yang baik yang sesuai dengan spesifikasi.
d) Menyetel sudut chamber dengan mengendurkan baut camber sampai menemukan sudut yang tepat.
e) Melakukan test drive dan di kembalikan kepada sopir.
3) Roda depan berbunyi.
Tahapan yang dilakukan oleh mekanik Kosti Solo dalam mengganti laker / bearing depan sebelah kiri yang dimilikitaksi nomor 047 adalah sebagai berikut :
a) Mengendurkan baut roda depan.
b) Mendongkrak mobil dan memasang jack stand.
c) Melepas baut roda dan roda depan.
d) Melepas caliper rem cakram.
e) Melepas baut yang mengikat control arm joint ball dengan steering knuckle.
f) Melepas baut yang mengikat tie rod end dengan steering knuckle.
g) Melepas baut as roda depan yang mengikat steering knuckledengan drive shaft
h) Melepas baut camber yang mengikat steering knuckle dengan batang suspensi.
i) Melepas retaining ring yang mengunci laker / bearing pada lobang Steering knuckledengan tang jepit.
Gambar 41. Stering Knuckle Yang Telah Dilepas Dari Bodi Kendaran.
j) Mengeluarkan laker/bearing dari steering knuckle dan mengganti dengan yang baru.
k) Melakukan prosedur pemasangan kembali dengan penambahan vaseline.
4) Kemudi membuang ke kiri.
Prosedur yang dilakukan oleh mekanik Kosti Solo dalam memperbaiki kemudi yang membuang ke kiri sama dengan prosedur yang dilakukan untuk memperbaiki pemakanan ban yang tidak merata. Mekanik Kosti Solo melakukan penyetelan pada sudut camber dan panjang tie rod .Namun apabila prosedur ini tidak berhasil, maka mekanik akan menukar posisi dari ban depan. Hal ini dilakukan
commit to user
kepada armada taksi nomor 036 dan 048 karena kondisi kemudi mereka tetap membuang ke kiri setelah dilakukan spooring.
Gambar 42. Baut Camber dan Tie Rod.