4.1 Hasil Pengujian
4.1.2 Data Pengujian Motor Dengan Beban
Berdasarkan gambar 4.13 terlihat respon yang muncul dari Enkoder tidak stabil dan
cenderung menjauhi setpoint seperti terlihat dari grafik diatas dikarenakan ketika
pengambilan data keadaan baterai sudah berkurang, koneksi USB ke mikrokontroller
mengalami gangguan seperti koneksinya sering terputus dan kondisi jalan yang tidak rata.
Jika ingin mendapat hasil yang baik maka bisa mengubah pengaturan dari K
p, K
ddan K
i.
27
Gambar 4.11 Grafik Setpoint 1100
Dalam pengujian ini dilakukan dengan keadaan roda tergantung atau tidak
menyentuh tanah dan tanpa beban. Adapun cara pengambilan data enkoder dapat dilihat
pada gambar dibawah ini.
Gambar 4.12 Cara Pengambilan Data Kecepatan Menggunakan Tachometer
4.1.2 Data Pengujian Motor Dengan Beban
1. Data Grafik Setpoint 100
Berdasarkan gambar 4.13 terlihat respon yang muncul dari Enkoder tidak stabil dan
cenderung menjauhi setpoint seperti terlihat dari grafik diatas dikarenakan ketika
pengambilan data keadaan baterai sudah berkurang, koneksi USB ke mikrokontroller
mengalami gangguan seperti koneksinya sering terputus dan kondisi jalan yang tidak rata.
Jika ingin mendapat hasil yang baik maka bisa mengubah pengaturan dari K
p, K
ddan K
i.
27
Gambar 4.11 Grafik Setpoint 1100
Dalam pengujian ini dilakukan dengan keadaan roda tergantung atau tidak
menyentuh tanah dan tanpa beban. Adapun cara pengambilan data enkoder dapat dilihat
pada gambar dibawah ini.
Gambar 4.12 Cara Pengambilan Data Kecepatan Menggunakan Tachometer
4.1.2 Data Pengujian Motor Dengan Beban
1. Data Grafik Setpoint 100
Berdasarkan gambar 4.13 terlihat respon yang muncul dari Enkoder tidak stabil dan
cenderung menjauhi setpoint seperti terlihat dari grafik diatas dikarenakan ketika
pengambilan data keadaan baterai sudah berkurang, koneksi USB ke mikrokontroller
mengalami gangguan seperti koneksinya sering terputus dan kondisi jalan yang tidak rata.
Jika ingin mendapat hasil yang baik maka bisa mengubah pengaturan dari K
p, K
ddan K
i.
Gambar 4.13 Grafik Setpoint 100
2. Data Grafik Setpoint 200
Berdasarkan gambar 4.14 respon dari Enkoder terhadap setpoint terlihat sudah
mendekati setpoint karena pada saat pengambilan data diatas keadaan kecepatan mobil
stabil dan koneksi USB ke mikrokontroller tidak ada gangguan seperti koneksi yang tidak
terputus.
Gambar 4.14 Grafik Setpoint 200 Gambar 4.13 Grafik Setpoint 100
2. Data Grafik Setpoint 200
Berdasarkan gambar 4.14 respon dari Enkoder terhadap setpoint terlihat sudah
mendekati setpoint karena pada saat pengambilan data diatas keadaan kecepatan mobil
stabil dan koneksi USB ke mikrokontroller tidak ada gangguan seperti koneksi yang tidak
terputus.
Gambar 4.14 Grafik Setpoint 200 Gambar 4.13 Grafik Setpoint 100
2. Data Grafik Setpoint 200
Berdasarkan gambar 4.14 respon dari Enkoder terhadap setpoint terlihat sudah
mendekati setpoint karena pada saat pengambilan data diatas keadaan kecepatan mobil
stabil dan koneksi USB ke mikrokontroller tidak ada gangguan seperti koneksi yang tidak
terputus.
29
3. Data Grafik Setpoint 300
Berdasarkan gambar 4.15 respon dari Enkoder terhadap setpoint terlihat sudah
mendekati setpoint karena pada saat pengambilan data diatas keadaan kecepatan mobil
stabil dan koneksi USB ke mikrokontroller tidak ada gangguan seperti koneksi yang tidak
terputus.
Gambar 4.15 Grafik Setpoint 300
4. Data Grafik Setpoint 400
Berdasarkan gambar 4.16 respon yang muncul dari Enkoder tidak stabil dan
cenderung menjauhi setpoint seperti terlihat dari grafik diatas dikarenakan ketika
pengambilan data keadaan baterai sudah berkurang, koneksi USB ke mikrokontroller
mengalami gangguan seperti koneksinya sering terputus dan kondisi jalan yang tidak rata.
Jika ingin mendapat hasil yang baik maka bisa mengubah pengaturan dari K
p, K
ddan K
i.
29
3. Data Grafik Setpoint 300
Berdasarkan gambar 4.15 respon dari Enkoder terhadap setpoint terlihat sudah
mendekati setpoint karena pada saat pengambilan data diatas keadaan kecepatan mobil
stabil dan koneksi USB ke mikrokontroller tidak ada gangguan seperti koneksi yang tidak
terputus.
Gambar 4.15 Grafik Setpoint 300
4. Data Grafik Setpoint 400
Berdasarkan gambar 4.16 respon yang muncul dari Enkoder tidak stabil dan
cenderung menjauhi setpoint seperti terlihat dari grafik diatas dikarenakan ketika
pengambilan data keadaan baterai sudah berkurang, koneksi USB ke mikrokontroller
mengalami gangguan seperti koneksinya sering terputus dan kondisi jalan yang tidak rata.
Jika ingin mendapat hasil yang baik maka bisa mengubah pengaturan dari K
p, K
ddan K
i.
29
3. Data Grafik Setpoint 300
Berdasarkan gambar 4.15 respon dari Enkoder terhadap setpoint terlihat sudah
mendekati setpoint karena pada saat pengambilan data diatas keadaan kecepatan mobil
stabil dan koneksi USB ke mikrokontroller tidak ada gangguan seperti koneksi yang tidak
terputus.
Gambar 4.15 Grafik Setpoint 300
4. Data Grafik Setpoint 400
Berdasarkan gambar 4.16 respon yang muncul dari Enkoder tidak stabil dan
cenderung menjauhi setpoint seperti terlihat dari grafik diatas dikarenakan ketika
pengambilan data keadaan baterai sudah berkurang, koneksi USB ke mikrokontroller
mengalami gangguan seperti koneksinya sering terputus dan kondisi jalan yang tidak rata.
Jika ingin mendapat hasil yang baik maka bisa mengubah pengaturan dari K
p, K
ddan K
i.
Gambar 4.16 Grafik Setpoint 400
5. Data Grafik Setpoint 500
Berdasarkan gambar 4.17 terlihat respon yang muncul dari Enkoder tidak stabil dan
cenderung menjauhi setpoint seperti terlihat dari grafik diatas dikarenakan ketika
pengambilan data keadaan baterai sudah berkurang, koneksi USB ke mikrokontroller
mengalami gangguan seperti koneksinya sering terputus dan kondisi jalan yang tidak rata.
Jika ingin mendapat hasil yang baik maka bisa mengubah pengaturan dari K
p, K
ddan K
i.
Gambar 4.17 Grafik Setpoint 500 Gambar 4.16 Grafik Setpoint 400
5. Data Grafik Setpoint 500
Berdasarkan gambar 4.17 terlihat respon yang muncul dari Enkoder tidak stabil dan
cenderung menjauhi setpoint seperti terlihat dari grafik diatas dikarenakan ketika
pengambilan data keadaan baterai sudah berkurang, koneksi USB ke mikrokontroller
mengalami gangguan seperti koneksinya sering terputus dan kondisi jalan yang tidak rata.
Jika ingin mendapat hasil yang baik maka bisa mengubah pengaturan dari K
p, K
ddan K
i.
Gambar 4.17 Grafik Setpoint 500 Gambar 4.16 Grafik Setpoint 400
5. Data Grafik Setpoint 500
Berdasarkan gambar 4.17 terlihat respon yang muncul dari Enkoder tidak stabil dan
cenderung menjauhi setpoint seperti terlihat dari grafik diatas dikarenakan ketika
pengambilan data keadaan baterai sudah berkurang, koneksi USB ke mikrokontroller
mengalami gangguan seperti koneksinya sering terputus dan kondisi jalan yang tidak rata.
Jika ingin mendapat hasil yang baik maka bisa mengubah pengaturan dari K
p, K
ddan K
i.
31
6. Data Grafik Setpoint 600
Berdasarkan gambar 4.18 terlihat respon yang muncul dari Enkoder tidak stabil
dan cenderung menjauhi setpoint seperti terlihat dari grafik diatas dikarenakan ketika
pengambilan data keadaan baterai sudah berkurang, koneksi USB ke mikrokontroller
mengalami gangguan seperti koneksinya sering terputus dan kondisi jalan yang tidak rata.
Jika ingin mendapat hasil yang baik maka bisa mengubah pengaturan dari K
p, K
ddan K
i.
Gambar 4.18 Grafik Setpoint 600
7. Data Grafik Setpoint 700
Berdasarkan gambar 4.19 terlihat respon yang muncul dari Enkoder tidak stabil dan
cenderung menjauhi setpoint seperti terlihat dari grafik diatas dikarenakan ketika
pengambilan data keadaan baterai sudah berkurang, koneksi USB ke mikrokontroller
mengalami gangguan seperti koneksinya sering terputus dan kondisi jalan yang tidak rata.
Jika ingin mendapat hasil yang baik maka bisa mengubah pengaturan dari K
p, K
ddan K
i.
31
6. Data Grafik Setpoint 600
Berdasarkan gambar 4.18 terlihat respon yang muncul dari Enkoder tidak stabil
dan cenderung menjauhi setpoint seperti terlihat dari grafik diatas dikarenakan ketika
pengambilan data keadaan baterai sudah berkurang, koneksi USB ke mikrokontroller
mengalami gangguan seperti koneksinya sering terputus dan kondisi jalan yang tidak rata.
Jika ingin mendapat hasil yang baik maka bisa mengubah pengaturan dari K
p, K
ddan K
i.
Gambar 4.18 Grafik Setpoint 600
7. Data Grafik Setpoint 700
Berdasarkan gambar 4.19 terlihat respon yang muncul dari Enkoder tidak stabil dan
cenderung menjauhi setpoint seperti terlihat dari grafik diatas dikarenakan ketika
pengambilan data keadaan baterai sudah berkurang, koneksi USB ke mikrokontroller
mengalami gangguan seperti koneksinya sering terputus dan kondisi jalan yang tidak rata.
Jika ingin mendapat hasil yang baik maka bisa mengubah pengaturan dari K
p, K
ddan K
i.
31
6. Data Grafik Setpoint 600
Berdasarkan gambar 4.18 terlihat respon yang muncul dari Enkoder tidak stabil
dan cenderung menjauhi setpoint seperti terlihat dari grafik diatas dikarenakan ketika
pengambilan data keadaan baterai sudah berkurang, koneksi USB ke mikrokontroller
mengalami gangguan seperti koneksinya sering terputus dan kondisi jalan yang tidak rata.
Jika ingin mendapat hasil yang baik maka bisa mengubah pengaturan dari K
p, K
ddan K
i.
Gambar 4.18 Grafik Setpoint 600
7. Data Grafik Setpoint 700
Berdasarkan gambar 4.19 terlihat respon yang muncul dari Enkoder tidak stabil dan
cenderung menjauhi setpoint seperti terlihat dari grafik diatas dikarenakan ketika
pengambilan data keadaan baterai sudah berkurang, koneksi USB ke mikrokontroller
mengalami gangguan seperti koneksinya sering terputus dan kondisi jalan yang tidak rata.
Jika ingin mendapat hasil yang baik maka bisa mengubah pengaturan dari K
p, K
ddan K
i.
Gambar 4.19 Grafik Setpoint 700
8. Data Grafik Setpoint 800
Berdasarkan gambar 4.20 terlihat respon yang muncul dari Enkoder tidak stabil dan
cenderung menjauhi setpoint seperti terlihat dari grafik diatas dikarenakan ketika
pengambilan data keadaan baterai sudah berkurang, koneksi USB ke mikrokontroller
mengalami gangguan seperti koneksinya sering terputus dan kondisi jalan yang tidak rata.
Jika ingin mendapat hasil yang baik maka bisa mengubah pengaturan dari K
p, K
ddan K
i.
Gambar 4.20 Grafik Setpoint 800 Gambar 4.19 Grafik Setpoint 700
8. Data Grafik Setpoint 800
Berdasarkan gambar 4.20 terlihat respon yang muncul dari Enkoder tidak stabil dan
cenderung menjauhi setpoint seperti terlihat dari grafik diatas dikarenakan ketika
pengambilan data keadaan baterai sudah berkurang, koneksi USB ke mikrokontroller
mengalami gangguan seperti koneksinya sering terputus dan kondisi jalan yang tidak rata.
Jika ingin mendapat hasil yang baik maka bisa mengubah pengaturan dari K
p, K
ddan K
i.
Gambar 4.20 Grafik Setpoint 800 Gambar 4.19 Grafik Setpoint 700
8. Data Grafik Setpoint 800
Berdasarkan gambar 4.20 terlihat respon yang muncul dari Enkoder tidak stabil dan
cenderung menjauhi setpoint seperti terlihat dari grafik diatas dikarenakan ketika
pengambilan data keadaan baterai sudah berkurang, koneksi USB ke mikrokontroller
mengalami gangguan seperti koneksinya sering terputus dan kondisi jalan yang tidak rata.
Jika ingin mendapat hasil yang baik maka bisa mengubah pengaturan dari K
p, K
ddan K
i.
33