• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4. Daftar Pustaka

4.1.3 Data Uji Coba dan Revisi Produk

4.1.3.3 Data Validasi Lapangan dan Revisi Produk

Setelah produk divalidasi oleh Pakar Kurikulum 2013 dan guru kelas IV SD yang sudah menerapkan Kurikulum 2013 dalam pembelajarannya, selanjutnya dilakukan validasi lapangan untuk mengetahui persepsi beberapa siswa terkait dengan kualitas bahan ajar yang mengacu pada Kurikulum 2013 dengan menggunakan bahan ajar secara langsung di kelas IV SD Kanisius Pugeran. Kegiatan validasi lapangan dilakukan secara mandiri oleh peneliti dengan mengambil 10 siswa kelas IV SD Kanisius Pugeran untuk diajar sebagai subyek uji coba. Validasi lapangan dilakukan dengan menggunakan uji coba bahan ajar

dalam pembelajarannya dan dilanjutkan dengan pembagian lembar kuesioner kepada siswa setelah akhir pertemuan. Uji coba dilaksanakan dalam enam pertemuan selama enam hari, yaitu pada hari Selasa tanggal 22 April sampai Kamis 24 April 2014, kemudian dilanjutkan kembali pada hari Senin tanggal 28 April sampai Rabu 30 April 2014.

Sebelum kegiatan belajar dimulai, peneliti mengenalkan terlebih dahulu bahan ajar yang akan digunakan kepada siswa. Setelah siswa sudah paham, kemudian peneliti membagi masing-masing siswa bahan ajar yang dibuat oleh peneliti. Siswa sangat antusias dan cukup senang saat peneliti membagikan buku kepada mereka. Hal tersebut terjadi karena bahan ajar yang diterima siswa terlihat berbeda dari biasanya. Sampul dari bahan ajar dikemas dengan tampilan warna-warna serta gambar yang sesuai dengan karakteristik siswa sehingga menarik perhatian siswa. Isi dari bahan ajar ini juga berbeda dengan materi yang lama, karena bahan ajar berisikan materi yang mengacu kurikulum SD 2013 sehingga menambah penasaran siswa untuk memakainya. Selain itu, perpaduan warna, teks, dan gambar dalam bahan ajar juga sangat bervariasi. Ketika pembelajaran di kelas, rasa ketertarikan dan antusias siswa semakin terlihat ketika mereka sudah mulai membuka buku dan aktif mengikuti setiap kegiatan pembelajaran yang diberikan pada masing-masing pertemuannya.

Pada saat peneliti melakukan uji coba bahan ajar ini, kegiatan belajar yang sudah disusun tidak semuanya digunakan sesuai dengan bahan ajar yang sudah dibuat sebelumnya karena keterbatasan waktu yang diberikan oleh pihak sekolah. Oleh sebab itu. peneliti memilih kegiatan-kegiatan yang dirasa cukup

mengaktifkan siswa untuk belajar dan mampu mengenalkan Kurikulum 2013 dengan belajar menggunakan pendekatan saintifik. Selain itu, penyampaian materi yang dilakukan oleh peneliti lebih ke inti pembelajaran dan secara singkat. Berikut akan dijelaskan beberapa kegiatan yang telah dilakukan disetiap pertemuannya.

Pertemuan pertama, pertemuan ini dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 22 April 2014. Pertemuan diawali dengan kegiatan apersepsi dengan menyanyikan lagu “Dari Sabang Sampai Merauke” seperti tertera dalam teks bahan ajar, setelah itu kegiatan dilanjutkan dengan bertanya-jawab tentang lagu yang berhubungan dengan materi yang akan dipelajari. Setelah itu, guru menjelaskan secara singkat materi yang akan dipelajari tentang jenis-jenis makanan, lalu siswa masuk ke bagian kegiatan siswa. Pada bagian kegiatan siswa, siswa melakukan beberapa aktivitas sesuai dengan petunjuk dan urutan kegiatan dalam bahan ajar. Guru mengambil sebagian aktivitas siswa yang sudah mewakili misalnya, kegaiatan mencoba, membaca dan menjawab petanyaan sesuai dengan indikator dan tujuan pembelajaran yang sudah ditentukan. Setelah selesai melakukan seluruh aktivitas belajar, siswa diminta untuk mengisikan refleksi, membuat doa syukur dan menuliskan aksi siswa pada kolom yang sudah disediakan. Pengerjaan soal latihan yang menjadi ketercapaian pembelajaran hari tersebut dikerjakan di rumah bersama orang tua.

Pertemuan kedua, pertemuan ini dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 23 April 2014. Kegiatan awal yang dilakukan yaitu melakukan tanya jawab seputar tugas yang sudah dikerjakan di rumah yang nantinya diperdalam lagi pada

pembelajaran hari tersebut. Setelah melakukan apersepsi, siswa masuk ke dalam inti materi pelajaran yaitu mencari tahu sifat-sifat cahaya. Dalam kegiatan tersebut, siswa diajak untuk mencari tahu sendiri sifat-sifat cahaya dengan melakukan praktikum bersama kelompok. Hal tersebut membantu siswa untuk berpikir logis, kritis dan kreatif. Setelah kegiatan praktikum selesai, guru menjelaskan sedikit materi dan siswa membaca sebuah bacaan tentang persiapan wawancara. Guru dan siswa melakukan tanya jawab seputar materi tentang apa saja yang diperlukan dalam mempersiapkan kegiatan wawancara. Pada akhir pertemuan siswa diajak untuk melakukan refleksi bersama secara lisan mengungkapkan apa saja yang sudah dipelajari dari awal hingga akhir dan merumuskan aksi yang akan dilakukan terkait dengan materi yang sudah dipelajari. Setelah kegiatan semua selesai, siswa melanjutkan mengerjakan beberapa soal latihan. Peneliti juga memberikan pekerjaan rumah yang dikerjakan dengan dampingan orang tua mengenai materi yang akan dipelajari selanjutnya.

Pertemuan ketiga, pertemuan ini dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 24 April 2014. Kegiatan apersepsi dimulai dengan melakukan diskusi dan tanya jawab tentang bahan-bahan makanan yang diperlukan dalam membuat suatu makanan tertentu. Setelah menemukan berbagai macam makanan, siswa juga diminta untuk mencari tahu makanan tradisional yang ada di Indonesia. Setelah itu, siswa diminta menceritakan di depan bahan-bahan makanan yang sudah diperoleh untuk dicari gizi-gizi yang terkandung dalam bahan-bahan makanan tersebut. Setelah semua kegiatan selesai, siswa melakukan refleksi, membuat aksi

dan mengerjakan soal latihan. Kemudian peneliti memberikan pekerjaan rumah untuk dikerjakan di rumah.

Pertemuan keempat, pertemuan ini dilaksanakan pada hari Senin tanggal 28 April 2014. Kegiatan apersepsi dimulai dengan membaca sebuah cerita dan siswa diminta mencari tahu penyakit yang ditimbulkan oleh makanan yang tidak sehat. Kemudian peneliti menjelaskan gizi-gizi yang terkandung dalam makanan dan gunanya. Setelah itu, siswa diminta membuat produk tiruan jenis-jenis makanan dengan menggunakan lilin malam dan diceritakan di depan kelas. Setelah selesai pembelajaran siswa membuat refleksi, aksi, dan mengerjakan soal latihan. Guru memberikan tugas untuk membawa kertas manila untuk kegiatan berikutnya.

Pertemuan kelima, pertemuan ini dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 29 April 2014. Pertemuan diawali dengan kegiatan apersepsi dengan menyanyikan lagu “Pelangi-Pelangi” seperti tertera dalam teks bahan ajar, setelah itu kegiatan dilanjutkan dengan bertanya-jawab tentang lagu yang berhubungan dengan materi yang akan dipelajari. Setelah itu, siswa melakukan kegiatan diskusi untuk mencari tahu manfaat apa saja yang diperoleh dari sinar matahari. Kemudian guru melakukan pembahasan dan memberikan penjelasan singkat tentang manfaat matahari. Setelah selesai pembahasan, siswa diminta membuat bangun ruang limas dengan ukuran yang sudah ditentukan, yang nantinya berguna untuk menyimpan tiruan jenis-jenis makanan hasil karya siswa. Setelah selesai melakukan seluruh aktivitas belajar, siswa diminta untuk mengisikan refleksi,

membuat doa syukur, mengerjakan soal latihan, dan menuliskan aksi siswa pada kolom yang sudah disediakan.

Pertemuan keenam, pertemuan ini dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 30 April 2014. Pertemuan diawali dengan kegiatan apersepsi dengan menyanyikan lagu “Cublak-cublak Suweng” seperti tertera dalam teks bahan ajar, setelah itu kegiatan dilanjutkan dengan bertanya-jawab tentang lagu yang berhubungan dengan materi yang akan dipelajari. Setelah itu, siswa melaksanakan kegiatan berupa mencari tahu gambar-gambar yang sudah ada di dalam bahan ajar yang termasuk kegiatan permainan yang memerlukan aktivitas fisik. Lalu guru menjelaskan sedikit materi secara singkat dan menyuruh siswa membuat jaring-jaring bangun ruang selain bangun ruang limas yang sudah dibuat pada pertemuan sebelumnya. Setelah selesai melakukan seluruh aktivitas belajar, siswa diminta untuk melakukan refleksi dan menmbuat aksi secara lisan, kemudian dilanjutkan dengan mengerjakan beberapa soal latihan.

Pada akhir pembelajaran pada pertemuan keenam, siswa diberi lembar kuesioner persepsi siswa terhadap kualitas bahan ajar yang sudah digunakan. Kuesioner ini terdiri dari 20 item pernyataan yang berkaitan dengan pendapat dan kualitas bahan ajar yang telah digunakan selama uji coba dari pertemuan pertama sampai pertemuan keenam. Dalam proses pengisian kuesioner guru membantu siswa dalam memahami setiap item pernyataan agar tidak terjadi kesalahan pemahaman.

Hasil validasi lapangan oleh 10 siswa kelas IV SD Kanisius Pugeran mengenai beberapa persepsi siswa terhadap kualitas bahan ajar mendapat skor

rata-rata 4,46 dengan kategori “sangat baik”. Sebagian siswa ada yang memberikan beberapa komentar dan saran terhadap kualitas bahan ajar yang digunakan, antara lain bahan ajar secara keseluruhan sudah baik, cover yang dibuat sudah baik dan cukup menarik, gambarnya sudah lucu dan ada yang membantu mempermudah pemahaman materi, kertas yang dipilih juga sudah baik dan tidak mudah sobek, hanya saja diperlukan penambahan materi dan penulisan Bahasa Indonesia diperhatikan lagi agar mudah dipahami.

Komentar berupa saran dari 10 siswa tersebut serta revisinya dapat dijabarkan dalam tabel seperti di bawah ini.

Tabel 4.5 Komentar Siswa Kelas IV dan Revisi

No Komentar dan saran siswa Revisi

1. Ditambah gambar yang lebih bervariasi lagi

Penambahan gambar yang lebih bervariasi lagi pada bagian materi, agar membantu pemahaman siswa tentang materi tersebut

2. Penulisan Bahasa Indonesia diperhatikan lagi agar mudah dipahami siswa

Mengganti kalimat yang kurang baik agar mudah dipahami oleh siswa, sesuai dengan EYD

3. Penambahan materi lagi Tidak dilakukan penambahan materi karena materi yang disusun sudah sesuai dengan cakupan kompetensi dasar dan alokasi waktu.

4. Petunjuk dalam bahan ajar diperjelas agar bahan mudah dipahami

Memperbaiki lagi kalimat dalam petunjuk agar bahan mudah dipahami siswa.

Setelah dilakukan validasi uji lapangan, tidak banyak dilakukan revisi, sebagian besar revisi hanya terdapat pada tambahan tampilan seperti warna,

gambar pada materi dan perbaikan tulisan. Sementara pada segi isi tidak ada revisi yang dilakukan, karena secara umum produk yang dikembangkan sudah baik. Hanya ada beberapa kesalahan pengetikan pada tulisan baik dari petunjuk, soal latihan maupun materi.

Dokumen terkait