BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
5.3 Saran
Saran untuk peneliti selanjutnya yang akan mengembangkan bahan ajar yang mengacu Kurikulum 2013, sebagai berikut.
5.3.1 Analisis kebutuhan sebaiknya tidak hanya dilakukan berdasarkan pada wawancara dengan guru saja, namun perlu pengumpulan data dan
informasi dari siswa dan analisis buku, agar bahan ajar yang dikembangkan dapat lebih spesifik lagi dan data yang diperoleh lebih akurat.
5.3.2 Penelitian dan pengembangan bahan ajar sebaiknya dilakukan sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan agar tidak terjadi pemadatan materi pada setiap pembelajarannya.
5.3.3 Penelitian pengembangan bahan ajar sebaiknya menggunakan waktu yang cukup, sehingga langkah penelitian yang dilakukan tidak hanya pada sampai pada tahap uji coba terbatas.
DAFTAR REFERENSI
Apriyani, Yohanna.P. (2013). Pengembangan Bahan Ajar yang Terintegrasi dengan Pendidikan Karakter untuk Keterampilan Membaca Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia SD kelas IV semester gasal. Skripsi tidak diterbitkan. Yogyakarta: Program studi pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Sanata Dharma.
Artilasari, Oni. (2013). Pengembangan Bahan Ajar IPA Terpadu Berbasis Salingtemas dengan Tema Biomassa Sumber Energi Alternatif Terbarukan. Jurnal Pendidikan Vol 1 No (1) Diakses pada tanggal 13 Juni 2014 pukul 05.05 WIB, dari http://eprints.uns.ac.id/14471/1/1783-3980-1-SM.pdf
Adisusilo, Sutarjo. (2013). Pembelajaran Nilai Karakter. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Arifin, Zainal. (2011). Konsep dan Model Pengembangan Kurikulum.Bandung: Remaja Rosdakarya.
Cunningsworth, Alan. (1995). Choosing your coursebook. Oxford: Macmillan Publishers Limited.
Forum Mangunwijaya VII. (2013). Menyambut Kurikulum 2013. Jakarta: PT. Kompas Media Nusantara.
Hamalik, Oemar. (2007). Dasar-dasar Pengembangan Kurikulum. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Hidayat Sholeh. (2013). Pengembangan Kurikulum Baru. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Hidayatullah, M. Furqon. (2010). Pendidikan Karakter: membangun peradaban bangsa. Surakarta: Yuma Pustaka.
Kesuma, Dharma, dkk. (2011). Pendidikan Karakter: Kajian Teori dan Praktik di Sekolah. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Kemendikbud. (2013). Materi pelatihan Guru Implementasi Kurikulum 2013. Jakarta: Depdikbud.
Kemendikbud. (2013). Panduan Teknis Penilaian di Sekolah Dasar. Jakarta: Kemendikbud.
Komalasari, Kokom. (2011). Pembelajaran Kontekstual: Konsep dan Aplikasi. Bandung: PT Refika Aditama.
Kunandar. (2014). Penilaian autentik (penilaian hasil belajar peserta didik berdasarkan kurikulum 2013) suatu pendekatan praktis disertai dengan contoh. Jakara: PT. Rajagrafindo Persada.
Listyarti, Retno. (2012). Pendidikan Karakter dalam Metode Aktif, Inovatif, & Kreatif. Jakarta: Erlangga.
Majid, Abdul. (2014). Pembelajaran Tematik Terpadu. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Majid, Abdul. (2009). Perencanaan Pembelajaran: Mengembangkan Standar Kompetensi Guru. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Martinaningsih, Pungki. (2013). Pengembangan Bahan Ajar yang Terintegrasi dengan Pendidikan Karakter untuk Keterampilan Berbicara Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia SD kelas IV semester gasal. Skripsi tidak diterbitkan. Yogyakarta: Program studi pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Sanata Dharma.
Mulyasa. (2011). Manajemen Pendidikan Karakter. Jakarta:PT Bumi Aksara Mulyasa, H.E. (2013). Pengembangan dan Implementasi Kurikulum 2013.
Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Muslich, Masnur. (2011). Authentic Assessment: Penilaian Berbasis Kelas dan Kompetensi. Bandung: PT Refika Aditama.
Morrison, Gary, dkk. (2011). Desagning Effective Instruction. Hoboken: John Willey and Son.
Narsoyo, Reksoatmodjo.T. (2010). Pengembangan Kurikulum Pendidikan Teknologi dan Kejuruan. Bandung: PT. Refika Aditama.
Nurgiyantoro, Burhan. (2011). Penilaian Otentik dalam Pembelajaran Bahasa. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
PGSD, Tim Pengembang. (2001). Pembelajaran Terpadu. Bandung: CV. Maulana.
Puspaningrum, Agnes Arinjani. (2013). Pengembangan bahan ajar yang terintegrasi dengan pendidikan karakter untuk keterampilan membaca pada mata pelajaran bahasa indonesia SD kelas IV semester gasal.
Skripsi tidak diterbitkan. Yogyakarta: Program studi pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Sanata Dharma.
Santhyasa, I Komang.G. (2010). Ekspresi Keruangan Budaya Lokal. Jurnal Ilmiah Vol 2 No (3) Diakses pada tanggal 13 Juni 2014 pukul 05.35 WIB, dari http://localwisdom.ucoz.com/_ld/0/24_4th-2-jolw-ikom.pdf
Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sukardi, Ujang, dkk. (2003). Belajar aktif dan terpadu. Surabaya: CV Duta Graha Pustaka.
Sukardjo. (2008). Kumpulan Materi Evaluasi Pembelajaran. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.
Trianto. (2009). Mengembangkan Model Pembelajaran Tematik. Jakarta: Prestasi Pustaka.
Trianto. (2012). Model Pembelajaran Terpadu: Konsep, Strategi, dan Implementasinya dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Jakarta: Bumi Aksara.
Wagiran. (2012). Model pembelajaran terpadu: konsep strategi, dan implementasinya dalam kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP). Jakarta: Bumi Aksara.
Zubaedi. (2011). Desain Pendidikan Karakter. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
83
DAFTAR
No. Daftar Pertanyaan
1 Sejauh mana pemahaman Bapak/Ibu terhadap Kurikulum 2013?
2 Sejauh mana pemahaman Bapak/Ibu terkait dengan pendekatan sains dalam pembelajaran?
3 Sejauh mana pemahaman Bapak/Ibu terkait dengan penilaian otentik?
4 Sejauh mana pemahaman Bapak/Ibu terkait dengan pendidikan karakter? 5 Kesulitan-kesulitan apa yang Bapak/Ibu alami dalam melaksanakan
Kurikulum 2013? Mengapa?
6 Menurut Bapak/Ibu apakah bahan ajar Kurikulum 2013 masih perlu disempurnakan? Mengapa?
7 Apakah Bapak/Ibu masih memerlukan suplemen bahan ajar Kurikulum 2013?
8 Apakah Bapak/Ibu mampu mengembangkan secara mandiri bahan ajar sesuai dengan Kurikulum 2013?
9 Apakah bahan ajar Kurikulum 2013 sesuai dengan budaya lokal sekolah?
10 Sejauh mana pemahaman Bapak/Ibu terkait dengan jenis-jenis karakter yang akan dikembangkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nasional?
11 Saran apa yang dapat Bapak/Ibu berikan terkait dengan bahan ajar Kurikulum 2013 yang sudah tersedia!
HASIL
Hasil Wawancara Survai Kebutuhan Guru Kelas IV SDN Tegalrejo 1
No. Daftar Pertanyaan Rangkuman Hasil Wawancara
1 Sejauh mana pemahaman Bapak/Ibu terhadap Kurikulum 2013?
Guru belum begitu paham dan mengerti tentang kurikulum 2013, karena
pembekalan yang diselenggarakan oleh pihak dinas pendidikan tentang
pengenalan kurikulum yang baru ini baru dilakukan satu kali.
2 Sejauh mana pemahaman Bapak/Ibu terkait dengan pendekatan sains dalam pembelajaran?
Pendekatan sains yang dilakukan dalam proses pembelajaran, nantinya anak akan mengalami yang namanya proses
mengamati, menanya, menalar, mencoba, melaporkan/menyajikan,
mengkomunikasikan. 3 Sejauh mana pemahaman Bapak/Ibu
terkait dengan penilaian otentik?
Penilaian otentik yaitu penilaian yang dilakukan oleh guru dalam melihat dan menilai segala kegiatan belajar siswa dari awal hingga akhir. Semua kegiatan anak dinilai dan ada buktinya, baik dari ranah kognitif, afektif, dan keterampilan. 4 Sejauh mana pemahaman Bapak/Ibu
terkait dengan pendidikan karakter?
Pendidikan karakter diterapkan dalam segala proses pembelajaran yang
nantinya dapat membantu pembentukan pribadi anak. Sikap yang dibentuk seperti tanggung jawab, disiplin, jujur, percaya diri, dan berani
5 Kesulitan-kesulitan apa yang Bapak/Ibu alami dalam melaksanakan Kurikulum 2013? Mengapa?
Kesulitan selama proses pembelajaran kurikulum 2013 yaitu dalam menyatukan berbagai mata pelajaran menjadi satu tema, karena anak-anak sudah terbiasa dengan pembelajaran yang terkotak-kotak dan bahan ajar yang menjadi pegangan materinya masih sederhana dan terlalu sedikit.
6 Menurut Bapak/Ibu apakah bahan ajar Kurikulum 2013 masih perlu
disempurnakan? Mengapa?
Guru masih belum tahu apakah bahan ajar perlu disempurnakan atau tidak, karena bahan ajar masih dalam proses penyelesaian dan belum sepenuhnya jadi. 7 Apakah Bapak/Ibu masih memerlukan Sangat memerlukan penambahan bahan
berbobot. 8 Apakah Bapak/Ibu mampu
mengembangkan secara mandiri bahan ajar sesuai dengan Kurikulum 2013?
Bahan ajar yang tersedia saat ini masih terlalu sederhana dan mau tidak mau guru harus mampu mengembangkannya secara mandiri dengan mencari sumber-sumber referensi lainnya.
9 Apakah bahan ajar Kurikulum 2013 sesuai dengan budaya lokal sekolah?
Bahan ajar sudah ada masih belum begitu nampak keterkaitannya dengan budaya lokal yang ada disekolah, misalnya budaya bahasa jawa. Budaya bahasa jawa ini masih sangat susah untuk dimasukkan ke dalam tema pembelajaran, karena terbentur dengan bahan ajar kurikulum 2013 dan biasanya budaya lokal masuk ke dalam mata pelajaran tersendiri. 10 Sejauh mana pemahaman Bapak/Ibu
terkait dengan jenis-jenis karakter yang akan dikembangkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nasional?
Jenis-jenis karakter yang ditetapkan ada 18 jenis, misalnya : kedisiplinan,
tanggung jawab, rasa syukur,
penghargaan terhadap pendapat, jujur, dan percaya diri. Setiap karakter yang akan dikembangkan nantinya akan dtuangkan pada contoh-contoh kegiatan yang disesuaikan dengan tema
pembelajaran hari itu. 11 Saran apa yang dapat Bapak/Ibu berikan
terkait dengan bahan ajar Kurikulum 2013 yang sudah tersedia!
Sarannya yaitu lebih disempurnakan lagi pada bagian materi, serta sosialisasi tentang bahan ajar segera dilakukan di sekolah-sekolah, karena guru masih belum paham betul tentang isi bahan ajar dan cara penerapan yang baik.
JARING-JARING
INDIKATOR
JARING-JARING
INDIKATOR
IPA
3.6.1 Menyebutkan contoh sifat-sifat cahaya. 3.6.2 Mengidentifikasi sifat-sifat cahaya melalui
pengamatan di lingkungan sekitar siswa. 3.6.3 Mengidentifikasi manfaat cahaya untuk
industri pembuatan makanan. 3.6.4 Merancang ide pembuatan karya model
tiruan contoh-contoh makanan di lingkungan sekitar yang memanfaatkan cahaya. 4.5.1 Menuliskan hasil diskusi contoh sifat-sifat
cahaya.
4.5.2 Menuliskan hasil identifikasi sifat-sifat cahaya melalui pengamatan di lingkungan sekitar siswa.
4.5.3 Menuliskan hasil diskusi dalam mengidentifikasi manfaat cahaya untuk industri pembuatan makanan.
4.5.4 Membuat karya model tiruan contoh-contoh makanan di lingkungan sekitar yang memanfaatkan cahaya.
2.1.1 Percaya diri dalam menyebutkan contoh sifat-sifat cahaya.
2.1.2 Teliti dalam mengidentifikasi sifat-sifat cahaya melalui pengamatan di lingkungan sekitar siswa.
2.1.3 Bekerjasama dalam mengidentifikasi manfaat cahaya untuk industri pembuatan makanan. 2.1.4 Percaya diri dalam merancang ide pembuatan
karya model tiruan contoh-contoh makanan di lingkungan sekitar yang memanfaatkan cahaya.
1.1.1 Bersyukur atas anugerah yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa dengan memanfaatkan alam untuk memperoleh ilmu pengetahuan.
PPKn
3.3.1 Menyebutkan jenis-jenis makanan di lingkungan sekitar.
3.3.2 Mengelompokkan jenis-jenis makanan yang disukai keluarga.
3.3.3 Mengelompokkan jenis-jenis makanan yang disukai teman.
4.3.1 Menuliskan jenis-jenis makanan di lingkungan sekitar.
4.3.2 Menuliskan jenis-jenis makanan yang disukai keluarga.
4.3.3 Membuat daftar jenis-jenis makanan yang disukai teman.
2.3.1 Cermat dalam menyebutkan jenis-jenis makanan di lingkungan sekitar.
2.3.2 Teliti mengelompokkan jenis-jenis makanan yang disukai keluarga.
2.3.3Bekerjasama dalam kelompok dalam mengelompokkan jenis-jenis makanan yang disukai teman.
1.2.1 Bersyukur atas keberagaman yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa melalui kerjasama yang baik antar sesama.
IPS
3.3.1Mengidentifikasi keadaan geografis di lingkungan sekitar.
3.3.2 Menyebutkan contoh-contoh jenis makanan berdasarakan keadaan geografis di lingkungan sekitar. 3.3.3 Mengidentifakasi bahan-bahan yang digunakan pada
masing masing produk makanan berdasarkan keadaan geografis di sekitar.
4.3.1 Menuliskan hasil diskusi dalam mengidentifikasi keadaan geografis di lingkungan sekitar.
4.3.2 Menuliskan hasil diskusi tentang contoh-contoh jenis makanan berdasarakan keadaan geografis di lingkungan sekitar.
4.3.3 Menuliskan hasil diskusi dalam mengidentifakasi bahan-bahan yang digunakan pada masing masing produk makanan berdasarkan keadaan geografis di sekitar. 4.3.4 Membuat daftar tabel bahan-bahan yang digunakan
dalam pembuatan produk makanan berdasarkan keadaan geografis di sekitar.
2.3.1 Cermat dalam mengidentifikasi keadaan geografis di lingkungan sekitar.
2.3.2 Teliti dalam menyebutkan contoh-contoh jenis makanan berdasarakan keadaan geografis di lingkungan sekitar. 2.3.3 Bekerjasama dalam kelompok mengidentifakasi
bahan-bahan yang digunakan pada masing masing produk makanan berdasarkan keadaan geografis di sekitar. 1.2.1 Menghargai dengan keberagaman budaya yang ada
untuk memperoleh ilmu pengetahuan yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa.
Bahasa Indonesia
3.3.1 Mengidentifikasi jenis-jenis usaha dan pekerjaan yang berhubungan dengan industri makanan di lingkungan sekitar.
3.3.2 Merancang ide pembuatan daftar pertanyaan wawancara untuk industri makanan di lingkungan sekitar.
3.3.3 Menyebutkan jenis-jenis makanan yang dihasilkan oleh masing-masing industri makanan di lingkungan sekitar. 3.3.4 Mengidentifikasi bahan-bahan yang
terkandung dalam makanan yang dibuat oleh industri makanan di lingkungan sekitar. 4.3.1 Menuliskan hasil identifikasi jenis-jenis usaha
dan pekerjaan yang berhubungan dengan industri makanan di lingkungan sekitar. 4.3.2 Menuliskan rancangan ide pembuatan daftar
pertanyaan wawancara untuk industri makanan di lingkungan sekitar.
4.3.3 Mempresentasikan hasil wawancara dengan industri makanan di lingkungan sekitar 4.3.4 Mempresentasikan jenis-jenis makanan yang
dihasilkan oleh masing-masing industri makanan di lingkungan sekitar.
4.3.5 Menuliskan hasil identifikasi bahan-bahan yang terkandung dalam makanan yang dibuat oleh industri makanan di lingkungan sekitar. 2.3.1 Bekerjasama dalam mengidentifikasi
jenis-jenis usaha dan pekerjaan yang berhubungan dengan industri makanan di lingkungan sekitar. 2.3.2 Cermat dalam merancang ide pembuatan
daftar pertanyaan wawancara untuk industri makanan di lingkungan sekitar.
2.3.3 Santun dalam melakukan wawancara dengan pengusaha industri makanan di lingkungan sekitar.
2.3.4 Jujur dalam menyebutkan jenis-jenis makanan yang dihasilkan oleh masing-masing industri makanan di lingkungan sekitar.
2.3.5 Jujur dalam mengidentifikasi bahan-bahan yang terkandung dalam makanan yang dibuat oleh industri di lingkungan sekitar. 1.1.1 Bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas
anugerah yang diberikan melalui penggunaan Bahasa Indonesia yang baik untuk memperoleh ilmu pengetahuan.
Subtema 3 Bahan-bahan
Makanan
SBDP
3.5.1 Menyebutkan alur-alur pembuatan karaya model yang telah dibuat.
3.5.2 Menyebutkan bahan-bahan yang dapat digunakan untuk membuat tiruan jenis-jenis makanan yang ada di sekitar.
3.5.3 Merancang ide pembuatan mading untuk menyajikan hasil karya model yang telah dibuat.
4.14.1 Menuliskan alur-alur pembuatan karya model yang telah dibuat.
4.14.2 Menuliskan bahan-bahan yang perlu digunakan dalam membuat produk makanan.
4.14.3 Membuat tiruan jenis-jenis makanan yang ditemukan di lingkungan sekitar.
4.14.4 Membuat mading untuk menempelkan hasil karya model yang telah dibuat.
2.2.1 Teliti dalam menyebutkan alur-alur dalam pembuatan karya model yang dibuat.
2.2.2 Cermat dalam memilah bahan-bahan yang dapat digunakan untuk membuat tiruan jenis-jenis makanan yang ditemukan di lingkungan sekitar.
1.1 Bersyukur atas keragaman karya seni dari berbagai daerah yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa dalam menambah wawasan ilmu pengetahuan.
Matematika
3.9.1 Mengidentifikasi rumus-rumus segitiga 3.10.1 Menyebutkan satuan-satuan yang digunakan
dalam pengukuran luas persegi panjang. 3.10.2 Menyebutkan satuan-satuan yang digunakan
dalam pengukuran keliling persegi panjang. 3.10.3 Mengidentifikasi rumus luas persegi panjang. 3.10.4 Mengidentifikasi rumus keliling persegi panjang. 4.5.1 Menuliskan satuan-satuan yang digunakan dalam
pengukuran luas persegi panjang.
4.5.2 Menuliskan satuan-satuan yang digunakan dalam pengukuran keliling persegi panjang. 4.5.3 Menggambarkan macam-macam jaring-jaring
bangun ruang.
4.6.1 Membuat bangun ruang limas segitiga menggunakan barang-barang bekas di lingkungan sekitar.
2.6.1 Teliti dalam menyebutkan satuan-satuan yang digunakan dalam pengukuran luas persegi panjang.
2.6.2 Teliti dalam menyebutkan satuan-satuan yang digunakan dalam pengukuran keliling persegi panjang.
2.6.3 Cermat dalam memilah barang-barang bekas yang akan digunakan untuk membuat bangun-bangun ruang.
2.6.4 Percaya diri dalam membuat gambar jaring-jaring bangun ruang
PJOK
3.3.1 Menyebutkan macam-macam gizi yang diperlukan tubuh yang terkandung dalam makanan.
3.3.2 Mengidentifikasi gizi-gizi yang terkandung dalam makanan khas di lingkungan sekitar. 3.3.3 Memberi contoh manfaat gizi yang dibutuhkan
oleh tubuh.
3.3.4 Memberi contoh efek negatif gizi yang berlebihan bagi tubuh.
3.3.5 Mengidentifikasi gizi-gizi yang terkandung dalam makanan khas di lingkungan sekitar. 4.1.1 Mempraktikkan permainan memindahkan
hasil karya model yang telah dibuat untuk ditempelkan di mading.
2.1.1 Bekerjasama dalam menyebutkan macam-macam gizi yang diperlukan tubuh yang terkandung dalam makanan.
2.1.2 Bekerjasam dalam mengidentifikasi gizi-gizi yang terkandung dalam makanan khas di lingkungan sekitar.
2.1.3 Bekerjasama dalam menyebutkan manfaat aktivitas fisik bagi kesehatan tubuh 2.1.4 Bekerjasama dalam memberi contoh permainan
yang melibatkan aktivitas fisik
2.1.5 Belajar menerima kekalahan dan kemenangan dalam melakukan permainan memindahkan hasil karya model yang telah dibuat untuk ditempelkan di mading.
2.1.6 Sportif dalam melakukan permainan memindahkan hasil karya model yang telah dibuat untuk ditempelkan di mading. 1.2.1 Bersyukur atas anugerah Tuhan Yang Maha Esa
untuk menjaga tubuh dengan melakukan olahraga.
JARING-JARING
INDIKATOR
Subtema 3 Bahan-bahan
Makanan
2.3.1 Cermat dalam menyebutkan jenis-jenis makanan di lingkungan sekitar
2.3.2 Teliti mengelompokkan jenis-jenis makanan yang disukai keluarga
2.3.3 Bekerjasama dalam kelompok dalam mengelompokkan jenis-jenis makanan yang disukai teman
1.2.1 Bersyukur atas keberagaman yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa melalui kerjasama yang baik antar sesama
BAHASA INDONESIA
3.3.1 Mengidentifikasi jenis-jenis usaha dan pekerjaan yang berhubungan dengan industri makanan di lingkungan sekitar
4.3.1 Menuliskan hasil identifikasi jenis-jenis usaha dan pekerjaan yang berhubungan dengan industri makanan di lingkungan sekitar
2.3.1 Bekerjasama dalam mengidentifikasi jenis-jenis usaha dan pekerjaan yang berhubungan dengan industri makanan di lingkungan sekitar
1.1.1 Bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas anugerah yang diberikan melalui penggunaan bahasa Indonesia yang baik untuk memperoleh ilmu pengetahuan
IPS
3.3.1 Mengkritik manusia dalam hubungannya dengan kondisi geografis di lingkungan sekitarnya
3.3.2 Menyebutkan contoh-contoh jenis makanan berdasarakan keadaan geografis di lingkungan sekitar
4.3.1 Menuliskan hasil diskusi dalam mengkritik manusia dalam hubungannya dengan kondisi geografis di lingkungan sekitarnya
4.3.2 Menuliskan hasil diskusi tentang contoh-contoh jenis makanan berdasarakan keadaan geografis di lingkungan sekitar
2.3.1 Cermat dalam mengkritik manusia dalam hubungannya dengan kondisi geografis di lingkungan sekitarnya 2.3.2 Teliti dalam menyebutkan contoh-contoh jenis makanan
berdasarakan keadaan geografis di lingkungan sekitar 1.2.1 Menghargai dengan keberagaman budaya yang ada untuk
memperoleh ilmu pengetahuan yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa
4.5.1 Menuliskan hasil diskusi contoh sifat-sifat cahaya
4.5.2 Menuliskan hasil identifikasi sifat-sifat cahaya melalui pengamatan di lingkungan sekitar siswa
4.5.3 Menuliskan hasil diskusi dalam mengidentifikasi manfaat cahaya untuk industri pembuatan makanan
2.1.1 Percaya diri dalam menyebutkan contoh sifat-sifat cahaya
2.1.2 Teliti dalam mengidentifikasi sifat-sifat cahaya melalui pengamatan di lingkungan sekitar siswa
2.1.3 Bekerjasama dalam mengidentifikasi manfaat cahaya untuk industri pembuatan makanan 1.1.1 Bersyukur atas anugerah yang diberikan oleh
Tuhan Yang Maha Esa dengan memanfaatkan alam untuk memperoleh ilmu pengetahuan
BAHASA INDONESIA
3.3.2 Merancang ide pembuatan daftar pertanyaan wawancara untuk industri makanan di lingkungan sekitar
4.3.2 Menuliskan rancangan ide pembuatan daftar pertanyaan wawancara untuk industri makanan di lingkungan sekitar
4.3.3 Membuat laporan hasil wawancara dengan industri makanan di lingkungan sekitar 2.3.2 Cermat dalam merancang ide pembuatan daftar
pertanyaan wawancara untuk industri makanan di lingkungan sekitar
2.3.3 Santun dalam melakukan wawancara dengan pengusaha industri makanan di lingkungan sekitar
1.1.1 Bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas anugerah yang diberikan melalui penggunaan bahasa Indonesia yang baik untuk memperoleh
makanan berdasarkan keadaan geografis di sekitar. 4.3.4 Membuat daftar tabel bahan-bahan yang digunakan dalam
pembuatan produk makanan berdasarkan keadaan geografis di sekitar.
2.3.3 Bekerjasama dalam kelompok mengidentifakasi bahan-bahan yang digunakan pada masing masing produk makanan berdasarkan keadaan geografis di sekitar. 1.2.1 Menghargai dengan keberagaman budaya yang ada untuk
memperoleh ilmu pengetahuan yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa.
BAHASA INDONESIA
3.3.3 Menyebutkan jenis-jenis makanan yang dihasilkan oleh masing-masing industri makanan di lingkungan sekitar. 3.3.4 Mengidentifikasi bahan-bahan yang terkandung dalam
makanan yang dibuat oleh industri makanan di lingkungan sekitar.
4.3.4 Mempresentasikan jenis-jenis makanan yang dihasilkan oleh masing-masing industri makanan di lingkungan sekitar. 4.3.5 Menuliskan hasil identifikasi bahan-bahan yang terkandung
dalam makanan yang dibuat oleh industri makanan di lingkungan sekitar.
2.3.4 Jujur dalam menyebutkan jenis-jenis makanan yang dihasilkan oleh masing-masing industri makanan di lingkungan sekitar.
2.3.5 Jujur dalam mengidentifikasi bahan-bahan yang terkandung dalam makanan yang dibuat oleh industri di lingkungan sekitar.
1.1.1 Bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas anugerah yang diberikan melalui penggunaan bahasa Indonesia yang baik untuk memperoleh ilmu pengetahuan.
PJOK
3.3.5 Mengidentifikasi gizi-gizi yang terkandung dalam makanan khas di lingkungan sekitar.
4.1.3 Membuat daftar gizi-gizi yang terkandung dalam makanan khas di lingkungan sekitar.
2.1.2 Bekerjasam dalam mengidentifikasi gizi-gizi yang terkandung dalam makanan khas di lingkungan sekitar. 1.2.2 Bersyukur atas anugerah Tuhan Yang Maha Esa untuk
menjaga tubuh dengan mencari tahu gizi yang diperlukan oleh tubuh.
2.1.1 Bekerjasama dalam menyebutkan macam-macam gizi yang diperlukan tubuh yang terkandung dalam makanan. 1.2.2 Bersyukur atas anugerah Tuhan Yang Maha Esa untuk menjaga
tubuh dengan memenuhi gizi yang diperlukan oleh tubuh.
SBDP
3.5.2 Menyebutkan bahan-bahan yang dapat digunakan untuk membuat tiruan jenis-jenis makanan yang ada di sekitar. 4.14.2 Menuliskan bahan-bahan yang dapat digunakan untuk
membuat tiruan jenis-jenis makanan yang ada di sekitar. 2.2.2 Teliti dalam menyebutkan bahan-bahan yang dapat digunakan
untuk membuat tiruan jenis-jenis makanan yang ada di sekitar. 1.1.1 Bersyukur atas keragaman karya seni dari berbagai daerah yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa dalam menambah wawasan ilmu pengetahuan.
MATEMATIKA
3.10.1 Menyebutkan satuan-satuan yang digunakan dalam pengukuran luas persegi panjang.
3.10.2 Menyebutkan satuan-satuan yang digunakan dalam pengukuran keliling persegi panjang.
4.5.1 Menuliskan satuan-satuan yang digunakan dalam pengukuran luas persegi panjang.
4.5.2 Menuliskan satuan-satuan yang digunakan dalam pengukuran keliling persegi panjang.
2.6.1 Teliti dalam menyebutkan satuan-satuan yang digunakan dalam pengukuran luas persegi panjang.
2.6.2 Teliti dalam menyebutkan satuan-satuan yang digunakan dalam pengukuran keliling persegi panjang.
IPA
3.6.4 Merancang ide pembuatan karya model tiruan contoh-contoh makanan di lingkungan sekitar yang memanfaatkan cahaya.
4.5.4 Membuat karya model tiruan contoh-contoh makanan di lingkungan sekitar yang memanfaatkan cahaya.
2.1.4 Percaya diri dalam merancang ide pembuatan karya model tiruan contoh-contoh makanan di lingkungan sekitar yang memanfaatkan cahaya.
1.1.1 Bersyukur atas anugerah yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa dengan memanfaatkan alam untuk memperoleh ilmu pengetahuan.
MATEMATIKA
3.9.1 Mengidentifikasi rumus-rumus segitiga