Pertemuan II : Daya Hantar Listrik Kegiatan Langkah-langkah
DAYA HANTAR LISTRIK Satuan Pendidikan : SMA Negeri 6 Kupang
Kelas : X.C
Kompetensi Inti :
KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
KI 2 :Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
KI 3 :Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.
254 Kompetensi Dasar :
KD dari KI 3
3.8 Menganalisis sifat larutan elektrolit dan nonelektrolit berdasarkan daya hantar listriknya.
Indikator Tujuan No.
Soal
Butir Soal Kunci Jawaban Klasifi
kasi Soal Skor Mengidentifikasi sifat larutan elektrolit dan nonelektrolit berdasarkan data hasil percobaan. Siswa mampu mengidentifikasi sifat larutan elektrolit dan nonelektrolit
berdasarkan data hasil percobaan.
1 Perhatikan data percobaan berikut. Larutan Hasil Pengamatan HCl Mampu
menghantarkan arus listrik
Alkohol Tidak mampu menghantarkan arus listrik
NaOH Mampu
menghantarkan arus listrik
Urea Tidak mampu menghantarkan arus listrik
Berdasarkan data hasil percobaan di atas, identifikasikan beberapa larutan tersebut ke dalam larutan elektrolit dan nonelektrolit!
Dari data hasil percobaan di atas, dapat diidentifikasikan bahwa: larutan HCl dan NaOH termasuk larutan elektrolit sedangkan larutan urea dan alkohol termasuk larutan nonelektrolit.
255 Mengidentifikasi sifat larutan elektrolit kuat, lemah, dan nonelektrolit berdasarkan data hasil percobaan. Siswa mampu mengidentifikasi sifat larutan elektrolit kuat, lemah, dan
nonelektrolit
berdasarkan data hasil percobaan.
2 Perhatikan data hasil percobaan berikut.
Larutan Hasil pengamatan HCl Bola lampu
menyala terang dan ada banyak
gelembung gas. Cuka Bola lampu
menyala redup dan ada sedikit
gelembung gas. Alkohol Bola lampu tidak
menyala dan tidak ada gelembung gas. NaCl Bola lampu
menyala terang dan ada banyak
gelembung gas. Etanol
(C2H5OH)
Bola lampu tidak menyala dan tidak ada gelembung gas. Asam
Karbonat (H2CO3)
Bola lampu tidak menyala dan ada sedikit gelembung gas.
Berdasarkan data hasil di atas, dapat diidentifikasi bahwa larutan HCl dan NaCl termasuk larutan elektrolit kuat, larutan cuka dan asam karbonat
termasuk larutan elektrolit lemah, sedangkan alkohol dan etanol termasuk larutan nonelektrolit.
256
Berdasarkan data hasil percobaan di atas, identifikasikan beberapa larutan tersebut ke dalam larutan elektrolit kuat, lemah, dan nonelektrolit! Mengidentifikasi sifat larutan elektrolit berdasarkan ikatannya sesuai data hasil percobaan. Siswa mampu mengidentifikasi sifat larutan elektrolit berdasarkan ikatannya sesuai data hasil percobaan.
3 Perhatikan data hasil percobaan berikut. Zat Hasil pengamatan Larutan NaCl Dapat menghantarkan arus listrik. Padatan NaCl Tidak dapat menghantarkan arus listrik. Larutan HCl Dapat menghantarkan arus listrik. Larutan asam sulfat (H2SO4) Dapat menghantarkan arus listrik. Larutan asam fosfat (H3PO4) Dapat menghantarkan arus listrik. Larutan Dapat
Berdasarkan data hasil percobaan di atas, dapat diidentifikasi bahwa larutan dan padatan garam dapur, dan magnesium hidroksida termasuk senyawa ion, sedangkan larutan HCl, asam sulfat, dan asam fosfat termasuk senyawa kovalen polar.
257 magnesium hidroksida (Mg(OH)2) menghantarkan arus listrik.
Berdasarkan data hasil percobaan di atas, identifikasikan beberapa jenis zat tersebut ke dalam senyawa kovalen polar dan senyawa ion! Menjelaskan pengertian larutan elektrolit dan nonelektrolit. Siswa mampu menjelaskan pengertian larutan elektrolit dan nonelektrolit
4 Jelaskan pengertian larutan elektrolit dan nonelektrolit!
Larutan elektrolit adalah larutan yang dapat menghantarkan arus listrik. Larutan nonelektrolit adalah larutan yang tidak dapat menghantarkan arus listrik.
C2 4 Menjelaskan pengertian larutan elektrolit kuat, lemah, dan nonelektrolit berdasarkan daya hantar listriknya. Siswa mampu menjelaskan pengertian larutan elektrolit kuat, lemah, dan
nonelektrolit berdasarkan daya hantar listriknya.
5 Jelaskan pengertian larutan elektrolit kuat, lemah, dan nonelektrolit berdasarkan daya hantar listriknya!
Berdasarkan daya hantar listriknya, pengertian dari: 6. Larutan elektrolit kuat
adalah larutan yang jika di uji dengan alat uji elektrolit, bola lampu menyala terang dan banyak gelembung gas. 7. Larutan elektrolit lemah
adalah larutan yang jika di uji dengan alat uji elektrolit, bola lampu menyala redup dan ada
258
sedikit gelembung gas. 8. Larutan nonelektrolit
adalah larutan yang jika di uji dengan alat uji elektrolit, bola lampu tidak menyala dan tidak ada gelembung gas. Menjelaskan sifat larutan elektrolit berdasarkan ikatannya. Siswa mampu menjelaskan sifat larutan elektrolit berdasarkan ikatannya.
6 Jelaskan sifat larutan elektrolit senyawa ion (larutan, lelehan, dan padatan) dan senyawa kovalen polar (larutan, dan lelehan)!
Sifat larutan elektrolit: 1. Senyawa ion
o Larutan, dapat menghantarkan arus listrik karena ion-ion dapat bergerak bebas. o Lelehan, dapat
menghantarkan arus listrik karena ion-ion dapat bergerak bebas. o Padatan, tidak dapat
menghantarkan arus listrik karena ion-ion tidak dapat bergerak bebas.
2. Senyawa kovalen polar o Larutan, dapat
menghantarkan arus listrik karena ion-ion
259
dapat bergerak bebas. o Lelehan, tidak dapat
menghantarkan arus listrik karena ion-ion tidak dapat bergerak bebas. Menuliskan reaksi ionisasi senyawa elektrolit. Siswa mampu menuliskan reaksi ionisasi senyawa elektrolit.
7 Tuliskan reaksi ionisasi dari larutan elektrolit berikut : a. H2SO4(aq) b. CH3COOH(aq) c. MgSO4(aq) Reaksi ionisasinya : a. H2SO4(aq) 2H+(aq) + SO42(aq) b. CH3COOH(aq)H+ (aq)+ CH3COO–(aq) c. MgSO4Mg2+ (aq) + SO42– (aq) C3 8 Menganalisis sifat larutan elektrolit dan nonelektrolit berdasarkan data hasil percobaan. Siswa mampu menganalisis sifat larutan elektrolit dan nonelektrolit
berdasarkan data hasil percobaan.
8 Perhatikan data berikut.
No. Larutan 1 NaCl 2 HCl 3 Alkohol 4 Cuka 5 Gula 6 Urea 7 Asam sulfat
Berdasarkan data di atas, pisahkan larutan yang dapat menghantarkan
Larutan yang dapat menghantarkan arus listrik adalah larutan NaCl, HCl, H2SO4, dan cuka.
260 arus listrik!
9 Perhatikan data hasil percobaan berikut.
Larutan Hasil Percobaan NaCl Dapat
menghantarkan arus listrik
Urea Tidak dapat
menghantarkan arus listrik
Alkohol Tidak dapat
menghantarkan arus listrik
Bagaimana hubungan data hasil percobaan di atas dengan teori
Svante August Arrhenius?
Data hasil percobaan di atas sesuai dengan teori Svante
August Arrhenius dimana
larutan NaCl dapat menghantarkan arus listrik karena di dalam air, ion-ion NaCl dapat bergerak bebas sedangkan larutan urea dan alkohol tidak dapat menghantarkan arus listrik karena di dalam air, ion-ion urea (CO(NH2)2) dan alkohol tidak dapat bergerak bebas. C4 12 Menganalisis sifat larutan elektrolit dan nonelektrolit berdasarkan daya hantar listriknya. Siswa mampu menganalisis sifat larutan elektrolit dan nonelektrolit
berdasarkan daya hantar listriknya.
10 Lionel melakukan sebuah percobaan untuk menguji daya hantar listrik larutan H2SO4 dan cuka dengan menggunakan alat uji elektrolit. Hasil percobaan yang didapatkan yaitu pada larutan H2SO4 bola lampu menyala terang dan banyak gelembung gas disekitar batang karbon, sedangkan pada cuka bola lampu menyala
Hubungan hasil pengamatan Lionel dengan teori Svante
August Arrhenius yaitu:
Elektrolit kuat adalah elektrolit yang dapat menghasilkan larutan dengan daya hantar listrik yang baik yang ditandai dengan gejala bola lampu menyala terang dan banyak
261
redup dan terdapat sedikit gelembung gas disekitar batang karbon. Berdasarkan hasil percobaan Lionel di atas, bagaimana hubungannya dengan teori Svante August Arrhenius?
gelembung gas karena di dalam larutan H2SO4 terurai sempurna menjadi ion-ion yang bergerak bebas. Sehingga larutan H2SO4 termasuk larutan elektrolit kuat.
Sedangkan elektrolit lemah adalah elektrolit yang dapat menghasilkan larutan dengan daya hantar listrik yang buruk yang ditandai dengan gejala bola lampu menyala redup dan ada sedikit gelembung gas karena di dalam larutan cuka terurai tidak sempurna menjadi ion-ion yang bergerak bebas. Sehingga cuka termasuk larutan elektrolit lemah. Menganalisis sifat larutan elektrolit berdasarkan ikatannya sesuai Siswa mampu menganalisis sifat larutan elektrolit berdasarkan ikatannya
11 Perhatikan data hasil percobaan berikut ini.
Zat Hasil Percobaan Padatan Tidak dapat
Data hasil percobaan di atas sesuai dengan teori Michael
Faraday, karena:
a. Ion-ion NaCl tidak dapat
262 data hasil
percobaan
sesuai data hasil percobaan
NaCl menghantarkan arus listrik Lelehan NaCl Dapat menghantarkan arus listrik Larutan NaCl Dapat menghantarkan arus listrik
Bagaimana hubungan data hasil percobaan di atas dengan teori
Michael Faraday?
bergerak bebas sehingga tidak mampu
menghantar arus listrik. b. Ion-ion NaCl dapat
bergerak bebas dalam larutan sehingga dapat menghantarkan arus listrik.
c. Lelehan NaCl dapat menghantarkan arus listrik karena ion-ion NaCl dapat bergerak bebas sehingga dapat menghantarkan arus listrik.
12 Perhatikan data berikut.
No. Zat 1 HCl 2 H2SO4 3 H3PO4 4 NaCl 5 Mg(OH)2 6 Al(OH)3
Berdasarkan data di atas, pisahkan 6 zat tersebut ke dalam senyawa kovalen polar dan senyawa ion!
Zat yang termasuk senyawa kovalen polar adalah : HCl, H2SO4, dan H3PO4.
Zat yang termasuk senyawa ion adalah : NaCl, Mg(OH)2, dan Al(OH)3.
263
Jumlah skor 86
Pedoman Penskoran =
264