• Tidak ada hasil yang ditemukan

DELAPAN CARA MENJELAJAHI APA YANG TELAH ANDA PELAJAR

Dalam dokumen Enam Langkah Cara Belaiar Efektif (Halaman 84-105)

Mencari dan Menafsirkan Art

DELAPAN CARA MENJELAJAHI APA YANG TELAH ANDA PELAJAR

Eksplorasi Lingustik

Kata-kata Anda lebih kuat daripada kata-kata orang lain- Anda terbiasa dengan cara yang Anda sukai untuk mendeskripsikan situasi dan peristiwa. Sulit bagi Anda untuk mempelajari rangkaian kata-kata baru yang ditulis orang lain, misalnya kalimat-kalimat dalam sebuah drama atau puisi. Bila Anda mempelajari kata hanya dengan mengucapkan kembali kata tersebut, belum tentu Anda memahaminya.

Mengapa takmufai dari sekarang dengan mengubah apa yang tefahUda pefajaii dafam buku ini ke dafam kata-kata sendifi?

Cara terbaik adalah "menerjemahkan" apa yang telah Anda dengar atau baca ke dalam kata-kata Anda sendiri. Dengan demikian Anda tidak hanya membuktikan pa ' da diri sendiri bahwa Anda mengerti, tetapi juga cenderung mengingatnya dalam jangka panjang.

Mengapa tak mulai dari sekarang dengan mengubah apa yang telah Anda pelajari dalam buku ini ke dalam kata-kata sendiri? Ada beberapa cara mernbuatnya lebih mudah:

1. Perhatikan seluruh kunci-kunci penting. Rekan-dah pikiran yang muncul sejauh ini dalam tape-recorder. Atau tulislah kunci-kunci pokoknya. Kernudian Anda bebas membolik- balik halaman buku ini sekilas untuk memacu ingatan dan

menambahkan pikiran-pikiran selanjutnya. Pastikan Anda mengatakannya dengan kata-kata Anda sendiri. Jangan menyalin kata demi kata. Sekarang Anda memihki daftar kunci-kunci penting. Susunlah daftar Anda dengan cara. apa saja yang cocok bagi Anda. Misalnya, tuhslah dalam kart-ukartu kecil.

2. Tulis sebuah artikel surat kabar. Berpura-puralah bahwa Anda harus menjelaskan konsep utama buku ini untuk sebuah kolorn surat kabar lokal. Ciptakan judulnya dulu, contoh: "Rahasia Cara Belajar telah Diungkapkan!"Kemudian tuhslah kata. pengantar yang mengena…..Anda bisa mengeluarkan sisi jenius dalam diri Anda dengan mengikuti "enam langkah cara belajar para master" yang mengatakan……" dan sebagainya. Sebagai alternatif, tulislah sebuah surat kepada seorang teman yang menjelaskan apa sebenarnya Cara Belajar yang Terpacu dan bagaimana hal tersebut mengubah cara belajar Anda dan bisa melakukan hal yang sama terhadapnya.

3. Isilah bagian berikut dengan ringkasan pendek mengenai apa yang telah Anda pelajari mengenai tiga tahap belajar yang telah diungkapkan sejauh ini. Membuat sebuah ringkasan adalah keahlian yang sangat berguna, karena Anda harus mengurangi hasil pelajaran Anda menjadi intiinti yang dibutuhkan saja. Ini berarti Anda menyaring halhal yang benar-benar penting saja. Untuk melakukannya dibutuhkan tingkat pernikiran yang lebih dalam mengenai subyek pelajaran kita, dan dengan demikian kita akan mampu mengingat dengan lebih baik.

Memasuki Kondisi Pikiran yang Tepat ______________________________________ ______________________________________ ______________________________________ ______________________________________ ______________________________________ ______________________________________ ______________________________________ Mempelajari lnjbrmasi ______________________________________ ______________________________________ ______________________________________ ______________________________________ ______________________________________ ______________________________________ ______________________________________ Mencari Artinya ______________________________________ ______________________________________ ______________________________________ ______________________________________ ______________________________________ ______________________________________ ______________________________________

Eksplorasi Logis-Matematis

Daftarkan inti-inti pentingyang telah Anda pelajari dengan urutan yang logis dan diberi nomor. Dengan menyeleksi kuncikunci penting berarti Anda telah men-dkirkan apa yang sedang Anda pelajari dengan seksama.

Analisis apa yang sedang Anda pelajari. Jangan menerima segala sesuatu seperti adanya, carilah di bawah permukaan yang nampak. Pendekatan sisternatis berikut bisa menolong. Gunakan huruf hidup A*E*I*O*U untuk mengingat kelima pertanyaan berikut.

A - Asumsi

Asumsi apa yang sedang dibuat? Adakah sesuatu yang salah? Adakah sesuatu yang tertinggal? Apakah pengarang menggunakan contoh yang berdiri sendiri untuk sampai pada kesimpulan yang umum atau luas?

E - Evidence (Bukti)

Apa bukti dari hal ini? Apakah kita berhadapan dengan fakta atau opini? Bila opini, bisakah aku mempercayai sumbemya?

Bila fakta, apakah selalu benar? Penjelasan lain apa yang mungkin ada? Bila hal ini benar, hal lain apa yang mengikutinya?

I - Ilustrasi

Bisakah aku memikirkan sebuah ilustrasi atau contoh yang baik untuk hal ini? Apakah hal ini sesuai dengan kategori atau kelas yang selama ini kukenal? Apakah apa yang kubaca atau kudengar ini konsisten dengan pengalamanku?

0 - Opini

Apa opini atau kesimpulan yang bisa kutarik dari hal ini? Apakah opini tersebut dapat dibenarkan?

U - Unik

Apa inti-inti yang unik dalam hal ini? Apa kunci dan intiinti pokoknya? Apa yang perlu diketahui dan apa yang hanya tambahan?

Pertanyaan-pertanyaan ini memastikan Anda selalu berhenti dan memikirkan apa yang Anda pelajari, bukannya langsung melompat kepada kesimpulan awal. Anda juga bisa membuat dia F am alir atau tabel yang menunjukkan langkah derni langkah dan apa yang sedang Anda pelajari.

Eksplorasi Visual Spasial

Pada akhir setiap bab dalam buku ini, Anda diberikan sebuah Peta Belajar, sebuah pengingat visual yang hebat mengenai apa yang telah Anda pelajari.

Peta Belajar akan lebih dinamis bila Anda membuatnya sendiri. Ketika Anda menuliskan informasinya sendiri, informasi tersebut bersifat pribadi dan jauh lebih berarti bagi Anda sebagai seorang individu yang unik. Informasi itu kepunyaan Anda. Anda "memilikinya".

Cobalah membuat Peta Belajar yang besar sekarang, yang mencakup semua hal yang telah Anda kumpulkan sedikit demi sedikit sejak Anda pertama membaca buku ini. Tinggalkan banyak ruang kosong sehingga Anda bisa menyisipkan informasi baru dari bab-bab yang akan datang.

Sebagai altematif, mungkin lebih efektif bila Anda hanya membuat sketsa singkat mengenai sesuatu yang sedang Anda pelajari. Banyak masalah matematis yang juga lebih mudah dipecahkan bila Anda menernukan sebuah cara untuk menggambarkannya.

Eksplorasi visual lainnya antara lain menclesain poster berwarna, kartun, membuat video, atau garis waktu. Gunakan simbol-simbol sebagai pengganti kata-kata, dan tentu saja jangan lupa pengaruh dari visualisasi.

Eksplorasi Kinestetik Fisik

Beberapa orang tidak bisa belajar dengan baik bila mereka dipaksa untuk ducluk diam. Mereka perlu lebih terlibat secara fisik dalam proses belajar.

Bagi mereka ini, dengan melakukan apa yang mereka pelajari, mereka bisa mengubah teori menjadi sesuatu yang lebih

mudah diingat. "Permainan Moder menolong mereka mengeksplorasi materi pelajaran dengan cara. yang berarti bagi mereka. Dan terutama penting sekah untak berganti-ganti peran sehingga Anda bisa melihat dunia dari pandangan orang lain.

Hal ini tidaklah mengejutkan. Secara umum diterima bahwa hanya sekitar 20 persen dari komunikasi yang kita lakukan adalah dengan perkataan kita. Kira-kira 80 persen adalah nonverbal, nada pengucapan (intonasi) clan bahasa tubuh. Banyak konsep yang benar-benar bisa dimengerti bila kita menambahkan elemen nonverbal pada penjelasan kita. Mari kita melihat dua contoh untuk menjelaskan sesuatu.

Kita "tahu" bahwa bulan mempengaruhi pasang laut karena massa fisik bulan menciptakan gaya tarik gravitasi. Tapi apakah kita benar-benar memahami bagaimana hal tersebut terjadi? Atau, dengan kata lain: kita telah "menemukan faktanya" tapi apakah kita telah mengerti artinya?- Sekarang cobalah ini.

Anggaplah Anda memakai sebuah kemeja atau blus dengan lengan panjang, luruskan tangan kanan Anda. Sekarang pegang kuat-kuat lengan kemeja Anda di sekitar siku dan tariklah ke atas. Lihat apa yang terjadi pada bagian pergelangan tangan Anda. Lengan kemeja Anda akan naik ke sebelah atas, ya kan?

Inilah tepatnya yang terjadi saat bulan ada di atas laut. Massa bulan menciptakan kekuatan gravitasi yang menarik air ke atas di bagian tengah laut. Hasilnya? Air di pinggir laut

menjadi surut, dan dinamakan pasang surut. Saat bulan kembali menjauh, tarikan gravitasi hilang, "bukit" di tengah laut kembali rata, dan pasang naik kembali.

Mana yang lebih hebat, kata-kata atau representasi fisik?

Peter Kline adalah seorang pelatih Accelerated Learning yang brilian. Dalam bukunya Ten Steps to a Learning Organization, yang ditulis bersama Bernard Saunders, ia memperkenalkan ide "Pembuatan Model Kinestetik" untuk mernbantu menjelaskan hubungan-hubungan di sebuah perusahaan. Idenya sederhana, tapi pengaruhnya dalam.

Bagaimana Anda bisa membuat orang mengerti bahwa departemen-departemen yang terpisah di sebuah perusahaan sernuanya berhubungan satu sama lain? Dengan menggunakan pernbuatan. model kinestetik dalarn sebuah seminar, Anda bisa menantang orang~orang untuk mernerankan pernrosesan pesanan seorang pelanggan. Setiap delegasi akan merepresentasikan satu departemen (atau satu proses) antara. kedatangan pesanan dan proses pengirimannya. Tindakan dan deskripsi mengenai apa yang terjadi oleh para partisipan tidak hanya menjelaskan prosesnya, tapi juga hubungan-hubungan tersembunyi, dan apa yang mungkin berjalan salah.

Ketika seseorang mendeskripsikan sesuatu kepada orang lain, ia berusaha menerjemahkan gambaran mentalnya mengenai subyek itu. ke dalarn kata-kata. Dengan demikian hasil deskripsinya sudah merupakan representasi kedua. Kemudian, ia. berharap kata-kata yang ia gunakan akan

mernberi pengertian yang benar-benar sama pada orang lain seperti pengertiannya, supaya orang lain memiliki garnbaran mental yang sama. Tentu. saja, kata-kata seringkali tidak bisa menerjernahkan sesuatu ke dalam gambaran yang sama, dan hal inilah yang menyebabkan begitu banyak salah pengertian.

Bila bisa menggambarkan ide tersebut, Anda akan mernperkecil kernungkinan salah komunikasi. Lebih baik lagi bila Anda. menemukan cara sehingga orang lain juga bisa mengalami ide tersebut. Dengan demikian Anda berdua bisa berbagi pengalaman. yang sama terhadap suatu ide yang sebelumnya abstrak. Karena itulah permainan model dan pernbuatan model kinestetik sangat penting.

Bila menggunakan proses serupa, kita. akan tahu bahwa hal terpentirtg adalah mencari cara membuat model fisik dari sebuah proses atau hubungan yang kompleks. Pertama-tama mungkin sulit, tapi usaha mencari jalan keluar akan menghasilkan wawasan yang dalam. dan ingatan yang panjang.

Bukan tanpa sebab Konfusius berkata: "Aku mendengar dan aku lupa. Aku melihat dan aku mengerti. Aku melakukan dan aku ingat."

Anda juga bisa menggunakan permainan model untuk menyingkapkan perilaku. Peter Kline mernberikan contoh yang baik dengan mengundang anggota sebuah tim untuk tanpa suara mengambil posisi mereka dalam. berhubungan satu sama lain, dan merepresentasikan perasaan mereka mengenai cara kerja sebuah tim.

Saat membuat "tablo" tiap orang ditugaskan memikirkan. apa yang sedang terjadi dan posisi apa yang dimaksudkan kawannya. Apakah mereka membentuk sebuah lingkaran? Atau struktur hirarki? Apakah mereka berjabat tangan? Di akhir permainan, tiap orang diundang menyumbangkan pengamatannya dalarn sebuah diagram kecil. Perbedaan antara apa yang telah terjadi dan apa yang mungkin terjadi menjadi pengalaman belajar yang bisa saling dibagikan. Hal tersebut membantu. mereka mengeluarkan ide-ide perbaikan yang dramatis terhadap kehidupan, yang tidak bisa dilakukan hanya dengan kata-kata.

"Tindakan," seperti yang dikatakan Peter Kline dan Bernard Saunders, "seringkah tidak hanya berbicara lebih keras daripada kata-kata, tapi juga berbicara lebih jelas."

Kita akan belajar sangat baik dengan melakukan dan mengamati, tetapi bagaimanapun kebanyakan pengajaran menggunakan kata-kata abstrak.

Kadang-kadang permainan'model bisa sangat spesifik, misalnya dengan memerankan kata-kata dan kalimat-kahmat saat belajar bahasa asing. Permainan model juga baik untuk belajar sejarah. Bayangkan Anda adalah tokoh yang sedang Anda pelajari. Apa yang akan ia katakan, lakukan, rasakan, dan hhat? Bicarakan mengenai orang itu dengan kata ganti orang pertama. "Aku Henry VIII. Aku memiliki enam istri."

Ada banyak cara lain untuk menjelajahi sebuah subyek secara fisik. Anda bisa menulis semua eksplorasi ini dalam selembar

kertas besar dan memotongnya menjadi bentuk-bentuk yang tidak teratur. Dengan menyatukan kertas itu kembali, seperti menyusun teka-teki jigsaw, Anda akan bisa melihat bagaimana tiap hal "saling bersesuaian".

Anda juga bisa mernbuat kartu-kartu indeks berisi ide-ide pokok dan menyusunnya menjadi rangkaian yang logis. Bawalah kartu-kartu tersebut bersama Anda dan lihatlah dari waktu ke waktu. Atau Anda bisa menjepitkan kartu-kartu tersebut pada sebuah papan peringatan dan membacanya secara teratur.

Menulis adalah latihan fisik, jadi kita tak perlu terkejut melihat kenyataan bahwa bila kita menuliskan sesuatu, kita. mempelajari hal tersebut dengan lebih baik. Kita telah menambahkan elemen fisik (menulis) kepada penglihatan (membaca) dan suara (ucapan dalam hati).

Sebagai catatan samping yang menarik, tampaknya mulai ada apresiasi terhadap intelegensia kinestetik fisik dengan hakhaknya sendiri.

Di Kanada, Associated Examining Board (AEB) - Dewan Penguji - sekarang menawarkan A-levels (ujian yang harus diambil sebagai syarat masuk universitas) dalam pendidikan fisik dan pelajaran olahraga.

George Turnbull dari AEB mengatakan, "Bila Anda pandai dalam matematika, Anda mengambil A-level dalarn bidang tersebut. Kami tidak melihat apa salahnya untuk

mengaplikasikan prinsip yang sama terhadap olahraga seperti sepak bola."

Kevin Wesson, yang membantu menyusun silabus (ikhtisar rencana. pelajaran) menambahkan, "Aku percaya hal ini akan menjadi salah satu dari A-level tersulit. Dalam fisika Anda. hanya belajar satu subyek. Dalam sepak bola Anda mengkombinasi Ikernampuan praktik, teori olahraga. dan sains sekaligus. Hal ini sangat sulit."

Ada beberapa kritikan, tentu saja, dari para tradisionalis pendidikan yang tidak menganggap hal ini sebagai tanda intelegensia.

Eksplorasi Musikal

Musik adalah alat belajar yang j auh lebih. hebat ketimbang yang disangka orang.

Pikirkan berapa banyak lagu yang Anda tahu, walaupun tak pernah secara sadar benar-benar mempelajarinya. Seringkali Anda hanya perlu mendengar beberapa birama pertarna, dan kata-kata dari seluruh lagu pun keluar. Iklan-iklan radio dan televisi menggunakan jingle mengena. yang tak bisa lepas dari ingatan masyarakat.

Pola melodis dan ritmis musik benar-benar meringankan tugas mengingat. Musik merangsang pusat emosi dari otak kita, dan seperti yang telah Anda temukan, emosi kita terhubung erat dengan ingatan jangka panjang kita. Jadi memutar musik

sebagai latar belakang, terutarna musik klasik yang tenang, adalah strategi efektif bagi banyak orang.

Anda tak perlu berbakat musik untuk bisa mengambil keuntungan dari eksplorasi musikal. Yang penting adalah Anda melakukannya sendiri sehingga hal itu bersifat pribadi bagi Anda. Di bawah ini adalah beberapa cara belajar melalui musik.

1. Pilihlah jingle yang mudah diingat dari sebuah Man radio atau TV. Ambillah informasi penting yang telah Anda baca dalam buku ini dan cobalah menyanyikannya dengan nada jingle tersebut.

2. Dengarkan lagu-lagu rap dan perhatikan bagaimana. kata- katanya berirama sesuai ritmik musik. Pertarna-tarna, cobalah membaca pokok-pokok utama sebuah buku. Sekali Anda terbiasa melakukan hal tersebut, temukan syair-syair Anda sendiri. Anak-anak tampaknya memiliki bakat alami melakukan hal ini, jadi mintalah mereka untuk membantu!

3. Buatlah beberapa syair sederhana mengenai proses Belajar Cepat ini. Kualitas ritmis dari kata-katanya akan menolong Anda dalam belajar.

4. Filih1ah sebuah lagu terkenal dan tulislah kata-kata Anda sendiri ke dalam melodi yang sudah Anda kenal itu.

Menjelajahi sebuah subyek melalui intelegensia musikal adalah hal yang dianggap aneh oleh banyak orang., Tapi bertahun-tahun yang lalu, sebelum. musim. surat kabar, radio, dan kemudian televisi datang, umumnya pengetahuan diajarkan dari generasi ke generasi melalui pantun dan lagu.

Bahkan dewasa ini, beberapa suku, seperti suku Maori dari Selandia Baru melestarikan hampir semua sejarahnya dalam bentuk lagu.

Penelitian dalam ujian sekolah menunjukkan, bila satu jam musik, seni, dan drama ditambahkan dalam jadwal, nilai-nilai SEMUA mata pelajaran lain naik 20 persen.

Eksplorasi Interpersonal

Mendiskusikan apa yang Anda. pelajari adalah s'ebuah cara yang sangat baik memeriksa pernahaman Anda mengenai suatu hal baru. Anda juga bisa mendapatkan sesuatu dari pengalaman, wawasan, dan pandangan orang lain. Lebih menolong lagi bila. orang lain bisa mengajukan berbagai pertanyaan kepada Anda dan bahkan menantang opini Anda.

Kami menyarankan Anda mendorong teman-teman atau kolega berkumpul secara informal, mungkin pada saat makan siang? Diskusikanlah sambil lalu apa yang telah Anda pelajari: "Aku menemukan hal yang menarik.... bagaimana menurutinu?" Buatlah debat terbuka dengan meminta seseorang menceritakan ketidaksetujuannya.

Seperti yang dikatakan Stephen R. Covey dalam The 7 Habits o fHighly Effective People - 7 Kebiasaan Orang-orang Yang Sangat Efektif "Orang yang benar-benar efektif mendidik rasa malu dan rasa hormat dalam mengenali batas-batas persepsinya sendiri dan menghargai sumber daya kaya yang tersedia melalui interaksi dengan hati dan pikiran manusia yang lain. Orang seperti ini menghargai perbedaan karena

perbedaan-perbedaan tersebut menambah pengetahuannya dan pemahamannya mengenai suatu realita. Bila kita ditinggalkan dengan pengalaman-pengalaman sendiri, kita akan terus-menerus menderita karena kekurangan data."

Semua ini adalah elemen yang penting. Belajar tidak harus dilakukan dalarn lingkungan formal sambil duduk di ruang kelas. Beberapa proses belajar yang paling berharga mungkin terjadi saat kita duduk bersama keluarga untuk makan malam. Diskusi teratur mengenai apa yang Anda lakukan, dan bagaimana Anda sernua bisa belajar dari pengalaman- pengalaman ini, merupakan hal sangat berharga bagi tiap anggota keluarga.

Carilah teman belajar; eksplorasi interpersonal bisa lebih efisien bila dilakukan sata-lawan-satu. Berkumpullah bersama seorang teman sekolah atau kolega. Sebelun-Lnya pelajari bagian atau bab tertentu secara terpisah.

Ketika Anda kernudian bertemu, Anda bisa saling membacakan ringkasan mengenai hasil belajar Anda dan mernbuat catatan, kemudian diskusikan interpretasi- interpretasi Anda yang berbeda.

Untuk murid-murid sekolah: libatkan orang tua Anda, mereka mungkin akan berpandangan yang sepenuhnya berbeda dari apa yang Anda pelajari.

Bagi orang tua: tanyakan pada anak Anda apa pikiran mereka mengenai beberapa ide dalarn program Belajar Cepat ini. Bila

mereka biasanya diajarkan dengan cara yang "tradisional", program ini akan benar-benar mernbuka mata mereka.

Eksplorasi Intrapersonal

Apa hobi favorit Anda? Apa pun itu, tak ada yang menekan Anda untuk belajar bagaimana melakukannya. Anda memiliki keinginan dari dalam diri sendiri. Anda memiliki minat pribadi yang kuat. Tapi apa yang bisa Anda lakukan bila menghadapi pelajaran yang Anda anggap membosankan?

Dalam suatu penelitian, ingatan murid-murid terhadap lukisan diuji. Beberapa hanya melihat karya seni tersebut; yang lain diberi informasi mengenai lukisan dan pelukisnya. Grup terakhir mengingat lukisan tersebut dua kali lebih baik.

Mereka ingat karena membentuk minat mereka sendiri terhadap subyek tersebut dengan menggali lebih dalam. Mereka tidak hanya melihat saja. Mereka menjelajahi subyek tersebut pada sebuah tingkat yang bersifat pribadi. Mereka mampu mengingat materinya, dan merenungkannya secara mendalam dalarn pikiran mereka.

Renungkan semua aspek yang berkaitan dengan subyek yang Anda pelajari. Apa pikiran dari pencipta atau pengembangnya? Apa yang membuat pekerjaannya sangat berbeda? Teknik baru apa yang cligunakan? Langkah-langkah apa yang dijalaninya sebelum ia mencapai kesimpulan penting?

Bila, misalnya, Anda mengulang kembali sebuah peristiwa bersejarah, bayangkan pribadi-pribadi yang membuat perubahan politik atau sosial. Bayangkan seakan-akan Anda sedang membaca sebuah novel. Carilah ambisi, pergumulan, kelemahan, kekuatan, cinta, kebencian, dan keistimewaan karakter-karakter dari orang-orang yang terlibat.

Libatkan sisi emosi dari otak Anda. Tanyakan pada diri Anda pihak mana yang akan Anda dukung: izinkan diri Anda untuk menyukai dan tidak menyukai. Bila Anda mulai memikirkan sejarah dalarn karakter-karakter, judul utama dalam surat kabar, dan kejahatan politik, sejarah itu akan menjadi nyata. Lihatlah bagaimana banyak ahli-ahli sejarah belajar dengan membaca novel historis James Michener yang mernuat fakta- fakta. la adalah seorang guru sejarah yang hebat!

Mungkin seorang murid yang dituduh melamun sebenamya sedang menyerap pelajaran dengan membayangkan dirinya ada di sana!

Anda selalu belajar lebih baik jika bisa mernbuat subyeknya menarik. Tanyakan pada diri sendiri:

Mengapa hal ini penting untukku?

Bagaimana aku bisa menggunakan ide ini? Apa arti yang bisa kutemukan untukku?

Tanyakanlah pada guru atau dosen apa yang ia anggap sangat menarik mengenai subyek yang seclang Anda pelajari? Bagairnanapun, ia memilih subyek tersebut sebagai

pekerjaannya, jadi ia harus bisa menceritakan hasratnya kepada Anda.

Dan buatlah sebuah buku harian atau catatan pelajaran untuk menyimpan reaksi pribadi Anda terhadap informasi yang sedang Anda pelajari. Buatlah catatan untuk mengevaluasi bagaimana hal tersebut bisa mernbantu Anda mencapai tujuan. Apakah masa depan Anda bisa diubah dengan hal tersebut? Renungkan. Dan pelajari.

Howard Gardner berkata bahwa dalam sistem sekolah perhatian terhadap intelegensia intrapersonal tidak cukup diberikan. "Sayangnya kebutuhan intrapersonal diabaikan dalam setiap area pendidikan. Sangatlah penting bahwa orang yang hidup dalarn dunia yang kompleks ini bisa mengerti diri mereka, kemampuan mereka, dan pilihan-pilihan mereka," katanya.

Tanda-tanda Kejeniusan?

Pernahkah Anda memperhatikan bahwa kebanyakan orang yang sukses menyimpan buku harian dan jurnal dan menulis surat-surat secara mendetil pada keluarga dan teman mereka?

Sebenarnya kenapa semua orang-orang berbakat ini menyimpan buku harian?

Di tahun 1920-an Catherine Cox, seorang peneliti melakukan studi terhadap tiga ratus orang jenius dalam sejarah. Ia meneliti dengan cermat kehidupan dari orang-orang terkenal

Dalam dokumen Enam Langkah Cara Belaiar Efektif (Halaman 84-105)

Dokumen terkait