• Tidak ada hasil yang ditemukan

Deskripi Subjek Penelitian

Dalam dokumen SKRIPSI. Oleh KASMAWATI (Halaman 57-103)

METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian

H. Indikator Keberhasilan

2. Deskripi Subjek Penelitian

Subjek penelitian ini adalah anak kelompok B dengan jumlah 11 anak yang terdiri dari 5 anak laki-laki dan 6 anak prempuan. Berdasarkan hasil pengamatan yang peneliti lakukan terkait dengan perkembangan anak, permasalahan yang muncul pada anak kelompok B yaitu kreativitas anak yang belum berkembang, di kelompok B masih pada kriteria kurang berkembang kreativitas anak, karena guru pada saat melakukan pembelajaran tentang kreativitas, di mana anak masih kurang dalam mengkreasikan hasil pikirannya sendiri, melainkan mengikuti dengan yang di contohkan oleh ibu guru.

B. Hasil penelitian 1. Pra Tindakan

Jumlah peserta didik di kelompok B berjumlah 11 anak, jumlah tersebut dikatakan cukup banyak karena dengan ruangan yang cukup besar, sehingga konsentrasi anak tidak terganggu dan fokus dalam proses pembelajaran. Proses pembelajaran berlangsung kurang kondusif, karena ada beberapa anak yang kurang memperhatikan apa yang dijelaskan oleh guru, beberapa anak masih sibuk dengan bermain dengan temannya atau berbicara dengan temannya, itulah salah-satu penyebab anak kurang tertarik dalam mengikuti pelajaran khususnya dalam kegiatan membuat pola gambar, setelah itu melumuri gambar pola dengan lem, setelah gambar dilumuri lem, anak-anak menghias gambar tersebut dengan cara menyusun biji-bijian yang telah tersedia, dengan Menggunakan Bahan alam Biji-bijian (biji kacang tanah, kacang hijau, jagung kering, padi, kacang gude, kacang tolo putih), selain itu karena sistem pendidikan yang lebih mengembangkan

akademik membaca, menulis, dan berhitung, dan media pembelajaran yang monoton, dikatakan monoton karena hanya memakai media yang sama khususnya. Kegiatan membuat pola gambar, setelah itu melumuri gambar pola dengan lem, setelah gambar dilumuri lem, anak-anak menghias gambar tersebut dengan cara menyusun biji-bijian yang telah tersedia, dengan Menggunakan bahan alam Biji-bijian (biji kacang tanah, kacang hijau, jagung kering, padi, kacang gude, kacang tolo putih) sehingga menimbulkan rasa cepat bosan pada anak dan berpengaruh pada peningkatan kreativitas anak dalam berpikir dan berbuat kreatif. Masih banyak anak kurang dalam kegiatan membuat pola gambar sehingga ini menjadi landasan untuk peningkatan kreativitas anak dengan menggunakan media bahan alam biji-bijian (biji kacang tanah, kacang hijau, jagung kering, padi, kacang gude, kacang tolo putih).

a. Proses Pembelajaran

Proses pembelajaran peningkatan kreativitas anak dalam kegiatan membuat pola gambar, setelah itu melumuri gambar pola dengan lem, setelah gambar dilumuri lem, anak-anak menghias gambar tersebut dengan cara menyusun biji-bijian yang telah tersedia, dengan Menggunakan Bahan alam Biji-bijian (biji kacang tanah, kacang hijau, jagung kering, padi, kacang gude, kacang tolo putih) di TK Dharma Wanita Parenring. Pembelajaran tersebut disusun oleh guru dengan alokasi waktu 60 menit. Pada awal pembelajaran berlangsung seperti biasanya yang diawali dengan anak berbaris depan kelas sambil bernyanyi lagu

“lihat kebunku” setelah itu anak berbaris rapi dan salaman dengan ibu guru dan setelah anak salaman, anak-anak membuka sepatunya dan menyimpan di rak

sepatu, dan masuk dalam kelas, setelah anak masuk semua dalam kelas, anak mengambil alat sholat dan siap-siap untuk sholat Dhuha, setelah sholat anak duduk melingkar dan membaca doa sebelum belajar dan melapalkan surah-surah pendek (surah Al-Fatiha, An-Nas, Al-Ikhlas, Al-Asr, Al-Falaq, Al-lahab, sebelum belajar, dan melakukan kegiatan proses belajar mengajar guru menggambarkan terlebih dahulu dengan menggunakan metode bercakap-cakap, tanya jawab tentang materi apa yang akan dipelajari pada hari ini. Dilanjutkan dengan pembelajaran yang akan dilaksanakan proses pembelajaran yang dilakukan oleh guru khususnya peningkatan kreativitas anak dalam kegiatan membuat pola gambar, setelah itu melumuri gambar pola dengan lem, setelah gambar dilumuri lem, anak-anak menghias gambar tersebut dengan cara menyusun biji-bijian yang telah tersedia, dengan Menggunakan Bahan alam Biji-bijian (biji kacang tanah, kacang hijau, jagung kering, padi, kacang gude, kacang tolo putih) masih menggunakan metode ceramah dengan menjelaskan dan menulis dipapan tulis tanpa memperagakan dengan benda kongkrit. Kondisi tersebut membuat anak cepat bosan dan kurang perhatian dengan penejelasan yang diberikan oleh guru.

Banyak anak yang sibuk bermain sendiri atau berbicara dengan temannya. Tahap akhir dari proses pembelajaran tersebut adalah guru menyakan perasaan anak selama melakukan kegiatan pembelajaran dan mengimformasikan pada anak tentang kegiatan esok hari dilanjutkan dengan menyanyikan lagu “lihat kebunku”

dan membaca doa sesudah belajar.

b. Data Hasil Pra Tindakan Peningkatan Kreativitas Anak melalui Bahan Alam Biji-bijian

Untuk mengetahui kondisi kemampuan anak-anak dalam membuat pola gambar sebelum dilakukan penelitian. Peneliti melakukan pengamatan terhadap peningkatan kreativitas anak dengan kegiatan membuat pola gambar pada kelompok B TK Dharma Wanita Parenring.

Pengamatan dilakukan menggunakan lembar observasi, dengan skor 4 berkembang sangat baik (BSB), skor 3 berkembang sesuai harapan (BSH), skor 2 mulai berkembang (MB), dan skor 1 belum berkembang (BB). Kondidi anak dalam kegiatan membuat pola gambar dapat diketahui bahwa kegiatan membuat pola gambar belum berkembang baik. Data kemampuan pra tindakan juga diperoleh hasil yang menunjukkan bahwa peningkatan kreativitas anak-anak dengan kegiatan membuat pola gambar belum berkembang baik.

Hasil observasi dan evaluasi aktivitas anak didik dan peningkatan kreativitas anak dengan kegiatan membuat pola gambar pada pra tindakan yang disajikan dalam Tabel di bawah ini:

Tabel 4.1. Hasil Observasi Peningkatan Kreativitas Anak dengan Kegiatan Membuat Pola Gambar Pada Pra Tindakan

No Nama Anak Didik

Membuat Pola Gambar

Skor Presentase Kriteria

S.1 S.2 S.3 S.4 S.5

Rata- rata Presentase Aktivitas Anak Didik Dan KegiatanMembuat Pola Gambar Pada Pra Tindakan

28,18% Tidak baik/ belum berkembang (BB)

Ket :

Soal 1(S.1): Membuat lukisan, pola gambar dari bahan alam biji-bijian dengan tepat waktu.

Soal2(S.2) : Mengkreasikan lukisan, pola gambar dengan menggunakan macam-macam biji-bijian.

Soal3(S.3): Membuat karya lukisan biji-bijian, pola gambar sendiri persis denganapa yang dihasilkan anak.

Soal 4(S.4) : Mampu menguraikan ide melalui hasil karya lukisan biji-bijian.

Soal 5(S.5) : Menghasilkan karya lukisan, pola gambar dengan menggunakan biji-bijian berbeda dengan yang lainnya.

Dari tabel diatas dapat dikatakan bahwa pencapaian peningkatan kreativitas anak dengan kegiatan membuat pola gambar dari 11 anak didik 1 anak yang memiliki kriteria kurang atau mulai berkembang dan 10 anak belum berkembang karena dilihat dari hasil rata-ratanya yaitu 28,18% dengan menunjukkan kriterian tidak baik. Dari 11 anak didik 1 anak yang kriteria kurang atau mulai berkembang, 10 anak yang memiliki kriteria tidak baik atau belum berkembang.

Tabel hasil peningkatan kreativitas dengan kegiatan membuat pola gambar pada pra tindakan diatas dapat disajikan melalui Tabel Rekapitulasi di bawah ini : Tabel 4.2 Rekapitulasi Hasil Peningkatan Kreativitas Anak Dengan

Kegiatan Membuat Pola Gambar Pra Tindakan.

No. Kriteria Jumlah

3. Cukup/berkembang sesuai harapan (BSH)

4. Baik/berkembang sangat baik (BSB) Rata-rata presentase Peningkatan Kreativitas anak dengan Kegiatan Membuat

Pola Gambar Pra Tindakan

28,18%

Adapun hasil dari rekapitulasi hasil Observasi anak didik dan peningkatan kreativitas anak dengan kegiatan membuat pola gambar anak sebelum tindakan yaitu 28,18%. Masih banyak peserta didik belum mencapai nilai kriteria yang ditentukan yaitu kriteria baik/Berkembang sangat baik (BSB). Dengan begitu

perlu adanya tindakan selanjutnya yang akan meningkatkan kreativitas anak dalam kegiatan membuat pola gambar yang akan dilaksanakan pada siklus I.

2. Siklus I

a. Perencanaan tindakan siklus I

Perencanaan Siklus I dilaksanakan pada hari Selasa 22 Oktober 2019 di TK Dharma Wanita Parenring pada kesempatan tersebut, peneliti berdiskusi dengan kepala sekolah dan guru kelas terutama hal-hal yang akan dilakukan pada kegiatan pelaksanaan tindakan siklus I. Hal-hal yang akan dilakukan antara lain:

(1) peneliti menyamakan persepsi dengan kepala sekolah dan guru kelas mengenai penelitian yang akan dilakukan, (2) peneliti mengusulkan penggunaan media bahan alam dengan menggunakana biji-bijian, biji kacang tanah, jagung kering, kacang hijau, kacang gude, kacang tolo putih untuk pembelajaran peningkatan kreativitas, (3) peneliti mengusulkan perencanaan pembelajara berupa SBP (Satuan Bidang Pengembangan) dan guru menyetujui, (4) peneliti mengusulkan observasi sebagai instrumen pokok penilaian peningkatan kreativitas, (5) menentukan jadwal pelaksanaan tindakan. Pada waktu diskusi disepakati bahwa peneliti sebagai pelaksana tindakan dan kepala sekolah serta guru kelas membantu selama proses pembelajaran dan sebagai observator. Alokasi waktu di setiap pertemuan selama 60 menit. Adapun tindakan dalam siklus pertama akan dilaksanakan dalam 3 kali pertemuan. Dimana pertemuan pertama pada hari Selasa tanggal 22 Oktober 2019 pertemuan kedua pada hari Rabu tanggal 23 Oktober2019 dan pertemuan ketiga pada hari Kamis tanggal 24 Oktober 2019.

Ada beberapa hal yang di rencanakan pada siklus I, yaitu

1. Peneliti mempersiapkan terlebih dahulu media yang akan digunakan yaitu biji-bijian seperti biji kacang tanah, kacang hijau, jagung kering, padi, kacang gude, kacang tolo putih pensil, kertas HVS, lem, piring-piring kecil atau wadah untuk biji-bijian, penghapus, contoh pola gambar.

2. Peneliti mengkondisikan atau mensetting kelas menjadi anak duduk di atas kursi dan belajar dengan menggunakan meja, dimana peneliti sebagai pelaksanaan kegiatan pembelajaran inti dan guru kelas sebagai observator dan pendamping.

3. Peneliti melaksanakan kegiatan pembelajaran inti dengan menjelaskan kepada anak didik tentang pembelajaran yang akan dilakukan.

4. Peneliti mengkomunikasikan tentang bagaimana cara membuat pola gambar dan menghias pola gambar dengan biji-bijian, seperti biji kacang tanah, kacang hijau, jagung kering, padi, kacang gude, kacang tolo putih, selama kegiatan pembelajaran.

5. Peneliti menyebutkan bahan dan alat yang digunakan dalam membuat pola gambar, dan menghias pola gambar dengan biji-bijian, seperti biji kacang tanah, kacang hijau, jagung kering, padi, kacang gude, kacang tolo putih, pensil, kertas HVS, lem, piring-piring kecil, penghapus, contoh pola gambar.

6. Peneliti memulai memberikan contoh pada anak didik cara membuat pola gambar, dan menghias pola gambar dengan biji-bijian, seperti biji kacang tanah, kacang hijau, jagung kering, padi, kacang gude, kacang

tolo putih, dan menjelaskan bagian-bagian gambar yang di buat oleh anak, dalam kegiatan ini peneliti dibantu oleh guru kelas dalam mengawasi anak.

7. Peneliti mengulas seputar membuat pola gambar, dan menghiasi pola gambar dengan biji-bijian, seperti biji kacang tanah, kacang hijau, jagung kering, padi, kacang gude, kacang tolo putih, dalam kegiatan ini peneliti mencoba merangsang anak didik dengan pertanyaan seperti siapa yang masih ingat apa tadi yang di pelajari, bahan apa saja yang digunakan, dan anak didik membuat pola gambar apa saja tadi?

8. Kegiatan penutup berupa review / mengulang kembali apa saja yang di pelajari sebelumnya.

Secara umum proses pembelajaran pada siklus I seperti yang tersebut di atas, akan tetapi pada tiap-tiap pertemuan peneliti memberi sedikit variasi degan tujuan untuk memberikan pengalaman yang baru kepada anak serta agar anak didik tidak merasa bosan mengikuti pembelajaran bercerita.

Adapun variasi setiap pertemuan adalah sebagai berikut:

1) Pada pertemuan pertama peneliti menggunakan media biji-bijian jagung kering, dan anak menghiasi gambar pola bunga matahari yang telah di buatnya.

2) Pada pertemuan kedua peneliti menggunakan media biji-bijian kacang tanah, dan anak menghiasi gambar pola bunga kembang sepatu yang telah dibuatnya.

3) Pada pertemuan ketiga peneliti menggunakan media biji-bijian kacang hijau, dan anak menghiasi gambar pola bunga mawar yang telah di buatnya.

b. Pelaksanaan Siklus I, pertemuan I

Sebagaimana yang telah direncanakan sebelumnya, tindakan pada siklus I terdiri dari pertemuan 1, pertemuan 2, pertemuan 3 yang terdiri dari kegiatan awal, inti, akhir. Siklus I menggunakan tema tanaman, sub tema tanaman hias terlampir di dokumentasideksripsi tiap pertemuan sebagai berikut :

1. Siklus I pertemuan 1

Pertemuan I siklus 1 dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 22 Oktober 2019. Kegiatan yang dilakukan pada siklus I pertemuan ke-1 sebagai berikut : a) Kegiatan awal

Kegiatan awal dimulai dengan anak berbaris di depan kelas setelah lonceng dibunyikan digabung kelompok A, kelompok B1 dan kelompok B2 menyanyikan lagu-lagu lihat kebunku, setelah bernyanyi anak berbaris rapi, dan antri untuk salaman dengan ibu guru, setelah anak salim anak membuka sepatunya dan menyimpan sepatunya di rak sepatu, setelah anak telak masuk semua dalam kelas, anak mengambil alat sholat dan siap-siap untuk sholat Dhuha, setelah sholat anak duduk melingkar dan membaca doa sebelum belajar dan melapalkan surah-surah pendek (surah-surah Al-Fatiha, An-nas, Al-ikhlas, Al-Asr, Al-Falaq, Al-Lahab) sebelum belajar, sebelum melakukan kegiatan proses belajar mengajar guru menggambarkan terlebih dahulu dengan menggunakan metode bercakap-cakap, tanya jawab tentang materi apa yang akan dipelajari pada hari ini.

b) Kegiatan inti

Pada kegiatan inti dilakukan sesuai dengan Rencana Kegiatan Harian yang dilakukan oleh pendidik pertama yang dilakukan yaitu.

Persiapan. Persiapan/perencanaan mempelajari buku petunjuk media bahan alam, menyiapkan peralatan yang diperlukan untuk penggunaan media bahan alam yaitu biji-bijian kacang tanah, kacang hijau, jagung kering, pensil, kertas HVS, lem, piring-piring kecil atau wadah untuk biji-bijian kacang tanah, kacang hijau, jagung kering, penghapus, contoh pola gambar bunga matahari, mengatur tatanan/susunan agar peserta didik dapat melihat, mendengar dan memperhatikan dengan jelas, dengan cara anak duduk di atas kursi dan megerjakan lembar kerjanya diatas meja, menetapkan media yang digunakan untuk system klasikal, kelompok atau individual.

Pelaksanaan, menggunakan media sesuai dengan prosedur yang berlaku dari masing-masing media (tiap media cara-cara yang berbeda dalam pelaksanaannya) Pada kegiatan ini guru memberikan kesempatan kepada peneliti untuk melaksanakan kegiatan proses belajar mengajar pembelajaran ini dilakukan di dalam kelas. Peneliti terlebih dahulu menjelaskan aturan yaitu membuat pola gambar bunga matahari, setelah itu anak melumuri gambar pola bunga matahari dengan lem, setelah gambar dilumuri lem, selanjutnya anak menghias gambar tersebut dengan menyusun biji-bijian jagung kering yang telah disediakan.

Kemudian peneliti mempraktekkan cara melaksanakan kegiatan membuat pola gambar bunga matahari dan melumuri gambar pola dengan lem, setelah gambar dilumuri lem, selanjutnya anak menghias gambar tersebut dengan menyusun

biji-bijianjagung kering yang telah disediakan. Setelah itu anak anak menyanyikan lagu “semua bunga”, hindari hal-hal yang dapat menganggu konsentrasi peserta didik dalam menggunakan media, misalnya penerangan kurang, suara bising, kerusakan media, dan lain-lain semua itu harus kita tangani agar disaat pembelajaran peserta didik tidak terganggu saat mengerjakan lembar kerjanya.

Follow Up (Tindak Lanjut dan Evaluasi) adakan berbagai kegiatan yang dapat memantafkan pemahaman peserta didik terhadap pokok-pokok materi pelajaran, lakukan evaluasi terhadap media bahan alam, misalnya Tanya jawab, dan lain-lain. Pada kegiatan ini guru melakukan kegiatan tentang Tanya jawab seperti. Peneliti terlebih dahulu menjelaskan aturan yaitu membuat pola gambar bunga matahari, setelah itu anak melumuri gambar pola bunga matahari dengan lem, setelah gambar dilumuri lem, selanjutnya anak menghias gambar tersebut dengan menyusun biji-bijian jagung kering yang telah disediakan melalui kegiatan ini guru dan peneliti dapat melakukan tanya jawab dengan peserta didik, seperti pola gambar bunga apa yang ananak tadi buat? Peserta didik menjawab yaitu pola gambar bunga matahari ibu guru.

Setelah anak selesai mengerjakannya anak mencuci tangan dan masuk ke dalam kelas berdoa sebelum makan dan minum kemudian makan bersama.

c) Kegiatan akhir

Kegiatan akhir dilakukan setelah proses belajar mengajar telah selesai.

Guru beserta peneliti mengajak peserta didik untuk memiliki inisiatif untuk belajar atau melakukan sesuatu tanpa harus dibantu, guru menanyakan perasaan anak selama melakukan kegiatan pembelajaran dan mengimformasikan pada anak

tentang kegiatan esok hari dilanjutkan dengan menyanyikan lagu lihat kebunku, membaca doa sesudah belajar.

2. Siklus I pertemuan 2

Pertemuan 2 siklus I dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 23 Oktober 2019. Adapun kegiatan-kegiatan yang dilkukan dalam siklus I pertemuan ke-2 adalah sebagai berikut :

a) Kegiatan awal

Kegiatan awal dimulai dengan anak berbaris di depan kelas setelah lonceng dibunyikan digabung kelompok A, kelompok B1 dan kelompok B2 menyanyikan lagu-lagusemua bunga, setelah bernyanyi anak berbaris rapi, dan antri untuk salaman dengan ibu guru, setelah anak salim anak membuka sepatunya dan menyimpan sepatunya di rak sepatu, setelah anak masuk semua dalam kelas, anak mengambil alat sholat dan siap-siap untuk sholat Dhuha, setelah sholat anak duduk melingkar dan membaca doa sebelum belajar dan melapalkan surah-surah pendek (surah Al-Fatiha, An-nas, Al-ikhlas, Al-Asr, Al-Falaq, Al-Lahab) sebelum belajar, sebelum melakukan kegiatan proses belajar mengajar guru menggambarkan terlebih dahulu dengan menggunakan metode bercakap-cakap, tanya jawab tentang materi apa yang akan dipelajari pada hari ini yaitu bunga kembang sepatu.

b) Kegiatan inti

Pada kegiatan inti dilakukan sesuai dengan Rencana Kegiatan Harian yang dilakukan oleh pendidik dengan carapendidik menjelaskan terlebih dahulu

kegiatan belajar dengan menggunakan lembar kerja anak yaitu anak membuat pola gambar bunga kembang sepatu.

Pada kegiatan Pada kegiatan inti dilakukan sesuai dengan Rencana Kegiatan Harian yang dilakukan oleh pendidik pertama yang dilakukan yaitu.

Persiapan.Persiapan/perencanaan mempelajari buku petunjuk media bahan alam, menyiapkan peralatan yang diperlukan untuk penggunaan media bahan alam yaitu biji-bijian kacang tanah, kacang hijau, jagung kering, pensil, kertas HVS, lem, piring-piring kecil atau wadah untuk biji-bijian kacang tanah, kacang hijau, jagung kering, penghapus, contoh pola gambar bunga kembang sepatu, mengatur tatanan/susunan agar peserta didik dapat melihat, mendengar dan memperhatikan dengan jelas, dengan cara anak duduk di atas kursi dan megerjakan lembar kerjanya diatas meja, menetapkan media yang digunakan untuk system klasikal, kelompok atau individual.

Pelaksanaan, gunakanlah media sesuai dengan prosedur yang berlaku dari masing-masing media (tiap media cara-cara yang berbeda dalam pelaksanaannya) Pada kegiatan ini guru memberikan kesempatan kepada peneliti untuk melaksanakan kegiatan proses belajar mengajar pembelajaran ini dilakukan di dalam kelas. Peneliti terlebih dahulu menjelaskan aturan yaitu membuat pola gambar bunga kembang sepatu.setelah itu anak melumuri gambar pola bunga kembang sepatu dengan lem, setelah gambar dilumuri lem, selanjutnya anak menghias gambar tersebut dengan menyusun biji-bijian kacang tanah yang telah disediakan. Kemudian peneliti mempraktekkan cara melaksanakan kegiatan membuat pola gambar bunga kembang sepatu dan melumuri gambar pola dengan

lem, setelah gambar dilumuri lem, selanjutnya anak menghias gambar tersebut dengan menyusun biji-bijian kacang tanah yang telah disediakan. Setelah itu anak anak menyanyikan lagu “semua bunga”, hindari hal-hal yang dapat menganggu konsentrasi peserta didik dalam menggunakan media, misalnya penerangan kurang, suara bising, kerusakan media, dan lain-lain semua itu harus kita tangani agar disaat pembelajaran peserta didik tidak terganggu saat mengerjakan lembar kerjanya.

Follow Up (Tindak Lanjut dan Evaluasi) adakan berbagai kegiatan yang dapat memantafkan pemahaman peserta didik terhadap pokok-pokok materi pelajaran, lakukan evaluasi terhadap media bahan alam, misalnya Tanya jawab, dan lain-lain. Pada kegiatan ini guru melakukan kegiatan tentang Tanya jawab seperti Peneliti terlebih dahulu menjelaskan aturan yaitu membuat pola gambar bunga kembang sepatu.setelah itu anak melumuri gambar pola bunga kembang sepatu dengan lem, setelah gambar dilumuri lem, selanjutnya anak menghias gambar tersebut dengan menyusun biji-bijian kacang tanah yang telah disediakan melalui kegiatan ini guru dan peneliti dapat melakukan tanya jawab dengan peserta didik, seperti pola gambar bunga apa yang ananak tadi buat? Peserta didik menjawab yaitu pola gambar bunga kembang sepatu ibu guru.

Setelah anak selesai mengerjakannya anak mencuci tangan dan masuk ke dalam kelas berdoa sebelum makan dan minum kemudian makan bersama.

c) Kegiatan akhir

Kegiatan akhir dilakukan setelah proses belajar mengajar telah selesai.

Guru beserta peneliti bercakap-cakap tentang macam-macam nama jenis tanaman

bunga, mau menerima perbedaan teman dengan dirinya, guru menanyakan perasaan anak selama melakukan kegiatan pembelajaran, mengimformasikan pada anak tentang kegiatan esok hari, menyanyi lagu lihat kebunku, membaca doa sebelum pulang.

3. Siklus I pertemuan 3

Pertemuan 3 siklus I dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 24 Oktober 2019 dengan Tema Tanaman Sub tema Tanaman Hias. Adapun kegiatan-kegiatan yang dilakukan dalam siklus I pertemuan ke-3 adalah sebagai berikut :

a) Kegiatan awal

Kegiatan awal dimulai dengan anak berbaris di depan kelas setelah lonceng dibunyikan digabung kelompok A, kelompok B1 dan kelompok B2 menyanyikan lagu-lagu bungaku, setelah bernyanyi anak berbaris rapi, dan antri untuk salaman dengan ibu guru, setelah anak salim anak membuka sepatunya dan menyimpan sepatunya di rak sepatu, setelah anak masuk semua dalam kelas, anak mengambil alat sholat dan siap-siap untuk sholat Dhuha, setelah sholat anak duduk melingkar dan membaca doa sebelum belajar dan melapalkan surah-surah pendek (surah Al-Fatiha, An-nas, Al-ikhlas, Al-Asr, Al-Falaq, Al-Lahab) sebelum belajar, sebelum melakukan kegiatan proses belajar mengajar guru menggambarkan terlebih dahulu dengan menggunakan metode bercakap-cakap, tanya jawab tentang materi apa yang akan dipelajari pada hari ini yaitu bunga mawar.

b) Kegiatan inti

Pada kegiatan inti dilakukan sesuai dengan Rencana Kegiatan Harian yang dilakukan oleh pendidik dengan cara pendidik menjelaskan terlebih dahulu

Pada kegiatan inti dilakukan sesuai dengan Rencana Kegiatan Harian yang dilakukan oleh pendidik dengan cara pendidik menjelaskan terlebih dahulu

Dalam dokumen SKRIPSI. Oleh KASMAWATI (Halaman 57-103)

Dokumen terkait