• Tidak ada hasil yang ditemukan

Deskripsi Aspek Guru PAK dalam Proses pembelajaran Pendidikan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

B. Deskripsi Hasil Penelitian Proses Pembelajaran PAK

1. Deskripsi Aspek Guru PAK dalam Proses pembelajaran Pendidikan

a. Deskripsi Frekuentif

Tabel 9. Aspek Guru PAK pada Proses Pembelajaran PAK Frekuensi

No Kategori Skala Jumlah Persentase

1 Sangat Setuju 4 34 43% 2 Setuju 3 46 58% 3 Tidak setuju 2 0 0% 4 Sangat tidak setuju 1 0 0% Total 80 100%

Diagram 1. Aspek Guru PAK dalam Proses Pembelajaran PAK

Pada tabel dan diagram frekuentif aspek Guru PAK dalam proses pembelajaran PAK, menunjukan 34 siswa dengan persentase 43% sangat setuju pada aspek guru dalam proses pembelajaran cukup baik dan 46 siswa dengan persentase 58% yang setuju pada aspek guru dalam proses pembelajaran cukup baik.

43% 58% Aspek Guru Sangat Setuju Setuju Tidak Setuju Sangat Tidak Setuju

b. Deskripsi Statistik

Tabel 10. Statistik Aspek Guru PAK pada Proses Pembelajaran PAK

Frekuensi Statistik GURU N Valid 80 Missing 0 Mean 24.08 Std. Error of Mean .246 Median 24.00 Mode 23 Std. Deviation 2.198 Variance 4.830 Range 9 Minimum 19 Maximum 28 Sum 1926

Data statistik aspek Guru PAK dalam proses pembelajaran PAK dari SPSS 16.0, terdapat 80 responden. Nilai rata-rata sebesar 24.08 pada aspek guru dalam proses pembelajaran PAK cukup baik. Nilai tengah 24.00, dan nilai yang sering muncul 23. Nilai minimum sebesar 19 dan nilai maksimum 28.

c. Aspek Guru dalam Proses Pembelajaran PAK

Acuan penilaian: SKALA HURUF KRITERIA RUMUS ACUAN NORMA BATAS BAWAH A AMAT BAIK MEAN+1,5 SD 27,37150275 B BAIK MEAN+0,5 SD 25,17383425 C CUKUP BAIK MEAN-0,5 SD 22,97616575 D TIDAK BAIK MEAN-1,5 SD 20,77849725

Aspek guru mendapatkan skor rata-rata 24,8 dalam rentang skor 19 sampai 28 adalah cukup baik dengan penilaian acuan norma 22,97616575.

d. Hasil Wawancara

Hasil wawancara 11 responden pada aspek guru dalam proses pembelajaran, terlihat aspek guru mampu memotivasi, memimpin dan membimbing siswa dalam proses pembelajaran yang meningkatkan keaktifan siswa dalam mengikuti proses pembelajaran di sekolah. Meskipun penyampaian dari setiap guru dalam proses pembelajaran PAK dan BP kepada siswa berbeda-beda. Hasil wawancara setiap aspek akan dipaparkan dengan hasil sebagai berikut: Pendapat A1, A2 & A3 pada 16 Mei 2020, mengenai aspek guru dalam meningkatkan efektivitas proses pembelajaran pendidikan agama katolik:

A1, motivasi yang saya berikan kepada siswa adalah melalui cerita. Sedangkan untuk menjadi pembimbing saya berusaha menggali pengalaman hidup siswa, seperti kehidupan doanya dan dalam memperoleh kehidupan rohani Katolik maupun. Sharing-sharing pengalaman hidup keseharian siswa adalah cara mengungkapkan pengalaman hidup siswa. Motivasi juga diberikan sebelum pelajaran yang terkait pengalaman-pengalaman anak kesulitan anak dalam mengerjakan tugas, kemudian saya selalu mengingatkan untuk beriman dengan baik supaya mereka termotivasi untuk terlibat dalam dinamika menggereja. Motivasi yang biasanya saya berikan adalah semangat dalam bentuk yang menarik seperti menonton film dengan harapan mereka semakin semangat di tengah minoritas mereka di sekolah mereka. Sedangkan untuk menjadi pembimbing saya menggali pengalaman hidup murid dan memperoleh pemahaman nilai-nilai kerohanian mereka yang mereka ceritakan di dalam kehidupan mereka sehari-hari, dengan sharing-sharing melalui penyampaian pertanyaan.

Pendapat A4 & A5 pada 26 Mei 2020, mengenai aspek guru dalam proses pembelajaran:

Guru PAK dan BP mau membimbing dalam proses pembelajaran, seperti menjelaskan cara mengerjakan soal latihan. Guru juga menggunakan sarana pembelajaran yang membuat saya termotivasi untuk bertanya, seperti guru menggunakan sarana pembelajaran. Guru membimbing dengan baik dalam pembelajaran agama katolik, seperti sabar dan tidak emosi dalam pelaksanaan proses pembelajaran. Guru juga menggunakan sarana pembelajaran dalam mengajar dan dapat memotivasi untuk bertanya, sarana yang digunakan adalah mengingatkan untuk berdoa. Pendapat A6 & A7 pada 18 - 19 Mei 2020, mengenai aspek guru dalam proses pembelajaran:

Motivasi yang saya berikan nanti disisipkan dengan penjelasan materi, seperti tanggung jawab dan mengingatkan siswa untuk belajar membuat bangga orang tua dan kita harus memiliki jiwa yang semangat, biar bisa mendapat nilai bagus, dan berprestasi dengan rajin belajar, aktif di kelas, rajin kerjakan tugas dll. Sedangkan untuk menjadi pembimbing dalam proses pembelajaran PAK dan BP, saya berusaha menguatkan hidup iman mereka, seperti saat materi tentang hal berdoa atau kehidupan keagamaan, tanya yang rajin ke gereja, rajin berdoa, dan bertanya siapa yang sering ikut pelajaran komuni. Guru memberikan motivasi dalam bentuk sanjungan, perhatian dan doa. Apabila ada murid yg malas dan mengalami masalah baik dengan teman atau keluarga, saya selaku guru selalu mengajak siswa untuk berdoa bagi mereka, demikian juga terhadap anak yg sedang ulang tahun atau yg berprestasi. Sedangkan menjadi pembimbing saya selalu menanyakan seputar kegiatan yang sering murid ikuti, seperti sekolah minggu, misdinar dsb. Bahkan saya sering hadir dalam kegiatan tersebut, selain itu setiap hari murid saya ajak untuk doa Angelus setiap jam 12 siang dan yang memimpin siswa secara bergantian. Pendapat A8 & A9 pada 27 Mei 2020, mengenai aspek guru dalam proses pembelajaran:

Guru membimbing dengan baik dalam pembelajaran agama katolik dan menggunakan sarana pembelajaran dalam mengerjakan, sehingga termotivasi untuk bertanya. Guru menjelaskan cara mengerjakan tugas dan apabila ada materi yang tidak paham maka akan di jelaskan dan sarana yang digunakan adalah video dan buku pembelajaran, waktu membahas tentang zakheus pak membawa uang mainan untuk sarana pembelajaran. Guru membimbing sangat baik dalam proses pembelajaran, seperti dengan sabar membimbing saya mengerjakan tugas. Guru juga memanfaatkan sarana pembelajaran, seperti buku dan video, sehingga dapat menjadikan ini sebagai motivasi dalam pembelajaran seperti untuk bertanya.

Guru membimbing dengan baik saat proses pembelajaran dan mampu memotivasi untuk bertanya, seperti menjelaskan pelajaran sampai paham, jika ada soal yang susah akan diajari dan menggunakan berbagai sumber dan sarana seperti Internet, buku dan laptop sehingga anak anak jelas. Pendapat A11 pada 26 Mei 2020, mengenai aspek guru dalam proses pembelajaran:

Guru pasti memiliki caranya masing-masing dalam memotivasi peserta didik pada saat proses pembelajaran. Seperti ketika ada peserta didik saya yang malu atau takut ketika diminta untuk maju ke depan menjawab pertanyaan atau bercerita, biasanya saya memberikan kata-kata positif atau semangat kepada peserta didik “Kamu anak hebat, jadi kamu jangan takut

untuk mencoba” atau pada saat ada peserta didik yang mendapat nilai jelek

pada saat ulangan “Kegagalan itu bukan akhir, melainkan kamu itu justru

harus punya semangat lagi dalam belajar, Bu Wulan tau kamu itu anak yang pintar kok.” Sedangkan dalam membimbing siswa saya akan

membagikan pengalaman yang saya kemudian murid akan menceritakan juga pengalamannya.

2. Deskripsi Aspek Siswa dalam Proses pembelajaran Pendidikan Agama

Dokumen terkait