• Tidak ada hasil yang ditemukan

DESKRIPSI DAERAH PENELITIAN DAN KARAKTERISTIK SAMPEL

Deskripsi Daerah Penelitian

1. Letak dan Keadaan Geografis

Deli Serdang Merupakan salah satu kabupaten yang berada dikawasan Pantai timur Sumatera Utara. Secara geografis Kabupaten Deli Serdang berada pada 2°57’’ Lintang Utara 3°16’’ Lintang Selatan dan 98°33’’ - 99°27” Bujur Timur dengan ketinggian 0-500 m di atas permukaan laut. Kabupaten Deli Serdang menempati area seluas 2.497,72 Km2 yang terdiri dari 22 kecamatan dan

394 Desa/ Kelurahan Definitif. Adapun batas-batas wilayah dari Kabupaten Deli Serdang ini adalah :

- Sebelah Utara berbatasan dengan Kabupaten Langkat dan Selat Malaka.

- Sebelah Selatan berbatasan dengan Kabupaten Karo dan Simalungun - Sebelah Barat berbatasan dengan Kabupaten Langkat dan Kabupaten

Karo

- Sebelah Timur berbatasan dengan Kabupaten Serdang Badagai

2. Iklim

Kabupaten Deli Serdang memiliki 2 musim yaitu musim kemarau dan musim hujan . Menurut catatan stasiun Klimatologi Sampali, pada tahun 2008 terdapat 16 rata-rata hari hujan dengan volume curah hujan sebanyak rata-rata 176 mm. Curah hujan paling terbesar terjadi pada bulan Oktober yaitu 439 mm dengan hari hujan sebanyak 20 hari. Sedangkan curah hujan paling kecil terjadi pada bulan februari sebesar 15 mm dengan hari hujan 5 hari.

3. Pemerintahan

Administrasi pemerintahan di Kabupaten Deli Serdang terdiri dari 22 kecamatan dan 394 desa/kelurahan yang terdiri dari 78 desa Swakarya mula, 6 Swakarya Madya, 285 desa Swasembada mula dan 25 desa Swasembada Madya yang seluruhnya telah definitif.

4. Keadaan Penduduk

Jumlah Penduduk Kabupaten Deli Serdang pada tahun 2008 adalah sebesar 1.738.431 jiwa dengan kepadatan penduduk sebesar 696 jiwa per km² dengan rincian seperti dalam tabel dibawah ini :

Tabel 2. Jumlah penduduk dewasa dan anak-anak menurut jenis kelamin pada tahun 2008

Penduduk Usia (Tahun) Laki-laki (Jiwa) Perempuan (Jiwa) Persentase (%) Dewasa 15-64 keatas 569.401 580.995 66,18 Anak anak 0-14 300.888 287.147 33,82 Jumlah 870.289 868.142 100 Total (Laki-laki+Perempuan) 1.738.431

Sumber : Badan Pusat Statistika Kabupaten Deli Serdang, 2008

Dari tabel tersebut dapat dilihat bahwa jumlah penduduk laki-laki lebih banyak dari penduduk perempuan. Sedangkan bila dilihat dari kelompok umur, persentase jumlah penduduk usia 15-64 tahun keatas lebih besar dari pada penduduk anak-anak usia 0-14 tahun.

5. Tenaga Kerja

Tenaga kerja adalah modal geraknya roda pembangunan. Jumlah dan komposisi tenaga kerja akan terus mengalami perubahan seiring dengan

berlangsungnya proses demografi. Bagian dari tenaga kerja yang aktif dalam kegiatan ekonomi disebut angkatan kerja. Pada kondisi 2008, di kabupaten Deli Serdang terdapat 767,70 ribu penduduk angkatan kerja dimana sekitar 84,14 persen dari mereka telah bekerja dan sebagian dari mereka tidak bekerja 15, 86 persen. Pertumbuhan tenaga kerja yang kurang diimbangi dengan pertumbuhan lapangan kerja akan menyebabkan tingkat kesempatan kerja cenderung menurun.

Profil Perusahaan PT. Perkebunan Nusantara II ( Persero ) 1. Status Perusahaan

PT Perkebunan Nusantara II merupakan salah salah satu perusahaan BUMN yang melaksanakan Program Kemitraan terhadap Usaha Kecil Masyarakat. Dimana Program kemitraan tersebut berada di bawah naungan bagian Program Kemitraan dan Bina Lingkungan yang terletak di kantor Direksi Pusat Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang.

PT Perkebunan Nusantara II (Persero), disingkat PTPN II, dibentuk berdasarkan PP No. 7 Tahun 1996, tanggal 14 Pebruari 1996. Perusahaan yang berstatus sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini merupakan penggabungan kebun-kebun di Wilayah Sumatera Utara dari eks PTPN II dan PTPN IX. PTPN II mengusahakan komoditi kelapa sawit, karet, kakao, gula dan tembakau dengan areal seluas 9.8701 hektar seperti pada tabel dibawah ini:

Tabel 3. Komoditi yang diusahakan PT.Perkebunan Nusantara II Komoditi yang diusahakan Luas lahan (Ha)

Karet 11.265 Kakao 7.370 Tebu 16.046 Tembakao 2.443 Jumlah 9.8701 Sumber : Anonimous, 2007

Tanaman tebu lahan kering yang ditanam pada areal seluas 16.046 ha, terdiri dari tebu sendiri (TS) 14.474 ha dan tebu rakyat (TR) 1.572 ha. Selain penanaman komoditi pada areal sendiri + inti tersebut, PTPN II juga mengelola areal Plasma milik petani seluas 25.250 ha untuk tanaman kelapa sawit.

2. Visi Perusahaan

Adapun Visi dari PTPN II ini adalah turut melaksanakan dan menopang kebijaksanaan serta program pemerintah di bidang ekonomi dan pembangunan nasional umumnya. Khusus di sub sektor perkebunan dalam arti seluas-luasnya dengan tujuan memupuk keuntungan berdasarkan prinsip-prinsip perusahaan yang sehat.

3. Misi Perusahaan

 Profitisasi melalui pendayagunaan, pengelolaan perusahaan di bidang perkebunan, dengan mengusahakan lima budidaya komoditi unggulan yakni kelapa sawit, karet, kakao, tembakau dan tebu secara efisien, ekonomis sehingga dapat mencapai produk yang memenuhi standard kualitas yang dibutuhkan oleh konsumen, serta melakukan diversifikasi usaha yang dapat mendukung kinerja perusahaan.

 Pengelolaan produksi yang disesuaikan dengan perkembangan teknologi yang berwawasan lingkungan, memiliki daya saing yang kuat, serta meningkatkan kemitraan dengan petani untuk memenuhi pasar dalam dan luar negeri guna kelangsungan usaha dalam mendukung pertanian perkebunan.

4. Maksud dan tujuan

Berdasarkan Peraturan Pemerintah RI. Nomor 12 Tahun 1998 tentang Perusahaan Perseroan (Persero) tertanggal 17 Januari 1998 pasal 4 ayat 1 menyatakan bahwa maksud dan tujuan pendirian perusahaan adalah :

o Untuk menyediakan barang dan jasa yang bermutu tinggi serta berdaya saing kuat terhadap pasar dalam negeri maupun pasa luar negeri. o Memupuk keuntungan guna meningkatkan nilai perusahaan.

Karakteristik Mitra Binaan Sampel

Karakteristik Mitra Binaan Sampel dalam penelitian ini dapat dideskripsikan oleh usia Mitra Binaan, pendidikan terakhir Mitra Binaan, jumlah tangggungan Mitra Binaan, dan pengalaman berwirausaha dari Mitra Binaan. Karakteristik Mitra Binaan dapat dilihat pada tabel berikut ini :

Tabel 4. Karakteristik Mitra Binaan sampel di Kabupaten Deli Serdang tahun 2009

Karakteristik Satuan Keterangan

Tertinggi Terendah Rataan

Pendidikan Tahun 17 6 11,53

Jumlah Tanggungan Jiwa 5 0 2,90

Pengalaman Berwirausaha

Tahun 26 2 10,03

Sumber : Pengolahan data primer, Lampiran 1

Berdasarkan tabel diatas dapat dilihat bahwa rataan usia dari Mitra Binaan yang ada di daerah penelitian adalah 43,63 atau sekitar 44 tahun. Hal ini menunjukkan bahwa Mitra Binaan di daerah penelitian tergolong usia produktif (15-54 tahun) dan memiliki potensi dan peluang untuk mengembangkan UKM yang dikelola.

Rataan pendidikan Mitra binaan di daerah penelitian sudah baik yaitu sebesar 11,53 atau sekitar 12 tahun atau setingkat SMU. Hal ini dapat menjadi penunjang dalam mengembangkan UKM yang dimiliki agar lebih inovatif dalam mengelola UKM.

Rataan jumlah tanggungan Mitra Binaan sebanyak 2,90 atau 3 jiwa dan kebanyakan jumlah tanggungan masih usia non-produktif sehingga belum dimanfaatkan untuk membantu mengelola UKM yang dimiliki.

Pengalaman berwirausaha dari Mitra Binaan cukup lama. Rataan pengalaman berwirausaha selama 10,03 atau sekitar 10 tahun. Lamanya pengalaman berwirausaha berpengaruh pada manajemen pengelolaan UKM, sehingga dapat membantu peningkatan pendapatannya.

Tabel 5. Persentase wirausaha sebagai mata pencaharian Mitra Binaan PTPN II Wirausaha sebagai mata

pencaharian Mitra binaan (Unit usaha) Persentase ( %) Utama 26 86,67

Sampingan 4 13,33

Jumlah 30 100

Sumber : Pengolahan data primer, Lampiran 2

Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui bahwa sebanyak 26 (86,67%) Mitra Binaan dari 30 Mitra Binaan yang menjadikan wirausaha sebagai mata pencaharian utama, sedangkan 4 (13,33%) Mitra Binaan lainnya hanya sebagai mata pencaharian sampingan, disamping mata pencaharian utamanya. Ini mengidentifikasikan bahwa wirausaha dapat menjadi salah satu mata pencaharian utama disamping pekerjaan lain yang ada.

Dokumen terkait