HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
4.1.3 Deskripsi Data Pelaksanaan Tindakan Siklus II
Siklus II pertemuan ke 1 dilaksanakan pada tanggal 8 Mei 2013 dan pertemuan ke 2 dilaksanakan pada tanggal 15 Mei 2013. Tindakan pembelajaran pada siklus II dilaksanakan dengan memperhatikan refleksi dan revisi pelaksanaan tindakan pembelajaran pada siklus I sebagai upaya peningkatan pembelajaran. Hasil pengamatan selama proses pembelajaran meliputi pengamatan performansi guru dan aktivitas belajar siswa, sedangkan hasil belajar siswa diperoleh dari tes formatif yang dilaksanakan di akhir siklus II. Pada deskripsi data pelaksanaan tindakan siklus II akan dipaparkan hasil pengamatan performansi guru, aktivitas belajar, hasil belajar siswa, refleksi, dan revisi.
4.1.3.1Paparan Hasil Pengamatan Performansi Guru
Data hasil pengamatan performansi guru berupa hasil APKG I dan II pada siklus II dapat dilihat pada tabel berikut ini:
Tabel 4.5 Rekapitulasi Hasil Pengamatan Performansi Guru pada Siklus II Pertemuan APKG Skor
Perolehan Konversi Nilai Nilai Akhir Rata-rata 1 I 27 84,375 78,13 80,32 II 30 75 2 I 28 87,5 82,5 II 32 80
Tabel 4.5 menunjukkan performansi guru pada proses pembelajaran siklus II sangat baik dan mencapai indikator keberhasilan dengan rata-rata nilai akhir sebesar 80,32 dengan kriteria AB. Adapun nilai akhir pertemuan ke 1 mencapai 78,13 dan pertemuan ke 2 mencapai 82,5. Hal ini menunjukkan bahwa performansi guru mengalami peningkatan dan telah memenuhi indikator
keberhasilan yang telah ditentukan sebesar ≥71. Perolehan hasil penilaian performansi guru pada siklus I dapat digambarkan pada diagram berikut ini:
75 76,5 78 79,5 81 Pertemuan ke 1 pertemuan ke 2 78,13 82,5
Diagram 4.4 Perolehan Nilai Performansi Guru pada Siklus II 4.1.3.2Paparan Hasil Pengamatan Aktivitas Belajar Siswa
Data hasil pengamatan terhadap aktivitas siswa selama proses pembelajaran pada siklus II dapat dilihat pada tabel berikut:
Tabel 4.6 Rekapitulasi Hasil Pengamatan Aktivitas Siswa pada Siklus II No Siklus I Pertemuan ke 1 Pertemuan ke 2
1 Skor Total Perolehan 1305 1345
2 Prosentase Keaktifan 77,13% 79,49%
3 Rata-rata Keaktifan 78,31%
Tabel 4.6 menunjukkan keaktifan siswa pada siklus II pertemuan ke 1 termasuk kriteria keaktifan sangat tinggi yaitu 77,13%. Kemudian pada pertemuan ke 2 keaktifan siswa mengalami peningkatan menjadi 79,49%. Dari data keaktifan siswa yang telah diperoleh, dapat dikategorikan keaktifan siswa sangat tinggi dengan rata-rata persentase keaktifan siswa sebesar 78,31%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa keaktifan siswa pada pelaksanaan tindakan
pembelajaran siklus II telah melampaui indikator keberhasilan. Data hasil aktivitas siswa pada siklus II dapat dilihat pada diagram berikut ini:
75% 76% 77% 78% 79% 80% Pertemuan ke 1 pertemuan ke 2 77,13% 79,49%
Diagram 4.5 Perolehan Nilai Aktivitas Siswa pada Siklus II 4.1.3.3Paparan Hasil Belajar
Setelah dilakukan pelaksanaan tindakan pembelajaran siklus II diperoleh data hasil belajar siswa yang dapat dilihat pada tabel berikut ini:
Tabel 4.7 Rekapitulasi Hasil Belajar Siswa pada Siklus II
No Nama Siswa Perolehan Nilai Formatif 2 1 Lukman Hakim 85 2 Lukmanul Hakim 100 3 M.Sofyan Hanif 85 4 Suci Rahmawati 95 5 Ulfatul Ilahiyah 75 6 Abid Alzar 100
7 Amin Taha Khurizi 90
8 Khodliqotul Fikriyah 60
9 Khotibul Umam 65
10 M. Arsyad Dani 90
11 M.Zidan Maulana Fikri 85
12 M. Najmi Humam 90
13 M. Arya Maulana Fahreza 90
No Nama Siswa
Perolehan Nilai Formatif 2 15 M. Yusuf Ramadani 100 16 Nur Halisa Oktaviya 85
17 Putri Maulida 90
18 Sandy Afrizal Ropendhy 90
19 Tazkiya Lunufus 90
20 Ulfa Timah 85
21 Uliya Farah Nabila 95 22 Zidni Laela Rizqia 90
23 Ainun Najid 95
24 Akmal Khaerul Muadin 100
25 Alisa Qotrunnada 45
26 Binta Sahlatun Aflahu N 90
27 Gusenova Safina 95
28 Fatasa Nur Khilda 90
29 Fishayatul Arifah 85
30 Furqon Linuron Fardani 90 31 Hadyanurlida Undatus 80
32 Iman Nur Riski 95
33 Ismi Alia 85
34 Kharisma Yogi Noviana 95
35 Mafroh Isfa Waida 90
36 Masdarul Abid 100
37 M.Abdi Faza 95
38 M.Afdika 95
39 M.Ariq Alim Hibatullah 60
40 M.Mudinar Qadafi 90
41 M.Naufal Sauki 95
42 M. Syafiqulatif 65
43 Nurul Aeni 90
44 Qorfatul Aulia 60
45 Riska Arifatul Khikmah 90
46 Sri Mulyani 95
47 Zidan Nurul Iman 90
Jumlah Nilai 4095
Rata-rata 87,13
Ketuntasan Belajar Klasikal (%) 87,23
Tabel 4.5 menunjukkan rata-rata kelas mengalami peningkatan dari siklus I sebesar 72,68 meningkat menjadi 87,13 pada siklus II. Selain itu, rata-rata kelas siklus II sudah memenuhi KKM mata pelajaran IPS kelas IV SD Negeri 01 Moga yaitu 71. Siswa yang memenuhi nilai KKM sebanyak 41 siswa dengan persentase
ketuntasan belajar klasikal sebesar 87,23%. Jadi, dapat disimpulkan bahwa ketuntasan belajar klasikal pada siklus II juga mengalami peningkatan dan telah memenuhi indikator keberhasilan yang telah ditentukan yiatu 75%. Persentase ketuntasan belajar klasikal siklus II dapat dilihat pada diagram berikut:
87,23% 12,77%
Tuntas Tidak Tuntas
Diagram 4.6 Ketuntasan Belajar Klasikal Siklus II 4.1.3.3Refleksi
Berdasarkan hasil analisis data pelaksanaan tindakan pada siklus II, pembelajaran dapat dikatakan berhasil, karena seluruh aspek yang diteliti telah memenuhi bahkan melampaui indikator keberhasilan. Performansi guru pada siklus II mengalami peningkatan. Berdasarkan analisis data hasil penghitungan rata-rata nilai performansi guru pada siklus I mencapai 71,25. Kemudian pada pada siklus II naik sebesar 9,07 menjadi 80,32. Perolehan nilai tersebut telah melampaui indikator keberhasilan yang ditetapkan yaitu ≥71 dan termasuk pada kriteria sangat baik.
Aktivitas siswa pada siklus II juga mengalami peningkatan. Persentase aktivitas siswa pada siklus I sebesar 73,68% mengalami peningkatan pada siklus II sebesar 4,63 menjadi 78,31% dengan kriteria aktivitas sangat tinggi. Berdasarkan analisis data hasil belajar siswa pada siklus II, pembelajaran yang telah dilakukan dapat dikatakan berhasil, karena rata-rata kelas telah memenuhi KKM yaitu minimal 71 untuk mata pelajaran IPS materi Perkembangan Teknologi Produksi, Komunikasi dan Transportasi. Rata-rata kelas pada pelaksanaan tindakan pembelajaran siklus I sebesar 72,68 dan mengalami peningkatan yang cukup signifikan sebesar 14,45, sehingga hasil belajar siklus II mencapai nilai 87,13. Ketuntasan belajar klasikal pada siklus II juga mengalami peningkatan yang cukup tinggi. Pada siklus I ketuntasan belajar klasikal belum mencapai indikator keberhasilan yang telah ditetapkan yaitu 75%. Ketuntasan belajar klasikal pada siklus I yang semula hanya 74,47% mengalami peningkatan sebesar 12,78% pada siklus II menjadi 87,23%.
Peningkatan performansi guru, aktivitas siswa, hasil belajar siswa, dan ketuntasan belajar klasikal siklus I dan II dapat dilihat pada diagram berikut:
0 10 20 30 40 50 60 70 80 90 Performansi Guru Aktivitas Siswa (%)
Hasil Belajar Ketuntasan
Belajar Klasikal (%)
Siklus I 71,25 73,68 72,68 74,47
Siklus II 80,32 78,31 87,13 87,23
4.1.3.4Revisi
Berdasarkan hasil analisis data pelaksanaan tindakan pada siklus II, pembelajaran dapat dikatakan berhasil, karena seluruh aspek yang diteliti telah memenuhi indikator keberhasilan. Nilai performansi guru dalam pembelajaran telah memenuhi indikator keberhasilan yaitu ≥71 dan hasil pengamatan terhadap aktivitas siswa juga mencapai kualifikasi aktivitas yang tinggi, sedangkan hasil belajar berupa rata-rata kelas telah memenuhi KKM yang ditetapkan dengan persentase ketuntasan belajar klasikal sebesar 75%. Dengan demikian pembelajaran telah dilaksanakan dengan kualifikasi memuaskan.