LANDASAN TEORI A.Kajian Teori
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A.Deskripsi Paparan Siklus
1. Deskripsi Hasil Kondisi Awal (Pra Siklus)
Data pra siklus diperoleh dari hasil observasi pada tanggal 1 April 2018, didapat dokumentasi nilai ulangan siswa kelas V pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) yang sebelumnya telah disampaikan oleh wali kelas V Ibu Etik Faridatul Kumala, S.Pd.I, dengan menggunakan metode ceramah dan tanya jawab. Dari dokumentasi sebelum penerapan metode Numbered Head Together (NHT) dengan media Komik didapatkan nilai sebagai pembanding setelah dan sebelum penerapan metode Numbered Head Together (NHT) dengan media Komik. Nilai dalam penelitian ini digunakan sebagai indikator tingkat pencapaian penggunaan metode Numbered Head Together(NHT) dengan media Komik untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Sebagai patokan adalah nilai Ketuntasan Kriteria Minimum (KKM) kelas V MI Miftahul Huda Sumberejo 01 pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) yaitu 65.
Tabel 4.1 Daftar Nilai Pra Siklus
No Induk Nama Siswa Nilai Keterangan
1. 1763 Akmal Baihaqi 72 Tuntas
2. 1793 Aprilia Zulfani 72 Tuntas
3.
1792 Arung Alhikam Abdillah
74 Tuntas
4. 1786 Bagus Al Qori 62 Belum Tuntas Bersambung
67 Lanjutan. . . 5. 1796 Dammar Muhammad Yusron 74 Tuntas
6. 1803 Davva Candra Adinta 62 Belum Tuntas 7.
1790 Davva Maulana Hermawan
64 Belum Tuntas 8. 1784 Leila Lutfi Azalea 54 Belum Tuntas 9. 1872 M. Agung Nugroho 50 Belum Tuntas 10. 1781 M. Zainul Mufir 72 Tuntas 11. 1898 Mutiara Setyowati 74 Tuntas 12. 1806 Naila A’la Amalia 85 Tuntas 13. 1764 Nasita Najwa Azzahra 58 Belum Tuntas
14. 1737 Nur Nila Sari 74 Tuntas
15.
1780 Nur Qurotun Nabila Fathika
64 Belum Tuntas 16. 1794 Rahel Amandita 50 Belum Tuntas 17. 1778 Raihan Setiawan 50 Belum Tuntas 18. 1759 Rohman Alhuda 62 Belum Tuntas 19. 1770 Saniatul Aulia 60 Belum Tuntas 20. 1813 Siti Adinda Rosita 62 Belum Tuntas
21. 1775 Sofiati 72 Tuntas
22. 1718 Tegar Setyaji 48 Belum Tuntas
23. 1807 Teso Permadi 72 Tuntas
24. 1788 Zahra Aulia 64 Belum Tuntas
Tuntas 10
Belum Tuntas 14
Jumlah 1550
Nilai Rata-rata 64,58
68
Berdasarkan table 4.1. maka diperoleh hasil sebagai berikut : Tuntas = 10 siswa
Belum Tuntas = 14 siswa Persentase Ketuntasan belajar
P=∑
∑ 100%
=24 100%10
= 42%
Sehingga, nilai rata-rata (x) =
x = ƩƩ = = 64,58
Dari data di atas diperoleh nilai tertinggi 85. Siswa yang tuntas pada kegiatan pra siklus ini adalah 10 siswa, sedangkan siswa yang belum tuntas adalah 14 siswa dengan nilai terendah 48. Nilai rata-rata siswa secara klasikal yaitu 64,58. Secara klasikal pembelajaran belum mencapai ketuntasan belajar, karena siswa yang memperoleh nilai ≥ 65 hanya mencapai 42% dari indicator pencapaian presentase kelulusan yaitu 85%.
69 2. Deskripsi Data Siklus I
Pembelajaran pada siklus I dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 25 April 2018 oleh wali kelas V Ibu Etik Faridatul Kumala,S.Pd.I dengan jumlah 24 siswa. Pembelajaran berlangsung selama 70 menit (2 x 35 menit). Materi pokok yang diajarkan pada siklus I adalah tentang menanggapi berika kekalahan jepang dan peristiwa rengasdengklok. Proses belajar mengacu pada rencana pembelajaran yang sebelumnya telah disiapkan. Berdasarkan nilai acuan Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM) kelas V pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) yaitu 65.
a. Data hasil nilai
Nilai hasil tes pada siklus I dapat ditampilkan pada Tabel 4.2. Tabel 4.2. Daftar Hasil Tes Siswa Siklus I
No. Induk Nama Siswa Nilai Keterangan
1. 1763 Akmal Baihaqi 90 Tuntas 2. 1793 Aprilia Zulfani 70 Tuntas 3. 1792 Arung Alhikam Abdillah 100 Tuntas 4. 1786 Bagus Al Qori 90 Tuntas 5.
1796 Dammar Muhammad Yusron
90 Tuntas 6. 1803 Davva Candra Adinta 60 Belum Tuntas 7.
1790 Davva Maulana Hermawan
90 Tuntas 8. 1784 Leila Lutfi Azalea 70 Tuntas
70 Lanjutan . . .
9. 1872 M. Agung Nugroho 90 Tuntas 10. 1781 M. Zainul Mufir 90 Tuntas 11. 1898 Mutiara Setyowati 90 Tuntas 12. 1806 Naila A’la Amalia 100 Tuntas 13. 1764 Nasita Najwa Azzahra 40 Belum Tuntas 14. 1737 Nur Nila Sari 90 Tuntas 15.
1780 Nur Qurotun Nabila Fathika
90 Tuntas 16. 1794 Rahel Amandita 30 Belum Tuntas 17. 1778 Raihan Setiawan 80 Tuntas 18. 1759 Rohman Alhuda 30 Belum Tuntas
19. 1770 Saniatul Aulia 90 Tuntas 20. 1813 Siti Adinda Rosita 60 Belum Tuntas
21. 1775 Sofiati 60 Belum Tuntas
22. 1718 Tegar Setyaji 60 Belum Tuntas 23. 1807 Teso Permadi 90 Tuntas
24. 1788 Zahra Aulia 80 Tuntas
Tuntas 17
Belum Tuntas 7
Jumlah 1830
Nilai Rata-rata 76,25
71
Keterangan Tabel 4.2. Daftar Hasil Tes Siswa Siklus I Tuntas = 17 siswa
Belum Tuntas = 7 siswa
Presentase ketuntasan dihitung berdasarkan rumus berikut:
P=∑
∑ 100%
=1724 x 100 %
= 71 %
Sehingga, nilai rata-rata ( x ) = =ƩƩ
=183024 = 76,25
Berdasarkan tabel 4.2 menunjukkan bahwa nilai rata-rata yang dicapai siswa pada siklus I mencapai 76,25 dari jumlah siswa kelas V. Siswa yang tuntas belajar berjumlah 17 siswa atau (71%), sedangkan siswa yang belum tuntas belajarnya berjumlah 7 siswa atau (29%). Hasil pada siklus I secara klasikal pembelajaran belum mencapi ketuntasa belajar, karena siswa yang memperoleh nilai ≥ 65 hanya mencapai 71% dari jumlah siswa secara keseluruhan. Hasil persentase belum mencapai indikator keberhasilan yaitu 85%, maka peneliti harus melaksanakan siklus selanjutnya yaitu siklus II.
72
b. Deskripsi observasi guru dan siswa siklus I
Dari hasil pelaksanaan penelitian pada siklus I yang dilaksanakan pada tanggal 25 April 2018, dilihat lembar observasi pengamatan guru dan pengamatan siswa, maka dilakukan refleksi untuk mengetahui kelemahan kegiatan pembelajaran pada siklus I. Kelemahan-kelemahan yang dihadapi yaitu :
5) Guru kurang memberikan pemahaman mengenai metode Numbered Head Togethet (NHT);
6) Guru belum bisa mengontrol siswa sehingga masih ada siswa yang berbicara dan berjalan-jalan saat pembelajaran berlangsung;
7) Siswa masih belum mengenal dan memahami mengenai media pembelajaran komik;
8) Dominansi siswa pada saat diskusi kelompok berlangsung. Rencana perbaikan yang akan di tindak lanjuti yaitu:
5) Guru memberikan pemahaman secara mendasar mengenai metode Numbered Head Togethet (NHT) ;
6) Guru mengendalikan suasana kelas saat pembelajaran berlangsung; 7) Guru lebih mengenalkan dan menjelaskan pemanfaatan dari media
komik;
8) Guru memberikan motivasi agar siswa dalam kelompok lebih berperan aktif.
73
Pada lembar pengamatan siswa tingkat respons siswa dari apresisasi yang di berikan oleh guru sangat baik selain itu antusias siswa terhadap media komik juga sangatlah baik, meski siswa masih belum secara maksimal memahami pemanfatan dari penggunaan media komik dalam proses pembelajaran. Berdasarkan lembar observasi pengamatan guru mendapat jumlah skor total 65 dengan demikian termasuk pada kategori sedang, sedangkan pada lembar observasi pengamatan siswa meghasilkan jumlah skor 26 dengan demikian juga termasuk pada kategori sedang. 3. Deskripsi Siklus II
a. Data hasil nilai
Pembelajaran siklus II dilaksanakan pada hari rabu tanggal 09 Mei 2018 oleh wali kelas V Ibu Etik Faridatul Kumala,S.Pd.I dengan jumlah 24 siswa. Pembelajaran berlangsung selama 70 menit (2x35). Materi pokok yang diajarkan pada siklus II adalah peristiwa sekitar proklamasi tentang tokoh perumusan teks proklamasi dan peristiwa pembacaan proklamasi kemerdekaan. Proses belajar mengacu pada rencana pembelajaran yang sudah disiapkan. Nilai acuan menggunakan nilai kriteria ketuntasan minimum (KKM) kelas V pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) yaitu 65. Nilai belajar siswa pada siklus II dapat ditampilkan pada Tabel 4.3.
74
Tabel 4.3. Daftar Hasil Tes Siswa Siklus II
No. Induk Nama Siswa Nilai Keterangan
1. 1763 Akmal Baihaqi 100 Tuntas 2. 1793 Aprilia Zulfani 80 Tuntas 3. 1792 Arung Alhikam Abdillah 90 Tuntas
4. 1786 Bagus Al Qori 70 Tuntas
5.
1796 Dammar Muhammad Yusron
100 Tuntas 6. 1803 Davva Candra Adinta 70 Tuntas 7.
1790 Davva Maulana Hermawan
100 Tuntas 8. 1784 Leila Lutfi Azalea 100 Tuntas 9. 1872 M. Agung Nugroho 80 Tuntas 10. 1781 M. Zainul Mufir 100 Tuntas 11. 1898 Mutiara Setyowati 100 Tuntas 12. 1806 Naila A’la Amalia 100 Tuntas 13. 1764 Nasita Najwa Azzahra 60 Belum Tuntas 14. 1737 Nur Nila Sari 70 Tuntas 15.
1780 Nur Qurotun Nabila Fathika
100 Tuntas 16. 1794 Rahel Amandita 90 Tuntas 17. 1778 Raihan Setiawan 100 Tuntas 18. 1759 Rohman Alhuda 90 Tuntas
75 Lanjutan . . .
19. 1770 Saniatul Aulia 80 Tuntas 20. 1813 Siti Adinda Rosita 100 Tuntas
21. 1775 Sofiati 100 Tuntas
22. 1718 Tegar Setyaji 60 Belum Tuntas 23. 1807 Teso Permadi 100 Tuntas
24. 1788 Zahra Aulia 70 Tuntas
Tuntas 22
Belum Tuntas 2
Jumlah 1950
Nilai Rata-rata 80.84
(Sumber: Data Primer)
Keterangan Tabel 4.3. Daftar Hasil Tes Siswa Siklus II Tuntas = 22 siswa
Belum Tuntas = 2 siswa
P=∑
∑ 100%
= x 100% = 92%
Sehingga, nilai rata-rata ( x ) = =ƩƩ
=
76
Tabel 4.3 menunjukkan bahwa nilai rata-rata dari jumlah seluruh siswa kelas V adalah 80,84. Pada siklus II siswa yang tuntas belajar terdapat 23 siswa (92%), sedangkan siswa yang belum tuntas belajar ada 1 siswa (8%). Berdasarkan data tersebut menunjukkan bahwa pada siklus II pembelajaran sudah dianggap tuntas karena sudah mencapai kriteria ketuntasan klasikal yang telah ditetapkan yaitu ≥
85% dari jumlah siswa yang memperoleh nilai ≥ 65. Pembelajaran pada siklus II, dianggap berhasil sehingga penelitian dihentikan sampai siklus II.
b. Deskripsi lembar observasi guru dan siswa siklus II
Dari hasil pelaksanaan penelitian pada siklus II yang dilaksanakan pada tanggal 09 Mei 2018, peneliti dengan guru kelas V MI Miftahul Huda Sumberejo 01 Etik Faridatul Kumala, S.Pd.I menemukan kendala yang dihadapi yaitu :
1. Perlu adanya pendampingan secara intensive di saat kelompok melakukan diskusi menggunakan media komik;
2. Adanya anak yang belum termotivasi maka perlu adanya pendekatan secara berkala.
Perkembangan yang terlihat di Siklus II antara lain : 1. Antusias anak dalam mengikuti pembelajaran meningkat; 2. Kelas menjadi lebih aktif di saat proses diskusi kelompok; 3. Peningkatan partisipan siswa dalam bertanya;
77
Berdasarkan lembar observasi pengamatan guru mendapat jumlah skor total 86 dengan demikian termasuk pada kategori baik, sedangkan pada lembar observasi pengamatan siswa meghasilkan jumlah skor 34 dengan demikian juga termasuk pada kategori baik. Melihat refleksi yang sudah dipaparkan di atas sudah menunjukkan keberhasilan yang signifikan dibanding pada siklus yang ke I. Pelaksanaan pembelajaran sudah lebih baik dibanding siklus I, maka siklus dihentikan pada siklus yang ke II. Siswa yang belum tuntas pada siklus II akan diberikan tindakan mandiri berupa latihan-latihan atau remidiasi yang dipantau oleh guru sehingga diharapkan semua siswa dapat tuntas belajar.