• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.3 Deskripsi Hasil Penelitian

Gambar 4.3 Logotype XL 4.3.1. Elemen – Elemen Desain

a. Garis

Penggunaan garis lengkung (curve) pada huruf dapat memberikan kesan yang dinamis pada logo.

b. Bentuk

Logo XL memiliki bentuk yang abstrak, karena huruf X dan L tidak memiliki ketinggian yang sama atau tidak simetris. Dan kategori sifat pada logo ini adalah huruf yang membentuk

tulisan sehingga dapat diwakili dari bahasa verbal dengan bentuk visual langsung.

c. Ruang

Ruang pemisah antara huruf dapat menjadi background agar filosofi dari logo XL terlihat jelas oleh khalayak.

d. Teksur

Tekstur pada logo XL seperti sebuah lembaran buku yang sedang dibalik atau dibuka.

e. Ukuran

Dari analisa penulis ukuran logo tidak sama antara huruf X dan L, ini dikarenakan pencipta logo ingin menunjukan sisi menarik dari logo yang menggunakan peel effect.

f. Warna

Warna yang terdapat pada logo XL ini sangat menunjukan konsistensi XL Axiata, karena dari analisa penulis bahwa warna biru dan hijau identik dengan XL sejak lama.

4.3.2. Prinsip Desain

a. Keseimbangan (balance)

Pada logo XL ini tidak terdapat keseimbangan karena huruf L ditempatkan tidak sejajar atau lebih tinggi.

b. Kesatuan (unity)

Kesatuan yang terdapat pada logo sangat jelas, ini dikarenakan pencipta tidak menambahkan hal lain di dalam logo ini sehingga tujuan utama dari pencipta terlihat jelas.

c. Ritme (rhythm)

Ritme yang ada pada logo sangat jelas karena pencipta logo ingin membuat pengulangan huruf X yang digunakan untuk menciptakan peel effect.

d. Penekanan (emphasis)

Penekanan yang ada di logo diaplikasikan pencipta lewat garis pemisah antara huruf, sehingga filosofi dari XL Axiata terlihat jelas.

e. Proporsi (proportion)

Proposi terlihat pada huruf L yang dibuat lebih tinggi dibanding huruf X sehingga menimbulkan sebuah distori pada logo tersebut.

4.3.3. Logotype XL

Makna dan Tanda – Tanda tipe ikon

Dari identifikasi pada tabel dibawah ditemukan beberapa tanda tipe ikon pada logo Gramedia.Tanda-tanda beserta maknanya dijelaskan melalui tabel berikut. Tabel ini diadaptasi dari Teori Charles Sanders Pierce, adalah sebagai berikut :

Tabel 4.3 Interpretasi Bentuk XL

No Sign Object Interpretant

1 Bentuk XL Bentuk X dan L merupakan media dasar dan bagian elemen utama yang digunakan oleh XL Axiata untuk menjadi logo dari perusahaan.

X dan L merupakan bentuk utama huruf ini di ambil dari nama perusahaan PT XL Axiata Tbk. bentuk logo baru XL menggambarkan seperti membuka lembaran kertas baru yang berbentuk X atau disebut peel effect.

Bentuk huruf X dan L merupakan sebuah bidang dasar yang menjadi pilihan dalam membuat sebuah logo perusahaan. Tanpa adanya bidang dasar mungkin sebuah logo akan terlihat kurang menarik. Oleh karena itu, PT XL Axiata Tbk memilih sebuah bidang dasar yang berbentuk huruf X dan L guna menyempurnakan logo perusahaan.

Tanda adalah sesuatu yang bagi seseorang mewakili sesuatu yang lain dalam kaitan atau kapasitas tertentu. Tanda mengarah kepada seseorang, yakni menciptakan dalam pikiran orang itu suatu tanda lain yang setara, atau bisa juga suatu tanda yang lebih terkembang. Tanda yang tercipta disebut interpretan dari tanda yang pertama. Suatu tanda yang pertama mewakili sesuatu, yaitu objek-nya. Tanda yang pertama mewakili objeknya tidak dalam sembarang kaitan, tetapi dalam kaitan dengan suatu gagasan tertentu. Menurut Charles Sanders Peirce, tanda adalah sesuatu yang bagi seseorang mewakili sesuatu yang lain dalam suatu kaitan tertentu (Eco, 1979:15).

4.3.4. Warna Biru dan Hijau

Gambar 4.4 warna Biru dan Hijau pada Logo

Makna dan Tanda pada Indeks

Dari identifikasi tanda-tanda tipe indeks dibawah, dapat ditemukan tanda tipe indeks pada logo Gramedia. Tanda-tanda bersama maknanya dijelaskan pada tabel berikut. Tabel ini diadaptasi dari Teori Charles Sanders Pierce.

Tabel 4.5 Intepretasi Warna Biru dan Hijau

No Sign Object Intepretant

1 Warna Biru Warna Biru merupakan warna yang di gunakan pada logo PT XL Axiata Tbk.

Biru adalah warna yang Memberikan kesan innovatif dan

kepercayaan. Warna ini merupakan brand identity yang sudah melekat pada XL sejak lama. 2 Warna Hijau Warna Hijau merupakan warna yang di gunakan pada logo PT XL Axiata Tbk.

Hijau adalah warna yang mengasosiasikan kita dengan alam dan teknologi, warna ini digunakan karena pelayanan XL yang mencakup seluruh Indonesia dengan teknologi yang selalu diperbaharui setiap waktu dan terus tumbuh menjadi yang terbaik dari segi pelayanan.

Warna merupakan elemen penting yang dapat mempengaruhi sebuah desain. Pemilihan warna dan pengolahan atau kesan atau image yang khas dan memiliki karakter yang unik, karena setiap warna memiliki sifat yang berbeda-beda. (Danger,1992:51)

Warna merupakan salah satu elemen desain yang dapat mempengaruhi emosi audience di dalam sebuah desain Corporate

Identity. Warna di dalam sebuah logo mempunyai fungsi untuk

memperkuat aspek identitas. Komposisi warna Biru dan Hijau dalam logo XL merupakan cerminan karakteristik dan nilai dari

perusahaan. Warna Biru bermakna bahwa XL Axiata adalah perusahaan telekomunikasi yang mampu memberikan sesuatu yang inovatif dan dapat dipercaya dalam pelayanan mobile internet. Dan Warna Hijau diartikan dengan alam dan teknologi karena jangkuan dari XL Axiata yang mencakup seluruh Indonesia dan selalu mengukuti perkembangan teknologi

4.3.5. Garis Pemisah Antara Huruf X dan L Makna Tanda-tanda Tipe Simbol

Dari identifikasi dan klarifikasi pada tabel dibawah ditemukan beberapa tanda tipe simbol pada logo XL. Tanda - tanda beserta maknanya dijelaskan melalui tabel berikut. Tabel ini diadaptasi dari Teori Charles Sanders Pierce.

Tabel 4.6 Intepretasi Garis Pemisah Huruf X dan L

No Sign Object Intepretant

1 Garis pemisah antara huruf X dan L

Logo dari perusahaan yang bertuliskan “XL”

Bentuk dari logo XL

mempunyai garis pemisah antara huruf X dan L dimaksudkan agar orang yang melihat logo tersebut tidak salah mengartikan dan mempertegas bentuk dari logo.

4.4. Pembahasan Hasil Penelitian

Logo merupakan suatu simbol yang dibuat dengan suatu proses karya seni rupa yang bersifat dua dimensi maupun tiga dimensi yang mewakili arti dari perusahaan yang disebut juga sebagai Corporate

Identity.Logo diibaratkan sebagai bagian tubuh yang mampu

mengutarakan isi hati dari produk atau perusahaan maka dalam aspek pemasaran logo dapat berfungsi sebagai identitas dari perusahaan yang dapat membedakan sebuah produk dengan produk lainnya.

Corporate Identity adalah “persona” dari suatu korporasi yang

disesuaikan dengan pencapaian terhadap sasaran bisnis secara objektif, pada umumnya sering kali di manifestasikan melalui branding atau digunakan sebagai merek dagang. Corporate Identity dihadirkan ketika suatu perusahaan/organisasi atau kelompok kepemilikan suatu perusahaan/organisasi berusaha secara bersama membangun filosofi perusahaan/organisasi tersebut. Secara rill corporate identity dapat diwujudkan berupa kultur perusahaan/organisasi atau kepribadian dari perusahaan/organisasi tersebut. Pada intinya, bertujuan agar masyarakat, mengetahui, mengenal, merasakan, dan memahami filosofi perusahaan/ organisasi tersebut.

Logo adalah lambang atau simbol khusus yang mewakili suatu perusahaan atau organisasi. Sebuah logo bisa berupa nama, lambang, atau elemen grafis lain yang ditampilkan secara visual. Sebuah logo

diciptakan sebagai identitas agar unik dan mudah dibedakan dengan perusahaan pesaing.

Logo bisa diibaratkan dengan wajah. Setiap orang bisa dapat dengan mudah dikenali antara satu dengan yang lain hanya dengan melihat wajah. Begitu juga halnya dengan logo. Logo merupakan visi penyampaian citra positif melalui sebuah tampilan sederhana dalam bentuk simbol. Karena fungsi dasarnya sebagai identitas, logo haruslah unik dan mudah diingat. Selain itu, logo juga harus divisualisasikan seimbang dan enak dipandang, serta relevan sehingga mampu memberikan penjelasan mengenai apa yang ditawarkan perusahaan pemilik logo.

Dalam penelitian ini penulis menganalisis sebuah simbol merupakan salah satu bentuk teks dan citra yang berada dalam suatu konteks media tertentu. Menurut Guy Cook dalam Sobur (2004 : 56), “semua bentuk bahasa dan semua jenis ekspresi komunikasi seperti kata-kata yang tercetak, ucapan, musik, gambar, efek suara, citra, dan sebagainya.”

Dengan terjadinya suatu pemahaman akan pesan yang di dapat dari pemberian makna atas simbol dan lambang berupa gambar, warna, bentuk, huruf dan teks, maka simbol tersebut dapat dengan mudah mempengaruhi khalayak dalam berperilaku sesuai dengan tujuan dari tampilan logo tersebut, berarti tampilan logo tersebut dapat dikatakan berhasil dan efektif, sesuai dengan yang dikatakan Little

Kohn bahwa tanda adalah “basis dari seluruh komunikasi” (Indiwan, 2006 : 175)

Pernyataan posisi seseorang dalam masyarakat kemudian dapat dikonstruksikan melalui logo, antara lain melalui logo yang menunjukan penggunaan produk-produk komersial tertentu ada di masyarakat.

Eksternalisasi adalah dimana sebuah perusahaan membuat logo bagi perusahaan itu sendiri, dalam membentuk kesadaran di dalam masyarakat. Objektivitas merupakan bentuk dari logo itu sendiri yang mewakilkan suatu perusahaan atau organisasi. Sebuah logo bisa berupa nama, lambang, atau elemen grafis lain yang ditampilkan secara visual, sedangkan internalisasi adalah sejumlah khalayak yang langsung mengaruhi pilihan-pilihan individu secara simultan menentukan pembuatan keputusan konsumen dalam membentuk perilaku yang terkonstruksi yang terjadi pada tahap internalisasi.

PT. XL Axiata Tbk. yang merupakan perusahaan telekomunikasi terkemuka di Indonesia yang mampu memenuhi kebutuhan para konsumen dengan jaringan telekomunikasi yang mencakup seluruh Indoneisa. Logo XL merupakan hasil karya seni rupa yang dimaksud untuk mewakili arti dari produk, nilai – nilai dan filosofi yang berhubungan dengan perusahaan tersebut yang terdapat dibalik elemen desain yang berada didalam logo tersebut. Di dalam dunia periklanan logo dibuat secara menarik dan dapat mempresentasikan pesan yang ingin disampaikan dari perusahaan kepada konsumen. Logo XL yang

memiliki makna nya tersendiri bagi pihak XL Axiata dan melambangkan keseimbangan, kematangan digital dan simpel agar dapat dengan mudah diingat oleh masyarakat Indonesia.

87

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

5.1. Kesimpulan

Dalam penelitian ini penulis bertujuan untuk mencari tahu makna dan tanda-tanda dari logo baru XL serta kaitannya dengan reposisi bidang usaha yang dilakukan XL Axiata. Penelitian ini menggunakan model semiotika dengan teori segitiga makna Pierce yang berupa representment yang disebut juga sebagai tanda (sign) yang berhubungan dengan objek (object). Dalam penelitian ini hubungan tersebut menghasilkan interpretant.

Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa makna simbolik dari logo XL yaitu :

1. Penggunaan elemen – elemen pada logo XL seperti garis, bentuk, runag, tekstur, ukuran dan warna digunakan dengan baik oleh pencipta sehingga logo terlihat dinamis dan menunjukan konsistensi serta filosofi dari logo baru XL Axiata, namun pada prinsip desain pencipta tidak menciptakan keseimbangan logo dimana huruf L dibuat lebih tinggi dibanding huruf X.

2. Pemakaian simbol bentuk XL pada logo PT. XL Axiata Tbk. yang di ambil dari nama perusahaan melambangkan keseimbangan

(balance), kematangan digital (digital maturity) dan simple. Bentuk

buku baru, yang berarti perusahaan berkomitmen untuk memperbaharui logonya dan ingin produknya digunakan oleh semua kalangan masyarakat serta ingin logo yang dibuat dapat melekat dihati dan pikiran masyarakat.

3. Penggunaan warna biru dan hijau dalam logo XL merupakan cerminan dan karekteristik dari PT. XL Axiata Tbk. Warna biru merupakan brand identity dari XL dan menunjukan konsistensi brand kepada khalayak, warna biru juga melambangkan bahwa XL Axiata ingin dipercaya masyarakat dalam mengakses mobile internet dan selalu berinovasi untuk menciptakan sesuatu yang baru untuk memberikan pengalaman dalam komunikasi menjadi lebih baik. Warna Hijau mengasosiasikan kita dengan alam, pertumbuhan dan harmoni, karena perusahaan XL Axiata selalu mengukuti perkembangan teknologi serta selalu ingin tumbuh menjadi perusahaan telekomunikasi yang terpercaya dari segi layanan.

4. Bentuk dari logo XL mempunyai garis pemisah antara huruf X dan L menggunakan peel effect atau seperti membuka lembaran buku dimaksudkan agar orang yang melihat logo tersebut tidak salah mengartikan dan mempertegas bentuk dari logo.

5.2. Saran

Penggunaan tanda dalam sebuah logo mempunyai peranan penting dalam keefektifitasan pesan yang disampaikan. Oleh karena itu, dalam membuat sebuah logo haruslah memilih kata, warna, dan

gambar yang maknanya mampu diserap oleh masyarakat. Berikut adalah beberapa saran penulis akan logo PT. XL Axiata Tbk. :

1 Dalam penggunaan dua warna solid yaitu biru dan hijau sebaiknya lebih diberi motif tiga dimensi (3D) yang akan lebih memberi kesan masa kini.

2 Melalui transformasi logo baru yang telah dibuat, diharapkan XL Axiata mampu memberikan dorongan kreativitas dan pelayanan prima untuk costumernya.

DAFTAR PUSTAKA

John Fiske, Introduction to Communication Studies, London, 1990.

Gilson, Christopher and Harold W. Berkman. 1980. Advertising:

Concepts and Strategies. New York: Random House, Inc.

Alex Sobur,2004 Semiotika Komunikasi, PT. Remaja Rosadakarya Bandung, 2003 .

Moriaty, Sandra E., Englewood Cliffs, Creative Advertising: Theory and

Practice, New Jersey: 1991.

Surianto Rustan, Mendesain Logo, PT. Gramedia Pustaka Utama, 2009. Lechte, John. 2001, 50 Filsuf Kontemporer dari Strukturalisme

sampai Postmodernitas, Yogyakarta: Pustaka Filsafat

Dedy Mulyana, Ilmu Pengantar Komunikasi, PT. Remaja Rosda Karya, Bandung, 2001.

Moleong, Lexy J. 2000. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Murphy, J & Rowe, M., How To Design Trademarks and Logos, 1993.

Sobur, Alex. 2009,Semiotika Komunikasi.Bandung: PT. Remaja Rosdakarya. Sumbo Tinoburko, 2008, Semiotika Komunikasi Visual. Yogyakarta, PT

Jalasutra.

Salim Agus,2006, Teori Paradigma Penelitian Sosial. Yogyakarta: Tiara Wacana.

Hidayat, Dedy N, Paradigma dan Metodologi, 1998.

Universitas

Terbuka.

---,2008, Pengantar Ilmu Komunikasi, Jakarta: Universitas Terbuka. , 2003, Semiotika Komunikasi, Bandung, PT.Remaja

Rosdakarya. Sugiyono, 2005. Memahami Penelitian Kualitatif, Bandung: Alfabeta.

---, 2011, Semiotika Komunikasi. Aplikasi Praktis Bagi

Penelitian

dan Skripsi Komunikasi, Jakarta: Mitra Wacana Media.

Tinarbuko, Sumbo, 2008, Semiotika Komunikasi Visual, Yogyakarta, PT. Jalasutra. SUMBE R LAIN Website http://kbbi.web.id/ http://www.desainstudio.com/2010/10/logo-dan-brand-pengertian- fungsi-https://salamadian.com/arti-warna/

DAFTAR RIWAYAT HIDUP

DATA PRIBADI

Nama : Reza Ajudya Permana Tempat, Tanggal Lahir : Jakarta, 28 Oktober 1992 Jenis Kelamin : Laki-laki

Agama : Islam

Alamat : Jl. Halmahera raya no. 345 RT. 08 RW. 06 Perumnas 3, Bekasi Timur

Telepon : 085774555754

Email : [email protected]

PENDIDIKAN FORMAL

1998 - 2004 : SD Bani Saleh 1 2004 - 2007 : SMP Negeri 11 Bekasi 2007 - 2010 : SMA KORPRI Bekasi 2010 - Sekarang : Fakultas Ilmu Komunikasi

Dokumen terkait