HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Hasil Penelitian
2. Deskripsi Hasil Penelitian Siklus II
Analisis deskriptif penelitian siklus II mengetahui hasil penelitian pada masing-masing siklus.
a. Tahap Perencanaan
Berdasarkan tahap refleksi yang telah dilaksanakan pada siklus pertama, telah diketahui bahwa belum adanya perolehan peningkatan motivasi belajar siswa pada muatan Bahasa Indonesia yang belum dikatakan secara maksimal telah ditunjukkan oleh beberapa siswa yang mengalami kejenuhan dalam beajar tanpa menggunakan aplikasi Google Meet.
Tahap perencanaan siklus II ini dilakukan pembelajaran dengan menggunakan aplikasi Google Meet untuk meningkatkan motivasi belajar siswa pada muatan Bahasa Indonesia, sebagai berikut:
1) Penyampaian dan memberikan penguatan materi yang dilakukan guru serta memberikan arahan kembali kepada siswa mengenai tahapan bagaimana cara menggunakan aplikasi Google Meet.
2) Pemberian motivasi secara verbal maupun non verbal terhadap pencapaian siswa saat proses pembelajaran berlangsung.
3) Guru melakukan perbaikan pada tahapan kegiatan proses pembelajaran dengan menggunakan aplikasi Google Meet dan menampilkan suasana pembelajaran sedemikian menarik agar siswa tidak mengalami kejenuhan dalam proses pembelajaran. Misalnya, melakukan hubungan timbal balik antara guru dan siswa dengan menyaksikan secara seksama video pembelajaran/PPT yang memuat pembelajaran terkhususnya pada muatan Bahasa Indonesia.
b. Tahap Tindakan
Pelaksanaan tahap tindakan pada siklus II dilaksanakan 3 kali pertemuan dengan menggunakan aplikasi Google Meet; dengan memasuki room-meet melalui link yang telah disediakan dan melakukan proses pembelajaran, tidak lupa juga untuk selalu menjaga dan tetap mematuhi protokol kesehatan yang telah berlaku. Pertemuan pertama Senin, 19 Juli 2021 kegiatan dimulai dengan memberi salam, kemudian perkenalan, menyampaikan tujuan pembelajaran dan memberikan apresiasi serta menjelaskan materi yang akan diajarkan.
Pembelajaran yang memuat materi Bahasa Indonesia pada pelaksanaan tindakan ini adalah dengan komponen yang dapat menentukan ide pokok berdasarkan teks yang diberikan. Bentuk perlakuan pada materi yang diberikan sebelumnya hampir sama persis sebelum tanpa menggunakan aplikasi Google Meet, hanya saja diberlakukan sedemikian menarik dengan pemberian hubungan timbal balik antara guru dan siswa. Sehingga, dapat dikatakan proses pembelajaran dilakukan sangat menyenangkan.
Pada Rabu, 21 Juli 2021 merupakan pertemuan kedua yang menggunakan aplikasi Google Meet; memasuki room-meet melalui link yang telah disediakan dan melakukan proses pembelajaran, tidak lupa juga untuk tetap mematuhi protokol kesehatan yang telah berlaku. Kegiatan dimulai dengan memberi salam, dilanjutkan perkenalan, kemudian menyampaikan tujuan pembelajaran dan memberikan materi yang akan diajarkan. Proses pelaksanaan dilaksanakan secara online (daring) atau belajar dari rumah. Pembelajaran yang memuat materi Bahasa Indonesia pada pelaksanaan tindakan ini adalah dengan komponen merangkai sebuah cerita dengan percaya diri dan menentukan ide pokok dari masing-masing paragrafnya dengan penuh tanggungjawab. Terdapat hubungan timbal balik yang muncul di antara guru dan siswa, saling bertukar pendapat yang mereka anggap benar dengan membetulkan secara keseluruhan pada jawaban masing-masing.
Pertemuan ketiga pada Kamis, 22 Juli 2021 kegiatan dimulai dengan memberi salam, kemudian perkenalan lalu menyampaikan tujuan pembelajaran serta menjelaskan materi yang akan diajarkan. Proses pelaksanaan dilaksanakan secara online (daring) atau belajar dari rumah dengan menggunakan aplikasi
Google Meet; memasuki room-meet melalui link yang telah disediakan dan melakukan proses pembelajaran, tidak lupa pula untuk tetap menjaga agar selalu mematuhi protokol kesehatan yang telah berlaku. Pembelajaran yang memuat materi Bahasa Indonesia pada pelaksanaan tindakan ini adalah dengan komponen menyusun cerita dengan benar dan menemukan ide pokok masing-masing paragraf dengan percaya diri. Di akhir proses pembelajaran, dilakukan wawancara tak terstruktur secara mendalam antarsiswa dengan membangun untuk mengemukakan pendapat dan diberikan angket/kuesioner yang sudah disediakan, lalu diisi oleh masing-masing siswa. Kemudian, dilakukan pemberian lembar observasi kepada observer untuk diisi pada kegiatan siklus II yakni proses pembelajaran muatan Bahasa Indonesia dengan menggunakan aplikasi Google Meet.
c. Tahap Pengamatan Tindakan (Observasi)
Penelitian pada siklus II dengan observasi ini telah tercatat kriteria taraf keaktifan siswa yang diperoleh dari lembar observasi yang digunakan untuk mengetahui adanya peningkatan pada taraf keaktifan siswa setelah dilakukannya proses pembelajaran dengan menggunakan aplikasi Google Meet pada muatan Bahasa Indonesia. Adapun data dari hasil taraf keaktifan siswa pada pertemuan siklus kedua dapat dilihat dengan tabel berikut ini:
Tabel 4.2 Hasil Observasi Siklus II Terhadap Motivasi Belajar Siswa pada Muatan Bahasa Indonesia Setelah Menggunakan Aplikasi Google Meet
No. Nama Siswa L/P Presentase Kriteria
1. Alfian Fadil L 60% Tinggi
2. Kaila Khorima Arif P 80% Sangat Tinggi
3. Basra Rahmadani P 60% Tinggi
4. Naura Nazhifah Firman P 90% Sangat Tinggi
5. Nurainun Juliani P 80% Sangat Tinggi
Pada tabel 4.2 diperoleh nilai taraf keaktifan siswa pada hasil observasi (pengamatan) siklus II, Alfian Fadil dan Basra Rahmadani sebesar 60% berada pada kriteria tinggi. Sama halnya pada siswa yaitu Kaila Khorima Arif dan Nurainun Juliani telah memperoleh hasil nilai taraf keaktifan 80% berkriteria sangat tinggi. Naura Nazhifah Firman menjadi salah satu subjek yang mencapai nilai keaktifan sebesar 90% yang berada di posisi kriteria yang sangat tinggi.
d. Tahap Refleksi
Pada siklus II tahap refleksi dilakukan dengan penyampaian pendapat yang mendalam terhadap uraian yang telah dijabarkan seperti yang dilaksanakan pada siklus I. Pembelajaran siklus pertama, siswa masih ragu-ragu atau belum berani menyampaikan pendapatnya serta bertanya kepada guru, belum sepenuhnya paham akan materi pembelajaran dan belum mengetahui bagaimana cara menggunakan media aplikasi Google Meet. Namun, lembar observasi taraf keaktifan siswa pada siklus II telah mengalami perubahan taraf keaktifan siswa yang signifikan. Dalam masing-masing subjek telah menunjukkan peningkatan terhadap pemahaman pada muatan Bahasa Indonesia dengan proses pembelajaran menggunakan aplikasi Google Meet yang menyenangkan.