• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

B. Deskripsi Pengembangan Produk dan Hasil Uji Coba

a. Validasi Ahli Materi

Validasi materi dilakukan oleh Sekar Purbarini Kawuryan, S. IP., M. Pd., dosen Program Studi PGSD UNY. Validasi materi dilakukan terhadap dua aspek, yaitu aspek pembelajaran dan aspek materi atau kebenaran isi. Validasi dilakukan dengan memberikan data kuantitatif berupa angket validasi instrumen kelayakan produk penelitian, kemudian ahli materi memberikan saran untuk perbaikan produk penelitian.

Validasi ahli materi tahap I dilakukan pada tanggal 26 Oktober 2015. Hasil dari validasi ahli materi tahap I disajikan dalam tabel sebagai berikut.

Tabel 7. Hasil Validasi Materi Tahap I

No. Aspek Jumlah Skor Rata-rata Kategori

1. Pembelajaran 30 3,75 Baik

2. Materi/Kebenaran isi 18 3,60 Baik

Berdasarkan tabel di atas, diperoleh hasil rata-rata skor 3,67 dan termasuk dalam kategori “Baik”. Namun, dalam validasi materi tahap I ini, perlu adanya perbaikan pada beberapa hal sebagai berikut.

1) Pemberian menu utama baru, yaitu sumber buku yang digunakan sebagai referensi materi. Hal tersebut dilakukan agar siswa dapat mencari sumber buku yang digunakan sebagai referensi dalam membuat produk multimedia, sehingga para siswa tersebut dapat membandingkan antara produk multimedia yang telah dibuat dengan sumber referensi yang telah dicantumkan. Apakah isi dari produk multimedia sudah sesuai dengan buku yang digunakan sebagai referensi.

2) Indikator masih belum menggunakan kata kerja operasional. Indikator yang digunakan sebelum validasi adalah menggunakan kata kerja “mengetahui” dan “memahami”. Menurut Bu Sekar Purbarini Kawuryan, S. IP., M. Pd. sebagai validator, kata kerja yang digunakan masih belum termasuk dalam kata kerja yang operasional, sehingga harus direvisi agar menjadi kata kerja operasional. Kata kerja operasional yang dimaksud adalah seperti menggunakan kata “menyebutkan”, “menjelaskan”, maupun “mendeskripsikan”.

3) Pengertian dan manfaat dari kenampakan alam harus dipisahkan ke dalam halaman atau frame yang berbeda. Hal tersebut bertujuan agar siswa lebih fokus dalam memahami pengertian maupun manfaat dari kenampakan alam secara terpisah.

Gambar 5. Tampilan Pengertian Setelah Revisi

Gambar 6. Tampilan Manfaat Setelah Revisi

4) Gambar maupun video yang dijadikan sebagai contoh kenampakan alam dan kondisi sosial budaya harus merupakan sesuatu yang ada di lingkungan sekitar tempat tinggal siswa atau yang terdekat dengan siswa. Hal tersebut dikarenakan materi pada kelas IV masih membahas kenampakan alam dan keberagaman sosial budaya yang ada di daerah kabupaten/kota dimana para siswa tersebut bertempat tinggal.

5) Video peristiwa alam diberi keterangan waktu dan tempat terjadinya peristiwa tersebut. Hal tersebut bertujuan agar siswa mengetahui kapan dan dimana peristiwa alam yang ditampilkan

peristiwa alam apakah yang pernah terjadi di lingkungan sekitar tempat tinggalnya.

Gambar 7. Tampilan Video Sebelum Revisi

Gambar 8. Tampilan Video Setelah Revisi

6) Gambar yang digunakan sebagai contoh dari pedesaan diberikan keterangan. Hal tersebut bertujuan agar siswa mengetahui maksud dari gambar yang ditampilkan.

Gambar 10. Tampilan Contoh Pedesaan Setelah Revisi

7) Soal latihan disesuaikan dengan indikator, dan diberikan gambar agar lebih menarik.

Gambar 11. Tampilan Evaluasi yang Diberi Gambar

Setelah dilakukan revisi, multimedia kembali dilakukan validasi pada tanggal 27 Oktober 2015. Berdasarkan hasil validasi ahli materi tahap II yang memuat 13 indikator, diperoleh hasil rata-rata skor 4,23 dan termasuk dalam kategori “Sangat Baik”. Sehingga, multimedia yang telah divalidasi dinyatakan layak untuk uji coba di lapangan tanpa revisi.

Tabel 8. Hasil Validasi Materi Tahap II

No. Aspek Jumlah Skor Rata-rata Kategori

1. Pembelajaran 33 4,12 Sangat Baik

2. Materi/Kebenaran isi 22 4,40 Sangat Baik

Jumlah 55 4,23 Sangat Baik

b. Validasi Ahli Media

Validasi media dilakukan oleh Ariyawan Agung Nugroho, S. T., dosen Program Studi Teknologi Pendidikan UNY. Validasi materi dilakukan terhadap tujuh aspek, yaitu aspek desain tampilan, aspek kualitas teks, aspek kualitas grafis, aspek kualitas video, aspek kualitas audio, aspek kualitas navigasi, dan aspek pemrograman. Validasi dilakukan dengan memberikan data kuantitatif berupa angket validasi instrumen kelayakan produk penelitian, kemudian ahli media memberikan saran untuk perbaikan produk penelitian.

Validasi ahli media tahap I dilakukan pada tanggal 19 Oktober 2015. Hasil dari validasi ahli media tahap I disajikan dalam tabel sebagai berikut.

Tabel 9. Hasil Validasi Media Tahap I

No. Aspek Jumlah Skor Rata-rata Kategori

1. Desain tampilan 12 3,00 Cukup

2. Kualitas teks 15 5,00 Sangat Baik

3. Kualitas audio 4 4,00 Sangat Baik

4. Kualitas video 7 3,50 Baik

5. Kualitas grafis 8 4,00 Sangat Baik

6. Kualitas navigasi 18 4,50 Sangat Baik

7. Pemrograman 19 4,75 Sangat Baik

Berdasarkan tabel di atas, diperoleh hasil rata-rata skor 4,11 dan termasuk dalam kategori “Sangat Baik.” Namun, dalam validasi media tahap I ini, perlu adanya perbaikan pada beberapa hal sebagai berikut.

1) Penegakan letak tombol pada menu utama. Hal tersebut bertujuan agar tombol menu utama lebih terlihat, karena antara tombol menu dan background sama-sama kuat komposisinya.

Gambar 12. Tampilan Menu Utama Sebelum Revisi

Gambar 13. Tampilan Menu Utama Setelah Revisi

2) Pemilihan musik kurang sesuai dengan suasana belajar. Musik yang dijadikan sebagai backsound terkesan menegangkan,

3) Kualitas video kurang baik. Beberapa video yang ditampilkan dalam produk multimedia ini, masih menggunakan resolusi kecil. Sehinnga hal tersebut akan mengurangi kualitas dari CD Interaktif yang telah diciptakan.

4) Suara video bertabrakan dengan musik backsound. Hal tersebut akan berakibat pada suara yang menjadi bising karena dua suara yang saling bertabrakan, sehingga akan mengurangi konsentrasi siswa saat belajar menggunakan CD Interaktif ini. Untuk mengatasi masalah tersebut, maka volume dari backsound dibuat agar dapat mengecil secara otomatis saat video dimainkan.

5) Beberapa gambar yang dijadikan sebagai background masih menggunakan resolusi kecil. Hal tersebut berakibat pada tampilan yang kurang baik dan juga mengurangi kualitas CD Interaktif, mengingat tombol yang ditampilkan sudah menggunakan vector, tetapi background yang ditampilkan masih menggunakan gambar dengan resolusi kecil.

6) Beberapa menu harus dibuat agar lebih mudah untuk diakses. Hal tersebut bertujuan agar siswa lebih bebas dalam memilih menu atau materi yang akan dipelajari.

7) Pemberian tombol coba lagi. Hal tersebut bertujuan agar siswa dapat mengulang latihan soal apabila mereka kurang puas terhadap nilai yang diperoleh setelah mengerjakan latihan soal.

Gambar 14. Tampilan Tombol Coba Lagi Sebelum Revisi

Gambar 15. Tampilan Tombol Coba Lagi Setelah Revisi

8) Pemberian feedback pada evaluasi atau latihan soal. Hal tersebut bertujuan untuk memberikan motivasi kepada siswa setelah selesai mengerjakan soal. Misalnya, apabila seorang siswa telah selesai mengerjakan soal, dan siswa tersebut mendapatkan nilai yang kurang baik, maka feedback tersebut harus dapat memotivasi siswa agar lebih giat belajar. Begitu juga sebaliknya, apabila siswa mendapatkan nilai yang sudah baik, maka feedback tersebut harus memotivasi siswa untuk dapat mempertahankan apa yang telah dicapainya.

Gambar 16. Tampilan Feedback Setelah Revisi

Gambar 17. Tampilan Feedback Setelah Revisi

9) Desain kemasan produk diberi identitas pengembang dan instansi. Hal tersebut bertujuan agar identitas dari pengembang produk tersebut diketahui, dan dari instansi mana pengembang tersebut berasal. Selain itu, identitas juga berguna agar tidak terjadi plagiasi oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Gambar 19. Tampilan Kemasan CD Interaktif Setelah Revisi

10) Sisa tampilan background saat mode fullscreen, sebaiknya diberi hiasan agar lebih menarik dan jangan dibiarkan kosong.

Gambar 20. Tampilan Mode Fullscreen Sebelum Revisi

rata skor 4,65 dan termasuk dalam kategori “Sangat Baik”. Sehingga, multimedia yang telah divalidasi dinyatakan layak untuk uji coba di lapangan tanpa revisi.

Tabel 10. Hasil Validasi Media Tahap II

No. Aspek Jumlah Skor Rata-rata Kategori

1. Desain tampilan 14 4,66 Sangat Baik

2. Kualitas teks 19 4,75 Sangat Baik

3. Kualitas audio 5 5,00 Sangat Baik

4. Kualitas video 9 4,50 Sangat Baik

5. Kualitas grafis 9 4,50 Sangat Baik

6. Kualitas navigasi 18 4,50 Sangat Baik

7. Pemrograman 19 4,75 Sangat Baik

Jumlah 93 4,65 Sangat Baik

2. Deskripsi Validasi Empiris a. Uji Coba Satu-satu

1) Data Pelaksanaan

Gambar 22. Dokumentasi Uji Coba Satu-satu

Uji coba satu-satu ini dilaksanakan di laboratorium komputer dengan melibatkan satu orang siswa yang dipilih secara acak oleh wali kelas IV B. Waktu pelaksaan uji coba ini adalah pada tanggal 21 November 2015, saat jam istirahat kedua. Hal tersebut dilakukan agar tidak mengganggu jam

pelajaran siswa yang dipilih untuk mencoba menggunakan CD Interaktif.

Sebelum memulai menggunakan CD Interaktif, siswa diberikan pengarahan tentang cara menggunakan CD Interaktif tersebut. Setelah membuka program CD Interaktif, siswa terlihat antusias ketika melihat karakter Naruto yang menjadi tema dari CD Interaktif ini. Siswa tersebut juga mengungkapkan bahwa dia menyukai Naruto.

Dalam uji coba satu-satu ini, siswa tidak mengalami kesulitan saat menjalankan program CD Interaktif. Setelah selesai, siswa diminta untuk mengisi angket yang telah disediakan oleh peneliti.

2) Analisis Data

Tabel 11. Hasil Angket Siswa pada Uji Coba Satu-satu

No. Nama Skor Kategori

1. ARF 4,20 Sangat Baik

Jumlah 4,20

Rata-rata 4,20

Kategori Sangat Baik

Berdasarkan tabel di atas, CD Interaktif yang diujicobakan pada uji coba satu-satu mendapat skor rata-rata 4,20. Angka tersebut, menurut tabel konversi data termasuk dalam kategori “Sangat Baik”.

Tabel 12. Uji Coba Satu-satu Aspek Pembelajaran No. Indikator Skor Rata-rata Kategori

1. Kejelasan rumusan kompetensi belajar 4,00 Sangat Baik 2. Kejelasan petunjuk belajar 4,00 Sangat Baik 3. Penyampaian materi yang runtut 4,00 Sangat Baik 4. Penyamppaian materi menarik 5,00 Sangat Baik 5. Kegiatan belajar dapat memotivasi siswa 4,00 Sangat Baik Jumlah 21,00 Rata-rata 4,20

Kategori Sangat Baik

Berdasarkan data pada tabel di atas tentang data uji coba satu-satu pada aspek pembelajaran diketahui bahwa CD Interaktif yang diujicobakan kepada siswa mendapatkan skor rata-rata 4,20. Angka tersebut, menurut tabel konversi data termasuk dalam kategori “Sangat Baik”.

Tabel 13. Uji Coba Satu-satu Aspek Materi No. Indikator Skor Rata-rata Kategori

6. Kejelasan bahasa dalam memahami materi 4,00 Sangat Baik 7. Kemudahan materi dipelajari 4,00 Sangat Baik 8. Kebermanfaatan materi dalam kehidupan 3,00 Baik Jumlah 11,00 Rata-rata 3,66 Kategori Baik

Berdasarkan data pada tabel di atas tentang data uji coba satu-satu pada aspek materi diketahui bahwa CD Interaktif yang diujicobakan kepada siswa mendapatkan skor rata-rata 3,66. Angka tersebut, menurut tabel konversi data termasuk dalam kategori “Baik”.

Tabel 14. Uji Coba Satu-satu Aspek Media No. Indikator Skor Rata-rata Kategori

9. Kejelasan petunjuk penggunaan 5,00 Sangat Baik 10. Kemudahan penggunaan 4,00 Sangat Baik 11. Keterbacaan huruf 4,00 Sangat Baik 12. Kualitas gambar 4,00 Sangat Baik 13. Kemenarikan tampilan 5,00 Sangat Baik 14. Kemenarikan animasi 4,00 Sangat Baik 15 Kemenarikan sajian video 5,00 Sangat Baik Jumlah 30,00 Rata-rata 4,28

Kategori Sangat Baik

Berdasarkan data pada tabel di atas tentang data uji coba satu-satu pada aspek media diketahui bahwa CD Interaktif yang diujicobakan kepada siswa mendapatkan skor rata-rata 4,28. Angka tersebut, menurut tabel konversi data termasuk dalam kategori “Sangat Baik”.

3) Revisi I

Dalam tahap ini, tidak perlu adanya revisi karena uji coba satu-satu sudah berjalan dengan baik. Selain itu dalam menjalankan CD Interaktif ini, siswa tidak mengalami gangguan, dan siswa terlihat antusias.

b. Uji Coba Kelompok Kecil 1) Data Pelaksanaan

Gambar 23. Dokumentasi Uji Coba Kelompok Kecil

Uji coba kelompok kecil dilaksanakan di laboratorium komputer dengan melibatkan empat orang siswa yang dipilih secara acak oleh wali kelas IV B. Waktu pelaksaan uji coba ini adalah pada tanggal 24 November 2015, sepulang sekolah. Hal tersebut dilakukan agar tidak mengganggu jam pelajaran siswa yang dipilih untuk mencoba menggunakan CD Interaktif.

Sebelum memulai menggunakan CD Interaktif, para siswa diberikan pengarahan tentang cara menggunakan CD Interaktif tersebut. Sama seperti uji coba satu-satu, setelah para siswa membuka program CD Interaktif, mereka terlihat antusias

ketika melihat karakter Naruto yang menjadi tema dari CD Interaktif tersebut.

Dalam uji coba kelompok kecil ini, siswa tidak mengalami kesulitan saat menjalankan program CD Interaktif. Namun, saat memutar video yang ada dalam CD Interaktif tersebut, salah satu siswa ada yang mengatakan jika videonya tidak dapat dipercepat atau tidak dapat memutar langsung menuju ke bagian yang diinginkan. Setelah selesai, siswa diminta untuk mengisi angket yang telah disediakan oleh peneliti.

2) Analisis Data

Tabel 15. Hasil Angket Siswa pada Uji Coba Kelompok Kecil

No. Nama Skor Kategori

1. LH 3,66 Baik

2. FN 4,13 Sangat Baik

3. SM 4,00 Sangat Baik

4. EDK 4,33 Sangat Baik

Jumlah 16,12

Rata-rata 4,03

Kategori Sangat Baik

Berdasarkan tabel di atas, CD Interaktif yang diujicobakan pada uji coba kelompok kecil mendapat skor rata-rata 4,03. Angka tersebut, menurut tabel konversi data termasuk dalam kategori “Sangat Baik”.

Tabel 16. Uji Coba Kelompok Kecil Aspek Pembelajaran No. Indikator Skor Rata-rata Kategori

1. Kejelasan rumusan kompetensi belajar 4,50 Sangat Baik 2. Kejelasan petunjuk belajar 3,75 Baik 3. Penyampaian materi yang runtut 3,75 Baik 4. Penyamppaian materi menarik 4,25 Sangat Baik 5. Kegiatan belajar dapat memotivasi siswa 4,00 Sangat Baik Jumlah 20,25 Rata-rata 4,05

Kategori Sangat Baik

Berdasarkan data pada tabel di atas tentang data uji coba kelompok kecil pada aspek pembelajaran diketahui bahwa CD Interaktif yang diujicobakan kepada siswa mendapatkan skor rata-rata 4,05. Angka tersebut, menurut tabel konversi data termasuk dalam kategori “Sangat Baik”.

Tabel 17. Uji Coba Kelompok Kecil Aspek Materi No. Indikator Skor Rata-rata Kategori

6. Kejelasan bahasa dalam memahami materi 4,50 Sangat Baik 7. Kemudahan materi dipelajari 4,50 Sangat Baik 8. Kebermanfaatan materi dalam kehidupan 4,00 Baik Jumlah 13.00 Rata-rata 4,30

Berdasarkan data pada tabel di atas tentang data uji coba kelompok kecil pada aspek materi diketahui bahwa CD Interaktif yang diujicobakan kepada siswa mendapatkan skor rata-rata 4,30. Angka tersebut, menurut tabel konversi data termasuk dalam kategori “Sangat Baik”.

Tabel 18. Uji Coba Kelompok Kecil Aspek Media No. Indikator Skor Rata-rata Kategori

9. Kejelasan petunjuk penggunaan 4,00 Sangat Baik 10. Kemudahan penggunaan 4,00 Sangat Baik 11. Keterbacaan huruf 4,25 Sangat Baik

12. Kualitas gambar 4,00 Sangat Baik

13. Kemenarikan tampilan 3,50 Sangat Baik 14. Kemenarikan animasi 3,75 Baik 15 Kemenarikan sajian video 3,75 Baik Jumlah 27,25 Rata-rata 3,89 Kategori Baik

Berdasarkan data pada tabel di atas tentang data uji coba kelompok kecil pada aspek media diketahui bahwa CD Interaktif yang diujicobakan kepada siswa mendapatkan skor rata-rata 3,89. Angka tersebut, menurut tabel konversi data termasuk dalam kategori “Baik”.

3) Revisi II

Dalam tahap revisi II, perlu adanya perbaikan, yaitu pemberian video control, yaitu tombol play/pause, tombol stop, dan seek bar. Hal tersebut bertujuan agar pengguna dapat dengan mudah dalam mengontrol video yang diputar.

Gambar 24. Tampilan Video Setelah Revisi c. Uji Coba Lapangan

1) Data Pelaksanaan

Uji coba lapangan dilaksanakan di laboratorium komputer dengan melibatkan 18 orang siswa. Waktu pelaksaan uji coba ini adalah pada tanggal 26 November 2015, sepulang sekolah. Hal tersebut dilakukan agar tidak mengganggu jam pelajaran siswa yang dipilih untuk mencoba menggunakan CD Interaktif.

Sebelum memulai menggunakan CD Interaktif, para siswa diberikan pengarahan tentang cara menggunakan CD Interaktif tersebut. Sama seperti uji coba satu-satu dan uji coba kelompok kecil, setelah para siswa membuka program CD Interaktif, mereka terlihat antusias ketika melihat karakter Naruto yang menjadi tema dari CD Interaktif tersebut.

Dalam uji coba lapangan ini, siswa tidak mengalami kesulitan saat menjalankan program CD Interaktif. Namun, terdapat beberapa kendala yang cukup mengganggu jalannya uji coba. Kendala tersebut antara lain, beberapa komputer ternyata ada yang rusak, sehingga dalam mencoba CD Interaktif, beberapa komputer ada yang digunakan oleh dua orang siswa. Selain itu, ada juga komputer yang macet ditengah jalan saat digunakan oleh siswa, sehingga komputer tersebut harus di-restart agar dapat digunakan kembali oleh siswa. Setelah selesai, siswa diminta untuk mengisi angket yang telah

2) Analisis Data

Tabel 19. Hasil Angket Siswa pada Uji Coba Lapangan

No. Nama Skor Kategori

1. ACC 4,40 Sangat Baik

2. AGL 4,13 Sangat Baik

3. RNO 4,60 Sangat Baik

4. BNG 4,46 Sangat Baik

5. MKJ 4,73 Sangat Baik

6. AL 4,00 Sangat Baik

7. AA 3,93 Baik

8. ARN 4,53 Sangat Baik

9. SCH 3,93 Baik

10. NAZ 4,93 Sangat Baik

11. RFL 5,00 Sangat Baik

12. SR 4,33 Sangat Baik

13. NMI 3,60 Baik

14. TNA 3,26 Baik

15. RR 4,46 Sangat Baik

16. AMV 4,06 Sangat Baik

17. LAP 3,00 Baik

18. BIA 4,26 Sangat Baik

Jumlah 75.66

Rata-rata 4,20

Kategori Sangat Baik

Berdasarkan tabel di atas, CD Interaktif yang diujicobakan pada uji coba lapangan mendapat skor rata-rata 4,20. Angka tersebut, menurut tabel konversi data termasuk dalam kategori “Sangat Baik”.

Tabel 20. Uji Coba Lapangan Aspek Pembelajaran No. Indikator Skor Rata-rata Kategori

1. Kejelasan rumusan kompetensi belajar 3,94 Baik 2. Kejelasan petunjuk belajar 4,11 Sangat Baik 3. Penyampaian materi yang runtut 3,94 Baik 4. Penyamppaian materi menarik 4,33 Sangat Baik 5. Kegiatan belajar dapat memotivasi siswa 4,27 Sangat Baik Jumlah 20,59 Rata-rata 4,11

Kategori Sangat Baik

Berdasarkan data pada tabel di atas tentang data uji coba lapangan pada aspek pembelajaran diketahui bahwa CD Interaktif yang diujicobakan kepada siswa mendapatkan skor rata-rata 4,11. Angka tersebut, menurut tabel konversi data termasuk dalam kategori “Sangat Baik”.

Tabel 21. Uji Coba Lapangan Aspek Materi No. Indikator Skor Rata-rata Kategori

6. Kejelasan bahasa dalam memahami materi 4,11 Sangat Baik 7. Kemudahan materi dipelajari 4,11 Sangat Baik 8. Kebermanfaatan materi dalam 4,27 Sangat Baik

Berdasarkan data pada tabel di atas tentang data uji coba lapangan pada aspek materi diketahui bahwa CD Interaktif yang diujicobakan kepada siswa mendapatkan skor rata-rata 4,16. Angka tersebut, menurut tabel konversi data termasuk dalam kategori “Sangat Baik”.

Tabel 22. Uji Coba Lapangan Aspek Media No. Indikator Skor Rata-rata Kategori

9. Kejelasan petunjuk penggunaan 4,33 Sangat Baik 10. Kemudahan penggunaan 4,05 Sangat Baik 11. Keterbacaan huruf 4,33 Sangat Baik

12. Kualitas gambar 4,16 Sangat Baik

13. Kemenarikan tampilan 4,22 Sangat Baik 14. Kemenarikan animasi 4,22 Sangat Baik 15 Kemenarikan sajian video 4,61 Sangat Baik Jumlah 29,92 Rata-rata 4,27

Kategori Sangat Baik

Berdasarkan data pada tabel di atas tentang data uji coba lapangan pada aspek media diketahui bahwa CD Interaktif yang diujicobakan kepada siswa mendapatkan skor rata-rata 4,27. Angka tersebut, menurut tabel konversi data termasuk dalam kategori “Sangat Baik”.

3) Revisi Akhir

Dalam tahap ini, tidak perlu adanya revisi karena uji coba lapangan sudah berjalan dengan baik. Selain itu dalam menjalankan CD Interaktif ini, siswa tidak mengalami gangguan, dan siswa terlihat antusias.

C. Deskripsi Hasil Pengembangan Produk

Pengembangan multimedia ini dilakukan melalui beberapa tahap. Tahap yang pertama ialah melakukan studi pendahuluan untuk mengetahui kebutuhan media dalam pembelajaran IPS di SD Negeri Gedongkiwo, Yogyakarta. Tahap kedua adalah melakukan perencanaan penelitian dengan cara merumuskan tujuan dari diciptakannya multimedia yang berupa CD interaktif ini. Tahap ketiga adalah melakukan pengembangan desain multimedia sesuai dengan perencanaan.

Sebelum diujicobakan kepada siswa, produk multimedia interaktif harus melalui uji kelayakan, maka dilakukan validasi materi dan validasi media. Validasi materi dilakukan oleh Sekar Purbarini Kawuryan, S. IP., M. Pd.. Validasi materi tahap I terhadap multimedia mendapatkan skor rata-rata 3.67 dengan kategori “Baik”. Setelah direvisi, dilakukan validasi tahap II terhadap multimedia dan mendapatkan skor rata-rata 4,23 dengan kategori “Sangat Baik”. Sehingga produk yang divalidasi pada tahap II ini sudah layak digunakan untuk uji coba di lapangan tanpa revisi.

dan termasuk kategori “Sangat Baik”. Setelah direvisi, dilakukan validasi tahap II terhadap multimedia dan mendapatkan skor rata-rata 4,65 dengan kategori “Sangat Baik”. Sehingga produk yang divalidasi pada tahap II ini sudah layak digunakan untuk uji coba di lapangan tanpa revisi.

Setelah melalui validasi ahli materi dan ahli media, produk multimedia ini diujicobakan kepada siswa SD Negeri Gedongkiwo. Uji coba dilakukan sebanyak tiga kali dan mengisi angket dengan skala penilaian 1 sampai dengan 5. Tahap uji coba satu-satu melibatkan 1 orang siswa dan hasil penilaian terhadap multimedia menunjukan skor 4,20 dengan kategori “Sangat Baik”. Pada tahap ujicoba kedua yaitu ujicoba kelompok kecil melibatkan empat orang siswa dan hasil penilaian terhadap multimedia menunjukan skor 4.03 dengan kategori “Sangat Baik”. Pada tahap ketiga, yaitu uji coba lapangan yang melibatkan 18 siswa dan hasil penilaian terhadap multimedia menunjukkan skor 4.20 dengan kategori “Sangat Baik”.

Berdasarkan hasil penilaian yang dilakukan melalui validasi ahli materi, ahli media dan uji coba pada siswa kelas IV B SD Negeri Gedongkiwo, menjadikan multimedia berupa CD Interaktif yang dikembangkan ini layak digunakan dalam pembelajaran IPS dengan beberapa kelebihan, antara lain:

1. Menggunakan tema anime Naruto, sehingga dapat menarik siswa untuk belajar menggunakan media ini.

2. Terdapat gambar-gambar berwarna tentang contoh kenampakan alam dan keberagaman sosial budaya yang disertai dengan keterangannya. 3. Terdapat video tentang peristiwa alam yang sulit untuk diamati secara

langsung oleh siswa.

4. Terdapat soal evaluasi yang dapat digunakan siswa untuk mengetahui sejauh mana mereka menguasai materi.

5. Terdapat feedback yang berguna untuk memotivasi siswa setelah mereka mengerjakan soal evaluasi.

Dokumen terkait