BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
B. Deskripsi Perusahaan Property
Obyek penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah
perusahaan Property yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2015 -
2019. Pada periode ini terdapat 65 perusahaan property, akan tetapi setelah
dilakukan purposive sampling maka diperoleh sampel yang memenuhi
kriteria dalam penelitian ini sebanyak 19 perusahaan. Data yang digunakan
dalam penelitian ini adalah data sekunder untuk variable Profitabilitas Return
On Asset (ROA) dan Pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR)
yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari idx.co.id. Berikut ini
perusahaan property yang menjadi sampel dalam penelitian ini.
1. PT. Alam Sutera Reality Tbk
Perusahaan didirikan pada 3 November 1993 oleh Harjanto Tirtohadiguno
beserta keluarga, dengan nama PT Adhi utama Manunggal. Nama tersebut
kemudian berubah menjadi PT Alam Sutera Realty pada 19 September
2007. PT Alam Sutera Realty Tbk adalah perusahaan pengembang properti
terintegrasi yang mengutamakan inovasi untuk mewujudkan kehidupan yang
berkualitas. Kegiatan usaha Perusahaan berfokus pada bidang
pembangunan serta pengelolaan perumahan, kawasankomersial, serta
pengelolaan pusat perbelanjaan dan area rekreasi (pengembangan kawasan
terpadu). Demi memperkuat posisi sebagai perusahaan pengembang
properti terintegrasi, pada 18 Desember 2007, Perusahaan menjadi emiten
melalui pencatatan saham perdana di Bursa Efek Indonesia dengan kode
ASRI.
2. PT. Bumi Citra Permai Tbk
PT Bumi Citra Permai berdiri sejak tahun 2000 berdasarkan Akta
Perseroan Terbatas PT Bumi Citra Permai No. 2 tanggal 3 Mei 2000 yang
dibuat di hadapan Abdullah Ashal, Sarjana Hukum, Notaris di Jakarta. PT
Bumi Citra Permai Tbk bergerak dibidang real estate yakni pengembangan
kawasan industri dan pergudangan bernama Millenium Industrial Estate
dengan luas wilayah mencapai ± 1800 hektar dan terus berkembang hingga
Menjadi perusahaan terbuka sejak tahun 2009 setelah melakukan
penawaran umum perdana dengan kode saham BCIP dan mencatatkan
sahamnya di Bursa Efek Indonesia. Melalui anak perusahaannya, perseroan
juga mengembangkan bisnis barunya dibidang properti industry Real-Estate
yang dijalankan oleh anak usaha yaitu PT Millenium Power dan PT Citra
Permai Pesona. Selain itu, Perseroan juga sedang mengembangkan
sayapnya dalam industry pengolahan air bersih yang dijalankan oleh anak
Perusahaannya yakni PT Milwater Pratama di kawasan industri Milenium,
Cikupa.
3. PT. Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk
PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk. (BeFa) adalah pengembang dan
operator terkemuka untuk kawasan industri kelas dunia di Indonesia.
Perusahaan ini didirikan pada tanggal 24 Agustus 1989, sebagai salah satu
pengembang dan manajemen perusahaan-perusahaan di kawasan industri
pertama di Indonesia. Seiring berjalannya waktu, produk andalan BeFa Kota
Industri MM2100 yang berlokasi di Jabodetabek, memiliki reputasi sebagai
pusat riset, inovasi, dan manufaktur mutakhir bagi perusahaan-perusahaan
domestik dan internasional terkemuka. Pada tanggal 10 April 2012, berbekal
rekam jejak yang unggul dalam kualitas dan inovasi, BeFa masuk bursa (go
public). Sahamnya kini diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia dengan
4. PT. Sentul CityTbk
PT Sentul City Tbk (“Perusahaan”) didirikan pertama kali dengan nama PT Sentragriya Kharisma dengan akta Notaris Misahardi Wilamarta, S.H.,
Notaris di Jakarta No. 311 tanggal 16 April 1993. Akta pendirian ini telah
disetujui oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat
Keputusan No. C-24350.HT.01.01.Th.93 tanggal 8 Juni 1993 dan telah
diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 65 tanggal
13Agustus 1993, Tambahan No. 3693. Nama Perusahaan telah mengalami
beberapa kali perubahan, yang terakhir menjadi PT Sentul City Tbk
berdasarkan akta Notaris Fathiah Helmi, S.H., No. 26 tanggal 19 Juli 2006.
5. PT. Ciputra Development Tbk
Dimulai pada tanggal 22 Oktober 1981, Dr. (HC) Ir. Ciputra mendirikan
perusahaan dengan nama PT Citra Habitat Indonesia dan pada tahun 1990
mengubah nama perusahaan menjadi PT Ciputra Development, yang
kemudian dikenal sebagai salah satu perusahaan properti terdepan dan
paling terdiversifikasi di Indonesia. Seiring dengan perkembangan usaha,
pada tahun 1994 Perseroan melakukan Penawaran Umum Perdana pada
Bursa Efek Indonesia (pada saat itu masih bernama Bursa Efek Jakarta).
Pada tahun 1999, anak perusahaan, PT Ciputra Surya melakukan
melakukan Penawaran Umum Perdana pada Bursa Efek Indonesia dan
selanjutnya PT Ciputra Property pada tahun 2007. Namun pada tahun 2016,
PT Ciputra Surya Tbk kembali bergabung dengan Induk, PT Ciputra
Development Tbk. Secara konsisten, Perseroan terus menawarkan konsep
dimana hal tersebut merupakan sebuah keunggulan tersendiri dalam proyek
pengembangan perumahan dan property komersial. Sampai saat ini,
Perseroan telah mengembangkan sekitar 76 proyek yang meliputi
perumahan, apartemen, pusat perbelanjaan, hotel, lapangan golf, rumah
sakit dan perkantoran yang tersebar dilebih dari 33 kota besar di seluruh
Indonesia. Dengan sejumlah portofolio dan lahan besar yang dimilikinya,
Perseroan telah memperoleh kepercayaan dari masyarakat luas selama
lebih dari tiga dekade dan menjadi perusahaan properti terkemuka di
Indonesia.
6. PT. Puradelta Lestari Tbk
Puradelta Lestari Tbk (Deltamas) (DMAS) didirikan tanggal 12 November
1993 dan mulai beroperasi komersial pada tahun 2003. Kantor pusat DMAS
berlokasi di Jl. Kali Besar Barat No.8, Kel. Roa Malaka, Kec. Tambora,
Jakarta Barat dan proyek berlokasi di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan DMAS
adalah bergerak dalam bidang pembangunan perumahan dan
pembangunan pengusahaan kawasan industri (industrial estate). Kegiatan
utama DMAS bergerak dalam bidang pembangunan perumahan dan
fasilitasnya, rumah-toko (ruko) termasuk infrastruktur dan
fasilitas-fasilitas pendukung lainnya, serta menjual dan menyewakan bangunan
tersebut; dan bidang pembangunan dan pengusahaan kawasan industri
beserta fasilitas-fasilitas penunjangnya. Saat ini, proyek utama DMAS
sebuah kota industri kombinasi yang mandiri, melayani pelanggan industri,
komersial dan pemukiman.
7. PT. Fortune Mate Indonesia Tbk
PT Fortune Mate Indonesia Tbk (Entitas) didirikan dalam rangka
Undang-Undang Penanaman Modal Asing No. 1 tahun 1967 berdasarkan akta
notaris No. 44, tanggal 24 Juni 1989 dari Rika You Soo Shin, S.H., Notaris di
Surabaya. Akta pendirian ini telah disahkan oleh Menteri Kehakiman
Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. C29241.HT.01.01 TH. 94,
tanggal 16 Juni 1994 dan telah diumumkan dalam Berita Negara No. 82
Tambahan No. 7947 pada tanggal 14 Oktober 1994. Anggaran Dasar Entitas
telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan akta Notaris
Wachid Hasyim, S.H., No. 35, tanggal 17 Desember 2009 mengenai
perubahan Anggaran Dasar Entitas sehubungan dengan konversi utang
lain-lain Entitas menjadi modal saham ditempatkan dan disetor penuh.
Entitas mulai beroperasi secara komersial sejak tahun 1989 di bidang
produksi sepatu yang berlokasi di Sidoarjo, Jawa Timur, dan menghentikan
operasi komersial produksi sepatu sejak pertengahan bulan Maret 2004.
Pada tahun 2005 beralih usaha ke bidang Pembangunan Real Estat yang
berkantor dan berlokasi di Surabaya.
8. PT. Aksara Global Development Tbk
PT Aksara Global Development Tbk (GAMA) didirikan pada tanggal 18
Desember 2003 dengan nama PT Artha Asia Pratama dan memulai kegiatan
Perusahaan berubah nama menjadi “PT GADING DEVELOPMENT”. Pada tanggal 29 Juni 2012, GAMA memperoleh pernyataan efektif dari
Bapepam-LK untuk melakukan Penawaran Umum Perdana GAMA (IPO) kepada
masyarakat sebesar 4.000.000.000 dengan nilai nominal Rp100 per saham
dengan harga penawaran Rp105 per saham dan disertai dengan 2.000.
000,000 Waran Seri I dan periode pelaksanaan mulai 11 Januari 2013
sampai dengan 16 Juli 2015 dengan harga pelaksanaan Rp 105 per saham.
Saham dan Waran Seri I tersebut telah dicatatkan di Bursa Efek Indonesia
(BEI) pada tanggal 11 Juli 2012.
Pada tanggal 21 September 2018 PT Gading Development mengubah
nama Perusahaan menjadi PT Aksara Global Development Tbk. PT Aksara
Global Development Tbk (GAMA) didirikan pada tanggal 18 Desember 2003
dengan nama PT Artha Asia Pratama. PT Artha Asia Pratama memulai
kegiatan bisnis komersialnya pada tahun 2009. Tahun 2010 Perusahaan
berganti nama menjadi “PT Gading Development”. Tahun 2012 PT Gading Development memperoleh pernyataan efektif dari Bapepam-LK untuk
melakukan Penawaran Umum Perdana GAMA (IPO) PT Aksara Global
Development Tbk. Tahun 2018 Perusahaan telah mengubah namanya
menjadi “PT Aksara Global Development Tbk.”.
9. PT. Perdana Gapura Prima Tbk
PT Perdana Gapura Prima (Entitas Induk) pada mulanya didirikan dengan
nama PT Perdana Gapura Mas berdasarkan Akta Notaris Chufran Hamal,
S.H., No. 99, tanggal 21 Mei 1987. Gapura prima adalah perusahaan
kawasan hunian dan komersial untuk segmen pasar menengah ke atas.
Kegiatan usaha Perusahaan saat ini lebih difokuskan pada pengembangan
dan investasi bisnis properti. Grup Gapura prima merupakan salah satu
pengembang properti utama nasional. Perusahaan telah mengalami
transformasi menjadi sebuah perusahaan dengan proyek properti yang lebih
beragam. Tidak hanya hunian landed house, namun juga mengembangkan
proyek-proyek mixed use dan gedung-gedung bertingkat didalam dan luar
Jakarta. Grup telah menyelesaikan lebih dari 30 proyek properti dalam dua
dekade terakhir. Portofolio properti meliputi perumahan, apartemen,
perkantoran, mal, rekreasi dan perhotelan (serviced apartment). Semua ini
berhasil didistribusikan dengan baik ke tangan konsumen dengan tingkat
kepuasan yang tinggi. Perusahaan telah berhasil melalui dua kali krisis, yaitu
pada tahun 1998 dan 2009. Pada awal tahun 2000-an, ketika pengembang
properti lainnya masih terpuruk akibat krisis ekonomi 1998, Gapura prima
terus mengembangkan berbagai produk properti untuk kalangan kelas
menengah atas dengan membangun apartemen, perkantoran dan mal di
Mega Kuningan, Jakarta Selatan.
10. PT. Greenwood Sejahtera Tbk
Pada tahun 2013, Perusahaan mendapatkan penghargaan sebagai salah
satu perusahaan terbaik di Indonesia menurut Majalah Forbes Indonesia
(Penghargaan 50 Perusahaan Terbaik). Pada tahun 2014, Perusahaan
mengakuisisi PT Trisakti Makmur Persada dan mengakuisisi lahan di Jakarta
(JORR) dan Surabaya. Perusahaan juga memperoleh surat pernyataan
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tanggal 31 Desember 2014.Pada tahun
2015, penerimaan Obligasi Berkelanjutan I dari Greenwood Sejahtera Tahap
1 2014 sebesar Rp 72 miliar telah diterima oleh Perusahaan pada tanggal 14
Januari 2015. Peletakan batu pertama Capital Square Surabaya (PT Trisakti
Makmur Persada) dilakukan pada tanggal 2 September 2015.Pada tahun
2016, Perusahaan turut berpartisipasi dalam membangun Ruang Publik
Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Rusun Marunda, Jakarta Utara.
Pembangunan RPTRA tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian
Perusahaan terhadap publik dan telah diresmikan pada tanggal 18 Oktober
2016.Pada tahun 2017, Konstruksi struktur atas Capital Square Surabaya
(PT Trisakti Makmur Persada) dimulai. Pada tahun 2018, progress
pembangunan Capital Square Surabaya (PT Trisakti Makmur Persada)
sudah mencapai 32,9054%.
11. PT. Jaya Real Property Tbk
Perusahaan didirikan pada tahun 1979 dengan nama PT. Bintaro Raya
berdasarkan Undang-Undang Penanaman Modal Dalam Negeri pada
Tanggal 25 Mei 1979, Akta No. 36 dari Hobropoerwanto, SH., yang telah
diubah dengan Akta No 14 dari notaris yang sama pada Tanggal 6
Desember 1979. Akta pendirian tersebut telah disahkan oleh Menteri
Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. Y.A 5/498/24
tanggal 22 Desember 1979 dan diumumkan dalam Berita Negara No. 23
Tanggal 18 Maret 1980, Tambahan No. 148. Nama perusahaan kemudian
diubah menjadi PT. Jaya Real Property berdasarkan Akta No. 133 pada
Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, secara
keseluruhan melalui Akta No. 52 Tanggal 4 Juni 2009, yang dibuat oleh
Aulia Taufani, SH. sebagai pengganti Sutjipto, SH., pada waktu itu notaris di
Jakarta yang telah mendapat persetujuan Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia berdasarkan Surat Keputusannnya No. AHU-50606.AH.01.02
Tahun 2009 Tanggal 20 Oktober 2009 dan terakhir dengan Akta No. 3
Tanggal 1 Juni 2010 oleh Aulia Taufani, SH., sebagai pengganti dari
Sutjipto, SH., notaris di Jakarta, mengenai perubahan tempat kedudukan
Perusahaan. Perubahan anggaran dasar Perusahaan tersebut telah
memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU-40349.AH.01.02
Tahun 2010 Tanggal 16 Agustus 2010.
12. PT. Kawasan Industri Jababeka Tbk
PT Jababeka Tbk didirikan pada tahun 1989 dan merupakan perusahaan
pengembang kawasan industri terbuka pertama di Indonesia, yang tercatat
di Bursa Efek Jakarta dan Surabaya sejak tahun 1994. Inti dari bisnis
Perseroan adalah mengembangkan kawasan industri yang didukung dan
ditingkatkan dengan infrastruktur dan jasa manajemen kota. Kunci strategi
Perseroan adalah menciptakan bisnis yang menghasilkan critical mass
sehingga dapat menciptakan bisnis-bisnis lainnya. Permintaan yang telah
dibuat memungkinkan Perseroan untuk menawarkan dan meningkatkan
pembangunan kawasan komersial dan residensial, serta layanan
infrastruktur dan jasa manajemen estate jababeka residence, kemudian
13. PT. Lippo Cikarang Tbk
PT Lippo Cikarang Tbk (“Perseroan”) pertama kali didirikan dengan nama PT Desa Dekalb, berdasarkan Akta Pendirian No. 43 tanggal 20 Juli 1987
yang dibuat dihadapan Hendra Karyadi SH, Notaris di Jakarta. Pada tahun
1988 dilakukan perubahan nama menjadi PT Gunung cermai Inti
berdasarkan Akta No. 63 tanggal 22 April 1988.Pada tahun 1992, Perseroan
melakukan perubahan nama menjadi PT Lippo City Development. Pada
tahun 1995, Perseroan kembali melakukan perubahan nama menjadi PT
Lippo Cikarang.
14. PT. Modernland Realty Tbk
PT Modernland Realty Tbk sudah berdiri lebih dari 30 tahun yang lalu
sebagai pengembang properti terdepan di Indonesia. Selama puluhan tahun,
Perseroan telah membuktikan dedikasi dan partisipasinya dalam
mengembangkan properti terbaik di Indonesia, terutama di kawasan
Jabodetabek, seiring dengan kenaikan kesadaran terhadap lingkungan dan
mutu kualitas tertinggi. Saat ini, bisnis inti Perseroan adalah pengembangan
real estate, lapangan golf dan operasi country club, kontraktor umum, dan
perdagangan. PT Modernland Realty Tbk akan terus mengembangkan
inovasi ternama agar dapat meningkatkan keunggulan-keunggulan
komparatif. Selain itu, Perseroan akan terus memanfaatkan pengalaman dan
15. PT. Mega Manunggal Property Tbk
Didirikan pada tanggal 23 agustus 2010, Pt mega manunggal Property
tbk. (“Perseroan” atau “mmlP”) yang kini menuju usia 1 (satu) dekade, terus menjalankan kegiatan bisnis usaha di bidang pengembangan Properti
logistik, khususnya pergudangan berspesifikasi internasional. Dalam
menjalankan kegiatan bisnisnya, Perseroan memegang teguh komitmen
untuk memenuhi permintaan pelanggan terutama dalam hal jasa
pergudangan.
Sesuai dengan keputusan RUPSLB yang digelar pada tanggal 20
Desember 2019, Perseroan memutuskan akan melakukan aksi korporasi
terkait saham, yakni dengan membeli kembali saham yang beredar (share
buyback) sebanyak-banyaknya 9% dari modal disetor dan ditempatkan
Perseroan. Perkiraan jumlah nilai nominal atas pembelian saham adalah
sebanyak-banyaknya sebesar rp 200 miliar atau maksimum sebanyak 350
juta lembar saham dengan harga maksimal pembelian kembali saham
sebesar rp585 per saham. Periode pelaksanaan aksi korporasi ini akan
berlangsung selama 18 bulan.
16. PT. Metropolitan Land Tbk
PT. Metropolitan Land Tbk. (Metland) dibentuk pada tanggal 16 Februari
1994 dan mulai beroperasi pada tanggal 28 Oktober 1994. Sejak berdirinya
Metland fokus pada bisnis pengembangan perumahan dan bangunan
komersial. Kesuksesan Metland hari ini tidak lain adalah karena kepuasan
konsumen, produk-produk berkualitas, manajemen yang profesional serta
bisnisnya. Sejak tahun 2004 perusahaan investasi Singapura yaitu Reco
Newtown Pte.Ltd bergabung dalam perseroan, ini merupakan fakta bahwa
meningkatnya kepercayaan dari para Stakeholder. Di Tahun yang sama
Metland memperoleh Sertifikat ISO 9001:2000, sebuah pengakuan resmi
atas sistem manajemen mutu yang telah sesuai dengan standar
internasional.
17. PT. PP Property Tbk
PP Properti resmi berdiri pada tanggal 12 Desember 2013 sesuai Akta
Pendirian Perseroan Terbatas No. 18 yang dibuat di hadapan Ir. Nanette
Cahyanie Handari Adi Warsito, S.H., dan telah mendapat pengesahan dari
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia No. AHU-04852. AH.01.01 Tahun
2014 tanggal 5 Februari 2014 sebagai pemisahan Divisi Properti dari PT PP
yang telah ada sejak tahun 1991.Hingga kini, PP Properti tidak pernah
melakukan perubahan atau pergantian nama. Di tahun 2015, PP Properti
resmi melakukan Penawaran Umum Perdana atau Initial Public Offering
(IPO) dan merubah status badan hukumnya menjadi perusahaan terbuka
(Tbk) dengan perdagangan saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia.
18. PT. Pakuwon Jati Tbk
Pakuwon Jati Tbk didirikan tanggal 20 September 1982 dan memulai
kegiatan komersialnya pada bulan Mei 1986. Perusahaan pakuwon jati
tercatat di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 9 Oktober 1989. PT Pakuwon
properti di tanah air dengan menghadirkan portfolio perusahaan di berbagai
sektor utama properti seperti retail, perumahan, komersial dan perhotelan.
Berbagai mahakarya berkelas internasional telah dihadirkan untuk
memberikan kontribusi nyata bagi keluarga Indonesia. Pakuwon Jati kini
jugadikenal sebagai perintis konsep superblok di Indonesia yang mengusung
konsep terintegrasi berskala besar antara retail shopping mall, perkantoran,
kondominium, dan hotel. Trackrecord yang sukses dan reputasi yang baik di
industri propertimemberikan rasa aman terhadap tenants dan pembeli,
denganfondasi dasar bisnis yang kuat untuk melakukan ekspansi bisnis.
19. PT. Summarecon Agung Tbk
PT. Summarecon Agung Tbk didirikan pada tahun 1975 oleh Bapak
Soetjipto Nagaria dan rekan–rekannya untuk membangun dan mengembangkan real estate. Dimulai dengan membangun 10 hektar lahan
di kawasan rawa-rawa di daerah Kelapa Gading, para pendiri perusahaan
berhasil mengubah kawasan tersebut menjadi salah satu daerah hunian dan
bisnis paling bergengsi di Jakarta. Summarecon telah mengembangkan
kemampuan disegala bidang real estate meliputi pengembangan, arsitek,
teknik, manajemen proyek dan konstruksi, perencanaan tata kota,
infrastruktur, teknik desain yang berkelanjutan, manajemen kota terpadu,