BAB III METODE PENELITIAN
B. Deskripsi Produk Awal
Setelah analisis kebutuhan dilakukan , langkah selanjutnya sesuai dengan
tahapan prosedur pengembangan yang terdiri dari empat tahapan yang
dimodifikasi oleh Sugiyono (2011:298-302). langkah awal adalah analisis
kelas V SD N 1 Samigaluh. Analisis kebutuhan ini dilakukan untuk mengetahui
kebutuhan siswa dan guru terkait penggunaan media khususnya media video
dalam kegiatan pembelajaran serta menciptakan pembelajaran sesuai kurikulum
2013 khususnya pada materi tema 2 subtema 1 pembelajaran 5 tentang macam-
macam peristiwa dalam kehidupan. Selanjutnya mengembangkan media video
tematik termasuk program pembelajaran berupa RPP dan evaluasi pembelajaran
sebagai kelengkapan produk.
Langkah yang kedua adalah mengkaji standar kompetensi untuk menentukan
kompetensi dasar seta materi yang akan dikembangkan. Peneliti memilih kelas V
dengan kajian materi pada tema 2 subtema 1 pembelajaran 5 tentang manfaat air
di sekolah dan di masyarakat.
Langkah ketiga adalah memproduksi media pembelajaran audiovisual
berupa video pembelajaran serta perangkat pembelajaran pada materi tema 2
subtema 1 pembelajaran 5 tentang macam-macam peristiwa dalam kehidupan
mengenai peran dan manfaat air. Langkah awal yang dilakukan peneliti adalah
membuat kerangka/konsep video pembelajaran yang dikembangkan dari
kompetensi dasar/materi pembelajaran. Selanjutnya dilakukan pengumpulan
bahan-bahan yang akan disusun menjadi sebuah produk yang dibuat sesuai
dengan konsep desain yang telah direncanakan. Pembuatan produk berupa video
pembelajaran menggunakan aplikasi ulead dan movie maker.
Langkah keempat adalah validasi serta revisi produk. Produk hasil
pengembangan berupa video pembelajaran dilakukan dengan empat tahap, yakni
individu, (3) validasi oleh siswa dalam taraf kelompok kecil, (4) uji lapangan
terhadap seluruh siswa dalam satu kelas. Setelah validasi pada tahap pertama (uji
pakar media) dilakukan analisis dan revisi produk berdasarkan penilaian dan
komentar validator. Pada tahap kedua, produk yang telah direvisi sebelumnya,
diujikan pada siswa dalam taraf indvidu berjumlah 5 anak. Selanjutnya dilakukan
analisis dan evaluasi mengacu pada uji media taraf individu untuk dilakukan
pengujian tahap selanjutnya pada siswa dalam taraf kelompok kecil yang
berjumlah 10 anak. Setelah direvisi berulang-ulang untuk memperoleh tingkat
kelayakan yang diharapkan, maka dilakukan uji lapangan (seluruh siswa satu
kelas).
Tahapan pembuatan produk awal software media video tematik pada tema 2
subtema 1 pembelajaran 5 kelas V tentang peran dan manfaat air dapat dijelaskan
sebagai berikut.
1. Konsep Produk
Media video pembelajaran tematik dikembangkan dengan beberapa aplikasi
seperti Ulead, Movie Maker dan Audacity. Media pembelajaran tersebut
merupakan perpaduan antara teks, gambar, suara, video dan animasi sedehana.
2. Sketsa Produk
Bagan 4.1 Sketsa Isi Video
3. Pengumpulan Bahan
Pembuatan video pembelajaran diawali dengan mencari dan mengumpulkan
bahan-bahan yang sesuai dengan materi pembelajaran khususnya pada tema 2
subtema 1 pembelajaran 5 yang mencakup mata pelajaran Bahasa Indonesia, IPA,
PJOK dan SBDP. Bahan yang dikumpulkan meliputi cuplikan-cuplikan video
sederhana mengenai materi yang hendak disampaikan. Cuplikan video tersebut
dapat diuraikan sebagai berikut: (1) untuk materi PJOK tentang bola basket,
terdapat cuplikan video anak sedang bermain basket. (2) untuk materi IPA,
terdapat cuplikan tentang siklus air, sistem pembangkit listrik, peran air di
sekolah. (3) untuk materi SBDP, terdapat cuplikan bagaimana menggambar
sketsa ilustrasi yang diperankan oleh guru. (4) untuk materi bahasa Indonesia
mengembangkan dari cuplikan-cuplikan video yang ada untuk dikembangkan ke
dalam kegiatan bahasa Indonesia.
Pembukaan
Inti
4. Pembuatan Produk Video
Tahap selanjutnya adalah pengemasan bahan-bahan untuk dijadikan sebuah
rangkaian yang saling terkait menjadi media video pembelajaran yang
dikembangkan.
a. Pembuatan Pembukaan Media Video
Pembuatan produk video pembelajaran diawali dengan membuat pembukaan
pada media. Pembukaan pada video meliputi judul dan materi pembelajaran yang
hendak di sampaikan. Gambaran pembukaan video dapat dijabarkan sebagai
berikut:
Gambar 4.2 Tampilan Tema Video
Gambar 4.4 Tampilan Pembukaan Media Video
b. Pembuatan Inti Media Video
Tahap selanjutnya adalah pembuatan inti video yang berupa inti materi
yang hendak dibahas. Dalam pembuatan inti media meliputi: tampilan (1) adegan
pembuka anak pulang sekolah, (2) anak sedang berbincang-bincang sembari
menunggu jemputan, (3) kilas balik masa yang lampau dengan penggambaran
anak sedang diajari latihan bola basket, (4) dua anak kembali mempraktekkan
latihan operan bola basket tanpa guru, (5) manfaat air untuk minum setelah
beraktivitas, (6) kilas balik masa lampau dengan penggambaran anak melakukan
percobaan dengan air, (7) adegan perbincangan anak terkait dengan terjadinya
hujan, (8) tampilan kilas balik guru sedang mengajarkan/menggambar siklus air,
(9) pertanyaan kepada siswa tentang bagaimanakah siklus air yang
sesungguhnya, (10) gambaran siklus air di dalam kehidupan, (11) perbincangan
anak-anak terkait pekerjaan ayah masing-masing, (12) gambaran pekerjaan ayah
pekerjaan ayah Danar yang bekerja sebagai teknisi PLTMH, (14) perbincangan
kedua anak tersebut tentang kaitan manfaat air yang lebih luas selain di sekolah.
Gambar 4.5 Tampilan Anak Pulang Sekolah
Gambar 4.6 Tampilan Anak Sedang Mengobrol
Gambar 4.8 Tampilan Anak Bermain Bola Basket
Gambar 4.9 Tampilan Manfaat Air
Gambar 4.11 Tampilan Perbincangan Anak Tentang Hujan
Gambar 4.12 Tampilan Kilas Balik Guru
Gambar 4.15 Tampilan Perbincangan Siswa
Gambar 4.16 Tampilan Pekerjaan Orang Tua
Gambar 4.17 Tampilan Pekerjaan Orang Tua
c. Pembuatan Penutup Media Video
Tahap terakhir dalam pembuatan video adalah dengan membuat
penutup.
isi dari penutup adalah ucapan terimakasih kepada pihak-pihak yang
terlibat dan juga pesan sederhana kepada siswa untuk selalu belajar.
Gambar 4.19 Tampilan Penutup