• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN

C. Deskripsi Variabel Penelitian

Deskripsi variabel penelitian merupakan gambaran terperinci untuk memberikan gambaran atau deskripsi empiris atas data yang dikumpulkan dalam penelitian dan menjelaskan karakteristik variabel

LAKI-LAKI, 52 PEREMPUAN,

yang diteliti. Deskripsi variabel ini dikelompokan menjadi tiga kategori, yaitu tinggi, sedang, rendah.

Rentang jawaban dari pengisian dimensi pernyataan setiap variabel yang diteliti, ditentukan dengan kriteria 3 kotak (Three-box Method). Nilai indeks diperoleh dari rentang minimum sampai maximum kemudian dibagi 3. ( Ferdinand, 2006: 196)

Pengkategorian tersebut digunakan untuk melihat sejauh mana keadaan dan persepsi responden terhadap masing-masing variabel penelitian dengan diolah menggunakan program aplikasi SPSS versi 22.

1. Variabel Kualitas Promosi Education Fair (X) dengan Sub-Variabel

Personal Selling

Persepsi responden terhadap Kualitas Promosi Education Fair (X) dengan Sub-Variabel Personal Selling diukur dengan 8 item pernyataan menggunakan kuesioner dengan descriptive statistics :

Tabel 5.2

Descriptive Statistics KPEF-PP

N Minimum Maximum

KPEFPP 120 18 31

N Valid 120

Sumber : Hasil Output SPSS versi 22 yang telah diolah (2016)

Persepsi responden mengenai pernyataan item-item pada variabel tersebut dapat dilihat pada tabel berikut :

Tabel 5.3

Deskripsi Variabel Kualitas Promosi Education Fair (X) dengan Sub-Variabel Personal Selling

Kategori Interval Frekuensi Persentase

Tinggi 26.67 – 31.00 23 19.2%

Sedang 22.33 - 26.67 57 47.5%

Rendah 18.00 – 22.33 40 33.3%

Total 120 100%

Sumber : Hasil Output SPSS versi 22 yang telah diolah (2016)

Berdasarkan Tabel 5.3 dapat diketahui bahwa persepsi responden mengenai variabel Kualitas Promosi Education Fair (X) dengan Sub-Variabel Personal Selling terbanyak masuk kategori sedang yaitu 57 responden (47.5%). Sedangkan persepsi responden pada kategori rendah sebanyak 40 responden (33.3%) dan pada kategori tinggi sebanyak 23 responden (19.2%).

Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden berpersepsi Promosi Education Fair (X) dengan Sub-Variabel Personal Selling memiliki kualitas sedang. Berarti bahwa kualitas dan pengetahuan informasi staf promosi dalam Personal Selling dinilai belum maksimal dan masih perlu ditingkatkan.

2. Variabel Kualitas Promosi Education Fair (X) dengan Sub-Variabel

Customers Service

Persepsi responden terhadap Kualitas Promosi Education Fair (X) dengan Sub-Variabel Customers Service diukur dengan 8 item pernyataan menggunakan kuesioner dengan descriptive statistics :

Tabel 5.4

Descriptive Statistics KPEF-CS

N Minimum Maximum

KPEFCS 120 18 32

N Valid 120

Sumber : Hasil Output SPSS versi 22 yang telah diolah (2016)

Persepsi responden mengenai pernyataan item-item pada variabel tersebut dapat dilihat pada tabel berikut :

Tabel 5.5

Deskripsi Variabel Kualitas Promosi Education Fair (X) dengan Sub-Variabel Customers Service

Kategori Interval Frekuensi Persentase

Tinggi 27.24 – 32.00 37 30.8%

Sedang 22.67 – 27.24 61 50.8%

Rendah 18.00 – 22.67 22 18.4%

Total 120 100%

Sumber : Hasil Output SPSS versi 22 yang telah diolah (2016)

Berdasarkan Tabel 5.5 dapat diketahui bahwa persepsi responden mengenai variabel Kualitas Promosi Education Fair (X) dengan Sub-Variabel Customers Service terbanyak masuk kategori sedang yaitu 61 responden (50.8%). Sedangkan persepsi responden pada kategori tinggi sebanyak 37 responden (30.8%) dan pada kategori rendah sebanyak 22 responden (18.4%).

Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden berpersepsi Promosi Education Fair (X) dengan Sub-Variabel Customers Service memiliki kualitas sedang. Berarti bahwa kualitas dan pengetahuan

informasi staf promosi dalam Customers Service dinilai belum maksimal dan masih perlu ditingkatkan.

3. Variabel Motivasi Berkuliah (I1)

Persepsi responden terhadap Motivasi Berkuliah (I1) diukur dengan 9 item pernyataan menggunakan kuesioner dengan descriptive statistics :

Tabel 5.6

Descriptive Statistics MK

N Minimum Maximum

MK 120 15 40

N Valid 120

Sumber : Hasil Output SPSS versi 22 yang telah diolah (2016)

Persepsi responden mengenai pernyataan item-item pada variabel tersebut dapat dilihat pada tabel berikut :

Tabel 5.7

Deskripsi Variabel Motivasi Berkuliah (I1)

Kategori Interval Frekuensi Persentase

Tinggi 31.67 – 40.00 75 62.5%

Sedang 23.33 - 31.67 43 35.8%

Rendah 15.00 – 23.33 2 1,7%

Total 120 100%

Sumber : Hasil Output SPSS versi 22 yang telah diolah (2016)

Berdasarkan Tabel 5.7 dapat diketahui bahwa persepsi responden mengenai variabel Motivasi Berkuliah terbanyak masuk kategori tinggi yaitu 75 responden (62.5%). Sedangkan persepsi responden pada kategori sedang sebanyak 43 responden (35.8%) dan pada kategori rendah sebanyak 2 responden (1.7%).

Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden berpersepsi mereka memiliki motivasi tinggi untuk berkuliah. Berarti bahwa sebagian besar responden memiliki ketertarikan, kepercayaan, dan keyakinan terhadap USD sehingga mereka termotivasi untuk berkuliah di USD. 4. Variabel Motivasi Berprestasi (I2)

Persepsi responden terhadap Motivasi Berprestasi (I2) diukur dengan 10 item pernyataan menggunakan kuesioner dengan descriptive

statistics : Tabel 5.8 Descriptive Statistics MP N Minimum Maximum MP 120 14 40 N Valid 120

Sumber : Hasil Output SPSS versi 22 yang telah diolah (2016)

Persepsi responden mengenai pernyataan item-item pada variabel tersebut dapat dilihat pada tabel berikut :

Tabel 5.9

Deskripsi Variabel Motivasi Berprestasi (I2)

Kategori Interval Frekuensi Persentase

Tinggi 31.33 – 40.00 61 50.8%

Sedang 22.67 – 31.33 58 48.3%

Rendah 14.00 – 22.67 1 0.9%

Total 120 100%

Sumber : Hasil Output SPSS versi 22 yang telah diolah (2016)

Berdasarkan Tabel 5.9 dapat diketahui bahwa persepsi responden mengenai variabel Motivasi Berprestasi terbanyak masuk kategori tinggi yaitu 61 responden (50.8%). Sedangkan persepsi responden pada kategori

sedang sebanyak 58 responden (48.3%) dan pada kategori rendah sebanyak 1 responden (0.9%).

Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden berpersepsi mereka memiliki motivasi tinggi untuk berprestasi. Berarti bahwa sebagian besar responden memiliki dorongan untuk berprestasi ketika berkuliah di USD setidaknya sampai mereka studi saat ini di semester 4. 5. Variabel Kualitas Non-Akademik Mahasiswa (Y1)

Tingkat Kualitas Non-Akademik Mahasiswa (Y1) responden diukur dengan 14 item pertanyaan dengan menyesuaikan pada standart minimal poin SPK2 yang diberlakukan untuk para mahasiswa yang ditetapkan oleh USD yaitu 10 poin. Keadaan responden pada variabel tersebut dapat dilihat pada tabel berikut :

Tabel 5.10

Deskripsi Variabel Kualitas Non-Akademik Mahasiswa (Y1)

Kategori Interval Frekuensi Persentase

Tinggi >10 51 42.5%

Sedang 5 - 10 42 35%

Rendah 0 - 5 27 22.5%

Total 120 100%

Sumber : Hasil Output Microsoft Excel 2010 yang telah diolah (2016)

Berdasarkan Tabel 5.10 dapat diketahui bahwa keadaan responden mengenai variabel Kualitas Non-Akademik Mahasiswa terbanyak masuk kategori tinggi yaitu 51 responden (42.5%). Sedangkan keadaan responden pada kategori sedang sebanyak 42 responden (35%) dan pada kategori rendah sebanyak 27 responden (22.5%).

Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki Kualitas Non-Akademik Mahasiswa tinggi. Berarti bahwa sebagian besar responden sadar sejak awal kuliah dalam upaya memiliki kualitas non-akademik dengan sudah mampu memenuhi standar minimal poin SPK2 (10 poin) di tengah masa kuliah (semester 4) tanpa harus menunggu sampai 8 semester / 4 tahun kuliah sesuai dengan yang dipersyaratkan pada SPK2.

6. Variabel Kualitas Akademik Mahasiswa (Y2)

Tingkat Kualitas Akademik Mahasiswa (Y2) responden diukur dengan 1 item data menggunakan observasi data dengan descriptive

statistics :

Tabel 5.11

Descriptive Statistics KAM

N Minimum Maximum

KNAM 120 1.24 3.93

N Valid 120

Sumber : Hasil Output SPSS versi 22 yang telah diolah (2016)

Keadaan responden pada variabel tersebut dapat dilihat pada tabel berikut :

Tabel 5.12

Deskripsi Variabel Kualitas Akademik Mahasiswa (Y2)

Kategori Interval Frekuensi Persentase

Tinggi 3.033 – 3.930 69 57.5%

Sedang 2.137 – 3.033 44 36.7%

Rendah 1.240 – 2.137 7 5.8%

Total 120 100%

Berdasarkan Tabel 5.12 dapat diketahui bahwa keadaan responden mengenai variabel Kualitas Non-Akademik Mahasiswa terbanyak masuk kategori tinggi yaitu 69 responden (57.5%). Sedangkan keadaan responden pada kategori sedang sebanyak 44 responden (36.7%) dan pada kategori rendah sebanyak 7 responden (5.8%).

Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki Kualitas Akademik Mahasiswa tinggi. Berarti bahwa sebagian besar responden dapat dengan cepat sejak awal berkuliah untuk menyesuaikan diri dengan sistem dan dinamika pendidikan terkhusus pada bidang akademik di USD sehingga sampai masa pertengahan kuliah (semester 4), sebagian besar responden memiliki kualitas akademik yang ditentukan dari IPK pada kategori tinggi.

D. Pengujian Instrumen

Instrumen penelitian harus berkualitas yang sudah distandarkan yang sesuai dengan kriteria teknik pengujian validitas dan reliabilitas. Berkaitan dengan pengujian validitas dan reliabilitas instrument adalah pengujian suatu ukuran yang menunjukkan tingkat keandalan suatu alat ukur. Seberapa besar suatu alat ukur dapat dipercaya yang konsisten dan stabil dari waktu ke waktu. Tujuannya untuk mengetahui data-data mana saja yang valid atau tidak valid. Alat ukur yang kurang valid berarti memiliki validitas rendah. Hanya nantinya data yang valid/reliabel yang akan digunakan sebagai data penelitian.

Pengujian validitas dan reliabilitas menggunakan data-data hasil kuesioner yaitu personal selling, customers service, motivasi berkuliah, dan motivasi berprestasi dari 30 responden pertama. Pengujian dan pengolahan data dilakukan menggunakan program aplikasi SPSS versi 22.

1. Pengujian Validitas

a. Hasil Pengujian Validitas Variabel Kualitas Promosi Education Fair (X) dengan Sub-Variabel Personal Selling

Kuesioner penelitian variabel Kualitas Promosi Education Fair (X) dengan Sub-Variabel Personal Selling terdiri atas 10 item. Hasil pengujian validitas untuk setiap butir pernyataan dapat dilihat dalam tabel berikut :

Tabel 5.13

Hasil Pengujian Validitas Variabel Kualitas Promosi Education Fair (X) dengan Sub-Variabel Personal Selling

Item Pernyataan

Pearson Correlation

Nilai Batas Kesimpulan

KPEF-PS1 0.514 0.5 Valid KPEF-PS2 0.559 0.5 Valid KPEF-PS3 0.560 0.5 Valid KPEF-PS4 0.576 0.5 Valid KPEF-PS5 0.588 0.5 Valid KPEF-PS6 0.581 0.5 Valid KPEF-PS7 0.630 0.5 Valid

KPEF-PS8 0.413 0.5 Tidak Valid

KPEF-PS9 0.706 0.5 Valid

KPEF-PS10 0.484 0.5 Tidak Valid

Terhadap item pernyataan yang tidak valid, selanjutnya peneliti tidak melibatkan item pernyatan KPEF-PS8 dan KPEF-PS10 dalam pengujian reliabilitas dan pengolahan data.

b. Hasil Pengujian Validitas Variabel Kualitas Promosi Education Fair (X) dengan Sub-Variabel Customers Service

Kuesioner penelitian variabel Kualitas Promosi Education Fair (X) dengan Sub-Variabel Customers Service terdiri atas 8 item. Hasil pengujian validitas untuk setiap butir pernyataan dapat dilihat dalam tabel berikut :

Tabel 5.14

Hasil Pengujian Validitas Variabel Kualitas Promosi Education Fair (X) dengan Sub-Variabel Customers Service

Item Pernyataan

Pearson Correlation

Nilai Batas Kesimpulan

KPEF-CS1 0.691 0.5 Valid KPEF-CS2 0.640 0.5 Valid KPEF-CS3 0.767 0.5 Valid KPEF-CS4 0.756 0.5 Valid KPEF-CS5 0.859 0.5 Valid KPEF-CS6 0.864 0.5 Valid KPEF-CS7 0.855 0.5 Valid KPEF-CS8 0.818 0.5 Valid

Sumber : Hasil Output SPSS versi 22 yang telah diolah (2016) c. Hasil Pengujian Validitas Variabel Motivasi Berkuliah (I1)

Kuesioner penelitian variabel Motivasi Berkuliah (I1) terdiri atas 10 item. Hasil pengujian validitas untuk setiap butir pernyataan dapat dilihat dalam tabel berikut :

Tabel 5.15

Hasil Pengujian Validitas Variabel Motivasi Berkuliah (I1) Item

Pernyataan

Pearson Correlation

Nilai Batas Kesimpulan

MK1 0.854 0.5 Valid MK2 0.662 0.5 Valid MK3 0.555 0.5 Valid MK4 0.666 0.5 Valid MK5 0.637 0.5 Valid MK6 0.521 0.5 Valid MK7 0.446 0.5 Tidak Valid MK8 0.537 0.5 Valid MK9 0.565 0.5 Valid MK10 0.708 0.5 Valid

Sumber : Hasil Output SPSS versi 22 yang telah diolah (2016)

Terhadap item pernyataan yang tidak valid, selanjutnya peneliti tidak melibatkan item pernyatan MK7 dalam pengujian reliabilitas dan pengolahan data.

d. Hasil Pengujian Validitas Variabel Motivasi Berprestasi (I2)

Kuesioner penelitian variabel Motivasi Berprestasi (I2) terdiri atas 10 item. Hasil pengujian validitas untuk setiap butir pernyataan dapat dilihat dalam tabel berikut :

Tabel 5.16

Hasil Pengujian Validitas Variabel Motivasi Berprestasi (I2) Item

Pernyataan

Pearson Correlation

Nilai Batas Kesimpulan

MP1 0.653 0.5 Valid MP2 0.560 0.5 Valid MP3 0.719 0.5 Valid MP4 0.716 0.5 Valid MP5 0.674 0.5 Valid MP6 0.598 0.5 Valid MP7 0.627 0.5 Valid MP8 0.712 0.5 Valid MP9 0.608 0.5 Valid MP10 0.701 0.5 Valid

Sumber : Hasil Output SPSS versi 22 yang telah diolah (2016)

e. Hasil Pengujian Validitas dengan Average Variance Extracted

Pengujian validitas ini juga dilakukan dengan menggunakan WarpPLS 4.0 dengan syarat nilai Average Variance Extracted lebih besar dari 0.5 yang dilakukan pada 120 responden dengan hasil sebagai berikut :

Tabel 5.17

Hasil Pengujian Validitas dengan Average Variance Extracted Variabel Average Variance

Extracted Nilai Batas Keterangan Kualitas Promosi Education Fair (X) 0.372 0.5 Sementara Tidak Valid Motivasi Berkuliah (I1) 0.423 0.5 Sementara Tidak Valid Motivasi Berprestasi (I2) 0.393 0.5 Sementara Tidak Valid Sumber : Hasil Output WarpPLS 4.0 yang telah diolah (2016)

Peneliti mengisi kolom keterangan dengan ”Sementara Tidak Valid” dikarenakan ada justifikasi tentang AVE kurang dari 0.5 dari sebuah jurnal internasional mengatakan “Average Variance Extracted

(AVE) is higher than 0.5 but we can accept 0.4. Because Fornell and Larcker said that if AVE is less than 0.5, but composite reliability is higher than 0.6, the convergent validity of the construct is still adequate” (Chun-Che Huang et al., 2013, p. 219).

Sehingga sekalipun AVE dalam penelitian ini pada kisaran 0.4 (< 0.5), namun composite reliability penelitian ini seperti ditunjukkan pada tabel 5.20 pada kisaran 0.9 (> 0.6), sehingga AVE dalam penelitian ini dianggap adequate (layak) dan dianggap valid.

2. Pengujian Reliabilitas

Pengujian reliabilitas ini dianggap reliabel dengan syarat nilai

Cronbach’s Alpha lebih besar dari 0.7. Pengujian dilakukan item-item

pernyataan dimasing-masing variabel yang dianggap valid pada 30 responden dengan hasil sebagai berikut :

Tabel 5.18

Hasil Pengujian Reliabilitas 1

Variabel Item Valid Cronbach's Alpha Nilai Batas Keterangan Kualitas Promosi Education Fair (X) dengan Sub-Variabel Personal Selling 8 0.760 0.7 Reliabel Kualitas Promosi Education Fair (X) dengan Sub-Variabel Customers Service 8 0.908 0.7 Reliabel

Motivasi Berkuliah (I1) 9 0.820 0.7 Reliabel Motivasi Berprestasi (I2) 10 0.850 0.7 Reliabel Sumber : Hasil Output SPSS versi 22 yang telah diolah (2016)

Pengujian reliabilitas ini juga diperkuat dengan hasil pengujian reliabilitas menggunakan WarpPLS 4.0 dengan syarat nilai Composite

Reliability dan Cronbach’s Alpha lebih besar dari 0.7 yang dilakukan

pada 120 responden dengan hasil sebagai berikut : Tabel 5.19

Hasil Pengujian Reliabilitas 2 Variabel Composite Reliability Cronbach’s Alpha Nilai Batas Keterangan Kualitas Promosi Education Fair (X) 0.900 0.880 0.7 Reliabel Motivasi Berkuliah (I1) 0.866 0.826 0.7 Reliabel Motivasi Berprestasi (I2) 0.864 0.824 0.7 Reliabel

Dokumen terkait