BAB IV : PAPARAN DAN PEMBAHASAN DATA HASIL
B. Pembahasan Data Hasil Penelitian
2. Deskripsi Variabel Penelitian
Dalam variabel komunikasi berupa komunikasi keatas (X1) terdapat
empat item pertanyaan sebagai berikut: Tabel. 4.13
Distribusi Responden Atas Jawaban Variabel Komunikasi Keatas
Item Pernyataan F %
X1.1 Bapak/Ibu setuju apabila selalu memberikan laporan secara
rutin pada atasan. a. Sangat Setuju b. Setuju c. Cukup Setuju d. Tidak Setuju e. Sangat Tidak Setuju
24 3 6 72.7 9.10 18.2
X1.2 Bapak/Ibu setuju apabila sudah memperoleh kesempatan
untuk menyampaikan saran, ide demi kemajuan perusahaan.
a. Sangat Setuju b. Setuju c. Cukup Setuju d. Tidak Setuju e. Sangat Tidak Setuju
32 1
97 3
X1.3 Bapak/Ibu setuju mengalami kesulitan dalam
melaksanakan tugas dari perusahaan a. Sangat Setuju
b. Setuju c. Cukup Setuju d. Tidak Setuju e. Sangat Tidak Setuju
27 3 3 81.8 9.10 9.10 X1.4 Bapak/Ibu setuju apabila mengalami kesulitan dalam
melaksanakan tugas atau pekerjaan selalu menyampaikan keluhan pada atasan.
a. Sangat Setuju b. Setuju 27 6 81.8 18.2
c. Cukup Setuju d. Tidak Setuju e. Sangat Tidak Setuju Sumber : Data Diolah, 2008
Dari tabel 4.13 dapat diketahui bahwa untuk item yang menyatakan karyawan setuju apabila selalu memberikan laporan secara rutin pada atasan (X1.1) sebagian responden menyatakan sangat setuju
yaitu sebanyak 24 responden (72.7%), 3 responden (9.10%) menyatakan setuju, 6 responden (18.2%) menyatakan cukup setuju. Adanya data ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden menyatakan sangat setuju jika karyawan memberikan laporan secara rutin pada atasan.
Pada item karyawan setuju apabila sudah memperoleh kesempatan untuk menyampaikan saran, ide demi kemajuan perusahaan (X1.2),
sebagian responden menyatakan sangat setuju yaitu sebanyak 32 responden (97%), 1 responden (3%) menyatakan setuju. Pada item ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden menyatakan sangat setuju apabila karyawan memperoleh kesempatan untuk menyampaikan saran, ide, demi kemajuan perusahaan.
Pada item karyawan setuju mengalami kesulitan dalam melaksanakan tugas dari perusahaan (X1.3), sebagian responden
menyatakan sangat setuju yaitu sebanyak 27 responden (81.8%), 3 responden (9.10%) menyatakan setuju, 3 responden (9.10%) menyatakan
cukup setuju. Data ini menunjukkan bahwa sebagian besar karyawan mengalami kesulitan dalam melaksanakan tugas dari perusahaan.
Pada item karyawan setuju apabila mengalami kesulitan dalam melaksanakan tugas atau pekerjaan selalu menyampaikan keluhan pada atasan (X1.4), sebagian responden menyatakan sangat setuju yaitu
sebanyak 27 responden (81.8%), 6 responden (18.2%) menyatakan setuju. Data ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden menyatakan sangat setuju jika karyawan mengalami kesulitan dalam melaksanakan tugas atau pekerjaan selalu menyampaikan keluhan pada atasan.
b. Variabel Komunikasi Keatas (X2)
Tabel. 4.14
Distribusi Responden Atas Jawaban Variabel Komunikasi Kebawah
Item Pernyataan F %
X2.1 Bapak/Ibu setuju apabila pada waktu melaksanakan
tugas/pekerjaan agar atasan selalu memberi petunjuk, bimbingan dan pengarahan
a. Sangat Setuju b. Setuju c. Cukup Setuju d. Tidak Setuju e. Sangat Tidak Setuju
32 1
97 3
X2.2 Bapak/Ibu setuju apabila atasan selalu memberikan
instruksi/perintah a. Sangat Setuju b. Setuju c. Cukup Setuju d. Tidak Setuju e. Sangat Tidak Setuju
27 6
81.8 18.2
X2.3 Bapak/Ibu setuju apabila atasan selalu memberikan
informasi tentang pekerjaan maupun tujuan dan kebijakan perusahaan
a. Sangat Setuju b. Setuju c. Cukup Setuju d. Tidak Setuju e. Sangat Tidak Setuju
32 1
97 3
X2.4 Bapak/Ibu setuju apabila ada teman sekerja yang
melakukan kesalahan dalam pekerjaan atasan memberikan peringatan
a. Sangat Setuju b. Setuju c. Cukup Setuju d. Tidak Setuju e. Sangat Tidak Setuju
31 1
97 3
X2.5 Bapak/Ibu setuju apabila bekerja dengan baik agar selalu
mendapatkan pujian a. Sangat Setuju b. Setuju c. Cukup Setuju d. Tidak Setuju e. Sangat Tidak Setuju
32 1
97 3
Sumber : Data Diolah, 2008
Berdasarkan tabel 4.14, dapat diketahui bahwa untuk item karyawan setuju apabila pada waktu melaksanakan tugas/pekerjaan agar atasan selalu memberi petunjuk, bimbingan dan pengarahan (X2.1) hasil
yang didapat 32 responden (97%) menyatakan sangat setuju, 1 responden (3%) menyatakan setuju. Data ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden menyatakan sangat setuju jika karyawan pada waktu melaksanakan tugas/pekerjaan agar atasan selalu memberi petunjuk, bimbingan dan pengarahan.
Pada item karyawan setuju apabila atasan selalu memberikan instruksi/perintah (X2.2), sebagian besar responden menyatakan sangat
setuju yaitu sebanyak 27 responden (81.8%), 6 responden (18.2%) menyatakan setuju. Data ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden menyatakan sangat setuju apabila atasan selalu memberikan instruksi/perintah.
Pada item karyawan setuju apabila atasan selalu memberikan informasi tentang pekerjaan maupun tujuan dan kebijakan perusahaan (X2.3), sebagian besar responden menyatakan sangat setuju yaitu sebanyak
32 responden (97%), 1 responden (3%) menyatakan setuju. Data ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden menyatakan sangat setuju apabila atasan selalu memberikan informasi tentang pekerjaan maupun tujuan dan kebijakan perusahaan.
Pada item karyawan setuju apabila ada teman sekerja yang melakukan kesalahan dalam pekerjaan atasan memberikan peringatan (X2.4), sebagian besar responden menyatakan sangat setuju yaitu sebanyak
32 responden (97%), 1 responden (3%) menyatakan setuju. Data ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden menyatakan sangat setuju apabila ada teman sekerja yang melakukan kesalahan dalam pekerjaan atasan memberikan peringatan.
Pada item karyawan setuju apabila bekerja dengan baik agar selalu mendapatkan pujian (X2.5), sebagian besar responden menyatakan sangat
setuju yaitu sebanyak 32 responden (97%), 1 responden (3%) menyatakan setuju. Data ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden menyatakan sangat setuju apabila bekerja dengan baik agar selalu mendapatkan pujian.
c. Variabel Komunikasi Horisontal (X3)
Tabel. 4.15
Distribusi Responden Atas Jawaban Variabel Komunikasi Horisontal
Item Pernyataan F %
X3.1 Bapak/Ibu setuju apabila komunikasi dan interaksi hanya
dengan teman sekerja yang mempunyai kedudukan yang sama
a. Sangat Setuju b. Setuju c. Cukup Setuju d. Tidak Setuju e. Sangat Tidak Setuju
33 100 X3.2 Bapak/Ibu setuju apabila dalam menyelesaikan tugas harus
saling membantu dengan teman sekerja a. Sangat Setuju
b. Setuju c. Cukup Setuju d. Tidak Setuju e. Sangat Tidak Setuju
32 1
97 3
X3.3 Bapak/Ibu setuju apabila dalam memperoleh informasi
harus saling berbagi dengan teman sekerja a. Sangat Setuju
b. Setuju c. Cukup Setuju d. Tidak Setuju e. Sangat Tidak Setuju
32 1
97 3
X3.4 Bapak/Ibu setuju apabila dalam memecahkan masalah yang
terjadi dalam pekerjaan harus diselesaikan secara bersama- sama
a. Sangat Setuju b. Setuju c. Cukup Setuju d. Tidak Setuju e. Sangat Tidak Setuju
33 100
X3.5 Bapak/Ibu setuju apabila dalam melaksanakan tugas harus
dilakukan secara koordinasi antar bagian a. Sangat Setuju
b. Setuju c. Cukup Setuju d. Tidak Setuju e. Sangat Tidak Setuju
32 1
97 3
Sumber : Data Diolah, 2008
Berdasarkan tabel 4.15, dapat diketahui untuk item karyawan setuju apabila komunikasi dan interaksi hanya dengan teman sekerja yang mempunyai kedudukan yang sama (X3.1), semua responden menyatakan
tidak setuju yaitu 100 responden (100%). Data ini menunjukkan bahwa semua responden menyatakan tidak setuju apabila komunikasi dan interaksi hanya dengan teman sekerja yang mempunyai kedudukan yang sama.
Pada item karyawan setuju apabila dalam menyelesaikan tugas harus saling membantu dengan teman sekerja (X3.2), sebagian besar
responden menyatakan sangat setuju yaitu sebanyak 32 responden (97%), 1 responden (3%) menyatakan setuju. Data ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden menyatakan sangat setuju apabila dalam menyelesaikan tugas harus saling membantu dengan teman sekerja.
Pada item karyawan setuju apabila dalam memperoleh informasi harus saling berbagi dengan teman sekerja (X3.3), sebagian besar
responden menyatakan sangat setuju yaitu sebanyak 32 responden (97%), 1 responden (3%) menyatakan setuju. Data ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden menyatakan sangat setuju apabila dalam memperoleh informasi harus saling berbagi dengan teman sekerja.
Pada item karyawan setuju apabila dalam memecahkan masalah yang terjadi dalam pekerjaan harus diselesaikan secara bersama-sama (X3.4), menyatakan bahwa semua responden sangat setuju yaitu sebanyak
33 responden (100%). Data ini menunjukkan bahwa seluruh responden menyatakan sangat setuju apabila dalam memecahkan masalah yang terjadi dalam pekerjaan harus diselesaikan secara bersama-sama.
Pada item karyawan setuju apabila dalam melaksanakan tugas harus dilakukan secara koordinasi antar bagian (X3.5), sebagian besar
responden menyatakan sangat setuju yaitu sebanyak 32 responden (97%), 1 responden (3%) menyatakan setuju. Data ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden menyatakan sangat setuju apabila dalam melaksanakan tugas harus dilakukan secara koordinasi antar bagian.
d. Variabel Kepuasan Kerja Karyawan (Y) Tabel. 4.16
Distribusi Responden Atas Jawaban Variabel Kepuasan Kerja
Item Pernyataan F %
Y1 Bapak/Ibu setuju apabila sudah lama bekerja di perusahaan
ini
a. Sangat Setuju b. Setuju c. Cukup Setuju d. Tidak Setuju e. Sangat Tidak Setuju
28 3 2 84.8 9.10 6.10
Y2 Bapak/Ibu setuju apabila sudah merasa sangat puas dalam
bekerja dalam perusahaan ini a. Sangat Setuju
b. Setuju c. Cukup Setuju d. Tidak Setuju e. Sangat Tidak Setuju
31 2
93.9 6.10
Y3 Bapak/Ibu setuju apabila harus selalu hadir tepat waktu
setiap hari di tempat kerja a. Sangat Setuju
b. Setuju c. Cukup Setuju d. Tidak Setuju e. Sangat Tidak Setuju
33 100
Y4 Bapak/Ibu setuju apabila bekerja sesuai dengan waktu yang
telah di tetapkan oleh perusahaan a. Sangat Setuju
b. Setuju c. Cukup Setuju d. Tidak Setuju e. Sangat Tidak Setuju
31 2
93.9 6.10
Y5 Bapak/Ibu setuju apabila banyak pengalaman selama
bekerja di perusahaan ini a. Sangat Setuju b. Setuju c. Cukup Setuju d. Tidak Setuju e. Sangat Tidak Setuju
30 2 1 90.9 6.10 3
Y6 Bapak/Ibu setuju apabila sudah merasa senang dengan
lingkungan kerja di perusahaan ini a. Sangat Setuju
b. Setuju c. Cukup Setuju d. Tidak Setuju e. Sangat Tidak Setuju
32 1
93.9 6.10
Y7 Bapak/Ibu setuju apabila sudah merasa sangat puas dengan
kedudukan sekarang ini karena sudah sesuai dengan kemampuan
a. Sangat Setuju b. Setuju c. Cukup Setuju d. Tidak Setuju e. Sangat Tidak Setuju
32 1
93.9 6.10
Y8 Bapak/Ibu setuju apabila sudah merasa aktif mengikuti
rapat dan sudah memberikan ide-ide pada perusahaan a. Sangat Setuju
b. Setuju c. Cukup Setuju d. Tidak Setuju e. Sangat Tidak Setuju
32 1
93.9 6.10
Sumber : Data Diolah, 2008
Berdasarkan tabel 4.16, dapat diketahui untuk item karyawan setuju apabila sudah lama bekerja di perusahaan ini (Y1), sebagian besar
responden menyatakan sangat setuju yaitu sebanyak 28 responden (84.8%), 3 responden (9.10%) menyatakan setuju, 2 responden (6.10%) menyatakan cukup setuju. Data ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden menyatakan sangat setuju apabila sudah lama bekerja di perusahaan ini.
Pada item karyawan setuju apabila sudah merasa sangat puas dalam bekerja dalam perusahaan ini (Y2), sebagian besar responden
menyatakan sangat setuju yaitu sebanyak 31 responden (93.9%), 2 responden (6.10%) menyatakan setuju. Data ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden menyatakan sangat setuju apabila sudah merasa sangat puas dalam bekerja dalam perusahaan ini.
Pada item karyawan setuju apabila harus selalu hadir tepat waktu setiap hari di tempat kerja (Y3), menyatakan bahwa semua responden
sangat setuju yaitu sebanyak 33 responden (100%). Data ini menunjukkan bahwa seluruh responden menyatakan sangat setuju apabila harus selalu hadir tepat waktu setiap hari di tempat kerja.
Pada item karyawan setuju apabila bekerja sesuai dengan waktu yang telah di tetapkan oleh perusahaan (Y4), sebagian besar responden
menyatakan sangat setuju yaitu sebanyak 31 responden (93.9%), 2 responden (6.10%) menyatakan setuju. Data ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden menyatakan sangat setuju apabila bekerja sesuai dengan waktu yang telah di tetapkan oleh perusahaan.
Pada item karyawan setuju apabila banyak pengalaman selama bekerja di perusahaan ini (Y5), sebagian besar responden menyatakan
sangat setuju yaitu sebanyak 30 responden (90.9%), 2 responden (6.10%) menyatakan setuju. Data ini menunjukkan bahwa sebagian besar
responden menyatakan sangat setuju apabila banyak pengalaman selama bekerja di perusahaan ini.
Pada item karyawan setuju apabila sudah merasa senang dengan lingkungan kerja di perusahaan ini (Y6), sebagian besar responden
menyatakan sangat setuju yaitu sebanyak 32 responden (97%), 1 responden (3%) menyatakan setuju. Data ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden menyatakan sangat setuju apabila sudah merasa senang dengan lingkungan kerja di perusahaan ini.
Pada item karyawan setuju apabila sudah merasa sangat puas dengan kedudukan sekarang ini karena sudah sesuai dengan kemampuan (Y7), sebagian besar responden menyatakan sangat setuju yaitu sebanyak
32 responden (97%), 1 responden (3%) menyatakan setuju. Data ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden menyatakan sangat setuju apabila sudah merasa sangat puas dengan kedudukan sekarang ini karena sudah sesuai dengan kemampuan.
Pada item karyawan setuju apabila sudah merasa aktif mengikuti rapat dan sudah memberikan ide-ide pada perusahaan (Y8), sebagian
besar responden menyatakan sangat setuju yaitu sebanyak 32 responden (97%), 1 responden (3%) menyatakan setuju. Data ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden menyatakan sangat setuju apabila sudah merasa aktif mengikuti rapat dan sudah memberikan ide-ide pada perusahaan.
3. Analisis Data
a. Uji Validitas dan Reliabilitas
Untuk perhitungan validitas dan reliabilitas instrumen item masing-masing variabel pada penelitian yang dilakukan menggunakan SPSS 12 for windows. Keseluruhan uji validitas dan reliabilitas adalah sebagai berikut:
Tabel. 4.17
Rekapitulasi Uji Validitas dan Reliabilitas
Variabel Item Korelasi Product Moment Keterangan Alpha Cronbach’s Keterangan X1 XA.1 XA.2 XA.3 XA.4 0.519 0.690 0.634 0.448 Valid Valid Valid Valid 0.6530 Reliabel XB.1 XB.2 XB.3 XB.4 XB.5 0.690 0.438 0.690 0.690 0.690 Valid Valid Valid Valid Valid X2 X2.1 X2.2 X2.3 X2.4 X2.5 0.383 0.938 0.938 0.383 0.938 Valid Valid Valid Valid Valid 0.8788 Reliabel Y Y1 Y2 Y3 Y4 Y5 Y6 Y7 Y8 0.685 0.670 0.462 0.578 0.737 0.797 0.797 0.797 Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid 0.7827 Reliabel
Dari tabel diatas dapat dilihat bahwa apabila memiliki nilai koefisien korelasi diatas 0.3 maka instrumen tersebut valid, dan apabila nilai Alpha Cronbach’s diatas 0.6 maka variabel tersebut reliabel.
4. Analisis Regresi Berganda
Berdasarkan hasil analisis regresi yang dihitung dengan menggunakan SPSS 12 for windows dapat disusun tabel sebagai berikut:
Tabel. 4.18
Rekapitulasi Hasil Nilai Analisis Regresi Berganda
Variabel Bebas Koefisien Regresi (B)
T hitung Probabilitas (P) Ket. Terhadap Ho Konstanta X1 X2 0.382 0.439 1.041 3.023 2.849 0.306 0.005 0.008 Ditolak Ditolak konstanta : 0.863 Adjusted R : 0.405 Multiple (R) : 0.665 N : 33 Fhitung : 11.872 Probabilitas : 0.000 α : 0.05 Sumber : Data Diolah, 2008
Dari tabel diatas dapat dibuat persamaan linier berganda sebagai berikut:
Y = 0.863 + 0.382X1 + 0.439X2
Dengan penjelasan sebagai berikut:
a. Konstanta 0.863 menunjukkan tingkat kepuasan kerja karyawan di KPRI Universitas Brawijaya Malangdianggaptetap ada meskipun tidak terlalu besar apabila pengaruh dari komunikasi vertikal (X1) dan
b. Koefisien regresi komunikasi vertikal sebesar 0.382, menunjukkan besarnya pengaruh komunikasi vertikal terhadap kepuasan kerja. Dengan kata lain, dilihat dari persamaan diatas berarti komunikasi vertikal akan meningkatkan kepuasan kerja karyawan.
c. Koefisien regresi komunikasi horisontal sebesar 0.439, menunjukkan besarnya pengaruh komunikasi vertikal terhadap kepuasan kerja. Dengan kata lain, dilihat dari persamaan diatas berarti komunikasi vertikal akan meningkatkan kepuasan kerja karyawan.
5. Pengujian Hipotesis a. Uji F (Simultan)
Dari tabel 4.18 diatas dapat dilihat bahwa Fhitung 11.872 dengan nilai
p≥0.05 maka Ha diterima dan Ho ditolak. Pengujian hipotesis dengan membandingkan Ftabel dengan df1 = derajat pembilang 2 dan df2 = derajat
penyebut 30 didapat 2.30 untuk taraf 5%. Maka dari table diatas dapat dilihat bahwa Fhitung 11.872 lebih besar daripada Ftabel 2.30 maka Ha
diterima dan Ho ditolak. Artinya variabel independen dari komunikasi vertikal (X1), komunikasi horisontal (X2) berpengaruh secara simultan
terhadap variabel dependen yaitu kepuasan kerja karyawan (Y). Dengan kata lain bahwa pelaksanaan intern masih efektif untuk meningkatkan kepuasan kerja karyawan KPRI Universitas Brawijaya Malang.
Hasil analisis diperoleh nilai koefisien korelasi berganda (R) sebesar 0.665 (66.5%) menunjukkan variabel komunikasi vertikal,
komunikasi horisontal secara bersama-sama memiliki hubungan yang sangat kuat dengan kepuasan kerja karyawan. Hubungan ini dapat dikategorikan kuat, sebagaimana diketahui bahwa hubungan dikatakan sempurna apabila mendekati 100%.
Sedangkan nilai koefisien determinan (Adjusted R Square) sebesar 0.405 atau 40.5%, koefisien determinasi ini digunakan untuk mengetahui seberapa besar prosentase pengaruh variabel bebas terhadap perubahan variabel terikat. Artinya efektifitas pelaksanaan komunikasi dalam penelitian ini mempengaruhi kepuasan kerja karyawan sebesar 40.5%dan selebihnya 59.5% kepuasan kerja karyawan dipengaruhi oleh variabel lain selain variabel komunikasi vertikal dan komunikasi horisontal.
b. Uji t
Dapat dilihat pada tabel 4.18 bahwa thitung dari tiap variabel dengan
nilai p≥0.05 maka Ha dierima dan Ho ditolak, pengujian hipotesis terhadap X1 dan X2 apakah berpengaruh secara signifikan terhadap perubahan nilai Y (variabel dependen) berdasarkan individu. Pengujian hipotesis dengan membandingkan ttabel dengan N=jumlah sampel 33,
jumlah variabel 3, jadi Df = Jumlah sampel – Jumlah variabel = 33 - 3 = 30 dengan α= 0.05 dengan uji dua sisi (two tail test) didapat ttabel 1.671, maka
diperoleh:
1. Komunikasi vertikal (X1) teruji berpengaruh secara signifikan terhadap
3.023 lebih besar dari ttabel = 1.671 dengan nilai signifikansi 0.005 lebih
kecil dari 0.05, sedangkan koefisien regresi sebesar 0.382 menunjukkan bahwa jika komunikasi vertikal (X1) semakin baik dikembangkan maka
kepuasan kerja karyawan (Y) akan semakin meningkat.
2. Komunikasi horisontal (X2) teruji berpengaruh secara signifikan
terhadap kepuasan kerja karyawan (Y), ditunjukkan dengan nilai thitung
sebesar 2.843 lebih besar dari ttabel = 1.671 dengan nilai signifikansi
0.008 lebih kecil dari 0.05, sedangkan koefisien regresi sebesar 0.439 menunjukkan bahwa semakin baik komunikasi horisontal (X2)
dikembangkan maka kepuasan kerja karyawan (Y) akan meningkat pula.
Dari tabel 4.18 dapat diketahui bahwa nilai t hitung untuk variabel komunikasi vertikal (X1) sebesar 3.023 dengan taraf signifikan 0.005 dapat
dikatakan mempunyai nilai hitung tertinggi dengan taraf signifikan terkecil, sehingga hipotesis kedua yang mempunyai pengaruh paling dominan terhadap kepuasan kerja karyawan teruji dengan taraf nyata α= 5%.
6. Pembahasan Data Hasil Penelitian a. Analisis Secara Simultan
Menurut Purwanto (1996:23) bahwa dalam struktur organisasi garis, fungsional, maupun matrik nampak berbagai macam posisi atau kedudukan yang masing-masing sesuai dengan batas tanggungjawab dan
wewenangnya. Dalam kaitannya dengan proses penyampaian informasi dari pimpinan kepada bawahan, ataupun dari manajer ke karyawan, pola transformasi informasinya dapat berbentuk sebagai berikut:
3. Komunikasi Vertikal
a. Komunikasi Dari Atas Ke Bawah
Secara sederhana, transformasi informasi dari pimpinan ke bawahan umumnya terkait dengan tanggungjawab dan wewenang seseorang dalam suatu organisasi.
b. Komunikasi Dari Bawah Ke Atas
Alur informasi berasal dari bawah menuju ke atas. Informasi mula- mula berasal dari para karyawan selanjutnya disampaikan ke bagian pabrik, ke manajer produksi, dan akhirnya ke manajer umum.
4. Komunikasi Horisontal
Komunikasi horisontal sering disebut dengan istilah komunikasi lateral adalah komunikasi yang terjadi antar bagian-bagian yang memiliki posisi sejajar atau sederajat dalam suatu organisasi.
Hasil analisis data terbukti bahwa ada pengaruh yang signifikan secara bersama-sama antara komunikasi vertikal dan komunikasi horisontal terhadap kepuasan kerja karyawan KPRI Universitas Brawijaya Malang.
Dari analisis regresi linier berganda yaitu antara variabel X1 dan X2 secara bersama-sama berpengaruh terhadap Y, maka hasilnya dapat dilihat dari data yang diolah melalui SPSS 12 for windows dengan model enter pada tabel model Summary bahwa variabel X1 dan X2 dari komunikasi secara bersama-sama berpengaruh terhadap kepuasan kerja karyawan. Hal ini ditunjukkan dengan membandingkan Ftabel dengan
df1=derajat pembilang 2 dan df2=derajat penyebut 30 didapat 2.30 untuk taraf 5%, maka dapat dilihat bahwa Fhitung 11.872 ≥ Ftabel 2.30 dengan kata
lain bahwa pelaksanaan komunikasi untuk meningkatkan kepuasan kerja karyawan KPRI universitas Brawijaya Malang.
b. Analisis Secara Parsial
1. Pengaruh komunikasi vertikal terhadap kepuasan kerja karyawan KPRI Universitas Brawijaya Malang.
Berdasarkan hasil analisis data terbukti bahwa ada pengaruh yang signifikan antara komunikasi vertikal terhadap kepuasan kerja karyawan KPRI Universitas Brawijaya Malang, dengan kata lain bahwa salah satu faktor pendorong karyawan dalam meningkatkan kepuasan kerjanya adalah dengan komunikasi vertikal.
Hal ini sesuai dengan teori yang dikemukakan oleh Robbins (2002:148), komunikasi dapat berjalan secara vertikal maupun lateral atau horisontal. Dimensi vertikal dapat dibagi menjadi dua arah, yaitu kebawah dan keatas. Dikatakan kebawah jika komunikasi yang
berlangsung dari tingkatan tertentu dalam suatu kelompok atau organisasi menuju ke tingkatan yang lebih rendah, dan dikatakan ke atas jika komunikasi itu mengalir ke tingkatan yang lebih tinggi dalam suatu kelompok atau organisasi.
Hal ini juga sesuai dengan teori yang dikemukakan oleh Handoko, (2001:193) Komunikasi yang baik antara manajer dengan bawahan sangat menentukan adanya hubungan yang baik antara keduanya. Bila komunikasi terjalin dengan baik maka tujuan perusahaan dapat tercapai dengan baik pula. Komunikasi dapat juga meningkatkan kepuasan kerja karyawan karena karyawan merasa diperhatikan oleh atasannya. Karena itu seorang manajer harus mampu membangun komunikasi dengan bawahannya agar tercipta hubungan yang harmonis. Apabila karyawan merasa senang maka pekerjaan yang dilakukan akan tercermin dari hasil kerjanya.
2. Pengaruh komunikasi horisontal terhadap kepuasan kerja karyawan KPRI Universitas Brawijaya Malang.
Berdasarkan hasil analisis data terbukti bahwa ada pengaruh yang signifikan antara komunikasi horisontal terhadap kepuasan kerja karyawan KPRI Universitas Brawijaya Malang, dengan kata lain bahwa salah satu faktor pendorong karyawan dalam meningkatkan kepuasan kerjanya adalah dengan komunikasi horisontal.
Hal ini sesuai dengan teori yang dikemukakan oleh Robbins (2002:148), komunikasi lateral atau horisontal adalah ketika komunikasi terjadi diantara anggota dari kelompok kerja yang sama, antara anggota kelompok kerja pada tingkatan yang sama, diantara manajer pada tingkat yang sama dan sebagainya.
3. Variabel komunikasi vertikal yang paling dominan pengaruhnya terhadap kepuasan kerja karyawan KPRI Universitas Brawijaya Malang
Nilai t hitung untuk Variabel komunikasi vertikal sebesar 3.023 dengan taraf signifikan 0.005 dapat dikatakan mempunyai nilai hitung tertinggi dengan taraf signifikan terkecil, sehingga hipotesis kedua yang mempunyai pengaruh paling dominan terhadap kepuasan kerja karyawan teruji dengan taraf nyata α= 5%.
Hal ini juga sesuai dengan teori yang dikemukakan oleh Handoko, (2001:193) Komunikasi yang baik antara manajer dengan bawahan sangat menentukan adanya hubungan yang baik antara keduanya. Bila komunikasi terjalin dengan baik maka tujuan perusahaan dapat tercapai dengan baik pula. Komunikasi dapat juga meningkatkan kepuasan kerja karyawan karena karyawan merasa diperhatikan oleh atasannya. Karena itu seorang manajer harus mampu membangun komunikasi dengan bawahannya agar tercipta hubungan yang harmonis. Apabila karyawan
merasa senang maka pekerjaan yang dilakukan akan tercermin dari hasil kerjanya.
4. Pembahasan dalam Perspektif Islam
Al-qur’an menyebutkan komunikasi sebagai salah satu fitrah manusia. Terdapat beberapa ayat Al-qur’an yang menunjukkan arti komunikasi. Dalam Al-Qur’an terdapat kata Al-Bayyan dan Al-Qawl yang dapat digunakan sebagai kata kunci untuk komunikasi.
Diantaranya adalah: h. Pandai Berbicara
”(Tuhan) yang Maha pemurah,Yang Telah mengajarkan Al Quran. Dia menciptakan manusia. Mengajarnya pandai berbicara” (Ar- Rahman 1-4).
Ayat tersebut menunjukkan akan pentingnya suatu komunikasi sehingga Allah SWT mengajarkan kepada manusia pandai berbicara. Begitu pentingnya komunikasi sehingga terdapat beberapa ayat Al- Qur’an yang menunjukkan etika dalam berkomunikasi.
i. Berkata Benar
”Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka