• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III. METODE PENELITIAN

D. Metode Analisis

1. Deskriptif Kuantitatif

Analisis deskriptif kuantitatif adalah analisis yang dilakukan dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan perhitungan melalui angka-angka dengan rumus tarif berbasis biaya sebagai berikut :

Biaya yang dimaksud didalam rumus diatas didasarkan pada perhitungan tarif berdasarkan :

a. Berat Sesungguhnya (Berat Aktual)

Berat sesungguhnya adalah berat yang diperoleh dari hasil penimbangan. Lazimnya di indonesia menggunakan satuan kilogram (kg). Saat melakukan penimbangan barang kiriman, biasanya berat barang sering tidak tepat menunjukkan bilangan bulat. Setiap barang yang akan dikirim oleh konsumen atau pengirim di kenakan charge minimal 1 kg. Misalnya, jika isi kiriman beratnya 1,3 kg maka

Tarif = Total Biaya + Margin Kontribusi

kelebihan berat 0,3 kg dari barang tersebut dihitung 1 kg atau dibulatkan menjadi 2 kg, sedangkan jika dibawah 0,3 misalnya berat 1,2 kg masih dihitung 1 kg.

b. Berat Volume (Berat Volumetrik)

Berat volume adalah berat yang di peroleh dari hasil perhitungan dengan menggunakan ukuran volume barang yang akan dikirim. Perhitungan ini didasarkan pada kondisi dimana berat aktual barang kecil (ringan) akan tetapi memakan tempat (volume besar).

Rumus yang digunakan untuk perhitungan berat volumetrik yaitu:

( ) ( ) ( )

Biaya yang dikenakan oleh pihak ekspedisi akan dilihat dengan membandingkan antara perhitungan berat sesungguhnya dengan perhitungan berat volume. Jika perhitungan berat sesungguhnya lebih besar daripada berat volume maka nilai ukuran yang diambil untuk dasar tarif pengiriman adalah berat sesungguhnya. Hal ini berlaku sebaliknya untuk berat volume apabila nilai perhitungannya lebih besar daripada berat sesungguhnya maka yang diambil adalah berat volumetriknya.

BAB IV

PROFIL PERUSAHAAN

A. Gambaran Umum Perusahaan

1. Sejarah dan Perkembangan Umum Perusahaan

PT. Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) Cabang Makassar didirikan oleh H. Soeprapto pada tanggal 26 November 1990 dengan memulai usahanya yang terpusat pada penanganan kepabeanan atau import kiriman barang dari luar negeri sampai pengantarannya ke seluruh wilayah indonesia. Perusahaan ini berpusat di jalan Tomang Raya No.

11 Jakarta Barat dan memiliki cabang di berbagai kota di Indonesia yang salah satunya di kota Makassar yang terletak di Jl. Veteran Selatan No. 1 B.

Pada tahun 1991, JNE memperluas jaringan internasionalnya dengan bergabung sebagai anggota asosiasi perusahaan-perusahaan kurir beberapa Negara Asia (Assosiated Courier Conference of Asia) yang bermarkas di Hongkong yang kemudian memberi kesempatan kepada JNE untuk mengembangkan wilayah pengantaran sampai ke seluruh dunia. Mengenai pendistribusian barang perusahaan menggunakan jasa tenaga kurir yang akan mengantar barang tersebut sampai ke tempat penerima. Untuk memberi kepuasan kepada pelanggan perusahaan

menyediakan beberapa macam jenis layanan, diantaranya sebagai berikut:

a. Layanan Kurir Intra Kota (Intra City)

Adalah layanan penjemputan dan pengiriman yang diberikan kepada pelanggan dengan lingkup hanya dalam satu kota saja, jenis layanan yang diberikan :

1) YES (Yakin Esok Sampai) yaitu pengantaran dengan estimasi waktu 1-2 hari.

2) Reguler (Pengantaran dengan estimasi waktu 3-4 hari)

3) Oke (Ongkos Kirim Ekonomis), pengantaran dengan estimasi waktu 5-6 hari

b. Layanan Kurir Dalam Negeri (Domestic Courier)

Adalah layanan penjemputan dan pengiriman yang diberikan kepada pelanggan dengan lngkup seluruh wilyah indonesia, dengan jenis layanan yang diberikan :

1) Diplomat Service

Merupakan layanan dengan penekanan utama pada faktor pengamanan kiriman, karena proses pengirimannya dilakukan dengan “Hand Carrry” diantar sendiri dengan kurir khusus yang menumpang pesawat bersama paket yang dikirim.

2) Special Service (SS)

Merupakan layanan pengiriman dengan waktu penyampaian dilakukan pada hari yang sama atau paling lambat keesokan

harinya sebelum jam 10.00 waktu setempat, layanan ini berlaku untuk tujuan yang mempunyai penerbangan langsung, untuk kiriman ini berlaku cut off time dengan menyesuaikan jadwal penerbangan.

3) Yakin Esok Sampai (YES)

Merupakan layanan kiriman yang melayani pengiriman dengan estimasi waktu penyampaian 1 hari untuk tujuan (destination) kota-kota yang dapat dilayani dengan penerbangan langsung (direct flight), layanan ini melayani pengantaran untuk hari minggu dan hari libur.

4) Reguler

Merupakan jenis layanan dengan estimasi waktu penyampaian 3-4 hari kerja, layanan ini tidak melayani pengantaran pada hari minggu dan hari libur.

5) Ongkos Kirim Ekonomis (OKE)

Merupakan jenis layanan kiriman dengan harga yang sangat ekonomis dengan estimasi waktu penyampaian 5-6 hari kerja atau lebih tergantung dari tujuannya dan tidak melayani pengantaran pada hari minggu dan hari libur.

c. Layanan Kurir Internasional (International Courier)

Adalah layanan pengiriman dan penjemputan kiriman yang diberikan kepada pelanggan dengan meliputi wiayah berbagai negara tujuan di seluruh dunia.

d. Layanan Kargo Laut dan Udara (Sea and Air Cargo Service)

Adalah layanan pengiriman kargo yang diberikan kepada pelanggan dengan lingkup pengantaran ke seluruh wilayah Indonesia dan ke berbagai negara tujuan di seluruh dunia dengan menggunakan sarana ekspedisi laut dan udara.

5. Layanan Perpindahan dan Angkutan Darat (Moving and Trucking)

Adalah layanan perpindahan dan pengepakan barang seluruh isi rumah, kantor, pabrik, atau galeri dan memindahkannya ke lokasi baru serta membuka pengepakan dimana sebelumnya JNE mengadakan kunjungan untuk mendiskusikan pengemasan, pengepakan serta pengaturan transportasi angkutan yang tepat sampai ke tujuan.

6. Logistik dan Distribusi (logistic and Distribution)

Adalah jenis layanan yang terintegrasi antara Pergudangan (warehouse), Pencatatan (Invemtory), dan sekaligus Pengantarannya (Distribution).

7. Jasa layanan Kepabeanan (Customs Clearance)

Adalah layanan yang diberikan kepada customer guna mengantisipasi dan menghindari keterlambatan dalam proses pengurusan kepabeanan sehingga konsumen bisa mendapatkan kirimannya tepat pada waktunya.

8. Jasa Penjemputan Bandara (Airport Escort)

Adalah layanan yang diberikan kepada pelanggan yang bertujuan untuk menjamin kelancaran proses kedatangan, transit atau keberangkatan para pelanggan. Dalam pelayanan ini JNE menyediakan jasa pendamping melalui proses imigrasi dan kepabean, mengatur transportasi, penginapan, serta reservasi tiket. Membantu pelanggan menghindari keterlambatan dan antrian yang tidak perlu.

Perusahaan selalu berusaha memberikan yang terbaik agar pelanggan puas dengan pelayanan yang ada. Berkat manajemen yang baik itulah perusahaan ini semakin lancar dan mempunyai banyak pelanggan. Perusahaan menyediakan fasilitas-fasilitas bagi pemakai jasa diantaranya kualitas armada yang mampu mengirim barang sampai ke tujuan tepat waktu, prosedur pembayaran yang mudah, tidak berbelit-belit seandainya terjadi suatu hal yang merugikan pengguna jasa ini pada proses operasional. Dari hal tersebut perusahan mendapat simpati dan kepercayaan dari pelanggan atau pengguna jasa paket barang dan dokumen sehingga secara tidak langsung membantu proses pemasaran dan mudah dikenal di khalayak pengguna transportasi. Perusahaan ini juga telah mendapat beberapa penghargaan diantaranya adalah :

1) ADIKARYA POS dari menteri perhubungan Republik Indonesia pada tahun 1998, 2001 dan 2006.

2) SATYA LENCANA WIRAKARYA dari Presiden Republik Indonesia pada tahun 2004.

3) SUPERBRAND pada tahun periode 2005-2006.

4) MASTER OF COSTUMER SATISFACTION dari majalah SWA tahun 2005 (posisi kedua untuk kurir dan logistik).

5) Selain itu juga telah mendapatkan sertifikasi dari United Register of system (URS) pada tahun 2004, dan dari ISO 9001-2000 (Manajemen Mutu).

B. Bidang Usaha

PT. Jalur Nugraha Ekakurir bergerak dalam bidang jasa transportasi angkutan darat, laut dan udara yaitu pelayanan paket pengiriman dan distribusi barang atau sesuai surat kirim dari pengirim kepada penerimanya.

Dalam mengirim barang sampai langsung kepada penerima atau door to door baik dalam partai besar maupun partai kecil. JNE juga melayani carteran armada untuk muatan dalam partai besar baik dalam kota maupun luar kota.

Disamping itu perusahaan menerima transit atau pemindahan muatan untuk barang-barang dalam kota yang dibawa armada besar karena berhubung daerah kota terkadang ada jalan-jalan yang dilarang atau sulit untuk dilalui armada besar seperti truk atau semacamnya. Sehingga perusahaan juga menggunakan sepeda motor untuk mempermudah dalam proses mengantarkan barang atau mengecer barang kepada penerima tanpa ada hambatan.

1. Visi dan Misi

JNE mempunyai visi dan misi agar perusahaan dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan, visi dan misi tersebut diantaranya adalah sebagai berikut :

a. VISI

“Menjadi perusahaan rantai pasok global terdepan di dunia”.

b. MISI

“Memberikan pengalaman terbaik kepada pelanggan secara konsisten”.

2. Filososfi Logo

Dari logo JNE terdapat garis dimulai dari datar dan kecil (awal) dan besar meruncing (akhir) diartikan sebagai usaha yang dimulai dari awal (starting points) yang datar dan kecil berkembang menjadi besar dengan selalu memperhatikan ketajaman dan keakuratan (gambar garis meruncing) atau dengan kata lain peningktan kualitas dan kuantitas yang baik. Warna merah mencerminkan semangat, kekuatan, dinamis dan ambisi yang terus meningkat.

Garis yang melengkung mencerminkan fleksibilitas, dan juga mencerminkan jalur atau jaringan yang luas dan ini sesuai dengan visi

perusahaan. Garis melengkung yang menembus ke depan huruf “E”

mencerminkan suatu perjalanan waktu yang mendapat anugerah dari Allah SWT yang sampai saat ini masih bertahan dan berkembang untuk terus memperkuat posisi perusahaan. Dan jika logo itu kita putar 45 derajat ke atas maka garis melengkung warna merah itu membuat angka satu atau biasa kita sebut EKA yang insya Allah dapat sesuai dengan ide dasar untuk menjadi jagonya lokal dan diakui di dunia international. Dengan satu garis melengkung yang membuat banyak makna serta mengartikan dari mana perusahaan itu mencerminkan suatu efektifitas, efisiensi, dan fleksibilitas serta sejalan dengan misi perusahaan.

Warna biru font dibuat italik mencerminkan suatu kecepatan yang sangat diperlukan oleh perusahaan. Dengan moto “EXPRESS ACROSS NATION” lebih memperkuat logo tampilan sebagai suatu perusahaan jasa kurir. Keseimbangan dan kejujuran merupakan unsur terpenting dalam berusaha agar dapat menata dengan baik menghasilkan output yang maksimal untuk menumbuhkan kepercayaan masyarakat yang merupakan unsur terpenting dalam jasa kurir.

C. Struktur Organisasi

Setiap perusahaan dibentuk atas dasar tujuan tertentu. Untuk dapat mencapai tujuan tersebut maka perlu dibentuk suatu organisasi agar tujuan yang telah ditentukan tersebut dapat menyusun organisasi yang terdiri atas orang-orang yang cakap dan memiliki dedikasi tinggi dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya. Struktur organisasi PT. Jalur Nugraha Ekakurir

(JNE) menunjukkan penjelasan wewenang dan pengaturan tanggungjawab organisasi perusahaan untuk menunjang segala aktivitas perusahaan agar tercipta keserasian antar elemen yang ada dalam perusahaan.

Struktur yang dianut pada perusahaan ini adalah struktur organisasi garis, dimana tanggung jawab perusahaan pada garis langsung dan perintah langsung dari pimpinan perusahaan. Dalam mengatur perusahaan pimpinan memberikan perintah langsung pada bagian yang akan dimintai tolong untuk mengerjakan suatu hal dalam pekerjaan karena tidak adanya pengawasan, disamping itu pimpinan juga mengawasi jalannya perusahaan.

Pelaksanaan proses pengorganisasian yang sukses akan membuat suatu organisasi dapat mencapai tujuannya. Adapun gambaran umum struktur organisasi pada PT. Jalur Nugraha Ekakurir cabang makassar, sebagai berikut :

Gambar 3.1

Sumber Data : PT. Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) Cabang Makassar KEPALA CABANG

HRD ACCOUNTING

Customer Service Personalia Sales & Marketing

Inbound Outbound Kurir Trucking Intracity

1. Kegiatan di Bagian Perusahaan

Tugas dan tanggung jawab dari masing-masing bagian dalam struktur organisasi PT. Jalur Nugraha Ekakurir Cabang makassar sebagai berikut :

a. Kepala Cabang

1) Kepala Cabang merupakan pemegang kakuasaan tertinggi dan berwenang untuk membuat ketetapan serta memutuskan kebijakan-kebijakan pada kantor atau perusahaan.

2) Melakukan koordinasi atau kerjasama dengan perusahaan ekspedisi lainnya.

3) Mengendalikan, mengarahkan dan bertindak atas nama perusahaan.

4) Mengawasi dan menilai aktivitas karyawan.

b. HRD / GA

Tugas dan tangggung jawab dari divisi HRD yaitu :

1) Melakukan monitoring evaluasi seluruh aktivitas di Departemen General Affair.

2) Bertanggung jawab dalam seluruh laporan di Departemen General Affair

3) Membantu dalam merencanakan anggaran biaya dan proses pelaksanaannya dengan mengacu kepada efisiensi dan efektifitasnya.

4) Menyiapkan atau membuat laporan departemen kepada Branch Manager

c. Accounting

Adapun tugas dan tanggung jawab dari accounting, yaitu :

1) Menerima dan memeriksa hasil transaksi tunai harian berdasarkan yang dilaporkan oleh kasir.

2) Mengesahkan dan merekap setiap pengeluaran kantor untuk dilaporkan kepada pimpinan.

3) Menjaga dan mengawasi keluar masuk uang perusahaan.

4) Mengklasifikasikan piutang perusahaan.

5) Memberikan instruksi ke bagian penagih (kolektor) untuk menagih kepada yang mempunyai hutang secara cepat dan tepat waktu.

d. Customer Service

1) Menangani kiriman undel outbound

2) Memastikan memberikan pengalaman terbaik kepada customer baik kontak langsung ataupun via telepon.

3) Memonitor e-mail dan langsung menyelesaikan apabila ditemukan masalah dengan user terkait.

4) Memastikan semua kiriman yang bermasalah (YES gagal, kiriman yang rusak) sesegera mungkin untuk mengkonfirmasi kepada user terkait dengan customer.

e. Personalia

1) Melakukan proses pembinaan karyawan

2) Mengurus pembayaran gaji, tunjangan, perhitungan penyesuaian gaji tahunan karyawan.

3) Melakuakan proses administrasi dan filling dokumentasi (menjaga rahasia perusahaan)

f. Sales dan Marketing

Adapun tugas dan tanggung jawab divisi sales dan marketing, yaitu:

1) Melayani customer dengan baik dan ramah

2) Mengemas atau mengepak barang yang akan dikirim sepraktis dan serapi mungkin agar aman saat di armada 3) Membuat billing note (untuk kiriman Cash On delivery),

asuransi dan laporan cash register

4) Mencari calon relasi untuk menjadi agen JNE dan customer coorporate JNE

5) Membuat laporan penjulan agen, counter dan member coorporate setiap bulannya.

g. Inbound

Adapun tugas dan tanggung jawab Divisi Inbound, yaitu:

1) Mencheklist kiriman yang dari bandara dan melakukan proses inbound

2) Memeriksa kiriman transit dan yang akan di delivery

3) Mensortir barang ke keranjang kurir dan membuat serah terima barang transit

h. Outbound

Adapun tugas dan tanggung jawab divisi Outbound, yaitu : 1) Memastikan semua connote terinput dengan tepat 2) Memastikan sortir kiriman dengan tepat

3) Melakukan manifest kiriman dengan tepat seuai dengan kota tujuan

4) Receiving kiriman i. Kurir

1) Mengantarkan barang kiriman sampai ke tempat penerima 2) Pick-up barang (mengambil barang di tiap counter dan agen) 3) Mengambil barang dari tempat pelanggan (coorporate) 4) Menyerahkan laporan data barang yang telah di delivery j. Trucking

1) Melayani customer yang akan melakukan pengiriman via laut 2) Mengentry connote trucking dengan lengkap

3) Manifest kiriman trucking 4) Delivery kiriman trucking

5) Memastikan kiriman/barang diterima oleh penerimanya

6) Melaporkan ke atasan apabila ada barang/kiriman tidak layak packing

7) Memonitoring kiriman/barang trucking

k. Intracity

1) Mengentry connote credit

2) Melakukan filling (pengisian) data entry connote credit

3) Melaporkan ke atasan apabila ada kiriman yang tidak jelas dan bermasalah

4) Membuat laporan entryan 2. Kepegawaian

a. Jumlah tenaga kerja dan susunan pengurus

Jumlah tenaga kerja PT. Jalur Nugraha Ekakurir cabang Makasar yaitu berjumlah 160 orang dan telah mendapat pekerjaan sesuai dengan tugasnya masing-masing.

b. Pembagian Jam Kerja

Adapun pembagian jam kerja karyawan adalah sebagai berikut : Tabel 3.1

Jam Kerja PT. JALUR NUGRAHA EKAKURIR Cabang Makassar

Hari Jam Kerja Istirahat

Senin-Kamis Jam 09.00 – 12.00 Wita Jam 13.00 – 17.00 Wita

Jam 12.00 – 13.00 Wita

Jumat Jam 09.00 – 11.30 Wita

Jam 13.00 – 17.00 Wita

Jam 11.30 – 13.00 Wita

Sabtu Jam 09.00 – 12.00 Wita

Jam 13.00 – 14.00 Wita

Jam 12.00 – 13.00 Wita

Minggu

(Hanya bagi yang piket)

Jam 10.00 – 12.00 Wita Jam 13.00 – 20.00 Wita

Jam 12.00 – 13.00 Wita

c. Recruitment dan Penggajian Tenaga Kerja

Perekrutan karyawan pada PT. Jalur Nugraha Ekakurir di lakukan dengan berbagai macam cara seperti, memposting info lowongan kerja di media sosial, menepelkan info lowongan kerja di depan halaman kantor, berpartisipasi pada acara jobfair dan lain-lain. Pada PT. Jalur Nugraha Ekakurir cabang makassar, sistem penggajian dan pengangkatan karyawan terbagi atas 3 tahapan yaitu:

1) Tahap pertama, bagi karyawan yang baru bergabung pada PT.

JNE di kategorikan sebagai karyawan Frelanch selama tiga bulan pertama dimana sistem penggajiannya di hitung berdasarkan kehadiran selama bulan berjalan dan di berikan secara manual.

2) Tahap kedua, memasuki bulan ke empat karyawan / karyawati di kontrak sebagai karyawan PKWT dengan kontrak 1 tahun dimana gaji pokok sesuai standar UMK di tambah tunjangan kehadiran dan tunjangan beras. Sistem penggajian dibayarkan melalui rekening pada akhir bulan.

3) Tahap ke tiga, apabila selama kontrak PKWT karyawan / karyawati menunjukkan prestasi dan memenuhi segala kriteria untuk menjadi karyawan tetap, maka akan di jadikan sebagai karyawan tetap. Dimana sistem penggajian bertambah dengan adanya tunjangan uang transportasi, tunjangan kesehatan

(BPJS dan Jamsostek) serta bonus dengan waktu penggajian yang dibayarkan 2 kali yaitu setiap akhir bulan dan awal bulan.

D. Pemasaran

Wilayah jaringan pemasaran ada di berbagai kota di seluruh indonesia diantaranya adalah sebagai berikut :

Tabel 3.2

Jaringan Pemasaran PT. JALUR NUGRAHA EKAKURIR(JNE) Cabang Makassar

Wilayah Barat Wilayah Timur Agen Utama (Sub Agen) 1. Bandung 1. Balik Papan 1. Ambon 19. Mataram 2. Yogyakarta 2. Banjarmasin 2. Banda Aceh 20. Mojokerto 3. Solo 3. Surabaya 3. Bengkulu 21. Padang 4. Semarang 4. Pontianak 4. Bontang 22. Palangkaraya 5. Batam 5. Kendari 5. Cirebon 23. Palu

6. Medan 6. Makassar 6. Cilacap 24. Pandaan

7. Palembang 7. Denpasar 7. Depok 25. Pangkal Pinang 8. Cilegon 8. Gorontalo 26. Pekanbaru 9.Bandarlampung 9. Jambi 27. Probolinggo

10. Jayapura 28. Samarinda

11. Jember 29. Sorong

12.Karawang 30. Sukabumi

13. Kendari 31. Tangerang

14. Kupang 32.Tanjung Pandan

15. Madium 33. Tanjung Pinang

16. Magelang 34. Tarakan

17. Malang 35. Ternate

18. Manado 36. Timika

BAB V

PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN

A. Klasifikasi Biaya Dan Penetapan Tarif Pokok 1. Analisis Deskriktif

Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif untuk memberikan penjelasan yang memudahkan dalam menginterprestasikan hasil analisis lebih lanjut. Salah satu caranya dengan mengelompokkan data yang diperoleh dan menyajikannya dalam bentuk tabel. Hal ini dimaksudkan untuk mengambarkan hasil penelitian ini agar dapat diketahui secara keseluruhan berdasarkan karakteristiknya. Deskriptif variabel dalam penelitian ini meliputi: perhitungan tarif pokok per kilogram barang, menentukan harga jual dan menganalisis penjualan. Hal ini dimaksudkan untuk menggambarkan hasil penelitian secara keseluruhan berdasarkan fungsinya masing-masing.

2. Klasifikasi Biaya Pengiriman Barang pada PT. Jalur Nugraha Ekakurir

Tarif pengiriman barang yang ada di PT. Jalur Nugraha Ekakurir Cabang Makassar dibedakan sesuai dengan jenis layanan yaitu berdasarkan tarif YES (Yakin Esok Sampai), Tarif Reguler, Tarif OKE (Ongkos Kirim Ekonomis) dan Tarif SS (Super Speed) berlaku untuk wilayah pengiriman ke seluruh indonesia. Masing-masing daerah sudah ada tarif-tarif pengirimannya sendiri. Selain layanan yang di gunakan yang

membedakan tarif pengirimannya adalah jauhnya tujuan kiriman dan berat barang yang akan di kirim

Tabel 5.1

Biaya-biaya Pengiriman untuk Wilayah Jakarta Tahun 2015

Jenis Biaya

Jumlah Biaya

Total Biaya Biaya

Tetap

Biaya Variabel A. Biaya Surat Muatan Udara (SMU)

- Biaya SMU - 1,001,998,260 1,001,998,260

- Biaya Adminitrasi SMU - 63,877,913 63,877,913

- Biaya asuransi - 14,999,900 14,999,900

- PPN 10% - 100,199,826 100,199,826

Total Biaya SMU - 1,181,075,899

B. Biaya Handling

- Biaya Sewa Gudang Barang Inbound 101,724,800 101,724,800 - Biaya Sewa Gudang Barang

Outbound 34,400,070 34,400,070

Total Biaya Handling 136,124,870

C. Biaya Delivery

- Biaya Delivery untuk service SPS 249,921,917 249,921,917 - Biaya Delivery untuk service Yes 281,196,073 281,196,073 - Biaya Delivery untuk service Reguler 21,604,084 21,604,084

- Biaya Delivery untuk service Oke 3,668,726 3,668,726

Total Biaya Delivery 556,390,801

D. Biaya Operasional

- Biaya gaji/tunjangan karyawan 240,143,000 - 240,143,000

- Biaya kesejahteraan karyawan 16,294,000 - 16,294,000

- Biaya UMT 79,535,000 - 79,535,000

- Biaya Telepon Dan Speedy 15,102,000 - 15,102,000

- Biaya listrik 13,230,000 13,230,000

- Biaya representasi/jamuan 14,895,000 - 14,895,000

- Biaya alat tulis kantor 16,625,000 - 16,625,000

- Biaya reparasi dan pemeliharaan

Kendaraan 12,261,000 - 12,261,000

- Pajak dan iuran 9,456,667 9,456,667

Biaya Operasional 394,855,000 22,686,667

Total Biaya 394,855,000 1,896,278,237 2,291,133,237

Berdasarkan tabel diatas diketahui untuk komponen biaya terdiri dari Biaya Surat Muatan Udara (SMU), Biaya Administrasi SMU, Biaya Asuransi dan PPN. Total biaya SMU yang dikeluarkan perusahaan selama tahun 2015 adalah sebesar Rp. 1,181,075,899,-. Biaya handling terdiri dari biaya sewa gudang barang inbound dan sewa gudang barang outbound.

Total biaya handling tahun 2015 adalah sebesar Rp. 136,124,870,-

Untuk Biaya delivery bervariasi tergantung dari service layanan yang ditetapkan perusahaan. Untuk layanan SPS perusahaan mengeluarkan biaya Rp. 249,921,917,-. Untuk layanan YES perusahaan mengeluarkan biaya sebesar Rp. 281,196,073,-. Untuk layanan REGULER perusahana mengelurakan biaya 21,604,084. Untuk layanan OKE perusahaan Sumber : JNE Cabang Makassar

Tarif Pokok = SMU + Handling + Delivery + Operasional

mengelurakan biaya Rp. 3,668,726,-. Biaya operasional terdiri biaya tetap sebesar Rp. 394.855.000,- dan biaya variabel sebesar Rp. 22.686.667,-

Dari analisis biaya tersebut diatas selanjutnya dibuat penetapan tarif dasar per kilo untuk setiap layanan. Beberapa komponen yang mempengaruhi perusahaan dalam menetapkan tarif dengan persamaan sebagai berikut:

Untuk menentukan tarif suatu layanan pada perusahaan ekspedisi maka terlebih dahulu ditentukan tarif dasar atau tarif pokok. Tarif pokok adalah tarif dasar yang apabila ditetapkan maka perusahaan tidak akan mengalami kerugian dan juga belum mendapatkan keuntungan. Berikut perhitungan tarif pokok kiriman berdasarkan jumlah biaya yang dikelurakan oleh perusahaan untuk kiriman ke Jakarta.

Tabel 5.2

Penetapan Tarif Pokok Kiriman Untuk Wilayah Jakarta Tahun 2015

Layanan Total Biaya

Jumlah Pengirima

n

Penentuan Biaya Pokok Per Kg

SPS YES REG OKE 1 Biaya SMU 1,181,075,899 136,151 8,675 8,675 8,675 8,675 2 Biaya Handling 136,124,870 136,151 1,000 1,000 1,000 1,000 3 Biaya Delivery:

SPS 249,921,917 1,362 183,562 - - -

YES 281,196,073 61,268 - 4,590 - -

REGULER 21,604,084 47,653 - - 453 -

OKE 3,668,726 25,869 - - - 142

4 Biaya

Operasional 22,686,667 136,151 167 167 167 167

Total Tarif Pokok 193,403 14,431 10,295 9,983

Sumber : JNE Cabang Makassar

Berdasarkan tabel 5.2 diatas dapat dijelaskan bahwa biaya Surat Muatan Udara (SMU) sifatnya tetap untuk setiap service layanan yaitu Rp.

8.675,-. Untuk biaya handling memiliki sifat yang tetap yaitu Rp. 1.000,- untuk setiap service layanan. Biaya delivery memiliki variasi yang berbeda dari setiap service layanan yaitu untuk super speed sebesar Rp. 183.562,- untuk service layanan YES sebesar Rp. 4.590,-. Untuk service layanan REGULER sebesar Rp. 453,- dan untuk service layanan OKE sebesar Rp.

142,-. Biaya operasional bersifat tetap dari setiap service layanan yaitu Rp.

142,-.

Peneatapan tarif pokok untuk setiap layanan, menurut manajamen perusahaan kenaikan atau penurunan harga untuk setiap layanan sangat bergantung oleh kondisi internal dan eksternal seperti kenaikan biaya SMU, infrastruktur suatu daerah seperti lokasi pengantaran dan sebagainya.

Tabel 5.3

Penetapan Tarif Pokok Kiriman Untuk Wilayah Jakarta Tahun 2015

Layanan Total Biaya

Jumlah Pengirima

n

Penentuan Biaya Pokok Per Kg

SPS YES REG OKE 1 Biaya Tetap 394,855,000 136,151 2,900 2,900 2,900 2,900

Biaya Tetap

Per KG 2,900 2,900 2,900 2,900

Sumber : JNE Cabang Makassar

Berdasarkan tabel diatas diketahui total biaya tetap sebesar Rp.

394.855.000,- sehingga menghasilkan biaya tetap per Kg sebesar Rp.

2.900,-.

B. Analisis Biaya Dan Perhitungan Harga Jual

Salah satu tujuan yang ingin dicapai oleh setiap perusahaan manufaktur adalah peningkatan produksi guna memperoleh laba yang optimal, dengan adanya peningkatan produksi maka akan mempengaruhi kontinuitas perusahaan. Oleh

karena itulah salah satu faktor yang dapat mempengaruhi aktivitas produksi adalah biaya produksi . Analisis biaya diklasifikasikan sebagai berikut :

karena itulah salah satu faktor yang dapat mempengaruhi aktivitas produksi adalah biaya produksi . Analisis biaya diklasifikasikan sebagai berikut :

Dokumen terkait