Direktorat Bina Upaya Kesehatan Dasar mempunyai tugas melaksanakan penyiapan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, dan penyusunan norma, standar, prosedur, dan kriteria, serta pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang bina upaya kesehatan dasar.
Pasal 128
Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 127, Direktorat Bina Upaya Kesehatan Dasar menyelenggarakan fungsi :
a. penyiapan perumusan kebijakan di bidang bina pelayanan kesehatan dasar, bina pelayanan kesehatan gigi dan mulut, bina pelayanan kedokteran keluarga, bina pelayanan kesehatan khusus, usia lanjut dan pelayanan darah, dan bina pelayanan kesehatan di daerah tertinggal, perbatasan dan kepulauan;
b. pelaksanaan kegiatan di bidang bina pelayanan kesehatan dasar, bina pelayanan kesehatan gigi dan mulut, bina pelayanan kedokteran keluarga, bina pelayanan kesehatan khusus, usia lanjut dan pelayanan darah, dan bina pelayanan kesehatan di daerah tertinggal, perbatasan dan kepulauan;
c. penyiapan penyusunan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang bina pelayanan kesehatan dasar, bina pelayanan kesehatan gigi dan mulut, bina pelayanan kedokteran keluarga, bina pelayanan kesehatan khusus, usia lanjut dan pelayanan darah, dan bina pelayanan kesehatan di daerah tertinggal, perbatasan dan kepulauan;
d. penyiapan pemberian bimbingan teknis di bidang bina pelayanan kesehatan dasar, bina pelayanan kesehatan gigi dan mulut, bina pelayanan kedokteran keluarga, bina pelayanan kesehatan khusus, usia lanjut dan pelayanan darah, dan bina pelayanan kesehatan di daerah tertinggal, perbatasan dan kepulauan;
e. evaluasi dan penyusunan laporan pelaksanaan kebijakan di bidang bina pelayanan kesehatan dasar, bina pelayanan kesehatan gigi dan mulut, bina pelayanan kedokteran keluarga, bina pelayanan kesehatan khusus, usia lanjut dan pelayanan darah, dan bina pelayanan kesehatan di daerah tertinggal, perbatasan dan kepulauan; dan
f. pelaksanaan urusan tata usaha dan rumah tangga Direktorat. Pasal 129
Direktorat Bina Upaya Kesehatan Dasar terdiri atas : a. Subdirektorat Bina Pelayanan Kesehatan Dasar;
b. Subdirektorat Bina Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut; c. Subdirektorat Bina Pelayanan Kedokteran Keluarga;
d. Subdirektorat Bina Pelayanan Kesehatan Khusus, Usia Lanjut dan Pelayanan Darah;
e. Subdirektorat Bina Pelayanan Kesehatan di Daerah Tertinggal, Perbatasan dan Kepulauan;
f. Subbagian Tata Usaha; dan g. Kelompok Jabatan Fungsional.
Pasal 130
Subdirektorat Bina Pelayanan Kesehatan Dasar mempunyai tugas melaksanakan penyiapan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, dan penyusunan norma, standar, prosedur dan kriteria, serta bimbingan teknis, evaluasi, dan penyusunan laporan di bidang bina pelayanan kesehatan dasar.
Pasal 131
Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 130, Subdirektorat Bina Pelayanan Kesehatan Dasar menyelenggarakan fungsi :
a. penyiapan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang bina pelayanan kesehatan dasar;
b. penyiapan bahan penyusunan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang bina pelayanan kesehatan dasar;
c. penyiapan bahan bimbingan teknis di bidang bina pelayanan kesehatan dasar; dan
d. penyiapan bahan evaluasi dan penyusunan laporan pelaksanaan kebijakan di bidang bina pelayanan kesehatan dasar.
Pasal 132
Subdirektorat Bina Pelayanan Kesehatan Dasar terdiri atas : a. Seksi Standardisasi; dan
b. Seksi Bimbingan dan Evaluasi.
Pasal 133
(1) Seksi Standardisasi mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, penyusunan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang pelayanan kesehatan dasar.
(2) Seksi Bimbingan dan Evaluasi melakukan penyiapan bahan bimbingan teknis, pemantauan, dan evaluasi, serta penyusunan laporan di bidang pelayanan kesehatan dasar.
Pasal 134
Subdirektorat Bina Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut mempunyai tugas melaksanakan penyiapan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, dan penyusunan norma, standar, prosedur dan kriteria, serta bimbingan teknis, evaluasi dan penyusunan laporan di bidang bina pelayanan kesehatan gigi dan mulut.
Pasal 135
Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 134, Subdirektorat Bina Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut menyelenggarakan fungsi :
a. penyiapan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang bina pelayanan kesehatan gigi dan mulut;
b. penyiapan bahan penyusunan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang bina pelayanan kesehatan gigi dan mulut;
c. penyiapan bahan bimbingan teknis di bidang bina pelayanan kesehatan gigi dan mulut; dan
d. penyiapan bahan evaluasi dan penyusunan laporan pelaksanaan kebijakan di bidang bina pelayanan kesehatan gigi dan mulut.
Pasal 136
Subdirektorat Bina Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut terdiri atas : a. Seksi Standardisasi; dan
b. Seksi Bimbingan dan Evaluasi.
Pasal 137
(1) Seksi Standardisasi mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan penyusunan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang pelayanan kesehatan gigi dan mulut.
(2) Seksi Bimbingan dan Evaluasi melakukan penyiapan bahan bimbingan teknis, pemantauan, dan evaluasi, serta penyusunan laporan di bidang pelayanan kesehatan gigi dan mulut.
Pasal 138
Subdirektorat Bina Pelayanan Kedokteran Keluarga mempunyai tugas melaksanakan penyiapan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, dan penyusunan norma, standar, prosedur dan kriteria, serta bimbingan teknis, evaluasi, dan penyusunan laporan di bidang bina pelayanan kedokteran keluarga.
Pasal 139
Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 138, Subdirektorat Bina Pelayanan Kedokteran Keluarga menyelenggarakan fungsi :
a. penyiapan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang bina pelayanan kedokteran keluarga;
b. penyiapan bahan penyusunan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang bina pelayanan kedokteran keluarga;
c. penyiapan bahan bimbingan teknis di bidang bina pelayanan kedokteran keluarga; dan
d. penyiapan bahan evaluasi dan penyusunan laporan pelaksanaan kebijakan di bidang bina pelayanan kedokteran keluarga.
Pasal 140
Subdirektorat Bina Pelayanan Kedokteran Keluarga terdiri atas : a. Seksi Standardisasi; dan
Pasal 141
(1) Seksi Standardisasi mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan penyusunan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang pelayanan kedokteran keluarga.
(2) Seksi Bimbingan dan Evaluasi melakukan penyiapan bahan bimbingan teknis, pemantauan dan evaluasi serta penyusunan laporan di bidang pelayanan kedokteran keluarga.
Pasal 142
Subdirektorat Bina Pelayanan Kesehatan Khusus, Usia Lanjut dan Pelayanan Darah mempunyai tugas melaksanakan penyiapan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan penyusunan norma, standar, prosedur, dan kriteria serta bimbingan teknis, evaluasi dan penyusunan laporan di bidang bina pelayanan kesehatan khusus, usia lanjut dan pelayanan darah serta daerah bermasalah kesehatan.
Pasal 143
Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 142, Subdirektorat
Bina Pelayanan Kesehatan Khusus, Usia Lanjut dan Pelayanan Darah
menyelenggarakan fungsi :
a. penyiapan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang bina pelayanan kesehatan khusus, usia lanjut dan pelayanan darah serta daerah bermasalah kesehatan;
b. penyiapan bahan penyusunan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang bina pelayanan kesehatan khusus, usia lanjut dan pelayanan darah serta daerah bermasalah kesehatan;
c. penyiapan bahan bimbingan teknis di bidang bina pelayanan kesehatan khusus, usia lanjut dan pelayanan darah serta daerah bermasalah kesehatan; dan
d. penyiapan bahan evaluasi dan penyusunan laporan pelaksanaan kebijakan di bidang bina pelayanan kesehatan khusus, usia lanjut dan pelayanan darah serta daerah bermasalah kesehatan.
Pasal 144
Subdirektorat Bina Pelayanan Kesehatan Khusus, Usia Lanjut dan Pelayanan Darah terdiri atas :
a. Seksi Standardisasi; dan
Pasal 145
(1) Seksi Standardisasi mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan penyusunan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang pelayanan kesehatan khusus, usia lanjut dan pelayanan darah serta daerah bermasalah kesehatan.
(2) Seksi Bimbingan dan Evaluasi melakukan penyiapan bahan bimbingan teknis, pemantauan dan evaluasi serta penyusunan laporan di bidang pelayanan kesehatan khusus, usia lanjut dan pelayanan darah serta daerah bermasalah kesehatan.
Pasal 146
Subdirektorat Bina Pelayanan Kesehatan di Daerah Tertinggal, Perbatasan dan Kepulauan mempunyai tugas melaksanakan penyiapan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan penyusunan norma, standar, prosedur dan kriteria, serta bimbingan teknis, evaluasi dan penyusunan laporan di bidang bina pelayanan kesehatan di daerah tertinggal, terpencil, terisolir, perbatasan dan kepulauan.
Pasal 147
Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 146, Subdirektorat Bina Pelayanan Kesehatan di Daerah Tertinggal, Perbatasan dan Kepulauan menyelenggarakan fungsi :
a. penyiapan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang bina pelayanan kesehatan di daerah tertinggal, terpencil, terisolir, perbatasan dan kepulauan;
b. penyiapan bahan penyusunan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang bina pelayanan kesehatan di daerah tertinggal, terpencil, terisolir, perbatasan dan kepulauan;
c. penyiapan bahan bimbingan teknis di bidang bina pelayanan kesehatan di daerah tertinggal, terpencil, terisolir, perbatasan dan kepulauan; dan
d. penyiapan bahan evaluasi dan penyusunan laporan pelaksanaan kebijakan di bidang bina pelayanan kesehatan di daerah tertinggal, terpencil, terisolir, perbatasan dan kepulauan.
Pasal 148
Subdirektorat Bina Pelayanan Kesehatan di Daerah Tertinggal, Perbatasan dan Kepulauan terdiri atas :
a. Seksi Standardisasi; dan
Pasal 149
(1) Seksi Standardisasi mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan penyusunan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang pelayanan kesehatan di daerah tertinggal, terpencil, terisolir, perbatasan dan kepulauan.
(2) Seksi Bimbingan dan Evaluasi melakukan penyiapan bahan bimbingan teknis, pemantauan dan evaluasi serta penyusunan laporan di bidang pelayanan kesehatan di daerah tertinggal, terpencil, terisolir, perbatasan dan kepulauan.
Pasal 150
Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan tata usaha dan rumah tangga Direktorat.