3.3. Evaluasi dan Analisis IKU LPDP Per Direktorat Pada Triwulan I Tahun 2016
3.3.1 Direktorat Dana Kegiatan Pendidikan
Pada Triwulan I Tahun 2016, Direktorat Dana Kegiatan Pendidikan (DKP) LPDP menetapkan 9 (Sembilan) SS yang terdiri dari: 1 (Satu) SS yang merupakan sasaran dalam
Stakeholder Perspective; 1 (Satu) SS yang merupakan sasaran dalam Customer Perspective; 4 (Empat) SS yang merupakan sasaran dalam Internal Business Process Perspective; dan 3 (Tiga) SS yang merupakan sasaran dalam Learning and Growth Perspective. Sasaran strategis tersebut memiliki 13 (Tiga belas) Indikator Kinerja Utama (IKU).
Tabel 3.2 menunjukkan capaian IKU Direktorat Dana Kegiatan Pendidikan LPDP pada Triwulan I Tahun 2016.
Tabel 3. 2 Capaian IKU DKP LPDP Triwulan I Tahun 2016.
Kode SS/IKU
Sasaran Strategis/ Indikator Kinerja Utama
Target Q1 Target Y-2016 Realisasi Q1 Nilai Stakeholder Perspective (30%)
1 Kredibilitas LPDP yang Tinggi
1a-CP Persentase Alumni yang Memenuhi
Kualifikasi Talent - 15% - -
Customer Perspective (10%)
2 Kepuasan Pengguna Layanan yang
Tinggi
2a-CP Indeks Kepuasan Pengguna Layanan
Beasiswa - 4.2 - -
Internal Business Process Perspective (30%)
3 Perencanaan yang Andal
3a-N
Tingkat Deviasi Rencana Penyaluran Dana Beasiswa (Rencana Anggaran dan Realisasi)
- 30% - -
4 Monitoring dan Evaluasi yang Efektif 104,88%
4a-N Persentase Penerima Beasiswa yang
Mencapai Standar Evaluasi 80% 80% 83,96% 104,88%
5 Penyaluran Dana yang Efektif 114,37%
5a-N
Tingkat Akurasi Penyaluran Dana Beasiswa (Jumlah Rupiah, Waktu Penyaluran dan Penerima Dana)
97% 97% 143% 120%
5b-N Persentase Pencapaian Jumlah Penerima
Beasiswa 15% 100%
34,6%
(1.734) 120%
5c-N Persentase Pemenuhan SLA (Service Level
Agrement) Layanan Beasiswa 97% 97% 100% 103,1%
6 Pengendalian Internal yang Kuat 110%
dengan Standar Manajemen Mutu 6b-N Tingkat Kepatuhan Pelaksanaan Layanan
terhadap Kebijakan Dewan Penyantun - 100% - -
Learning & Growth persepctive (30%) 33,99%
7 SDM yang Kompetitif 100%
7a-CP Persentase Pelaksanaan Coaching Pegawai 100% 100% 100% 100%
8 e-Corporate Services 120%
8a-CP
Tingkat Pencapaian Implementasi Aplikasi Sistem Informasi Penerbitan Dokumen Beasiswa (LoG, LoS, dan Kontrak)
15% 100% 60% 120%
9 Pengelolaan Anggaran yang Optimal 120%
9a-CP Persentase Kualitas Pelaksanaan Anggaran 15% 95% 32% 120%
9b-N Opini atas Laporan Keuangan - WTP - -
Nilai Kinerja Organisasi (NKO) 111,53%
3.3.2 Direktorat Keuangan dan Umum
Pada Triwulan I Tahun 2016, Direktorat Keuangan dan Umum (DKP) LPDP menetapkan 7 (Tujuh) SS yang terdiri dari: 1 (Satu) SS yang merupakan sasaran dalam
Customer Perspective; 2 (Dua) SS yang merupakan sasaran dalam Internal Business Process Perspective; dan 4 (Empat) SS yang merupakan sasaran dalam Learning and Growth Perspective. Sasaran strategis tersebut memiliki 16 (Enam belas) Indikator Kinerja Utama (IKU).
Tabel 3.3 menunjukkan capaian IKU Direktorat Keuangan dan Umum LPDP pada Triwulan I Tahun 2016.
Tabel 3. 3 Capaian IKU DKU LPDP Triwulan I Tahun 2016
Kode SS/IKU
Sasaran Strategis/ Indikator Kinerja Utama
Target Q1 Target Y-2016 Realisasi Q1 Nilai Customer Perspective
1 Kepuasan Pengguna Layanan yang
Tinggi
1a-CP Indeks Kepuasan Pengguna Layanan
Beasiswa - 4.2 -
-
Internal Business Process Perspective
2 Perencanaan yang Andal 120%
2a-CP Tingkat Akurasi Penyaluran Dana 97% 97% 151% 120%
3 Pengendalian Internal yang Kuat 110%
3a-N Tingkat Kesesuaian Proses Bisnis DKU
dengan Standar Manajemen Mutu 90% 90% 99%
110%
3b-N Tingkat Kepatuhan Pelaksanaan DKU
terhadap Kebijakan Dewan Penyantun - 100% -
-
Learning & Growth persepctive
4 SDM yang Kompetitif 107%
4a-CP Persentase Pelaksanaan Coaching Pegawai 100% 100% 100% 101%
4b-N Tingkat Kesesuaian Pelatihan dengan Standar Kompetensi dan Hasil Asesmen 15% 100% 19,2% 120%
4c-N Persentase Pelaksanaan Coaching Pegawai 100% 100% 100% 100%
5a-CP Persentase Tindak Lanjut Rekomendasi Hasil Survey Kesehatan Organisasi 20% 100% 22,5% 112,5%
5b-CP Indeks Implementasi Good Corporate
Governance DKU - 85 -
-
5c-CP Persentase Penyusunan SOP RASCI 25% 50% 74% 120% 5d-N Persentase Pengembangan Infrastruktur
Struktur Organisasi Baru - 100% -
-
5e-N Persentase Pemenuhan SDM berdasarkan
kebutuhan - 100% -
-
6 e-Corporate Services 120%
6a-CP Persentase Tingkat Penyelesaian
e-CorporateService Tahap II 25% 100% 40%
120%
6b-N Persentase Downtime IT - 1% - -
7 Pengelolaan Atas Laporan Keuangan 120%
7a-CP Persentase Kualitas Pelaksanaan
Anggaran 12% 95% 27,69%
120%
7b-CP Opini atas Laporan Keuangan - WTP - -
Nilai Kinerja Organisasi (NKO) 113,72%
3.3.3 Direktorat Dana Rehabilitasi Fasilitas Pendidikan
Pada Triwulan I Tahun 2016, Direktorat Dana Rehabilitasi Fasilitas Pendidikan (DRFP) LPDP menetapkan 9 (Sembilan) SS yang terdiri dari: 1 (Satu) SS yang merupakan sasaran dalam Stakeholder Perspective; 1 (Satu) SS yang merupakan sasaran dalam Customer Perspective; 4 (Empat) SS yang merupakan sasaran dalam Internal Business Process Perspective; dan 3 (Tiga) SS yang merupakan sasaran dalam Learning and Growth Perspective. Sasaran strategis tersebut memiliki 13 (Tiga belas) Indikator Kinerja Utama (IKU).
Tabel 3.3.3 menunjukkan capaian IKU Direktorat Keuangan dan Umum LPDP pada Triwulan I Tahun 2016.
Tabel 3. 4 Capaian IKU DRFP LPDP Triwulan I Tahun 2016
Kode SS/IKU
Sasaran Strategis/ Indikator Kinerja Utama
Target Q1 Target Y-2016 Realisasi Q1 Nilai Stakeholder Perspective (30%) 36%
1 Kredibilitas LPDP yang Tinggi 120%
1a-N
Tingkat Kesesuaian Luaran Riset yang Memenuhi Standar Komersialisasi dan/atau Implementasi
5% 20% 10%
120%
1b-N Persentase Pencapaian Target Layanan Dana
Riset - 45 prop/PII 5 prop
-
Customer Perspective (10%)
2 Kepuasan Pengguna Layanan yang Tinggi
2a-N Indeks Kepuasan Pengguna Layanan Riset - 4.2 skala 5 - -
Internal Business Process Perspective (30%) 31,8%
3 Perencanaan yang Andal
3a-N Tingkat Deviasi Rencana Penyaluran Dana
Riset dan Rehab - 30% -
4 Penyaluran Dana yang Efektif 112,2% 4a-N Tingkat Akurasi Penyaluran Dana Riset,
Rehab, & ISF 97% 97% 108,8%
112,2%
5 Pengelolaan Pasca Layanan yang Excellent 100%
5a-N Tingkat Penyelesaian Clearing House Layanan
Riset 50% 100% 50%
100%
6 Pengendalian Internal yang Kuat 6a-N Tingkat Kesesuaian Proses Bisnis Layanan
dengan Standar Manajemen Mutu - 90% 100%
-
6b-N
Tingkat Kepatuhan Pelaksanaan Layanan Riset & Rehab terhadap Kebijakan Dewan Penyantun
- 100% 100%
-
Learning & Growth persepctive (30%) 26,4%
7 SDM yang Kompetitif 120%
7a-N Persentase Pelaksanaan Coaching Pegawai 90% 90% 300% 120%
8 e-Corporate Services 100%
8a-CP Tingkat Pencapaian Implementasi Aplikasi
Program Riset (Sipensel & Simoni) 100% 100% 100%
100%
9 Pengelolaan Keuangan yang Akuntabel 44%
9a-N Tingkat Kualitas Pelaksanaan Anggaran (Riset
& Rehab) 25% 95% 11,5%
44%
9b-N Tingkat Kualitas Pelaksanaan Anggaran (Riset
& Rehab) 25% 95% 11,5%
-
Nilai Kinerja Organisasi (NKO) 104,67%
3.4. Evaluasi dan Analisis IKU LPDP Per Direktorat Pada Triwulan I Tahun 2016
Sama halnya dengan evaluasi dan analisis IKU LPDP, dalam subbab ini evaluasi dan analisis IKU dilakukan pada masing-masing direktorat yang ada di LPDP. Untuk penjelasan capaian IKU selama Triwulan I Tahun 2016 per direktorat adalah sebagai berikut:
3.4.1 Direktorat Dana Kegiatan Pendidikan
3.4.1.1 Persentase Alumni yang Memenuhi Kualifikasi Talent
Salah satu indikator dari meningkatnya kredibilitas LPDP adalah dengan melihat persentase alumni yang memenuhi kualifikasi talent. Pengelolaan alumni yang tepat yang sesuai dengan kualifikasi merupakan hal yang penting agar tujuan utama LPDP sebagai "National Talent Pool" dapat terwujud sehingga dapat menjadi penggerak utama pembangunan Indonesia ke depannya. Persentase Alumni yang memenuhi kualifikasi talent
diukur berdasarkan kesesuaian total alumni penerima beasiswa dengan kualifikasi yang telah ditetapkan. Talent Assessment Batch 2 diikuti oleh 47 (Empat puluh tujuh) peserta dan dilaksanakan pada bulan Maret sampai dengan April 2016 dengan rincian kegiatan sebagai berikut:
c. Refreshment Training Program (Bagian 2) dan Assesor Training : 19 s.d. 22 Maret 2016
d. AssessmentDay dan Pleno Meeting : 01 s.d. 04 April 2016
Dari hasil Talent Assessment tersebut diperoleh 17 (Tujuh belas) BEST TALENT dari 65 Alumni (15% dari total 434 Alumni). Berdasarkan data tersebut diperoleh persentase alumni yang memenuhi kualifikasi talent sebesar 26.11%. Persentase tersebut menunjukkan bahwa persentase realisasi IKU persentase alumni yang memenuhi kualifikasi talent pada Triwulan I Tahun 2016 (4%) melebihi target yang ditentukan (3.5%). Formula untuk mendapatkan alumni yang memenuhi kualifikasi talent adalah sebagai berikut:
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, DKP menyusun Indikator Penilaian
Personal Enterprise Plan (PEP) kepada para alumni. Indikator-indikator tersebut antara lain:
Sincerity and Authenticity (10%), Clarity and Coherence (10%), Feasibility and Realism (10%),
Openess and Flexibility (10%), Communication and Leadership (20%), serta National Social Responsibility (40%). Untuk nilai assessment dalam mencari Best Talent adalah alumni yang memenuhi skor 4 (Empat) atau 5 (Lima), dengan kriteria skor antara lain:
Gambar 3. 1 Nilai Assessment (Best Talent score 4 dan 5)
Dari hasil penilaian tersebut, didapat 17 Best Talent dari total 47 alumni yang mendaftar pada Batch 2.
3.4.1.2 Indeks Kepuasan Pengguna Layanan Beasiswa
Indeks Kepuasan Pengguna (IKP) Layanan merupakan nilai kepuasan pelanggan atas layanan LPDP. Data capaian untuk LPDP diperoleh dari survei independen yang dikoordinasikan oleh Biro Organta Setjen. Ruang lingkup dari survei ini adalah pelanggan atas layanan beasiswa dan riset. Pengukuran IKP Layanan akan diukur berdasarkan dengan pengukuran kepuasan layanan yang telah disusun oleh Kementerian Keuangan. Kepuasan layanan publik diukur berdasarkan hasil survei kepuasan pelanggan oleh lembaga independen berdasarkan pemenuhan atas asas penyelenggaraan pelayanan publik yang sesuai dengan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 Tentang Pelayanan Publik. Untuk mengetahui hal tersebut maka LPDP melakukan sosialisasi kepada seluruh pengguna layanan, LPDP mengenai survey kepuasan pelanggan yang rutin diadakan oleh LPDP. Indeks Kinerja Unit ini belum dapat diukur dikarenakan proses kinerja tersebut masih berjalan.
3.4.1.3 Tingkat Deviasi Rencana Penyaluran Dana Beasiswa
Sampai dengan Maret 2016, tingkat deviasi penyaluran sebagai berikut:
Rencana penyaluran beasiswa untuk bulan Januari dan Februari memiliki dana beasiswa yang sama sedangkan di bulan Maret lebih besar karena sesuai ketentuan ada pembayaran Living Allowence setiap 3 (Tiga) bulan sekali. Deviasi yang terjadi pada kuartal ini adalah deviasi negatif, yang artinya kurang dari rencana penyaluran dengan nilai sebesar -20,09%. Upaya yang telah dilakukan oleh DKP adalah dengan melakukan rapat koordinasi dengan Direktorat terkait (PUPD dan DKU) untuk mengumpulkan data ALM (data input dalam mengontrol deviasi antara rencana dengan realisasi).
3.4.1.4 Persentase Penerima Beasiswa yang Mencapai Standar Evaluasi
Total Awardee dengan status on-going yang sudah melaporkan Indeks Prestasinya adalah 2.377 orang (per 31 Maret 2016); 363 orang jenjang Doktor dan 1.997 orang jenjang Magister dan 17 orang pada program Dokter Spesialis. Untuk jenjang Doktor 96,4% (350)
BULAN RENCANA REALISASI SElISIH % DEVIASI
Januari Rp 140.000.000.000 Rp 117.639.098.110 Rp 22.360.901.890 15,97%
Februari Rp 140.000.000.000 Rp 84.701.535.603 Rp 55.298.464.397 39,50%
Maret Rp 200.000.000.000 Rp 190.431.687.573 Rp 9.568.312.427 4,78%
20,09%
RATA-RATA DEVISI
awardee mencapai standar evaluasi dan hanya 3,6% (13) yang di bawah standar evaluasi, sementara untuk jenjang Magister 81,6% (1.629) mencapai standar evaluasi dan 18,4% (367) tidak mencapai standar evaluasi, dan untuk program Dokter Spesialis yang mencapai standar evaluasi adalah 94,1% (16) dan yang tidak mencapai standar evaluasi 5,9% (1). Sehingga, secara total persentase penerima beasiswa yang mencapai standar evaluasi adalah 83,96% (1.995 dari 2.377).
Permasalahan yang dihadapi dalam IKU ini adalah:
1. Kendala dalam evaluasi adalah standar penilaian (grading) yang bervariasi di setiap negara, sehingga ekuivalensi pun tidak dapat secara adil memukul rata standar IPK. 2. Transkrip nilai untuk sebagian negara belum dapat diperoleh hingga akhir program
studi/ataupun wisuda yang diselenggarakan 2-3 bulan setelah menyelesaikan studi. 3. Masih cukup banyaknya jumlah awardee yang berada di bawah standar evaluasi
(3,25) dapat dipengaruhi oleh banyak faktor berada di luar kendali LPDP.
Untuk menangani kendala tersebut, DKP telah melakukan pelaksanaan monitoring evaluasi secara online melalui Simonev dilakukan 3 bulan sekali ketika penerima BPI mengajukan living allowance, adapun monitoring evaluasi akademik dilakukan 6 bulan sekali atau tiap semester.
3.4.1.5 Tingkat Akurasi Penyaluran Dana Beasiswa (Jumlah Rupiah, Waktu Penyaluran dan Penerimaan Dana)
Tingkat Akurasi Realisasi Penyaluran Dana Beasiswa adalah tingkat akurasi kenyataan dengan dibandingkan dengan standar layanan. Saat ini standar layanan di DKP adalah 7 hari kerja. Persentase pemenuhan SLA pembayaran beasiswa pada Triwulan I Tahun 2016 adalah sebesar 120%. Berikut adalah tabel realisasi penyaluran dana beasiswa yang dilakukan oleh DKP.
Jan Feb Mar Total Q1
Jumlah Permintaan Pembayaran 47 218 906 1171 Rata-Rata Waktu Penanganan 4.02 hari kerja 4.15 hari kerja 3.75 hari
3.4.1.6 Persentase Pencapaian Jumlah Penerima Beasiswa (5,000 Penerima Beasiswa) Target Q1 Tahun 2016 sebanyak 750 orang, hingga tanggal 31 Maret 2016 telah ditetapkan sebanyak 1.734 orang. Adapun sebarannya sebagai berikut:
DN LN Jumlah Magister 476 651 1.127 Doktoral 39 148 187 Dokter Spesialis 41 41 Jumlah 556 799 1.355
3.4.1.7 Persentase Pemenuhan SLA Layanan Beasiswa
Persentase Pemenuhan SLA Pelayanan Beasiswa adalah pemenuhan dan ketepatan waktu penyelesaian waktu penyelesaian SLA sesuai dengan SOP.
1. Letter of Guarantee = 1 hari kerja 2. Sponsorship Letter = 1 hari kerja 3. Perpindahan Universitas = 3 hari kerja 4. Kontrak = 5 hari kerja
Formula yang digunakan untuk menghitung persentase pemenuhan SLA layanan beasiswa adalah:
Untuk penanganan Letter of Guarantee selengkapnya adalah sebagai berikut:
Jan Feb Mar
Jumlah Permintaan 306 145 229
Waktu Penanganan 1 hari 1 hari 1 hari
dengan rata-rata waktu penanganan Letter of Guarantee selama 2 (Dua) hari kerja, sedangkan untuk penanganan Sponsorhsip Letter adalah:
Jan Feb Mar
DN LN Jumlah
Tesis 311 13 324
Disertasi 44 11 55
Jumlah Permintaan 401 328 612
Waktu Penanganan 1 hari 1 hari 1 hari
dengan rata-rata waktu penanganan Sponsorhsip Letter selama 2 (Dua) hari kerja. Pemenuhan layanan terkait kontrak yaitu:
Jan Feb Mar
Jumlah Permintaan 361 151 239
Waktu Penanganan 5 hari 5 hari 5 hari
dengan rata-rata waktu penanganan kontrak selama 5 (Lima) hari kerja. Pada pemenuhan layanan terkait perpindahan universitas yaitu:
Jan Feb Mar
Jumlah Permintaan 62 41 77
Waktu Penanganan 3 hari 3 hari 3 hari
dengan rata-rata waktu penanganan kontrak selama 3 (Tiga) hari kerja.
3.4.1.8 Tingkat Kesesuaian Proses Bisnis Layanan dengan Standar Manajemen Mutu
Dengan telah didapatkannya ISO 9001 tentang Standar Manajemen Mutu, diharapkan seluruh layanan LPDP berjalan sesuai dengan SOP yang sudah ditetapkan. Untuk mendukung hal tersebut, maka disusunlah IKU yang menjadi tanggung jawab seluruh Direktorat untuk menyesuaikan layanan yang menjadi tanggung jawab masing-masing agar sesuai dengan SOP.
Q1: Dilakukan audit proses pembayaran LN di Direktorat Keuangan & Umum
Q2: Dilakukan audit proses pembayaran seluruh beasiswa di Direktorat Keuangan & Umum Q3: Dilakukan audit proses pembayaran beasiswa & riset
Telah dilakukan sampling proses pembayaran Luar Negeri di Direktorat Keuangan & Umum. Hal ini dilakukan karena area tersebut merupakan area yang sangat mungkin terjadi kesalahan. Dari hasil sampling didapatkan skor 1% error.
3.4.1.9 Tingkat Kepatuhan Pelaksanaan Layanan terhadap Kebijakan Dewan Penyantun Hingga saat ini LPDP telah menjalankan kebijakan yang diberikan oleh Dewan Penyantun (arahan terakhir tahun 2015). Namun hingga kuartal I berakhir, belum terdapat kebijakan baru untuk dilaksanakan oleh LPDP dalam meningkatkan kualitas pelayanan. Telah dilakukan follow up untuk rapat koordinasi dengan Dewan Penyantun namun, hingga saat ini belum didapatkan jadwal yang tepat untuk membahas kebijakan yang akan diimplementasikan untuk meningkatkan kualitas layanan LPDP.
3.4.1.10 Persentase Pelaksanaan Coaching Pegawai
Coaching pegawai dilakukan secara informal dan secara online, sehingga arus informasi dan konsultasi tetap berlangsung di luar jam kerja.
3.4.1.11 Persentase Pencapaian Implementasi Aplikasi Sistem Informasi Penerbit Dokumen Beasiswa (LoG, LoS, dan Kontrak)
Sipendob sudah dapat digunakan dalam pengajuan LOS dan LOG, implemetasi yang sudha berjalan sekitar 60%, karena masih banyak ditemukan bugs atau error baik pada sisi awardee ataupun admin, namun Aplikasi ini sudah berjalan, dan perbaikan dilakukan berdasar error yang ditemukan dan dilaporkan.
3.4.1.12 Persentase Kualitas Pelaksanaan Anggaran DDKP
No Output Pagu DIPA (Rp.) Realisasi (Rp) % Sisa Pagu 2015
1 Persiapan Penyaluran Beasiswa 15,809,122,800 0 0% 15,809,122,800 2 Seleksi Beasiswa 17,189,304,000 9,478,829,012 55% 7,710,474,988 3 Program Persiapan Keberangkatan 4,442,650,000 3,841,054,519 86% 1,259,456,429,481
4 Monitoring dan Evaluasi Penyaluran Beasiswa 1,850,560,000 24,974,248 1% 1,825,585,752 5 Manajemen Alumni 5,671,111,200 1,052,578,390 19% 4,618,532,810 Total 32%
3.4.1.13 Opini Laporan Keuangan
Opini Laporan Keuangan adalah opini yang diberikan oleh Badan Pemeriksa Keuangan RI terhadap Laporan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan, yang selanjutnya dikonversikan dalam indeks 1 s.d. 4, dimana:
1. Tidak Wajar;
2. Tidak Memberikan Pendapat; 3. Wajar Dengan Pengecualian;
4. Wajar Tanpa Pengecualian atau Wajar Tanpa Pengecualian-Dengan Paragraf Penjelas atau Wajar Tanpa Pengecualian-Modifikasi Kata-kata.
Hal-hal yang telah dilakukan oleh DKP pada IKU ini adalah: 1. Optimalisasi SPI sebagai warning system LPDP.
2. Audit berkala oleh pihak Itjen dan BPK
3. Pengumuman pemenang untuk pihak ketiga yang akan melakukan audit di LPDP.
3.4.2 Direktorat Keuangan dan Umum 3.4.2.1 Indeks Kepuasan Pengguna Layanan
Indeks Kepuasan Pengguna (IKP) Layanan merupakan nilai kepuasan pelanggan atas layanan LPDP. Data capaian untuk LPDP diperoleh dari survei independen yang dikoordinasikan oleh Biro Organta Setjen. Ruang lingkup dari survei ini adalah pelanggan atas layanan beasiswa dan riset. Pengukuran IKP Layanan akan diukur berdasarkan dengan pengukuran kepuasan layanan yang telah disusun oleh Kementerian Keuangan. Kepuasan layanan publik diukur berdasarkan hasil survei kepuasan pelanggan oleh lembaga independen berdasarkan pemenuhan atas asas penyelenggaraan pelayanan publik yang sesuai dengan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 Tentang Pelayanan Publik. Untuk mengetahui hal tersebut maka LPDP melakukan sosialisasi kepada seluruh pengguna layanan, LPDP mengenai survey kepuasan pelanggan yang rutin diadakan oleh LPDP. Indeks
Kinerja Unit ini belum dapat diukur dikarenakan proses kinerja tersebut masih berjalan. Indeks Kepuasan Pengguna Layanan merupakan nilai kepuasan pelanggan atas layanan Direktorat Keuangan & Umum. Data capaian untuk DKU diperoleh dari survei independen yang dikoordinasikan oleh pihak ketiga terhadap support yang diberikan DKU kepada internal user.
Indeks Kepuasan Pengguna Layanan diukur berdasarkan pengukuran kepuasan layanan internal user, melalui survei yang akan dilakukan di akhir tahun 2016 untuk melihat kepuasan pengguna internal terhadap layanan dan support DKU. DKU telah melaksanakan penyusunan Kerangka Acuan Keja (KAK) untuk penentuan vendor yang akan melakukan pengukuran kepuasan layanan LPDP.
3.4.2.2 Tingkat Akurasi Penyaluran Dana
Tingkat Akurasi Realisasi Penyaluran Dana Beasiswa dan Riset adalah tingkat akurasi kenyataan dibandingkan dengan SLA keuangan dalam menyalurkan dana beasiswa dan riset. Dalam hal ini SLA penyaluran yang menjadi tanggung jawab DKU adalah 3 hari. Rata-rata waktu yang dibutuhkan dalam penangganan penyaluran adalah 1,57 hari, sehingga:
Realisasi : 3/1.57 * 100% = 191 % Capaian = (1+(1-[1,57/3]))*100% = 147%
Tindakan yang telah dilakukan oleh DKU terhadap IKU ini adalah dengan melakukan akurasi pembayaran berdasarkan SOP dan dokumen yang telah diverifikasi dengan mempertimbangkan ketepatan jumlah, ketepatan penerima, dan ketepatan waktu pembayaran terhadap seluruh transaksi penyaluran dana.
3.4.2.3 Tingkat Kesesuaian Proses Bisnis Layanan dengan Standar Manajemen Mutu
Dengan telah didapatkannya ISO 9001 tentang Standar Manajemen Mutu, diharapkan seluruh layanan LPDP berjalan sesuai dengan SOP yang sudah ditetapkan. Untuk mendukung hal tersebut, maka disusunlah IKU yang menjadi tanggung jawab seluruh Direktorat untuk menyesuaikan layanan yang menjadi tanggung jawab masing-masing agar sesuai dengan SOP.
Q1: Dilakukan audit proses pembayaran LN di Direktorat Keuangan & Umum
Q3: Dilakukan audit proses pembayaran beasiswa & riset Q4: Dilakukan audit proses pembayaran selurh Direktorat
Telah dilakukan sampling proses pembayaran Luar Negeri di Direktorat Keuangan & Umum. Hal ini dilakukan karena area tersebut merupakan area yang sangat mungkin terjadi kesalahan. Dari hasil sampling didapatkan skor 1% error. Direktorat Keuangan dan Umum telah melakukan sampling berdasarkan data 68 (Enam puluh delapan) transaksi salah bayar Luar Negeri dibandingkan dengan total transaksi Luar Negeri sebesar 7,964 (Tujuh ribu Sembilan ratus enam puluh empat).
3.4.2.4 Tingkat Kepatuhan Pelaksanaan Layanan terhadap Kebijakan Dewan Penyantun Hingga saat ini LPDP telah menjalankan kebijakan yang diberikan oleh Dewan Penyantun (arahan terakhir tahun 2015). Namun hingga kuartal I berakhir, belum terdapat kebijakan baru untuk dilaksanakan oleh LPDP dalam meningkatkan kualitas pelayanan. Telah dilakukan follow up untuk rapat koordinasi dengan Dewan Penyantun namun, hingga saat ini belum didapatkan jadwal yang tepat untuk membahas kebijakan yang akan diimplementasikan untuk meningkatkan kualitas layanan LPDP.
3.4.2.5 Persentase Pegawai LPDP yang Memenuhi Jam Pelatihan
Persentase Pegawai LPDP yang Memenuhi jam Pelatihan adalah perbandingan antara Pegawai yang mengikuti pelatihan sesuai dengan kompetensi jabatan dengan target Pegawai yang mengikuti pelatihan sesuai dengan kompetensi jabatan. Formula perhitungan dalam IKU ini adalah:
Dimana:
Total pegawai sebanyak 78 (Tujuh puluh delapan) orang dengan rincian: 60 (Enam puluh) pegawai dengan 19 (Sembilan belas) jamlat
18 (Delapan belas) pegawai dengan 35 (Tiga puluh lima) jamlat Dengan jamlat minimal sebanyak 16 (Enam belas) jamlat
Tindakan yang telah dilakukan oleh DKU antara lain:
1. Melakukan penyusunan matriks training untuk setiap jabatan.
2. Melakukan pemenuhan kebutuhan pelatihan terhadap seluruh pegawai sesuai dengan kompetensi dan arahan manajemen.
3.4.2.6 Tingkat Kesesuaian Pelatihan dengan Standar Kompetensi dan Hasil Asesmen Persentase Pegawai LPDP yang mengikuti pelatihan sesuai dengan kompetensi dan hasil asesmen yang diperoleh. Formula yang digunakan dalam IKU ini adalah:
Tindakan yang telah diambil oleh DKU dalam mencapai target IKU ini adalah: 1. Melakukan penyusunan matriks training untuk setiap jabatan.
2. Melakukan seleksi kebutuhan pelatihan terhadap 15 pegawai sesuai dengan standar kompetensi.
3. Melakukan assessment terhadap Pelaksana dan Kepala Divisi untuk mengembangkan kebutuhan pelatihan tiap pegawai
3.4.2.7 Persentase Pelaksanaan Coaching Pegawai
Rencana pelaksanaan coaching pegawai oleh Direktur DKU adalah 1 minggu 1 kali, dan sudah dilaksanakan sejak awal tahun. Direktorat Keuangan dan Umum telah melakukan coaching pegawai oleh Direktur DKU setiap minggunya, dan akan terus berlanjut untuk triwulan berikutnya. Adapun agenda yang dibahas, antara lain:
1. Prioritas pekerjaan yang akan dilakukan dalam 1 minggu ke depan 2. Hambatan yang mungkin muncul
3. Alternatif solusi yang dapat dilakukan 4. Progress report keseluruhan pekerjaan
3.4.2.8 Persentase Tindak Lanjut Rekomendasi Hasil Survei Kesehatan Organisasi
Berdasarkan hasil survei kesehatan Organisasi tahun 2015, didapatkan kesimpulan mengenai hal-hal yang menjadi tanggung jawab LPDP untuk dikembangkan dan ditindaklanjuti, antara lain:
1. Implementasi pemilihan best employee
2. Penyusunan kriteria pola mutasi/rotasi pegawai yang transparan
3. Pengembangan pegawai LPDP dalam bentuk pembekalan persiapan pengajuan beasiswa
4. Sosialisasi/internalisasi kesehatan organisasi di lingkungan LPDP
Berdasarkan hasil survei kesehatan Organisasi tahun 2015, didapatkan kesimpulan mengenai hal-hal yang menjadi tanggung jawab LPDP untuk dikembangkan dan ditindaklanjuti, antara lain:
Tahap 1. Persentase Penyelesaian Tindak Lanjut Rekomendasi MOFIN: 1. Identifikasi akar masalah : 15%
2. Persiapan kegiatan :15%
3. Pelaksanaan rekomendasi kegiatan: 40% 4. Pelaporan kegiatan : 10%
5. Hasil assesment Biro Organta : 20%
Tahap 2. Penghitungan Indeks Penyelesaian Tindak Lanjut Hasil Rekomendasi MOFIN
Untuk 4 (Empat) rekomendasi telah dilakukan identifikasi masalah dan persiapan kegiatan untuk menunjang peningkatan pada area rekomendasi, yaitu:
1. Best employee, menunggu pengesahan kriteria yang dapat menseleksi pegawai baik PNS atau Non PNS.
2. Pola mutasi, LPDP sedang menunggu pengesahan Menpan-RB mengenai Struktur Organisasi baru, sehingga belum dapat terlaksana
3. Pengajuan beasiswa internal, sudah ada draft Peraturan Dirut mengenai Beasiswa internal pegawai LPDP.
4. Sosialisasi kesehatan organisasi sudah dilakukan menginformasikan hal-hal yang dilakukan untuk menunjang poin 1-3.
3.4.2.9 Indeks Implementasi Good Corporate Governance
Indeks implementasi Good Corporate Governance (GCG) adalah indeks yang mengukur pola tata kelola organisasi dalam menjalankan operasional lembaga berdasarkan ketentuan peraturan dan perundang-undagan yang berlaku. Survei ini akan dikoordinasikan oleh Pihak ketiga sebagai lembaga independen yang akan mengukur kepatuhan LPDP terhadap tata kelola yang telah ditetapkan. Indeks ini menggunakan skala 0-100. Pada kuartal ini telah dilakukan:
1. Pemaparan mengenai GCG dan kriteri pengukuran implementasi GCG melalui narasumber dari Univ. Gajah Mada.
2. Pihak Univ. Gajah Mada telah memberikan proposal pengukuran implementasi GCG ke pihak LPDP.
3.4.2.10 Persentase Penyusunan SOP RASCI
Guna terus meningkatkan kualitas layanan, LPDP terus berupaya untuk melakukan perbaikan di berbagai proses yang menjadi core process LPDP, salah satunya adalah