1. Mahasiswa wajib hadir tepat waktu.
2. Setiap mahasiswa tidak diperkenankan menggunakan alat komunikasi selama diskusi berlangsung. Semua alat komunikasi dimasukkan ke dalam tas dalam keadaan silent.
3. Saat diskusi, di atas meja hanya diperkenankan menggunakan satu unit computer/ laptop untuk notulensi dan/ presentasi diskusi. Selama diskusi berlangsung tidak diperkenankan menggunakan alat elektronik lainnya.
4. Dilarang membawa rokok, makanan dan minuman selama diskusi.
5. Berlaku tertib, tidak bersenda-gurau dan tidak membuat keributan yang akan mengganggu kelompok lain.
6. Mahasiswa wajib menandatangani daftar hadir.
7. Sebelum dan setelah diskusi, dosen/tutor wajib mengisi berita acara pelaksanaan diskusi dan melakukanverifikasi daftar hadir.
8. Selama diskusi, mahasiswa diizinkan membuka buku referensi hanya pada saat diskusi ke 2. Pada diskusi Tutorial pertemuan I, mahasiswa dilarang membuka buku referensi maupun online internet.
9. Setelah diskusi selesai, dosen/tutor menyerahkan kembali daftar hadir dan berita acara diskusi kepadapengelola modul. Petugas administrasi melakukan verifikasi dengan membubuhkan paraf.
10. Tata cara diskusi tutorial dengan seven jump selengkapnya diatur di Buku Panduan Modul.
11. Pada diskusi ke 2 setiap mahasiswa wajib mengumpulkan laporan/
ringkasan diskusi tutorial untuk diperiksa oleh tutor.
12. Maksimal 1 (satu) minggu setelah diskusi ke 2 tutorial, setiap kelompok wajib mengumpulkan laporan hasil diskusi dan diserahkanlangsung kepada pengelola modul untuk dilakukan penilaian dan atau perbaikan.
13. Setelah dikoreksi oleh dosen/tutor, laporan diserahkan ke pengelola modul untuk dicatat dan selanjutnyadikembalikan ke mahasiswa sebagai bahan perbaikan.
14. Mahasiswa dan dosen/tutor tidak diperbolehkan mengubah jadwal kegiatan, tutorial, tanpa sepengetahuan dan seizin pengelola modul.
15. Mahasiswa wajib menghadiri 75% dari jadwal tutorial sebagai syarat untuk mengikuti ujian modul.
16. Ketentuan Izin meninggalkan kegiatan tutorial :
o Izin untuk tidak mengikuti diskusi tutorial, hanya diberikan apabila memenuhi ketentuan izin yang berlaku.
o Apabila mahasiswa berhalangan hadir karena sakit atau keadaan darurat lain, mahasiswa wajib memberitahu ke sekretariat modul dengan menyerahkan surat izin ke sekretariat tutorial, paling lambat
3 hari setelah hari tutorial. Nilai tutorial saat ybs tidak hadir baru dapat diberikan apabila mahasiswa mengumpulkan tugas pengganti dengan nilai maksimal 60% dari nilai total diskusi pada satu kali pertemuan.
o Apabila mahasiswa berhalangan hadir karena mewakili institusi sebagai delegasi, surat izin diserahkan kepada pengelola modul selambat-lambatnya 1 hari sebelum keberangkatan mahasiswa tersebut.
o Mahasiswa yang terlambat hadir > 15 menit atau izin tanpa surat izin maka nilai tutorial pada pertemuan tersebut dihitung 0 (nol).
II. MATA KULIAH KETERAMPILAN KLINIK DASAR
Mata kuliah Keterampilan Klinik merupakan suatu kegiatan di laboratorium dimana mahasiswa diajarkan beberapa keterampilan klinik dasar kedokteran gigi. Kegiatan ini betujuan untuk menunjang pencapaian kompetensi klinis.
1. Waktu pelaksanaan
Materi keterampilan klinik yang dilaksanakan sebagian besar berkaitan dengan modul yang sedang berjalan pada semester tersebut. Oleh karena itu waktu pelaksanaan pembelajaran keterampilan klinik sebagian besar terintegrasi dengan modul yang sedang berjalan.
2. Jenis kegiatan
a. Kuliah Narasumber
Kuliah ini diberikan sebelum mahasiswa melakukan pelatihan keterampilan klinik. Pada sesi ini mahasiswa dijelaskan tata cara melakukan keterampilan klinik yang akan dilatihkan. Materi diberikan oleh para pakar keterampilan klinik materi tersebut.
b. Pelatihan Keterampilan Klinik
Sesi pelatihan keterampilan klinik, merupakan sesi pembelajaran keterampilan klinik dibawah bimbingan instruktur keterampilan klinik. Kegiatan dilaksanakan di Laboratorium Keterampilan Klinik. Sesi ini kemudian dilanjutkan sesi mandiri, dimana mahasiswa berlatih mandiri.
c. Ujian OSCE
Merupakan kegiatan penilaian hasil pembelajaran keterampilan klinik yang dilaksanakan pada akhir semester mata kuliah.
3. TATA TERTIB KEGIATAN KETERAMPILAN KLINIK
1. Batas kehadiran mengikuti kegiatan pembelajaran Keterampilan Klinik adalah 75% dari seluruh kegiatan pembelajaran keterampilan klinik. Bila tidak memenuhi ketentuan tersebut di atas tanpa alasan sesuai ketentuan izin yang berlaku, maka mahasiswa yang bersangkutan tidak diizinkan mengikuti ujian OSCE.
2. Mahasiswa wajib hadir tepat waktu. Mahasiswa yang datang terlambat lebih dari 15 menit tanpa surat izin tidak di izinkan mengikuti kegiatan keterampilan klinik pada hari itu.
3. Memenuhi tata cara berpakaian yang telah ditentukan oleh fakultas.
4. Dilarang makan dan minum dalam ruang latihan.
5. Berlaku tertib, tidak bersenda-gurau dan tidak membuat keributan yang akan mengganggu kelompok lain serta dilarang mengaktifkan alat komunikasi dan barang elektronik lainnya.
6. Sebelum kegiatan Pelatihan keterampilan klinik, mahasiswa harus sudah membaca materi (daftar tilik) keterampilan klinik yang akan dilatih.
7. Dalam menjalankan latihan keterampilan di Laboratorium Keterampilan Klinik, setiap mahasiswa harus mau berlatih memeriksa dan diperiksa (menjadi probandus bagi teman sekelompok).
8. Untuk efisiensi waktu latihan, mahasiswa diharuskan membawa peralatan yang dianjurkan untuk dibawa (sesuai topik keterampilan).
9. Instruktur berhak menghentikan proses latihan atau mengeluarkan mahasiswa yang dianggap belum siap atau tidak mematuhi tata tertib Laboratorium Keterampilan Klinik.
10. Mahasiswa diwajibkan untuk aktif melihat pengumuman di papan pengumuman laboratorium keterampilan klinik.
11. Izin untuk tidak mengikuti kegiatan Keterampilan Klinik hanya diberikan apabila memenuhi ketentuan izin yang berlaku pada PSKG FK Undip.
4. KETENTUAN PENGGUNAAN ALAT, BAHAN & RUANG LABORATORIUM KETERAMPILAN KLINIK
1. Setiap mahasiswa wajib menjaga kebersihan ruangan latihan. Seusai latihan, kondisi ruangan dikembalikan seperti semula, tidak boleh ada sampah tertinggal dalam ruang latihan.
2. Sebelum kegiatan, ketua kelompok bertanggung jawab atas kelengkapan alat-alat yang digunakan dengan menandatangani formulir peminjaman alat.
3. Seusai kegiatan, mahasiswa harus mengembalikan alat yang dipergunakan untuk latihan dalam keadaan bersih, baik, lengkap dan dikembalikan dalam tempatnya.
4. Mahasiswa tidak diperkenankan membuka lemari atau menggunakan alat selain yang dipergunakan untuk latihan keterampilan saat itu.
5. Mahasiswa dan instruktur menggunakan peralatan medis dan manekin di Laboratorium Keterampilan Klinik sesuai dengan manual prosedur masing-masing alat. Bila tidak memahami cara kerjanya, mahasiswa maupun instruktur wajib minta bantuan petugas.
6. Setiap mahasiswa dan instruktur wajib menjaga keutuhan dan fungsi alat dengan menggunakan alat yang digunakan.
7. Mahasiswa/ kelompok mahasiswa, yang akibat kelalaiannya menyebabkan kerusakan/ kehilangan alat atau jika alat dikembalikan dalam kondisi tidak sesuai dengan saat sebelum kegiatan maka mahasiswa diwajibkan untuk mengganti alat/ manekin yang rusak atau biaya perbaikan manekin/alat tersebut. Aturan penggantian alat akan ditetapkan oleh Koordinator Laboratorium Keterampilan Klinik FK Undip.
8. Alat-alat dan media pembelajaran seperti video ajar keterampilan klinik yang dibuat oleh FK Undip hanya diperkenankan untuk pembelajaran mandiri dan dilarang untuk menduplikasi atau mengunggah atas nama kelompok/golongan selain FK Undip.
9. Kelompok mahasiswa yang ingin berlatih secara mandiri di luar jadwal yang sudah ditetapkan, dapat menghubungi petugas Laboratorium Keterampilan Klinik untuk menentukan hari latihan (dengan catatan : latihan mandiri dilakukan dihari & jam kerja, ruang & alat tidak dipergunakan untuk ujian/ latihan yang sudah terjadwal). Latihan mandiri hanya boleh dilakukan di Laboratorium Keterampilan Klinik.
10. Permintaan bahan untuk memenuhi capaian pembelajaran diberikan melalui permintaan dan persetujuan oleh mahasiswa dan petugas praktikum terkait.
III. MATA KULIAH UMUM
Mata Kuliah Umum diberikan mulai semester satu dan dilaksanakan sepanjang semester di luar mata kuliah terintegrasi (modul). Mata Kuliah ini sebagian besar merupakan mata kuliah wajib nasional dan mata kuliah wajib universitas. Mata kuliah terdiri atas : Agama, Pancasila, Kewarganegaraan, Bahasa Inggris, Olahraga, Kewirausahaan, Metodologi Penelitian dan Pengembangan Proposal, Biostatistik & Teknologi Informasi dengan bobot masing masing 2 SKS kecuali olahraga sebesar 1 SKS. Tata tertib pelaksanaan mata kuliah ini serupa dengan kuliah interaktif pada pembelajaran modul.
IV. KKN (Kuliah Kerja Nyata)
Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah kegiatan akademik pada program pendidikan sarjana yang bersifat kurikuler dan interdisipliner dengan tujuan untuk mengidentifikasi dan membantu memecahkan permasalahan masyarakat dengan mengutamakan pemberdayaan masyarakat, dan kegiatannya harus
gayut dengan kompetensi lulusan program studi, dan pelaksanaannya diatur dengan Keputusan Rektor Undip. Mahasiswa program sarjana Kedokteran wajib mengikuti kegiatan KKN.
Syarat peserta KKN adalah mahasiswa yang telah dinyatakan lulus mata kuliah dan mengumpulkan sks kumulatif paling sedikit 100 (seratus) sks.
Penyelenggaraan KKN dikoordinasikan oleh universitas dan diatur lebih lanjut pada buku panduan pelaksanaan yang berlaku. Jadwal pelaksanaan KKN diatur dalam kalender akademik yang ditetapkan dengan Keputusan Rektor Undip.
Kegiatan tertentu pada PSKG FK Undip yang telah ditetapkan oleh Rektor dapat diakui dan disetarakan dengan KKN, yang dituangkan dalam Keputusan Rektor Undip. Tata cara dan persyaratan pendaftaran KKN diatur lebih lanjut dalam Peraturan Rektor Undip.
V. Karya Tulis Ilmiah
Mata Kuliah ini merupakan mata kuliah tugas akhir /skripsi yang dapat diambil setelah mahasiswa menyelesaikan mata kuliah paling sedikit 120 (seratus dua puluh) sks dan menyelesaikan mata kuliah prasyarat untuk hal tersebut. Bertujuan agar mahasiswa mampu menyusun KTI sesuai dengan kaidah-kaidah penulisan ilmiah, mampu mempresentasikan dan mempertahankan di dalam forum ilmiah.
Ujian tugas akhir/ skripsi dilaksanakan secara tertutup atau terbuka sesuai dengan peraturan yang berlaku di program studi dan terdiri atas 2 (dua) tahap, yaitu presentasi oleh mahasiswa dan tanya jawab dengan waktu paling banyak 100 (seratus) menit. Jumlah dosen penguji tugas akhir/ skripsi maksimal 2 (dua) orang. Pada keadaan khusus dapat diundang penguji yang bukan dari kalangan akademik namun memiliki keahlian dalam bidang terkait.
Tata cara pelaksanaan penulisan KTI ada di dalam Buku Pedoman Penulisan KTI yang telah disediakan. Dengan pengalaman membuat Karya Tulis Ilmiah diharapkan mahasiswa mempunyai cara berpikir ilmiah dan melaksanakan penelitian dengan lebih baik.
Rektor dapat menetapkan lomba kejuaraan penulisan karya ilmiah tingkat nasional dan/ atau internasional sebagai pengganti tugas akhir/ skripsi, yang dituangkan dalam Keputusan Rektor Undip.
BAB VII