BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
4.2 Metode Analisis Data
4.2.1 Analisis Deskriptif
4.2.1.2 Distribusi Penilaian Responden
Pada penelitian ini akan dijelaskan secara deskriptif persentase hasil
penelitian setiap variabel yang mempengaruhi kinerja karyawan PT. PLN
(Persero) Sektor Pembangkitan Medan Belawan, Sumatera Utara. Instrumen yang
digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Jumlah pertanyaan seluruhnya
adalah 8 butir variabel budaya kerja (X1), 9 butir variabel komitmen (X2) dan 6
butir variabel kinerja karyawan (Y) jadi jumlah seluruh pertanyaan adalah 23
butir.
Kuesioner yang disebarkan dalam penelitian ini diukur dengan
menggunakan skala Likert dengan tanggapan responden sebagai berikut: Sangat Setuju (SS) : diberi skor 5
Setuju (S) : diberi skor 4
Kurang Setuju (KS) : diberi skor 3
Tidak Setuju (TS) : diberi skor 2
Sangat Tidak Setuju (STS) : diberi skor 1
a. Budaya Kerja sebagai variabel X1
Distribusi jawaban responden terhadap 8 butir pertanyaan mengenai
variabel Budaya kerja (X1). Distribusi jawaban responden terhadap variabel
Tabel 4.4
Distribusi Pendapat Responden Tentang Variabel Budaya Kerja
Pernyataan
Frekuensi Pendapat Responden (%)
Total (%) Skor: 5 SS Skor: 4 S Skor: 3 KS Skor: 2 TS Skor: 1 STS F % F % F % F % F % F % 1 11 18.0 8 13.1 20 32.8 15 24.6 7 11.5 61 100 2 10 16.4 16 26.2 19 31.1 13 21.3 3 4.9 61 100 3 18 29,5 33 54,1 7 11,5 2 3,3 1 1,6 61 100 4 2 3.3 44 72.1 14 23.0 1 1.6 - - 61 100 5 11 18 16 26,2 16 26,2 15 24,6 3 4,9 61 100 6 5 8,2 17 27,9 21 34,4 15 24,6 3 4,9 61 100 7 14 23.0 38 62.3 9 14.8 - - - - 61 100 8 13 21.3 35 57.4 12 19.7 1 1.6 - - 61 100
Sumber : Hasil penelitian (2013)
Hasil jawaban kuesioner yang diperoleh dari 61 orang responden untuk variabel
budaya kerja pada Tabel 4.4 yaitu:
1. Pada pernyataan pertama (Karyawan selalu menciptakan ide-ide baru yang
cemerlang) terdapat 11 responden atau 18% yang menyatakan sangat setuju,
8 responden atau 13,1% yang menyatakan setuju, 20 responden atau 32,8%
yang menyatakan kurang setuju, 15 responden atau 24,6% yang menyatakan
tidak setuju, 7 responden atau 11,5% yang menyatakan sangat tidak setuju.
Secara umum, karyawan kurang setuju untuk menciptakan ide-ide baru yang
masih terdapat beberapa karyawan yang mengemukakan ide-ide baru dalam
diskusi Knowledge Internal Sharing.
2. Pada pernyataan kedua (Karyawan selalu berusaha menggunakan metode
yang lebih baik untuk mengerjakan tugas) 10 responden atau 16,4%
menyatakan sangat setuju, 16 responden atau 26,2% menyatakan setuju, 19
responden atau 31,1% menyatakan kurang setuju, 13 responden atau 21,3%
menyatakan tidak setuju, dan 3 responden atau 4,9% menyatakan sangat tidak
setuju. Distribusi tanggapan terbesar terdapat pada sikap kurang setuju karena
karyawan tidak harus berusaha menggunakan metode yang lebih baik untuk
mengerjakan tugas. Akan tetapi, masih ada sebagian karyawan yang
mengembangkan metode kerja agar mendukung kinerja karyawan tersebut.
3. Pada pernyataan ketiga (Karyawan rajin mendalami pekerjaan secara
konsisten) terdapat 18 responden atau 29,5% yang menyatakan sangat setuju,
33 orang atau 54,1% menyatakan setuju, 7 responden atau 11,5% menyatakan
kurang setuju, 2 responden atau 3,3% menyatakan tidak setuju, dan 1 orang
atau 1,6% menyatakan sangat tidak setuju. Dalam hal ini, persentase tertinggi
responden menyatakan setuju karena karyawan masih menyadari
kedudukannya sehingga tetap bertanggungjawab untuk menyelesaikan suatu
pekerjaan sesuai target yang diharapkan perusahaan. Namun demikian, masih
terdapat beberapa karyawan yang kurang konsisten dalam mendalami
pekerjaan mereka.
4. Pada pernyataan keempat (Karyawan perhatian dan teliti terhadap hal-hal
setuju, 44 responden atau 72,1% menyatakan setuju, 14 responden atau 23%
menyatakan kurang setuju, dan 1 responden atau 1,6% menyatakan tidak
setuju. Berdasarkan persentase tertinggi responden menyatakan setuju bahwa
karyawan perhatian dan teliti terhadap hal-hal kecil dalam perusahaan. Akan
tetapi, terdapat sebagian karyawan menganggap sepele terhadap hal-hal kecil
sehingga sering terjadi kesalahan dalam bidang pekerjaan karyawan.
5. Pada pernyataan kelima (Karyawan bersemangat dalam melakukan pekerjaan
tanpa harus diawasi pimpinan) terdapat 11 responden atau 18% menyatakan
sangat setuju, 16 responden atau 26,2% menyatakan setuju, dan 16 responden
atau 26,2% menyatakan kurang setuju, 15 orang atau 24,6% menyatakan
tidak setuju, dan 3 responden 4,9% menyatakan sangat tidak setuju. Dengan
demikian rata-rata responden menyatakan kurang setuju bahwa karyawan
bersemangat dalam melakukan pekerjaan tanpa harus diawasi pimpinan. Hal
ini disebabkan karena karyawan lebih memilih untuk menunggu arahan
pekerjaan dari pimpinan. Namun demikian, masih ada sebagian karyawan
yang memiliki semangat yang tinggi dalam pekerjaan mereka.
6. Pada pernyataan keenam (Karyawan tidak bersikap santai dalam mengerjakan
setiap tugas) terdapat 5 responden atau 8,2% menyatakan sangat setuju, 17
responden atau 27,9% menyatakan setuju, 21 responden atau 34,4%
menyatakan kurang setuju, 15 responden atau 24,6% menyatakan tidak
setuju, dan 3 responden atau 4,9% menyatakan sangat tidak setuju. Dengan
demikian, persentase distribusi pernyataan tertinggi menyatakan kurang
Namun, sebagian karyawan masih mau untuk bekerja keras dalam memenuhi
setiap keinginan perusahaan.
7. Pada pernyataan ketujuh (Karyawan dapat bekerja sama dengan baik dalam
mengerjakan tugas) terdapat 14 responden atau 23% menyatakan sangat
setuju, 38 responden atau 62,3% menyatakan setuju, dan 9 orang atau 14,8%
menyatakan kurang setuju. Dengan demikian, rata-rata distribusi tanggapan
menyatakan setuju bahwa karyawan dapat bekerja sama dalam mengerjakan
tugas. Akan tetapi, masih terdapat karyawan yang kurang bekerja sama dalam
menyelesaikan pekerjaan karena sikap individualistis dari karyawan tersebut.
8. Pada pernyataan kedelapan (Karyawan mau membagi informasi yang
berkaitan dengan pekerjaan kepada rekan kerja) terdapat 13 responden atau
21,3% menyatakan sangat setuju, 35 responden atau 57,4% menyatakan
setuju, 12 responden atau 19,7% menyatakan kurang setuju, dan 1 responden
atau 1,6% menyatakan tidak setuju. Dengan demikian, rata-rata distribusi
tanggapan menyatakan setuju bahwa karyawan mau membagi informasi yang
berkaitan dengan pekerjaan dengan rekan kerja.
b. Komitmen sebagai variabel X2
Distribusi jawaban responden terhadap 9 butir pertanyaan mengenai
variabel Komitmen (X2). Distribusi jawaban responden terhadap variabel (X)
Tabel 4.5
Distribusi Pendapat Responden Tentang Variabel Komitmen
Pernyataan
Frekuensi Pendapat Responden (%)
Total (%) Skor: 5 SS Skor: 4 S Skor: 3 KS Skor: 2 TS Skor: 1 STS F % F % F % F % F % F % 1 11 18 16 26,2 16 26,2 15 24,6 3 4,9 61 100 2 6 9.8 33 54.1 22 36.1 - - - - 61 100 3 18 29.5 33 54.1 7 11.5 2 3.3 1 1.6 61 100 4 14 23 38 62.3 9 14.8 - - - - 61 100 5 13 21.3 35 57.4 12 19.7 1 1.6 - - 61 100 6 10 16,4 16 26,2 19 31,1 13 21,3 3 4,9 61 100 7 18 29.5 33 54.1 7 11.5 2 3.3 1 1.6 61 100 8 22 36.1 34 55.7 4 6.6 1 1.6 - - 61 100 9 13 21.3 38 62.3 7 11.5 3 4.9 - - 61 100
Sumber : Hasil penelitian (2013)
Hasil jawaban kuesioner yang diperoleh dari 61 orang responden untuk variabel
komitmen pada Tabel 4.5 yaitu:
1. Pada pernyataan pertama (Karyawan memegang teguh peraturan dalam
melaksanakan pekerjaan) terdapat 11 responden atau 18% yang menyatakan
sangat setuju, 16 responden atau 26,2% menyatakan setuju, dan sebanyak 16
responden atau 26,2% menyatakan kurang setuju, 15 responden atau 24,6%
menyatakan tidak setuju, dan 4,9% menyatakan sangat tidak setuju. Dengan
karyawan memegang teguh peraturan dalam melaksankan pekerjaan. Masih
banyak karyawan kurang mengetahui nilai-nilai atau aturan yang berlaku
dalam perusahaan karena kurangnya sosialisasi kepada karyawan akan
pentingnya peraturan dan akibat dari melanggar peraturan dalam bentuk
sanksi. Namun demikian, terdapat beberapa karyawan yang memegang teguh
peraturan karena menganggap hal tersebut sebagai suatu standar operasional
pekerjaan
2. Pada pernyataan kedua (Karyawan merasa nyaman dalam menjalankan
pekerjaan sehari-hari) terdapat 6 responden atau 9.8% yang menyatakan
sangat setuju, 33 responden atau 54,1% menyatakan setuju, dan 22 responden
atau 36,1% menyatakan kurang setuju. Dengan demikan, distribusi tanggapan
tertinggi menyatakan setuju bahwa karyawan merasa nyaman dalam
menjalankan pekerjaan sehari-hari. Akan tetapi, masih terdapat beberapa
karyawan yang merasa kurang nyaman bekerja dalam perusahaan
dikarenakan tingginya tuntutan kerja dari perusahaan.
3. Pada pernyataan ketiga (Karyawan memiliki kemauan yang kuat untuk
berusaha mempertahankan nama organisasi) terdapat 18 responden atau
29,5% menyatakan setuju, 33 responden atau 54,1% menyatakan setuju, 7
responden atau 11,5% menyatakan kurang setuju, 2 responden atau 3.3%
menyatakan tidak setuju, dan 1 responden atau 1,6% menyatakan sangat tidak
setuju. Dengan demikian, distribusi tanggapan tertinggi menyatakan setuju
bahwa karyawan memiliki kemauan yang kuat untuk berusaha
4. Pada pernyataan keempat (Rasa memiliki karyawan tinggi terhadap
perusahaan) terdapat 14 responden atau 23% menyatakan sangat setuju, 38
responden atau 62,3% menyatakan setuju, dan 9 responden atau 14,8%
menyatakan kurang setuju. Dengan demikian, distribusi tanggapan tertinggi
menyatakan setuju bahwa rasa memiliki karyawan tinggi terhadap
perusahaan. Akan tetapi, sebagian karyawan merasa biasa-biasa saja kepada
perusahaan.
5. Pada pernyataan kelima (Karyawan bangga menjadi salah satu bagian pada
perusahaan ini) terdapat 13 responden atau 21,3% menyatakan sangat setuju,
35 responden atau 57,4% menyatakan setuju, dan 12 responden atau 19,7%
menyatakan kurang setuju, dan 1 responden atau 1,6% menyatakan tidak
setuju. Dengan demikian distribusi tanggapan tertinggi menyatakan setuju
bahwa karyawan bangga menjadi salah satu bagian perusahaan. Namun,
masih terdapat sebagian kecil karyawan yang kurang bangga kepada
perusahaan.
6. Pada pernyataan keenam (Karyawan memiliki rasa keinginan untuk berusaha
keras sesuai keinginan perusahaan) terdapat 10 responden atau 16,4% yang
menyatakan sangat setuju, 16 responden atau 26,2% menyatakan setuju, 19
responden atau 31,1% menyatakan kurang setuju, sebanyak 13 responden
atau 1,6% menyatakan tidak setuju, dan 3 orang atau 4,9% menyatakan
sangat tidak setuju. Dengan demikian, distribusi tanggapan tertinggi
berusaha keras sesuai keinginan perusahaan. Namun demikian, masih ada
sebagian karyawan yang mau untuk selalu berusaha keras dengan perusahaan.
7. Pada pernyataan ketujuh (Sangat kecil kemungkinan bagi karyawan untuk
meninggalkan perusahaan) terdapat 18 responden atau 29,5% menyatakan
sangat setuju, 33 responden atau 54,1% menyatakan setuju, 7 responden atau
11,5% menyatakan kurang setuju, 2 responden atau 3,3 % menyatakan tidak
setuju, dan 1 responden atau 1,6% menyatakan sangat tidak setuju. Dengan
demikian, rata-rata distribusi tanggapan menyatakan setuju bahwa sangat
kecil kemungkinan bagi karyawan untuk meninggalkan perusahaan. Namun,
beberapa karyawan berbeda pendapat dikarenakan masih ada peluang untuk
bekerja lebih mampan diperusahaan lain.
8. Pada pernyataan kedelapan (Karyawan puas dengan fasilitas yang diberikan
perusahaan) sebanyak 22 responden atau 36,1% menyatakan sangat setuju, 34
responden atau 55,7% menyatakan setuju, 4 responden atau 6,6% menyatakan
kurang setuju, 1 responden atau 1,6% menyatakan sangat tidak setuju.
Dengan demikian, rata-rata distribusi tanggapan menyatakan setuju bahwa
karyawan puas dengan fasilitas yang diberikan perusahaan. Akan tetapi,
masih terdapat beberapa karyawan yang menganggap harus dimaksimalkan
kembali fasilitas pendukung kinerja karyawan.
9. Pada pernyataan kesembilan (Karyawan khawatir akan memiliki beban yang
berat disaat berhenti bekerja sebagai karyawan perusahaan) terdapat 13
responden atau 21,3% yang menyatakan sangat setuju, 38 responden atau
setuju, dan 3 responden atau 4,9% menyatakan tidak setuju. Dengan
demikian, rata-rata distribusi tanggapan menyatakan setuju bahwa karyawan
akan memiliki beban yang berat saat berhenti bekerja sebagai pegawai
perusahaan. Namun, sebagian karyawan memiliki pandangan tersendiri akan
pertanyaan ini. Peluang kerja diperusahaan lain masih terbuka dan masih
banyak sehingga tidak perlu dikhawatirkan.
C. Kinerja sebagai variabel Y
Distribusi jawaban responden terhadap 6 butir pertanyaan mengenai
variabel kinerja (Y). Distribusi jawaban responden terhadap variabel (Y)
dapat dilihat pada Tabel 4.6 sebagai berikut:
Tabel 4.6
Distribusi Pendapat Responden Tentang Variabel Kinerja
Pernyataan
Frekuensi Pendapat Responden (%)
Total (%) Skor: 5 SS Skor: 4 S Skor: 3 KS Skor: 2 TS Skor: 1 STS F % F % F % F % F % F % 1 22 36,1 34 55,7 4 6,6 1 1,6 - - 61 100 2 13 21,3 38 62,3 7 11,5 3 2,6 - - 61 100 3 11 18 8 13,1 20 32,8 15 24,6 7 11,5 61 100 4 11 18 16 26,2 16 26,2 15 24,6 3 4,9 61 100 5 2 3,3 44 72,1 14 23 1 1,6 - - 61 100 6 20 32,8 35 57,4 5 8,2 1 1,6 - - 61 100
Sumber : Hasil Penelitian (2013)
Hasil jawaban kuesioner yang diperoleh dari 61 orang responden untuk variabel
1. Pada pernyataan pertama (karyawan mempunyai target kinerja yang harus
dicapai dalam suatu periode) terdapat 22 responden atau 36,1% yang
menyatakan sangat setuju, 34 responden atau 55,7% menyatakan setuju, dan
4 responden atau 6,6% menyatakan kurang setuju. Dengan demikian,
distribusi tanggapan tertinggi menyatakan setuju bahwa karyawan
mempunyai target kinerja yang harus dicapai dalam satu periode. Namun
demikian, masih terdapat beberapa karyawan yang menganggap target yang
diberikan harus disesuaikan dengan bidang pekerjaan karyawan secara
khusus.
2. Pada pernyataan kedua (Karyawan telah mencapai standar kinerja yang
ditetapkan perusahaan) sebanyak 13 responden atau 21,3% menyatakan
sangat setuju, 38 responden atau 62,3% menyatakan setuju, 7 responden atau
11,5% menyatakan kurang setuju, dan 3 orang atau 2,6% menyatakan tidak
setuju. Dengan demikian, distribusi tanggapan responden tertinggi
menyatakan setuju bahwa karyawan telah mencapai standar kinerja yang
ditetapkan perusahaan. Akan tetapi, ada sebagian karyawan yang belum
memenuhi standar kinerja karyawan karena tuntutan dari perusahaan sangta
tinggi.
3. Pada pernyataan ketiga (Karyawan bekerja sesuai dengan prosedur
perusahan) sebanyak 11 responden atau 18% menyatakan sangat setuju, 8
responden atau 13,1% menyatakan setuju, 20 responden atau 32,8%
menyatakan kurang setuju, 15 responden atau 24,6% menyatakan tidak
Dengan demikian, distribusi tanggapan tertinggi menyatakan kurang setuju
karena karyawan belum maksimal dalam bekerja sesuai prosedur perusahaan.
Namun demikian, masih terdapat karyawan yang lebih senior yang bekerja
sesuai dengan prosedur perusahaan.
4. Pada pernyataan keempat (Pimpinan selalu memuji kualitas kerja karyawan)
sebanyak 11 responden atau 18% menyatakan sangat setuju, 16 responden
atau 26,2% menyatakan setuju, 16 responden atau 26,2% menyatakan kurang
setuju, 15 orang atau 24,6% menyatakan tidak setuju, 3 responden atau 4,9%
menyatakan sangat tidak setuju. Dengan demikian, terdapat banyak
responden yang menyatakan kurang setuju dan tidak setuju karena pimpinan
jarang memuji kualitas kerja karyawan. Akan tetapi, terdapat karyawan yang
memiliki pendapat berbeda dikarenakan mereka merasa dekat dan akrab
kepada pimpinan.
5. Pada pernyataan kelima (Dalam bekerja, karyawan selalu memanfaatkan
waktu dengan baik) terdapat 2 responden atau 3,3% yang menyatakan sangat
setuju, 44 responden atau 72,1% yang menyatakan setuju, 14 responden atau
23% menyatakan kurang setuju, dan 1 responden atau 1,6% menyatakan tidak
setuju. Dengan demikian, distribusi tanggapan tertinggi menyatakan setuju
bahwa karyawan selalu memanfaatkan waktu dalam bekerja.
6. Pada pernyataan keenam 20 responden atau 32,8% menyatakan sangat setuju,
35 responden atau 57,4% menyatakan setuju, 5 responden atau 8,2%
menyatakan kurang setuju, dan 1 responden atau 1,6% menyatakan tidak
bahwa karyawan menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan waktu yang telah
ditetapkan. Namun, masih terdapat karyawan yang harus belajar dan
menyesuaikan pekerjaan mereka sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan
perusahaan.