• Tidak ada hasil yang ditemukan

1 2 3 4 5 6

1 Partai Nasdem 836 0 259 259

2 Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan 107 81 119 119

3 Pertai Kebangkitan Bangsa 130 0 130 129

4 Partai Bulan Bintang 149 0 150 150

5 Partai Hati Nurani Rakyat 174 0 148 148

6 Partai Amanat Nasional 236 560 176 176

7 Partai Golongan Karya 260 1.011 250 250

8 Partai Keadilan Sejahtera 136 136 136 136

9 Partai Gerakan Indonesia Raya 161 0 209 205

10 Partai Demokrasi Pembaruan 0 0 0 0

11 Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia 248 0 159 159

12 Partai Demokrat 1.399 1.399 168 168

13 Partai Persatuan Pembangunan 246 78 235 235

14 Partai Kedaulatan Bangsa Indonesia Baru 551 0 170 170

15 Partai Peduli Rakyat Nasional 133 0 155 155

16 Partai Persatuan Nasional 150 0 150 150

J U M L A H 4.916 3.265 2.614 2.609

Dengan telah diterimanya fotokopi Kartu Tanda Anggota (KTA) partai politik tersebut, maka mulai tanggal 26 Oktober sampai 20 November 2012 dilaksanakan verifikasi faktual kepengurusan dan keanggotaan partai politik calon peserta Pemilu tahun 2014. Pada tahap verifikasi faktual partai politik ini, semua anggota kelompok kerja dibagi menjadi 4 (empat) tim dimana masing-masing tim memverifikasi 4 (empat) partai politik

KPU Kota Bukittinggi 75

dan dikoordinatori oleh satu orang komisioner. Adapun pembagian tim verifikasi yang dimaksud sebagai berikut :

Tabel 3.8

Tim Verifikasi Faktual Kepengurusan dan Keanggotaan Partai Politik Calon Peserta Pemilu Tahun 2014

Kota Bukittinggi

Tim Partai Politik Yang Diverifikasi

Tim I

1. Partai Amanat Nasional (PAN)

2. Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN)

3. Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) 4. Partai Bulan Bintang (PBB)

Tim II

1. Partai Golongan Karya (Golkar) 2. Partai Persatuan Nasional (PPN) 3. Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura)

4. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)

Tim III

1. Partai Persatuan Pembangunan (PPP)

2. Partai Kedaulatan Bangsa Indonesia Baru (PKBIB) 3. Partai Nasdem

Tim IV

1. Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) 2. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)

3. Partai Demokrat

4. Partai Keadilan Sejahtera (PKS)

Tabel 3.9

Jadual Verifikasi Faktual Anggota Partai Politik Calon Peserta Pemilu Tahun 2014 Kota Bukittinggi

KPU Kota Bukittinggi 76

Khusus untuk pelaksanaan verifikasi faktual terhadap kepengurusan dan kantor partai politik, dibentuk 2 (dua) tim verifikasi yang beranggotakan komisioner Komisi Pemilihan Umum Kota Bukittinggi, yaitu

- Tim Verifikasi I terdiri dari Edi Haskar, SH, MH, Afrizal, S.Pd, dan Dewi Afhrodita, M.Ag.

- Tim Verifikasi II terdiri dari Yohn Prima Yuda, SH dan Masdiwar, S.PdI

Tabel 3.10

Tim Verifikasi Faktual Kepengurusan dan kantor Partai Politik Tim Partai Politik Yang Diverifikasi

1 2

Tim I

1. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) 2. Partai Amanat Nasional (PAN) 3. Partai Bulan Bintang (PBB) 4. Partai Golongan Karya (Golkar) 5. Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN) 6. Partai Persatuan Nasional (PPN)

7. Partai Kedaulatan Bangsa Indonesia Baru (PKBIB) 8. Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI)

Tim II

1. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) 2. Partai Keadilan Sejahtera (PKS)

3. Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) 4. Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) 5. Partai Persatuan Pembangunan (PPP) 6. Partai Demokrat

7. Partai Nasdem

KPU Kota Bukittinggi 77 Tabel 3.11

Jadual Verifikasi Faktual Kepengurusan dan kantor Partai Politik

Berdasarkan ketentuan Pasal 19 Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 14 Tahun 2012 tentang Perubahan Atas Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 08 Tahun 2012 tentang Pendaftaran, Verifikasi dan Penetapan Partai Politik Peserta Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota disebutkan bahwa setelah menerima dokumen sebagaimana dimaksud dalam Pasal 16 ayat (6) huruf b, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota melakukan verifikasi faktual paling lama 26 (dua puluh enam) hari terhadap kebenaran persyaratan :

a. Jumlah dan susunan pengurus partai politik di tingkat kabupaten/kota;

b. Pemenuhan keterwakilan perempuan pada

kepengurusan partai politik tingkat kabupaten/kota sekurang-kurangnya 30 % (tiga puluh persen);

c. Domisili kantor tetap dan dokumen yang sah antara lain : sertifikat hak milik, surat pinjam pakai, sewa atau kontrak sampai berakhirnya tahapan Pemilu, yaitu

KPU Kota Bukittinggi 78

pengucapan sumpah janji anggota DPR, DPD dan DPRD;

d. Keanggotaan sekurang-kurangnya 1.000 (seribu) orang atau 1/1.000 (satu perseribu) dari jumlah penduduk pada setiap kepengurusan partai politik tingkat kabupaten/kota.

Verifikasi Faktual Kepengurusan dan Kantor Partai Politik

Verifikasi faktual terhadap kepengurusan dan domisili kantor tetap partai politik dilakukan dengan cara mendatangi kantor pengurus partai politik untuk mencocokkan kebenaran SK partai politik tentang pengurus tingkat Kota Bukittinggi, daftar nama pengurus yaitu Ketua atau sebutan lain, Sekretaris atau sebutan lain, dan Bendahara sebagaimana formulir Lampiran 2 Model F1-Parpol dengan pengurus yang bersangkutan. Kemudian

untuk pemenuhan keterwakilan perempuan pada

kepengurusan partai politik tingkat Kota Bukittinggi sekurang-kurangnya 30 % (tiga puluh persen) untuk dicocokkan dengan daftar nama pengurus sebagaimana formulir Model F3-Parpol dengan pengurus yang bersangkutan. Pengurus partai politik pada saat verifikasi harus menunjukkan KTA asli atau identitas lain (KTP atau KK) untuk dicocokkan dengan SK dan formulir Lampiran 2 Model F1-Parpol. Apabila pengurus partai politik berhalangan hadir, wajib menyampaikan alasan dengan menunjukkan dokumen yang diterbitkan oleh lembaga yang berwenang (misalnya surat keterangan dokter, menunaikan ibadah haji/umrah).

Pengurus partai politik yang berhalangan hadir karena alasan sakit, maka petugas verifikasi mendatangi yang bersangkutan. Dan apabila pengurus partai politik

KPU Kota Bukittinggi 79

berhalangan hadir karena alasan menunaikan ibadah haji/umrah atau meninggal dunia atau mengundurkan diri, pengurus yang bersangkutan dapat digantikan oleh wakilnya dengan mencocokkan SK, formulir Lampiran 2 Model F1-Parpol dan KTA/KK. Apabila dalam verifikasi faktual petugas verifikasi tidak bertemu dengan pengurus yang bersangkutan, Komisi Pemilihan Umum Kota Bukittinggi menyampaikan pemberitahuan tertulis kepada pengurus partai politik untuk menghadirkan pengurus yang bersangkutan kepada Komisi Pemilihan Umum Kota Bukittinggi sampai dengan akhir masa verifikasi faktual tahap I.

Untuk domisili kantor tetap, petugas verifikasi mencocokkan domisili kantor sebagaimana formulir Model F-11 Parpol dengan dokumen yang sah yaitu sertifikat hak milik, surat pinjam pakai, sewa atau kontrak sampai berakhirnya tahapan Pemilu, yaitu pengucapan sumpah janji anggota DPRD Kabupaten/Kota. Domisili kantor tetap partai politik tingkat Kota Bukittinggi harus berada di wilayah administrasi Kota Bukittinggi. Dari kegiatan verifikasi ini dapat diketahui yang menjadi kekurangan dari partai politik yang harus dilengkapi dan pengurus yang belum bisa dihadirkan partai politik ketika tim verifikasi melakukan verifikasi faktual ke kantor partai politik masing-masing.

Verifikasi Faktual Keanggotaan Partai Politik

Untuk melakukan verifikasi faktual keanggotaan sekurang-kurangnya 1.000 (seribu) atau 1/1.000 (satu perseribu) dari jumlah penduduk pada setiap kepengurusan partai politik tingkat Kota Bukittinggi dilakukan dengan cara :

KPU Kota Bukittinggi 80

(1) Menentukan metode verifikasi faktual keanggotaan, yaitu metode sensus atau sampel acak sederhana. Metode sensus dilakukan apabila jumlah anggota partai politik pada kepengurusan di kabupaten/kota sampai dengan 100 (seratus) orang. Sedangkan Metode sampel acak sederhana dilakukan apabila jumlah anggota partai politik pada kepengurusan di kabupaten/kota lebih 100 (seratus) orang. Dalam metode sampel acak sederhana, melakukan pengambilan atau pencuplikan sampel dengan menggunakan software Microsoft Excel.

(2) Komisi Pemilihan Umum Kota Bukittinggi melakukan pengambilan atau pencuplikan sampel di bawah supervisi Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sumatera Barat. Hasil pengambilan atau pencuplikan sampel bersifat rahasia, dicetak dan dilaporkan kepada Komisi Pemilihan Umum melalui Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sumatera Barat melalui aplikasi Sipol serta menyampaikan salinan kepada Bawaslu Provinsi Sumatera Barat.

(3) Hasil pengambilan atau pencuplikan sampel dituangkan dalam formulir Lampiran 2 Model F8-Parpol. Apabila ditemukan sampel keanggotaan partai politik yang alamatnya berada di wilayah terpencil atau sulit dijangkau dengan sarana transportasi, Komisi Pemilihan Umum Kota Bukittinggi dapat mengambil sampel pengganti dari urutan berikutnya.

(4) Melakukan verifikasi faktual, bertemu secara langsung dengan anggota partai politik dan melakukan kegiatan sebagai berikut :

(a) Petugas verifikasi mencocokkan daftar nama

anggota partai politik hasil

KPU Kota Bukittinggi 81

formulir Lampiran 2 Model F8-Parpol, fotokopi KTA dan KTA asli. Apabila anggota partai politik yang bersangkutan dapat menunjukkan KTA asli dan menyatakan sebagai anggota partai politik, maka keanggotaannya dinyatakan memenuhi syarat. Namun apabila tidak dapat menunjukkan KTA, maka anggota partai politik yang bersangkutan dapat menunjukkan identitas diri berupa KTP atau KK. Apabila terdapat kesesuaian antara fotokopi KTA dengan KTP atau KK dan anggota partai politik yang bersangkutan menyatakan sebagai anggota partai politik, maka keanggotaannya dinyatakan memenuhi syarat. (b) Apabila yang bersangkutan menyatakan bukan

anggota partai politik, diminta mengisi formulir Model F12-Parpol. Apabila tidak bersedia, keanggotaannya dinyatakan tidak memenuhi syarat. Apabila keanggotaan partai politik tidak memenuhi syarat, petugas verifikasi mengisi kolom keterangan pada formulir Lampiran 2 Model F8-Parpol untuk menjelaskan alasan keanggotaan partai politik tidak memenuhi syarat.

(c) Setelah melakukan verifikasi faktual keanggotaan partai politik, petugas verifikasi meminta kepada anggota partai politik yang bersangkutan atau anggota keluarganya membubuhkan paraf pada kolom keterangan formulir Lampiran 2 Model F8-Parpol.

(d) Apabila petugas verifikasi tidak bertemu dengan anggota partai politik yang bersangkutan, Komisi Pemilihan Umum Kota Bukittinggi menyampaikan pemberitahuan tertulis kepada partai politik untuk

KPU Kota Bukittinggi 82

menghadirkan anggotanya di kantor Komisi Pemilihan Umum Kota Bukittinggi sampai dengan akhir masa verifikasi faktual. Verifikasi faktual keanggotaan partai politik ini dilakukan oleh petugas verifikasi dengan cara meminta anggota yang bersangkutan mengisi daftar hadir.

(e) Apabila sampai akhir masa verifikasi faktual tahap I, partai politik tidak dapat menghadirkan anggotanya di kantor Komisi Pemilihan Umum

Kota Bukittinggi, maka keanggotaannya

dinyatakan tidak memenuhi syarat.

(f) Apabila terdapat seseorang menjadi anggota lebih dari 1 (satu) partai politik, yang bersangkutan diminta menegaskan keanggotaannya pada 1 (satu) partai politik dan mengisi formulir Model F12-Parpol. Apabila tidak bersedia mengisi formulir, keanggotaannya pada lebih dari 1 (satu) partai politik tersebut dinyatakan tidak memenuhi syarat. (g) Sebagai bukti telah dilakukan verifikasi faktual

keanggotaan partai politik, petugas verifikasi mengisi kolom keterangan sebagaimana formulir Lampiran 2 Model F8-Parpol untuk menerangkan bertemu/tidak bertemu dengan anggota partai politik dan meminta paraf anggota partai politik yang bersangkutan atau anggota keluarganya atau pengurus RT setempat dengan menuliskan nama lengkap.

KPU Kota Bukittinggi 83 Tabel 3.12

KPU Kota Bukittinggi 84 Tabel 3.13

KPU Kota Bukittinggi 85 Tabel 3.14

Jadual Menghadirkan Pengurus dan Keterwakilan Perempuan yang Tidak Ditemui pada Waktu Verfikasi Faktual Partai Politik Calon Peserta Pemilu 2014 Ke Kantor KPU Kota Bukittinggi

KPU Kota Bukittinggi 86

Untuk dapat dilaksanakan verifikasi faktual terhadap keanggotaan partai politik di tingkat Kota Bukittinggi, maka perlu dilakukan pengambilan. Kegiatan pengambilan sampling ini didasarkan pada ketentuan Pasal 20 Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 08 Tahun 2012 sebagaimana diubah dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendaftaran, Verifikasi, dan Penetapan Partai Politik Peserta Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/ Kota dimana penentuan sampel

ini dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum

Kabupaten/Kota di bawah supervisi Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan hasilnya dilaporkan kepada Komisi Pemilihan Umum.

Berdasarkan ketentuan tersebut, maka Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sumatera Barat melaksanakan kegiatan rapat kerja dengan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota Se-Sumatera Barat untuk melakukan pengambilan sampling dan penyusunan berita acara sampling yang juga disaksikan oleh Bawaslu Provinsi Sumatera Barat pada tanggal 4 November 2012 di Aula Kantor Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sumatera Barat. Kegiatan pengambilan sampling ini dipandu oleh Bapak Drs. H. M. Mufti Syarfie, MM dan Bapak Ardyan, SH selaku pengarah dalam Kelompok Kerja Verifikasi Faktual Partai Politik Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sumatera Barat. Hasil sampling yang diperoleh oleh masing-masing Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota kemudian dituangkan dalam berita acara masing-masing dan dibuat rangkap 5 (lima).

KPU Kota Bukittinggi 87

Hasil pengambilan sampling anggota partai politik tingkat Kota Bukitinggi untuk selanjutnya dilakukan verifikasi faktual sebagaimana diuraikan dalam tabel berikut:

Tabel 3.15

Sampling Anggota Partai Politik Tingkat Kota Bukittinggi untuk Diverifikasi Faktual

NO PARTAI POLITIK JUMLAH SAMPEL

1 Partai Amanat Nasional (PAN) 15

2 Partai Bulan Bintang (PBB) 13

3 Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) 14

4 Partai Demokrat 16

5 Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) 21

6 Partai Golongan Karya (Golkar) 19

7 Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) 15

8 Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) 15

9 Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 14

10 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) 13

11 Partai Kedaulatan Bangsa Indonesia Baru (PKBIB) 17

12 Partai Nasdem 16

13 Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN) 16

14 Partai Persatuan Nasional (PPN) 15

15 Partai Persatuan Pembangunan (PPP) 23

16 Partai Demokrasi Pembaruan (PDP) 0

Sesuai dengan ketentuan Pasal 20 huruf h Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 08 Tahun 2012 sebagaimana diubah dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendaftaran, Verifikasi, dan Penetapan Partai Politik Peserta Pemilihan

KPU Kota Bukittinggi 88

Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/ Kota, dalam hal petugas verifikasi tidak bertemu dengan anggota partai politik, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota meminta pengurus partai politik menghadirkan anggota yang bersangkutan sampai akhir masa verifikasi faktual kepada petugas verifikasi guna membuktikan keanggotaannya.

Berdasarkan hasil verifikasi faktual keanggotaan yang telah dilaksanakan, untuk Kota Bukittinggi partai politik yang harus menghadirkan anggotanya ke Kantor Komisi Pemilihan Umum Kota Bukittinggi adalah :

- Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP); - Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI); - Partai Keadilan Sejahtera (PKS);

- Partai Kebangkitan Bangsa (PKB);

- Partai Kedaulatan Bangsa Indonesia Baru (PKBIB); dan

- Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN).

Kemudian partai politik yang harus menyerahkan kembali 1000 atau 1/1000 fotokopi Kartu Tanda Anggota (KTA) adalah :

- Partai Amanat Nasional (PAN)

- Partai Bulan Bintang (PBB)

- Partai Persatuan Nasional (PPN)

Sedangkan partai politik yang memenuhi syarat keanggotaan adalah :

- Partai Demokrat

- Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) - Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura)

- Partai Golongan Karya (Golkar)

KPU Kota Bukittinggi 89

- Partai Persatuan Pembangunan (PPP)

Untuk lebih jelasnya hasil verifikasi faktual keanggotaan partai politik tingkat Kota Bukittinggi diuraikan dalam tabel di bawah ini :

Tabel 3.16

Rekapitulasi Hasil Verifikasi Faktual Keanggotaan Partai Politik Calon Peserta Pemilu 2014 Kota Bukittinggi

KPU Kota Bukittinggi 90 Tabel 3.17

Jadual Verifikasi Faktual Hasil Perbaikan Partai Politik Calon Peserta Pemilu 2014

Kota Bukittinggi

Tabel 3.18

Jadual Verifikasi Faktual Kantor, Pengurus, dan Keterwakilan Perempuan Hasil Perbaikan Partai Politik Calon Peserta Pemilu 2014

KPU Kota Bukittinggi 91 Tabel 3.19

Rekap KTA Perbaikan Parpol Calon Peserta Pemilu 2014 Tingkat Kota Bukittinggi