Lantas turunlah ayat lagi
(*) DOA KEEMPAT:
َِّ1ُ ََُّّاَ*ِGََP ََ َ/َ>ُُN ْفَِّ ِب>ُُ0ْا َف
‘Allaahumma Mushorrifal Quluub, Shorrif Quluubanaa ‘Alaa Tho’atika’Artinya: “Ya Allah, Dzat yang mengarahkan hati, arahkanlah hati-hati kami untuk selalu taat kepada-Mu.” (HR. Muslim).
Demikianlah beberapa doa dari Al-Quran dan Hadits Shohih yg sepantasnya dipanjatkan oleh kita semua agar Allah ta’ala memberikan kpd kita taufiq dan pertolongan-Nya serta kemudahan untuk senantiasa sabar dan tegar serta istiqomah dalam memegang teguh agama Islam dan melaksanakan ketaatan kepada-Nya hingga akhir hayat. Smg menjadi ilmu yg bermanfaat
dan kita dapat mengamalkannya
. َ,ََِْ2ْا eبَرَ+ َ,ِْk
(Klaten, 30 Agustus 2013)39.Shalawat dikala susah. Shalawat ini paling utama dibaca tengah malam setelah melakukan shalat tahajud, agar dirinya memperoleh pertolongan Allah dari kesempitan hidupnya. Misalnya dari kesulitan membayar utang, menghadapi masalah yang rumit yang tidak ditemukan jalan keluarnya, tidak mampu menghadapi fitnahan, dan kesulitan kesulitan - kesulitan yang lain.
Doa Di Waktu Susah Dan Di Kala Duka
Setiap masalah yang menimpa, pasti memiliki hikmah di dalamnya. Itu adalah sebuah skenario dari Allah swt .. Semua itu adalah ujian dari sang Khalik terhadap kemampuan seorang hamba-Nya. Apakah hamba
Allah akan putus asa atau selalu bersabar? Apakah hamba Allah memiliki pribadi yang kuat atau tidak? Apakah hamba Allah masih selalu ingat Allah atau tidak?. Terkadang kita sebagai manusia yang tidak tahu apa-apa sering menjudge bahwa pilihan Sang Khalik yang diberikan kepada kita itu tidak adil. Di dalam
Al-Qur'an Allah sudah mengabarkan akan menguji manusia dengan aneka kesulitan dan kesusahan: =_X *و ءP8 9, فUٱ عHٱو g$Xو 9, لٲ,dٱ u<Xdٱو ٲ mٱو ت P8و 96 Vٱ
Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu , dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar, (QS Al-Baqarah: 155)
1. Diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dari Ibnu Abbasra, bahwa Rasulullah saw. di waktu susah membaca: " membaca: "
=6_ا شا برو ضرdا برو تاو !ا بر Mا pإ إ adaiT ,=ا شا بر Mا pإ إ p ,=+ا =ا Mا pإ إ p.
(Tidak ada Tuhan melainkan Allah Yang Mahabesar lagi Maha Penyantun. Tidak ada Tuhan melainkan Allah pengatur 'arasy besar. Tidak ada Tuhan melainkan Allah pengatur langit, pengatur bumi dan peng atur 'arasy mulia). "
2. Menurut riwayat Turmudzi yang diterima dari Anas ra bahwa bila mengahadapi urusan penting, Rasulullah saw. membaca: |kB???????????1أA???????B "8م??????N???6 ]?"???6
(Ya Allah Yang Mahahidup. Ya Allah Yang Maha Pengatur! Kumohon pertolongan dengan rahamt-Mu!). "
3. Juga menurut Turmudzi yang diterima dari Abu Hurairah ra ., bahwa jika menghadapi masalah besar, maka Rasulullah saw. menengadah ke langit, lalu mengucapkan: " subhaanallahi l'adzim . (Mahasuci Allah Yang Mahabesar). " Dan jika memohon dengan amat sangat, maka diucapkannya: "yaa hayyu yaa QAYYUUM (Ya Allah Yang Mahahidup, ya Allah Maha Pengatur). "
4. Dalam Sunan Abu Daud ada riwayat dari Abu Bakrah , bahwa Rasulullah saw. bersabda: " Ucapan doa dari orang yang itimpa kesusahan adalah:
' Xأ pإ إ p ,آ ]Xaf ] }2أو ,9 3%~ ]!<X إ ]*_ T% Qرأ AB "ر =@ا.
(Ya Allah, rahmat-Mulah yang kuharapkan, maka janganlah daku diserahkan hanya kepada diriku walau sekejap pun, dan baikkanlah semua urusanku, tidak ada Tuhan selain dari-Mu!). "
5. Juga ada di sana riwayat yang diterima dari Asma 'binti' Umeis bahwa Rasulullah saw. bersabda kepadanya: "Maukah kau saya ajari kalimat yang akan dibaca ketika susah atau dalam kesusahan? Yaitu:" Rf 8 كfأ p ]8ر Mا Mا (Ya Allah, Tuhanku adalah Allah, tiadalah aku mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun) ' . "Menurut suatu riwayat, kalimat itu harus dibaca 7 x.
6. Menurut riwayat Turmudzi yang diterima dari Sa'ad bin Abi Waqqash , bahwa Rasulullah saw. bersabda: "Do'a dari Dzun Nunm - yakni Nabi Yunus - ketika ia menerapkan dalam perut ikan besar, adalah: '
9 ??????ا 9, ????*آ ]???Xإ AX+ ?????????1???Xأpإ ??إ p '
(Tiada Tuhan selain Engkau, Mahasuci Engkau sungguh aku termasuk orang-orang yang aniaya.). Tidak ada seorang Muslimpun yang membaca doa tersebut untuk meminta sesuatu kecuali akan dikabulkan Allah! " Menurut
Turmudzi , kalimat itu berbunyai sebagai berikut: "Saya tahu suatu kalimat yang bila diucapkan oleh seseorang yang ditimpa kesusahan pastilah akan dilepaskan oleh Allah, yaitu kalimat saudaraku Yunus as
7. Dan menurut riwayat Ahmad dan Ibnu Hibban yang diterima dari Ibnu Mas'ud ra . bahwa Nabi saw. bersabda: "Bila seorang hamba ditimpa suatu kesusahan atau kedukaan lalu dibacanya:
: ' B وأ , A8Bآ ]% BXأ وأ ,A!<X 8 1 ,A ه =1ا #_8 Aa1أ ,كؤ;N ]% ل/ ,A _" ]% ض, ,ك/8 ]B2X ,AB,أ 98ا ,ك/ 98ا ,ك/ ]Xإ =@ ] ه بهذو ,]X" ءTQو ,ير/2 رXو ,] N S8ر نn$ا #H نأ ,ك/* 5kا = ]% 8 تaB1ا وأ ,A$J 9, ا/"أ.
'( Ya Allah, akau ini adalah hamba-Mu, purta daari hamba-Mu, selanjutnya putra dari umat-Mu, ubun-ubunku
berada dalam genggaman-Mu, menerima segala putusan-Mu, dan memandang adil apa juga hukum-Mu; aku mohon dengan asma apa juga yang engkau sebutkan terhadap diri-Mu, atau pernah Engkau ajarkan kepada salah seorang
diantara makhluk-Mu, atau Engkau simpan dalam perbendaharaan gaib dari ilmu-Mu, agar Al-Qur'an itu Engkau jadikan kembang hatiku, cahaya dadaku, pelenyap duka dan penghilang susahku), maka Allah akan menghapus
kesusahan dan kedukaannya, serta menggantinya dengan kelapangan dan kegembiraan. Dari kitab abwaab al faraj karangan Sayyid Muhammad bin Alwi al maliki al hasani
Rasulullaah bersabda : setiap kali aku di buat susah oleh sesuatu urusan , Jibril selalu menampakkan diri di hadapanku dan berkata : Wahai Rasul alloh ucapkanlah :
TAWAKKALTU ‘ALAL HAYYIL LADZII LAA YAMUUT, WALHAMDULILLAAHIL LADZII LAM YATTAKHIDZ WALADAA , WALAM YAKULLAHU SYARIIKUN FII MULKI , WALAM YAKULLAHU WALIYYUM MINADZ DZULLI WA KABBIRHU
TAKBIIROO
SHALAWAT DIKALA SUSAH, SULIT DAN SEMPIT AGAR MEMPEROLEH PERTOLONGAN & mimpi
brtemu NABI;
ASH SHALAATU WAS SALAAMU ‘ALAIKA YAA SAYYIDII YAA RASUULALLAAHI, KHUDZ BIYADII
QALLAT HILATII ADRIKNII. ALLAAHUMMA SHALLI WASALLIM ‘ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADIN WA ‘ALAA AALI SAYYIDINA MUHAMMAD FII KULLI LAMHATIN WANAFASIN BI’ADADA KULLI MA’LUUMIN LAKA. Do'a Yang Diucapkan Ketika Melihat Orang Yang Ditimpa Bala
1. Diriwayatkan oleh Turmudzi dari Abu Hurairah ra . serta dinyatakannya hasan, bahwa Nabi saw. bersabda: " Barangsiapa menyaksikan orang yang ditimpa bala , lalu diucapkannya: ' Alhamdulillahil ladzi 'afaani mimmab talaka bih, wafadhdhalanii' alaa Katsirin mimman khalaqa tafdhila ' . '(Segala puji bagi Allah yang telah menyelamatkan aku dari bala yang telah ditimpakan-Nya padamu, dan yang telah mengutamakan diriku dari kebanyakan makhluk-Nya), maka tidaklah akan ditimpa oleh bala tersebut. "
Berkata Nawawi: " Menurut para ulama, harus ucapan itu dibacanya secara perlahan - sir - sekira dapat terdengar olehnya tapi tidak sampai terdengar oleh yang ditimpa bala, agar tidak melukai hatinya, kecuali bila ia ditimpa bala itu disebabkan perbuatan maksiat, maka tidak apa terdengar olehnya asal saja ia tidak khawatir akan akibatnya.
Gإ ب(Bأو ك%k)أ @"أ :إ إ : نأ -/2أ ك-Aو /ا G"A=)
"Maha suci Engkau ya Allah, dan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Engkau. Aku mohon ampun dan bertaubat kepada-Mu. "
Semoga bermanfaat.
Dari kitab abwaab al faraj karangan Sayyid Muhammad bin Alwi al maliki al hasani
Rasulullaah bersabda : setiap kali aku di buat susah oleh sesuatu urusan , Jibril selalu menampakkan diri di hadapanku dan berkata : Wahai Rasul alloh ucapkanlah :
TAWAKKALTU ‘ALAL HAYYIL LADZII LAA YAMUUT, WALHAMDULILLAAHIL LADZII LAM YATTAKHIDZ WALADAA , WALAM YAKULLAHU SYARIIKUN FII MULKI , WALAM YAKULLAHU WALIYYUM MINADZ DZULLI WA KABBIRHU TAKBIIROO.
MENGINGAT ALLAH DI Kala SUKA DAN DUKA I. Muqoddimah
Alhamdulillah atas segala nikmat dan hidayahnyaΨsegala puji syukur kehadirat Allah kepada kita, sholawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada para sahabat, keluaraga, tabi’in, tabi’u tabi’in danρRasulullah seluruh umat manusia yang
senantiasa meniti jalan hidupnya.
II. Kenalilah Allah
bersabda dalam sebuah hadits yang panjang : Rosulullah
“Kenalilah Allah saat kamu senang, niscaya Dia akan mengenalimu saat kamu sedang susah.” (HR.Ahmad, Hakim, dan Al-Baihaqi)
Pesan ini di sampaikan oleh seorang Nabi yang paling mengetahui tentang keagungan dan kesempurnaan Tuhan manusia, dan orang yang paling benar dalam dalam wasiat-wasiatnya kepada manusia. Hadits ini merupakan petikan dari sebuah hadits yang panjang yang di kemukakan saat Ibnu yang mengendarai keledainya. duduk di belakang Nabi τAbbas Beliau bersabda kepada Ibnu Abbas yang saat itu menjelang usia remaja, maka menggunakan kesempatan yang baik ini
untuk mendidiknya,ρRosulullah beliau bersabda :
« َُمَPُ3&"ِإَGُ&َ1ٍُتََِآَِ%ْاَ اَGْbَ%ْAََِ%ْاَ اُFْ-ِ7َBَGَهَ7ُBاَذِإَوَ@َْ}َ)ِلَ}ْ$ََْ8َ ااَذِإَوَ@َْ1َْ)اِْ1َْ)َ8ِ ِْ َْاَو نَأَL ُpاِ(َا(ُ1ََْ,ا3ََْنَأَك(ُ1َ%َْْ َََك(ُ1َ%ْ :ِإ ٍءْ3َWِ ْ-َJ ُ َ=ََآ ُ ا َGَ ِ(ََو ا(ُ1ََْ,ا 3ََ ْنَأ َكوُuَ ْ َ َكوُuَ :ِإ ٍءْ3َWِ ْ-َJ ُ َ=ََآ ُ ا َGََْ ِ@َ1ِ8ُر ُمَPْJَpا ِ@ %َ,َو ُgُA?ا » Hai anak muda, sesungguhnya aku akan mengajarkan kepadamu beberapa pesan berikut : Peliharalah Allah, niscaya Dia akan memeliharamu, peliharalah Allah niscaya engkau akan menjumpai-Nya di hadapanmu,Kenalilah Allah di saat senang, niscaya Dia akan mengenalimu saat kamu susah, apa bila kamu meminta sesuatu, mintalah kepada Allah, dan apa bila kamu
meminta pertolongan, mintalah pertolongan kepda Allah.
Ketahuilah, bahwa seandainya suatu umat sepakat untuk memberi manfaat kepadamu dengan sesuatu, mereka tidak dapat memberikan manfaat kepadamu kecuali dengan sesuatu yang telah di taqdirkan oleh Allah atas dirimu. Dan seandainya mereka sepakat untuk menimpakan bahaya kepadamu, niscaya mereka tidak dapat menimpakan bahaya kepadamu, kecuali dengan sesuatu yang telah di taqdirkan oleh Allah atas dirimu, pena telah di angkat dan lembaran telah di angkat. (HR. Tirmidzi )
Dalam riwayat lain “Hendaklah engkau mengenal Allah di waktu lapang (senang), niscaya Allah akan mengenalmu di waktu
sempit ( susah )” (HR. Ahmad, Hakim, dan Baihaqi)
Alangkah indahnya Hadits ini, alangkah besarnya wasiat ini, Alangkah agungnya mengajarkan kepada kita bagaimana kita pembicaraan ini. Rosulullah mengenal Allah saat senang agar Allah mengenal kitab saat kita sedang susah. Ini merupakan sunnatullah pada makhluk-Nya, yaitu bahwa barang siapa yang mengenal Allah pada waktu senang, Allah akan mengenalnya pada waktu ia sedang susah.
Hal inilah yang di dambakan oleh orang-orang shalih, baik yang kaya atau yang miskin. Para anbiya’ dan orang-orang yang berada di bawah mereka tingkatannya. Yaitu senantiasa memohon agar Allah memelihara mereka saat mereka dalam kesulitan.
telahΨAllah menegaskan dalam Kitab-Nya bahwa amal shalih itu membawa manfaat dalam keadaan susah karena amal bisa mempengaruhi pemiliknya, jika ia beramal baik maka ia akan mendapatkan kebaikan, dan begitu pula sebaliknya. III. Mereka yang Mengingat Allah di Kala Susah
1. Nabi Ibrahim u
Siapakah Ibrahim u yang senantiasa mengharapΨyang tidak mengenal kekasih Allah . ia lupa akan jerih-payah dan pengorbanannya dan lupaΨrahmat Allah kepada amal-amal shalih yang telah di lakukannya dan menganggap dirinya sebagai seorang yang banyak melakukan dosa, dalam Al-Qur’an tertera perkataannya :
∪⊄∇∩ #∃!∃ε∉⊃ τθΘυ ζψ⇐∉ ↔τΛ⊃ <⊆ τ⌠∉ τ &ρβ &ρ⇔ϑψ⇓ ρυ#∃!♥%∉
“Dan yang Amat kuinginkan akan mengampuni kesalahanku pada hari kiamat". (QS. Asy-Syu’ara’ 82 ) Ibrahim menjalani hidupnya dengan senang hati seraya memelihara Allah tetap dalam kalbunya saat-saat manusia berpaling dari-Nya. Dia senantiasa menghadapkan dirinya kepada Allah dengan mengesakan-Nya, cenderung pada agama yang hak
lagi berserah diri, dan dia sama sekali bukan termasuk orang-orang yang mempersekutukan Allah. Manusia sujud menyembah . Manusia bergantung padaΨberhala, sedang Ibrahim sujud menyembah Allah .Ψberhala-berhala,
sedang Ibrahim hanya bergantung pada Allah
Mereka menyalakan api besar untuk membakar Ibrahim setelah dia masuk menemui ΨRaja Namrudz yang pembohong lagi
pendusta. Akan tetapi Allah berfirman :Ψmenyelamatkannya. Allah
#∃!♥%∉ )∈<ν ?σ τ &ρ9σΝ)∈ #∃9ϑ⇓= #∃!♠υ#?σ9µ&ρβ υ/ν∈µ∉∈ )∈/τ≡δ∉↵Νζ ντ%!λ′&ρΡτ∃Ο%σ∃Ατ
ρυ ϑ∉ Μ◊ σ⌠∩ #∃!♥%∉ υ/ν∈ } )∈/τ≡δ∉↵Ν %σ∃Ατ /∈∃∃9±⁄ϑ♣⊗ τ∋Α∈ #∃!♥ σ∗∈χ )∈/τ≡δ∉↵Ν
%σ∃Ατ ( ρυ&Β∉ Μ◊ &ρ⌠⊗ .ξξ τ #∃!♥%∉ σ6γ∈Μ| #∃9ϑψ⌠⊂>⊃ Β∉ζ 5⊆κπ∃ σ∋Ν∉ #∃9ϑψ≥∈−⊃ Β∉ζ
∪∇∈⊄∩ #∃9◊♥≈=∈ϑ∉τ #∃9)σθΠτ υκ∉ ω ρυ#∃!♠ 3
Apakah kamu tidak memperhatikan orang yang mendebat Ibrahim tentang Tuhannya (Allah) karena Allah telah memberikan kepada orang itu pemerintahan (kekuasaan). ketika Ibrahim mengatakan: "Tuhanku ialah yang menghidupkan dan mematikan," orang itu berkata: "Saya dapat menghidupkan dan mematikan" . Ibrahim berkata: "Sesungguhnya Allah menerbitkan matahari dari timur, Maka terbitkanlah Dia dari barat," lalu terdiamlah orang kafir itu; dan Allah tidak memberi
petunjuk kepada orang-orang yang zalim.(QS. Al-Baqoroh : 258)
Yang menciptakan adalah Allah dan Dia pula yang memberi rizki dan mengatur segalanya. Ibrahim mengatakan : “...Tuhanku
ialah yang menghidupkan dan mematikan…”.
Tiada yang dapat menghidupkan dan mematikan, selain hanya Allah, tiada yang dapat mengeahui ghoib kecuali hanya Allah. Akan tetapi si pendusta itu mengatakan dalam jawabannya “…Saya pun dapat mematikan dan menghidupkan..” Ibrahim bertanya “Bagaimana caranya ? Raja pendusta itu megeluarkan dua orang tahanan, lalu ia membebaskan salah seorang darinya dan mengatakan : “Orang ini saya hidupkan” dan ia membunuh yang lainnya seraya berkata : “Dan yang ini aku matikan”
Ibrahim tidak menyanggah kebodohan ini, karena dia mengetahui bahwa hujjah berikutnya yang akan di lemparkan ke wajah lawannya adalah lebih keras dari pada yang pertama, Ibrahim u mengatakan : "Sesungguhnya Allah menerbitkan matahari dari timur, Maka terbitkanlah Dia dari barat," lalu terdiamlah orang kafir itu; dan Allah tidak memberi petunjuk kepada
orang-orang yang zalim.
Mereka mengumpulkan kayu bakar untuk membakar kekasih Allah, selanjutnya mereka meletakkan Ibrahim pada ketapel raksasa di bawahnya api yang berkobar tanpa teman tanpa sejawat, tanpa keluarga, dan tanpa .Ψpenolong, Kecuali hanya Allah
⇓=νΨο∃ 9σΨοΖ∩⇑ )∈Ρ↓∃ τ)◊θΠ ρυ τθΠτ #∃9 Ρ υ∃ #∃:τπ υθ4ο⊆ ∈ υ#ΒτΖθ#( ρυ#∃!♥%∉ ∪⊇∈∩
#∃{Φ♥γψ≈ ⇓(Βτ⊃ υΕ κ∑Ν#∃9◊♥≈=∈ϑ∉τ τΖξ⇓ω τθΠτ#∃!∃⁄# ⊆ ⇓θρυ9σγ⇓Ν#∃9=↓Ζυπρυ9σγ⇓Ν
∪⊄∈∩
Sesungguhnya Kami menolong Rasul-rasul Kami dan orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia dan pada hari berdirinya saksi-saksi (hari kiamat), (yaitu) hari yang tidak berguna bagi orang-orang zalim permintaan maafnya dan bagi merekalah la'nat dan bagi merekalah tempat tinggal yang buruk. (QS. Al-Mu’min : 51-52)
mengatakan bahwa firman-Nya :τIbnu Abbas
∪⊂∠⊇∩ #∃9θυ2⊕ ≅ ρυΡ∉Νζ #∃!♠ µψϒ⌠6Ζυ∃
"…Cukuplah Allah menjadi penolong Kami dan Allah adalah Sebaik-baik Pelindung". (QS.Ali Imran : 173 ) Kalimat inilah yang di ucapkan oleh kekasih Allah Ibrahim u ketika beliau di lemparkan ke dalam api besar, maka Allah menyelamatkannya. Kalimat ini ketika di katakan kepadanya : pula yang di ucapkan oleh Nabi Muhammad "Sesungguhnya manusia telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kamu, karena itu takutlah kepada mereka", Maka Perkataan itu menambah keimanan mereka dan mereka menjawab: "Cukuplah Allah menjadi penolong Kami dan Allah adalah Sebaik-baik Pelindung". Maka mereka kembali dengan nikmat dan karunia (yang besar) dari Allah, mereka tidak mendapat bencana apa-apa, mereka mengikuti keridhaan Allah. dan Allah mempunyai karunia yang besar (QS. Ali Imran : 173-174) Maka apakah para pemuda dan pemudi kita di masa ini mengucapkan : “Hasbunallah wa ni’mal wakil” ketika mereka di timpa oleh berbagai macam kesusahan dan kesulitan, berbagai macam fitnah, dan kejadian mewabah di kalangan mereka . Semua ini di maksudkan agar mereka kembali dengan membawa nikmat Allah dan karunia-Nya, sedang mereka tidak
tersentuh oleh bencana apa pun.
Ibrahim jatuh ke dalam api itu menjadi dinginΨkobaran api, akan tetapi atas kekuasan Allah dan membawa keselamatan berkat karunia Allah, karena ia telah merealisasikan ajaran “Kenalilah Allah di kala engkau senang, niscaya Dia akan
mengenalmu di kala engkau sedang susah”
2. Nabi musa u dan istri Fir’aun
Musa di lahirkan pada masa Fir’aun pada saat itu sedang marak pembunuhan anak-anak lelaki, lalu di manakah ibunya
menyembunyikannya, sehingga Nabi Musa berhasil di selamatkan.
Semua pegangan yang di pakai oleh ibunya telah terputus, kecuali tali Allah. Ia pun memasukkan anak itu ke dalam peti kemudian melemparkannya ke dalam sungai sebagai pelaksanaan , akhirnya peti itu mengalir ke hilir menuju kebun-kebunΨperintah Allah yang ada di kedua tepi sungai Nil. Sehingga permaisuri dan budak-budak perempuan Fir’aun pun memungutnya dan mereka menyerahkan ke hadapan Fir’aun yang hampir saja membunuhnya kalaulah tidak di cegah oleh istrinya yang bernama Asiyah.
Ahlul ilmi mengatakan bahwa Fir’aun menyiksa istrinya ketika Fir’aun memaksanya untuk mengakui bahwa dirinya adalah tuhan yang harus di sembahnya. Asiyah pun mengingkarinya dan menolak untuk tunduk pada perintah Fir’aun, bahkan dia mengucapkan bahwa .Ψtiada tuhan selain Allah
Fir’aun memaku kedua tangan istrinya ke tanah, tetapi dia tidak merasa sakit sedikit pun. Fir’aun meletakkannya di bawah terik matahari, maka para malaikat datang menaungiya dengan sayap-sayap mereka, dengan tersenyum ia melihat rumahnya
di surga. Ini karena ia merealisasikan ajaran :
“Kenalilah Allah di kala engkau senang, niscaya Dia akan mengenalmu di kala engkau sedang susah” Maka ketika Nabi Musa dewasa ia memulai da’wahnya dengan berbagai tantangan dan memujinya, ketika paraΨdan cobaan, ia senantiasa mengingat Allah ahli sihir yang di kumpulkan oleh Fir’aun untuk melawan nabi Musa mulai memberikan pertolongan kepada MusaΨmenunjukkan kesombongannya, Allah dengan memerintahkan Musa untuk melemparkan tongkatnya, maka berubahlah tongkat itu menjadi ular yang besar dan memakan satu persatu ular kecil jelmaan tongkat para ahli sihir, maka ketika itu sebagian mereka beriman dan sebagian lain mengingkarinya.
Tidak menerima kenyataan itu Fir’aun murka dan berusaha membunuh nabi Musa u sehingga sampailah nabi memerintahkan Musa untuk memukulkanΨMusa di tepi lautan, maka Allah tongkatnya ke lautan, seketika itu terbelahlah lautan dan dengan segera nabi Musa dan pengikutnya berlari menyelamatkan diri, ketika sampai di ujung lautan Musa berkata kepada pengikutnya :
∪⊄∉∩ ψ υκ ∉∪ υ1ν∈ Βτ⊃ζ)∈β •(.ξξΗτ
"Sekali-kali tidak akan tersusul; Sesungguhnya Tuhanku besertaku, kelak Dia akan memberi petunjuk kepadaku". (QS. Asy-Syu’araa : 62)
Ketika Fir’aun serta bala tentara di tengah lautan, Allah menyatukan kembali Lautan itu maka tenggelamlah Fir’aun yang sombong beserta bala tentaranya. Sekali lagi karena ia senantiasa mengingat Allah di saat senang, maka Allah mengingatnya
di saat susah.
3. Nabi Yunus u
Kita ingat Nabi Yunus ketika ia di dalam perut ikan besar tanpaΨyang di selamatkan Allah teman dengan rasa lapar dalam keadaan gelap. Ketika itu ia berdo’a sebagaimana yang tertera dalam Al-Qur’an :
∪∠∇∩ #∃9◊♥≈=∈ϑ∉ Β∉ζ 2◊ΖΜ◊ )∈Το∈ ⇓6σψ≈Ψο &ρΡΜ| )∈ωΗ )∈9σ≈µτ ωΗ
"Bahwa tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha suci Engkau, Sesungguhnya aku adalah Termasuk orang-orang yang zalim."
(QS. Al-Anbiya’ : 87)
Allah punmenyelamatkan Yunus dari kesusahan, kesulitan dan kesengsaraan. berfirman :ΨKarena dia senantiasa mengenal
Allah saat senangnya. Allah
∪⊂⊆⊇∩ #∃9ϑ⇓ϒ|7µ∈σ⊕τ Β∉ζ .ξ%βτ &ρΡ↓µ… σ=νθωΙ ∪⊆⊆⊇∩ 7ψΩθβτ τθΘ∉ )∈<ν 4 /τ⇐Ζ∉µ∉ ∈
9σ=ν7∈]ψ
“Maka kalau Sekiranya Dia tidak Termasuk orang-orang yang banyak mengingat Allah, Niscaya ia akan tetap tinggal di perut
ikan itu sampai hari berbangkit”. (QS As-Shaffat : 143-144 )
4. Nabi Yusuf u
Ketika nabi Yusuf di lemparkan ke dalam sumur oleh saudara-saudaranya, yusuf sedangkan waktu itu ia masaihΨsenantiasa
bertasbih, mengingat Allah kecil.
Ketika di bawa pergi ke negara mesir, di sana ia di goda oleh istri Al-Aziz, akan tetapi ia tidak terjerat oleh bujuk rayunya, dan berkata
∪⊂⊄∩ #∃9◊♥≈=∈ϑ⇓θχ =∈ξ⇓ ω )∈Ρ↓µ… ( ΒτΩθυ# ψ &ρµϒ|ζ υ1ν∈ )∈Ρ↓µ… ( #∃!↔ Βτψ∃ σ τ
"Aku berlindung kepada Allah, sungguh tuanku telah memperlakukan aku dengan baik." Sesungguhnya orang-orang yang
zhalim tiada akan beruntung”. (QS. Yusuf : 24)
padaΨSesungguhnya Yusuf senanatiasa mengingat Allah waktu senangnya, maka Allah mengingatnya di saat ia di landa
fitnah dan kesulitan.
Kisah di atas adalah sebagian kisah Nabi yang senantiasa di saat suka maupun duka, masih banyak kisah paraΨmengingat Allah wali-wali Allah, orang-orang shalih yang mereka tidak pernah lalai dari mengingat Allah baik di kala senang atau pun susah. Ini merupakan sunnatullah yang tidak akan berubah dan tidak akan di ganti selamanya, pada waktu sukanya, AllahΨyaitu bahwa barang siapa yang mengenal Allah akan mengenalnya pada waktu susahnya .
IV. Aplikasi Mengingat Allah di Kala senang.
Berangkat dari titik ini, kita kembali merenungkan dalam waktu yang lama, yaitu yang berbunyi : “Kenalilah Allah di kala engkau senang, sabda Nabi niscaya Dia akan mengenalmu di kala engkau sedang susah” Mengenal ada waktu sehat artinya ialah kita menggunakan waktu kita untukΨAllah . Mengenal Allah pada waktuΨmelakukan hal-hal yang di ridhoi oleh Allah luang ialah mengunakannya untuk mengerjakan hal-hal yang bermanfaat, seperti membaca Al-Qur’an, menuntut ilmu, beribadah, mengerjakan amal shalih, dari pada menggunakan waktu-waktu yang tidak berguna. Sesungguhnya ini adalah pesan nabi kita dan sesungguhnya ini adalah pelajaran yang kekal yang akan kita tunjukan kepada diri kita sendiri, kemudian kepada saudara-saudara kitayang muslim, agar mereka senantiasa memelihara hukum-hukum
Allah, menghormati kesucian Allah, dan mengagungkan syi’ar-syi’ar-Nya :
∪⊆∉∩ #∃9 ♣≡θ↵Η∉τ &ρ µψΝ ρυδθυ ( µψ≈∉◊Ζ∃ ζψ σ∃∃!♠
Maka Allah adalah Sebaik-baik penjaga dan Dia adalah Maha Penyanyang diantara Para Penyanyang.( QS. Yusuf ; 64 ) Sesungguhnya ahli iman telah merasakan bahwa tiada kesenangan bagi mereka dan tiada . Demi AllahΨkebahagian, kecuali dalam bertaqwa kepada Allah sesungguhnya mereka mendiami gedung-gedung yang mewah-mewah, membangun apartemen-apartemen, mengendarai kendaraan mewah, tetapi manakala mereka lupa kepada Allah, meeka menjadi sia-sia.
berfirman :ΨAllah
ρυΒτ τθΘυ ρυΥωτ±◊ ν… ⊇|Ψ3Ζ% Βτ∉ ±τπΖ !σ&… σ∗∈β •∉2∫⊂ τ &ρτ∨υ ∪⊆⊄⊇∩ &ρϑψ 4
#∃9)⊃ υ≈ϑψπ∉ &ρϑψ 4 µψ≥| ?σ_⊆ 9∉Οζ υ>β⊃ %σ∃Ατ ∪∈⊄⊇∩ /τℑ⊕ Ζ# .ΖΜ◊ ρυ%σ υ# τ≈ΦΖυ∃
&ρ?σΓ7ψ .ξ ξ≡9∉7ψ %σ∃Ατ ∪∉⊄⊇∩ ?Ψ⁄|4 #∃9υθΠτ ρυ.ξ ξ≡9∉7ψ ( σΖυϒ⊕ ϑτκπ∃
Dan Barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, Maka Sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam Keadaan buta".Berkatalah ia: "Ya Tuhanku, mengapa Engkau menghimpunkan aku dalam Keadaan buta, Padahal aku dahulunya adalah seorang yang melihat?"Allah berfirman: "Demikianlah, telah datang kepadamu ayat-ayat Kami, Maka kamu melupakannya, dan begitu (pula) pada hari ini kamupun dilupakan". ( QS. Thohaa :
124-126 )
Oleh karena ituΨ, kita berlindung kepada Allah bila ada di antara kita yang membalas nikmat Allah ini dengan
keingkaran .Ψdan tidak mensyukuri kebaikan Allah
Tidakkah kamu perhatikan orang-orang yang telah menukar nikmat Allah dengan kekafiran dan menjatuhkan kaumnya ke
lembah kebinasaan, ( QS. Ibrahim : 28 )
ΨV. Ancaman bagi yang Lalai dari Mengingat Allah
Banyak kita dapatkan di masa ini orang-orang yang meninggalkan masjid, kitabullah, syi’ar-syi’ar Allah, lalu mengerjakan