Shalawat Ibrahimiyah
KEUTAMAAN DAN KHASIATNYA
Imam Nawawi ra mengatakan bahwa Shalawat Ibrahimiyah adalah shalawat yang paling utama. Keutamaan dan khasiatnya: • Dalam keadaan yang sangat menakutkan saat menghadapi musuh, bacalah sebanyak 7 kali setiap akan
menghadapinya. Insya Allah, perasaan takut akan sirna dan menjadi pemberani.
• Bila Anda menginginkan kedudukan yang lebih tinggi (dunia-akhirat) , bacalah shalawat ini sebanyak 40 kali Istiqomah setiap hari. Insya Allah, apa yang diinginkan akan tercapai. ( Kitabus Sholawat & Team Markaz ).
22. Shalawat badriyyah. Shalawat (badar) ini terdiri dari 28 bait. Shalawat ini mengandung banyak keutamaan dan manfaat yang sangat berguna bagi orang yang mengamalkannya. Terutama untuk keamanan diri, melapangkan rizqi dan memudahkan dalam segala urusan.
Rahmat dan keselamatan Allah, Semoga tetap untuk Nabi Thaaha utusan Allah, Rahmat dan keselamatan Allah, Semoga tetap untuk Nabi Yasin kekasih Allah’
Kami berwasilah dengan berkah “Basmalah”, Dan dengan Nabi yang menuniukkan lagi utusan Allah, Dan seluruh.orang yang beriuang .karena Allah,Sebab berkahnya sahabat ahli badar ya Allah.
Ya Allah, semoga Engkau menyelamatkan ummat, Dari bencana dan siksa, Dan dari susah dan kesemPitan, Sebab berkahnya sahabat ahli bariar ya Allah’
Ya AIlah semoga Engkau selamatkan kami dari semua yang menyakitkan, Dan semoga Engkau (Allah) meniauhkan tipu dan daya musuh-musuh,Dan semoga Engkau mengasihi kami, sebab berkahnya sahabat Ahli Badar Ya Allah.
Ya Allah, semoga Engkau menghilangkan beberapa kesusahan Dari orang-orang yang berma’siat dan semua kerusakan, Dan semoga Engkau hitangkan semua bencana dan wabah penyakit’ Sebab berkahnya sahabat ahli Badar ya Allah
Maka sudah beberapa rahmat yang telah berhasil, Dan sudah beberapa dari kehinaan yang dihilangkan, Dan sudah banyak dari ni’mgt yang telah sampai, Sebab berkahnya sahabal ahli Badar ya Allah’
Sudah berapa kati Engkau (Allah) memberi kekayaan orang yang makmur, Dan berapa kati Engkau (Allah) memberi nikmat kepacla orang yang fakir,
Dan berapa kali Engkau (Allah) mengampuni orang yang berdosa, Sebab berkahnya sahabat ahli Badar ya Allah.
Sungguh hati manusia merasa sempit di atas tanah yang luas ini; karena banyakhya marabahaya yang mengerikan, Dan malapetaka yang menghancurkan,
semoga Allah menyelamatkan kami dari bencana yang mengerikan, Sebab berkahnya sahabat ahli Badar ya Allah.’
Kami datang dengan memohon pemberian/ pertolongan, Dan memohon agungnya kebaikan dan keuntungan Semoga Allah meluaskan anugerah (keni’matan) yang melimpah-limpah. Dari sebab berkahnya ahli Badar ya Allah.
Maka ianganlah Engkau (Allah) menolak kami menjadi rugi besar, Bahkan jadikanlah diri kami dapat beramal baik, dan selalu bersuka ria. Wahai Dzat yang punya keagungan (kemenangan) dan Prabawa, Dengan sebab berkahnya sahabat ahli Badar ya Allah.
Jika Engkau (Allah) terpaksa menolak hamba, maka kepada siapakah ,kami akan datang mohon dengan mendapat semua hajat kami; Wahai Dzat yang menghilangkan beberapa bencana dunia dan akhirat, hilangkan bencana-bencana hamba, lantaran berkahnya sahabat ahli Badar ya Allah.
Ya Allah, semoga Engkau rnengampuni kami dan memuliakan, diri kami, dengan mendapat hasil beberapa permahonan kami, dan menolak keburukan-keburukan dari kami, Dengan mendapat berkahnya sahabat ahli Badar ya Allah.
Ya Allah, Engkaulah yang punya belas kasihan, dan punya keutamaan (anugerah) lagi kasih sayang, Sudah banyaklah kesusahan yang hilang, Dari sebab berkahnya sahabat ahli Badar ya Allah.
Dan semoga Engkau (Allah) melimpahkan rahmat kepada Nabi yang senantiasa berbakti kepada-Nya,dengan limpahan rahmat dan keselamatan yang tak terbilang dan tak terhitung,
Dan semoga tetap atas para keluarga Nabi dan para Sayyid yang bersinar nur cahayanya, sebab berkahnya sahabat ahli Badar ya Allah.
Alhamdulillah, Akhirnya ku peroleh juga sejarah dan riwayat shalawat Badr ini. Berasal dari email teman, tulisan asli ada di mailist
Majelis Rasulullah (dengan penulis asli tertera di bawah). Ada buku/ kitab yg menuliskan sejarah shalawat ini (tertera di dalam artikel).
Semoga manfaat.
.Sholawat Badar adalah rangkaian sholawat berisikan tawassul dengan nama Allah, dengan Junjungan Nabi s.a.w. serta para mujahidin teristimewanya para pejuang Badar. Sholawat ini adalah hasil karya Kiyai Ali Manshur, yang merupakan cucu Kiyai Haji Muhammad Shiddiq, Jember. Oleh itu, Kiyai ‘Ali Manshur adalah anak saudara/keponakan Kiyai Haji Ahmad Qusyairi, ulama besar dan pengarang kitab “”Tanwir Hija” yang telah disyarahkan oleh ulama terkemuka Haramain, Habib ‘Alawi bin ‘Abbas bin ‘Abdul ‘Aziz Maliki al-Hasani, dengan jodol “Inarat ad-Duja”.
Diceritakan bahwa asal mula karya ini ditulis oleh Kiyai ‘Ali Manshur sekitar tahun 1960an, pada waktu umat Islam Indonesia menghadapi fitnah Partai Komunis Indonesia (PKI). Ketika itu, Kiyai ‘Ali adalah Kepala Kantor Departemen Agama Banyuwangi dan juga seorang Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama di situ.
Keadaan politik yang mencekam saat itu dan kebejatan PKI yang merajalela membunuh massa, bahkan banyak kiyai yang menjadi mangsa mereka, maka terlintaslah di hati Kiyai ‘Ali, yang memang mahir membuat syair ‘Arab sejak nyantri di Pesantren Lirboyo Kediri, untuk menulis satu karangan sebagai sarana bermunajat memohon bantuan Allah SWT untuk meredam fitnah politik saat itu bagi kaum muslimin khususnya Indonesia.
Dalam keadaan tersebut, Kiyai ‘Ali tertidur dan dalam tidurnya beliau bermimpi didatangi manusia-manusia berjubah putih – hijau, dan pada malam yang sama juga, isteri beliau bermimpikan Kanjeng Nabi s.a.w.
Setelah siang, Kiyai ‘Ali langsung pergi berjumpa dengan Habib Hadi al-Haddar Banyuwangi dan menceritakan kisah mimpinya tersebut. Habib Hadi menyatakan bahwa manusia-manusia berjubah tersebut adalah para ahli Badar. Mendengar penjelasan Habib yang mulia tersebut, Kiyai ‘Ali semakin bertekad untuk mengarang sebuah syair yang ada kaitan dengan para pejuang Badar tersebut. Lalu malamnya, Kiyai ‘Ali menjalankan penanya untuk menulis karya yang kemudiannya dikenali sebagai “Sholawat al-Badriyyah” atau “Sholawat Badar”.
maka terjadilah hal yang mengherankan keesokan harinya, orang-orang kampung mendatangi rumah beliau dengan membawa beras dan bahan makanan lain. Mereka menceritakan bahwa pada waktu pagi shubuh mereka telah didatangi orang berjubah putih menyuruh mereka pergi ke rumah Kiyai ‘Ali untuk membantunya kerana akan ada suatu acara diadakan di rumahnya. Itulah sebabnya mereka datang dengan membawa barang tersebut menurut kemampuan masing-masing. yang lebih mengherankan lagi adalah pada malam harinya, ada beberapa orang asing yang membuat persiapan acara tersebut namun kebanyakan orang-orang yang tidak dikenali siapa mereka.
Menjelang keesokan pagi harinya, serombongan habaib yang diketuai oleh Habib ‘Ali bin ‘Abdur Rahman al-Habsyi Kwitang tiba-tiba datang ke rumah Kiyai ‘Ali tanpa memberi tahu terlebih dahulu akan kedatangannya. Tidak tergambar kegembiraan Kiyai ‘Ali menerima para tamu istimewanya tersebut.
Setelah memulai pembicaraan tentang kabar dan keadaan Muslimin, tiba-tiba Habib ‘Ali Kwitang bertanya mengenai syair yang ditulis oleh Kiyai ‘Ali tersebut. Tentu saja Kiyai ‘Ali terkejut karena hasil karyanya itu hanya diketahui dirinya sendiri dan belum disebarkan
kepada seorangpun. Tapi beliau mengetahui, ini adalah salah satu kekeramatan Habib ‘Ali yang terkenal sebagai waliyullah itu.
Lalu tanpa banyak bicara, Kiyai ‘Ali Manshur mengambil kertas karangan syair tersebut lalu membacanya di hadapan para hadirin dengan suaranya yang lantang dan merdu. Para hadirin dan habaib mendengarnya dengan khusyuk sambil menitiskan air mata karena terharu. Setelah selesai dibacakan Sholawat Badar oleh Kiyai ‘Ali, Habib ‘Ali menyerukan agar Sholawat Badar dijadikan sarana bermunajat dalam menghadapi fitnah PKI. Maka sejak saat itu masyhurlah karya Kiyai ‘Ali tersebut.
Selanjutnya, Habib ‘Ali Kwitang telah mengundan para ulama dan habaib ke Kwitang untuk satu pertemuan, salah seorang yand diundang diantaranya ialah Kiyai ‘Ali Manshur bersama pamannya Kiyai Ahmad Qusyairi. Dalam pertemuan tersebut, Kiyai ‘Ali sekali lagi diminta untuk mengumandangkan Sholawat al-Badriyyah gubahannya itu. Maka bertambah masyhur dan tersebar luaslah Sholawat Badar ini dalam masyarakat serta menjadi bacaan populer dalam majlis-majlis ta’lim dan pertemuan.
Maka tak heran bila sampai sekarang Shalawat Badar selalu Populer. Di Majelis Taklim Habib Ali bin Abdurrahman Alhabsyi sendiri di Kwitang tidak pernah tinggal pembacaan Shalawat Badar tersebut setiap minggunya.
Untuk lebih lengkapnya tentang cerita ini teman2 milis MR dan teman temanku seiman dapat membaca buku yang berjudul “ANTOLOGI Sejarah Istilah Amaliah Uswah NU” yang disusun oleh H. Soeleiman Fadeli dan Muhammad Subhan.
Semoga Allah memberikan sebaik-baik ganjaran dan balasan buat pengarang Sholawat Badar serta para habaib yang berperan serta mempopulerkan Shalawat tersebut kepada kita kaum muslimin. Al-Fatihah…..
23.Shalawat sa'adah. Shalawat ini banyak sekali fadilahnya, dan barang siapa shalawat. Sa'adah ini satu kali sama kedudukannya dengan membaca 600.000 shalawat. Demikian menurut Al-A'raf As-Shawi di dalam keterangan imam dardari dan sayid Ahmad Dahlan. Shalawat ini juga bisa dipakai untuk kewibawaan diri, agar tidak diremehkan dan disepelekan orang lain.
Sholawat as-Sa`adah (Shalawat Kebahagiaan)
A,
Mا ماو/8 3 >اد ةT2 Mا = % , د/ / +, Xp,و X/1 كر8و =1و 2 =@ا
Allâhumma shalli wa sallim `alâ Sayyidinâ wa Mawlânâ Muhammadin `adada mâ fî `ilmillâhi shalâtan dâimatan bi-dawâmi mulkillâhi.
Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami, Nabi Muhammad (s) sebanyak bilangan yang ada dalam pengetahuan Allah, dengan limpahan rahmat yang abadi, selama keabadian kerajaan Allah.
Dari kitab Afdhal ash-Shalawaat karya Syekh Ahmad Saawii dikatakan bahwa jika kita membaca sholawat Sholawat as-Sa`adah sekali, kita akan diberi ganjaran seolah-olah telah membaca shalawaat 600.000 kali dan jika kalian membacanya 70 kali sehari, kalian akan dibebaskan dari api neraka (Ilmu Warisan Leluhur)
Dari kitab Afdhal ash-Shalawaat karya Syekh Ahmad as-Saawii dikatakan bahwa jika kalian membaca shalawat ini sekali, kalian akan diberi ganjaran seolah-olah telah membaca shalawaat 600.000 kali dan jika kalian membacanya 70 kali sehari, kalian akan dibebaskan dari api neraka!
Untuk memperoleh keberkahan yg sangat luar biasa,karena membaca 1x shalawat in sama dengan 600.000 x pahala membaca shalawat biasa,
Shalawat untuk Rasulullah SAW memiliki keutamaan yang besar dan menghasilkan manfaat yang banyak di dunia dan akhirat bagi orang-orang yang banyak mengucapkannya. Allah Ta’ala dalam FirmanNya yang artinya, “Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah penghormatan kepadanya”. [Al Ahzab:56]
Cukuplah bagimu apa yang di sebutkan Allah SWT di atas sebagai penghormatan dan pengagungan bagi NabiNya serta dorongan bagi para hambaNya yang mu’min untuk mengucapkan shalawat dan salam baginya. Nabi Muhammad SAW Bersabda “Barangsiapa bershalawat untukku sekali, maka Allah Bershalawat untuknya 10 kali.”
Ada berbagai macam shalawat dengan bermacam-macam redaksi atau lafadz shalawat. Bahkan bisa mencapai ribuan macam lafadz shalawat baik yang berasal dari Nabi sendiri, maupun para sahabat, dan wali-wali Allah, orang-orang shaleh pilihan.
Setiap muslim bahkan berlomba-lomba memberikan shalawat yang terbaik dan memperbanyak …
24.Shalawat munjiyat. Shalawat ini sudah tidak asing lagi dikalangan kaum muslimin, karena khasiatnya yang luar biasa inilah yang membuat banyak mengamalkannya. Biasanya shalawat ini dipakai wiridan untuk mengharapkan sesuatu yang
dihajatkannya agar cepat terkabul, misalnya agar berhasil dalam bekerja, dalam meraih posisi, berhasil dalam ujian dan hajat - hajat lain yang bersifat ma'ruf.
ALLAHUMMA SHALLI ‘ALA SAYYIDINAA MUHAMMADIN SHALATAN TUNJINAA BIHAA MIN JAMII’IL AHWALI WAL AFAATI, WATAQDHII LANAA BIHAA JAMI’IL KHAAJATI, WATUTHAHHIRUNAA BIHAA MIN JAMII’ISAYIATI,
WATARFA’UNAA BIHAA A’LADDAROJAATI, WATUBALLIGHUNAA BIHAA AQSHALGHAYAATI, MIN JAMII’ILKHAIROTI FIL KHAYAATI WA BA’DALMAMAATI INNAKA `ALLA KULLI SYIN QODIR Artinya :
Ya Allah ,limpahkanlah rahmat kepadanjunjungan kita nabi Muhammad saw ,yang dengan rahmat itu engkau akan menyelamatkan kami dari semua keadaan yang mendebarkan dan dari semua cobaan, Engkau akan memenuhi semua hajat,Engkau akan mensucikan kami dari semua kesalahan,Engkau akan mengangkat derajad kami setingi tingginya,Engkau akan sampaikan semua tujuan dari kebaikan pada waktu hidup dan sesudah mati
Syeikh Al Bauniy dan Imam al Jazuli dalam Khawashus shalawat menjelaskan :
“Siapa berdo’a dengan shalawat ini (Munjiat-Penyelamat)sebanyak 1000 (seribu) kali ditengah malam untuk memohon segala hajat dunia akhirat,maka Allah ta’ala mendatangkan hajatnya dengan cepat dikabulkan,lebih cepat dari pada kilat yang menyambar “.
Uztad Abdullah Alif Thaifuri dalam “Amalan para ulama salaf “ meyebutkan :
1. Barang siapa membiasakan membaca shalawat munjiat sesudah shalat fardlu dengan istiqomah sebanyak 11 x,dan disertai dengan do’a,insyaAllah apa yang anda inginkan akan cepat terwujud.
2. Barang siapa membiasakan membaca shalawat munjiat sehari semalam (seribu ) 1000x,insya Allah dilapangkan segala macam kesulitan dan kerupekan hidupnya akan cepat sirna,hati menjadi terang,jiwa menjadi tenteram.
Fadlilah dan keutamaan Sholawat Munjiyah (Penyelamat) :
Sholawat Munjiyat artinya shalawat penyelamat. Sholawat ini mengandung khasiat yang sangat besar dan sudah masyhur dan sudah pernah dipraktekkan oleh Syech Musa Al Dlarir. Beliau mendapat Sholawat itu dari Nabi saw, dalam mimpinya. Pada suatu hari Syech Musa pergi naik kapal bersama orang banyak tiba-tiba ada angin yang hebat hingga kapal nyaris tenggelam karena diterpa ombak yang begitu dasyat. Para awak kapal dan penumpangnya bingung dan berfikir bagaimana supaya dapat selamat. Dalam keadaan seperti itu Syech Musa terasa ngantuk berat sampai tidak bisa ditahan hingga tertidur, dalam tidurnya Syech Musa bertemu Nabi Saw. dan diberi amalan Sholawat Munjiyat dan berharap diajarkan kepada penunpang kapal untuk membaca 1000 kali. Setelah Syech Musa terjaga dari tidurnya menceritakan hal mimpinya kepada para penumpang kapal dan mengajari Sholawat tersebut. Kemudian secara bersama membaca Sholawat Munjiyat yang diajarkan tadi, belum sampai 1000 kali, baru kira-kira 300 kali karena pertolongan Allah, angin makin lama makin reda sehingga kapal tidak tenggelam dan penumpang di beri keselamatan oleh Allaw SWT, berkat fadlilah Sholawat Munjiyat.
1. Barang siapa yang suka membaca sholawat Tunjina pada setiap hari sebanyak 500 kali,niscaya ALLAH akan mengabulkan semua hajatnya,baik hajat dunia maupun akhirat. Seperti umpamanya,minta kaya atau minta dikaruniai
anak,maka akan segera terkabul.
2. Sebagian Ulama berkata: Sesungguhnya sholawat Tunjina itu adalah sebagian dari gedung-gedung Arsy”. 3. Barang siapa yang membaca sholawat Tunjina sebanyak 100 kali pada tengah malam setelah sholat Tahajud,maka apa yang di mintanya ALLAH akan segera mengabulkannya,suatu pengabulan yang lebih cepat dari pada kilat.
Seluruh kaum muslimin sepakat bahwa shalawat ini tidak ada dalilnya. Tidak pernah diajarkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, para sahabat, tabi’in, maupun tabi’ tabi’in. Bahkan tidak pernah disinggung oleh para imam madzhab, seperti Abu Hanifah, Malik, as-Syafii, dan Ahmad rahimahumullah.
Kami tidak tahu dengan pasti, bagaimana sejarah munculnya shalawat ini. Hanya saja, ada sebagian orang yang mengatakan bahwa shalawat ini pertama kali dibuat oleh seorang tokoh sufi Thariqat Syadziliyah, yang bernama as-Sholeh Musa ad-Dharir.
Dan kita bisa menilai, Tariqat Syadziliyah termasuk tahriqat yang menyimpang dari islam. Mereka berkeyakinan bahwa tokohnya bisa mengetahui yang ghaib.
Pendiri thariqah ini, Abul Hasan Ali bin Abdillah as-Syadzili mengklaim bahwa dirinya memiliki 10 lautan ilmu, 5 dari kalangan manusia dan 5 dari kalangan ruh. Lima lautan ilmu manusia adalah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, Abu Bakr, Umar, Utsman, dan Ali.Sedangkan lima dari kalangan ruh: Jibril, Mikail, Israfil, Izrail, dan ar-Ruh al-Akbar.
(Lathaif al-Minan, al-Askandari, hlm. 146).
Karena itu, bagi penganut tariqat Syadziliyah, tokoh mereka dikultuskan melebihi layaknya manusia. Bahkan mereka berkeyakinan, bahwa imamnya telah diberi tahu oleh Allah, siapa saja pengikutnya sampai hari kiamat yang akan dijamin masuk surga.
Pertanyaan selanjutnya, layaknya shalawat semacam ini dilestarikan. Sementara sumber shalawat ini dari orang yang memiliki aqidah menyimpang dari ajaran islam?.
Terbukti Berhasil
Salah satu diantara alasan sebagian orang yang mengamalkan shalawat ini, mereka mengatakan bahwa coba-coba membaca shalawat ini, terbukti berhasil dan selamat dari mara bahaya. Karena itulah, shalawat ini disebut shalawat munjiyat (penyelamat). Yang menyelamatkan orang dari musibah yang mengancamnya.
Alasan ini bisa kita jawab,
1. Bahwa Allah telah menyempurnakan agama islam, karena itu tidak butuh coba-coba. Allah berfirman,
ً/+ِد َمَِْaْا ُُ6َ ُ]ِbَرَو @ِGَْ2ِ ُْ6ََْ ُ]َْْIَأَو ُْ6َ/+ِد ُْ6َ ُ]َْْآَأ َمْ>َْا
Pada hari di mana Aku sempurnakan agama kalian dan Kusempurnakan nikmat kalian. Dan Aku Ridha islam sebagai agama kalian.
Oleh karena itu, tidak selayaknya amalan syariah dilakukan dengan coba-coba.
2. Andai yang mereka lakukan itu baik, tentu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam akan mengajarkannya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
َو ِde/َLْا َ,ِ ُبfَ0ُ+ ٌءْ@َD َ@ِ0َ َُْ6َ َ,fُ َْNَو ;ِإ ِرe/ا َ,ِ َُِ.ُ+
Tidak ada satupun amal yang mendekatkan ke surga dan menjauhkan dari neraka, kecuali telah dijelaskan untuk kalian. (HR. At-Thabrani
dalam al-Kabir 1623 dan statusnya shahih).
Keadaan yang mengancam keselamatan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para pengikutnya terjadi berkali-kali. Bahwa beliau sendiri pernah terkena tombak di pipinya. Ada juga sahabat yang terkena panah. Dan banyak diantara mereka yang meninggal dunia ketika perang. Andai shalawat ini disyariatkan, tentu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam akan mengajarkannya sebagai modal bagi para sahabat, untuk menjaga keselamatan diri mereka.
Shalawat Terbaik
Shalawat adalah ibadah. dan ibadah yang benar, adalah ibadah yang sesuai tuntunan. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah mengajarkan kepada umatnya bagaimana cara bershalawat yang benar.
Dari Ka’ab bin Ujrah radhiallahu ‘anhu, beliau menceritakan,
Para sahabat pernah bertanya, ‘Wahai Rasulullah, kami telah memahami tata cara memberi salam kepada Anda, lalu bagaimana cara memberi salawat kepada Anda?’
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
‘Ucapkanlah,
ٌ4ِVَ ٌ4َِ. َ%W&ِإ ، َ5ِهاَِْإ ِلI ََ َ[ْآَرَ ََآ ، ٍ4Wَُ ِلI َََو ، ٍ4Wَُ ََ ْكِرَ W5ُ/Wا ، ٌ4ِVَ ٌ4َِ. َ%W&ِإ ، َ5ِهاَِْإ ِلI ََ َ[ْWَ ََآ ، ٍ4Wَُ ِلI َََو ، ٍ4Wَُ ََ \"َ W5ُ/Wا Inilah shalawat yang diajarkan langsung oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. dan semua pelajaran dari beliau, tentu atas wahyu dari Allah. Sebagai penganut Rasulullah yang baik, selayaknya kita mencukupkan diri dengan shalawat yang beliau ajarkan.
Allahu a’lam.
Dijawab oleh: Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina Konsultasisyariah.com)
Anda bisa membaca artikel ini melalui aplikasi
KonsultasiSyariah.com didukung oleh Zahir Accounting Software Akuntansi Terbaik di Indonesia
Shalawat Munjiyat
Shalawat Munjiyat adalah suatu bacaan shalawat yang diyakini dapat memberikan manfaat sebagai sarana untuk mendatangkan segala macam hajat, menghilangkan kesusahan, mengatasi kesulitan hidup dan lain-lain seperti membuat hati menjadi tenang dan jiwa menjadi tenteram bagi orang yang berkenan mendzikirkannya
secara istiqomah dengan mengikuti tatacara dibawah ini. Khasiat & Manfaatnya :
1. Untuk mendatangkan hajat dan berhasil segala macam cita-citanya.
2. Untuk menghilangkan segala macam kesusahan dan dapat mengatasi segala macam kesulitan hidup di dunia & di akherat. 3. Untuk membuat hati menjadi tenang dan jiwa menjadi tenteram.
4. Untuk membuat doanya atau permohonannya selalu dikabulkan oleh Allah SWT. 5. Untuk membuat anak menjadi orang yang sholeh dan sholehah.
6. Untuk membuat hati menjadi bersih dan terang, pikiran menjadi cerdas, cerdik & pandai.
7. Untuk memohon hajat dunia & akherat maka Allah SWT akan mengabulkannya dengan cepat lebih cepat daripada kilat, karena shalawat ini merupakan bagian dari gedung-gedung Arsy (Singgasana Allah Swt).
8. Untuk mempercepat memiliki keturunan dan kekayaan yang besar dan luar biasa.
9. Untuk menolak segala macam bencana dan segala macam penyakin baik lahir maupun batin. Tatacara mengamalkan Shalawat Munjiyat antara lain sebagai berikut :
Barangsiapa yang membiasakan membaca Shalawat Munjiyat ini 500x pada setiap hari secara istiqomah, niscaya dapat mendatangkan segala macam hajat, berhasil segala macam cita-citanya, berhasil segala maksud & tujuannya, baik urusan duniawi maupun ukhrowi, dan dapat mempercepat memiliki keturunan dan mendapatkan kekayaan yang besar & luarbiasa.
2. Barangsiapa yang membiasakan membaca Shalawat Munjiyat ini 1000x pada tengah malam (jam 24.00) pada setiap hari secara istiqomah, maka dapat menghilangkan segalam macam kesusahan dan dapat mengatasi kesulitan hidup di dunia maupun di akherat, dapat membuat hati menjadi tenang dan jiwa menjadi tenteram, dapat membuat semua doanya atau permohonannya selalu dikabulkan oleh Allah SWT baik permohonan itu berupa hajat dunia maupun hajat akherat, maka akan dikabulkan-Nya dengan cepat lebih cepat dari kilat.Dapat membuat hati menjadi bersih dan terang serta dapat membuat pikiran menjadi cerdas,cerdik dan pandai. Dan dapat menolak segala macam bencana, malapetaka, musiban,waba, thaun dan segala macam penyakit lahir maupun batin.
3. Barangsiapa yang membiasakan membaca Shalawat Munjiyat ini 11x pada setiap hari secara istiqomah setiap selesai sholat fardhu, maka segala macam permohonannya akan dikabulkan oleh Allah SWT.
4. Barangsiapa yang membiasakan membaca Shalawat Munjiyat ini 41x disaat lahirnya seorang anak, insya allah anak itu akan menjadi orang yg sholeh, sholehah, alim dan anfi yang berguna bagi agama dan bangsa.
5. Barangsiapa yang membiasakan membaca Shalawat Munjiyat ini 40x pada setiap selesai sholat fardhu secara istiqomah, niscaya dapat