• Tidak ada hasil yang ditemukan

C. Konsep Hasil Belajar

2. Domain Hasil Belajar

Benyamin S. Bloom, dkk dalam Zainal Arifin hasil belajar dapat dikelompokkan ke dalam tiga domain, yaitu kognitif, afektif dan psikomotor.

Setiap domain disusun menjadi beberapa jenjang kemampuan, mulai dari hal yang sederhana sampai dengan hal yang kompleks, mulai dari hal yang mudah sampai dengan hal yang sukar, dan mulai dari hal yang konkret sampai dengan hal yang abstrak. 25

Domain kognitif menurut Nana Sudjana, berkaitan dengan hasil belajar intelektual yang terdiri dari enam aspek, yaitu pengetahuan atau ingatan, pemahaman, aplikasi, analisis, sintesis, dan evaluasi. Domain afektif berkaitan dengan sikap yang terdiri dari lima aspek, yaitu penerimaan, jawaban atau reaksi, penilaian, organisasi, dan internalisasi. Domain psikomotor berkaitan dengan hasil belajar keterampilan dan kemampuan bertindak, yaitu gerakan refleks, keterampilan gerak dasar, kemampuan perseptual, keharmonisan atau ketepatan, gerakan keterampilan kompleks, serta gerakan ekspresif dan interpretatif. Domain hasil belajar yang dimaksud dalam penelitian ini adalah domain kognitif (cognitive domain). 26 Adapun rincian domain tersebut adalah sebagai berikut.

a. Pengetahuan (knowledge), yaitu jenjang kemampuan yang menghendaki siswa dapat mengenali atau mengetahui adanya konsep, prinsip, fakta atau istilah tanpa memahami isinya. Misalnya ketika siswa melakukan aktivitas mendefinisikan, memberikan, mengidentifikasi, memberi nama, menyusun daftar, mencocokan, menyebutkan, menyatakan, dan memilih.

25 Zainal Arifin. (2012). Evaluasi Pembelajaran. Jakarta: Direktorat Pendidikan Tinggi Islam, Hlm 48

26 Nana Sudjana. (2009). Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: Pt Remaja Rosdakarya hlm 22-23

b. Pemahaman (comprehension), yaitu jenjang kemampuan yang menghendaki siswa untuk memahami dan mengerti mengenai materi pelajaran. Misalnya ketika siswa melakukan aktivitas mengubah, mempertahankan, membedakan, memperkirakan, menjelaskan, menyimpulkan, memberi contoh, meramalkan, dan meningkatkan.

c. Penerapan (application), yaitu jenjang kemampuan yang menghendaki siswa menggunakan ide-ide umum, tata cara ataupun metode, prinsip dan teori-teori dalam situasi baru dan konkret. Misalnya ketika siswa melakukan aktivitas mengubah, menghitung, mendemonstrasikan, mengungkapkan, mengerjakan dengan teliti, menjalankan, memanipulasikan, menghubungkan, menunjukkan, memecahkan, dan menggunakan.

d. Analisis (analysis), yaitu jenjang kemampuan yang menghendaki siswa untuk menguraikan situasi atau keadaan tertentu ke dalam unsur-unsur atau komponen pembentuknya. Misalnya ketika siswa melakukan aktivitas mengurai, membuat diagram, memisah-misahkan, menggambarkan kesimpulan, membuat garis besar, menghubungkan, dan merinci.

e. Sintesis (synthesis), yaitu jenjang kemampuan yang menghendaki siswa untuk menghasilkan sesuatu yang baru dengan cara menggabungkan berbagai 27 faktor. Misalnya ketika siswa melakukan aktivitas menggolongkan, menggabungkan, memodifikasi, menghimpun, menciptakan, merencanakan, merekonstruksikan, menyusun, membangkitkan, mengorganisir, merevisi, menyimpulkan, dan menceritakan.

f. Evaluasi (evaluation), yaitu jenjang kemampuan yang menghendaki siswa

untuk dapat mengevaluasi suatu situasi, keadaan, pernyataan atau konsep berdasarkan kriteria tertentu. Misalnya ketika siswa melakukan aktivitas menilai, membandingkan, mempertentangkan, mengeritik, membedabedakan, mempertimbangkan kebenaran, menyokong, menafsirkan, dan menduga. 27

Penilaian hasil belajar menurut Ngalim Purwanto disesuaikan dengan perkembangan tingkat kemampuan berpikir siswa. Soal-soal tes yang banyak melibatkan pengetahuan hafalan sesuai untuk siswa SD kelas rendah. Sedangkan untuk siswa kelas tinggi seperti kelas V dan VI, proporsi jumlah soal yang mengungkapkan kemampuan berpikir yang lebih tinggi harus makin besar. 28 Suharsimi Arikunto dalam bukunya mengemukakan bahwa aspek kejiwaan yang sesuai diterapkan di SD yaitu aspek ingatan, pemahaman, dan aplikasi.

Berdasarkan pendapat tersebut dapat disimpulkan bahwa hasil belajar dalam domain kognitif terdiri dari enam aspek yaitu 1) pengetahuan, 2) pemahaman, 3) penerapan, 4) analisis, 5) sintesis, dan 6) evaluasi.29 Hasil belajar yang dimaksud dalam penelitian ini merupakan penilaian hasil belajar dalam aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik yang dilihat dari hasil pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKS) berbasis literasi sains selama mengikuti proses pembelajaran IPA.

Hasil belajar juga berkaitan dengan sesuatu yang diperoleh seseorang setelah melalui proses dalam menimba ilmu pengetahuan. Sebagaimana firman Allah swt. dalam Alquran surat al-Mujadilah ayat 11:

27 Zainal Arifin. Evaluasi Pembelajaran.( Jakarta: Direktorat Pendidikan Tinggi Islam, 2012) Hlm 48-49

28 Ngalim Purwanto. Prinsip-Prinsip Dan Teknik Evaluasi Pengajaran. (Bandung: PT.

Remaja Rosdakarya, 2006) Hlm 44

29 Suharsimi Arikunto. Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. (Jakarta: Bumi Aksara, 2009) Hlm 67-68

Artinya:

Hai orang-orang beriman apabila kamu dikatakan kepadamu: ‘Berlapang-lapanglah dalam majlis’, maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu, dan apabila dikatakan: ‘Berdirilah kamu’, Maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat, dan Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan.30

Rasulullah saw. juga bersabda sebagaimana yang diriwayatkan oleh Imâm al-Bukhârî:

ِدْبَع ِنْب ِدْيَرُ ب ْنَع ،َةَماَسُأ ُنْب ُداََّحَ اَنَ ثَّدَح :َلاَق ،ِءَلاَعلا ُنْب ُدَّمَُمُ اَنَ ثَّدَح : َلاَق َمَّلَسَو ِهْيَلَع ُالله ىَّلَص ِ ِبَِّنلا ِنَع ،ىَسوُم ِبَِأ ْنَع ،َةَدْرُ ب ِبَِأ ْنَع ،َِّللَّا ىَدُلها َنِم ِهِب َُّللَّا ِنَِثَعَ ب اَم ُلَثَم ،اًضْرَأ َباَصَأ ِيرِثَكلا ِثْيَغلا ِلَثَمَك ،ِمْلِعلاَو

ْتَناَكَو ،َيرِثَكلا َبْشُعلاَو ََلََكلا ِتَتَ بْ نَأَف ،َءاَلما ِتَلِبَق ، ةَّيِقَن اَهْ نِم َناَكَف َرَزَو اْوَقَسَو اوُبِرَشَف ،َساَّنلا اَِبِ َُّللَّا َعَفَ نَ ف ،َءاَلما ِتَكَسْمَأ ،ُبِداَجَأ اَهْ نِم ،اوُع

،ًَلََك ُتِبْنُ ت َلاَو ًءاَم ُكِسُْتُ َلا ناَعيِق َيِه اََّنَِّإ ،ىَرْخُأ ًةَفِئاَط اَهْ نِم ْتَباَصَأَو ُلَثَمَو ،َمَّلَعَو َمِلَعَ ف ِهِب َُّللَّا ِنَِثَعَ ب اَم ُهَعَفَ نَو ،َِّللَّا ِنيِد ِفِ َهُقَ ف ْنَم ُلَثَم َكِلَذَف ْأَر َكِلَذِب ْعَفْرَ ي َْل ْنَم ِهِب ُتْلِسْرُأ يِذَّلا َِّللَّا ىَدُه ْلَبْقَ ي َْلَو ،اًس

.

Artinya:

Muhammad Ibnu ‘Alai telah meriwayatkan kepada kami, beliau berkata Himmâd Ibnu Usâmah telah meriwayatkan kepada kami, dari Buraid Ibnu Abdillah dari Burdah, dari Abî Musa ra., ia berkata: bahwa Nabi saw.

bersabda: perumpamaan petunjuk (hidayah) dan ilmu yang Allah utus dengannya (Rasulullah) seperti hujan lebat yang jatuh ke tanah, di antara tanah itu ada yang baik dan subur, dapat menyerap air sehingga tumbuh berbagai tumbuh-tumbuhan dan rerumputan, di antaranya ada yang dapat menampung air kemudian Allah memberikan manfaat pada manusia dari tanah tersebut sehingga ia bisa minum dengan air tersebut, dan bercocok tanam menyirami tanaman, sebagian air jatuh ke sebidang tanah yang lain yakni tanah yang tandus lagi datar, tanah ini tidak mampu menampung air dan tidak dapat menumbuhkan tumbuhan, maka yang demikian itu adalah perumpaan orang yang paham Agama pada Agama Allah (Islam) dan ia memperoleh manfaat dari petunjuk dan ilmu yang Allah utus kepadaku

30 Al-Qur’an Terjemah Surah Al-Mujadilah Ayat 11

(Rasulullah), dan ia pun belajar serta mengajarkannya, perumpamaan seseorang yang tidak peduli dengan perkara itu (ilmu) dan tidak mau menerima petunjuk atau ilmu Allah yang dengannya aku (Rasulullah) di utus seperti tanah yang tandus.

Sehingga hasil belajar merupakan realisasi atau pemekaran dari kecakapan-kecakapan potensial atau kapasitas yang dimiliki oleh seseorang, penguasaan hasil belajar oleh seseorang dapat dilihat dari perilakunya, baik perilaku dalam bentuk penguasaan, pengetahuan, keterampilan berpikir maupun keterampilan motorik. Hampir sebagian besar dari kegiatan atau perilaku yang diperlihatkan seseorang merupakan hasil belajar. Di sekolah hasil belajar ini dapat dilihat dari penguasaan siswa akan mata pelajaran yang ditempuhnya. Dari beberapa pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa hasil belajar adalah hasil yang dicapai siswa sebagai bukti keberhasilan proses belajar mengajar yang dialami siswa dalam pengetahuan, keterampilan, sikap dan nilai.

BAB III

METODE PENELITIAN

Dokumen terkait