• Tidak ada hasil yang ditemukan

Calling

Station ID

No. Speedy

No. Speedy

Pada menu ini masukan berupa nomor speedy pelanggan Gambar : 4.8

Menu No. Speedy pada EMBASSY

Sumber : Telkom Indonesia

Calling station ID

Calling Station ID ialah gabungan informasi dari BRAS (Broadbrand Remote Acces Server) danDSLAM yang menunjukan dimana no itu terkoneksi. Pada menu ini masukan berupa nomor calling station ID pada nomor Speedy yang ingin diketahui kualitas jaringannya.

Gambar : 4.9

Menu Calling station ID pada EMBASSY

Sumber : Telkom Indonesia DSLAM-Slot-Port

Pada menu ini kita harus memilih IP-Embassy, selanjutnya memilih type DSLAM, serta mengisinomor slot dan port pada kolom yang tersedia.

Gambar : 4.10

Menu DSLAM-Slot-Port pada EMBASSY

Sumber : Telkom IndonesiaADSTRATOR

Untuk operasional EMBASSY user ini memiliki akses untuk : - Melihat kondisi jaringan

- Meng-update profil pada menu No. Speedy (jika profil belum sesuai) - OUTPUT EMBASSY

c. Hasil pengukuran EMBASSY secara umum berupa hasil ukur kualitas jaringan Speedy baik dalam menu No Speedy, Calling Station ID, maupun DSLAM-Slot-Port. Di bawah ini dijelaskan tentang tampilan umum dari EMBASSY.

No. Speedy

Gambar : 4.11

Hasil pengukuran EMBASSY No. Speedy

Sumber : Telkom Indonesia

1. DATA NOMOR SPEEDY DI RADIUS : berisi tentang informasi database pengguna Speedy di RADIUS.

2. DATA NOMOR SPEEDY DI SISKA : berisi tentang informasi database pengguna Speedy di SISKA

3. DATA PARAMETER PORT DSLAM : berisi tentang data-data mengenai DSLAM yang di gunakan termasuk didalamnya adalah mengenai status DSLAM.

4. DATA KUALITAS JARINGAN : berisi tentang informasi kualitas jaringan saat proses download dan upload yang dapat dilihat melalui nilai SNR, Attenuation, Attainable Rate, Output Power.

5. HISTORY PENGGUNAAN SPEEDY : berisi tentang informasi penggunaan koneksi internet oleh pelanggan.

6. GRAFIK STATISTIK TRAFIC PORT SPEEDY : grafik yang menunjukkan traffic jaringan.

Calling Station ID

Gambar : 4.12

Hasil pengukuran EMBASSY Calling station ID

Sumber : Telkom Indonesia

1. INPUTAN NOMOR CALLING STATION ID : inputan nomor Calling Station ID yang ingin diketahui keadaan jaringan.

2. DATA PARAMETER PORT DSLAM : berisi tentang data-data mengenai DSLAM yang di gunakan termasuk didalamnya adalah mengenai status DSLAM.

3. DATA KUALITAS JARINGAN : berisi tentang informasi kualitas jaringan saat proses download dan upload yang dapat dilihat melalui nilai SNR, Attenuation, Attainable Rate, Output Power.

4. GRAFIK STATISTIK TRAFIC PORT SPEEDY : grafik yang menunjukkan traffic jaringan pada port Speedy.

DSLAM-Slot-Port

Gambar : 4.13

Hasil pengukuran EMBASSY DSLAM-Slot-Port

Sumber : Telkom Indonesia

1. INPUTAN IP EMBASSY, DSLAM, SLOT, PORT : inputan nomor IP EMBASSY, DSLAM, Slot dan Port yang ingin diketahui kulitasa jaringannya.

2. DATA PARAMETER PORT DSLAM : berisi tentang data-data mengenai DSLAM yang di gunakan termasuk didalamnya adalah mengenai status DSLAM.

3. DATA KUALITAS JARINGAN : berisi tentang informasi kualitas jaringan saat proses download dan upload yang dapat dilihat melalui nilai SNR, Attenuation, Attainable Rate, Output Power.

4. GRAFIK STATISTIK TRAFIC PORT SPEEDY : grafik yang menunjukkan traffic jaringan pada port Speedy.

d. Hasil Pengukuran

Hasil pengukuran EMBASSY secara umum berupa informasi tentang keadaan jaringan pada pengguna Speedy dan mengetahui ada tidaknya gangguan pada jaringan tersebut. Indikator utama yang menunjukan baik-buruknya suatu jaringan ditunjukan pada tabel Data Parameter Port DSLAM, Data Kualitas Jaringan, History Penggunaan Speedy, dan Grafik Statistik Trafic Port Speedy.

Hasil pada Data Parameter Port DSLAM Gambar : 4.14

Hasil pada Data Parameter Port DSLAM

Sumber : Telkom Indonesia

ID DSLAM di radius : nomor DSLAM di RADIUS IP EMBASSY : nomor IP DSLAM di EMBASSY

IP DSLAM : nomor IP DSLAM

Status Error : - OK jika DSLAM dalam keadaan baik

- disable jika DSLAM dalam keadaan tidak aktif

-(Kosong) jika DSLAM dalam keadaan belum terdaftar

Type DSLAM : type DSLAM yang dipakai Nama DSLAM : nama DSLAM yang dipakai Profile : profile ADSL pelanggan Alarm Profile :

Admin Status :

Link Status : up jika link dalam keadaan bagus

down jika link dalam keadaan tidak bagus

Hasil pada Data Kualitas Jaringan

Gambar : 4.15

Hasil pada Data Kualitas Jaringan

Sumber : Telkom Indonesia

Line Rate : kecepatan jalur koneksi jaringan saat download dan upload.

SNR : Perbandingan (ratio) antara kekuatan Sinyal (signal strength) dengan kekuatan Derau (noise level) saat download dan upload. Jika SNR berwarna merah

kualitas jaringan jelek.

Attenuation : yaitu besarnya faktor redaman kabel.

Attainable Rate : yaitu parameter yang menentukan seberapa kesanggupan jaringan kabel menyalurkan data (bandwidth maksimal yang mampu disalurkan oleh kabel telepon).

Output power : yaitu besarnya power yang dihasilkan dari suatu perangkat.

Link Status : status jaringan

Hasil pada History Penggunaan Speedy Gambar : 4.16

Hasil pada History Penggunaan Speedy

Sumber : Telkom Indonesia NASIP Address : BRAS yang digunakan

AccStartTime : Waktu mulai terkoneksi dengan jaringan Time : Lama waktu yang pemakaian Speed Up : jumlah file yang terupload (byte) Down : jumlah file yang terdownload (byte) Frame IP Address : nomor IP pengguna

Calling Station ID : no calling station ID

Terminate Cause : penyebab terputusnya koneksi speedy

a. Lost-carrier : terputusnya koneksi di perangkat setelah modem.

b. User-Request : terputusnya koneksi karena adannya permintaan dari pengguna yang menyebabkan modem mati.

c. Session timeout : terputusnya koneksi karena telah melebihi batas waktu.

Status : Status koneksi

a. Stop : koneksi terputus

b. Interim-update : sedang terkoneksi

Hasil pada Grafik Statistik Trafic Port Speedy Gambar : 4.17

Hasil pada Grafik Statistik Trafic Port Speedy

Sumber : Telkom Indonesia Berisi grafik statistic traffic port speedy per 12 jam

BAB V

KESIMPULAN

A. Kesimpulan

Dari kegiatan magang yang telah dilakukan dan pembahasan yang telah di sampaikan sebelumnya dapat di tarik kesimpulan bahwa prosedur pelayanan yang baik dan dapat memuaskan pelanggan, yaitu :

a. Tingkah laku yang sopan.

Pegawai dalam melayani pelanggan sudah mempunyai perilaku yang baik dan sopan. Hal ini terbukti dengan tidak adanya pelanggan yang mengeluh karena pelayanan yang diberikan sudah baik karena kesopanan pegawai dalam melayani pelanggan.

b. Cara menyampaikan sesuatu yang barkaiatan apa yang seharusnya diterima oleh yang bersangkutan.

Dalam penyampaian sesuatu pegawai menjelaskannya sudah secara singkat, padat dan juga jelas. Hal tersebut membuat pelanggan mudah mengerti dengan penjelasan yang telah disampaikan oleh pegawai.

c. Waktu penyampaian tepat.

Pelayanan yang baik tidak memakan waktu yang lama atau menunggu terlalu lama, karena orang akan bosan menunggu terlalu lama. Dalam hal ini biasanya pelanggan dalam waktu 5 menit sudah bisa dilayani, dan proses pengerjaan membutuhkan waktu rata-rata 30 menit.

d. Keramah tamahan.

Cara menerima pelanggan, memberikan penjelasan ataupun melayani pelanggan dengan ramah akan membuat pelanggan nyaman dan memberikan nilai positif juga kepada perusahaan. Terbukti calon pelanggan Speedy semakin bertambah banyak karena kepuasan dalam pelayanan.

Prosedur dalam pelayanan gangguan jaringan akses internet Speedy, sebagai berikut :

1. Pelanggan menghubungi costumer service Telkom ke nomor 147, kemudian costumer service menerima gangguan pelanggan dengan

memasukkan informasi gangguan ke database. Berdasarkan informasi tersebut costumer service akan mendispatch tersebut ke team fault handling 1 untuk pengecekan lebih lanjut.

2. Team FH-1 melakukan dispatch atau eskalasi ke FH level 2 terkait, yaitu administrator pada mitra Telkom untuk melakukan koordinasi penanganan gangguan Speedy. Kemudian administrator menyerahkan tugas kepada teknisi yang bersangkutan sampai gangguan dapat ditangani.

3. Bila gangguan sudah selesai, maka FH melakukan dispatch ke petugas 147 agar petugas tersebut melakukan konfirmasi ke pelanggan apakah layanan di sisi pelanggan sudah normal atau belum.

Untuk mengetahui kualitas jaringan akses internet Speedy diperlukan sebuah aplikasi EMBASSY, yaitu suatu aplikasi berbasis web yang digunakan untuk mengetahui kualitas jaringan Speedy pelanggan.

B. Saran

Pada kesempatan ini penulis ingin menyampaikan saran yang dapat dijadikan pertimbangan PT. Abdhitama Multi Usaha Global Yogyakarta untuk melakukan pelayanan gangguan akses internet Speedy adalah sebagai berikut :

1. Dalam prosedur pelayanan terhadap gangguan jaringan akses internet Speedy pelanggan seharusnya setelah PSB (Pemasangan Speedy Baru), pelanggan di beri satu nomor telpon costumer service PT. Abdhitama Multi Usaha Global untuk keluhan agar proses pelayanan menjadi lebih cepat .

2. Sikap kerja yang profesional harus lebih ditingkatkan agar pelanggan lebih puas terhadap pelayanan yang telah diberikan oleh pegawai.

3. Dalam costumer service 147 seharusnya ada tambahan nomor menu untuk dihubungkan langsung ke Mitra Telkom agar keluhan pelanggan cepat ditangani oleh teknisi.

Dokumen terkait