• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V PENUTUP

5.2 Saran

Dari kesimpulan yang telah dipaparkan di atas, peneliti hendak mengajukan saran yang diharapkan dapat berguna bagi peningkatan efektivitas program rehabilitasi para penyandang masalah kesejahteraan sosial oleh Dinas Sosial Kota Serang di tahun-tahun berikutnya. Adapun saran-saran yang diajukan oleh peneliti adalah sebagai berikut:

1. Upaya yang perlu dilakukan untuk memperbaiki efektivitas program berupa, dengan menentukan secara matang pelaksanaan program rehabilitasi mulai dari waktu pelaksanaan program rehabilitasi yang lebih sesuai dengan kriteria PMKS, pemberian program rehabilitasi yang tepat guna sehingga tercapainya tujuan dari dilaksanakannya program rehabilitasi yakni untuk membuat para PMKS tidak kembali lagi ke jalan serta aturan hukum Peraturan Daerah No 2 Kota Serang yang lebih diterapkan.

2. Dinas sosial juga perlu meningkatkan kerjasama dengan pihak terkait seperti relawan social, OPD serta SatPol PP untuk kelancaran pelaksanaan proses sosialisasi mengenai penyakit masyarakat dan rehabilitasi sosial sehingga tujuan yang disampaikan dapat tercapai yakni para PMKS mendapatkan pemahaman yang sesuai, seperti adanya kerjasama yang lebih bersinergi antara Dinas Sosial dengan SatPol PP sebagai pengawas lapangan. Meskipun sudah berjalannya kerjasama antara Dinas Sosial dan SatPol PP seperti pada saat razia dilakukan. Pada kondisi yang ada, hal tersebut dinilai masih kurang bersinergi karena peran Dinas Sosial dan SatPol PP selaku pengawas penyandang masalah sosial di lapangan perlu dilakukan secara terus menerus. Terlihat dari masih jarangnya pengawasan dan pengamanan daerah rawan penyandang masalah sosial.

3. Upaya yang perlu dilakukan untuk memperbaiki efektivitas program yang semestinya sudah berjalan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi Dinas Sosial. Penerapan yang perlu dimulai pada sektor pengawasan pasca rehabilitasi berupa pengawasan modal usaha, pendataan berkala dan menyeluruh, penegakkan sanksi yang tegas serta tersedianya sarana prasarana seperti panti sosial serta tenaga ahli yang sesuai sehingga dapat menunjang program rehabilitasi berjalan dengan tepat sasaran dan agar supaya tugas pokok dan fungsi Dinas Sosial sebagai wadah penyandang masalah sosial.

DAFTAR PUSTAKA

Adi, I. R. (2013). Kesejahteraan Sosial. Jakarta: PT. Raja Grafindo.

Agung, Kurniawan. (2005). Transformasi Pelayanan Publik. Yogyakarta: Pembaharuan.

Agung, N. B. (2005). Strategi Jitu Memilih Metode Statistik Penelitian Dengan SPSS. Yogyakarta: Penerbit Andi.

Anwar, Prabu M. (2005). Sumber Daya Manusia Perusahaan. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Arikunto, S. (2002). Prosedur Suatu Penelitian: Pendekatan Praktek. Edisi Revisi Kelima. Rineka Cipta: Jakarta.

Azwar, S. (1986). Reliabilitas dan Validitas. Yogyakarta: Liberty.

Fahrudin, A. (2012). Pengantar Kesejahteraan Sosial. Bandung: Refika Aditama.

Gibson, Ivancevich, Donelly. (2005) Produktivitas Kerja. Edisi Ke8. Jakarta: Birarupa Aksara.

Handoko, T. Hani. (2000). Manajemen Personalia dan Sumber Daya Manusia. Yogyakarta: BPFE.

Ivancevich, John M, dkk. (2008). Perilaku dan Manajemen Organisasi. Jakarta: Erlangga.

Herawati, T., & Putra, N. M. (2000). Penelitian Efektifitas Metode Dan Teknik Pemberdayaan Masyarakat Dalam Usaha Kesejahteraan Sosial . Jakarta: Departemen Sosial RI.

Martoyo, Susilo. (2002). Manajemen Sumber Daya Manusia. Edisi Kedelapan. Yogyakarta: BPFE.

Mahmudi. (2005). Manajemen Kinerja Sektor Publik. Yogyakarta: UPP AMPYKPN.

Mangunhardjana, A. M. (1986). Pembinaan: Arti dan Metodenya. Yogyakarta: Kanisius.

Mathis, Robert L dan Jackson, John H. (2001). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Salemba Empat.

Purwanto. (2007). Metodologi Penelitian Kuantitatif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Robbins, Stephen P. (2003). Perilaku Organisasi. Jakarta: PT. Indeks Kelompok Gramedia.

Sihombing, M. J. (2005). Kekerasan Terhadap Masyarakat Marjinal. Yogyakarta: Narasi.

Soehartono, I. (2002). Metode Penelitian Sosial : Suatu Teknik Penelitian Kesejahteraan Sosial Dan Ilmu Sosial Lainnya. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Sugiyono. (2005). Metode Penelitian Administrasi. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Steers, M. Richard. (1985). Efektivitas Organisasi. Jakarta: Erlangga.

Suharto, Edi. (2006). Pemberdayaan Kebijakan Sosial dan Pekerjaan Sosial. Bandung: Lembaga Studi Pembangunan STKS.

Suud, M. (2006). 3 Teori Kesejateraan Sosial. Jakarta: Prestasi Pustaka. Suud, M. (2006). 3 Orientasi Kesejahteraan Sosial. Jakarta: Prestasi Pustaka. Siregar, S. (2015). Metode Penelitian Kuantitatif. Jakarta: Prenada Media Grup. Singarimbun, M & Effendi, S (1995). Metode Penelitian Survey. Jakarta. LP3S. Supriyono. (2000). Sistem Pengendalian Manajemen. Jakarta: Erlangga.

Tang, Dilintin P. (2008). Pembinaan Generasi Muda. Yogyakarta: Kanisius. Tangkilisan, Noggittessel. (2005). Manajemen Publik. Jakarta: PT.Gramedia

Peraturan Perundang-Undangan:

Undang-undang Ayat 1 Tahun Tahun 1945 Tentang Anak Terlantar dan Fakir Miskin Dipelihara Negara.

Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Peraturan Daerah sebagai Pelaksanaan Pelayanan Dasar dan Kesejahteraan Sosial.

KUHAP No 8 Tahun 1981 Rehabilitasi Pasal 1 Ayat 23.

Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2010 Tentang Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial.

Peraturan Menteri Sosial Nomor 80 Tahun 2010 Tentang Panduan Perencanaan Bidang Sosial Kabupaten/Kota.

Skripsi :

Nitha Chitrasari, 2012. Kinerja Dinas Sosial Dalam Penanganan Gelandangan dan Pengemis di Kota Cilegon. Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Serang

Adi Hardiawan, 2015. Efektivitas Program Pembinaan Dinas Sosial Pada Wanita Pekerja Seks Di Kota Cilegon. Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Serang

Asrul Nurdin, 2013. Implementasi Kebijakan Peraturan Daerah No 2 Tahun 2008 Tentang Pembinaan Anak Jalanan, Gelandangan, Pengemis, dan Pengamen di kota Makassar. Universitas Hasanudin Makasar

Lainnya : a) http://www.serangkota.go.id b) rehsos.kemsos.go.id c) http://repository.unhas.ac.id d) http://storage.jakstik.ac.id/ProdukHukum/Sosial/Kepmensos_No_80_HUK _2010_Panduan_SPM.pdf e) http://www.kemsos.go.id/

113

Deskripsi Responden Nama : Jenis Kelamin :

Usia :

Pilihlah salah satu alternative jawaban untuk setiap pernyataan berdasarkan pendapat tentang Efektivitas Program Rehabilitasi Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial Dinas Sosial Kota Serang di bawah ini dengan memberi tanda check list (√) pada kolom pilihan jawaban yang tersedia.

Keterangan:

SS = Sangat Setuju S = Setuju

TS = Tidak Setuju

STS = Sangat Tidak Setuju

NO PERNYATAAN RESPON

SS S TS STS 1 Waktu pelaksanaan program rehabilitasi yang cukup

2 Ketepatan pelaksanaan program rehabilitasi 3 Tercapainya tujuan program-program rehabilitasi 4 Tepatnya pemberian program rehabilitasi

5 Jelasnya aturan hokum tentang masalah social 6 Aturan hukum yang berjalan dengan baik 7 Berjalannya sosialisasi larangan mengemis

8 Berjalannya sosialisasi mengenai program-program rehabilitasi

9 Pemahaman penyandang masalah kesejahteraan social tentang penyakit masyarakat

10 Program rehabilitasi memberikan dampak ke arah yang lebih baik

11 Tepatnya isi program rehabilitasi

12 Berjalannya program rehabilitasi dengan baik

13 Tidak kembalinya penyandang masalah kesejahteraan social ke jalan setelah pemberian program rehabilitasi 14 Sosialisasi yang diberikan telah dipahami oleh

penyandang masalah kesejahteraan sosial

15 Sosialisasi yang diberikan oleh dinas sosial telah dijalankan oleh PMKS

16 Tepatnya pemanfaatan modal usaha 17 Tepatnya pemberian modal usaha 18 Adaya pengawasan pasca rehabilitasi

19 Adanya pengawasan pemanfaatan modal usaha

20 Pendataan berkala pasca pemberian program rehabilitasi 21 Pendataan yang terstruktur

22 Pendataan yang menyeluruh 23 Tepatnya pemberian sanksi 24 Pemberian sanksi yang tegas

25 Tersedianya tenaga ahli dalam pemberian program rehabilitasi

26 Cukupnya sarana prasarana dalam pelaksanaan program rehabilitasi

LAMPIRAN: DOKUMENTASI:

Dokumen terkait