BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
4.4 Deskriptif Variabel
4.4.2 Etos Kerja (X 2 )
Tanggapan responden tentang Etos Kerja (X2) adalah sebagai berikut:
Tabel 4.9
Deskriptif Jawaban Responden Tentang Etos Kerja (X2)
No Kata Kunci STS TS RG S SS Total
F % F % F % F % F % F %
1 Hubungan baik antar pegawai 0 0 9 8,2 7 6,4 45 40,9 49 44,5 110 100 2 Bekerja tekun 0 0 9 8,2 5 4,5 39 35,5 57 51,8 110 100 3 Pekerja Keras 0 0 7 6,4 4 3,6 57 51,8 42 38,2 110 100 4 Penampilan Rapi 3 2,7 0 0 1 0,9 44 40,0 62 56,4 110 100
5 Banyak Ide 0 0 3 2,7 3 2,7 46 41,8 58 52,7 110 100
6 Reflektif 0 0 2 1,8 2 1,8 39 35,4 67 60,9 110 100
7 Semangat 0 0 4 3,6 1 0,9 50 45,5 55 50,0 110 100
8 Menjungjung Tinggi Kode Etik 1 0,9 2 1,8 1 0,9 43 39,1 63 57,3 110 100 9 Tepat Waktu 1 0,9 4 3,6 5 4,5 27 24,5 73 66,4 110 100 10 Memberikan Pendapat 4 3,6 9 8,2 12 10,9 46 41,8 39 35,5 110 100
Berdasarkan Tabel di atas dapat dijelaskan bahwa:
1. Pada pernyataan: “Saya mampu menciptakan hubungan yang baik dengan pegawai.” Hasil dari jawaban responden menyatakan tidak setuju 8,2%, ragu-ragu 6,4%, setuju 40,9% dan sangat setuju 44,5%. Hal ini menunjukkan bahwa menciptakan hubungan yang baik dengan pegawai berguna untuk kerja sama yang baik dengan pegawai.
2. Pada pernyataan: “Saya selalu bekerja dengan tekun.” Hasil dari jawaban responden menyatakan tidak setuju 8,2%, ragu-ragu 4,5%, setuju 35,5% dan sangat setuju 51,8%. Hal ini menunjukkan bahwa bekerja dengan tekun menciptakan hasil kerja yang baik.
3. Pada pernyataan: “Saya mampu bekerja keras demi kemajuan perusahaan.” Hasil dari jawaban responden menyatakan bahwa tidak setuju 6,4%, ragu-ragu 3,6%, setuju 51,8% dan sangat setuju 38,2%. Hal ini menunjukkan bahwa
4. Pada pernyataan: “Saya selalu berpenampilan rapi di kantor.” Hasil dari jawaban responden menyatakan bahwa sangat tidak setuju 2,7%, ragu-ragu 0,9%, setuju 40% dan sangat setuju 56,4%. Hal ini menunjukkan bahwa bekerja keras baik demi kemajuan perusahaan.
5. Pada pernyataan: “Saya mampu memberi ide dalam setiap pemecahan masalah yang ada di kantor..” Hasil dari jawaban responden menyatakan bahwa tidak setuju 2,7%, ragu-ragu 2,7%, setuju 41,8% dan sangat setuju 52,7%.
Hal ini menunjukkan bahwa memberi ide dalam setiap pemecahan masalah yang ada di kantor adalah baik untuk perngembangan perusahaan.
6. Pada pernyataan: “Saya sigap dalam bekerja.” Hasil dari jawaban responden menyatakan tidak setuju 1,8%, ragu-ragu 1,8%, setuju 35,4% dan sangat setuju 60,9%. Hal ini menunjukkan bahwa Saya sigap dalam bekerja adalah cermin dari kinerja yang baik.
7. Pada pernyataan: “Saya memiliki semangat kerja yang tinggi.” Hasil dari jawaban responden menyatakan tidak setuju 3,6%, ragu-ragu 0,9%, setuju 45,5%
dan sangat setuju 50%. Hal ini menunjukkan bahwa semangat kerja yang tinggi adalah usaha yang diupayakan dalam meningkatkan kinerja karyawan yang tinggi.
8. Pada pernyataan: “Saya mampu menjunjung tinggi Kode Etik.” Hasil dari jawaban responden menyatakan bahwa sangat tidak setuju 0,9%, tidak setuju 1,8%, ragu-ragu 0,9%, setuju 39,1% dan sangat setuju 57,3%. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan menjunjung tinggi kode etik adalah upaya yang dilakukan untuk menjaga nama baik dari perusahaan tersebut.
9. Pada pernyataan: “Pekerjaan dapat saya selesaikan dengan tepat waktu.” Hasil dari jawaban responden menyatakan bahwa sangat tidak setuju 0,9%, tidak setuju 3,6%, ragu-ragu 4,5%, setuju 24,5% dan sangat setuju 66,4%. Hal ini menunjukkan bahwa bekerja keras baik demi kemajuan perusahaan.
10. Pada pernyataan: “Saya mampu memberikan pendapat dalam pengembangan perusahaan.” Hasil dari jawaban responden menyatakan bahwa sangat tidak setuju 3,6%, tidak setuju 8,2%, ragu-ragu 10,9%, setuju 41,8% dan sangat setuju 35,5%. Hal ini menunjukkan bahwa memberikan pendapat dalam pengembangan perusahaan adalah meningkatkan kinerja karyawan itu sendiri.
Variabel Etos Kerja dapat dirangkumkan bahwa pernyataan yang paling mayoritas yang menyatakan bahwa “Saya selalu berpenampilan rapi di kantor.”
hasil jawaban responden dengan pernyataan setuju dan sangat setuju adalah sebanyak 96,4%. Ini menjelaskan bahwa berpenampilan menarik pada karyawan menunjukkan etos kerja yang tinggi.
4.4.3 Kinerja Karyawan (Y)
Tanggapan responden tentang Kinerja Karyawan (Y) adalah sebagai berikut:
Tabel 4.10
Deskriptif Jawaban Responden Tentang Kinerja Karyawan (Y)
No Kata Kunci STS TS RG S SS Total
F % F % F % F % F % F %
1 Hasil Kerja 2 1,8 18 16,4 4 3,6 36 32,7 50 45,5 110 100 2 Tingkat Kesalahan 4 3,6 11 10 3 2,7 33 30 59 53,6 110 100 3 Standar Kerja Karyawan 2 1,8 13 11,8 12 10,9 45 40,9 38 34,5 110 100 4 Volume Kerja Karyawan 2 1,8 5 4,5 9 8,2 46 41,8 48 43,6 110 100 5 Selesai tepat waktu 2 1,8 8 7,3 3 2,7 58 52,7 39 35,5 110 100 6 Tidak menunda-nunda pekerjaan 0 0 6 5,5 5 4,5 42 38,2 57 51,8 110 100 7 Berusaha sendiri 0 0 9 8,2 7 6,4 25 22,7 69 62,7 110 100 8 Memahami pekerjaan 0 0 4 3,6 8 7,3 33 30 65 59,1 110 100 9 Memegang teguh SOP 4 3,6 12 10,9 5 4,5 40 36,4 49 44,5 110 100 10 Fokus Bekerja 0 0 11 10 9 8,2 37 33,6 53 48,2 110 100
1. Pada pernyataan: “Saya mampu memberikan hasil kerja memuaskan.” Hasil dari jawaban responden menyatakan bahwa sangat tidak setuju 1,8%, tidak setuju 16,4%, ragu-ragu 3,6%, setuju 32,7% dan sangat setuju 45,5%. Hal ini menunjukkan bahwa mayoritas karyawan PT.ISS mampu memberikan hasil kerja yang memuaskan .
2. Pada pernyataan: “Tingkat Kesalahan dalam bekerja saya rendah.” Hasil dari jawaban responden menyatakan bahwa sangat tidak setuju 3,6%, tidak setuju 10%, ragu-ragu 2,7%, setuju 30% dan sangat setuju 53,6%. Hal ini menunjukkan bahwa mayoritas karyawan PT.ISS memiliki tingkat kesalahan dalam bekerja rendah .
3. Pada pernyataan: “Saya mampu mencapai standar kerja yang diberikan kepada saya.” Hasil dari jawaban responden menyatakan bahwa sangat tidak setuju 1,8%, tidak setuju 11,8%, ragu-ragu 10,9%, setuju 40,9% dan sangat setuju
34,5%. Hal ini menunjukkan bahwa mayoritas karyawan PT.ISS mampu mencapai standar kerja yang diberikan oleh perusahaan.
4. Pada pernyataan: “Saya mampu mencapai target kerja yang diberikan kepada saya.” Hasil dari jawaban responden menyatakan bahwa sangat tidak setuju 1,8%, tidak setuju 4,5%, ragu-ragu 8,2%, setuju 41,8% dan sangat setuju 43,6%. Hal ini menunjukkan bahwa mayoritas karyawan PT.ISS mampu mencapai standar kerja yang diberikan oleh perusahaan.
5. Pada pernyataan: “Saya mampu menyelesaikan pekerjaan tepat waktu.”
Hasil dari jawaban responden menyatakan bahwa sangat tidak setuju 1,8%, tidak setuju 7,3%, ragu-ragu 2,7%, setuju 52,7% dan sangat setuju 35,5%. Hal ini menunjukkan bahwa mayoritas karyawan PT.ISS mampu menyelesaikan pekerjaan tepat waktu.
6. Pada pernyataan: “Saya tidak menunda-nunda waktu untuk menyelesaikan pekerjaan.” Hasil dari jawaban responden menyatakan bahwa tidak setuju 5,5%, ragu-ragu 4,5%, setuju 38,2% dan sangat setuju 51,8%. Hal ini menunjukkan bahwa mayoritas karyawan PT.ISS tidak menunda-nunda waktu untuk menyelesaikan pekerjaan.
7. Pada pernyataan: “Saya berusaha sendiri untuk menyelesaikan pekerjaan.”
Hasil dari jawaban responden menyatakan bahwa tidak setuju 8,2%, ragu-ragu 6,4%, setuju 22,7% dan sangat setuju 62,7%. Hal ini menunjukkan bahwa mayoritas karyawan PT.ISS berusaha sendiri untuk menyelesaikan pekerjaan.
8. Pada pernyataan: “Saya memahami pekerjaan saya sendiri.” Hasil dari jawaban responden menyatakan bahwa tidak setuju 3,6 %, ragu-ragu 7,3%, setuju
30% dan sangat setuju 59,1%. Hal ini menunjukkan bahwa mayoritas karyawan PT.ISS mampu memahami pekerjaan saya sendiri.
9. Pada pernyataan: “Saya tunduk terhadap peraturan-peraturan yang ada di perusahaan tempat saya bekerja” Hasil dari jawaban responden menyatakan bahwa sangat tidak setuju 3,6%, tidak setuju 10,9%, ragu-ragu 4,5%, setuju 36,4% dan sangat setuju 44,5%. Hal ini menunjukkan bahwa mayoritas karyawan PT.ISS tunduk terhadap peraturan-peraturan yang ada di perusahaan.
10. Pada pernyataan: “Saya orang yang fokus dalam bekerja.” Hasil dari jawaban responden menyatakan bahwa tidak setuju 10%, ragu-ragu 8,2%, setuju 33,6%
dan sangat setuju 48,2%. Hal ini menunjukkan bahwa mayoritas karyawan PT.ISS mampu fokus dalam bekerja.
Variabel Kinerja Karyawan dapat dirangkumkan bahwa pernyataan yang paling mayoritas yang menyatakan bahwa “Saya tidak menunda-nunda waktu untuk menyelesaikan pekerjaan.” Hasil jawaban responden dengan pernyataan setuju dan sangat setuju adalah sebanyak 90%. Ini menjelaskan bahwa karyawan dengan tidak menunda-nunda waktu untuk menyelesaikan pekerjaan menunjukkan bahwa karyawan yang memiliki kinerja yang tinggi.
4.5 Hasil Uji Asumsi Klasik 4.5.1 Uji Normalitas
Uji normalitas penelitian ini dilakukan dengan analisis grafik yaitu dengangrafik Histogram dan Normal P-P Plot of Regression Standarizied Residual. Selainitu uji normalitas juga dilakukan dengan menggunakan uji
kolmogorov smirnov. Ujinormalitas dilakukan dengan bantuan software SPSS for Windows dan hasilnyaditunjukkan sebagai berikut:
4.5.1.1 Hasil Uji Normalitas dengan Histogram
Jika bentuk grafik tidak melenceng ke kiri atau ke kanan, maka menunjukkanbahwa variabel berdistribusi normal. Sebaliknya, jika bentuk grafik melenceng ke kiriatau ke kanan, maka menunjukkan bahwa variabel tidak berdistribusi normal.
Gambar 4.2 Uji Normalitas dengan Histogram
Sumber: Hasil Pengolahan SPSS (2016)
Berdasarkan gambar di atas terlihat bahwa grafik tidak melenceng ke kiri ataupun ke kanan.Hal ini menunjukkan bahwa variabel berdistribusi normal.
4.5.1.2 Hasil Uji Normalitas dengan Normal P-P Plot of Regression Standarizied Residual
Jika titik masih menyebar di sekitar garis diagonal, maka data telah berdistribusi normal. Sebaliknya jika titik tidak menyebar di sekitar garis diagonal,maka data tidak berdistribusi normal.
Gambar 4.3 Uji Normalitas dengan Normal P-P Plot of Regression Standarizied Residual
Sumber: Hasil Pengolahan SPSS (2016)
Berdasarkan gambar di atas terlihat bahwa titik-titik menyebar mengikuti data di sepanjanggaris diagonal. Hal ini menunjukkan bahwa data berdistribusi normal.
4.5.1.3 Hasil Uji Normalitas dengan Kolmogorov – Smirnov Test
Jika Asymp. Sig. (2-tailed) > 0,05 maka data berdistribusi normal, sebaliknyajika Asymp. Sig. (2-tailed) < 0,05 maka data tidak berdistribusi normal.
Tabel 4.11
Hasil Uji Kolmogorov – Smirnov Test
One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test
Unstandardized Residual
N 50
Normal Parametersa Mean .0000000
Std. Deviation 1.34310987
Most Extreme Differences Absolute .079
Positive .048
Negative -.079
Kolmogorov-Smirnov Z .773
Asymp. Sig. (2-tailed) .592
a.Test distribution is Normal.
Sumber: Hasil Pengolahan SPSS (2016)
Pada Tabel di atas dapat dilihat bahwa data berdistribusi normal karena nilaiAsympy.Sig (2-tailed) sebesar 0,592 di atas tingkat signifikansi 0,05.
4.5.2 Uji Multikolinearitas
Gejala multikolinearitas dapat dilihat dari besarnya nilai Tolerance dan VIF(Variance Inflation Factor). Kedua ukuran ini menunjukkan setiap variabel bebasmana yang dijelaskan oleh variabel terikat lainnya. Tolerance adalah mengukurvariabilitas variabel bebas yang terpilih yang tidak dijelaskan variabel bebas lainnya.Dengan ketentuan nilai uji Tolerance dan VIF adalah sebagai berikut:
a. Tolerance value < 0,1 atau VIF > 5, maka terjadi multikolinieritas
b. Tolerance value > 0,1 atau VIF < 5, maka tidak terjadi multikolinieritas.
Tabel 4.12
Hasil Uji Multikolinearitas
Pada Tabel 4.12 memperlihatkan semua nilai variabel bebas memilikiTolerance value > 0,1 atau VIF < 5. Maka dapat disimpulkan bahwa tidak terjadimultikolinearitas.
4.5.3 Uji Heteroskedostisitas
Uji heteroskedastisitas dimaksudkanuntuk mengetahui tingkat penyebaranataupun variasi dari semua variabel yang diobservasi. Kriteria uji heteroskedostisitasyaitu apabila titik-titik menyebar secara acak dan tidak membentuk pola tertentuserta tersebar di atas maupun di bawah angka nol pada sumbu Y maka disimpulkan suatu model regresi dianggap tidak terdapat masalah heterokedastisitas.
Coefficientsa
Model Unstandardized
Coefficients
Standardized Coefficients
t Sig. Collinearity Statistics
B Std. Error Beta Tolerance VIF
1
(Constant) -8,066 6,339 -1,272 ,206
Human_Relation ,125 ,061 ,183 2,042 ,044 ,690 1,449
Etos_Kerja ,995 ,173 ,517 5,765 ,000 ,690 1,449
a. Dependent Variable: Kinerja_Karyawan
4.5.3.1 Hasil Uji Heteroskedostisitas dengan Scatter Plot
Gambar 4.4 Uji Heteroskedostisitas dengan Scatter Plot
Sumber: Hasil Pengolahan SPSS (2016)
Berdasarkan gambar di atas menunjukkan bahwa titik-titik menyebar secara acak, makadapat disimpulkan tidak terjadi heteroskedastisitas.
4.5.3.2 Hasil Uji Heteroskedastisitas dengan Glejser
Uji Heteroskedastisitas dengan menggunakan glejser memiliki kriteria jikaNilai Sig > 0,05, maka tidak terjadi heteroskedastisitas.
Tabel 4.13
Uji Heteroskedastisitas dengan Glejser
Coefficientsa
Model Unstandardized
Coefficients
Standardized Coefficients
t Sig.
B Std. Error Beta
1
(Constant) 2,122 ,928 2,287 ,028
Human_Relation -,058 ,063 ,187 -,928 ,359
Etos_Kerja ,043 ,042 ,134 -,077 ,501
a. Dependent Variable: absut
BerdasarkanTabel 4.13 terlihat semua variabel bebas memiliki nilai Sig