• Tidak ada hasil yang ditemukan

Context di SMK NU 03 Kaliwungu dalam penerapan kebijakan program sistem informasi manajemen JIBAS untuk mengatasi masalah pengelolaan keuangan merupakan upaya sekolah untuk memenuhi kebutuhan internal sekolah dalam bidang manajemen. Hal ini sesuai dengan pendapat Arikunto (2010:46) yang menyatakan bahwa Context

adalah upaya untuk menggambarkan dan merinci lingkungan kebutuhan yang tidak terpenuhi, populasi dan sampel yang dilayani serta tujuan proyek.

Berdasarkan data hasil penelitian yang peneliti peroleh, evaluasi komponen konteks di SMK NU 03 Kaliwungu dalam menerapkan sistem informasi manajemen JIBAS untuk pengelolaan keuangannya sesuai dengan kebutuhan SMK NU 03 Kaliwungu hal ini didasarkan bahwa dalam pengelolaan keuangan sebelum diterapkan JIBAS, pengelolaan masih dilakukan secara manual tanpa menggunakan sistem informasi yang ideal sehingga kesalahan-kesalahan yang disebabkan karena faktor human error sangat sering terjadi bahkan penyajian data yang serba manual tersebut semakin diperparah dengan adanya kegiatan pemalsuan data yang dilakukan oleh siswa. Hal ini sesuai dengan pendapat Dhillon dalam Harmein Nasution (2012) yang menyatakan bahwa human error

adalah kegagalan menyelesaikan pekerjaan yang dapat menimbulkan gangguan terhadap jadwal operasi atau mengakibatkan kerusakan peralatan. Efektivitas dan efisiensi yang menurun akan berakibat pada tingkat produktivitas yang dicapai oleh manusia, output yang dihasilkan akan menurun dan aktifitasnya akan menjadi terhambat.

Hal inilah yang selanjutnya menjadi dasar pemikiran SMK NU 03 Kaliwungu untuk menerapkan JIBAS dalam proses pengelolaan keuangan yang merupakan sistem informasi manajemen yang berbasis tekhnologi dalam rangka mewujudkan pengelolaan keuangan yang lebih praktis, data yang lebih akurat serta informasi yang lebih cepat hasil ini sejalan dengan hasil dari penelitian terdahulu Christoffel J. Hendriks yang berjudul Integrated Financial Management

Information System (IFMIS): Guidelines for effective implementation by the public sector of South Africa . Perbedaan penelitian terdahulu dengan penelitian ini terletak pada jenis sistem informasi manajemen yang diterapkan, penelitian terdahulu menggunakan IFMIS sedangkan penelitian yang peneliti lakukan menggunakan JIBAS (Jaringan Informasi Bersama Antar Sekolah). Bidang penelitian yang dikaji terdapat persamaan dimana penelitian terdahulu dan penelitian yang peneliti lakukan saat ini sama-sama terfokus pada manajemen keuangan dengan menggunakan sistem informasi manajemen dan mengukur bagaimana tingkat keberhasilan sistem informasi manajemen tersebut dalam menjalankan fungsinya. Namun terdapat perbedaan antara hasil penelitian terdahulu dengan penelitian ini bahwa ada sejumlah kendala yang ditimbulkan dengan diterapkannya IFMIS namun seperangkat pedoman praktek terbaik yang dikembangkan dapat membuat pelaksanaan lebih sukses, sedangkan dalam hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara umum penerapan program SIM JIBAS dalam pengelolaan keuangan di SMK NU 03 Kaliwungu telah memenuhi dasar dalam upaya pemenuhan kebutuhan sekolah sesuai dengan tujuan dan rencana program yaitu menciptakan kondisi keuangan lebih praktis, cepat, akurat dan efektif. Hal tersebut sejalan dengan model teori kesesuaian implementasi program yang dikemukakan oleh David C. Korten yang menyatakan bahwa suatu program akan

antara program dengan pemanfaat, yaitu kesesuaian antara apa yang ditawarkan oleh program dengan apa yang dibutuhkan oleh kelompok sasaran (pemanfaat). Kedua, kesesuaian antara program dengan organisasi pelaksana, yaitu kesesuaian antara tugasnya yang disyaratkan oleh program dengan kemampuan organisasi pelaksana. Ketiga, kesesuaian antara kelompok pemanfaat dengan organisasi pelaksana. 4.4.2 Evaluasi Input

Input merupakan kemampuan awal sekolah dalam menunjang pelaksanaan program. Dalam penelitian ini terkait dengan komponen input adalah kegiatan mengukur sejauh mana SMK NU 03 Kaliwungu memiliki daya dukung serta kemampuan awal dalam menerapkan kebijakan berupa SIM JIBAS tentang pengelolaan keuangan sekolah yang terdiri dari sumber daya manusia yaitu adanya tenaga kependidikan bidang keuangan (Bendahara) dan tenaga kependidikan bidang IT, anggaran belanja program dan sarana prasarana yang dimiliki, program atau aplikasi itu sendiri serta prosedur pelaksanaan program.

Berkaitan dengan daya dukung program pelaksanaan SIM JIBAS dalam pengelolaan keuangan, SMK NU 03 Kaliwungu memiliki sumber daya manusia dalam kategori cukup dalam pelaksanaan program penerapan program JIBAS, hal ini di dasarkan pada hasil penelitian yang didapat peneliti melalui wawancara, observasi dan dokumentasi dimana sumber daya manusia yang terdiri dari dua orang bendahara dan satu tenaga kependidikan bidang IT

telah mampu mengatasi beberapa transaksi pembayaran siswa yang berjumlah 600 siswa karena pada kenyataannya pembayaran oleh sejumlah tersebut oleh siswa tidak dilakukan secara bersamaan pada hari biasa. Namun berdasarkan pengamatan peneliti, terjadi lonjakan transaksi pembayaran yang cukup signifikan pada saat menjelang kegiatan ujian baik mid semester maupun ujian akhir semester karena beberapa transaksi pembayaran tersebut menjadi syarat wajib yang harus dipenuhi siswa agar bisa mengikuti ujian sekolah. Hal tersebut menyebabkan bendahara dan tenaga kependidikan menjadi agak mengalami kesulitan dalam pelayanan.

Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh di lapangan, anggaran belanja program JIBAS dalam pengelolaan keuangan di SMK NU 03 Kaliwungu dalam kategori yang baik karena sekolah dalam penerapan program JIBAS telah mengalokasikan anggaran yang dimasukkan dalam RKAS meliputi anggaran pelatihan program, perawatan fasilitas program serta biaya pengolahan untuk tenaga admin. Kebijakan pendidikan yang diputuskan oleh SMK NU 03 Kaliwungu tersebut sesuai dengan pendapat Gaffar (2010) yang menyatakan bahwa kebijakan pendidikan berhubungan dengan keputusan-keputusan yang berkaitan dengan perbaikan dan penyempurnaan dalam penyelenggaraan pendidikan.

Dalam pemenuhan sarana dan prasarana yang mendukung program JIBAS dalam pengelolaan

bahwa masing-masing bendahara maupun tenaga kependidikan dibidang IT telah memiliki komputer serta printer yang telah terinstall program JIBAS yang khusus digunakan dalam pengelolaan keuangan. Selain itu SMK NU 03 Kaliwungu juga memiliki sekitar 40 komputer di laboratorium komputer yang juga dapat digunakan untuk mengakses informasi data keuangan melalui jaringan Wi-Fi yang telah aktif di seluruh area sekolah hal ini sejalan dengan pendapat Sutanta (2005) yang menyatakan bahwa informasi dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu fungsi, biaya, nilai, dan mutu informasi. Fungsi informasi adalah: (1) menambah pengetahuan, (2) mengurangi ketidakpastian, (3) mengurangi resiko kegagalan, (4) mengurangi variasi yang tidak diperlukan, (5) Memberi standar, aturan, ukuran, dan keputusan yang menentukan pencapaian sasaran dan tujuan.

Terkait dengan prosedur pelaksanaan program maka dibawah ini adalah standar pelaksanaan pengelolaan program berdasarkan pada aspek Input

program:

1. Prosedur Instalasi

Sebelum melakukan instalasi, sekolah harus menyiapkan satu buah komputer yang akan digunakan sebagai server. Langkah-langkah untuk instalasi aplikasi JIBAS adalah sebagai berikut:

a. Unduh JIBAS edisi komunitas

b. Jalankan file jibas.community.full.vx.x.x.exe,

kemudian akan muncul jendela untuk memandu instalasi aplikasi JIBAS.

c. Klik Next, kemudian lanjutkan pada tahap berikutnya. Centang kolom persetujuan dan klik tombol Installuntuk melakukan instalasi.

d. Setelah selesai instalasi klik tombol Finish.

e. Selanjutnya akan muncul jendela baru untuk mencipta ulang basis data JIBAS edisi komunitas. Tunggu sampai jendela tersebut selesai dan tertutup dengan sendirinya.

2. Kebutuhan Sistem

Kebutuhan sistem untuk memasang sistem informasi sekolah JIBAS sebagai berikut:

Jenis Server (Minimal) Client (Minimal) SMK NU 03 Kaliwungu Hardware - Pentium 4 3.0 GHz - Harddisk 40 Gb - Memory 1 Gb - Pentium 3 - Harddisk 20 Gb - Memory 256 Mb - Xeon E3-1220 3.1 GHz Octacore - Harddisk 2 x 1 TB ( 1 Terabyte = 1000 Gb) - Memory 2 Gb Software - Sistem Operasi

Windows XP atau lebih baru/Linux - XAMPP(versi > 1.6) - JIBAS Edisi Komunitas - Sistem Operasi Windows XP atau lebih baru/Linux - Mozilla Firefox - JIBAS Edisi Komunitas - Windows server 2012 (Standard Edition)

Berdasarkan deskripsi data di atas dapat dijelaskan oleh peneliti bahwa SMK NU 03 Kaliwungu telah melaksanakan instalasi program JIBAS yang dibuktikan dengan telah berjalannya program JIBAS dalam pengelolaan keuangan di SMK NU 03 Kaliwungu. Sedangkan dari sisi kebutuhan program terkait dengan spesifikasi sarana komputerisasi sesuai dengan standar program JIBAS, data di atas telah menunjukkan bahwa SMK NU 03 Kaliwungu memiliki spesifikasi atau kapasitas komputer yang telah memenuhi standar program bahkan melebihi dari standar program yang telah ditetapkan pihak developer program.

Dari evaluasi input ini, terdapat persamaan dengan hasil penelitian terdahulu yaitu penelitian Widya Utami (2013) yang berjudul Kontribusi Penggunaan Sistem Informasi Manajemen Daerah Keuangan Terhadap Efektivitas Kerja Pegawai Di Dinas Pendidikan Bandung yaitu adanya komponen-komponen pendukung pengoperasian SIM yang meliputi prosedur penggunaan hardware, software dan aplikasi serta aktivitas dan fungsinya, brainware dan

data base. Perbedaannya terletak pada jenis Sistem Informasi Manajemennya penelitian terdahulu menggunakan Sistem Informasi Manajemen Daerah Keuangan yang menggunakan jaringan off-line

sedangkan penelitian ini menggunakan Sistem Informasi Manajemen Pendidikan yag bernama Jaringan Informasi Bersama Antar Sekolah yang secara teknis jaringannya dapat dikembangkan secara off-line

dan on-line yang dapat diakses oleh berbagai pihak baik internal maupun eksternal sekolah.

Dokumen terkait