B. Temuan Hasil Penelitian
3. Evaluasi dari Pengukuran Model (Outer Model)
Analisis pengukuran model digunakan untuk menguji validitas konstruk dan reliabilitas instrument dari Second Order Construct (Konstruk Multidimensional) reflektif.
a. Pengujian Konstruk Multidimensional Reflektif
Gambar 4. 2 Model PLS
(Sumber : SmartPLS, 2020)
b. Uji Validitas
Uji Validitas dilakukan untuk mengetahui kemampuan instrument penelitian mengukur apa yang seharusnya diukur. Dalam Second Order Construct, uji validitas tidak harus dilakukan, tetapi uji reliabilitas untuk mendapatkan konsistensi internal konstruk higher order harus dilakukan
Abdillah & Hartono (2015) dalam Firmansyah (2019: 204) Validity Construct terdiri atas validitas konvergen dan validitas diskriminan.
c. Validitas Konvergen
Rule of thumb yang digunakan untuk validitas konvergen adalah outer loading >0,7, Communallity >0,5 dan Average Variance Extracted (AVE) >0,5 Chin, 1995 dalam (Abdillah &
Hartono, 2015) dalam Firmansyah (2019: 204).
Informasi:
OCB : Organizational Citizenship Behavior
QWL : Quality Work of Life
OCBaltu : Dimensi OCB Alturism
QWLgt : Dimensi QWL Gaji dan Tunjangan
OCBcour : Dimensi OCB Courtesy
QWLkk : Dimensi QWL Keadilan dan Kesetaraan OCBctct : Dimensi OCB
Conscientiouness
QWLkkj: Dimensi QWL Keamanan Kerja OCBcv : Dimensi OCB
Civic Virtue
QWLpkd: Dimensi QWL partisipasi karyawan dalam mengambil keputusan
OCBsport : Dimensi OCB Sportmanship
QWLpkk:Dimensi QWL Peningkatan Ketrampilan dan Kesempatan.
Kpt : Dimensi Kinerja Pencapaian Target
Kkw : Dimensi Kinerja Ketepatan Waktu Kpk : Dimensi Kinerja
Prestasi Kinerja
Gambar 4. 3 Estimasi Model
Berdasarkan hasil estimasi model PLS yang peneliti temukan, dapat dituliskan dalam bentuk tabel seperti berikut:
Tabel 4. 8
Hasil loading factor tahap akhir
Indikator Konstruk Loading
Factor Evaluasi QWLgt1
Pendapatan Gaji dan Tunjangan
0,837 VALID
QWLgt2 0,854 VALID
QWLgt3 0,873 VALID
QWLgt4 0,72 VALID
QWLgt5 0,818 VALID
QWLgt6 0,852 VALID
QWLgt7 0,884 VALID
QWLkk1
Keadilan dan Kesetaraan
0,777 VALID
QWLkk2 0,884 VALID
QWLkkj1
Keamanan Kerja
0,802 VALID
QWLkkj2 0,823 VALID
QWLpkd1 Partisipasi Karyawan dalam Mengambil Keputusan
0,796 VALID
QWLpkd2 0,802 VALID
QWLpkk1
Partisipasi Karyawan
0,823 VALID
QWLpkk2 0,796 VALID
Indikator Konstruk Loading
Indikator Konstruk Loading
Factor Evaluasi Kpk1
Prestasi Kinerja
0,880 VALID
Kpk2 0,908 VALID
Kpk3 0,859 VALID
Kpk4 0,845 VALID
Kpt1
Pencapaian Target
0,823 VALID
Kpt3 0,845 VALID
(Sumber : Data Primer yang diolah, 2020)
Dapat dilihat pada tabel 4.8, pada tahap low order menunjukkan, tidak ada indikator yang memiliki nilai di bawah 0,7. berarti semua indikator valid dan ideal dalam mengukur konstruk latennya, maka penelitian dapat dilanjutkan.
a.Uji Validitas Konvergen (convergent validity)
Pada tahap ini, rule of thumb yang digunakan adalah loading factor
>0,7 dan Average Variance Extracted (AVE) >0,5 yaitu sesuai dengan teori yang digunakan dalam dalam Abdillah & Hartono (2015) dalam Firmansyah (2019: 204). Pada tabel sebelumnya, yaitu tabel 4.8 sudah diketauhui bahwa seluruh loading factor sudah memiliki nilai diatas 0,7 yang artinya indikator sudah valid dan ideal dalam mengukur konstruk latennya, maka penelitian dapat dilanjutkan.
Tabel 4. 9 Hasil nilai AVE
Variabel AVE Evaluasi
Kinerja Karyawan 0,72 VALID Organizational
Citizenship Behavior
0,666 VALID Quality Work Of Life 0,685 VALID Sumber : Data primer yang diolah, 2020
Berdasarkan tabel 4.9 diatas, nilai AVE dari Kinerja Karyawan (0,72), Organizational Citizenship Behavior (0,666), dan Quality Work Of Life (0,685). Seluruh nilai AVE berada diatas 0,5, yang artinya probabilitas indikator di suatu konstruk masuk ke variabel lain lebih rendah (kurang dari 0,5) sehingga probabilitas indikator tersebut konvergen dan masuk di konstruk yang dimaksud lebih besar, yaitu diatas 50% (Abdillah & Hartono, 2015) dalam Aziz, dkk (2021: 296).
b. Uji validitas deskriminan
Uji validitas diskriminan dapat dinilai berdasarkan cross loading pengukuran dengan konstruknya. Pada cross loading akan terlihat bahwa masing-masing indikator di suatu konstruk akan berbeda dengan indikator dikonstruk lain dan mengumpul pada konstruk yang dimaksud menurut Setyorini, dkk (2021: 296).
Tabel 4. 10 Hasil cross loading
Variabel Kinerja OCB QWL QWLgt1 0,816 0,801 0,822
Variabel Kinerja OCB QWL QWLgt2 0,81 0,826 0,845 QWLgt3 0,814 0,81 0,864 QWLgt4 0,702 0,683 0,709 QWLgt5 0,792 0,778 0,822 QWLgt6 0,816 0,831 0,81 QWLgt7 0,738 0,799 0,765 QWLkk1 0,787 0,759 0,844 QWLkk2 0,727 0,757 0,76 QWLkkj1 0,835 0,834 0,879 QWLkkj2 0,678 0,773 0,779 QWLpkd1 0,816 0,838 0,875 QWLpkd2 0,736 0,772 0,804 QWLpkk1 0,774 0,822 0,822 QWLpkk2 0,73 0,739 0,791 OCBaltu1 0,866 0,873 0,867 OCBaltu2 0,737 0,806 0,77 OCBaltu3 0,78 0,841 0,837 OCBaltu4 0,743 0,834 0,812 OCBaltu5 0,758 0,811 0,82 OCBcourt1 0,828 0,834 0,811
Variabel Kinerja OCB QWL OCBcourt2 0,828 0,83 0,795 OCBcourt3 0,727 0,793 0,77 OCBcourt4 0,785 0,799 0,786 OCBcourt5 0,703 0,728 0,691 OCBctct1 0,802 0,798 0,769 OCBctct2 0,719 0,773 0,702 OCBctct3 0,829 0,841 0,794 OCBctct4 0,803 0,837 0,795 OCBctct5 0,679 0,814 0,748 OCBcv1 0,776 0,764 0,745 OCBcv2 0,834 0,883 0,842 OCBcv3 0,798 0,812 0,81 OCBcv4 0,787 0,809 0,814 OCBcv5 0,818 0,859 0,84 OCBsport1 0,649 0,773 0,719 OCBsport2 0,703 0,792 0,735 OCBsport3 0,795 0,806 0,789 OCBsport4 0,752 0,797 0,786 Kkw1 0,786 0,774 0,736 Kkw2 0,811 0,767 0,76
Variabel Kinerja OCB QWL Kkw3 0,86 0,768 0,806 Kpk1 0,889 0,792 0,799 Kpk2 0,904 0,89 0,896 Kpk3 0,862 0,821 0,81 Kpk4 0,851 0,839 0,845 Kpt1 0,807 0,758 0,803 Kpt2 0,795 0,812 0,78 Kpt3 0,838 0,775 0,767 Sumber : Data primer yang diolah, 2020
Berdasarkan tabel 4.10, terdapat tujuh indikator yang tidak valid.
Pertama indikator dari dimensi Pencapaian Target pada Variabel Kinerja Karyawan, dengan pernyataan (saya memiliki antusiasme tinggi dalam melakukan pekerjaan). Kedua indikator dari dimensi Alturism pada variabel Organizatonal Citizenship Behavior, dengan pernyataan (saya selalu bersedia membantu orang-orang di sekitar saya). Ketiga indikator dari dimensi Concientiouness pada variabel Organizatonal Citizenship Behavior, dengan pernyataan (saya yakin dengan melakukan pekerjaan yang jujur akan mendapatkan kebaikan). Keempat indikator dari dimensi Civic Virtue variabel Organizatonal Citizenship Behavior, dengan pernyataan (saya turut berperan aktif dalam memberikan masukan terkait dengan pembenahan perusahaan).
Kelima indikator dari dimensi Civic Virtue variabel Organizatonal Citizenship Behavior, dengan pernyataan (saya selalu mengikuti perubahanperubahan yang ada di dalam perusahaan). keenam indikator dari dimensi Gaji dan Tunjangan pada variabel Quality Work of Life, dengan pernyataan (perusahaan memberikan gaji yang sesuai dengan pengalaman kerja karyawan). Terakhir ada indikator dari dimensi Gaji dan Tunjangan pada variabel Quality Work of Life, dengan pernyataan (gaji yang di berikan perusahaan telah sesuai dengan pekerjaan yang saya lakukan).
Nilai cross loading di katakan valid jika nilai loading dari masingmasing item terhadap konstruk nya lebih besar dari pada nilai cross loading nya, beberapa indikator yang tidak valid harus dihapus karena tidak mampu mengukur suatu konstruk yang akan diukur menurut Oktapiani & Riana (2016: 77)
Peneliti mengambil keputusan untuk menghapus indikator yang tidak valid, di karenakan indikator yang lain masih bisa menggambarkan/mengukur dimensi tersebut.
c. Uji reabilitas
Hussein (2015) dalam Aziz, dkk (2021: 297) uji reliabilitas diperkuat dengan Cronbach Alpha. Nilai diharapkan > 0,6 untuk semua konstruk
Tabel 4. 11
Hasil Nilai Cronbach’s Alpha
Variabel Cronbach's
Alpha
Kinerja Karyawan 0,951
Organizatonal Citizenship Behavior 0,973
Quality Work Of Life 0,958
Sumber : Data primer yang diolah, 2020
Pada tabel 4.11 diatas, nilai Cronbach’s Alpha untuk Kinerja Karyawan (0,951), Organizatonal Citizenship Behavior (0,973), Quality Work Of Life (0,958). Hal ini menunjukkan bahwa seluruh nilai Cronbach’s Alpha setiap konstruk reliable dan dapat diterima karena lebih tinggi dari 0,6.
Tabel 4. 12
Hasil Nilai Composite Reliability
Variabel Composite
Reliability
Kinerja Karyawan 0,959
Organizatonal Citizenship Behavior 0,975
Quality Work Of Life 0,963
Sumber : Data primer yang diolah, 2020
Suatu variabel dapat dinyatakan reliabel bila memiliki nilai composite reliability > 0,7 menurut Aziz, dkk (2021: 297). Pada tabel 4.12 diatas, nilai Composite Reliability untuk Kinerja Karyawan (0,959), Organizatonal Citizenship Behavior (0,975), Quality Work Of Life (0,963). Hal tersebut menunjukkan bahwa semua konstruk juga telah memiliki nilai Composite
Reliability yang baik, karena lebih dari 0,7. Berdasarkan nilai Cronbach’s Alpha dan nilai Composite Reliability, maka dapat dikatakan reliable.