29.1 Evaluasi dilakukan ter hadap calon pemenang lelang ser ta calon pemenang cadangan 1 dan 2 apabila ada.
29.2 Evaluasi kualifikasi dilakukan dengan menggunakan metode penilaian sistem gugur . 29.3 Pakta Integr itas telah diisi dan ditandatangani
oleh peser ta sebelum pemasukan penaw ar an. 29.4 Tata car a evaluasi kualifikasi dilakukan sesuai
dengan ketentuan dalam Dokumen Kualifikasi. 29.5 Apabila tidak ada calon pemenang yang lulus
evaluasi kualifikasi, maka lelang dinyatakan gagal.
30. Pembuktian
Kualifikasi
30.1 Pembuktian kualifikasi ter hadap peserta yang memenuhi per syar atan kualifikasi dilakukan setelah evaluasi kualifikasi.
30.2 Pembuktian kualifikasi dilakukan dengan car a melihat keaslian dokumen dan meminta salinannya.
30.3 Pokja ULP melakukan klar ifikasi dan/ atau ver ifikasi kepada pener bit dokumen, apabila diperlukan.
30.4 Apabila hasil pembuktian kualifikasi ditemukan pemalsuan data, maka peser ta digugur kan, badan usaha dan/ atau pengur usnya dimasukkan dalam Daftar Hitam.
30.5 Apabila tidak ada calon pemenang yang lulus pembuktian kualifikasi, maka lelang dinyatakan gagal
F. Penetapan Pemenang
31. Pengumuman
Pemenang
Pokja ULP mengumumkan pemenang dan pemenang cadangan 1 dan 2 (apabila ada) di w ebsite sebagaimana ter cantum dalam LDP dan papan pengumuman r esmi untuk masyar akat yang memuat sekur ang- kur angnya:
a. nama paket peker jaan dan nilai total HPS; b.nama dan alamat penyedia;
c. har ga penaw ar an atau har ga penaw ar an ter kor eksi; d.Nomor Pokok W ajib Pajak (NPW P); dan
e. hasil evaluasi pelelangan untuk seluruh peserta yang dievaluasi.
32. Sanggahan 32.1 Peser ta dapat menyampaikan sanggahan secar a
ter tulis atas penetapan pemenang kepada Pokja ULP dalam w aktu 5 (lima) har i ker ja setelah pengumuman pemenang, diser tai bukti ter jadinya penyimpangan, dengan tembusan kepada PPK, PA/ KPA dan APIP K/ L/ D/ I sebagaimana ter cantum dalam LDP.
32.2 Sanggahan diajukan oleh peser ta baik secar a sendir i- sendir i maupun ber sama- sama dengan peser ta lain apabila ter jadi penyimpangan pr osedur meliputi:
a. penyimpangan ter hadap ketentuan dan pr osedur yang diatur dalam Per atur an Pr esiden No. 54 Tahun 2010 dan yang telah ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan; b. r ekayasa ter tentu sehingga menghalangi
ter jadinya per saingan usaha yang sehat; dan/ atau
c. penyalahgunaan w ew enang oleh Pokja ULP dan/ atau pejabat yang ber w enang lainnya. 32.3 Pokja ULP w ajib member ikan jaw aban tertulis
atas semua sanggahan paling lambat 5 (lima) har i ker ja setelah mener ima sur at sanggahan. 32.4 Apabila sanggahan dinyatakan benar maka
Pokja ULP menyatakan pelelangan gagal.
32.5 Sanggahan yang disampaikan bukan kepada Pokja ULP atau disampaikan diluar masa sanggah, dianggap sebagai pengaduan dan tetap har us ditindaklanjuti.
33. Sanggahan
Banding
33.1 Peser ta yang tidak sependapat dengan jaw aban sanggahan dar i Pokja ULP, dapat mengajukan sanggahan banding secar a ter tulis kepada M enter i/ Kepala Lembaga/ Kepala Daer ah/ Pimpinan Institusi sebagaimana ter cantum dalam LDP, paling lambat 5 (lima) har i ker ja setelah menerima jaw aban sanggahan, dengan tembusan kepada PPK, Pokja ULP, dan APIP K/ L/ D/ I sebagaimana ter cantum dalam LDP. 33.2 M enter i/ Kepala Lembaga/ Kepala Daer ah/
Pimpinan Institusi sebagaimana ter cantum dalam LDP, w ajib member ikan jaw aban secar a ter tulis atas semua sanggahan banding paling lambat 15 (lima belas) har i ker ja setelah sur at
sanggahan banding diterima.
33.3 Peser ta yang akan melakukan sanggahan banding har us memberikan Jaminan Sanggahan Banding sebesar sebagaimana ter cantum dalam LDP dengan masa ber laku 20 (dua puluh) har i ker ja sejak tanggal pengajuan sanggahan banding.
33.4 Pener ima Jaminan Sanggahan Banding adalah Pokja ULP.
33.5 Sanggahan banding menghentikan pr oses pelelangan.
33.6 Sanggahan banding yang disampaikan bukan kepada M enter i/ Kepala Lembaga/ Kepala Daer ah/ Pimpinan Institusi sebagaimana ter cantum dalam LDP atau disampaikan di luar masa sanggah banding, dianggap sebagai pengaduan dan tetap har us ditindaklanjuti.
G. Penunjukan Pemenang Pengadaan
34. Penunjukan
Penyedia Barang/ Jasa
34.1 Pokja ULP menyampaikan Ber ita Acar a Hasil Pelelangan (BAHP) kepada PPK sebagai dasar untuk mener bitkan Sur at Penunjukan Penyedia Bar ang/ Jasa (SPPBJ).
34.2 PPK menerbitkan SPPBJ apabila pernyataan peser ta pada for mulir isian kualifikasi masih ber laku, dengan ketentuan:
a. tidak ada sanggahan dar i peser ta;
b. sanggahan dan/ atau sanggahan banding ter bukti tidak benar ; atau
c. masa sanggah dan/ atau masa sanggah banding ber akhir .
34.3 Penyedia yang ditunjuk w ajib mener ima keputusan ter sebut, dengan ketentuan:
a. apabila yang ber sangkutan mengundur kan dir i dan masa penaw ar annya masih ber laku dengan alasan yang dapat diter ima secar a obyektif oleh Pokja ULP, maka Jaminan Penaw ar an yang ber sangkutan dicair kan dan disetor kan sebagaimana ter cantum dalam LDP;
b. apabila yang ber sangkutan mengundur kan dir i dan masa penaw ar annya masih ber laku dengan alasan yang tidak dapat diter ima secar a obyektif oleh Pokja ULP, maka Jaminan Penaw ar an yang ber sangkutan dicair kan dan disetor kan sebagaimana ter cantum dalam LDP ser ta dimasukkan dalam Daftar Hitam; atau
c. apabila yang ber sangkutan tidak ber sedia ditunjuk kar ena masa penaw ar annya sudah tidak berlaku, maka Jaminan Penaw ar an yang ber sangkutan tidak boleh dicair kan.
34.4 Apabila pemenang yang ditunjuk
mengundur kan dir i, maka penunjukan pemenang dapat dilakukan kepada pemenang cadangan sesuai dengan ur utan per ingkat, selama masa sur at penaw ar an dan Jaminan Penaw ar an pemenang cadangan masih berlaku atau sudah diperpanjang masa berlakunya. 34.5 Apabila semua pemenang yang ditunjuk
mengundur kan diri, maka pelelangan dinyatakan gagal oleh PA/ KPA setelah mendapat lapor an dar i PPK.
34.6 SPPBJ har us diter bitkan paling lambat 6 (enam) har i ker ja setelah pengumuman penetapan pemenang, apabila tidak ada sanggahan.
34.7 SPPBJ har us diter bitkan paling lambat 2 (dua) har i ker ja setelah semua sanggahan dan sanggahan banding dijaw ab.
34.8 Dalam SPPBJ disebutkan bahw a penyedia har us menyiapkan Jaminan Pelaksanaan sebelum penandatanganan kontr ak.
34.9 Kontr ak ditandatangani paling lambat 14 (empat belas) har i ker ja setelah diter bitkannya SPPBJ.
35. Kerahasiaan
Proses
Evaluasi penaw ar an yang disimpulkan dalam Ber ita Acar a Hasil Pelelangan (BAHP) oleh Pokja ULP ber sifat r ahasia sampai dengan saat pengumuman pemenang.
H. Pelelangan Gagal
36. Pelelangan
Gagal
36.1 Pokja ULP menyatakan pelelangan gagal, apabila:
a. jumlah peser ta yang memasukan Dokumen Penaw ar an kur ang dar i 3 (tiga) peser ta; b. tidak ada penaw ar an yang lulus evaluasi
penaw ar an;
c. dalam evaluasi penaw ar an ditemukan bukti/ indikasi ter jadi per saingan tidak sehat;
d. [har ga penaw ar an ter endah ter kor eksi untuk Kontr ak Har ga Satuan atau Kontr ak gabungan Lump Sum dan Har ga Satuan lebih tinggi dar i HPS;]
[seluruh har ga penaw ar an yang masuk untuk Kontr ak Lump Sum di atas HPS;]
pelelangan yang tidak sesuai dengan ketentuan Per atur an Pr esiden No. 54 Tahun 2010 dan Dokumen Pengadaan ter nyata benar ;
f. sanggahan dar i peser ta atas kesalahan substansi Dokumen Pengadaan ter nyata benar ; atau
g. calon pemenang dan calon pemenang cadangan 1 dan 2, setelah dilakukan evaluasi dengan sengaja tidak hadir dalam klar ifikasi dan/ atau pembuktian kualifikasi. 36.2 [KPA pada K/ L/ I atau PA/ KPA pada Daer ah]
sebagaimana ter cantum dalam LDP menyatakan pelelangan gagal, apabila:
a. [KPA pada K/ L/ I atau PA/ KPA pada Daer ah]
sebagaimana ter cantum dalam LDP sependapat dengan PPK yang tidak ber sedia menandatangani SPPBJ kar ena pr oses Pelelangan tidak sesuai dengan Per atur an Pr esiden No. 54 Tahun 2010;
b. pengaduan masyar akat adanya dugaan KKN yang melibatkan Pokja ULP dan/ atau PPK ter nyata benar ;
c. dugaan KKN dan/ atau pelanggar an per saingan sehat dalam pelaksanaan Pelelangan dinyatakan benar oleh pihak ber w enang;
d. sanggahan dar i Penyedia Bar ang/ Jasa atas kesalahan pr osedur yang ter cantum dalam Dokumen Pengadaan ternyata benar ;
e. Dokumen Pengadaan tidak sesuai dengan Per atur an Pr esiden No. 54 Tahun 2010; f. pelaksanaan Pelelangan tidak sesuai atau
menyimpang dar i Dokumen Pengadaan; atau
g. calon pemenang dan calon pemenang cadangan 1 dan 2 mengundur kan dir i. 36.3 [M enteri/ Kepala Lembaga/ Pimpinan Institusi
Lainnya sebagaimana ter cantum dalam LDP selaku PA menyatakan pelelangan gagal, apabila:
a. Sanggahan banding dar i peserta atas ter jadinya pelanggar an pr osedur dalam pelaksanaan pelelangan yang melibatkan KPA, PPK dan/ atau Pokja ULP, ter nyata benar ; atau
b. Pengaduan masyar akat atas ter jadinya KKN yang melibatkan KPA, ter nyata benar .] [Kepala Daer ah sebagaimana ter cantum dalam LDP menyatakan pelelangan gagal, apabila:
a. Sanggahan banding dar i peserta atas ter jadinya pelanggar an pr osedur dalam pelaksanaan pelelangan yang melibatkan PA, KPA, PPK dan/ atau Pokja ULP, ter nyata benar ; atau
b. Pengaduan masyar akat atas ter jadinya KKN yang melibatkan PA dan/ atau KPA, ternyata benar .]
36.4 Setelah pelelangan dinyatakan gagal, maka Pokja ULP member itahukan kepada selur uh peser ta.
36.5 Setelah pember itahuan adanya pelelangan gagal, maka Pokja ULP atau Pokja ULP lainnya yang ditugaskan meneliti dan menganalisis penyebab ter jadinya pelelangan gagal, menentukan langkah selanjutnya, yaitu melakukan:
a. evaluasi ulang;
b. penyampaian ulang Dokumen Penaw ar an; c. pelelangan ulang; atau
d. penghentian pr oses pelelangan.
I.
Surat Jaminan Pelaksanaan37. Surat Jaminan
Pelaksanaan
37.1 Sur at Jaminan Pelaksanaan memenuhi ketentuan sebagai ber ikut:
a. diterbitkan oleh Bank Umum (tidak ter masuk bank per kr editan r akyat), per usahaan penjaminan atau per usahaan asur ansi yang mempunyai pr ogr am asur ansi ker ugian (sur etyship) yang sebagaimana ditetapkan oleh M enter i Keuangan;
b. masa ber laku Jaminan Pelaksanaan sejak tanggal penandatanganan Kontr ak sampai dengan ser ah terima pertama peker jaan ber dasar kan Kontr ak (PHO) sebagaimana ter cantum dalam LDP;
c. nama penyedia sama dengan nama yang ter cantum dalam sur at Jaminan Pelaksanaan;
d. besar an nilai Jaminan Pelaksanaan tidak kur ang dar i nilai jaminan yang ditetapkan; e. besar an nilai Jaminan Pelaksanaan
dicantumkan dalam angka dan hur uf;
f. nama PPK yang mener ima Jaminan Pelaksanaan sama dengan nama PPK yang menandatangan kontr ak;
g. paket peker jaan yang dijamin sama dengan paket peker jaan yang ter cantum dalam SPPBJ;
tanpa syar at (unconditional) sebesar nilai jaminan dalam jangka w aktu paling lambat 14 (empat belas) har i ker ja setelah sur at per nyataan w anpr estasi dar i PPK diter ima oleh penerbit Jaminan;
i. Jaminan Pelaksanaan atas nama Kemitr aan/ KSO har us ditulis atas nama Kemitr aan/ KSO; dan
j. memuat nama, alamat dan tanda tangan pihak penjamin.
37.2 Kegagalan penyedia yang ditunjuk untuk menyer ahkan Sur at Jaminan Pelaksanaan diper samakan dengan penolakan untuk menandatangani Kontr ak.
37.3
Ketentuan lebih lanjut mengenai pencair an Sur at Jaminan Pelaksanaan diatur dalam Syar at- Syar at Umum Kontr ak.J. Penandatanganan Kontrak
38.
Penanda-tanganan Kontrak
38.1 Sebelum penandatanganan kontr ak PPK w ajib memer iksa apakah per nyataan Dalam Dokumen Isian Kualifikasi masih berlaku. Apabila salah satu per nyataan ter sebut sudah tidak dipenuhi, maka penandatanganan kontr ak tidak dapat dilakukan.
38.2 Penandatanganan kontr ak dilakukan paling lambat 14 (empat belas) har i ker ja setelah diterbitkan SPPBJ dan setelah penyedia menyer ahkan Jaminan Pelaksanaan, dengan ketentuan:
a. nilai Jaminan Pelaksanaan untuk har ga penaw ar an atau penaw ar an ter kor eksi diatas 80% (delapan puluh per ser atus) nilai total HPS adalah sebesar 5% (lima per ser atus) dar i nilai penaw ar an atau penaw ar an ter kor eksi; atau
b. nilai Jaminan Pelaksanaan untuk har ga penaw ar an atau penaw ar an ter kor eksi dibaw ah 80% (delapan puluh per ser atus) nilai total HPS adalah sebesar 5% (lima per ser atus) dar i nilai total HPS.
38.3 PPK dan penyedia tidak diper kenankan mengubah substansi Dokumen Pengadaan sampai dengan penandatanganan Kontr ak, kecuali perubahan w aktu pelaksanaan peker jaan yang melew ati batas tahun anggar an.
38.4 Per ubahan w aktu pelaksanaan peker jaan dilakukan setelah mendapat per setujuan kontr ak tahun jamak.
38.5 PPK dan penyedia w ajib memer iksa konsep Kontr ak meliputi substansi, bahasa, r edaksional, angka dan huruf ser ta membubuhkan par af pada setiap lembar Dokumen Kontr ak.
38.6 M enetapkan urutan hir ar ki bagian- bagian Dokumen Kontr ak dalam Sur at Per janjian, dengan maksud apabila ter jadi per tentangan ketentuan antar a bagian satu dengan bagian yang lain, maka ber laku ur utan sebagai ber ikut:
a. adendum Sur at Per janjian; b. pokok per janjian;
c. sur at penaw ar an ber ikut daftar kuantitas dan har ga;
d. syar at- syar at khusus kontr ak; e. syar at- syar at umum kontr ak; f. spesifikasi khusus;
g. spesifikasi umum; h. gambar - gambar ; dan
i. dokumen lainnya seperti: jaminan- jaminan, SPPBJ, BAHP, BAPP.
38.7 Banyaknya r angkap kontr ak dibuat sesuai kebutuhan, yaitu:
a. sekur ang- kur angnya 2 (dua) Kontr ak asli, ter diri dar i:
1)kontr ak asli per tama untuk PPK dibubuhi mater ai pada bagian yang ditandatangani oleh penyedia; dan
2)kontr ak asli kedua untuk penyedia dibubuhi mater ai pada bagian yang ditandatangani oleh PPK;
b. r angkap kontr ak lainnya tanpa dibubuhi mater ai, apabila diper lukan.
38.8 Pihak yang ber w enang menandatangani kontr ak atas nama penyedia adalah Dir eksi yang disebutkan namanya dalam Akta Pendirian/ Anggar an Dasar , yang telah didaftar kan sesuai dengan per atur an per undang- undangan.
38.9 Pihak lain yang bukan Dir eksi atau yang namanya tidak disebutkan dalam Akta Pendirian/ Anggar an Dasar sebagaimana dimaksud pada pasal 38.9, dapat menandatangani kontr ak, sepanjang mendapat kuasa/ pendelegasian w ew enang yang sah dar i Dir eksi atau pihak yang sah ber dasar kan Akta Pendirian/ Anggar an Dasar untuk menanda-tangani kontr ak.